Abstract:Abstract: The cigarette industry is a sector that contributes significantly to state revenue through taxes and excise. This study aims to apply the Fuzzy C-Means method to cluster cigarette consumption and sales data to…
predict potential sales profits and projected excise revenues. The data used is secondary data obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and the Ministry of Finance. The research process includes data collection, pre-processing, analysis using the Fuzzy C-Means algorithm, and implementation of a web-based system using PHP and MySQL. The results show that the Fuzzy C-Means method is capable of grouping cigarette consumption data into several clusters, such as "very profitable," "quite profitable," and "less profitable." This model can assist industry and government players in formulating pricing strategies, excise policies, and production planning based on more accurate data.
Keywords: Fuzzy C-Means, Clustering, Profit Prediction, Data Mining, PHP, MySQL.
Abstrak: Industri rokok merupakan salah satu sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap penerimaan negara melalui pajak dan cukai. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode Fuzzy C-Means dalam melakukan pengelompokan (clustering) terhadap data konsumsi dan penjualan rokok guna memprediksi potensi keuntungan penjualan serta proyeksi penerimaan cukai. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Kementerian Keuangan. Proses penelitian meliputi tahapan pengumpulan data, pra-pemrosesan, analisis dengan algoritma Fuzzy C-Means, serta implementasi sistem berbasis web menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Fuzzy C-Means mampu mengelompokkan data konsumsi rokok menjadi beberapa klaster, seperti kelompok “sangat menguntungkan”, “cukup menguntungkan”, dan “kurang menguntungkan”. Model ini dapat membantu pelaku industri dan pemerintah dalam merumuskan strategi penetapan harga, kebijakan cukai, serta perencanaan produksi berbasis data yang lebih akurat.
Kata Kunci: Fuzzy C-Means, Clustering, Prediksi Keuntungan, Data Mining, PHP, MySQL.
Abstract:Abstract: This study aims to analyze the effectiveness of applying Holland’s Theory in enhancing the career decision-making maturity of high school students. The research employs a qualitative method using a literature review…
review approach, in which data were collected by examining various national and international studies published within the last five years, focusing on the influence of Holland’s theory on adolescents’ career maturity. Based on the analysis of several studies (Fitriyah et al., 2023; Desvikayati et al., 2022; Jiman & Dharsana, 2024; Tarmuzi et al., 2024), the findings indicate that Holland’s theory is effective in helping students develop self-understanding, identify their personality types based on the RIASEC model, and align them with appropriate occupational environments. Interventions derived from this theory—such as individual career counseling, interest and personality assessments, and career information services—significantly contribute to improving students’ career maturity. However, its effectiveness is influenced by contextual factors, including school and family support as well as the availability of valid assessment instruments. This review concludes that Holland’s theory remains relevant and adaptable to the dynamics of the modern world of work and can serve as a conceptual foundation for developing career guidance services in secondary education.
Keyword: Holland's theory, career maturity, career decision making, high school students
Abstrak: Penerapan teori Holland dalam meningkatkan kematangan pengambilan keputusan karir pada siswa sekolah menengah atas (SMA), penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, atau disebut juga literature review. Data dikumpulkan dengan meninjau berbagai penelitian nasional dan internasional yang terbit dalam kurun waktu lima tahun terakhir, yang berfokus pada teori Holland tentang kematangan karir remaja. Beberapa kajian teori dari berbagai studi (Fitriyah et al., 2023; Desvikayati et al., 2022; Jiman & Dharsana, 2024; Tarmuzi et al., 2024), teori Holland terbukti efektif dalam membantu siswa memahami diri (self-understanding), mengenali jenis kepribadian berdasarkan model RIASEC, dan menyesuaikannya dengan lingkungan pekerjaan yang sesuai. Konseling karir individual, asesmen minat dan keperibadian, dan layanan informasi karir adalah intervensi berbasis teori ini yang meningkatkan kematangan karir siswa. Namun demikian, efektivitasnya dipengaruhi oleh faktor kontekstual, seperti dukungan sekolah, keluarga, serta ketersediaan instrumen asesmen yang valid. Studi ini menunjukan bahwa teori Holland masih relevan dan dapat disesuaikan dengan perubahan dunia kerja modern, oleh karena itu, dapat digunakan sebagai landasan konseptual untuk membangun layanan bimbingan karir disekolah menengah.
Kata kunci: teori Holland, kematangan karir, pengambilan keputusan karir, siswa SMA
Abstract:Abstract: The decline in students’ reading and writing literacy interest has become a major challenge for teachers in today’s education world. Although reading and writing literacy are fundamental skills that play a crucial…
crucial role in learning and intellectual development, many students show a low level of interest in reading and writing activities. This study aims to determine the level of literacy interest among students of SMK Negeri 1 Tarakan. The findings indicate that students’ low engagement in literacy activities is caused by several factors, such as limited access to relevant and appealing reading materials, low parental support, and less engaging teaching methods. By understanding the factors that contribute to this decline in literacy interest, it is expected that appropriate solutions can be developed to enhance students’ reading and writing motivation in schools, thereby improving the overall quality of education in the future. Therefore, the researcher proposes the use of wall magazines (majalah dinding or madding) as an implementation strategy to improve students’ reading and writing literacy skills.
Keywords: literacy, wall magazine, SMKN 1 Tarakan
Abstrak: Penurunan minat literasi baca tulis siswa menjadi sebuah tantangan besar bagi seorang guru di dunia Pendidikan saat ini. Meskipun literasi baca tulis merupakan keterampilan dasar, sangat penting dalam proses pembelajaran dan perkembangan intelektual, banyak siswa yang menunjukkan rendahnya minat terhadap aktivitas membaca dan menulis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar minat lietrasi siswa SMK Negeri 1 Tarakan, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi disebabkan oleh beberapa hal, seperti kurangnya akses terhadap bahan bacaan yang relevan dan menarik, rendahnya dukungan dari orang tua, serta metode pembelajaran yang kurang menarik. Dengan memahami faktor-faktor penyebab rendahnya minat literasi baca tulis ini, diharapkan dapat ditemukan solusi yang tepat untuk meningkatkan minat baca tulis siswa di sekolah, sehingga dapat menunjang kualitas pendidikan yang lebih baik di masa depan. Maka dari itu peneliti mengemukakan madding sebagai implementasi siswa dalam meningkatkan literasi baca tulis siswa.
Kata kunci: literasi, madding, SMKN 1 Tarakan
Abstract: Abstract: Availability of motorcycle spare parts in CV. Solid Mandiri Cemerlang must be monitored to avoid product shortages. The problem that occurs in reporting regarding Most of the items purchased by Most of the customers…
customers is under control. Processing incoming and outgoing goods that are not processed by the system requires goods management techniques. The more complete the types of spare parts, customer needs will be met. The collection of available spare parts will be divided into several groups to get the spare parts that customers have purchased the most for each transaction. Data mining is sourced from raw database. This causes problems in databases which tend to be dynamic, complete and large. The K-means Clustering algorithm is capable and effective for finding clusters in data. This calculation will determine the number of clusters at the calculation center and the maximum iteration of data that has been entered into the system. The purpose of implementing the K-means algorithm is to find the value of the goods purchased by the majority of customers so that it makes it easier to provide spare parts. The results of the k-means calculation: C1 (high) has 9 items, C2 (low) has 1 items.
Keyword: Motorcycle Parts, K-Means, Cluster
Abstrak: Ketersediaan suku cadang sepeda motor di CV. Solid Mitra Cemerlang harus dimonitor untuk menghindari kekosongan barang. Masalah yang terjadi dalam pelaporan mengenai Sebagian besar barang yang dibeli oleh Sebagian besar pelanggan menjadi kendali. Mengolah barang masuk dan keluar yang tidak diproses dengan sistem membutuhkan teknik mengelola barang. Semakin lengkap jenis-jenis suku cadang, kebutuhan pelanggan akan terpenuhi. Pengumpulan suku cadang yang tersedia akan dibagi menjadi beberapa kelompok untuk mendapatkan suku cadang yang paling banyak dibeli pelanggan untuk setiap transaksi. Penambangan data bersumber dari basis data mentah. Hal ini menyebabkan masalah dalam database yang cenderung dinamis, lengkap dan besar. Algoritma K-means Clustering mampu dan efektif untuk menemukan cluster dalam data. Pada perhitungan ini akan menentukan jumlah cluster pada pusat perhitungan dan iterasi maksimum data yang telah dimasukkan kedalam sistem. Tujuan dari penerapan algoritma K-means adalah untuk menemukan nilai dari barang yang dibeli oleh Sebagian besar pelanggan sehingga memudahkan untuk menyediakan suku cadang. Hasil perhitungan k-means: C1 (tinggi) ada 9 barang, C2 (rendah) ada 1 barang.
Kata kunci: Suku Cadang Sepeda Motor, K-Means, Cluster
Abstract:Abstract: The relevant units at Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport conduct surveillance on the airside which aims to build compliance from GSE operators to the SOP on the airside. In its supervision,…
sion, there are still several violations that occur in the airside area of Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan International Airport that are not in accordance with the Standard Operating Procedure (SOP) that has been implemented. This happens because the ground handling personnel are not maximized in complying with the SOP and there are other contributing factors. Another contributing factor is the negligence of Ground Handling as the owner or service provider related to the maintenance and procurement of ground service support equipment / Ground Support Equipment (GSE) is not feasible but still used in service. Aircraft ground service support equipment / GSE is an important factor for the smooth process of aircraft service on the ground, so it is necessary to pay attention to its feasibility condition by maintaining, repairing and replacing equipment that is not feasible until it is feasible to use. The type of research used in this research is a combination method with data collection techniques using observation, interviews, documentation and questionnaires. The results of this study indicate that in order to minimize the level of violations committed in the airside area, it is necessary to have simultaneous or periodic checks carried out by the AMC unit with a random schedule, The need for socialization of operating procedures and the feasibility of aircraft ground service support equipment / GSE and about minimizing violations and accidents on the air side (Ramp Safety Campaign) and taking firm action against operators and Ground Handling as owners or service providers who violate in the hope that operators and Ground Handling companies as owners or service providers can comply with the rules set by the Airport so as to facilitate the service process and can minimize accidents and safety on the air side
Keyword: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Supervision of movement of GSE vehicles and equipment, SOP compliance on the airside
Abstrak: Unit terkait di Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan melakukan pengawasan pada sisi udara (Airside) yang bertujuan untuk membangun kepatuhan dari operator GSE terhadap SOP di sisi udara. Dalam pengawasannya masih ditemukan beberapa pelanggaran yang terjadi di area sisi udara Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan yang belum sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) yang telah berlakukan. Hal ini terjadi karena belum maksimal nya personel ground handling dalam mematuhi SOP dan adanya faktor penyebab lainnya. Faktor penyebab lainnya adalah kelalaian dari pihak Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan terkait dengan perawatan dan pengadaan terhadap peralatan penunjang pelayanan darat / Ground Support Equipment (GSE) tersebut tidak laik tetapi tetap digunakan dalam pelayanan. Peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE merupakan faktor penting untuk kelancaran proses pelayanan pesawat udara di darat, sehingga perlu diperhatikan kondisi kelaikannya dengan cara merawat, memperbaiki dan mengganti peralatan yang tidak laik hingga laik untuk digunakan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kombinasi dengan Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi dan kuisoner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa guna meminimalisir tingkat pelanggaran yang dilakukan di area sisi udara perlu adanya pemeriksaan secara simultan atau berkala yang dilakukan oleh unit AMC dengan jadwal yang random, perlunya dilakukannya sosialisasi tentang prosedur pengoperasian dan kelaikan peralatan penunjang pelayanan darat pesawat udara/GSE dan tentang meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan di sisi udara (Ramp Safety Campaign) serta menindak tegas kepada operator dan Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan yang melanggar dengan harapan agar operator maupun perusahaan Ground Handling sebagai pemilik atau penyedia jasa layanan dapat mematuhi peraturan yang telah di tetapkan oleh pihak Bandara sehingga dapat memperlancar proses pelayanan dan bisa meminimalisir kecelakaan serta keselamatan di sisi udara.
Kata kunci: Apron Movement Control, Ground Support Equipment, Pengawasan pergerakan kendaraan dan peralatan GSE, kepatuhan SOP di sisi udara
Abstract:Abstract: This study looks into two main things: (1) how listening skill lessons are taught using podcast-based project-based learning in class SI 1C at Universitas Royal, and (2) how well these lessons are evaluated using…
ng the same podcast-based project-based learning method. The focus of the research is on how listening skills are taught and assessed through this type of podcast-based project-based learning. The results show that using a video podcast along with the project-based learning model helps improve students' interest in learning history. The person who did the study is an Indonesian language teacher at Universitas Royal. The research used a qualitative descriptive approach. To collect data, the methods used were (1) observation, (2) interviews, and (3) document analysis. The findings show that (1) the teaching process follows the project-based learning model's structure, but some important steps are missing, like the essential question activity that should happen before other activities. (2) The evaluation of the lessons follows the project-based learning model's guidelines, but some parts are not fully considered, such as the question instructions and the scoring ranges for the items.
Kata kunci: Listening Skills; Podcast media; Project Based Learning
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dua hal, yaitu (1) bagaimana pembelajaran keterampilan menyimak dengan menggunakan media podcast berbasis project based learning di kelas SI 1C Universitas Royal dilaksanakan, dan (2) bagaimana evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak dengan media podcast berbasis project based learning dilakukan. Objek dari penelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran dan evaluasi pembelajaran keterampilan menyimak yang menggunakan media podcast berbasis model pembelajaran project based learning. Dari hasil penelitian terlihat bahwa penerapan model pembelajaran project based learning (PjBL) berbasis video podcast dapat meningkatkan motivasi belajar sejarah para mahasiswa. Subjek penelitian ini adalah dosen bahasa Indonesia di Universitas Royal. Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga metode yaitu (1) observasi, (2) wawancara, dan (3) dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pelaksanaan pembelajaran sudah sesuai dengan skenario pembelajaran berdasarkan karakteristik model project based learning, tetapi masih ada kekurangan yaitu kegiatan pertanyaan esensial yang seharusnya dilakukan lebih dulu sebelum kegiatan lain, dan (2) evaluasi pembelajaran sudah sesuai dengan prinsip model project based learning, tetapi masih ada beberapa hal yang terlewat dari perhatian dosen yaitu petunjuk soal dan rentangan skor pada soal-soal individu..
Keyword: Keterampilan Menyimak; Media Podcast; Pembelajaran Project Based Learning
Abstract:Abstract: Cloud is a metaphorical term that describes a computer network or the internet, where the cloud symbolizes a complex network system that is hidden from users. Through cloud technology, multiple computer devices…
can be combined into a single unit (cluster) and enable the creation of multiple virtual servers on a single physical device through a process called virtualization. The Pematang Serai Village Office currently does not have server network infrastructure. The situation on the ground shows that each room only has a stand-alone computer without any connection to each other. As a result, data storage in the office is not centralized, so employees often have difficulty accessing the data they need for work. To overcome this, centralized storage facilities are needed through a server. Therefore, this study aims to build a web server based on As Cloud infrastructure. The method used is an experimental method with steps including literature study, network topology design, system analysis, server design and configuration, and testing using the Ubuntu operating system. The results of the study show that the As Cloud-based web server can function well as a centralized data storage medium, and all stored data can be accessed smoothly. In conclusion, the implementation of this system is able to solve data storage problems at the Pematang Serai Village Office, so that data management becomes more organized and every employee can access data easily and efficiently.
Keywords: Application, Borrowing, Returning, Library, Website
Abstrak: Cloud merupakan istilah metaforis yang menggambarkan jaringan komputer atau internet, di mana awan (cloud) menjadi simbol dari sistem jaringan yang kompleks namun disembunyikan dari pengguna. Melalui teknologi cloud, beberapa perangkat komputer dapat digabungkan menjadi satu kesatuan (cluster) serta memungkinkan pembuatan banyak server virtual pada satu perangkat fisik melalui proses virtualisasi. Kantor Desa Pematang Serai saat ini belum memiliki infrastruktur jaringan server. Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa setiap ruangan hanya memiliki komputer yang berdiri sendiri tanpa saling terhubung. Akibatnya, penyimpanan data di kantor belum terpusat, sehingga sering kali pegawai kesulitan dalam mengakses data yang diperlukan untuk keperluan pekerjaan. Untuk mengatasi hal tersebut, dibutuhkan sarana penyimpanan terpusat melalui sebuah server. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membangun web server berbasis infrastruktur As Cloud. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan langkah-langkah meliputi studi literatur, perancangan topologi jaringan, analisis sistem, perancangan dan konfigurasi server, serta pengujian menggunakan sistem operasi Ubuntu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa web server berbasis As Cloud dapat berfungsi dengan baik sebagai media penyimpanan data terpusat, dan seluruh data yang tersimpan dapat diakses dengan lancar. Kesimpulannya, penerapan sistem ini mampu menyelesaikan permasalahan penyimpanan data di Kantor Desa Pematang Serai, sehingga manajemen data menjadi lebih teratur dan setiap pegawai dapat mengakses data dengan mudah dan efisien.
Kata kunci: Perancangan, Infrastruktur, Server, As Cloud, Ubuntu
Abstract:Abstract: In the context of Islamic Religious Education (PAI), the challenges in teaching are increasing. In Vocational High Schools, the subjects that are more emphasized or aimed at are special vocational subjects, so…
there are many models and methods that vary more to vocational subjects. The application of Islamic Religious Education learning usually uses less varied methods in the form of conventional methods such as lectures, memorization, and discussions. In this case, Islamic Education learning in vocational schools began to use technology based on artificial intelligence. This research aims to analyze the application of artificial intelligence-based adaptive learning technology in Islamic Religious Education (PAI) subjects at SMK Negeri 2 Kraksaan as well as student learning motivation and convenience for educators in the learning process. Â The method used is a descriptive qualitative approach, with the type of case study research. Data were collected through interviews, observations and documentation of PAI teachers and students. The data showed that ChatGPT and Canva AI were the most frequently used platforms. ChatGPT is used to organize materials, answer student questions, create practice questions, and become an option to find references more quickly. Canva AI is used to create visual learning aids, such as infographics and creative presentations resulting in the presentation of interesting data in the form of visual designs. The use of these two platforms has been proven to increase students' interest in learning and help teachers prepare materials more efficiently. However, there are still some challenges, such as teachers and students need to be more careful with the validity of the information obtained, digital literacy training for teachers, and the need for supervision so that students do not rely too much on AI.
Â
Keywords: Artificial Intelligence, Adaptive Learning Technology, Islamic Religious Education.
Â
Abstrak: Dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI), tantangan dalam pengajaran semakin meningkat. Pada Sekolah Menengah Kejuruan mata pelajaran yang lebih ditekankan atau yang lebih ditujukan adalah mata pelajaran khusus kejuruan, sehingga banyak model dan metode yang bervariatif lebih kepada mata pelajaran kejuruan. Penerapan pembelajaran Pendidikan Agama Islam biasanya menggunakan metode yang kurang bervariatif berupa metode konvensional seperti ceramah, hafalan, dan diskusi. Dalam hal ini pembelajaran PAI di SMK mulai menggunakan teknologi berbasis artifical intelligence. Melalui penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teknologi pembelajaran adaptif berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence) pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Kraksaan serta motivasi belajar siswa dan kemudahan bagi pendidik dalam proses pembelajaran. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan jenis penelitian studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi terhadap guru PAI dan siswa. Dari data tersebut dapat menunjukkan bahwa ChatGPT dan Canva AI adalah platform yang paling sering digunakan. ChatGPT digunakan untuk menyusun materi, menjawab pertanyaan siswa, membuat soal Latihan, dan menjadi pilihan untuk mencari referensi dengan lebih cepat. Canva AI digunakan untuk membuat alat bantu pembelajaran visual, seperti infografis dan presentasi kreatif sehingga menghasilkan penyajian data yang menarik dalam bentuk desain visual. Penggunaan kedua platform ini telah terbukti dapat meningkatkan minat belajar siswa dan membantu guru menyiapkan materi dengan lebih efisien. Namun, masih terdapat beberapa tantangan yaitu guru dan siswa harus lebih berhati-hati dengan kevalidan informasi yang didapat, pelatihan literasi digital kepada guru, dan perlunya pengawasan agar siswa tidak terlalu bergantung pada AI.
Â
Kata Kunci: Artificial Intelligence, Teknologi Pembelajaran Adaptif, Pendidikan Agama Islam.
Abstract:Abstract: Bullying in educational settings is a serious problem that has psychological, social, and academic impacts on children. Although various regulations governing child protection exist, their implementation in Medan…
an City has not been fully effective. This study aims to analyze the applicable legal policies related to child bullying in schools, assess the implementation of legal protection for child victims, and identify obstacles and efforts taken by schools and related parties. The study used a juridical-normative method supported by empirical data, and data analysis was conducted qualitatively. The results show that legal policies regarding child bullying are basically regulated in Law Number 35 of 2014 concerning Child Protection, Regulation of the Minister of Education, Culture, Research, and Technology Number 46 of 2023, and several supporting regulations, but there are no specific rules that are consistently applied in madrasas. The implementation of legal protection at MAN 1 Medan City, SMAN 11 Medan City, and SMAS Utama Medan City is still not optimal, partly because the Violence Prevention and Handling Team (TPPK) has not been formed as required by the regulation. The main obstacles faced include low legal awareness among school residents, a weak reporting culture, and the predominance of family-based approaches to case resolution. Efforts, such as counseling, mediation, and outreach, remain fragmented and not systematically integrated. This study recommends strengthening sectoral regulations, establishing a protective implementation structure in schools, and developing a legal culture that favors children. These steps are expected to create a safe, inclusive, and violence-free educational environment.
Keyword: Legal Protection, Child Bullying, Educational Units, Medan City
Abstrak: Perundungan (bullying) di lingkungan satuan pendidikan merupakan persoalan serius yang menimbulkan dampak psikologis, sosial, dan akademik bagi anak. Meskipun telah terdapat berbagai regulasi yang mengatur perlindungan anak, pelaksanaannya di Kota Medan belum sepenuhnya efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan hukum yang berlaku terkait perundungan anak di sekolah, menilai pelaksanaan perlindungan hukum terhadap anak korban, serta mengidentifikasi hambatan dan upaya yang ditempuh oleh sekolah dan pihak terkait. Penelitian menggunakan metode yuridis-normatif dengan dukungan data empiris, dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan hukum mengenai perundungan anak pada dasarnya telah diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak, Permendikbudristek Nomor 46 Tahun 2023, serta beberapa regulasi pendukung, namun belum terdapat aturan khusus yang diterapkan secara konsisten di madrasah. Pelaksanaan perlindungan hukum di MAN 1 Kota Medan, SMAN 11 Kota Medan, dan SMAS Utama Kota Medan masih belum maksimal, antara lain karena belum terbentuknya Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sebagaimana diwajibkan regulasi. Hambatan utama yang dihadapi mencakup rendahnya kesadaran hukum warga sekolah, lemahnya budaya pelaporan, serta dominannya penyelesaian kasus melalui pendekatan kekeluargaan. Adapun upaya yang dilakukan, seperti konseling, mediasi, dan sosialisasi, masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara sistematis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan regulasi sektoral, pembentukan struktur pelaksana perlindungan di sekolah, serta pembangunan budaya hukum yang berpihak pada anak. Dengan langkah tersebut, diharapkan tercipta lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.
Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Perundungan Anak, Satuan Pendidikan, Kota Medan
Abstract:Abstract: Waste management problems in the Medan Aviation Polytechnic environment are still a challenge, especially in terms of waste sorting which is often not done independently by users. This research aims to create a…
smart trash can that is able to sort organic, inorganic, and metal waste automatically. This system uses an ESP32 microcontroller and Arduino Uno combined with several types of sensors, such as inductive proximity sensors, capacitive sensors, infrared sensors, and ultrasonic sensors. The sorting mechanism is carried out by two servo motors based on the type of waste detected. This system is also equipped with a speaker as a voice notification for users who are going to throw away trash. The results of the classification of waste types and information on the height of the waste will be displayed on a 20x4 LCD. In addition, data on the height of the contents of the trash can is sent to the Blynk application in real-time, so it can be monitored remotely. Test results show that the tool functions effectively and responsively in identifying, sorting, and monitoring the condition of waste. This innovation is expected to support technology-based campus waste management.
Â
Keyword: Smart Trash Bin, Proximity Sensor, Arduino, ESP32, Internet of Things
Â
Abstrak: Permasalahan pengelolaan sampah di lingkungan Politeknik Penerbangan Medan masih menjadi tantangan, khususnya dalam hal pemilahan sampah yang sering tidak dilakukan secara mandiri oleh pengguna. Penelitian ini bertujuan membuat tempat sampah cerdas yang mampu memilah sampah organik, anorganik, dan logam secara otomatis. Sistem ini menggunakan mikrokontroler ESP32 dan Arduino Uno yang dikombinasikan dengan beberapa jenis sensor, seperti sensor proximity induktif, sensor kapasitif, sensor infrared, dan sensor ultrasonik. Mekanisme pemilahan dilakukan oleh dua buah motor servo berdasarkan jenis sampah yang terdeteksi. Sistem ini juga dilengkapi speaker sebagai notifikasi suara untuk pengguna yang akan membuang sampah. Hasil klasifikasi jenis sampah dan informasi ketinggian sampah akan ditampilkan pada LCD 20x4. Selain itu, data ketinggian isi tempat sampah dikirim ke aplikasi Blynk secara real-time, sehingga dapat dipantau dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan alat berfungsi secara efektif dan responsif dalam mengidentifikasi, memilah, dan memantau kondisi sampah. Inovasi ini diharapkan mendukung pengelolaan sampah kampus berbasis teknologi.
Â
Kata kunci: Tempat Sampah Cerdas, Sensor Proximity, Arduino, ESP32, Internet of Things