Abstract:Abstract: The number of applicants for scholarship recipients is many, so in the registration process, the scholarship provider provides several requirements that students must meet, and these requirements have criteria…
with different weight values. The number of applicants for the scholarship recipients is enormous; a Decision Support System (DSS) is needed to help the selection process be more accessible and faster and reduce errors in determining scholarship recipients. The data collection method uses interviews, observations, and literature with the waterfall's system development method. The calculation of the criteria used in developing this system is the Simple Additive Weighting (SAW) method. Comparing the final results between manual and system analyses shows that the equation is close to 100%. Still, the final results may be different because manual calculations use raw values, while system calculations use the Simple Additive Weighting (SAW) method, which compares alternatives.
.
Keywords: decision support system; scholarship; simple additive weighting
Abstrak: Pendaftar calon penerima beasiswa tidak sedikit jumlahnya, sehingga pada proses pendaftaran pihak pemberi beasiswa memberikan sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh siswa, dan persyaratan tersebut memiliki kriteria dengan nilai bobot yang berbeda-beda. Jumlah siswa yang mengajukan beasiswa sangat banyak, dan memerlukan sistem pendukung keputusan untuk mempermudah dan mempercepat proses seleksi serta mengurangi kesalahan dalam menentukan penerima beasiswa. Metode dalam mengumpulkan data menggunakan metode wawancara, observasi, dan literatur dengan metode pengembangan sistem menggunakan waterfall. perhitungan kriteria yang digunakan dalam pengembangan sistem ini adalah metode SAW (Simple Additive Weighting). Perbandingan hasil akhir antara perhitungan manual dan sistem menunjukkan persamaan mendekati 100%, namun hasil akhir bisa saja berbeda karena perhitungan manual menggunakan nilai mentah, sedangkan perhitungan sistem menggunakan metode SAW (Simple Additive Weighting) yang perhitungan dengan cara membandingkan alternatif.
Kata kunci: beasiswa; simple additive weighting; sistem pendukung keputusan
Abstract:Abstract: lThis study describes the INLA Goes to School Gymnastics activities which have temporarily not been running for a year due to the pandemic. Therefore, this study makes analysis and design which will later be made…
de into applications for further research so that INLA goes to school Gymnastics activities can be carried out again during a pandemic and after a pandemic. lAugmented Reality is a technology that allows users to see a combination of real and virtual objects in a real environment and run in real time or realtime. lIn this study, the author makes a 3-dimensional animation design to make it look more attractive and increase interest in using the INLA Goes to School Augmented Reality Gymnastics application. The INLA Goes to School Gymnastics Application Based on Augmented Reality was created using the Unity application and in the animation stage using the Blender application.
Keywords: analysis; Android; application; augmented reality; INLA
Abstrak: 1Penelitian ini mendeskripsikan tentang kegiatan Senam INLA Goes to School yang sementara belum berjalan selama setahun dikarenakan oleh pandemi. Maka dari itu penelitian ini membuat Analisa dan desain yang nantinya akan dibuatkan aplikasi dipenelitian selanjutnya agar kegiatan Senam INLA goes to school dapat dilakukan kembali disaat pandemic dan sesudah pandemi. Augmented Reality merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna melihat gabungan benda nyata dan maya di lingkungan yang nyata dan berjalan pada waktu yang nyata atau realtime. 1lDalam penelitian ini, dapat membuat desain animasi 3 dimensi agar tampilan lebih menarik dan menambah minat dalam penggunaan aplikasi Augmented Reality Senam INLA Goes to School. 1Aplikasi Senam INLA Goes to School Berbasis Augmented Reality ini dibuat dengan menggunakan aplikasi Unity dan dalam tahap animasi menggunakan aplikasi Blender.
Kata kunci: analisis; android; aplikasi; augmented reality; INLA
Abstract:Abstract: The entry of Covid-19 into Indonesia has caused many people to be affected, for example is delay in many activities and the increasing spread of the virus that affects public panic. One way to prevent the spread…
d of the virus is the vaccination. Vaccination is the process of administering the vaccine that is useful for providing immunity to a certain disease in a person’s body. With vaccination, it will strengthen the community’s immune system. To make it easier for the public, vaccination registration can be done online now. Filling in the data can be done from home, so that it does not cause long queues that allow the risk of new clusters. The public will get proof of registration, which must be screenshots in the form of a barcode accompanied by a queue number and any prerequisites that must be brought when they come to. On the other hand, it will also be easier for health workers to confirm the suitability of the registered data with the person who came for the vaccine. The research used is descriptive research with observational and interview methods. The design of this system using the web with PHP programming language and MySQL database.
Keywords: information system; registration; vaccination
Abstrak: Masuknya Covid-19 ke Indonesia menyebabkan banyaknya masyarakat yang terkena dampaknya, contohnya yaitu terhambatnya banyak aktivitas dan meningkatnya penyebaran virus mempengaruhi kepanikan masyarakat. Salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus ini adalah dengan melakukan vaksinasi. Vaksinasi adalah proses pemberian vaksin yang berguna untuk memberikan kekebalan terhadap suatu penyakit tertentu ke dalam tubuh seseorang. Dengan adanya vaksinasi, maka akan memperkuat sistem imun masyarakat. Untuk mempermudah masyarakat maka saat ini pendaftaran vaksinasi dapat dilakukan secara online. Pengisian data dapat dilakukan dari rumah, agar tidak menyebabkan antrian panjang yang memungkinkan adanya resiko cluster baru. Masyarakat akan mendapatkan bukti pendaftaran yang harus di screenshoot berupa barcode disertai nomor antrian dan persyaratan apa saja yang wajib dibawa saat akan datang melakukan vaksinasi. Di sisi lain, petugas kesehatan pun akan lebih mudah dalam mengonfirmasi kesesuaian data yang terdaftar dengan orang yang datang melakukan vaksin. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriprif dengan metode observasional dan wawancara. Perancangan sistem ini dilakukan menggunakan web dengan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL.
Kata Kunci: registrasi; sistem informasi; vaksin
Abstract:Abstract: To increase the Electronic-Based Government System (SPBE) maturity level and comply with Presidential Regulation no. 95 of 2018, the Sukabumi Regency Government needs to standardize the SPBE design to be implemented…
ented appropriately integrated with utilizing technological advances optimally. One of the frameworks used to design the SPBE architecture is using the Enterprise Architecture (EA). EA aims to meet the gap between the needs of stakeholders and the availability of government administration services. The journal's focus on the design of this SPBE EA is on the SPBE Service Domain in the Electronic-Based Government Administration Service. The design is carried out using a combination of references to the SPBE Presidential Regulation and the National SPBE Master Plan Attachment and one of the main components of the EA framework, namely TOGAF ADM. This design produces an output in the form of an Electronic-Based Government Administration Service Catalog. It is expected to be used as a reference in developing technology in the Regency Government Sukabumi both from practical contributions and academic contributions.
Keywords: Enterprise Architecture; Service Architecture; SPBE; TOGAF ADM
Abstrak: Dalam rangka meningkatkan tingkat kematangan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) dan mematuhi Peraturan Presiden No. 95 Tahun 2018, Pemerintah Kabupaten Sukabumi perlu melakukan standarisasi terhadap perancangan SPBE agar dapat terimplementasi dan terintegrasi dengan baik dalam memanfaatkan kemajuan teknologi secara optimal. Salah satu kerangka kerja yang bisa digunakan untuk merancang Arsitektur SPBE yaitu menggunakan Enterprise Architecture (EA). EA bertujuan untuk memenuhi kesenjangan antara kebutuhan pemangku kepentingan dengan ketersediaan layanan administrasi pemerintahan. Fokus jurnal pada perancangan EA SPBE ini yaitu pada Domain Layanan SPBE di bagian Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik. Perancangan yang dilakukan memanfaatkan kombinasi antara referensi pada Perpres SPBE dan Lampiran Rencana Induk SPBE Nasional serta salah satu komponen utama framework EA yaitu TOGAF ADM. Perancangan ini menghasilkan keluaran berupa Katalog Layanan Administrasi Pemerintahan Berbasis Elektronik dan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam melakukan pengembangan teknologi di Pemkab. Sukabumi baik dari kontribusi praktis maupun kontribusi akademik.
Kata kunci: Arsitektur Layanan; Enterprise Architecture; SPBE; TOGAF ADM
Abstract:Abstract: In an effort to control the rate of the spread of Covid-19, the Governor of Sumatera Utara detailed-right of instructions written to perform the extension of PPKM Mikro. One of the scenarios control that is used…
d to perform the contact tracing. Many countries have managed to implement technology-based applications as a tool to do contact tracing to the victims who are exposed. On the one hand, the use of application is very helpful in reducing the rate of transmission of Covid-19. But on the other hand, concerns against the use of user data that is secret to be its own obstacles. This study aims to create a tracing system contact Covid-19 using the QR Code. QR Code technology is selected because it can be used as a tracing tool contact without need to take the user's location data confidential. This system developed by applying the waterfall model. The results of the research show that the tracing system contact Covid-19 without using the privacy data of the user is successfully created with the use of QR Code technology is web-based. Using the method of blackbox testing, the results of the test the functionality of the system running well.
Keywords: Contact Tracing, Covid-19; QR Code; Waterfall; Web
Abstrak: Dalam upaya mengendalikan laju penyebaran Covid-19, Gubernur Sumatera Utara mengeluarkan instruksi tertulis untuk melakukan perpanjangan PPKM Mikro. Salah satu skenario pengendalian yang digunakan adalah dengan melakukan pelacakan kontak (contact tracing). Beberapa negara telah berhasil mengimplementasikan teknologi berbasis aplikasi sebagai alat untuk melakukan pelacakan kontak terhadap korban yang terpapar. Disatu sisi, penggunaan aplikasi sangat membantu dalam menekan laju penularan Covid-19. Namun disisi lain, kekhawatiran terhadap penggunaan data pengguna yang bersifat rahasia menjadi hambatan tersendiri. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem pelacakan kontak Covid-19 menggunakan QR Code. Teknologi QR Code dipilih karena dapat digunakan sebagai alat pelacakan kontak tanpa perlu mengambil data lokasi pengguna yang bersifat rahasia. Sistem ini dikembangkan dengan menerapkan model waterfall. Hasil peneltian menunjukkan bahwa sistem pelacakan kontak Covid-19 tanpa menggunkan data privasi pengguna berhasil dibuat dengan menggunkan teknologi QR Code yang berbasis web. Dengan mengguna metode blackbox testing, hasil dari uji fungsionalitas sistem berjalan dengan baik.
Kata kunci: Covid-19; Pelacakan Kontak; QR Code, Waterfall, Web
Abstract:Abstract: In this research, a prediction system has been successfully developed to predict whether or not a prospective money borrower will run smoothly. Prospective borrowers who will borrow, some of the data that meet…
the criteria will be inputted by the office clerk into a prediction application system interface to be processed using the Data Mining method, namely the K-Nearest Neighbor Algorithm with the Codeigniter programming language 3. The results of the Euclidean calculation process are based on predetermined criteria Between training data (training) to testing data (test) will be displayed with a table that has been sorted from smallest to largest containing 9 closest neighbors according to the K value that has been determined, namely 9. The nine neighbors will be taken the dominant category. This dominant category can be used as a guideline that makes it easier for the leader to make a decision on the next borrower.
Keywords: Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor; Prospective Borrowers;
Abstrak: Dalam penelitian ini telah berhasil dibuat sebuah sistem prediksi untuk memprediksi lancar atau tidak lancarnya seorang calon peminjam uang. Calon peminjam uang yang akan meminjam, sebagian datanya yang memenuhi kriteria akan diinputkan petugas kantor ke dalam sebuah interface sistem aplikasi prediksi untuk diolah menggunakan metode Data Mining yaitu Algoritma K-Nearest Neighbor dengan bahasa pemrograman Codeigniter 3. Hasil proses perhitungan Euclidean berdasarkan kriteria yang sudah ditentukan antara data training (latih) ke data testing (uji) tersebut akan ditampilkan dengan sebuah tabel yang sudah diurutkan dari yang terkecil ke terbesar berisi 9 tetangga terdekat sesuai dengan nilai K yang sudah ditentukan yaitu 9. Sembilan tetangga tersebut akan diambil kategori yang dominan. Kategori yang dominan tersebut bisa dijadikan suatu pedoman yang memudahkan pimpinan dalam mengambil sebuah keputusan kepada calon peminjam selanjutnya.
Kata kunci: Debitur; Data Mining; Euclidean; K-Nearest Neighbor
Abstract:Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Tempat Pembuangan Sementara (Sampah) yang ada di kecamatan pamekasan. Manfaat pada penelitian ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kebersihan dilingkungan…
ilingkungan sekitar dan tershindar dari segala penyakit dan dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memberikan pelayanan lebih baik lagi terhadap masyarakat. Khususnya untuk membangun Tempat Pembuangan Sementara (Sampah) yang ada dikecamatan pamekasan. Metode penelitian kualitatif deskriptif ini dengan pengumpulan data, wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian berupa tempat sampah sementara, pembuangan samentara (sampah) berdasarkan hasil penelitian kriteria penempatan TPS / TPS 3R sudah sesuai dalam pasal 20 permen PU nomer 03/PRT/M/2013, maka di temukan 12 desa untuk penempatan TPS yang ada di kecamatan pamekasan, dengan jumlah tempat sampah 77 TPS.
Kata Kunci: Lingkungan; Penentuan; SIG; (Sampah) TPS
Abstract: This study aims to determine the Temporary Disposal Place (Garbage) in Pamekasan sub-district. The benefits of this study can increase public awareness about the importance of cleanliness in the surrounding environment and avoid all diseases and can be taken into consideration to provide better service to the community. Especially to build Temporary Disposal Sites (Garbage) in the Pamekasan sub-district. This descriptive qualitative research method uses data, observation, and documentation. The results of the study were temporary trash cans, waste disposal based on the results of the research, the criteria for placing TPS / TPS 3R were in accordance with article 20 of the PU Candy number 03 / PRT / M / 2013, so 12 villages were found to place TPS in Pamekasan sub-district , with the TOTAL 77 TPS trash cans.
Keywords: determination; environment; of GIS; TPS (waste)
Abstract:Abstract: Information on the availability of marine fish culture seeds is very important for marine fish cultivators, because availability affects prices and the sustainability of ongoing operations that require a supply…
of marine fish. In addition, suppliers are required to be able to meet demand for supply and keep it in balance with market demand so that market prices remain stable. The most basic problem is that the order or request process carried out by marine fish cultivators is still placing orders directly at that location. In addition, the fish supply may not be sufficient. Of course, this will take a lot of time during the order or request process between marine fish cultivators and suppliers. Another problem with suppliers is that when they are ready to harvest the fish industry, they must also be able to provide it to all parties who need a supply of fish. The purpose of this research is to design and build a web-based supply and demand system for marine aquaculture products, which is expected to encourage the supply and demand process for marine aquaculture products. The method used to analyze needs / needs in this study is structured analysis to obtain design results based on user needs.
Keywords: information systems; results of marine fish farming; supply and demand system.
Abstrak: Informasi tentang ketersediaan bibit budidaya ikan laut sangat penting bagi pelaku pembudidaya ikan laut, karena ketersediaan mempengaruhi harga dan keberlangsungan operasi yang sedang berlangsung yang membutuhkan pasokan ikan laut. Selain itu, pemasok dituntut untuk dapat memenuhi permintaan penawaran dan menjaganya tetap seimbang dengan permintaan pasar agar harga pasar tetap stabil. Permasalahan yang paling mendasar adalah proses order atau request yang dilakukan oleh pembudidaya ikan laut masih melakukan order langsung ditempatkan di lokasi tersebut. Selain itu, pasokan ikan mungkin tidak mencukupi. Tentunya hal ini akan menyita banyak waktu saat proses pemesanan atau request antara pelaku pembudidaya ikan laut dan supplier. Masalah lain dengan pemasok adalah ketika mereka siap memanen industri ikan, mereka juga harus bisa menyediakannya kepada semua pihak yang membutuhkan pasokan ikan. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membangun sistem supply and demand produk budidaya ikan laut berbasis web, yang diharapkan dapat mendorong proses supply and demand produk budidaya ikan laut. Metode yang digunakan untuk menganalisis kebutuhan / kebutuhan dalam penelitian ini adalah analisis terstruktur untuk mendapatkan hasil perancangan berdasarkan kebutuhan pengguna.
Kata kunci: sistem informasi; supply and demand system; hasil budidaya ikan laut.
Abstract:Abstract: Higher education is an institution engaged in services that provides services to internal and external consumers consisting of students, stakeholders and alumni both academically and non academically. The services…
ces provided determine the satisfaction of consumers. Higher education values are manifested in the form of accreditation. The value of accreditation is expected to be in accordance with the quality culture that runs in universities. To ensure customer satisfaction, universities must always evaluate the service policies provided based on established university standards. Evaluation is done by conducting an internal university quality audit. In the future, this activity will be routinely carried out to ensure that activities in higher education are in accordance with the standards set as a process for implementing a higher education quality culture. This is expected to be able to encourage the superior value of higher education accreditation by conducting analysis, costs and providing advice to support decisions by the highest leadership. The application of this framework analysis uses the Actor Network Theory approach to see the relationship between actors in the application of information technology so that the resulting information system is acceptable and in accordance with existing business processes at universal universities. The results of this study are a framework for making information systems based on the results of web-based ANT analysis.
Keywords: actor network theory; audit; iaps 4.0; it framework; internal quality of PT
Abstrak: Perguruan tinggi merupakan suatu lembaga yang bergerak dibidang jasa yang memberikan pelayanan kepada para konsumen internal dan eksternal yang terdiri dari mahasiswa, stakeholder dan alumni baik secara akademik dan non akademik. Pelayanan yang diberkan menentukan kepuasan para kosumen. Nilai perguruan tinggi diwujudkan dalam bentuk akreditasi. Nilai akreditasi diharapkan sesuai dengan budaya mutu yang berjalan didalam pergurua tinggi. Untuk menjamin kepuasan konsumen maka, perguruan tinggi harus selalu melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelayanan yang diberikan berdasarkan standar perguruan tinggi yang ditetapkan. Evaluasi dilakukan dengan cara melakukan kegiatan audit mutu internal perguruan tinggi. Kegiatan ini kedepannya secara rutin dilakukan untuk memastikan aktivitas didalam perguruan tinggi sesuai dengan standar yang ditetapkan sebagai proses untuk menerapkan budaya mutu perguruan tinggi. Hal ini diharapkan mampu mendorong nilai unggul akreditasi perguruan tinggi dengan melakukan analisis, penilaian dan pemberian saran sebagai pendukung pengambilan keputusan oleh pimpinan tertinggi. Penerapan analisis kerangka kerja ini menggunakan pendekatan Actor Network Theory untuk melihat hubungan antara actor dalam penerapan teknologi informasi sehingga system informasi yang dihasilkan dapat diterima dan sesuai dengan bisnis proses yang ada pada universitas universal. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah kerangka pikir untuk pembuatan system informasi berdasarkan hasil analisis ANT berbasis web.
Kata kunci: actor network theory; audit; iaps 4.0; kerangka kerja ti; mutu internal PT
Abstract:Abstract: DNS plays a vital role in the operation of services on the internet. Almost all services on the internet are under DNS control, such as email, FTP, web apps, etc. So, it is not surprising that various malicious…
activities involve DNS services such as financial fraud, phishing, malware, and malicious activity, etc. Fortunately, in DNS there is a record with the name time to live which can be used to detect a query or the address accessed from the user is a normal query or an abnormal query. Therefore, the purpose of this study is to determine the correlation value between time to live and abnormal queries on passive DNS data using the Binary Logistic Regression model. The results showed that the Binary Logistic Regression method could model the correlation between TTL, elapsed, and bytes which have an optimal model F1 Score of 0.9997 and also have a condition close to the ideal state by using the Precision-Recall Curve (PRC) graph plot.
Keywords: Binary Logistic Regression; DNS Passive; Precision-Recall Curve (PRC); Query Abnormal
Abstrak: DNS memegang peranan yang vital di dalam berjalanya service di internet. Hampir seluruh layanan di internet berada di bawah kendali DNS seperti email, ftp, app web dll. Jadi, tidak mengherankan bahwa berbagai kegiatan jahat melibatkan layanan DNS seperti financial fraud, phising, malware dan aktivitas malicious dll. Untungnya, di dalam DNS tersimpan sebuah record dengan nama time to live yang dapat digunakan untuk mendeteksi sebuah query atau alamat yang diakses dari user tersebut bersifat query normal atau query tidak normal. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai korelasi antara time to live dengan query tidak normal pada data passive DNS dengan menggunakan model Binary Logistic Regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Binary Logistic Regression dapat memodelkan korelasi antara TTL, elapsed dan bytes yang memiliki model optimal F1 Score sebesar 0.9997 dan juga memiliki kondisi hampir mendekati keadaan ideal dengan menggunakan plot grafik Precision Recall Curve (PRC).
Kata kunci: Binary Logistic Regression; DNS Passive; Precision-Recall Curve (PRC); Query Abnormal