Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGGUNAAN APLIKASI PERSENTASI POWTOON DAN SPARACOL

Fathoni, Achmad, Rosyadi, Ajib, Gunawan, Indra, Hidayat, Muhamad Taufik
Abstract: Abstract: The purpose of this social service is to provide learning media training based on the presentation application, Sparcol and Powtoon. This activity was given to teachers in Elementary School 9 Purwodadi. The social… ial service session consists of installing an application, creating an account, adding images and text, changing the background, and saving the results that have been made. The model used is a workshop model with lectures, demonstrations, question and answer and direct practice methods. Evaluation is done by distributing information and motivation questionnaires to participants and product checklists. In general, participants claimed that the training schedule was right, the time sharing (lectures, demonstrations, question-answer and direct practice) was also felt positively by the participants. Participants are satisfied with the topic presented and feel that most of the expectations and objectives of the social service are fulfilled. Evaluation results indicate that the material delivered can be followed well. Keyword: Powtoon Training, Sparcol Training, Elementary School    Abstrak: Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan media pembelajaran berbasis aplikasi presentasi Sparcol dan Powtoon. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada guru-guru SD Negeri 9 Purwodadi. Sesi pengabdian terdiri dari instal aplikasi, membuat akun, menambah gambar dan teks, merubah background, dan menyimpan hasil yang telah dibuat. Model yang digunakan adalah model lokakarya dengan ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan metode praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan angket informasi dan motivasi kepada peserta dan daftar periksa produk. Secara umum, peserta mengklaim bahwa jadwal pelatihan sudah tepat, pembagian waktu (ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktik langsung) juga dirasakan positif oleh peserta. Peserta puas dengan topik yang disajikan dan merasa bahwa sebagian besar harapan dan tujuan pengabdian terpenuhi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diikuti dengan baik.  Kata Kunci: Pelatihan Powtoon, Pelatihan Sparcol, Sekolah Dasar

PELATIHAN INSTAGRAM MARKETING UNTUK TENANT INKUBATOR BISNIS TRILOGI

Baskoro, M. Lahandi, Maulidian, Maulidian
Abstract: Abstract: In 2018, the number of Instagram users in Indonesia has reached 55 million users. A year earlier, Jakarta is the champ on Instagram as the most photographed place, surpassing Sao Paulo, New York and Madrid. This… s phenomenon shows that Instagram is a social network that is trending in Indonesia right now. Trilogi Business Incubator (Inbistro) is a business incubator belonging to the Universitas Trilogi. From observations and discussions, there are still many tenants which assisted by Inbistro who do not understand digital marketing, especially with Instagram. Albeit, Instagram has become a popular social media in Indonesia, including for product promotion. This community service activity will try to answer the problem: how to increase the capacity of Inbistro tenants so that they understand the basics of Instagram marketing? Our training was designed in 3 (three) sessions which discussed: (1) the importance of using Instagram as a marketing tool for a business; (2) How to find quality, free royalty photos and videos for Instagram content; (3) How to find products and sell them on Instagram.   Keywords: Instagram marketing, Trilogi Business Incubator, Inbistro, social media, online marketing   Abstrak:  Di tahun 2018, jumlah pengguna Instagram Indonesia telah mencapai 55 juta pengguna. Setahun sebelumnya, Jakarta menjadi juara di Instagram sebagai tempat yang paling banyak difoto, melewati Sao Paulo, New York dan Madrid. Fenomena ini menunjukkan bahwa Instagram adalah jejaring sosial yang sedang diminati di Indonesia saat ini. Inkubator Bisnis Trilogi (Inbistro) adalah inkubator bisnis milik Universitas Trilogi. Dari pengamatan dan diskusi, terlihat bahwa masih banyak tenant binaan Inbistro yang belum memahami tentang digital marketing, terlebih dengan Instagram. Padahal Instagram telah menjadi media sosial yang cukup populer di Indonesia, termasuk untuk promosi produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini akan mencoba menjawab permasalahan: bagaimana cara meningkatkan kapasitas tenant Inbistro agar mereka memahami dasar-dasar pemasaran melalui Instagram (Instagram marketing)? Pelatihan kami rancang dalam 3 (tiga) sesi yang membahas: (1) Pentingnya memanfaatkan Instagram sebagai sarana pemasaran suatu bisnis; (2) Cara mencari foto dan video berkualitas, tanpa berbayar, untuk konten Instagram; (3) Cara mencari produk dan menjualnya di Instagram.   Kata Kunci: Instagram Marketing, Inkubator Bisnis Trilogi, Inbistro, media sosial, pemasaran daring

PEMBINAAAN BAGI PEKERJA PT MANDOM INDONESIA BATAM DALAM MENINGKATKAN COMPETENCE ENGLISH FRONTLINER

Jusmaya, Ance, Katalonika Siahaan, Crisnova
Abstract: Abstrak: Menurunnya minat membaca di kalangan English is an international language, so that the application of English covers all aspects of people's lives, especially in a company. The application of English can be seen… in the company PT. Mandom Indonesia Batam, where some staff in certain parts such as frontliners, receptionists, ambassadors, and marketing must be able to use English because they are serving as reception guests both locally and internationally.  Becouse of the importance of the role of English in PT. Mandom Batam  Indonesia in interacting with guests, the workers there should be given  the training in the application of the principles of cooperation and greetings in English (address forms). So that, they can create a positive impression while working.It can be important becouse Indonesian is  famous for their modesty. cooperative principle).This is based on the theory of Grice in Crabtree (2003) that in communicating every speaker and speaker must be able to understand the four principles of cooperation in communication, among others, quality maxim, quantity maxim, maximance relevance and manner maxim. The training uses the lecture method and direct interaction with the training participants with interactive practice techniques on the material regarding the principles of communication cooperation (address forms.) From this service results can be seen increasing the understanding and skills of workers at PT Mandom Indonesia Batam on the principle of cooperation and greetings in English   Keywords: English Competence, Frontliner, Address form   Abstrak: Bahasa Inggris adalah bahasa Internasional sehingga penerapan bahasa inggris meliputi semua aspek kehidupan masyarakat terutama di sebuah perusahaan. Penerapan bahasa inggris dapat terlihat pada perusahaan PT. Mandom Indonesia Batam, dimana sebagian staff pada bagian tertentu seperti front liner, receptionist, ambassador, dan marketing harus mampu menggunakan bahasa inggris karna bertugas sebagai penerima tamu baik lokal maupun internasional. Melihat akan pentingnya peranan bahasa Inggris di PT. Mandom Indonesia Batam di dalam berinteraksi kepada tamu maka perlu kiranya diberikan pelatihan bagi perkerja  di dalam penerapan prinsip kerjasama dan sapaan dalam bahasa Inggris (address forms) agar dapat menimbulkan kesan yang positif dari tamu asing terhadap sikap pekerja lokal yang terkenal dengan kesopanannya.Prinsip kerjasama (cooperative principle) ini didasari pada teori Grice di (Crabtree, 2013) bahwa di dalam berkomunikasi setiap penutur dan tertutur harus dapat memahami empat prinsip kerjasama di dalam berkomunikasi antara lain, quality maxim, quantity maxim,relevance maxim dan manner maxim. Pelatihan menggunakan metode ceramah dan interaksi langsung terhadap peserta pelatihan dengan teknik interactive practice terhadap materi mengenai prinsip kerjasama komunikasi dan (address forms.) Dari hasil pengabdian ini dapat terlihat peningkatan pemahaman dan keterampilan pekerja di PT Mandom Indonesia Batam terhadap prinsip kerjasama dan sapaan dalam bahasa Inggris   Kata kunci: Kompetensi Bahasa Inggris,Frontliner,Address Form

PELATIHAN PUBLIC SPEAKING BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DI KELURAHAN JOHAR BARU

Safitri, Dini
Abstract: Abstract: This community service aims to empower people who are members of the Yasayan Senyum Ibu Indonesia (YSII), so that they dare to appear to do public speaking. Empowerment needs to be done, considering the number… of Foundation activities that require public speaking skills. The empowerment method used in this service has three stages. The first stage is to introduce and teach participants, how to find material or material to be delivered in public speaking, using the internet. After the material is obtained, they are asked to arrange the sentences that will be delivered in public speaking, then practice them one by one. The second method is to teach and practice the participants to hear a lot while memorizing the words that have been heard, to be memorized and repeated. This method is the basic method of public speaking, which relies a lot on memory, based on what is heard, then memorized. After memorizing, recited in public speaking activities. The third method is one by one the participants learn to recite flat voice intonation, as a basic technique in public speaking. The results of this service are public speaking modules that will be made HKI, popular articles in online media, and scientific articles in public service journals.   Keywords: Public Speaking, Internet, Information Technology   Abstrak: Pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat yang tergabung dalam Yasayan Senyum Ibu Indonesia (YSII), agar berani tampil untuk melakukan public speaking. Pemberdayaan ini perlu dilakukan, mengingat banyaknya kegiatan Yayasan yang memerlukan keterampilan public speaking. Metode pemberdayaan yang digunakan dalam pengabdian ini ada tiga tahap. Tahap pertama, adalah mengenalkan dan mengajarkan kepada para peserta, cara mencari bahan atau materi yang akan disampaikan dalam public speaking, dengan menggunakan internet. Setelah bahan di dapatkan, mereka diminta untuk menyusun kalimat yang akan disampaikan di dalam public speaking, kemudian mempraktikannya satu-persatu. Metode kedua adalah mengajarkan dan mempraktikan kepada para peserta untuk banyak mendengar sekaligus menghafalkan kata-kata yang telah didengar, untuk dihapalkan dan diulang kembali. Metode ini adalah metode dasar public speaking, yang banyak mengandalkan daya ingat, berdasarkan dari apa yang didengar, kemudian dihapalkan. Setelah hapal, dilafalkan dalam kegiatan public speaking. Metode ketiga adalah satu persatu peserta belajar melafalkan intonasi suara datar, sebagai teknik dasar dalam public speaking. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah modul public speaking yang akan dibuat HKI, artikel popular di media online, adan artikel ilmiah di jurnal pengadian masyarakat.   Kata Kunci: Public Speaking, Internet, Teknologi informasi  

PELATIHAN KOMPUTER DALAM MENINGKATKAN TAHFIDZ QUR’AN MENGGUNAKAN AL-QUR’AN DIGITAL TAJWID

Maharani, Dewi, Helmiah, Fauriatun, Ramadhan Harahap, Ricky, Fachri, Barany
Abstract: Abstract: The beginning to print a generation of Muslims with Qur'ani insight is to instill a love for the Qur'an from an early age. One of them is the command to read the Qur'an which is the first step for understanding… and practicing content. The development of information and communication technology is very rapidly developing, which affects human capabilities, and computers become highly needed tools in various fields. One of the elementary schools that want to develop their students especially in memorizing the Qur'anic verses by using information technology is Darul Adzkia IT Elementary School. SD IT offers a variety of knowledge, intelligence, skills, religion, interaction with society at large. Students of Darul Adzkia IT Elementary School are targeted to be able to memorize verses of Al-Qur'an juz 30. With Digital Tajwid Al-Qur'an Application. This training aims to help children in easier memorization, improve memorization and maintain memorization. So that it is useful not only for students, but also makes it easier for teachers to practice memorization and evaluate the memorization of their students. Keywords: Increase Tahfidz Qur'an, digital recitation Qur'an, Abstrak: Awal untuk mencetak generasi Islam yang berwawasan Qur’ani adalah menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini. Salah satunya adalah perintah membaca Al-Qur’an yang merupakan langkah awal bagi upaya pemahaman dan pengamalan isi. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sangat berkembang dengan pesat, yang mempengaruhi kemampuan manusia, dan komputer menjadi alat yang sangat dibutuhkan di berbagai bidang. Salah satu Sekolah Dasar yang ingin mengembangkan Siswa-siswinya khususnya dalam menghafalkan Ayat Suci Al-Qur’an dengan menggunakan Teknologi informasi adalah Sekolah Dasar IT Darul Adzkia. SD IT menawarkan berbagai pengetahuan, kecerdasan, ketrampilan, keagamaan, interaksi dengan masyarakat secara luas. Siswa – Siswi SD IT Darul Adzkia ditargetkan untuk mampu menghafal ayat Al-Qur’an juz 30. Dengan Aplikasi Al-Qur’an Digital Tajwid.Pelatihan ini bertujuan untuk membantu anak dalam mempermudah menghafal, meningkatkan hafalan serta menjaga hafalannya. Sehingga bermanfaat bukan hanya untuk siswa-siswi, melainkan juga mempermudah Guru dalam melatih hafalan serta mengevaluasi hafalan siswa-siswinya. Kata kunci: Meningkatkan Tahfidz Qur’an, Alqur’an digital tajwid,

TIPS DAN TRIK MEMBANGUN RELATIONSHIP DAN QUERY DALAM DATABASE

Rizaldi, Rizaldi, Anggraeni, Dewi, Zikra Syah, Arridha
Abstract: Abstract: Knowledge in building a database is one of the foundations for a person to build a computer-based application. In the database itself there are several parts that must be designed to build a database perfectly,… ie tables, relationships, and queries. The students of SMK Swasta Nasional Kisaran is one of the objectives that is considered appropriate to understand and practice the science of the database, because the knowledge they can implement directly to their world of work will, of course, work related to the world of information technology, especially building a computer-based information system applications . The method used in learning to build this database, that is training, which in the training contains the study of database in theory, then practice directly using Microsoft Access 2007 application. The end result of this learning is the students of SMK Swasta Nasional Kisaran can know, understand, and practice directly on the computer using Microsoft Access 2007 applications, how tips and tricks to build tables, relationships, and queries, so that the database can be created perfectly.Keywords: Database, Table, Relationship, Query Abstrak: Pengetahuan dalam membangun database merupakan salah satu dasar bagi seseorang untuk membangun sebuah aplikasi berbasis komputer. Dalam database itu sendiri terdapat beberapa bagian-bagian yang harus dirancang untuk terbangunnnya sebuah database dengan sempurna, yaitu tabel, relationship, dan query. Siswa SMK Swasta Nasional Kisaran salah satu sasaran yang dianggap tepat untuk memahami dan mempraktekan ilmu pengetahuan tentang database, karena pengetahuan tersebut dapat mereka implementasikan langsung pada dunia kerja mereka nantinya, tentunya pekerjaan yang berkaitan dengan dunia teknologi informasi, khususnya membangun sebuah aplikasi sistem informasi berbasis komputer. Metode yang digunakan dalam pembelajaran membangun sebuah database ini, yaitu pelatihan, yang di dalam pelatihan tersebut memuat tentang kajian database secara teori, kemudian praktek langsung menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007. Hasil akhir dari pembelajaran ini adalah siswa SMK Swasta Nasional Kisaran dapat mengetahui, memahami, dan mempraktekkan langsung pada komputer menggunakan aplikasi Microsoft Access 2007, bagaimana tips dan trik membangun tabel, relationship, dan query, sehingga database dapat tercipta dengan sempurna.  Kata kunci: Database, Tabel, Relationship, Query  

WORKSHOP SIMULASI JARINGAN DASAR KOMPUTER MENGGUNAKAN CISCO PACKET TRACER

Hambali, Hambali, Aulia, Romy, Mardalius, Mardalius
Abstract: Abstract :Knowledge of computer science today is very necessary especially for students. One of them learns computer network which is a science that many people need. Associated with the existence of computer network so… many jobs like send data, print paper to one printer by many computers easy to do. However, the knowledge of this is difficult to be able to by students in schools due to many obstacles such as incomplete equipment, competent tutors in their field no, that is experienced by students of SMA Negeri 1 Air Joman Kabupaten Asahan. Then need a solution that provides that knowledge. Cisco packet tracer which is a free application that can provide an overview of the computer network. With these applications it will be easy to provide knowledge of computer networks that can be provided through lectures, frequently asked questions and practice. The lecture method used is intended to provide a theoretical explanation of computer network material. Practice method is used to show directly how to make network cable and data communications. So that the benefits gained from this workshop activities is to increase students' knowledge of network technology and students are able to make a network connection with cable. Keywords :Network, Computer, Cisco Abstrak :Pengetahuan akan ilmu komputer saat ini sangat diperlukan terkhusus untuk kalangan pelajar.Salah satunya belajar jaringan komputer yang merupakan ilmu yang banyak dibutuhkan masyarakat.Berhubungan dengan adanya jaringan komputer maka banyak pekerjaan seperti kirim data, cetak kertas ke satu printer oleh banyak computer mudah dilakukan. Namun, pengetahuan akan hal ini sulit di dapat oleh pelajar di sekolah berhubung banyak kendala seperti peralatan yang tidak lengkap, tutor yang berkompeten dibidangnya tida ada, itulah yang dialami oleh siswa SMA Negeri 1 Air Joman Kabupaten Asahan. Maka perlu solusi yang memberikan pengetahuan tersebut.Cisco packet tracer yang merupakan aplikasi gratis yang dapat memberikan gambaran atas jaringan komputer. Dengan aplikasi tersebut maka akan mudah memberikan pengetahuan akan jaringan komputer yang dapat diberikan melalui ceramah, tanya jawab dan praktek. Metode ceramah yang digunakan dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara teori terhadap materi jaringan komputer.Metode praktek digunakan untuk menunjukan langsung cara membuat kabel jaringan dan komunikasi data. Sehinga manfaat yang diperoleh dari kegiatan workshop ini adalah meningkatkan pengetahuan siswa terhadap teknologi jaringan dan siswa mampu membuat koneksi jaringan dengan kabel. Kata kunci : Jaringan, Komputer, Cisco

ANALYSIS OF MAXIM APPLICATION ACCEPTANCE AND SATISFACTION USING THE UTAUT2 MODEL IN MANOKWARI

Tedang, Vilna Wati, Marini, Lion Ferdinand, Kweldju, Alex De
Abstract: Abstract: The increasing use of the Maxim ride-hailing application in Manokwari highlights the need to understand the factors influencing user acceptance and satisfaction. However, the growing number of users does not necessarily&#8230; cessarily reflect a high level of technology acceptance and user satisfaction. This study aims to examine the effects of performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, and habit on behavioral intention, as well as the effect of behavioral intention on user satisfaction among Maxim users in Manokwari. A quantitative approach based on the Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2) was employed. Data were collected through questionnaires using a purposive sampling technique from 156 valid respondents and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 4.0. The results show that performance expectancy (β = 0.343, p < 0.001), effort expectancy (β = 0.191, p = 0.002), facilitating conditions (β = 0.142, p = 0.029), and habit (β = 0.359, p < 0.001) positively and significantly influence behavioral intention. Furthermore, behavioral intention positively and significantly affects user satisfaction (β = 0.771, p < 0.001). These findings confirm the applicability of the UTAUT2 model and provide practical insights for Maxim management and application developers to improve service quality and user satisfaction.   Keywords: behavioral intention; effort expectancy; facilitating conditions; habit; performance expectancy; user satisfaction.     Abstrak: Meningkatnya penggunaan aplikasi transportasi daring Maxim di Manokwari mendorong perlunya memahami faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi dan kepuasan pengguna. Namun, peningkatan jumlah pengguna belum tentu mencerminkan tingginya tingkat penerimaan teknologi dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, dan habit terhadap behavioral intention, serta pengaruh behavioral intention terhadap user satisfaction pada pengguna aplikasi Maxim di Manokwari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif berdasarkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology 2 (UTAUT2). Data dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan teknik purposive sampling terhadap 156 responden dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan SmartPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performance expectancy (β = 0,343; p < 0,001), effort expectancy (β = 0,191; p = 0,002), facilitating conditions (β = 0,142; p = 0,029), dan habit (β = 0,359; p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap behavioral intention. Selanjutnya, behavioral intention berpengaruh positif dan signifikan terhadap user satisfaction (β = 0,771; p < 0,001). Temuan ini menegaskan penerapan model UTAUT2 serta memberikan masukan bagi manajemen Maxim dan pengembang aplikasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan pengguna.   Kata kunci: behavioral intention; effort expectancy; facilitating conditions; habit; performance expectancy; user satisfaction.  

IMPLEMENTATION OF THE SAW METHOD IN THE EMPLOYEE ASSESSMENT SYSTEM FOR PKH IN BATU BARA REGENCY

Sinuraya, Khairul Abdi, Sinuraya, Insan Utama, Toras Pangidoan Batubara
Abstract: Abstract: The assessment of PKH employees in Batu Bara Regency still requires an objective and measurable evaluation process to support performance decisions. Manual assessment can cause subjectivity and take more time,&#8230; especially when several criteria must be considered. This study aims to apply the Simple Additive Weighting (SAW) method to the PKH employee assessment system in Batu Bara Regency. The criteria used in this assessment are attendance, teamwork, responsibility, communication, and length of service. The SAW method is applied by determining criteria weights, converting employee values, normalizing the decision matrix, and calculating preference values to obtain the final ranking. The results show that alternative A1, Rahmi Rizkya, obtained the highest score of 0.9504 and ranked first, while alternative A5, Toni Syahpradanadaely, obtained the lowest score of 0.4831. Based on these results, the SAW method can help the employee assessment process become more objective, structured, and useful as a reference for evaluating PKH employee performance. Keywords: decision support system; PKH employee; simple additive weighting   Abstrak: Penilaian pegawai PKH Kabupaten Batu Bara membutuhkan proses evaluasi yang objektif dan terukur untuk mendukung pengambilan keputusan terhadap kinerja pegawai. Penilaian yang masih dilakukan secara manual dapat menimbulkan subjektivitas dan membutuhkan waktu lebih lama, terutama jika penilaian melibatkan beberapa kriteria. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) pada sistem penilaian pegawai PKH Kabupaten Batu Bara. Kriteria yang digunakan dalam penilaian meliputi kehadiran, kerja sama tim, tanggung jawab, komunikasi, dan masa kerja. Metode SAW diterapkan melalui penentuan bobot kriteria, konversi nilai pegawai, normalisasi matriks keputusan, serta perhitungan nilai preferensi untuk memperoleh hasil perankingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa alternatif A1 atas nama Rahmi Rizkya memperoleh nilai tertinggi sebesar 0,9504 dan menempati peringkat pertama, sedangkan alternatif A5 atas nama Toni Syahpradanadaely memperoleh nilai terendah sebesar 0,4831. Berdasarkan hasil tersebut, metode SAW dapat membantu proses penilaian pegawai menjadi lebih objektif, terstruktur, dan dapat dijadikan acuan dalam evaluasi kinerja pegawai PKH. Kata kunci: pegawai PKH; simple additive weighting; sistem pendukung keputusan

WEB-BASED ELEMENTARY SCHOOL SELECTION DECISION SUPPORT SYSTEM USING A COMBINATION OF SMART AND TOPSIS METHODS

Maharani, Dewi, Marpaung, Nasrun
Abstract: Abstract: Choosing the right elementary school is a crucial milestone for a child's future. However, the large number of school options in Asahan Regency with diverse criteria such as accreditation, facilities, fees, curriculum,&#8230; riculum, and accessibility often makes it difficult for parents. Decision-making tends to be based on subjective word-of-mouth recommendations, which risks triggering bias. This research aims to develop an adaptive and objective web-based elementary school selection Decision Support System (DSS) framework to minimize such bias. The system is designed using a hybrid model that combines the Simple Multi-Attribute Rating Technique (SMART) method as a dynamic criteria weighting engine based on parents' preferences, and the Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to rank ten alternative schools. System testing was conducted through black-box testing functionality and empirical accuracy testing using Spearman Rank Correlation involving 40 respondents. The black-box testing results confirmed that all main system operations ran perfectly with a 100% success rate. Validity testing demonstrated very high accuracy, with a Spearman correlation coefficient of 0.89, demonstrating significant alignment between the system's recommendations and actual choices on the ground. Thus, the SMART-TOPSIS framework has proven reliable as a data-driven approach to helping parents choose the best elementary school. Keywords: decision support system; elementary school; SMART; TOPSIS   Abstrak: Memilih sekolah dasar yang tepat merupakan tonggak awal krusial bagi masa depan anak. Namun, banyaknya pilihan sekolah di Kabupaten Asahan dengan keberagaman kriteria seperti akreditasi, fasilitas, biaya, kurikulum, dan aksesibilitas sering kali menyulitkan orang tua. Pengambilan keputusan pun cenderung didasarkan pada rekomendasi subjektif dari mulut ke mulut, yang berisiko memicu bias. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka kerja Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan sekolah dasar berbasis web yang adaptif dan objektif guna meminimalkan bias tersebut. Sistem dirancang menggunakan model hibrida yang mengombinasikan metode *Simple Multi-Attribute Rating Technique* (SMART) sebagai mesin pembobotan kriteria dinamis sesuai preferensi orang tua, serta metode *Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution* (TOPSIS) untuk memeringkat sepuluh sekolah alternatif. Pengujian sistem dilakukan melalui uji fungsionalitas *black-box testing* dan uji akurasi empiris menggunakan Korelasi Peringkat Spearman dengan melibatkan 40 responden. Hasil *black-box testing* mengonfirmasi seluruh operasi utama sistem berjalan sempurna dengan tingkat keberhasilan 100%. Uji validitas menunjukkan akurasi sangat tinggi dengan koefisien korelasi Spearman sebesar 0,89, membuktikan keselarasan signifikan antara rekomendasi sistem dan pilihan nyata di lapangan. Dengan demikian, kerangka SMART-TOPSIS ini terbukti andal sebagai pendekatan berbasis data untuk membantu orang tua memilih sekolah dasar terbaik. Kata kunci: sekolah dasar; sistem pendukung keputusan; SMART; TOPSIS