Search Articles & Publications

Showing 621 articles found for "Kesehatan"

INTEGRASI TERAPI AL-QURAN DALAM PENGOBATAN ISLAM: SEJARAH, EFEKTIVITAS, DAN TANTANGAN DI DUNIA MEDIS

Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza, Isdianto, Andik
Abstract: Terapi Al-Quran telah diakui secara luas sebagai metode komplementer dalam pengobatan Islam yang memberikan manfaat psikologis dan fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan tinjauan literatur yang komprehensif… f mengenai peran terapi Al-Quran dalam praktik medis modern, dengan menyoroti efektivitas, tantangan, serta potensi integrasinya ke dalam sistem kesehatan konvensional. Dengan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis artikel jurnal yang telah ditelaah sejawat serta prosiding konferensi dari database seperti Scopus dan Google Scholar. Temuan menunjukkan bahwa terapi Al-Quran berperan penting dalam mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan emosional, serta berfungsi sebagai pendekatan penyembuhan spiritual. Namun, meskipun memiliki manfaat yang menjanjikan, tantangan masih ada dalam hal validasi ilmiah dan penerimaannya di komunitas medis. Banyak profesional kesehatan mempertanyakan dasar empiris terapi ini karena kurangnya uji klinis yang terstandarisasi. Selain itu, terdapat kekhawatiran mengenai penggunaannya sebagai metode utama dibandingkan sebagai terapi pelengkap. Penelitian ini menekankan pentingnya kolaborasi interdisipliner antara ilmuwan medis dan ulama guna menjembatani kesenjangan antara praktik penyembuhan berbasis keimanan dan berbasis bukti. Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengeksplorasi aplikasinya dalam berbagai kondisi medis dan psikologis guna memastikan integrasinya ke dalam pendekatan kesehatan holistik.

PENGOBATAN ISLAM BERDASARKAN HADIS: KAJIAN AKADEMIK TENTANG METODE PENYEMBUHAN NABI MUHAMMAD

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Pengobatan Islam memiliki dasar yang kuat dalam hadis Nabi Muhammad ﷺ, yang mencakup berbagai metode penyembuhan seperti ruqyah syar'iyyah, hijamah (bekam), gurah sunnah, konsumsi madu, habbatussauda, air zamzam, dan kurma.… urma. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas metode pengobatan Islam berdasarkan hadis dalam konteks kesehatan modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber-sumber hadis yang relevan dan membandingkannya dengan penelitian medis kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak metode pengobatan Islam memiliki dasar ilmiah yang kuat. Bekam terbukti meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi peradangan, madu memiliki sifat antibakteri yang mendukung penyembuhan luka, serta habbatussauda menunjukkan efek anti-inflamasi dan imunomodulator. Selain itu, gurah sunnah dikombinasikan dengan habbatussauda dapat membantu membersihkan saluran pernapasan, terutama dalam kasus sinusitis dan rinitis alergi. Meskipun demikian, tantangan utama dalam integrasi metode ini ke dalam praktik medis modern adalah kurangnya penelitian berbasis bukti klinis yang lebih luas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk validasi ilmiah dan integrasi metode pengobatan Islam ke dalam pendekatan kesehatan yang lebih holistik. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi kesehatan, dan ulama dalam mengembangkan standar medis berbasis sunnah yang dapat diterima secara ilmiah.

JUSTICE IN GOVERNMENT POLICIES WITHIN THE FRAMEWORK OF PANCASILA

Jamal , Ode, Hadi, Ade Sopyan
Abstract: The problem of inequality in Indonesia remains a growing issue. With a population of over 270 million, inequality remains an unresolved challenge. This study aims to further explore the concept of Justice in Government Policy… olicy within the Pancasila Framework. The research method used in this study is a qualitative approach, while the type of research used is a literature study. The results of this study indicate that the principle of justice within the context of Pancasila has been implemented by various government agencies such as the Ministry of Education and Culture, the Ministry of Religious Affairs, the Ministry of Transportation, Gadjah Mada University, and the BPJS Kesehatan (Social Security Agency for Health). This principle of justice is implemented through attention to disabilities, the principle of mutual cooperation within BPJS Kesehatan, and the existence of affirmative action programs to obtain educational scholarships for people living in the outermost, outermost, and remote areas. The conclusion of this study is that the principle of justice within the context of Pancasila has been implemented.

EDUKASI PEMBERANTASAN JENTIK – JENTIK NYAMUK PADA KELUARGA TN.H DENGAN POST DEMAM BERDARAH DI DESA PETIR

Fina Triyaningsih, Wiwik Priyatin
Abstract: Latar Belakang :Menurut survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 7 November 2022 berupa wawancara dengan Ketua RT Desa Petir, diperoleh data bahwa warga Desa Petir masih kurang pengetahuannya tentang pemberantasan nyamuk… muk dan fooging juga jarang. Selesai. Berdasarkan survei yang dilakukan peneliti pada tanggal 8 November 2022 berupa wawancara dengan Bidan Desa Petir untuk kasus DBD di Desa Petir, terdapat sekitar 10 kasus DBD dalam 1 tahun terakhir. rendah, masih banyak sampah berserakan, kurangnya promosi kesehatan di lingkungan sekitar dan pelaksanaan fooging yang masih belum efektif. Tujuan :Mengetahui perilaku, setelah diberikan edukasi pengetahuan tentang pemberantasan jentik nyamuk pada keluarga Pak H Pasca DBD di Desa Petir. Metode :Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan bantuan kategori media lembar pengetahuan dan lembar observasi. Hasil :Tingkat pengetahuan meningkat dari tidak tahu menjadi mampu menerapkan dan kategori pengetahuan meningkat dari kurang (skor 0-4) menjadi baik (skor 11-15). Kesimpulan :Dengan melakukan pendidikan dapat mengubah pengetahuan, sikap, dan tindakan individu, keluarga, dan masyarakat . Kata Kunci: Keluarga, Pasca DBD, Edukasi Pemberantasan Jentik Nyamuk

TINJAUAN WAKTU PENYEDIAAN BERKAS REKAM MEDIS RAWAT JALAN BERDASARKAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) DI RS X KOTA PURBALINGGA

Khiqmatun Nazilah, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti, Ilham Rahmansyah
Abstract: Waktu penyediaan rekam medis rawat jalan sangat penting untuk mempercepat pelayanan kesehatan yang diberikan kepada pasien agar tidak terjadi antrian yang panjang pada saat penerimaan pasien rawat jalan. waktu penyediaan… rekam medis rawat jalans esuai dengan SPM yaitu ≤ 10 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama waktu penyediaan rekam medis rawat jalan dan rata-rata lama waktu nya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. sampel penelitian ini adalah 44 berkas rekam medis pasien rawat jalan pada bulan Mei 2024. Dari 44 berkas rekam penyediaan 10 menit yaitu berjumlah 13 berkas rekam medis (30%) dan 10 menit yaitu berjumlah 31 berkas rekam medis (70%). Dan rata-rata lama waktu penyediaannya yaitu 13 menit atau 10 menit. Kesimpulan: Lama waktu penyediaan berkas rekam medis rawat jalan di Rumah Sakit X di Purbalingga bervariasi antara ≤10 hingga 10 menit.   Kata Kunci : Kelengkapan Dokumen, Rekam Medis, Rumah Sakit

GAMBARAN PENERAPAN SIMRS PADA BAGIAN PELAPORAN INTERNAL DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN MODEL 5M DI RUMAH SAKIT X

Olivia Ratna Julianggi, Wiwik Priyatin, Khusnul Khotimah Arum Nur Cahyanti
Abstract: Laporan internal memuat catatan dan atau rekaman kegiatan yang telah diselesaikan atau dikerjakan oleh pihak manajemen rumah sakit. Pelayanan kesehatan yang baik dan bermutu kepada masyarakat, rumah sakit memerlukan dukungan… ngan input yang bermutu juga sehingga akan menghasilkan output yang berkualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran penerapan SIMRS pada bagian pelaporan internal dengan menggunakan pendekatan model 5M di Rumah Sakit X. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan unsur man, money, material, machine, methode melalui analisis kualitatif dengan menggunakan metode observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini untuk unsur man sudah sesuai, untuk unsur money sudah terdapat anggaran operasional tetapi belum terlaksana untuk anggaran pelatihan, untuk unsur materials ketersediaan bahan-bahan sudah cukup memadai, unsur machine sudah terdapat mesin pendukung dalam pengelolaan, dan untuk unsur  methode terdapat SOP untuk kegiatan pelaporan, tetapi belum terdapat SOP khusus untuk kegiatan pelaporan internal.   Kata kunci: 5M, Pelaporan, Pelaporan internal, SIMRS

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SALAM UNTUK MENURUNKAN ASAM URAT PADA Tn. R DENGAN GOUT ARTHRITIS DI DESA DATAR KECAMATAN SUMBANG KABUPATEN BANYUMAS

Miftah Hermansyah, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar Belakang : Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa angka kejadian arthritis gout adalah sekitar 1% sampai 4% pada populasi umum. Di beberapa negara, prevalensinya dapat meningkat hingga 10% pada pria dan… 6% pada wanita berusia di atas 80 tahun. Insiden gout tahunan adalah 2,68 per 1000 orang. Asam urat adalah suatu penyakit yang penyababnya dikarenakan tidak normalnya metabolisme purin (hiperurisemia). Gejala khas penyakit asam urat adalah nyeri sendi yang menyebabkan peradangan pada sendi. Tanaman salam merupakan tanaman obat yang bekerja mengatasi hiperurisemia untuk menurunkan kadar asam urat. Kandungan pada daun salam antara lain tanin, alkaloid, flavonoid, dan minyak atsiri. Tujuan : Menggambarkan pemberian rebusan daun salam untuk menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil : Setelah 7 hari pertemuan, kadar asam urat pasien menurun dari 8,8 mg/dl menjadi 8,6 mg/dl. Kesimpulan : Pemberian rebusan daun salam dapat menurunkan asam urat pada lansia dengan gout arthritis. Kata kunci: Daun Salam; Gout Arthritis;  Lansia

ASUHAN KEPERAWATAN PADA Tn. B GANGGUAN PERSEPSI SENSORI HALUSINASI PENDENGARAN DENGAN FOKUS TINDAKAN TERAPI MUSIK DI RSJD Dr. RM. SOEDJARWADI KLATEN

Amalia Anggun Pramesti, Sudiarto, Wiwik Priyatin
Abstract: Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) (2018), di Indonesia, penderita skizofrenia sekitar 6,7% dari 282,654 penduduk. Satu ciri khas skizofrenia adalah halusinasi sensori, salah satunya pada sensori pendengaran.… ran. Halusinasi pendengaran biasa mendengar suara-suara tetapi orang lain tidak mendengar. Apabila halusinasi tidak ditangani dengan baik, maka dapat menimbulkan risiko terhadap keamanan diri pasien sendiri, orang lain, juga lingkungan sekitar. Salah satu cara untuk menurunkan halusinasi pendengaran yaitu dengan terapi musik. Penelitian bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien gangguan persepsi sensori hausinasi pendengaran dengan fokus tindakan terapi musik. Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan asuhan keperawatan. Hasil setelah dilakukan terapi musik klasik ini diberikan selama 2 kali sehari (pagi, siang) dengan durasi 10-15 menit selama 3 hari dengan menggunakan MP3 dan headset frekuensi halusinasi menurun. Didapatkan kesimpulan terapi musik klasik dapat menurunkan frekuensi halusinasi pendengaran. Kata Kunci : Halusinasi, Musik, Skizofrenia

GAMBARAN PEMBERIAN JUS MENTIMUN TERDAHAP TEKANAN DARAH PADA PENDERITA HIPERTENSI DI DESA SIDAKANGEN KECAMATAN KALIMANAH KABUPATEN PURBALINGGA

Indah Micty Salsabila, Dwi Astuti, Eko Julianto
Abstract: Hipertensi adalah suatu masalah pada kesehatan yang harus diperhatikan sebab angka yang terdapat pada prevalensinya cukup tinggi dan dapat berakibat pada jangka panjangnya yang dapat ditimbulkan. Tidak jarang penderita hipertensi… ipertensi menurunkan tekanan darah dengan cara mengonsumsi jus mentimun. Mentimun mengandung zat yang bermanfaat bagi kesehatan seperti kalium, yang bekerja melebarkan pembuluh darah sehingga tekanan darah menurun.Menggambarkan pemberian jus mentimun terhadap tekanan darah pada Ny. S dengan penderita hipertensi di Desa Sidakangen Kecamatan Kalimanah Kabupaten Purbalingga. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dari implementasi yang telah dilakukan hasil pengukuran tekanan darah terdapat penurunan tekanan darah pada pasien hipertensi. Berdasarkan hasil penelitian, terdapat penurunan tekanan darah pada Ny. S dengan penderita hipertensi dengan cara pemberian jus mentimun. Nilai pre 198 / 117 mmHg dan nilai post 135 / 95 mmHg.  

GAMBARAN PEMBERIAN REBUSAN DAUN SELEDRI PADA LANSIA Ny.M DENGAN HIPERTENSI DI DESA DATAR WILAYAH PUSKESMAS SUMBANG I KABUPATEN BANYUMAS

Laora Windari, Dwi Astuti, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar belakang: Gaya hidup modern bisa meningkatkan tingkat stress, kebiasaan merokok, serta mengkonsumsi minuman berakohol serta kopi yang berlebihan, bisa menyebabkan berbagai penyakit, termauk hipertensi. Pravelensi hipertensi… ipertensi di usia lanjut masih cukup tinggi, 40% dengan angka kematian sekitar 65 tahun. Angka kejadian hipertensi lebih banyak pada wanita 37% dan laki-laki 28%. Hipertensi tidak dapaat dipulihkan sepenuhnya, namun dapat diatur dengan pengawasan Kesehatan yang teratur. Seledri adalah salah satu contoh bentuk pengobatan herbal yang digunakan dalam menangani kasus hipertensi. Tujuan: Menggambarkan manfaat pemberian rebusan daun seledri dalam menurunkan tekanan darah pada lansia yang mempunyai hipertensi. Metode:  Menggunakan metode studi kasus dengan responden yang memiliki tekanan darah sistolik 140/90mmHg dan tekanan darah diastolic 159/99mmHg dengan hipertensi Stadium I. Hasil: Terdapat penurunan tekanan darah pada lansia dengan pemberian rebusan daun seledri sebanyak 200cc di pagi dan sore hari selama 5 hari dengan hasil pre 153/75mmHg dan nilai post 146/79mmHg. Kesimpulan: Rebusan daun seledri dapat menurunkan tekanan darah pada lansia.     Kata kunci: Daun Seledri., Hipertensi., Lansia