Search Articles & Publications

Showing 1281 articles found for "Ormas"

KECEMASAN BERBICARA DITINJAU DARI LINGKUNGAN BELAJAR (STUDI FENOMENOLOGIS PADA SISWA KELAS X MAN 4 TANGERANG)

Muhamad Bagas Riyanto, Putri Dian Dia Conia, Lenny Wahyuningsih
Abstract: Kecemasan berbicara merupakan hambatan signifikan yang dialami siswa dan berpotensi menghambat partisipasi serta perkembangan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi faktor-faktor lingkungan belajar… yang menyebabkan kecemasan berbicara pada siswa kelas X MAN 4 Tangerang, dan (2) memahami persepsi siswa tentang pengalaman kecemasan berbicara yang mereka alami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, melibatkan 13 partisipan siswa yang dipilih melalui purposive sampling serta seorang guru BK untuk triangulasi sumber. Data dikumpulkan melalui observasi dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan metode Colaizzi. Hasil penelitian menunjukkan kecemasan siswa disebabkan oleh tiga faktor lingkungan: pertama, lingkungan fisik sebagai faktor kondisional, penataan ruang (formasi letter U) meningkatkan perasaan tersorot (conspicuousness). Kedua, lingkungan sosioemosional sebagai faktor paling dominan, dipicu oleh interaksi negatif (teguran terbuka guru) dan diredam oleh dukungan afektif. Ketiga, lingkungan akademik sebagai puncak intensitas cemas akibat situasi evaluatif (ujian lisan/tahfidz) dan panggilan tiba-tiba. Kesiapan materi (preparedness) ditemukan sebagai strategi koping internal paling ampuh. Disimpulkan bahwa akar dari fenomena ini adalah persepsi kognitif internal siswa, yaitu "ketakutan akan penilaian negatif" (fear of negative evaluation), yang diaktifkan oleh pemicu di ketiga lingkungan tersebut, meskipun ditemukan pula adanya resiliensi dan motivasi perbaikan diri yang proaktif pada siswa.

URGENSI ASAS KETERBUKAAN DALAM PEMBENTUKAN PERATURAN DAERAH: MENUJU LEGITIMASI KONSTITUSIONAL DAN PARTISIPASI BERMAKNA

Nurrasyid Istar Andrianto
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kedudukam kedudukan normatif asas keterbukaan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan di Indonesia dan urgensi asas keterbukaan dalam pembentukan Peraturan Daerah. Metode… e penelitian menggunakan metode penelitian hukum normatif (normative legal research). Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan (statute approach) dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Asas Keterbukaan memiliki kedudukan normatif dalam pembentukan peraturan perundang-undangan sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2011 tentang Pembenrtukan Peraturan Perundang-undangan. Selain itu Asas Keterbukaan memiliki urgensi yang multidimensional dalam pembentukan Peraturan Daerah. Secara normatif, asas ini diwajibkan oleh UU No. 12 Tahun 2011 dan perubahannya, menjamin hak masyarakat untuk memberikan masukan secara lisan dan tertulis. Secara filosofis dan sosiologis, keterbukaan adalah prasyarat good governance yang memperkuat legitimasi kebijakan, akuntabilitas, dan secara signifikan mengurangi tingkat resistensi sosial terhadap implementasi Peraturan Daerah. Standar Asas Keterbukaan telah mengalami transformasi dari kepatuhan formal menjadi kewajiban konstitusional untuk menyediakan meaningful participation. Standar ini, yang lahir dari Putusan MK No. 91/PUU-XVIII/2020 dan diadopsi ke dalam UU 13/2022, menuntut hak masyarakat untuk didengar, dipertimbangkan, dan diberi penjelasan.

PENGARUH KEMUDAHAN PENGGUNAAN DAN KEPERCAYAAN TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE PADA E-COMMERCE SHOPEE

Dzikra Fawaz, Muhammad, Arya Tri Putra, Mochamad, Permadi, Indra
Abstract: Transformasi digital telah mendorong perubahan besar dalam kebiasaan belanja konsumen, termasuk meningkatnya pemakaian e-commerce seperti Shopee. Penelitian ini mengkaji pengaruh kemudahan penggunaan (X1) dan kepercayaan… (X2) terhadap keputusan pembelian (Y) pengguna Shopee di Kota Sukabumi melalui metode kuantitatif dan analisis asosiatif. Sebanyak 97 responden dipilih menggunakan random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner Likert, yang kemudian diuji validitas dan reliabilitasnya, sebelum dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Semua item terbukti valid (r hitung > r tabel = 0,199) dan reliabel (α > 0,60). Model regresi menghasilkan formula Y = 11,541 + 0,151X1 + 0,416X2, dengan R = 0,428 dan R² = 0,154, yang menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 15,4% variasi keputusan pembelian. Secara parsial, kemudahan penggunaan (p = 0,013) dan kepercayaan (p = 0,000) sama-sama berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, keduanya juga memberikan pengaruh signifikan (F = 9,714; p = 0,000). Kesimpulannya, kemudahan penggunaan meningkatkan kenyamanan dalam berbelanja, sementara kepercayaan memperkuat keyakinan konsumen, sehingga keduanya menjadi faktor penting dalam memengaruhi keputusan pembelian di Shopee.

KOMUNIKASI PENDIDIKAN DI ERA DIGITAL: SEBUAH KAJIAN KONSEPTUAL TENTANG TRANFORMASI INTERAKSI EDUKATIF

Asiyah, Gita Tamara, Shafiyah Binti Nur Ikhwan, Suci Pebriani, Zahra Ulfah Nasution, Ere Mardella Arbiani
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi pendidikan. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual bagaimana transformasi digital memengaruhi bentuk, arah, dan efektivitas… fektivitas interaksi edukatif antara pendidik dan peserta didik. Pendekatan konseptual digunakan untuk meninjau berbagai teori komunikasi pendidikan dan relevansinya dalam konteks digitalisasi pembelajaran. Hasil kajian menunjukkan bahwa komunikasi pendidikan di era digital tidak hanya ditandai oleh penggunaan media baru, tetapi juga oleh perubahan paradigma interaksi yang lebih kolaboratif, interaktif, dan fleksibel. Peran pendidik bergeser dari sekadar penyampai informasi menjadi fasilitator pembelajaran, sementara peserta didik berperan lebih aktif dalam proses konstruksi pengetahuan. Dengan demikian, transformasi komunikasi pendidikan di era digital menuntut adaptasi kompetensi digital, literasi media, serta penguatan etika komunikasi dalam ruang virtual.

PENGARUH LIVE STREAMING DAN AFFILIATE MARKETING TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN DI TIKTOK SHOP

Rhotama, Muhamad Hafiz, Iskandar, Rian, Fathussyaadah, Eva
Abstract: Transformasi kemajuan teknologi digital telah memodifikasi cara perusahan menerapkan strategi pemasaran, di mana platform social commerce seperti TikTok Shop menjadi media penting interaksi antara penjual dan konsumen. Tujuan… ujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana live streaming (X1) dan affiliate marketing (X2) memengaruhi keputusan pembelian pelanggan (Y) di Toko TikTok. Menggunakan pendekatan asosiatif, studi ini merupakan penelitian kuantitatif. Sebanyak 97 responden terlibat, dipilih secara tidak sengaja (accidental sampling). Untuk mengumpulkan data, digunakan kuesioner berskala Likert. Data tersebut kemudian diolah menggunakan regresi linier berganda. Seluruh item kuesioner teruji memenuhi persyaratan kevalidan (r hitung >  r tabel = 0,199) dan reliabel (a > 0,60). Model regresi yang diperoleh adalah Y = 1,590 + 0,077X1 + 0,816X2 dengan nilai R = 0,707 dan R² = 0,500,  Sebanyak 50% variasi dalam keputusan pembelian dapat dijelaskan oleh kedua variabel. Secara parsial, meskipun live streaming menunjukkan pengaruh positif, dampaknya tidak signifikan secara statistik (p = 0,346), Di sisi lain, affiliate marketing terbukti memberikan dampak positif yang signifikan (p = 0,001). Pengujian simultan menunjukkan keduanya berperan penting dalam menentukan keputusan pembelian (F = 47,013; p = 0,001). Hasil akhir menunjukkan bahwa affiliate marketing memberikan kontribusi dalam meningkatkan aksi konsumen, sementara live streaming berperan sebagai media pendukung dalam memperkuat interaksi serta memupuk kepercayaan di kalangan konsumen di TikTok Shop.

ANALISIS PRAKTIK DIGITALISASI SEKOLAH DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK DI SD NEGERI 25 SABBAMPARU KOTA PALOPO

Nita Rusali, Firman Patawari, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik digitalisasi sekolah dalam mewujudkan program sekolah penggerak di SD Negeri 25 Sabbamparu Kota Palopo. Fokus penelitian meliputi tiga aspek utama, yaitu: kondisi sekolah… ah penggerak, praktik digitalisasi sekolah, serta faktor yang mendukung dan menghambat pelaksanaan digitalisasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, yang berupaya memahami makna di balik fenomena sosial terkait implementasi digitalisasi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, pustakawan, serta tenaga administrasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi tahap pengumpulan, reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SD Negeri 25 Sabbamparu telah menerapkan program sekolah penggerak secara optimal melalui digitalisasi pada bidang pembelajaran dan manajemen sekolah. Digitalisasi diwujudkan dalam bentuk penggunaan platform e-learning, ujian daring, perpustakaan digital, serta sistem manajemen berbasis digital yang meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan transparansi tata kelola sekolah. Faktor pendukung keberhasilan digitalisasi meliputi dukungan pemerintah dalam penyediaan pelatihan dan perangkat teknologi, semangat guru dalam mengembangkan kompetensi digital, serta partisipasi orang tua dalam menyediakan sarana belajar. Namun, hambatan masih dijumpai pada keterbatasan anggaran, literasi digital siswa yang beragam, dan akses internet yang belum stabil. Secara keseluruhan, praktik digitalisasi di SD Negeri 25 Sabbamparu telah berkontribusi positif terhadap terwujudnya transformasi pendidikan yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan dalam konteks program sekolah penggerak.

PENGARUH PERILAKU KONSUMEN DAN MINAT BELI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PAKAIAN BEKAS DI PASAR CIMOL GEDEBAGE KOTA BANDUNG

Rizky Jabar Furqon, Ucu Supriatna
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumen dan minat beli terhadap keputusan pembelian pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage Kota Bandung. Fenomena meningkatnya tren thrifting di kalangan masyarakat,… akat, khususnya generasi muda, menjadi dasar penting dalam mengkaji pola konsumsi terhadap pakaian bekas sebagai alternatif ekonomi dan gaya hidup. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen yang diukur melalui indikator individu konsumen, lingkungan, dan strategi pemasar; serta minat beli yang diukur melalui minat transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Variabel dependen adalah keputusan pembelian dengan indikator pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage, dengan penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perilaku konsumen maupun minat beli memiliki pengaruh signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian pakaian bekas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap karakteristik konsumen dan minat mereka menjadi faktor kunci dalam membentuk keputusan pembelian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran di pasar pakaian bekas.

PERAN MEDIA SOSIAL WHATSAPP DAN INOVASI PEMASARAN DALAM MENINGKATKAN PENJUALAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KOMUNITAS SAUYUNAN BERSATU

lham Maulana, Evi Sofiati
Abstract: Informasi digital di sektor informal membuka pintu bagi bisnis mikro, termasuk pedagang kaki lima (PKL), untuk memanfaatkan peluang baru. Penggunaan media sosial WhatsApp untuk aktivitas pemasaran adalah kemajuan yang luar… ar biasa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari bagaimana penggunaan media sosial WhatsApp dan metode pemasaran baru berdampak pada peningkatan penjualan pedagang kaki lima di Komunitas Sauyunan Bersatu, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang menggunakan metode survei deskriptif dan verifikatif. Aplikasi SPSS versi 20 digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari kuesioner yang dibuat melalui Google Forms. Rumus Slovin digunakan untuk mengumpulkan sampel, dan jumlah orang yang menjawab adalah 100. Validitas, reliabilitas, normalitas, analisis jalur (path analysis), dan uji hipotesis digunakan untuk menguji data. Studi menunjukkan bahwa penggunaan media sosial WhatsApp dan inovasi pemasaran meningkatkan penjualan secara parsial dan penuh. WhatsApp masih terbatas untuk PKL, tetapi telah terbukti berfungsi sebagai alat promosi dan komunikasi yang bagus. Inovasi pemasaran juga sangat penting untuk mendorong pertumbuhan bisnis, terutama dalam hal kreatifitas dan adaptasi terhadap perubahan pasar. Hasilnya menunjukkan bahwa pemberdayaan PKL dan pelatihan digital marketing sangat penting untuk meningkatkan kapasitas bisnis mereka.

PENGARUH STREAMING LANGSUNG TIKTOK DAN HARGA TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PELANGGAN LAMPU PROVI DI TOKO ALINK LISTRIK KABUPATEN BANDUNG

Alika Tazkiyah, Nurjamilah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh promosi melalui Live Streaming TikTok dan harga terhadap keputusan pembelian produk lampu Provi di Toko Alink Listrik melalui platform TikTok Shop. Menggunakan pendekatan… tan Kuantitatif dengan Metode survei secara deskriptif dan verifikatif. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada pelanggan Toko Alink Listrik, dengan total sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Cochran dan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala Likert untuk mengukur persepsi konsumen terhadap promosi Live Streaming, harga, dan keputusan pembelian. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS versi 31, meliputi uji validitas, reliabilitas, uji normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, analisis regresi linear berganda, uji koefisien determinasi, serta uji t (parsial) dan uji F (simultan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Live Streaming TikTok dan harga memberikan pengaruh sebesar 55% terhadap keputusan pembelian, sedangkan 45% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain diluar variabel yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Temuan ini memperkuat peran penting strategi pemasaran digital berbasis konten kreatif dan interaktif untuk meningkatkan daya saing UMKM peralatan listrik di era transformasi digital.

PENGARUH KUALITAS KONTEN DAN PEMASARAN KONTEN TERHADAP KETERLIBATAN AUDIENS DI INSTAGRAM PADA AKUN GENFUN

Septia Patmawati, Yoki Oktorian Sukardi
Abstract: Perkembangan media sosial mengubah pola interaksi generasi muda, khususnya Gen Z dan Milenial, yang mencari hiburan serta informasi melalui platform digital. Instagram menjadi salah satu kanal utama yang mereka gunakan.… Performa akun Genfun, unit konten di bawah Pikiran Rakyat Media Network, menunjukkan tingkat keterlibatan audiens Instagram yang lebih rendah dibandingkan TikTok dan YouTube, fakta tersebut menegaskan bahwa penelitian perlu dilakukan untuk mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keterlibatan audiens di Instagram Genfun. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kualitas konten dan pemasaran konten terhadap keterlibatan audiens pada akun Instagram Genfun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Peneliti menyebarkan kuesioner online kepada 100 pengikut akun Instagram @genfunofficial. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, regresi linear berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas konten berpengaruh signifikan dan menjadi faktor dominan terhadap keterlibatan audiens. Pemasaran konten juga berpengaruh signifikan, meskipun pengaruhnya lebih rendah dibandingkan kualitas konten. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan dengan nilai determinasi (R²) sebesar 0,923, yang berarti 92,3% variasi keterlibatan audiens dapat dijelaskan oleh kualitas konten dan pemasaran konten.