Abstract:Penelitian ini berfokus pada konsep code-switching dalam bilingualisme yang mana membahas dan mendalami tentang bagaimana dampak psikologis dan sosiologis pada mahasiswa pendidikan bahasa arab. Code-switching ini umumnya…
digunakan ketika mahasiswa PBA presentasi menggunakan Bahasa Arab yang di campur menggunakan bahasa indonesia. Peneliti juga menggali informasi kepada beberapa informan yang menghasilkan jawaban yang variatif satu sama lain. Ada banyak tuturan yang ditemukan yang mengandung “Code-Switching” dalam setiap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian deskriptif yang menganalisa beberapa informan dan menggali beberapa jawaban melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi partisipatif. Hasil Penelitian memiliki dampak psikologis yang kompleks dan beragam. Pembelajaran yang adaptif sangat penting untuk mendukung penguasaan bahasa secara seimbang dalam memaksimalkan manfaat code-switching dan meminimalkan dampak negatifnya. Dalam konteks mahasiswa kelas F program magister Pendidikan Bahasa Arab, code-switching memiliki dampak sosiologis signifikan, terutama dalam interaksi sosial dan akademik. Penggunaan code-switching lebih sering terjadi pada situasi informal, membantu mahasiswa berkomunikasi lebih adaptif dan membangun pemahaman bersama.
Abstract:Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI) berperan penting dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Menghadapi tantangan era digital, diperlukan inovasi dalam…
m pendekatan pembelajaran PAI agar tetap relevan, efektif, dan mampu membangkitkan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk membahas berbagai strategi inovatif dalam pembelajaran PAI, termasuk integrasi teknologi, penggunaan media visual dan audio interaktif, serta penerapan metode pembelajaran berbasis proyek yang mendorong siswa untuk aktif dan kreatif. Selain itu, pendekatan kontekstual yang menghubungkan materi ajar dengan kehidupan sehari-hari anak juga dieksplorasi untuk meningkatkan relevansi dan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keislaman. Inovasi-inovasi ini tidak hanya dirancang untuk mengembangkan pengetahuan agama pada anak, tetapi juga menekankan pada pembentukan karakter yang positif seperti kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Berdasarkan hasil studi literatur, inovasi dalam pembelajaran PAI di SD/MI terbukti mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memperkuat pemahaman ajaran agama, serta membangun karakter berakhlak mulia. Dengan kolaborasi antara guru, orang tua, dan masyarakat, diharapkan inovasi pembelajaran PAI dapat menciptakan generasi yang religius, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.
Abstract:Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman budaya dan etniknya, sehingga menjadi tujuan belajar yang menarik bagi mahasiswa internasional, termasuk pelajar dari Thailand. Adanya interaksi dari antar negara ini…
dapat memberikan pengaruh besar terhadap Indonesia, salah satunya bahasa dan kebudayaan di Indonesia yang menyebabkan terjadinya akulturasi budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses akulturasi budaya dalam pembelajaran bahasa Indonesia dikalangan pelajar Thailand di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus melalui wawancara mendalam melalui pelajar Thailand yang ada di Indonesia. Studi ini mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi interaksi budaya dan cara pelajar Thailand dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya mereka dengan budaya lokal yang ada di Indonesia.
Abstract:Penyusunan kurikulum pembelajaran di lembaga pendidikan merupakan langkah strategis yang sangat penting untuk diperhatikan. Kurikulum tidak hanya berfungsi sebagai garis besar, tetapi juga berfungsi sebagai dasar yang membentuk…
mbentuk standar pendidikan nasional. Hal ini mencakup semua aspek, mulai dari proses pembelajaran hingga penentuan standar kelulusan yang diharapkan. Kurikulum merdeka saat ini menjadi perhatian utama, dengan menekankan pentingnya kebebasan siswa dalam belajar. Kurikulum merdeka unik karena terdapat suatu program, yaitu Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang sangat berbeda dari konsep kurikulum sebelumnya. Program ini tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik; mereka juga berusaha untuk menumbuhkan sifat dan prinsip bangsa. Artikel yang disusun dengan metode studi kepustakaan ini bertujuan untuk memaparkan tentang bagaimana nilai pendidikan yang terkandung dalam Surat Luqman dapat diperkuat dengan menerapkannya di dalam kurikulum merdeka, serta bagaimana hal ini dapat berdampak pada proses pendidikan yang lebih mendalam dan berorientasi masa depan.
Abstract:Indonesia merupakan negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam, namun kemampuan membaca Al-Qur’an, khususnya di kalangan siswa SMA, masih tergolong rendah, terutama dalam membaca Al-Qur’an secara tartil. Kurangnya minat…
ya minat dan kesadaran diri siswa untuk mempelajari Al-Qur’an menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kemampuan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen program tahfidz dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa di SMK Telkom Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan pengumpulan data yang dilakukan dalam konteks alami melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Teknik pengumpulan data dilakukan secara purposif dan dengan teknik snowball. Analisis data bersifat induktif, dengan fokus pada pemahaman makna daripada abstraksi. Prosedur penelitian meliputi tahap persiapan sebelum turun ke lapangan, pekerjaan di lapangan, dan analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta berjalan dengan baik dan terstruktur. Program ini melibatkan berbagai inisiatif seperti tahsin, pembelajaran tajwid, dan penetapan target hafalan per semester yang harus dicapai siswa. Dengan adanya manajemen yang baik, program tahfidz tidak hanya meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa tetapi juga memperkuat citra sekolah sebagai lembaga pendidikan yang unggul. Faktor-faktor pendukung program ini termasuk sarana dan prasarana yang memadai serta kerjasama yang kuat antara guru dan orang tua. Namun, program ini juga menghadapi hambatan dari faktor internal (siswa) dan eksternal (orang tua siswa). Manajemen program tahfidz di SMK Telkom Jakarta terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur’an siswa. Pendekatan holistik dalam manajemen pendidikan memainkan peran penting dalam mencapai hasil yang memuaskan. Meskipun terdapat hambatan, sinergi antara manajemen yang efektif, fasilitas yang mendukung, dan perencanaan yang matang telah memungkinkan tercapainya tujuan program tahfidz di sekolah ini.
Abstract:Sejak awal pencatatan Al-Qur'an dan Hadits Nabi menggunakan bahasa Arab, karenanya sulit bagi kita untuk memahami isi keduanya jika kita tidak bisa berbahasa Arab. Siswa sering kali menghadapi tantangan ketika belajar bahasa…
hasa Arab karena berbagai penyebab internal maupun eksternal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi lalu mendiskripsikan faktor-faktor yang menjadikan pembelajaran bahasa Arab sulit bagi siswa kelas VII MTs DDI Walimpong. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Guru dan siswa berperan sebagai subjek penelitian. Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih subjek penelitian, sehingga menghasilkan total 5 informan. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian, faktor-faktor yang menyebabkan siswa kelas VII MTs DDI Walimpong kesulitan belajar bahasa Arab adalah sebagai berikut: (1) kurangnya motivasi dan minat terhadap mata pelajaran; (2) kesulitan dalam membaca dan memahami kosakata bahasa Arab; (3) kurangnya dukungan orang tua terhadap pembelajaran ekstrakurikuler siswa; dan (4) gaya penyampaian guru yang terlalu repetitif atau monoton, hanya berupa ceramah dan penggunaan buku sebagai bahan pembelajaran, sehingga membuat siswa tidak berminat mempelajari bahasa secara lebih mendalam.
Abstract:Metode pengajaran yang inovatif dan kreatif yang mengutamakan pemikiran kritis, keterlibatan siswa, dan partisipasi aktif dalam proses pembelajaran. Tujuan dari Model pembelajaran ini adalah untuk membantu siswa menjadi…
pemikir yang lebih otonom, kreatif, dan inventif yang dapat memecahkan masalah, menghasilkan ide-ide baru, dan menggunakan apa yang telah mereka pelajari di dunia nyata. Dengan latar belakang tersebut, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan prinsip-prinsip dan jenis-jenis model pembelajaran Inovasi dalam Pendidikan Agama Islam. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian kepustakaan (Library Reseach) yang menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan datanya berupa studi literatur, dan analisis datanya menggunkan metode analisis isi (Content Analysis). Temuan ini menunjukkan bahwa tersedianya model pembelajaran Inovasi yang dapat digunakan untuk memfasilitasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam akan memberikan inspirasi bagi siswa untuk mempelajari materi. Awalnya, pembelajaran Pendidikan Agama Islam terasa membosankan ketika menggunakan model tradisional yang terbatas di dalam kelas; namun, dengan menggunakan model CTL, pembelajaran Pendidikan Agama Islam dapat dilakukan di luar kelas, yang pada akhirnya akan menciptakan lingkungan yang menarik karena siswa diberi keleluasaan untuk mengekspresikan diri mereka. Dalam hal ini, Pendidikan Agama Islam menggunakan berbagai pendekatan pembelajaran yang mutakhir, termasuk Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), Kontekstual, Pemecahan Masalah, Pendidikan Agama Islam, dan Pembelajaran Kooperatif.
Abstract:Keberanian siswa untuk berpendapat di dalam kelas merupakan faktor penting yang mempengaruhi mutu pembelajaran. Penelitian ini menganalisis keberanian berpendapat pada siswa kelas VIII Salafiyah Wustho Pondok Pesantren Islamic…
slamic Center Bin Baz Yogyakarta. Observasi menunjukkan bahwa banyak siswa masih pasif dalam mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran. Keberanian berpendapat melibatkan kekuatan emosional untuk menghadapi tantangan, berpikir kritis dan kreatif, serta mengatasi ketakutan dalam menyampaikan ide. Indikator keberanian ini meliputi kemampuan untuk mengungkapkan pendapat secara spontan, logis, dan percaya diri. Faktor-faktor yang mengembangkan keberanian siswa mencakup keberanian, kegigihan, integritas, dan vitalitas. Siswa yang berani tidak takut menghadapi tantangan dan berani berbicara untuk membela kebenaran. Kegigihan mendorong mereka untuk menyelesaikan apa yang telah mereka mulai meskipun menghadapi rintangan. Integritas memastikan bahwa siswa bersikap jujur dan bertanggung jawab dalam proses pembelajaran, sementara vitalitas menggambarkan semangat dan antusiasme siswa dalam menghadapi kegiatan pembelajaran. Dukungan dari keluarga dan guru, serta lingkungan yang kondusif, sangat penting untuk mendorong siswa agar aktif berpartisipasi dalam diskusi kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberanian berpendapat dapat ditingkatkan melalui strategi pembelajaran kolaboratif, umpan balik positif, dan suasana kelas yang inklusif. Pengembangan keberanian ini membantu siswa menjadi individu yang percaya diri, mampu berpikir kritis, dan berkontribusi secara aktif dalam proses pembelajaran. Dengan demikian, meningkatkan keberanian berpendapat bukan hanya memperkaya pembelajaran tetapi juga mengembangkan keterampilan penting untuk kehidupan siswa di masa depan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara pendidikan agama Islam dengan perilaku peserta didik di sekolah. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan dengan pendekatan kualitatif, menganalisis berbagai…
agai sumber literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan agama Islam memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan perilaku peserta didik. Pendidikan agama Islam tidak hanya memberikan pengetahuan tentang ajaran agama, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan potensi spiritual, pengendalian diri, dan akhlak mulia peserta didik. Perilaku peserta didik di sekolah dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Minat belajar peserta didik terhadap pendidikan agama Islam juga berperan penting dalam membentuk perilaku mereka. Penelitian ini menemukan bahwa pendekatan yang tepat dalam pembelajaran pendidikan agama Islam, seperti memahami karakteristik peserta didik dan menciptakan suasana belajar yang menarik, dapat meningkatkan minat belajar dan pada akhirnya mempengaruhi perilaku peserta didik secara positif. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya integrasi pendidikan agama Islam dalam kurikulum sekolah dan pengembangan strategi pembelajaran yang efektif untuk membentuk perilaku positif peserta didik.
Abstract:Prestasi akademik tidak dapat dipisahkan dari kegiatan belajar, oleh karena itu prestasi akademik biasanya disebut juga sebagai prestasi belajar. Prestasi belajar merupakan tolak ukur dalam keberhasilan peserta didik dalam…
am pembelajaran. Hasil belajar adalah tolak ukur yang digunakan untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam mengetahui dan memahami suatu mata pelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu terhadap prestasi akademik siswi MA Darunnajah 2 Cipining Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Adapun yang menjadi populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah siswi MA dari kelas 10 - 12 MA di Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor sebanyak 38 Orang. Teknik data yang digunakan adalah kuesioner/angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu koefisien dan regresi linier sederhana. Diketahui hasil perhitungan statistik dengan menggunakan SPSS 22 menunjukan hasil penelitian bahwa terdapat pengaruh antara variabel manajemen waktu terhadap prestasi akademik yaitu sebesar 0,634. Artinya terdapat pengaruh antara variabel X dan Y, berdasarkan tabel koefisien korelasi dengan rentang nilai 0,80-1,000 sehingga antara variabel X dan Y terdapat pengaruh yang sangat kuat. Hal ini ditunjang dengan nilai koefisien determinasi sebesar 63,4 % yang artinya manajemen waktu memberikan pengaruh terhadap prestasi akademik sebesar 63,4 %.