Search Articles & Publications

Showing 930 articles found for "Pengumpulan"

ANALISIS PENGELOLAAN ALOKASI DANA DESA (ADD) DALAM UPAYA PEMBANGUNAN DESA DI DESA TOLOTIO KECAMATAN BONE PANTAI KABUPATEN BONE BOLANGO

Nurtia, Mahdalena, Bokiu, Zulkifli
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan Alokasi Dana Desa, peningkatan pembangunan dan transparansi Alokasi Dana Desa di Desa Tolotio. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Dengan informan… penelitian yang berjumlah 5 orang. Teknik pengumpulan data dalam penelitian terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa: 1). Pengelolaan Alokasi Dana Desa(ADD) pada  bidang penyelenggaraan pemerintah desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakat, dan pemberdayaan masyarakat telah berjalan baik meskipun pada beberapa bidang yang tidak terealisasi dan masih diperlukan peningkatan dalam perencanaan strategis jangka panjang dan manajemen pelaksanaan agar program dapat terlaksana sesuai jadwal. 2). Pada tahap pertanggungjawaban Alokasi Dana Desa(ADD) di Desa Tolotio baik secara administrasi dan teknis sudah baik, namun diperlukan peningkatan kapasitas aparatur desa melalui pelatihan manajemen keuangan 3). Tahap transparansi Alokasi Dana Desa(ADD) di Tolotio telah berjalan dengan baik. Namun, perlu adanya inovasi sistem informasi desa berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi dan kendala pelaporan.

POSTER HALALAN THAYYIBAN: EDUKASI RINGKAS UNTUK MAHASISWA DI WARUNG BU DESI

Azharina Fauziah, Himmatul Aliyah, Resa Wulan Sari, Laily Ramadhani N.R, Najkha Alfan A.S, M. Rikza Chamami
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman mahasiswa terhadap konsep halalan thayyiban, menilai efektivitas poster sebagai media edukasi ringkas, dan mengeksplorasi penerapan prinsip Falsafah Kesatuan Ilmu di… warung Bu Desi. Penelitian menggunakan metode kualitatif lapangan dengan wawancara, observasi, dan analisis poster sebagai instrumen pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa terhadap halalan thayyiban lebih menekankan pada kualitas, kebersihan, dan kesegaran makanan. Poster edukasi efektif meningkatkan kesadaran mahasiswa dan memfasilitasi komunikasi antara pemilik warung dan konsumen. Penerapan Falsafah Kesatuan Ilmu terlihat dari integrasi nilai agama, etika, dan praktik sosial dalam pengelolaan warung, yang juga menjadi sarana pembelajaran informal bagi mahasiswa. Kesimpulannya, kombinasi pengalaman konsumsi langsung, poster edukasi, dan praktik etis memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap makanan halal dan thayyib, serta dapat menjadi model edukasi konsumsi yang efektif.

PELATIHAN PERCAKAPAN BAHASA INGGRIS SEHARI-HARI MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ANAK USIA DINI MELALUI INFORMATION GAP ACTIVITIES

Jamiluddin, Sriati Usman, Fadhila Zamzam, Zarkiani Hasyim, Muh. Akbar Eisemring
Abstract: Pelaksanaan pengabdian ini didasari pada beberapa hasil penelitian sebelumnya yang mengungkapkan bahwa pembelajaran bahasa Inggris terhadap peserta didik kurang menggembirakan karena para peserta didik menganggap bahwa pelajaran… elajaran bahasa Inggris itu sulit dipahami dan dimengerti. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Tambunsaribu, G. et.al (2021) mengungkapkan bahwa faktor penyebab masalah internal peserta didik itu sendiri dimana 77 % respondent yang mengatakan bahasa Inggris itu dianggap membingungkan dan sulit dipelajari.  Dua puluh dua percent (22 %) respondent mengatakan materi berbicara (speaking) sulit dipelajari. Selain dari pada temuan penelitian di atas, hasil pengamatan pengabdi sendiri pada beberapa mahasiswa pada program studi di lingkungan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, menemukan bahwa mahasiswa mengalami kesulitan mempelajari dan memahami bahasa Inggris, mungkin disebabkan oleh  belum berkesesuaian strategi atau teknik pembelajaran bahasa Inggris yang mendorong mahasiswa untuk mengetahuinya dan merasa senang belajar. Oleh karena itu, melalui kesempatan ini, pengabdi melakukan pengabdian dalam bentuk pelatihan yaitu menawarkan suatu pendekatan atau teknik yang dapat membantu peserta didik atau mahasiswa mengurangi kebingungan dan kesulitan yang dirasakan selama ini. Pengabdi menawarkan pelatihan dengan menggunakan salah satu pembelajaran kooperatif dalam kelompok kecil, yaitu berpasang-pasangan dalam mengemukakan ide, pikiran masing-masing sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh pasangannya. Hasil penelitian Susanti dan Linaris (2021) mengungkap bahwa siswa yang menggunakan metode diskusi kelompok kecil memiliki lebih banyak kesempatan untuk berkontribusi dalam diskusi kelas. Selanjutnya hasil penelitian mereka, juga mengungkap bahwa salah satu strategi atau teknik yang dapat membantu siswa dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi adalah melalui diskusi kelompok kecil. Temuan-temuan penelitian dan hasil pengamatan tersebut, membuat para pengabdi akan memperaktikkan salah satu strategi atau teknik diskusi kelompok kecil, yaitu terdiri dari 2 (dua) orang saling bercakap-cakap (berbicara) sesuai dengan tema bahasa Inggris yang diberikan. Teknik pembelajaran dalam pelatihan ini adalah ‘Information Gap Activities (IGA)’ dimana masing-masing mahasiswa mempunyai peran. Oleh karena itu, tahapan pelaksanaan dalam pelatihan ini dimulai dari pengumpulan bahan pelatihan berupa topik-topik percakapan bahasa Inggris yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa, kemudian mahasiswa berlatih dengan memberikan kesempatan yang sama kepada masing-masing pasangan untuk memperaktikkannya sesuai peran masing-masing, dan pada akhir pelatihan, instruktur (pengabdi) memberikan penguatan tentang kegiatan yang telah dilakukan untuk menambah wawasan tentang apa yang telah diperaktikkan. Melalui pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa ingin tahu mahasiswa, menambah pengetahuan bahasa Inggris, sehingga dengan sadar mempraktikkan sendiri bersama temannya melalui percakapan bahasa Inggris yang sehari-hari mahasiswa gunakan dan alami.

IMPLEMENTASI HADIST DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DI DESA SENDANGTIRTO: ANALISIS PEMBERDAYAAN UMKM SYARIAH BERDASARKAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Ziyad Ulhaq, Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian… elitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.  

PENERAPAN MEDIA KANTONG BILANGAN MATERI NILAI TEMPAT BILANGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 3 SEKOLAH DASAR

Lya, Dina
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar mata pelajaran Matematika materi nilai tempat bilangan melalui pemanfaatan media kantong bilangan pada peserta didik kelas III UPT SD Negeri Sidomulyo 2. Metode yang… ang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap, yaitu: perencanaan (planning), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media kantong bilangan secara signifikan berkontribusi terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Sebelum tindakan dilakukan hanya 3 siswa (60%) yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Pada siklus I, jumlah siswa yang tuntas meningkat menjadi 6 orang (71,6%), dan pada siklus II seluruh siswa (100%) berhasil memenuhi KKM. Rata-rata nilai hasil belajar siswa juga mengalami peningkatan dari 78,75 pada siklus I menjadi 86,25 pada siklus II. Dengan demikian, penerapan media kantong bilangan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep nilai tempat bilangan pada siswa kelas III.  

IMPLEMENTASI PENENTUAN HPP DALAM RANGKA MENINGKATKAN PROFITABILITAS PADA UMKM KULINER “ BURGERAK"

Rita J D Atarwaman, Muza Syahraini Prabowo, Putri Zahra Thahir, Sitra Yani Belasa, Windy, Aulia Azzahra Anakoda, Rahmawati Rahman, Nunung Anastasia Aco, Mutia Amalia, Nurlina Belasa, Novianti Monaten, Jesika saiya, Gabriela Alfarenita Telussa, Goldameir Adriana Pattikawa, Piter Rumawatine, Sri Devi Rajab
Abstract: UMKM Burgerak merupakan sebuah usaha mikro di bidang kuliner yang berfokus pada penyediaan produk makanan cepat saji berupa burger dengan cita rasa khas lokal. Berdiri dari inisiatif wirausaha muda yang melihat peluang besar… esar dalam tren makanan modern yang terus berkembang, Burgerak hadir untuk memberikan alternatif kuliner yang berkualitas, terjangkau, dan sesuai dengan lidah masyarakat Kota Ambon. Keunggulan utama dari Burgerak terletak pada inovasi menu yang memadukan resep burger klasik dengan bahan-bahan lokal seperti sambal khas daerah, daging olahan tradisional, serta roti buatan yang lembut dan bercita rasa unik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. "Burgerak" dipilih sebagai subjek penelitian karena representatif terhadap UMKM kuliner di Ambon yang memiliki potensi pertumbuhan,owner juga memiliki kemampuan dalam menganalisis laporan keuangan, seperti laporan laba rugi dan laporan arus kas. Hal ini memungkinkan pemilik usaha untuk membuat keputusan yang lebih tepat, seperti menentukan harga jual yang optimal, mengendalikan biaya produksi, dan merencanakan strategi pengembangan usaha. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan pemilik dan karyawan "Burgerak", serta analisis dokumen keuangan yang tersedia. "Burgerak" mulai menerapkan sistem pencatatan yang lebih terorganisir, termasuk penggunaan software akuntansi sederhana. Penentuan harga pokok dihitung menggunakan metode job order costing dan activity-based costing (ABC) untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai struktur biaya yang dikeluarkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penerapan metode penentuan harga pokok yang akurat, pelaku UMKM dapat menetapkan harga jual yang sesuai, menghindari kerugian, serta meningkatkan efisiensi biaya.

PENGELOLAAN KAIN PERCA MENJADI KERAJINAN TANGAN (SCRUNCHIE, BROS DAN KESET)

Dian Rahma putri, Dwi Afriani, Hidayanti Rohimah
Abstract: Kain perca merupakan limbah tekstil dari proses produksi pakaian yang sering kali tidak dimanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengelolaan kain perca menjadi produk kerajinan tangan berupa… rupa scrunchie, bros, dan keset. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan tahapan pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kain perca tidak hanya mampu mengurangi limbah tekstil tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi dan estetika melalui produk kerajinan. Produk scrunchie dan bros memiliki nilai jual tinggi karena aspek fungsional dan estetis, sementara keset lebih menonjolkan aspek kebermanfaatan dan efisiensi bahan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemanfaatan kain perca berpotensi dikembangkan dalam skala UMKM.  

KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN TENILO KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO

Utina, Natasya, Tui, Fenti Prihatini, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo berdasarkan indikator Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme Sumber Daya Manusia,… Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Pada aspek Kebijakan Pelayanan, pelayanan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku. Profesionalisme SDM menunjukkan bahwa aparatur memiliki sikap ramah, responsif, serta mampu memberikan pelayanan sesuai tugas dan fungsinya, meskipun pengembangan kompetensi masih perlu ditingkatkan. Pada aspek Sarana dan Prasarana, fasilitas pendukung pelayanan masih belum memadai sehingga memerlukan perhatian pemerintah. Sistem Informasi Pelayanan Publik telah memanfaatkan media informasi dan teknologi, namun implementasinya belum optimal. Konsultasi dan Pengaduan telah berjalan dengan baik melalui mekanisme penyampaian aspirasi dan penyelesaian keluhan masyarakat. Sementara itu, pada aspek Inovasi, Kelurahan Tenilo telah melakukan berbagai upaya pengembangan pelayanan, namun inovasi yang diterapkan masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi teknologi informasi dan penyediaan sarana pendukung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada aspek sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kompetensi aparatur agar pelayanan publik dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada masyarakat.

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PENCAPAIAN AKREDITASI A DI SMAN 8 LUWU UTARA

Rosita, Rosita, Makmur, Makmur, Taqwa, Taqwa, Nursaeni, Nursaeni, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen sarana dan prasarana, proses pencapaian Akreditasi A, serta penerapan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan oleh… leh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas, sedangkan pengadaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan kebutuhan pembelajaran. Seluruh sarana dan prasarana dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran serta dipelihara dan diawasi secara berkala agar tetap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proses pencapaian Akreditasi A dilakukan melalui pembentukan tim akreditasi, penyusunan dokumen administrasi dan bukti fisik, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, evaluasi berkala, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan kebutuhan peningkatan beberapa fasilitas, sekolah mampu mengatasinya melalui penetapan skala prioritas, kerja sama seluruh warga sekolah, dan evaluasi berkelanjutan. Penerapan manajemen sarana dan prasarana melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sehingga tercipta pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, manajemen sarana dan prasarana yang efektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan SMAN 8 Luwu Utara dalam mempertahankan Akreditasi A dan meningkatkan mutu pendidikan.

PENGARUH KEBIASAAN MEMBACA ALKITAB TERHADAP PERILAKU POSITIF PADA REMAJA AWAL DI PUSAT PENGEMBANGAN ANAK (PPA) OEMATHONIS EFATA SOE

Dovansius R Bolang, Erdin Edward Fatuli, Hendrik A.E Lao
Abstract: Masa remaja awal merupakan periode penting dalam pembentukan karakter, sehingga diperlukan pembinaan yang mampu mengembangkan aspek moral, spiritual, dan sosial secara seimbang. Salah satu bentuk pembinaan spiritual dalam&#8230; m tradisi Kristen adalah kebiasaan membaca Alkitab yang diyakini berperan dalam membentuk perilaku positif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kebiasaan membaca Alkitab terhadap perilaku positif pada remaja awal di Pusat Pengembangan Anak (PPA) Oemathonis Efata Soe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian berjumlah 30 remaja berusia 15–18 tahun, yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS versi 30. Hasil analisis menunjukkan bahwa instrumen penelitian memiliki tingkat reliabilitas yang sangat tinggi dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,988. Analisis regresi menghasilkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,851 yang menunjukkan hubungan sangat kuat antara kebiasaan membaca Alkitab dan perilaku positif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,724 mengindikasikan bahwa kebiasaan membaca Alkitab memberikan kontribusi sebesar 72,4% terhadap pembentukan perilaku positif, sedangkan 27,6% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Uji hipotesis juga memperlihatkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang membuktikan bahwa kebiasaan membaca Alkitab berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku positif remaja. Temuan ini menunjukkan bahwa pembiasaan membaca dan merenungkan firman Tuhan secara konsisten dapat memperkuat pembentukan karakter, seperti kejujuran, tanggung jawab, disiplin, empati, kasih, dan kepedulian sosial. Oleh karena itu, kebiasaan membaca Alkitab perlu terus dikembangkan melalui keluarga, gereja, sekolah, dan lembaga pembinaan sebagai bagian dari upaya membentuk karakter remaja yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani.