Search Articles & Publications

Showing 1926 articles found for "Dasar"

STUDENT CLUSTER ANALYSIS AS AN EFFORT TO OPTIMIZE CAMPUS PROMOTION

Aulia, Romy, Khomarudin, Agus Nur, Laksmana, Indra, Jamaluddin, Jamaluddin, Novita, Rina
Abstract: Abstract: This research tries to describe student cluster analysis, as an effort to optimize campus promotion to various schools and regions. It is known that every year, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh, abbreviated… ed as PPNP, brings in students from various regions in Indonesia. Regarding the campus promotion strategy process, the PPNP promotion section has not been based or referred to the results of processing existing student data. So that the budget used by the campus promotion team has not been right on target with the results of students who can be brought to campus. In addition, the existing student database has not been processed or explored further, so that it has not produced knowledge that is very useful as material to support the decisions of the academic and student affairs department and the campus promotion team. The method used in this research is CRISP-DM which stands for Cross- Industry Standard Process for Data Mining. Based on the characteristics of each cluster, the PPNP Promotion Team in conducting the next socialization is advised to prioritize provinces such as West Sumatra and North Sumatra. Currently, managerial circles in this context, university leaders are expected to be able to make data-based decisions. Data-based decision making can foster a culture of sustainable innovation, produce customer-centric offerings and drive long-term business growth.             Keywords: cluster analysis; student data; k-means clustering; campus promotion     Abstrak: Penelitian ini mencoba untuk mendeskripsikan analisis cluster mahasiswa, sebagai upaya optimalisasi dalam melakukan promosi kampus ke berbagai sekolah dan daerah. Diketahui bahwa setiap tahunnya, Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh disingkat PPNP mendatangkan mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Terkait dengan proses strategi promosi kampus, bagian promosi PPNP belum didasarkan pada hasil pengolahan data mahasiswa yang ada. Sehingga anggaran yang digunakan tim promosi belum tepat sasaran dengan hasil mahasiswa yang dapat didatangkan ke kampus. Selain itu database mahasiswa yang ada selama ini belum diolah atau digali secara jauh, sehingga belum menghasilkan pengetahuan yang bermanfaat sebagai bahan untuk mendukung keputusan bagian akademik dan kemahasiswaan serta tim promosi kampus. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu CRISP-DM merupakan singkatan dari Cross-Industry Standart Process for Data Mining. Berdasarkan karakteristik setiap cluster, maka untuk Tim Promosi PPNP dalam melakukan sosialisasi berikutnya disarankan memprioritaskan pada provinsi seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Saat ini kalangan manajerial yaitu pimpinan perguruan tinggi diharapkan dapat melakukan pengambilan keputusan berbasis pada data. Pengambilan keputusan berbasis data dapat menumbuhkan  budaya  inovasi  yang berkelanjutan, menghasilkan penawaran yang berpusat pada pelanggan dan mendorong pertumbuhan bisnis jangka panjang.   Kata kunci: analisis cluster; data mahasiswa; k-means clustering, promosi kampus

EXPERT SYSTEM FOR STUNTING DETECTION IN TODDLERS USING DEMPSTER SHAFER METHOD

Apridonal M, Yori, Maharani, Dewi, Prayoga, J
Abstract: Abstract: Stunting is a chronic or chronic malnutrition that can be seen in the height of toddlers shorter than toddlers their age. the prevalence of toddlers affected by stunting nationally was 37.6 percent (2007) and decreased… ecreased to 35.8 percent (2010). However, it increased to 37.2 percent (2013) and decreased again to 29.9 percent (2018). The data shows an erratic stunting prevalence. Many factors influence stunting, especially parents' knowledge about balanced nutrition that prevents stunting. Prevention of stunting needs to be done by monitoring nutritional status regularly and fulfilling balanced nutrition for toddlers. For early detection of stunting, an expert system using the Dempster Shafer method is needed. The Dempster Shafer method allows decision making based on various possibilities based on symptoms in toddlers. The results of the expert system calculation show that the Dempster Shafer method can detect stunting in toddlers by more than 90%.       Keywords: dempster shafer; expert system; stunting    Abstrak: Stunting yaitu kekurangan gizi menahun atau kronis yang dapat terlihat pada tinggi badan balita lebih pendek dari balita seusianya. pravelensi balita yang terjangkit stunting secara nasional sebesar 37,6 persen (2007) dan mengalami penurunan menjadi 35,8 persen (2010). Namun meningkat menjadi 37,2 persen (2013) dan menurun kembali menjadi 29,9 persen (2018). Data tersebut menunjukkan pravelensi stunting yang tidak menentu. Banyak faktor yang mempengaruhi stunting khususnya pengetahuan orang tua mengenai gizi seimbang pencegah stunting. Pencegahan stunting perlu dilakukan dengan pemantauan status gizi secara berkala dan pemenuhan gizi seimbang Balita. Untuk deteksi stunting sejak dini dibutuhkan seuatu sistem pakar menggunakan metode dempster shafer. Metode dempster shafer memungkinkan pengambilan keputusan berdasarkan berbagai kemungkinan berdasarkan gejala pada balita. Hasil perhitungan sistem pakar menunjukkan bahwa metode dempster shafer dapat mendeteksi stunting balita lebih sebesar 90%. Kata kunci: dempster shafer; sistem pakar; stunting

IOT BASED SMART HOME SIMULATION (INTERNET OF THINGS)

Ardianto, Yeheskiel Hency, Widiasari, Indrastanti Ratna
Abstract: Abstract: The development of Internet of Things (IoT) technology has significantly impacted life, particularly in creating more efficient and secure smart homes. Smart homes integrate various electronic devices to enhance… e comfort and energy efficiency. However, cost, integration complexity, and security issues remain. This study will simulate an IoT-based smart home system to analyse and evaluate device performance before real-world implementation. The simulation method involves testing connectivity and evaluating delay and packet loss using the ping method on each device. Results show the highest delay on CCTV devices at 41.8 ms and the lowest on motion detector 2 at 32.8 ms, with 0% packet loss. According to TIPHON standards, the network is rated excellent with an index of 4. The designed smart home system demonstrates optimal performance and is feasible for implementation but requires further development in configuration using AI and machine learning technologies.             Keywords: internet of things; simulation; smart home; testing     Abstrak: Perkembangan teknologi Internet of Things (IoT) telah membawa perubahan signifikan dalam kehidupan, terutama dalam pengembangan rumah pintar (smart home) yang lebih efisien dan aman. Smart home mengintegrasikan berbagai perangkat elektronik untuk meningkatkan kenyamanan dan efisiensi energi. Meskipun demikian, tantangan seperti biaya, kompleksitas integrasi, dan isu keamanan masih ada. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan sistem smart home berbasis IoT guna menganalisis dan mengevaluasi kinerja perangkat sebelum implementasi nyata. Metode simulasi yang digunakan melibatkan pengujian konektivitas dan evaluasi delay serta packet loss dengan metode ping pada setiap perangkat. Hasil menunjukkan delay tertinggi pada perangkat CCTV sebesar 41.8 ms dan terendah pada motion detector 2 sebesar 32.8 ms, dengan packet loss 0%. Berdasarkan standar TIPHON, jaringan dinilai sangat baik dengan indeks 4. Sistem smart home yang dirancang menunjukkan kinerja optimal dan layak diimplementasikan, namun masih memerlukan pengembangan lebih lanjut dalam konfigurasi menggunakan teknologi AI dan machine learning.     Keywords: internet of things; pengujian; simulasi; smart home

SOFTWARE ENGINEERING OF COSTUMER SAVINGS AT LANCANG KUNING UNIVERSITY WASTE BANK

Asril, Elvira, Muzdalifah, Indah, Syahtriatna, Syahtriatna, Zamsuri, Ahmad, Ramadani, Indah
Abstract: Abstract: Based on observations and analysis of the current information system and website of the Unilak waste bank, it can be concluded that it is necessary to develop the software and information management system of this… his waste bank. The application does not yet support the transaction needs at the waste bank. Although there are features, they don’t run as they should. This was also complained about by the director and staff of the Unilak waste bank. Therefore, this study was conducted to design a waste bank transaction management information system and software that will support its business processes, starting from calculating waste prices, managing customer savings to final reports. The research method used is qualitative, using information system analysis techniques and websites that are currently running at the Unilak waste bank. While for the SDLC (software development life cycle) development method, the XP Agile Methodologies cycle is used which is simpler and can be completed in a short time. There are 4 stages, namely Planning (requirements), design, implementation and testing. This study resulted in a customer transaction system design and software development that can help manage customer transaction activities at the Unilak waste bank.   Keywords: costumer; savings; software engineering; waste bank.     Abstrak: Berdasarkan observasi dan analisis terhadap sistem informasi dan website bank sampah Unilak yang berjalan saat ini, dapat disimpulkan bahwa perlu dilakukan pengembangan terhadap perangkat lunak maupun sistem informasinya. Aplikasi belum mendukung kebutuhan transaksi di bank sampah. Meskipun ada fitur-fiturnya, namun tidak berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini juga dikeluhkan oleh direktur dan pengelola bank sampah Unilak. Maka penelitian ini dilaksanakan untuk merancang sistem informasi transaksi nasabah bank sampah dan perangkat lunak yang akan mendukung proses bisnisnya, yaitu mulai dari perhitungan harga sampah, pengelolaan tabungan nasabah hingga laporan akhir. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, menggunakan teknik analisis sistem informasi dan website yang sedang berjalan di bank sampah Unilak. Sedangkan untuk metode pengembangan SDLC (software development life cycle) menggunakan siklus XP Agile Methodologies yang lebih sederhana dan bisa diselesaikan dalam waktu singkat. Terdapat 4 tahap yaitu planning (requirements), analys, design, dan implementation. Penelitian ini menghasilkan rancangan sistem transaksi nasabah dan pengembangan perangkat lunak yang dapat membantu pengelolaan aktivitas transaksi nasabah di bank sampah Unilak.   Kata kunci: bank sampah; nasabah; rekayasa perangkat lunak; tabungan.            

THE BEST PRESCHOOL RECOMMENDATION APPLICATION USING THE ELECTRE METHOD

Siregar, Iqbal Kamil, Handoko, Wiwin
Abstract: Abstract: This research aims to build a recommendation system that can help parents determine the best Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) using the ELECTRE (Elimination and Choice Translating Reality) method. The electre method… ethod was chosen because of its ability to handle Multi-Criteria Decision Making (MCDM) problems, which allows evaluating alternatives based on various relevant criteria. This system is designed to identify and assess PAUD based on a number of important criteria, such as facilities, location, teacher-student ratio, curriculum, accreditation and reputation. Each criterion is given a weight according to its level of importance, which is determined based on parental preferences and applicable educational standards. Data is collected from various sources and processed using artificial intelligence techniques to ensure accuracy and relevance. The electre method is then used to evaluate and compare between PAUD. The research results show that the recommendation system developed is able to provide accurate and relevant PAUD recommendations, as well as increasing user satisfaction in the PAUD selection process. This research makes a significant contribution to the field of decision support systems and education, by showing the practical application of the electre method in determining the best PAUD. It is hoped that the results of this research can inspire the development of similar recommendation systems in other educational fields, as well as help in improving the quality of early childhood education through the use of advanced technology. Keywords: artificial intelligence; electre method; multi-criteria decision making (mcdm); paud.   Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem rekomendasi yang dapat membantu orang tua dalam menentukan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) terbaik dengan menggunakan metode ELECTRE (Elimination and Choice Translating Reality). Metode electre dipilih karena kemampuannya dalam menangani masalah Multi-Criteria Decision Making (MCDM), yang memungkinkan evaluasi alternatif berdasarkan berbagai kriteria yang relevan. Sistem ini dirancang untuk mengidentifikasi dan menilai PAUD berdasarkan sejumlah kriteria penting, seperti fasilitas, lokasi, rasio guru-murid, kurikulum, akreditasi dan reputasi. Setiap kriteria diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya yang ditentukan berdasarkan preferensi orang tua dan standar pendidikan yang berlaku. Data dikumpulkan dari berbagai sumber dan diproses menggunakan teknik kecerdasan buatan untuk memastikan akurasi dan relevansi. Metode electre kemudian digunakan untuk melakukan evaluasi dan perbandingan antar PAUD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem rekomendasi yang dikembangkan mampu memberikan rekomendasi PAUD yang akurat dan relevan, serta meningkatkan kepuasan pengguna dalam proses pemilihan PAUD. Penelitian ini memberikan kontribusi signifikan pada bidang sistem pendukung keputusan dan pendidikan, dengan menunjukkan aplikasi praktis dari metode electre dalam penentuan PAUD terbaik. Diharapkan, hasil penelitian ini dapat menginspirasi pengembangan sistem rekomendasi serupa di bidang pendidikan lainnya, serta membantu dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui pemanfaatan teknologi canggih. Kata kunci: kecerdasan buatan; metode electre; multi-criteria decision making (mcdm); paud.

RECOMMENDATION FOR THE BEST GAMING PHONE USING THE WEIGHT PRODUCT METHOD

Christy, Tika, Rani, Maha, Ardiansyah, Ricki, Novia, Rini
Abstract: Abstract: Mobile phones, as essential telecommunication devices today, are equipped with numerous features. The plethora of mobile phone models, especially gaming phones, requires consumers to be discerning in choosing a… phone for everyday use. The problem is that many consumers do not understand how to purchase a phone that meets their specific criteria. The specifications that must be considered when selecting a gaming phone that fits within a budget and meets criteria include performance or specifications, screen quality, battery life, RAM, network connectivity, and price. A decision support system is a part of information systems designed to facilitate decision-making processes based on data or common everyday problems. The Weighted Product (WP) method is typically used in decision-making that involves multiple criteria to be considered simultaneously. Based on the WP method calculations, it was found that the recommended smartphone alternative is determined by the highest vector value (V) ranking according to user-defined criteria. The analysis results indicate that the recommended smartphone alternative is Alternative 1 with a score of 0.376, which is the Infinix GT 10 Pro, due to its comparable specifications to other models but with a more affordable price." Keywords: decision support systems ; gaming cellphone; recommendation   Abstrak: Handphone sebagai perangkat telekomunikasi yang menjadi kebutuhan utama saat ini sudah dilengkapi dengan banyak fitur. Banyaknya keluaran jenis handphone khususnya handphone untuk game membuat konsumen harus pintar memilih handphone yang dapat digunakan setiap harinya Permasalahannya adalah konsumen banyak yang tidak paham bagaimana membeli handphone sesuai kriteria yang cocok. Adapun spesifikasi yang harus di saat akan memilih jenis handphone game yang sesuai dengan budget dan kriteria diantaranya adalah perfoma atau spesifikasi, tingkat kualitas layar, daya tahan batrai, RAM, koneksi jaringan, dan harga. Sistem pendukung keputusan merupakan bagian dari sistem informasi yang digunakan untuk memudahkan proses pengambilan keputusan berdasarkan data atau permasalahan yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Metode Weighted Product umumnya digunakan dalam pengambilan keputusan yang melibatkan banyak kriteria yang harus dipertimbangkan secara bersamaan. Berdasarkan proses perhitungan dengan metode WP maka didapatkan bahwa alternatif smartphone yang direkomendasikan untuk dipilih adalah smartphone yang ditentukan berdasarkan peringkat nilai vektor (V) tertinggi sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh pengguna. Hasil analisis menunjukkan bahwa alternatif smartphone yang direkomendasikan adalah Alternatif 1 dengan skor 0.376, yaitu Infinix GT 10 Pro karena memiliki spesifikasi yang hampir setara dengan yang lain namun dengan harga yang lebih terjangkau. Kata kunci: handphone game; sistem penunjang keputusan; rekomendasi

TOWARDS SPATIAL INFORMATION SYSTEM ADOPTION USING EXTENDED TAM AND IS SUCCESS MODEL

Anjani, Heni, Inan, Dedi I., Juita, Ratna, Sanglise, Marlinda
Abstract: Abstract: By leveraging digital technology, Laporkitong enhances transparency and accountability, as well as facilitates public participation in the oversight and enforcement processes related to land use and natural resource… ource management. The Laporkitong website functions as an online reporting application aimed at documenting instances of spatial planning violations in the West Papua Province. The lack of public knowledge about the Laporkitong application has led to numerous issues. Therefore, an analysis of the adoption of the Laporkitong application is necessary. This study aims to investigate the influence of Perceived Quality, Perceived Control, and Perceived Ease of Use factors as determinants of the residents' willingness to use the Laporkitong application, employing the Technology Acceptance Model (TAM) and DeLone and McLean IS Success (IS D&M) theories. As many as 160 valid respondents are gathered based purposive sampling technique and evaluated using Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results inform that all seven hypotheses are accepted with the R-square of the intention to use is 0.273 indicationg 27.3% variance of the model can determine the outcome. Further discussion and conclusion regarding the implication of theoretical and practical contribution are also discussed.             Keywords: laporkitong; perceived control; perceived ease of use; perceived quality; technology acceptance model   Abstrak: Dengan memanfaatkan teknologi digital, Laporkitong meningkatkan transparansi dan akuntabilitas, serta memfasilitasi partisipasi publik dalam proses pengawasan dan penegakan terkait penggunaan lahan dan pengelolaan sumber daya alam. Website Laporkitong berfungsi sebagai aplikasi pelaporan online yang bertujuan untuk mendokumentasikan pelanggaran perencanaan tata ruang di Provinsi Papua Barat. Minimnya pengetahuan masyarakat terhadap aplikasi Laporkitong menyebabkan banyak permasalahan. Maka dari itu perlu dilakukan analisis mengenai adopsi pada aplikasi Laporkitong. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki pengaruh faktor Kualitas yang Dirasakan, Kendali yang Dirasakan, dan Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan sebagai penentu keinginan penduduk untuk menggunakan aplikasi Laporkitong, dengan menggunakan Model Penerimaan Teknologi (TAM) dan teori Kesuksesan Sistem Informasi (IS D&M) DeLone dan McLean. Sebanyak 160 responden valid dikumpulkan berdasarkan teknik purposive sampling dan dievaluasi menggunakan Partial Least Square Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasilnya menunjukkan bahwa semua tujuh hipotesis diterima dengan R-square niat untuk menggunakan adalah 0,273, menunjukkan bahwa 27,3% variasi model dapat menentukan hasilnya. Diskusi lebih lanjut dan kesimpulan mengenai implikasi kontribusi teoritis dan praktis juga dibahas.   Kata kunci: laporkitong; pengendalian yang dirasakan; kemudahan penggunaan yang dirasakan; kualitas yang dirasakan; model penerimaan teknologi  

ANALYSIS OF ACQUIRE AND IMPLEMENT OF LIBRARY INFORMATION SYSTEM USING COBIT 4.1 FRAMEWORK

Magdalena, Hilyah
Abstract: Abstract: College libraries are built and designed based on the needs of the academic community to support learning, research, and community service. Management of higher education institutions in Indonesia refers to Organizing… anizing libraries in Indonesia is regulated in National Library Director Regulation No. 13 of 2017. College libraries currently use information technology to support operations. To assess the alignment of a university's goal of providing a library that complies with information technology regulations and management, library management needs to be audited. At the ISB Atma Luhur library, audits were carried out using the COBIT 4.1 framework. especially in the Acquire and Implement (AI) domain. The AI domain is a domain that assesses whether plans have been successfully acquired and implemented. This research uses interview and questionnaire methods as primary data source data collection media. The respondents involved were the head of the library and the ISB Atma Luhur library staff. The results of data processing show that the AI domain is at 2,754 with a maturity level of 3-Define Process. Of the 7 control objectives under the AI domain, AI4 Anable Operation and Use is the highest control objective with 3.28. Meanwhile, the lowest control objective is AI2 Acquire and maintain application software with 2.50.             Keywords: acquire and implement COBIT 4.1; college library ; information systems audit.     Abstrak: Perpustakaan perguruan tinggi dibangun dan dirancang berdasarkan kebutuhan civitas akademika untuk menunjang pembelajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Pengelolaan perguruan tinggi di Indonesia mengacu pada Penyelenggaraan perpustakaan di Indonesia diatur dalam Peraturan Kepala Perpustakaan Nasional Nomor 13 Tahun 2017. Perpustakaan perguruan tinggi saat ini sudah memanfaatkan teknologi informasi untuk menunjang operasionalnya. Untuk menilai keselarasan tujuan perguruan tinggi dalam menyediakan perpustakaan yang sesuai dengan regulasi dan pengelolaan teknologi informasi, maka pengelolaan perpustakaan perlu dilakukan audit. Pada perpustakaan ISB Atma Luhur, audit dilakukan dengan menggunakan framework COBIT 4.1. khususnya di domain Acquire and Implement (AI). Domain AI adalah domain yang menilai apakah rencana telah berhasil diperoleh dan diterapkan. Audit sistem informasi perpustakaan ini bertujuan untuk menilai keselarasan rencana dan akuisisi impelentasi sistem untuk meningkatkan layanan perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan angket sebagai media pengumpulan data sumber data primer. Responden yang terlibat adalah kepala perpustakaan dan staf perpustakaan ISB Atma Luhur. Hasil pengolahan data menunjukkan domain AI berada pada angka 2.754 dengan tingkat kematangan 3-Define Process. Dari 7 tujuan pengendalian dalam domain AI, AI4 Anable Operation and Use merupakan tujuan pengendalian tertinggi dengan nilai 3,28. Sedangkan tujuan pengendalian terendah adalah AI2 Memperoleh dan memelihara perangkat lunak aplikasi dengan nilai 2,50.   Kata kunci: acquire and implement COBIT 4.1.; audit sistem informasi; perpustakaan perguruan tinggi.

EVALUATING LABORATORY WEBSITE USABILITY THROUGH THE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS)

Ma'wa, Safarah Putri, Damayanti, Friska, Etruly, Niki
Abstract: Abstract: The Manual Drawing Laboratory and Computer Laboratory of the Furniture Design Study Program are some of the infrastructures used to support learning and practicum in the Polytechnic of Furniture Industry and Wood… od Processing. Services at these two laboratories utilize the Laboratory website which can be accessed publicly via the address https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, in which the purpose of developing the website is to simplify the process for stakeholders to access information regarding practicum activities conducted in the laboratories. Ease of access to this information needs to be evaluated, especially related to usability on the website. The evaluation of the laboratory website's usability is performed using the System Usability Scale (SUS) method, which provides a structured approach to measuring the effectiveness and user experience of the website. It is hoped to obtain a representation of the user's experience of the function and appearance of the laboratory website as advice on what features might be developed to improve the services. According to the results of data processing from 44 respondents, the average SUS score was 59.32. Based on this score, the Acceptability Range category is still in the marginal range, meaning there are still several things that need to be corrected or improved so the website can help in the daily operational activities of the laboratory.             Keywords: laboratory; SUS; usability; user; website     Abstrak: Laboratorium Gambar dan Laboratorium Komputer Program Studi Desain Furnitur merupakan sarana penunjang praktikum di Politeknik Industri Furnitur dan Pengolahan Kayu. Pelayanan pada kedua laboratorium ini telah memanfaatkan website yang dapat diakses secara publik melalui alamat https://labdesainfurnitur.poltek-furnitur.ac.id/, pemanfaatan website bertujuan untuk memudahkan para pengguna dalam memperoleh informasi seputar kegiatan praktikum di laboratorium di setiap waktu. Adanya pemanfaatan teknologi informasi tersebut perlu dievaluasi untuk mengetahui kegunaan website bagi para pengguna serta sebagai masukan untuk pengelola laboratorium dalam mengembangkan website di masa mendatang. Evaluasi website laboratorium dilakukan dengan metode System Usability Scale (SUS). Melalui evaluasi kegunaan pada website laboratorium diharapkan diperoleh representasi pengalaman pengguna terhadap fungsi dan tampilan website laboratorium dan diperoleh saran fitur-fitur yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan pelayanan di laboratorium. Data yang diperoleh sebanyak 44 responden menghasilkan skor SUS dengan rata-rata 59,32. Berdasarkan skor tersebut, rentang akseptabilitas website masih berada pada rentang marginal, sehingga masih ada beberapa fitur yang perlu ditingkatkan agar website dapat membantu kegiatan operasional laboratorium sehari-hari.   Kata kunci: kegunaan; laboratorium; pengguna; SUS; website

IMPLEMENTATION OF THE PREFERENCE SELECTION INDEX (PSI) METHOD IN COURIER PARTNER RECRUITMENT

Wardana, Aji, Putri, Raissa Amanda
Abstract: Abstract: One of the keys to the success of a company or agency in achieving certain goals is the workforce. However, finding the ideal partner that suits the needs of the organization or agency is difficult. Therefore,… the selection of suitable potential partners is very important in order to be able to recruit partners who are competent in their fields and meet the company's expectations and meet all stages carried out by the organization. The Preference Selection Index method is the method used in selecting employees. The option that returns the highest Preference Index value after all criteria and alternatives have been calculated is the best option, or options selected. Based on research findings, Andreyanto Wijaya's alternative is the best alternative to be chosen as the company's partner with the highest score, which is 0.95346. Keywords: decision support system; PSI; recruitment; partner   Abstrak: Salah satu kunci keberhasilan suatu perusahaan atau instansi dalam mencapai tujuan tertentu adalah tenaga kerjanya. Namun, menemukan Mitra ideal yang sesuai dengan kebutuhan organisasi atau instansi memang sulit. Oleh karena itu, pemilihan calon Mitra yang sesuai sangatlah penting agar dapat merekrut mitra yang berkompeten di bidangnya dan memenuhi harapan perusahaan serta memenuhi seluruh tahapan yang dilakukan oleh organisasi. Metode Preference Selection Index adalah metode yang digunakan dalam menseleksi pegawai. Pilihan yang menghasilkan nilai Indeks Preferensi tertinggi setelah semua kriteria dan alternatif dihitung adalah pilihan terbaik, atau pilihan yang terpilih. Berdasarkan temuan penelitian, alternatif Andreyanto Wijaya merupakan alternatif terbaik untuk dipilih menjadi mitra untuk perusahaan dengan skor tertinggi yaitu 0,95346.   Kata Kunci : sistem pendukung keputusan; PSI; rekrutmen; mitra