Abstract:Penelitian ini mengkaji penerapan asas restorative justice dalam penyelesaian perkara tindak pidana pencurian yang dilakukan oleh anak di bawah umur di Polres Batanghari serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam…
pelaksanaannya. Berlandaskan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak yang menekankan pendekatan diversi dan pemulihan dibandingkan pemidanaan, penelitian ini menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan sosiologis. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk memahami penerapan restorative justice dalam praktik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan restorative justice dilakukan melalui mekanisme diversi dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga masing-masing pihak, serta tokoh masyarakat guna mencapai kesepakatan yang berorientasi pada pemulihan kerugian, tanggung jawab pelaku, dan reintegrasi sosial anak. Meskipun pendekatan ini efektif dalam mengurangi proses peradilan formal dan meminimalisasi stigma terhadap anak, pelaksanaannya masih menghadapi hambatan berupa kurangnya pemahaman masyarakat, keterbatasan sarana dan prasarana, serta budaya hukum yang masih berorientasi pada penghukuman. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan sosialisasi agar penerapan asas restorative justice dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Abstract:Transformasi digital dalam pendidikan tinggi menuntut mahasiswa memiliki literasi digital yang memadai untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis teknologi kecerdasan buatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat…
literasi digital mahasiswa, mengukur capaian prestasi akademik, dan mengidentifikasi hubungan antara literasi digital dengan prestasi akademik dalam konteks pembelajaran daring berbasis artificial intelligence. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, melibatkan 53 mahasiswa yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner terstruktur dengan validitas dan reliabilitas teruji, serta dokumentasi nilai Indeks Prestasi Kumulatif. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson Product-Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 96,22% mahasiswa memiliki literasi digital kategori baik hingga sangat baik dengan rata-rata skor 4,08, sementara 81,13% mahasiswa mencapai IPK 3,51-4,00 dengan predikat cum laude dan rata-rata IPK 3,72. Uji korelasi menghasilkan koefisien r = 0,684 dengan signifikansi p = 0,000 (p < 0,01), mengkonfirmasi adanya hubungan positif kuat dan signifikan antara literasi digital dengan prestasi akademik. Koefisien determinasi sebesar 46,8% menunjukkan literasi digital berkontribusi substansial terhadap prestasi akademik. Temuan ini mengimplikasikan urgensi pengembangan program literasi digital komprehensif dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk mengoptimalkan pembelajaran berbasis kecerdasan buatan.
Abstract:Studi ini menyelidiki efektivitas aplikasi Cake dalam meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa dan mengidentifikasi aspek kefasihan pengucapan mana yang menunjukkan peningkatan terbesar. Dengan menggunakan…
an pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan desain pre-test dan post-test dengan 60 siswa kelas 11 di SMAI Nurul Huda, dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data melibatkan tes pengucapan dan kuesioner, dianalisis melalui statistik deskriptif, N-Gain, dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Temuan ini mengungkapkan keuntungan yang signifikan dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 46,67 menjadi 81,73, dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang hanya meningkat dari 50,93 menjadi 57,70. Siswa juga mengungkapkan persepsi positif tentang aplikasi Cake, mencatat peningkatan kefasihan dan kepercayaan diri mereka selama latihan pengucapan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa aplikasi Cake secara efektif meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa.
Abstract:Riset ini dilakukan guna menguak peran Electronic Word of Mouth (e-WOM) serta kepercayaan merek dlam menciptakan keputusan pembelian produk makanan secara online. Pendekatan yang diterapkan kuantitatif dengan desain asosiatif.…
iatif. Sampel riset ini melibatkan 60 responden yang diambil secara acak selama periode Mei hingga Juli 2025. Pengumpulan data dlam roset ini diterapkan lewat kuesioner yang disebar secara daring, selanjutnya data dianalisis menerapkan metode regresi linier berganda. Hasil analisis memperlihatkan baik secara parsial maupun simultan e-WOM dan kepercayaan merek berdmapak positif dan luar biasa pada keputusan pembelian. Temuan ini mengonfirmasi interaksi melaui e-wom yang dipersepsikan baik serta tingkat kepercayaan terhadap merek menjadi faktor penentu dalam mendorong keputusan pembelian produk makanan secara daring.
Abstract:Riset ini bertujuan guna menguak dampak kualitas produk dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan konsumen Lavanda Atelier Sukabumi, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatannya ialah kuantitatif dengan desain asosiatif,…
siatif, melibatkan 64 responden yang dipilih lewat teknik random sampling. Data primer dikumpulkan lewat kuesioner daring dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil risetnya kualitas produk dan kualitas pelayanan secara individual berpengaruh baik dan luarbiasa pada kepuasan konsumen. Secara simultan, kedua variabel tersebut juga terbukti berkontribusi luarbiasa, dengan kualitas produk menjadi faktor dominan. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi produk berkualitas dan pelayanan optimal merupakan strategi penting untuk meningkatkan kepuasan konsumen secara berkelanjutan dalam industri fashion lokal.
Abstract:Bullying merupakan bentuk perilaku menyimpang yang melanggar etika sosial dan menimbulkan dampak serius terhadap korban, pelaku, maupun lingkungan sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis fenomena bullying dari perspektif…
pektif psikologi sosial dengan fokus pada pelanggaran etika sosial yang mendasarinya. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengkaji 21 sumber akademik terkini (publikasi 2023-2025) termasuk jurnal ilmiah, laporan pengabdian kepada masyarakat, dan hasil penelitian empiris tentang bullying di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa bullying merupakan manifestasi dari lemahnya internalisasi nilai-nilai etika sosial seperti empati, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama. Faktor-faktor penyebabnya meliputi lingkungan keluarga yang tidak harmonis, pengaruh teman sebaya yang negatif, paparan media massa, lemahnya sistem sekolah, dan ketimpangan status sosial. Dampak psikologis yang ditimbulkan mencakup kecemasan (34,72%), rendah diri (27,46%), depresi (22,28%), hingga trauma berkepanjangan (15,54%). Penelitian di MTs Negeri Ambon menunjukkan bullying verbal (35,75%) sebagai bentuk yang paling dominan. Pencegahan bullying memerlukan pendekatan holistik yang melibatkan penguatan etika komunikasi, pendidikan karakter berbasis nilai moral, dan kolaborasi multipihak antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Integrasi teori psikologi sosial seperti Social Learning Theory, Teori Perkembangan Moral Kohlberg, Teori Asosiasi Diferensial, dan Teori Identitas Sosial menjadi landasan penting dalam merancang strategi intervensi yang efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemahaman etika sosial yang kuat menjadi fondasi penting dalam mencegah perilaku menyimpang dan menciptakan lingkungan sosial yang sehat dan harmonis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk perilaku bullying yang terjadi di kalangan peserta didik di SMP Negeri 7 Palopo, untuk menganalisis strategi manajemen konflik yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam mengatasi…
engatasi perilaku bullying, untuk menganalisis tantangan dalam pelaksanaan strategi manajemen konflik dalam mengatasi perilaku bullying. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di SMP Negeri 7 Palopo mencakup bentuk fisik, verbal, dan sosial yang saling berkaitan, dengan bullying verbal paling dominan karena dianggap candaan dan sulit terdeteksi. Penyebabnya berasal dari kombinasi faktor internal seperti rendahnya empati, faktor keluarga dengan pola asuh keras, lingkungan sekolah yang kurang pengawasan, serta pengaruh teman sebaya dan media sosial. Untuk mengatasi hal tersebut, sekolah menerapkan strategi manajemen konflik secara preventif, kuratif, dan rehabilitatif melalui pendekatan kolaboratif yang melibatkan guru, siswa, dan orang tua. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan fasilitas, dukungan eksternal, dan kebijakan yang belum maksimal, sehingga diperlukan penguatan implementasi agar strategi ini dapat berjalan lebih efektif dalam menekan kasus bullying di sekolah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menelaah sejauh mana inovasi produk serta strategi penetapan harga berkontribusi terhadap tingkat kepuasan pelanggan di Kanawa Cafe. Persaingan dalam industri kuliner yang semakin meningkat…
menuntut para pelaku usaha untuk secara konsisten memberikan produk yang inovatif serta menentukan harga yang tepat agar mampu memenuhi ekspektasi konsumen dan menghasilkan kepuasan jangka panjang. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian asosiatif, melibatkan 97 responden yang pernah melakukan transaksi di Kanawa Cafe. Teknik sampling yang digunakan yaitu accidental sampling, sementara analisis data dilakukan melalui regresi linear berganda dengan memanfaatkan software SPSS versi 24.0. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa inovasi produk memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas produk serta keragaman inovasi yang ditawarkan dapat mendorong naiknya tingkat kepuasan pelanggan. Variabel harga juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa harga yang wajar, sesuai dengan kualitas, dan sebanding dengan nilai manfaat yang diterima mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. Selain itu, hasil uji F juga menegaskan bahwa inovasi produk dan harga secara simultan memberikan pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan. Secara keseluruhan, hasil penelitian mengindikasikan bahwa inovasi yang dilakukan secara berkelanjutan serta strategi harga yang kompetitif sangat penting dalam menciptakan pengalaman positif bagi pelanggan, meningkatkan rasa puas, dan menumbuhkan loyalitas. Dengan demikian, Kanawa Cafe direkomendasikan untuk terus mengembangkan produknya serta merumuskan strategi harga yang tepat guna mempertahankan pelanggan dan menarik konsumen baru.
Abstract:Risiko dapat difahami secara umum dan sering berkaitan dengan hal yang berbau negative bahkan menakutkan. Kehidupan yang dijalani setiap manusia tentunya tak terlepas dari ketidak pastian yang dapat mengakibatkan risiko-risiko.…
risiko. Untuk itu, menghindari akumulasi hal yang mengerikan, yang menimbulkan kepanikan maka dilakukan tahapan-tahapan terbaik dalam menyusun kepastian (certainty). Dalam Pembelajaran Merujuk pada seberapa baik atau suksesnya proses pembelajaran yang berlangsung dalam suatu sistem pendidikan. Ini melibatkan berbagai faktor yang mempengaruhi efektivitas dan hasil pembelajaran, termasuk metode pengajaran, materi yang disampaikan, serta pencapaian yang diperoleh oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui Hubungan Manajemen Risiko dengan Mutu Pembelajaran. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif desktiptif dengan alat pengumpul data observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa di Sekolah ini menunjukan implementasi manajemen Risiko untuk mutu pembelajaran dari faktor Guru, siswa, kurikulum, dan fasilitas yang menunjang pembelajaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh bauran pemasaran 7P, pemasaran digital, dan kekuatan internal (testimoni) terhadap minat beli dengan kesadaran merek sebagai variabel mediasi pada layanan kursus koding…
g anak di Kota Cilegon, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling yang melibatkan 150 orang tua anak usia 5 17 tahun yang telah terpapar aktivitas pemasaran Koding Next. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terstruktur dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran 7P berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, sementara pemasaran digital berpengaruh signifikan terhadap kesadaran merek. Kesadaran merek juga terbukti berpengaruh positif terhadap minat beli serta memediasi secara parsial hubungan antara bauran pemasaran 7P dan minat beli. Namun, kekuatan internal dalam bentuk testimoni tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kesadaran merek. Temuan ini menegaskan pentingnya integrasi bauran pemasaran dan strategi pemasaran digital yang efektif dalam meningkatkan kesadaran merek dan mendorong minat beli pada sektor EdTech. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi penyedia layanan pendidikan dalam mengoptimalkan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing di wilayah perkotaan yang terdigitalisasi