Search Articles & Publications

Showing 1937 articles found for "Awan"

PEMANFAATAN MEDIA SOSIAL SEBAGAI MEDIA INFORMASI UPT. PUSKESMAS PORSEA

Karim Syahputra, Abdul, Kurniawan, Edi, Nofriadi, Nofriadi
Abstract: Abstract: Community service activities which are given the title “Use of Social Media As Information Media UPT. Porsea Health Center” aims to provide information to all Porsea people about health openly. The method used… method used in this activity is direct observation to the healt center by retrieving data along with documentation from Porsea health center all of which will later be poured out on social media. other than that, data and information collection also carried out by the lecturer team as the perpetrator of this service activity by direct interview to staff and employees which is in the Porsea health center. The final result of this service utilize social media as information giver to porsea society equipped with supporting pictures.   Keywords: Social Media, Information, Helath Center, Whatsapp     Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang diberi judul “Pemanfaatan Media Sosial Sebagai Media Informasi UPT. Puskesmas Porsea” bertujuan untuk memberikan informasi kepada seluruh masyarakat porsea tentang kesehatan secara terbuka. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah observasi langsung ke puskesmas dengan mengambil data-data beserta dokumentasi dari puskesmas Porsea yang nantinya akan dituangkan semuanya media sosial. Selain itu, pengumpulan data dan informasi juga dilakukan tim dosen selaku pelaku kegiatan pengabdian ini dengan cara wawancara langsung kepada staf dan pegawai yang ada di lingkungan puskesmas Porsea. Hasil akhir dari pengabdian ini adalah memanfaatkan media sosial  sebagai pemberi informasi kepada masyarakat Porsea dilengkapi dengan gambar-gambar pendukung   Kata kunci: Sosial Media, Informasi, Pusat Kesehatan, Whatsapp

PENDAMPINGAN PROGRAM PHBS BAGI ANGGOTA PALANG MERAH REMAJA (PMR) MADYA DI WILAYAH BINAAN PMI KOTA MAGELANG

Wahyuningtyas, Eka Sakti, Handayani, Estrin
Abstract: Abstract: The emergence of some diseases that often attack school-age children, it turns out generally related to Clean and Healthy Life Behavior (PHBS). Other schools function as a place of learning and can also be a threat… reat of disease transmission if not managed properly. More than that, school age for children is also a vulnerable period of various diseases. Therefore, the planting of PHBS values in schools is an absolute necessity and can be done through an approach with the PMR (Youth Red Cross) which is assisted by the local PMI (Indonesian Red Cross. In the hope that PMR members can carry out the Promotion Efforts to realize Clean and Healthy Life Behavior in the school environment to realize a Healthy School. The specific target of this activity will involve 30 members of the Intermediate PMR in the PMI Area of Magelang City. This activity includes the provision of material related to the technique of washing hands properly and properly and maintaining personal hygiene, the dangers of cigarettes and drugs, HIV AIDS, and the use of healthy latrines. Implementation with simulations for the application of Clean and Healthy Behavior through campaigns and demonstrations.             Keywords: PHBS, PMR, school     Abstrak: Munculnya sebagian penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah, ternyata umumnya berkaitan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sekolah selain berfungsi sebagai tempat pembelajaran juga dapat menjadi ancaman penularan penyakit jika tidak dikelola dengan baik. Lebih dari itu, usia sekolah bagi anak juga merupakan masa rawan terserang berbagai penyakit. Oleh karena itu, penanaman nilai-nilai PHBS disekolah merupakan kebutuhan mutlak dan dapat dilakukan melalui pendekatan dengan PMR (Palang Merah Remaja) yang merupakan binaan dari PMI (Palang Merah Indonesia) setempat..Target khusus kegiatan ini akan melibatkan 30 anggota PMR Madya di wilayah Binaan PMI Kota Magelang. Kegiatan ini meliputi pemberian materi terkait teknik mencuci tangan dengan baik dan benar serta menjaga kebersihan diri, Bahaya Rokok dan Napza, HIV AIDS, serta Penggunaan Jamban Sehat. Implementasi dengan adanya simulasi untuk penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat melalui bentuk kampanye dan demonstrasi.   Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan perilaku sasaran dalam memahami serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan dapat mengaplikasikan dalam upaya menjaga kesehatan lingkungan sekolah dengan menghindari perilaku-perilaku yang beresiko menimbulkan penyakit.     Kata kunci: PHBS, PMR, sekolah

PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGGUNAAN APLIKASI PERSENTASI POWTOON DAN SPARACOL

Fathoni, Achmad, Rosyadi, Ajib, Gunawan, Indra, Hidayat, Muhamad Taufik
Abstract: Abstract: The purpose of this social service is to provide learning media training based on the presentation application, Sparcol and Powtoon. This activity was given to teachers in Elementary School 9 Purwodadi. The social… ial service session consists of installing an application, creating an account, adding images and text, changing the background, and saving the results that have been made. The model used is a workshop model with lectures, demonstrations, question and answer and direct practice methods. Evaluation is done by distributing information and motivation questionnaires to participants and product checklists. In general, participants claimed that the training schedule was right, the time sharing (lectures, demonstrations, question-answer and direct practice) was also felt positively by the participants. Participants are satisfied with the topic presented and feel that most of the expectations and objectives of the social service are fulfilled. Evaluation results indicate that the material delivered can be followed well. Keyword: Powtoon Training, Sparcol Training, Elementary School    Abstrak: Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan media pembelajaran berbasis aplikasi presentasi Sparcol dan Powtoon. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada guru-guru SD Negeri 9 Purwodadi. Sesi pengabdian terdiri dari instal aplikasi, membuat akun, menambah gambar dan teks, merubah background, dan menyimpan hasil yang telah dibuat. Model yang digunakan adalah model lokakarya dengan ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan metode praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan angket informasi dan motivasi kepada peserta dan daftar periksa produk. Secara umum, peserta mengklaim bahwa jadwal pelatihan sudah tepat, pembagian waktu (ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktik langsung) juga dirasakan positif oleh peserta. Peserta puas dengan topik yang disajikan dan merasa bahwa sebagian besar harapan dan tujuan pengabdian terpenuhi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diikuti dengan baik.  Kata Kunci: Pelatihan Powtoon, Pelatihan Sparcol, Sekolah Dasar

PENGENALAN INTERNET DAN JARINGAN PADA SISWA SMAN 1 AIR JOMAN

Dristyan, Febri, Syahputra, Herman, Syahputra, Gunawan
Abstract: Abstract: Community Service Activities in the form of internet and network training in SMA Negeri 1 Air Joman aims to increase students' knowledge of network technology and the benefits of internet and encourage students… to be able to independently manage network and internet. The training method used is the form of training in the classroom by using lecture, discussion and question and answer methods as well as network practice directly. The lecture method used is intended to provide a theoretical explanation of internet and network material. Discussion methods are used to explore students' understanding of the material given in the lecture. Practice method is used to show directly how to make a network cable. Benefits derived from this training activity is the students are able to make a network connection with cable and know the benefits of the internet. Keywords: Internet, Networking, Community Service, students Abstrak: Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat berupa pelatihan internet dan  jaringan di SMA Negeri 1 Air Joman bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa terhadap teknologi jaringan dan manfaat dari internet serta mendorong   siswa agar mampu dengan mandiri mengelola jaringan dan internet. Metode pelatihan yang digunakan adalah bentuk pelatihan di dalam kelas dengan menggunakan metode ceramah, diskusi dan Tanya jawab serta praktek jaringan secara langsung. Metode ceramah yang digunakan dimaksudkan untuk memberikan penjelasan secara teori terhadap materi internet dan jaringan. Metode diskusi digunakan untuk menggali pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan secara ceramah. Metode praktek digunakan untuk menunjukan langsung cara membuat kabel jaringan. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan pelatihan ini adalah siswa mampu membuat koneksi jaringan dengan kabel serta mengetahui manfaat dari internet. Kata kunci:Internet, Jaringan, PKM, siswa

MENJADI GURU MAHIR MICROSOFT OFFICE PADA SEKOLAH SMA TAMAN SISWA SUKADAMAI

Syafwan1, Havid, Nurwati, Nurwati, Andrinata, Andrinata, Dermawan, Ari
Abstract: Abstract: Community Service Activities is conducted in the form of one day training for teachers in using Microsoft Office software as one way to utilize information technology in delivering learning materials to students… s especially in SMA Tamansiswa Suka Damai. The target in this activity is the teachers of Tamansiswa Suka Damai High School in District Pulo Bandring Kab. Asahan which amounted to approximately 18 people. This devotional activity is done by lecture method, demonstration, and practice with question and answer. The lecture method is used to explain the introductory concept of the introduction of Microsoft Office software as one of the media in facilitating human work. Demonstration method is used to show a working process that is the stages of recognizing the tools that exist in the Microsoft Office software and know each function, while the practice method to practice the use of the application directly. While the question and answer method to give the participants the opportunity in consultation to overcome obstacles in understanding the material already obtained. The end result of this activity is expected to accelerate and facilitate the teachers in delivering learning materials to the students. Keywords: Microsoft Office software, teachers, students, information technology Abstrak: Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan sehari bagi guru-guru dalam menggunakan software Microsoft Office  sebagai salah satu cara dalam memanfaatkan teknologi informasi dalam menyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswi khususnya di SMA Tamansiswa Suka Damai. Sasaran dalam kegiatan ini adalah para guru-guru SMA Tamansiswa Suka Damai di Kecamatan Pulo Bandring Kab. Asahan yang berjumlah lebih kurang 18 orang. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan latihan yang disertai tanya jawab. Metode ceramah digunakan untuk menjelaskan konsep pengantar dari pengenalan software Microsoft Office sebagai salah satu media dalam mempermudah pekerjaan manusia. Metode demonstrasi dipakai untuk menunjukkan suatu proses kerja yaitu tahap-tahap mengenalan tool-tool yang ada pada software Microsoft Office dan mengetahui masing-masing fungsinya, sedangkan metode latihan untuk mempraktikkan langsung penggunaan aplikasi  tersebut. Sementara metode tanya jawab untuk memberi kesempatan para peserta dalam berkonsultasi untuk mengatasi kendala dalam memahami materi yang sudah didapat. Hasil akhir dari kegiatan ini diharapkan dapat mempercepat dan mempermudah para guru dalam meyampaikan materi pembelajaran kepada siswa-siswinya. Kata kunci: Software Microsoft Office, Guru, Siswa-siswi,  teknologi informasi  

KONFIGURASI DAN MANAJEMEN WINDOWS SERVER 2008 DI SMK NEGERI 1 SETIA JANJI

Maha Putra, Guntur, Syafnur, Afdhal, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract : This community service activity is held in SMK Negeri 1 Setia Janji on the students of RPL (Software Engineering), amounting to 23 people. The purpose of the implementation of this activity is to provide training… ing to participants about windows server 2008 management and implementation and configuration that has not been previously taught, so it is expected to improve the new skills for each participant. The method of implementing community service is done by providing training with the stages of the delivery of the material from the module and direct practice in the laboratory room. From the results of observations, interviews undertaken and the findings can be concluded that this community service activity provides a very large and targeted benefits, thereby providing additional insight and new knowledge in the field of information technology, especially windows server 2008 outside of learning that had been received by students in SMK Negeri 1 Setia Janji. Keywords: windows server 2008, configuration, management Abstrak : Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 Setia Janji pada siswa-i jurusan RPL (Rekayasa Perangkat Lunak) yang berjumlah 23 orang. Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada peserta mengenai manajemen windows server 2008 beserta implementasi maupun konfigurasinya yang sebelumnya belum pernah diajarkan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan keterampilan baru bagi diri masing-masing peserta. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan cara memberikan pelatihan  dengan tahapan penyampaian materi dari modul yang diberikan dan praktek langsung di ruang laboratorium. Dari hasil pengamatan, wawancara yang di lakukan serta  temuan  yang  kami  dapatkan  dapat  disimpulkan  bahwa  program  pengabdian masyarakat ini memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran, sehingga memberikan tambahan wawasan serta pengetahuan baru di bidang teknologi informasi, khususnya windows server 2008 di luar pembelajaran yang selama ini di terima oleh siswa-i di SMK Negeri 1 Setia Janji. Kata kunci : windows server 2008,  konfigurasi, manajemen

PENYULUHAN KEPEMIMPINAN DAN BANTUAN HUKUM BAGI MASYARAKAT MARGINAL DI DESA ANTARA

Hayati, Rina, Nisa, Khairun, Sirait, Syahriani
Abstract: Abstrak: Bentuk aplikasi dari serangkaian teori pendidikan yang telah dipelajari di dalam kampus tentunya akan lebih bermanfaat apabila teori-teori ilmu tersebut kita bagi kepada masyarakat. Kegiatan inilah yang disebut… dengan pengabdian kita kepada masyarakat. Sebagai seorang akademisi baik dosen dan mahasiswa harus mampu bekerjasama dalam meujudkan Tri Darma perguruan tinggi dimana tempat kita membagi dan menimba ilmu pengetahuan. Pengabdian kepada masyarakat adalah tindakan nyata yang dapat kita lakukan untuk menambah wawasan masyarakat terhadap informasi yang akan kita bagikan, sehingga membawa kontribusi positif dalam masyarakat. Apalagi sekarang lagi hangat-hangatnya memperbincangkan tentang pemilihan kepala daerah, oleh karena itu penyuluhan tentang kepemimpinan dianggap perlu untuk di sosialisasikan kepada masyarakat. Harapan kedepannya adalah masyarakat mampu memilih pemimpin yang dapat menjadi contoh baik dalam setiap tindakan dan perkataannnya. Masyarakat diharapkan lebih hati-hati dalam memilih calon kepala daerah, tidak mudah terpengaruh citra dan kekuasaan yang dapat mendatangkan kerudian dalam masyarakat itu nantinya. Selain itu masyarakat tidak perlu takut terhadap tekanan yang mungkin saja datang untuk memaksa memilih jagoan mereka, masyarakat harus mendapatkan pencerahan tentang bagaimana hukum itu berlaku di kalangan masyarakat. Untuk itu selain membahas masalah kepemimpinan Universitas asahan juga bekerjasama dengan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum – Cakrawana Nusantara Indonesia untuk memberi pemahaman kepada masyarakat tentang hukum, apa yang harus dilakukan masyarakat apabila tersangkut permasalahan hukum di lingkungannya, mengetahui hak dan kewajibannya dalam mentaati hukum tersebut. Harapan terbesarnya masyarakat di desa antara tidak tabu lagi terhadap permasalahan hukum, masyarakat desa antara berani untuk menghadapai permasalahan hukum yang mereka hadapi, masyarakat desa antara mampu memilih pemimpin yang tepat untuk memimpin daerah mereka. Kata kunci: Kepemimpinan, Bantuan Hukum, Masyarakat Marginal   Abstract: The application form of a series of educational theories that have been studied on campus will certainly be more useful if the theories of science are shared for the community. This activity is called our devotion to the community. As an academic both lecturers and students should be able to work together in realizing Tri Darma college where we share and gain knowledge. Community service is a real action that we can do to increase society's insight into the information we will share, thus bringing a positive contribution to society. Especially now more warmly discussed about the election of regional heads, therefore counseling about leadership is considered necessary for the socialization to the community. The future expectation is that people are able to choose leaders who can be good examples in every action and perfomance. The community is expected to be more careful in choosing candidates for regional heads, not easily influenced by the image and power that can bring in the society later. In addition people should not be afraid of the pressures that might come to force their heroes, the public should get an enlightenment about how the law applies to the public. In addition to discussing the issue of leadership, the University of Asahan also cooperates with the Legal Aid Foundation - Cakrawana Nusantara Indonesia to provide an understanding to the public about the law, what should the community do when it comes to legal issues in its environment, knowing its rights and obligations in complying with the law. The greatest hope of the community in the village between no longer taboo on legal issues, the villagers between daring to face the legal problems they face, the villagers between able to choose the right leader to lead their area. Keywords: Leadership, Legal Aid, Marginal Society

FORENSIC ANALYSIS OF MITM ATTACK ON ‘AISYIYAH UNIVERSITY YOGYAKARTA NETWORK USING NIST METHOD

Ridwan, Virgiawan aqil, Firdonsyah, Arizona
Abstract: Abstract: Man-in-the-Middle (MITM) attacks are a threat that can occur on public wireless networks, including campus Wi-Fi environments. This study aims to analyze MITM attacks on the Wi-Fi network at Universitas ‘Aisyiyah… iyah Yogyakarta using the National Institute of Standards and Technology (NIST) digital forensics methodology. The study applied the four NIST phases: collection, examination, analysis, and reporting. The digital evidence analyzed included packet capture (PCAP) files, as well as digital traces such as browser history, cookies, and cache data obtained from the victim’s device. The analysis process utilized Wireshark, the SQLite Database Browser, and ChromeCacheView to identify suspicious activity and correlate the discovered digital traces. The results of the study show that the MITM attack was successfully reconstructed through the correlation of digital traces, leading to the identification of ARP spoofing and DNS spoofing originating from a device with the IP address 192.168.200.12 and the MAC address a0:47:d7:73:ef:fb. The correlation of digital traces in the victim’s network and system traffic revealed communication redirection and web access manipulation. This study concludes that the NIST method is capable of reconstructing MITM attacks and identifying digital evidence from activity traces on both the network and the system.             Keywords: ARP spoofing; digital forensics; DNS spoofing; MITM; NIST     Abstrak: Serangan Man-in-the-Middle (MITM) merupakan ancaman yang dapat terjadi pada jaringan nirkabel publik, termasuk lingkungan WiFi kampus. Penelitian ini bertujuan menganalisis serangan MITM pada jaringan WiFi Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta menggunakan metode forensik digital National Institute of Standards and Technology (NIST). Penelitian menerapkan empat tahapan NIST, yaitu collection, examination, analysis, dan reporting. Bukti digital yang dianalisis meliputi file packet capture (PCAP), jejak digital berupa history browser, cookies, dan cache yang diperoleh dari perangkat korban. Proses analisis menggunakan Wireshark, SQLite Database Browser, dan ChromeCacheView untuk mengidentifikasi aktivitas mencurigakan serta mengorelasikan jejak digital yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa serangan MITM berhasil direkonstruksi melalui korelasi jejak digital yang mengarah pada identifikasi ARP spoofing dan DNS spoofing dari perangkat dengan alamat IP 192.168.200.12 dan MAC address a0:47:d7:73:ef:fb. Korelasi jejak digital pada lalu lintas jaringan dan sistem korban menunjukkan adanya pengalihan komunikasi serta manipulasi akses web. Penelitian ini menyimpulkan bahwa metode NIST mampu merekonstruksi serangan MITM dan mengidentifikasi bukti digital dari jejak aktivitas pada jaringan maupun sistem.   Kata kunci: ARP spoofing; DNS spoofing; forensik digital; MITM; NIST

ANALYSIS OF USER EXPERIENCE OF THE M-TIX APPLICATION IN MANOKWARI REGENCY USING THE UEQ AND TAM METHODS

Ikawanti, Fellisia ayu, Leonardo Sumendap, Andreas, Juita, Ratna
Abstract: Abstract: Digital technology has expanded the usage of mobile apps like M-Tix for movie ticket booking. The success of an app depends on its features, user experience, and technical acceptability. The User Experience Questionnaire&#8230; stionnaire (UEQ) and Technology acceptability Model (TAM) will be used to examine how user experience affects technology acceptability and M-Tix application usage in Manokwari Regency. Quantitative methods were used with 149 respondents. SmartPLS 4 was used to analyse data using PLS-SEM. Researchers found that Hedonic Quality positively impacts Perceived Usefulness (β=0.288; p=0.005). Pragmatic Quality significantly impacts Perceived Ease of Use (β=0.651; p<0.001) and Usefulness (β=0.372; p=0.002). Additionally, Perceived Ease of Use (β=0.180; p=0.043) and Usefulness (β=0.453; p<0.001) favourably impact Behavioural Intention. However, Perceived Ease of Use does not substantially impact Perceived Usefulness (β=0.105; p=0.265). These data show that user experience is crucial to technological adoption and M-Tix application usage.   Keywords: m-tix; PLS-SEM; technology acceptance model (TAM); user experience; user experience questionnaire (UEQ).   Abstrak: Teknologi digital telah memperluas penggunaan aplikasi seluler seperti M-Tix untuk pemesanan tiket film. Keberhasilan suatu aplikasi bergantung pada fitur-fiturnya, pengalaman pengguna, dan penerimaan teknis. Kuesioner Pengalaman Pengguna (UEQ) dan Model Penerimaan Teknologi (TAM) akan digunakan untuk meneliti bagaimana pengalaman pengguna memengaruhi penerimaan teknologi dan penggunaan aplikasi M-Tix di Kabupaten Manokwari. Metode kuantitatif digunakan dengan 149 responden. SmartPLS 4 digunakan untuk menganalisis data menggunakan PLS-SEM. Peneliti menemukan bahwa Kualitas Hedonik berdampak positif pada Kegunaan yang Dirasakan (β=0,288; p=0,005). Kualitas Pragmatis berdampak signifikan pada Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan (β=0,651; p<0,001) dan Kegunaan (β=0,372; p=0,002). Selain itu, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan (β=0,180; p=0,043) dan Kegunaan (β=0,453; p<0,001) berdampak positif terhadap Niat Perilaku. Namun, Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan tidak berdampak signifikan terhadap Kegunaan yang Dirasakan (β=0,105; p=0,265). Data ini menunjukkan bahwa pengalaman pengguna sangat penting untuk adopsi teknologi dan penggunaan aplikasi M-Tix.   Kata kunci: m-tix; PLS-SEM; technology acceptance model (TAM); user experience; user experience questionnaire (UEQ).

KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM USING KNOWLEDGE SHARING FOR SUSTAINABLE BATAM TOURISM

Noviardi, Refli, Mahmudah Burhan, Rifa’atul, Dwiakila Ramadhan, Achiles, Adias Fahli, Ryadi, Raynold, Raynold
Abstract: Abstract: The development of sustainable tourism in Batam City faces several challenges. Knowledge and information related to tourism remain scattered among various stakeholders, resulting in suboptimal coordination. Knowledge&#8230; wledge sharing and collaboration among stakeholders remain limited, so best practices and experiences have not been fully leveraged. A Knowledge Management System (KMS) based on knowledge sharing is needed to support information exchange and the development of sustainable tourism. The methodology used in this study is the Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC) approach combined with Design Thinking. The research steps included an evaluation of the existing infrastructure, the formation of a knowledge management team, knowledge collection, the design of a KMS prototype, and the development of that prototype. The results of the study indicate that a knowledge-sharing-based Knowledge Management System (KMS) prototype was successfully developed to meet the needs of tourists and tourism stakeholders in Batam City. The system built is capable of facilitating the management, storage, and exchange of knowledge among stakeholders in a more integrated manner. The implementation of the KMS also enhances collaboration and supports the decision-making process in the development of tourism products and services. These findings indicate that a KMS can serve as an effective solution in supporting sustainable tourism development in Batam City.             Keywords: tourism, KMLC, Batam City, design thinking, knowledge management.   Abstrak: Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Batam menghadapi beberapa tantangan. Pengetahuan dan informasi terkait pariwisata masih tersebar di berbagai pemangku kepentingan sehingga koordinasi belum berjalan secara optimal. Berbagi pengetahuan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan masih terbatas, sehingga pengalaman dan praktik terbaik belum dimanfaatkan secara maksimal. Diperlukan Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) berbasis knowledge sharing untuk mendukung pertukaran informasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Siklus Hidup Sistem Manajemen Pengetahuan (KMSLC) yang dikombinasikan dengan Design Thinking. Langkah-langkah penelitian mencakup evaluasi infrastruktur yang sudah ada, pembentukan tim manajemen pengetahuan, pengumpulan pengetahuan, perancangan prototipe KMS, serta pengembangan prototipe KMS tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe Knowledge Management System (KMS) berbasis knowledge sharing berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan wisatawan dan pemangku kepentingan pariwisata di Kota Batam. Sistem yang dibangun mampu memfasilitasi pengelolaan, penyimpanan, dan pertukaran pengetahuan antar pemangku kepentingan secara lebih terintegrasi. Implementasi KMS juga meningkatkan kolaborasi dan mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengembangan produk dan layanan pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa KMS dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Batam.   Kata kunci: pariwisata,  KMLC,  Kota Batam, desain thinking, manajemen pengetahuan.