Search Articles & Publications

Showing 621 articles found for "Kesehatan"

PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP TINDAK PIDANA ABORSI DALAM PERSPEKTIF HUKUM POSITIF DAN HUKUM ISLAM DI POLRESTA JAMBI

Beni Uldin, Abdul Halim, Rahmi Hidayati, Anis Malik Toha
Abstract: Penelitian ini mengkaji penegakan hukum pidana terhadap tindak pidana aborsi dalam perspektif hukum positif dan hukum Islam dengan fokus pada kasus-kasus yang terjadi di wilayah hukum Polresta Jambi. Aborsi, sebagai fenomena… mena sosial dan hukum, menimbulkan problematika karena bertentangan dengan norma hukum, moral, serta prinsip perlindungan hak asasi manusia. Dalam hukum positif Indonesia, larangan aborsi diatur secara tegas dalam KUHP serta Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan Peraturan Pemerintah Nomor 61 Tahun 2014 tentang Kesehatan Reproduksi, yang hanya memberikan pengecualian dalam kondisi darurat medis atau akibat pemerkosaan. Sementara itu, dalam hukum Islam, aborsi dipandang sebagai tindakan penghilangan nyawa janin yang termasuk kategori pembunuhan, kecuali dalam keadaan darurat yang mengancam jiwa ibu. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris dengan metode deskriptif analitis melalui pengumpulan data primer dan sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penegakan hukum terhadap aborsi di Jambi masih menghadapi kendala, antara lain keterbatasan aparat penegak hukum, minimnya sarana pendukung, serta resistensi budaya dan stigma sosial. Dalam perspektif maqāṣid al-syarī‘ah, penegakan hukum harus diarahkan pada perlindungan jiwa, keturunan, dan martabat manusia. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi teoretis dan praktis bagi pengembangan hukum pidana dan hukum Islam, serta menjadi masukan bagi pemerintah dan aparat penegak hukum dalam merumuskan kebijakan yang lebih humanis dan berkeadilan.

RUQYAH SYAR’IYYAH SEBAGAI AMALAN HARIAN MUSLIM: TINJAUAN NASKAH KEISLAMAN DAN KESEHATAN

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza, Arif, Abdul Hamid
Abstract: Artikel ini membahas ruqyah syar’iyyah sebagai praktik pengobatan spiritual dalam Islam yang berperan dalam mendukung kesehatan fisik dan mental. Tujuan artikel ini adalah untuk menjelaskan landasan normatif ruqyah syar’iyyah… r’iyyah serta efek psikospiritual dan fisiknya dalam konteks kesehatan jiwa-raga. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka, artikel ini menganalisis literatur terkait ruqyah, termasuk teori dasar dan penelitian terkini. Hasilnya menunjukkan bahwa ruqyah syar’iyyah berfungsi sebagai religious coping yang membantu mengelola stres, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan ketenangan batin, yang pada gilirannya memperbaiki kualitas tidur dan menurunkan ketegangan fisik. Selain itu, praktik ini mendukung perilaku sehat dan memfasilitasi perawatan medis konvensional. Namun, penting untuk menegaskan bahwa ruqyah tidak dapat menggantikan pengobatan medis, tetapi berfungsi sebagai terapi komplementer. Artikel ini memberikan kontribusi ilmiah dengan menekankan urgensi ruqyah sebagai amalan harian yang sah dalam kerangka kesehatan jiwa-raga, serta pentingnya integrasi spiritual dan medis dalam pengobatan.

PERAN YAYASAN REHAB HATI DALAM INTEGRASI RUQYAH SYAR’IYYAH DAN KESEHATAN MENTAL: TINJAUAN NASKAH KEISLAMAN DAN EVIDENSI ILMIAH

Al Indunissy, Nuruddin, Isdianto, Andik, Fitrianti, Novariza
Abstract: Penelitian ini mengeksplorasi integrasi metode penyembuhan spiritual dan ilmiah dalam "7 Rahasia Penyembuhan Al-Qur'an" oleh Rehab Hati Foundation. Pendekatan holistik ini menggabungkan elemen spiritual dengan praktik ilmiah… miah untuk meningkatkan proses penyembuhan. (1) Masalah dan Tujuan: Meskipun praktik penyembuhan spiritual seperti ruqyah syar'iyyah dan konsumsi obat-obatan Nabi seperti habbatussauda dan madu banyak digunakan, studi ilmiah mengenai efikasinya masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mengisi kekosongan ini dengan mengkaji efek terapeutik mereka dan potensi integrasi ke dalam medis modern. (2) Metode: Studi deskriptif kualitatif dilakukan, melibatkan tinjauan literatur dan analisis konten untuk menilai dampak terapi spiritual ini terhadap kesehatan fisik dan mental, menggunakan sumber dari database seperti Google Scholar dan ResearchGate. (3) Hasil dan Pembahasan: Temuan menunjukkan bahwa bacaan Al-Qur'an dan praktik obat Nabi secara signifikan mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesejahteraan emosional. Praktik seperti ruqyah tidak hanya memberikan kelegaan spiritual tetapi juga memiliki dampak positif pada kesehatan fisik, berfungsi sebagai pengobatan pelengkap dalam praktik medis modern. (4) Kesimpulan dan Saran: Studi ini mengonfirmasi efek positif dari kombinasi pendekatan penyembuhan spiritual dan ilmiah. Penelitian ini merekomendasikan penggabungan metode-metode ini ke dalam pengobatan holistik untuk meningkatkan perawatan pasien, serta menyarankan penelitian empiris lebih lanjut untuk memperkuat efektivitasnya.

INTEGRASI PSIKIATRI MODERN DAN SPIRITUALITAS ISLAM UNTUK PENANGANAN GANGGUAN BIPOLAR PADA KOMUNITAS MUSLIM INDONESIA

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Gangguan bipolar menjadi tantangan serius di masyarakat Muslim Indonesia karena masih banyak disalahpahami, distigmatisasi, dan jarang mendapat penanganan optimal. Artikel ini bertujuan menelaah literatur tentang integrasi… si psikiatri modern dan spiritualitas Islam—termasuk Islamic counseling dan mental health integration—dalam penanganan bipolar, serta menganalisis peluang dan hambatannya pada konteks komunitas Muslim Indonesia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan pendekatan kualitatif reflektif melalui telaah jurnal ilmiah dan sumber keislaman terbaru. Hasil analisis menunjukkan bahwa integrasi model perawatan—meliputi kolaborasi agama-medis, Islamic therapy, edukasi komunitas, dan penguatan Muslim community health—dapat meningkatkan efektivitas penanganan, memperkuat resiliensi psikologis, mengurangi stigma, dan mendorong pemulihan komprehensif bagi pasien bipolar. Namun, integrasi ini masih menghadapi hambatan berupa stigma sosial, rendahnya literasi masyarakat, serta kesenjangan komunikasi antara tenaga kesehatan dan pemuka agama. Peluang besar dapat dioptimalkan melalui pelatihan konselor dan ustadz kesehatan jiwa, program edukasi berbasis masjid, serta kebijakan publik yang mendukung. Simpulan penelitian menegaskan bahwa integrasi psikiatri modern dan spiritualitas Islam, khususnya melalui Islamic counseling dan community-based intervention, dapat memperbaiki kualitas layanan kesehatan jiwa, meningkatkan kualitas hidup, serta menciptakan model layanan yang lebih holistik, inklusif, dan adaptif terhadap nilai budaya serta keagamaan di Indonesia.

DIAM SEBAGAI TERAPI EMOSI DAN IMUNITAS: INTEGRASI PERSPEKTIF SAINS DAN AJARAN ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract:   Artikel ini menyoroti potensi diam yang disadari (mindful silence) sebagai terapi psikologis dan spiritual (psikospiritual) melalui integrasi perspektif Islam dan psikologi modern. Permasalahan yang dibahas adalah kurangnya… urangnya kesadaran akan manfaat diam sadar dalam mendukung kesehatan mental dan spiritual. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka (kajian literatur) dengan analisis kualitatif-tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik diam sadar dapat menurunkan stres, meningkatkan fungsi sistem imun, dan menstabilkan emosi melalui mekanisme neuroimunologi. Dalam perspektif Islam, diam bernilai spiritual melalui praktik seperti dzikir dan tafakur yang merupakan bagian dari spiritualitas Islam. Pembahasan menggarisbawahi perbedaan antara diam konstruktif (berbasis kesadaran dan spiritualitas) dengan diam represif akibat tekanan atau ketakutan. Diam konstruktif bermanfaat bagi kesehatan psikologis dan fisiologis, sedangkan diam represif meningkatkan risiko gangguan psikosomatik. Ajaran Islam juga menekankan pentingnya pengendalian diri dalam berbicara sebagai bentuk ibadah, bukan represi emosional. Kesimpulannya, diam sadar merupakan praktik holistik yang mengintegrasikan kedalaman spiritual Islam dengan temuan psikologi modern untuk mendukung kesejahteraan mental dan fisik. Implikasi praktisnya adalah perlunya dukungan sosial yang empatik dan peningkatan literasi emosi dalam komunitas Muslim untuk memfasilitasi ruang diam reflektif yang menyembuhkan.

DOSA DAN KESEHATAN MENTAL: PERAN TAUBAT DAN DZIKIR DALAM TERAPI PSIKOSPIRITUAL ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini membahas hubungan antara dosa dan kesehatan mental dalam perspektif Islam, serta bagaimana taubat dan dzikir berperan sebagai mekanisme penyembuhan psikospiritual. Permasalahan utama yang dikaji adalah bagaimana… ana perbuatan dosa dapat memicu gangguan mental seperti kecemasan, stres, hingga depresi, serta bagaimana Islam menawarkan solusi terapeutik yang komprehensif melalui pendekatan spiritual. Metode yang digunakan adalah studi literatur kualitatif dengan analisis tematik terhadap ayat Al-Qur'an, hadis, dan hasil riset kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa ibadah seperti shalat, dzikir, dan tilawah Al-Qur’an berdampak positif secara psikologis maupun fisiologis, seperti menurunnya hormon stres (kortisol) dan meningkatnya ketenangan jiwa. Temuan ini mendukung integrasi pendekatan psikospiritual berbasis Islam dalam konseling dan dakwah sebagai bentuk respons terhadap krisis kesehatan mental di masyarakat Muslim. Kesimpulannya, dosa tidak hanya berdampak pada aspek spiritual, tetapi juga mental, sehingga diperlukan terapi yang menggabungkan introspeksi keimanan dan dukungan psikologis. Kajian ini merekomendasikan pelatihan dai dan konselor berbasis psikospiritual, serta literasi publik tentang penyembuhan Qur’ani untuk mendukung kesehatan mental umat

DAMPAK PSIKOSPIRITUAL PUASA RAMADAN TERHADAP STRES, KECEMASAN, DAN KETAHANAN MENTAL

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Puasa Ramadan tidak hanya merupakan kewajiban ibadah dalam Islam, tetapi juga menunjukkan dampak yang signifikan terhadap kesehatan mental melalui pendekatan biologis, psikologis, dan spiritual. Artikel ini bertujuan menelaah… elaah secara sistematis literatur ilmiah terkini mengenai pengaruh puasa Ramadan terhadap stres, kecemasan, suasana hati, dan kesejahteraan psikologis. Metode yang digunakan adalah kajian literatur tematik-naratif dengan pendekatan kualitatif terhadap artikel ilmiah dari tahun 2015–2025 yang diakses melalui Scopus, PubMed, Google Scholar, dan sumber keislaman. Hasil kajian menunjukkan bahwa puasa Ramadan selama 29–30 hari mendorong adaptasi psikofisiologis, seperti penurunan kadar hormon kortisol, stabilisasi serotonin dan dopamin, serta peningkatan kualitas tidur dan regulasi emosi. Spiritualitas Islam yang terwujud melalui ibadah seperti tarawih, tadarus, dan zikir meningkatkan kesadaran diri dan ketahanan mental. Selain itu, interaksi sosial saat buka puasa bersama dan aktivitas amal memberikan dampak positif terhadap kesehatan jiwa dan rasa keterhubungan sosial. Meskipun demikian, respons terhadap puasa dapat bervariasi, terutama pada individu dengan gangguan mental berat. Oleh karena itu, dukungan komunitas dan pendekatan klinis berbasis nilai Islam menjadi penting. Temuan ini menegaskan bahwa puasa Ramadan dapat menjadi pendekatan psikospiritual yang efektif untuk meningkatkan kesehatan mental umat Muslim.

PERAN TAFAKUR ISLAM DALAM MENGATASI KECEMASAN: INTEGRASI SPIRITUALITAS QUR’ANI DAN PSIKOLOGI MODERN

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Artikel ini secara khusus bertujuan menganalisis peran tafakur sebagai intervensi alternatif dalam pengelolaan kecemasan berbasis spiritualitas Islam. Latar belakang kajian ini berakar pada tingginya prevalensi gangguan… kecemasan modern dan kurangnya terapi yang mengintegrasikan pendekatan Qur’ani dalam psikologi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap publikasi akademik rentang 2010–2025 dari basis data Scopus, DOAJ, Google Scholar, dan Garuda. Hasil kajian menunjukkan bahwa praktik tafakur dapat meningkatkan kesadaran diri Islam, memperkuat sikap rida terhadap takdir, dan memperbaiki mekanisme koping emosional. Tafakur juga sejalan dengan konsep mindfulness namun memiliki keunggulan pada aspek teistik-transendental karena menekankan kesadaran terhadap kehadiran ilahi dan nilai-nilai Qur’ani. Simpulan artikel ini menegaskan bahwa tafakur berpotensi sebagai terapi spiritual Islami yang mendukung kesehatan mental secara holistik. Rekomendasi utama adalah perlunya pengembangan layanan kesehatan mental Islam yang memasukkan tafakur sebagai bagian integral dari pendekatan psikoterapi, pendidikan, dan dakwah digital.

SHALAT DAN KESEHATAN MENTAL: TINJAUAN PSIKOSPIRITUAL TERHADAP PENGURANGAN STRES DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Isdianto, Andik, Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza
Abstract: Shalat sebagai ibadah utama dalam Islam tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga manfaat psikologis yang signifikan. Penelitian ini bertujuan mengkaji efektivitas shalat dalam mengurangi stres dan mendukung kesehatan… hatan mental melalui pendekatan studi literatur. Kajian terhadap berbagai publikasi ilmiah menunjukkan bahwa praktik shalat memengaruhi aktivitas otak, meningkatkan kadar hormon serotonin dan dopamin, serta memperkuat regulasi emosi dan ketahanan psikologis. Aktivasi area otak seperti medial prefrontal cortex dan precuneus selama shalat mengindikasikan keterlibatan fungsi kognitif, empati, dan refleksi diri. Aspek sosial dari shalat berjamaah turut membentuk dukungan emosional dan rasa keterhubungan, yang berkontribusi pada kesejahteraan mental. Hasil kajian ini mengonfirmasi bahwa keteraturan dan kekhusyukan dalam shalat berdampak positif terhadap kondisi psikologis individu, menjadikannya sebagai praktik terapi psikospiritual yang potensial dalam manajemen stres. Dengan demikian, praktik shalat layak dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari intervensi kesehatan mental modern, terutama dalam konteks masyarakat Muslim yang menjunjung tinggi nilai spiritual. Temuan ini menguatkan urgensi integrasi spiritualitas Islam ke dalam praktik kesehatan mental modern guna membangun pendekatan yang lebih holistik, kontekstual, dan sesuai dengan keyakinan masyarakat Muslim

EFEKTIVITAS SURAT AL-BAQARAH DALAM PRAKTIK RUQYAH SYAR’IYYAH UNTUK GANGGUAN SIHIR, JIN, RUMAH, DAN KESEHATAN MENTAL

Al Indunissy, Nuruddin, Fitrianti, Novariza, Isdianto, Andik
Abstract: Terapi bacaan Al-Qur’an melalui Surat Al-Baqarah merupakan pendekatan spiritual Islam yang efektif dalam menangani gangguan psikologis seperti kecemasan, stres, dan depresi, serta gangguan spiritual berupa sihir, jin, dan… dan kerasukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Surat Al-Baqarah dalam praktik ruqyah syar’iyyah, khususnya dalam konteks penyembuhan mental dan pembersihan rumah dari pengaruh negatif makhluk halus. Kajian dilakukan melalui metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang mengacu pada tafsir klasik, hadis sahih, dan artikel ilmiah terkini yang terindeks di Google Scholar dan Scopus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayat-ayat kunci dalam Surat Al-Baqarah—seperti Ayat Kursi dan dua ayat terakhir—memiliki peran signifikan dalam perlindungan spiritual, penangkal sihir, dan pengusiran jin dari rumah. QS. Yunus 10:57 dan QS. Al-Isra’ 17:82 menegaskan dimensi syifa’ Al-Qur’an sebagai penyembuh hati dan pikiran. Terapi ini juga berdampak positif pada stabilitas emosi, ketenangan batin, serta penguatan keimanan. Dengan demikian, Surat Al-Baqarah merupakan media terapi Qur’ani yang komprehensif dan sangat relevan untuk diterapkan sebagai bagian dari pengobatan Islam integratif. Artikel ini merekomendasikan penerapan ruqyah berbasis Surat Al-Baqarah sebagai solusi spiritual dalam menangani gangguan sihir, pemulihan kesehatan mental, dan perlindungan rumah secara Islami.