Abstract:Abstract: Population is a group of people who live or settle in an area for six months or more. Increasing the population in an area results in more problems being faced by the area such as high unemployment rates, poverty…
ty and food shortages which result in hunger. BPS Asahan Regency records that there is an increase in population every year. Asahan Regency BPS cannot predict population growth in the following year, so an application is needed to predict population growth. The purpose of this study is to predict population growth in Asahan Regency in the following year based on previous data using the concept of data mining. By applying data mining using multiple linear regression methods can be used to calculate population growth estimates based on previous data. This quantitative research used population data of Asahan Regency from 2016 to 2022. From the calculation of the multiple linear regression model using data from the previous five years, the estimated population growth of Asahan for 2023 was 824,617 people and the process of estimating the population became more systematic and calculated. well with this population estimation system and the process of storing data becomes easier and does not require a lot of paper to print and save.
Keywords: Application; Data Mining; Multiple Linear Regression
Abstrak: Penduduk merupakan sekumpulan orang yang tinggal atau menetap pada suatu wilayah selama enam bulan atau lebih. Bertambahnya jumlah penduduk pada suatu daerah mengakibatkan semakin banyak pula persoalan yang di hadapi oleh daerah tersebut seperti tingkat pengangguran yang tinggi, kemiskinan dan kekurangan pangan yang mengakibatkan kelaparan. BPS Kabupaten Asahan mencatat terjadi adanya pertambahan penduduk pada setiap tahunnya. BPS Kabupaten Asahan tidak dapat memprediksi pertumbuhan penduduk pada tahun berikutnya sehingga dibutuhkan suatu aplikasi untuk memprediksi pertambahan penduduk tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk memprediksi pertumbuhan penduduk Kabupaten Asahan pada tahun berikutnya berdasarkan data sebelumnya menggunakan konsep data mining. Dengan menerapkan data mining menggunakan metode regresi linier berganda dapat digunakan untuk menghitung estimasi pertumbuhan penduduk berdasarkan data sebelumnya. Penelitian yang dilakukan secara kuantitatif ini menggunakan data penduduk Kabupaten Asahan dari tahun 2016 sampai tahun 2022. Dari perhitungan model regresi linier berganda menggunakan data lima tahun sebelumnya didapat estimasi pertumbuhan penduduk Asahan untuk tahun 2023 sebesar 824.617 jiwa dan proses estimasi jumlah penduduk menjadi lebih sistematis dan terkalkulasi dengan baik dengan adanya sistem estimasi jumlah penduduk ini dan proses penyimpanan data menjadi lebih mudah dan tidak memerlukan banyak kertas untuk di cetak dan di simpan.
Kata kunci: Aplikasi; Data Mining; Regresi Linier Berganda
Abstract:Abstract: Sales of products that are frequently sold and new products at HNI Range fluctuate, namely sometimes increasing and sometimes decreasing. This is because consumers often move to other stockists because the product…
uct they want is not available, whereas if they have to buy, they must pre-order and wait a few days. This problem had an impact on product stock control which could not be predicted properly by HNI Kisaran. The purpose of this study is to apply the Single Exponential Smoothing method for forecasting product sales at HNI Kisaran based on the data obtained. The research method used in this research is qualitative research which is research that only collects data and explains descriptively/narratively without having to be processed by statistical tests. This research will only utilize data obtained from research sites and input them without changing anything. Manual calculation results and computerized calculation results have the same results. Using the Single Exponential Smoothing method can help HNI Kisaran to determine the amount of product that must be provided in order to be able to meet customer demand.
Keywords: forecasting; product; single exponential smoothing
Abstrak: Penjualan produk yang sering terjual dan produk baru di HNI Kisaran mengalami fluktuasi yaitu kadang kala meningkat dan kadang kala menurun. Hal ini disebabkan karena konsumen sering berpindah-pindah ke Stockis lainya dikarenakan produk yang diinginkan tidak ada sedangkan jika harus membeli, harus melakukan Pre Order terlebih dahulu dan menunggu beberapa hari. Masalah tersebut berdampak pada pengendalian stok produk yang tidak dapat diprediksi dengan baik oleh pihak HNI Kisaran. Tujuan penelitian ini adalah menerapkan metode Single Exponential Smoothing untuk peramalan penjualan produk di HNI Kisaran berdasarkan data yang diperoleh. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang merupakan penelitian yang hanya mengumpulkan data dan menjelaskan secara deskripstif/narasi tanpa harus diolah dengan pengujian statistik. Penelitian ini hanya akan memanfaatkan data yang diperoleh dari tempat riset dan menginputkannya tanpa mengubah apapun. Hasil perhitungan manual dan hasil perhitungan komputerisasi memiliki hasil yang sama. Menggunakan metode Single Exponential Smoothing dapat membantu pihak HNI Kisaran untuk menentukan jumlah produk yang harus disediakan agar mampu memenuhi permintaan pelanggan.
Kata kunci: peramalan; produk; single exponential smoothing
Abstract:Abstract: This research focuses on designing an interface refinement for the XYZ University company profile website that facilitates public information services. This research aims to increase the website's usability value…
ue by implementing the Goal-Directed Design (GDD) method in website interface refinement. GDD provides solutions that meet user needs and goals and address business goals. This research begins the interface design process by identifying user behavior patterns and goals to help deepen understanding of the domain, business goals, and technical constraints that will be used as a reference in website interface design refinement. Furthermore, usability testing is conducted using the System Usability Scale (SUS) as the measurement parameter. The usability aspects assessed in this research are effectiveness, efficiency, and satisfaction. Usability testing is conducted on the current website interface design and the website interface refinement design. Tests were conducted on six participants, consisting of three XYZ University students and three members of the general public. The findings show that the website's usability has increased from the previous value of 49.16 to 83.33. Based on the SUS score interpretation, the value that was previously categorized as "poor" increased to "excellent". Therefore, the result of the website interface refinement design using the GDD method has succeeded in increasing the usability value of the website.
Keywords: goal-directed design; system usability scale; university website; user interface
Abstrak: Penelitian ini berfokus pada perancangan perbaikan antarmuka website company profile Universitas XYZ yang memfasilitasi pelayanan informasi publik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai usability website dengan mengimplementasikan metode Goal-Directed Design (GDD) dalam melakukan perancangan perbaikan website. GDD memberikan solusi yang memenuhi kebutuhan dan tujuan pengguna, dan juga menangani tujuan bisnis. Penelitian ini memulai perancangan antarmuka dengan mengidentifikasi pola perilaku dan tujuan pengguna untuk membantu memperdalam pemahaman tentang domain, tujuan bisnis, dan kendala teknis yang akan dijadikan acuan dalam perancangan antarmuka website. Selanjutnya, dilakukan usability testing dengan menggunakan System Usability Scale (SUS) sebagai parameter penilaiannya. Aspek usability yang diukur pada penelitian ini adalah efektivitas, efisiensi, dan kepuasan pengguna. Pengujian dilakukan terhadap kondisi awal website dan rancangan perbaikan antarmuka website. Pengujian dilakukan kepada enam partisipan yang terdiri dari tiga mahasiswa Universitas XYZ dan tiga masyarakat umum. Didapatkan bahwa nilai usability website mengalami peningkatan dari yang sebelumnya bernilai 49,16 menjadi 83,33. Berdasarkan skala penilaian SUS, nilai yang sebelumnya berkategori “poor†meningkat menjadi “excellentâ€. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa hasil dari rancangan perbaikan antarmuka website dengan menggunakan metode GDD berhasil meningkatkan nilai usability website.
Kata kunci: goal-directed design; system usability scale; user interface; website universitas
Abstract:Abstract: This research was conducted in the Bangka Belitung region specifically observing what criteria could support and hinder the development of home industries. The home industry is a small-scale industry that is generally…
nerally carried out in the family sphere and is driven by women. Home industries need to receive support from the provincial government to survive and increase the scale of production. To make support for home industries more targeted, this research summarizes several criteria related to the conditions of home industries and the businesses they run. In Bangka Belitung Province there are several types of businesses that are run on a home industry scale. Based on the condition of the home industry which has multiple criteria and multiple alternatives, this research uses the Analytical Hierarchy Process method and Expert Choice software as data processing aids. The results of data processing show that industrial business is the highest alternative with a weight of 24.7% and the highest criterion is strategy at 23.7%. These results indicate that the largest portion of home industry business actors is engaged in the industrial sector and to encourage the progress of the home industry the most important factor is strategy, namely understanding the type of business they are involved in, labor-intensive industries, paying attention to production factors, electricity capacity, and business operations. While the next stage is to design a user interface for a web-based system as a means of collecting home industry data.
Keywords: AHP; collecting home industry data; home industries
Abstrak: Penelitian ini dilakukan di wilayah Bangka Belitung secara khusus melihat kriteria apa saja yang dapat mendukung dan menghambat perkembangan industri rumah tangga. Industri rumah tangga merupakan industri kecil yang umumnya dilakukan dalam lingkup keluarga dan digerakkan oleh perempuan. Industri rumah tangga perlu mendapat dukungan dari pemerintah provinsi agar bisa bertahan dan meningkatkan skala produksinya. Agar dukungan industri rumah tangga lebih tepat sasaran, penelitian ini merangkum beberapa kriteria terkait kondisi industri rumah tangga dan usaha yang dijalankannya. Di Provinsi Bangka Belitung terdapat beberapa jenis usaha yang dijalankan dalam skala industri rumah tangga. Berdasarkan kondisi industri rumah tangga yang memiliki banyak kriteria dan banyak alternatif, maka penelitian ini menggunakan metode Analytical Hierarchy Process dan software Expert Choice sebagai alat bantu pengolahan data. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa bisnis industri merupakan alternatif tertinggi dengan bobot 24,7% dan kriteria tertinggi adalah strategi 23,7%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa porsi terbesar pelaku usaha industri rumah tangga bergerak di sektor industri dan untuk mendorong kemajuan industri rumah tangga faktor yang paling penting adalah strategi yaitu memahami jenis usaha yang digeluti, industri padat karya, pembayaran, memperhatikan faktor produksi, kapasitas listrik, dan operasional usaha. Sedangkan tahap selanjutnya adalah merancang antarmuka untuk sistem berbasis web sebagai sarana pendataan industri rumahan.
Kata kunci: AHP; industri rumahan; pendataan industri rumahan
Abstract:Abstract: The continuous use of an electric motor in some industries causes the electric motor to malfunction early. Such damage is generally caused by overheating. Therefore, to overcome the problem of overheating, most…
industries use two motors that work alternately. Both electric motors function as running and standby which are generally controlled manually by the operator or using a time delay relay (TDR). However, the control of both motors by the operator is not effective because it allows human error to occur. The use of TDR is also ineffective because it does not make the temperature of the electric motor a reference in controlling the work of the two electric motors. This research aims to produce a prototype that can monitor the temperature of the electric motor in real-time and control the electric motor based on the temperature of the electric motor. The Wemos D1R2 is used as a processor to control both electric motors and transmit the temperature of the electric motor to a smartphone via the internet. The MLX90614 sensor is used as an infrared-based temperature sensor. Based on the results of testing the overall performance of the prototype, it is known that the temperature readings of the electric motor are quite accurate with mean error and standard deviation of 0.13oC and 0.15oC, respectively. The prototype is also capable of controlling both electric motors automatically and controlling a cooler via a smartphone.
Keywords: Electric Motor; MLX90614; Overheating; Wemos D1R2.
Abstrak: Penggunaan sebuah motor listrik secara terus menerus pada sebagian industri menyebabkan motor listrik tersebut mengalami kerusakan lebih awal. Kerusakan tersebut umumnya disebabkan oleh panas berlebih. Oleh karena itu, untuk mengatasi masalah panas berlebih tersebut maka sebagian besar industri menggunakan dua buah motor yang bekerja secara bergantian. Kedua motor listrik tersebut difungsikan sebagai running dan standby yang mana umumnya dikendalikan secara manual oleh operator atau menggunakan time delay relay (TDR). Namun, pengendalian kedua motor oleh operator tidaklah efektif karena memungkinkan terjadinya human error. Penggunaan TDR juga tidak efektif karena tidak menjadikan suhu motor listrik sebagai acuan dalam mengendalikan kerja kedua motor listrik tersebut. Penelitian ini bertujuan menghasilkan sebuah prototipe yang mampu mengawasi suhu motor listrik secara real-time dan mengendalikan motor listrik berdasarkan suhu motor listrik. Wemos D1R2 digunakan sebagai prosesor untuk mengendalikan kedua motor listrik dan mengirimkan suhu motor listrik ke smartphone melalui internet. Sensor MLX90614 digunakan sebagai sensor suhu berbasis infra merah. Berdasarkan hasil pengujian kinerja prototipe secara keseluruhan diketahui bahwa hasil pembacaan suhu motor listrik cukup akurat dengan mean error dan standar deviasi masing-masing 0,13oC dan 0,15oC. Prototipe juga mampu mengontrol kedua motor listrik secara otomatis dan mengontrol sebuah pendingin melalui smartphone.
Kata kunci: Motor Listrik; MLX90614; Panas Berlebih; Wemos D1R2.
Abstract:Abstract: The realization of credit proposed by customers is one of the essential factors for a bank. Moreover, especially during the Covid-19 pandemic, credit realization shows the business conditions of prospective borrowers,…
rowers, whether they are in good condition or not. So, it is crucial to predict how many new debtors will achieve. In this article, forecasting the number of new debtors uses the Simple Moving Average and Double Exponential Smoothing methods based on actual data on the number of new debtors per month for 2019-2021. Furthermore, the performance of the two methods is compared by comparing the Mean Absolute Deviation and Mean Square Error values. The comparison results conclude that the Simple Moving Average method is better than the Double Exponential Smoothing for predicting the number of new debtors.
Keywords: double exponential smoothing; mean absolute deviation; mean square error; simple moving average; forecasting.
Abstrak: Realisasi kredit yang diajukan oleh nasabah adalah salah satu faktor yang penting di dunia perbankan. Terlebih disaat adanya pandemi Covid-19, realisasi kredit memperlihatkan kondisi usaha para calon debitur, apakah dalam keadaan baik atau tidak. Sehingga penting untuk memprediksi berapa capaian jumlah debitur baru. Dalam artikel ini dilakukan peramalan jumlah debitur baru dengan metode Simple Moving Average dan Double Exponential Smoothing berdasarkan data aktual jumlah debitur baru per bulan tahun 2019-2021. Selanjutnya, dilakukan perbandingan performa kedua metode tersebut dengan cara membandingkan nilai dari Mean Absolute Deviation dan Mean Square Error. Hasil perbandingan yang diperoleh mengarah pada sebuah kesimpulan, yaitu metode Simple Moving Average lebih baik daripada Double Exponential Smoothing untuk meramalkan jumlah debitur baru
Kata kunci: double exponential smoothing; mean absolute deviation; mean square error; simple moving average; peramalan.
Abstract:Abstract: Superior students represent active and intelligent students who are able to make a direct contribution to the development of the nation. To produce excellent students, one of the efforts that can be made is to…
foster these superior students from the start by forming a superior class. In forming a superior class, an effective selection process is needed to select students who are truly superior. This research was conducted at STMIK Royal Kisaran where the object of research was prospective new students for the superior class and the related party was the Academic and Student Administration Bureau (BAAK) because the party was directly involved in selecting prospective new students for the superior class. But the problem is, BAAK does not yet have an election process based on a method and there is no information system for selecting prospective new students for superior classes. The purpose of this study is to make predictions related to the selection of prospective new students for superior classes in the future with the Naïve Bayes Algorithm and implemented in an information system.The results of this research are that the Naïve Bayes algorithm produces an accuracy rate of 60% in the good classification category which is measured by the level of accuracy using the confusion matrix, so that the information system produced in this study also has efficient prediction results and is expected to help BAAK.
Keywords: data mining; naïve bayes; superior student class.
Abstrak: Mahasiswa unggulan merupakan representasi dari mahasiswa aktif dan cerdas yang mampu memberikan kontribusi langsung terhadap perkembangan bangsa. Untuk menghasilkan mahasiswa yang benar unggul salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan membina mahasiswa unggulan tersebut sejak awal dengan membentuk kelas unggulan. Dalam membentuk kelas unggulan dibutuhkan proses seleksi yang benar efektif untuk memilih mahasiswa yang benar unggul. Penelitian ini dilakukan di STMIK Royal Kisaran dimana objek penelitian merupakan calon mahasiswa baru untuk kelas unggulan dan pihak yang terkait adalah Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) karena pihak tersebut terlibat langsung dalam pemilihan calon mahasiswa baru untuk kelas unggulan. Namun permasalahannya, pihak BAAK belum memiliki sebuah proses pemilihan berdasarkan metode dan belum adanya sistem informasi pemilihan calon mahasiswa baru kelas unggulan. Tujuan dari penelitian ini adalah melakukan prediksi terkait pemilihan calon mahasiswa baru kelas unggulan di masa mendatang dengan Algoritma Naïve Bayes dan diimplementasikan dalam sebuah sistem informasi. Hasil penelitian ini algoritma Naïve Bayes menghasilkan tingkat akurasi sebesar 60% dengan kategori good classification yang diukur tingkat akurasinya dengan menggunakan confusion matrix, sehingga sistem informasi yang dihasilkan dalam penelitian ini juga memiliki hasil prediksi yang efisien dan diharapkan dapat membantu pihak BAAK.
Kata Kunci: data mining; mahasiswa kelas unggulan; naïve bayes.
Abstract:Abstract: The poor community is a condition in which the community does not have adequate facilities and infrastructure and an adequate environment, with the quality of housing and settlements far below the eligibility standard…
tandard and uncertain livelihoods covering all multidimensional dimensions. The Pasiran Village Office, Sei Dadap District, is one of the agencies located in the Pasiran area, Sei Kamah. Where the Pasiran Village Hall Office carries out activities to distribute assistance to village communities who are declared to be underprivileged or have low incomes below 3.5 million. With such a large number of village people, an in-depth analysis is needed to determine which poor people are entitled to receive Non-Cash Food Assistance from the government. The solution to this problem is to use data mining with the Naïve Bayes algorithm for data classification. Data mining is the science of extracting information by utilizing data sets to obtain valuable information with a large enough data size through the process of extracting data or filtering data. The classification application uses the naïve Bayes algorithm used at the Pasiran Village Office to produce a classification of beneficiaries, namely Worthy and Unworthy based on the attributes of Citizenship, Family Group, ASN Status, and Having a Healthy Family Card.
Keywords: data mining; naïve bayes; classification, beneficiary
Abstrak: Masyarakat miskin merupakan suatu kondisi dimana keadaan masyarakat yang tidak memiliki sarana dan prasarana serta lingkungan yang memadai, dengan kualitas perumahan dan pemukiman yang jauh dibawah standar kelayakan serta mata pencaharian yang tidak menentu yang mencakup seluruh multidimensi. Kantor Balai Desa Pasiran Kecamatan Sei Dadap merupakan salah satu instansi yang berada di daerah Pasiran, Sei Kamah. Dimana Kantor Balai Desa Pasiran melakukan kegiatan pembagian bantuan terhadap masyarakat desa yang dinyatakan kurang mampu atau memiliki penghasilan rendah dibawah 3,5 juta. Dengan jumlah masyarakat desa yang begitu banyak, diperlukan analisis yang mendalam untuk menentukan masyarakat tidak mampu yang berhak untuk mendapatkan Bantuan Pangan Non Tunai dari pemerintah. Solusi dari permasalahan tersebut adalah menggunakan data mining dengan algoritma naïve bayes untuk klasifikasi data. Data mining merupakan suatu ilmu untuk menggali informasi dengan memanfaatkan kumpulan data untuk mendapatkan berbagai informasi yang berharga dengan ukuran data yang cukup besar melalui proses penggalian data atau penyaringan data. Aplikasi klasifikasi menggunakan algoritma naïve bayes yang terapkan pada Kantor Balai Desa Pasiran menghasilkan klasifikasi warga penerima bantuan yaitu Layak dan Tidak Layak berdasarkan atribut Kewarganegaraan, Golongan Keluarga, Status ASN dan Memiliki Kartu Keluarga Sehat.
Kata kunci: data mining; naïve bayes; klasifikasi, penerima bantuan
Abstract:Abstract : In building community economic independence, each year DISKOPDAGIN provides micro business loans sourced from the Asahan Regency Regional Revenue and Expenditure Budget (APBD) funds which aim to help strengthen…
n capital for micro business actors. However, in providing micro business credit, certain conditions or criteria are required so that the DISKOPDAGIN can determine whether the customer receiving the micro business loan is eligible to receive credit or not. The problem that is often faced by the Department of Industry and Trade at this time is the difficulty in making decisions to determine recipients of micro business loans. The purpose of this research is to facilitate the Department of Industry and Trade in selecting micro business credit customers. The Simple Additive Weighting (SAW) method in this study aims to select the best alternative from a number of alternatives to be used based on specified criteria. The results of this study are micro business credit decision support systems, where the application of this system shows that the results of the ranking process with the SAW method are the same if calculated manually. The calculation uses 7 criteria where the highest alternative is the Asmah alternative (A7) with a preference value of 1.
Keywords: decision support system; micro business credit; simple additive weighting;
Abstrak: Dalam membangun kemandirian ekonomi masyarakat, tiap tahunnya DISKOPDAGIN mengadakan kredit usaha mikro yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Asahan yang bertujuan untuk membantu penguatan modal kepada pelaku usaha mikro. Namun dalam memberikan kredit usaha mikro juga mempunyai syarat-syarat atau kriteria tertentu agar pihak DISKOPDAGIN dapat menentukan apakah nasabah penerima kredit usaha mikro tersebut layak menerima kredit atau tidak. Permasalahan yang sering dihadapi oleh pihak DISPERINDAG saat ini ialah kesulitan dalam mengambil keputusan untuk menentukan penerima kredit usaha mikro. Tujuan dari penelitian ini untuk memudahkan pihak DISPERINDAG dalam menyeleksi nasabah kredit usaha mikro. Metode Simple Additive Weighting (SAW) dalam penelitian ini bertujuan untuk menyeleksi alternatif terbaik dari sejumlah alternatif yang akan digunakan berdasarkan kriteri yang ditentukan. Hasil penelitian ini sistem pendukung keputusan kredit usaha mikro, dimana penerapan sistem ini menunjukkan bahwa hasil dari proses perangkingan dengan metode SAW sama jika dihitung secara manual. Perhitungan menggunakan 7 kriteria dimana alternatif yang tertinggi adalah alternatif Asmah (A7) dengan nilai preferensi 1.
Kata Kunci: kredit usaha mikro; sistem pendukung keputusan; simple additive weighting;
Abstract:Abstract: One of the main aspects of education, such as elementary school education, the initial stage for children to continue to the next level of education. Elementary school for the first level of education plays an…
important role in developing students' attitudes, skills, and interests and talents. Every new academic year, students and parents will choose the best school according to their wishes. There are many choices of schools with a variety of different offerings provided. That way, many parents of students are confused by the many choices of types of schools for their children. This study aims to provide recommendations for the best elementary schools in the Sei Dadap sub-district based on the criteria desired by prospective students by applying the Simple Addictive Weighting (SAW) method to a system The SAW method helps in solving simple unstructured problems so that by applying the SAW method a more effective decision-making process can be carried out. The data used as alternative data are elementary schools in the Sei Dadap sub-district. The criteria used in decision making include accreditation, facilities, extracurricular activities, number of classrooms, number of students, and distance between schools.
Keywords: Decision Support System; Elementary school; Simple Addictive Weighting
Abstrak: Salah satu aspek pendidikan utama seperti pendidikan sekolah dasar yang tahap awal bagi anak untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya. Sekolah Dasar jenjang pendidikan pertama memegang peranan penting dalam mengembangkan sikap, keterampilan, serta minat dan bakat siswa. Setiap tahun ajaran baru, siswa dan orang tua akan memilih sekolah terbaik sesuai dengan keinginan mereka. Ada banyak pilihan sekolah dengan beragam penawaran berbeda yang disediakan. Dengan begitu, banyak orang tua siswa yang bingung dengan banyaknya pilihan jenis sekolah untuk anaknya. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi sekolah dasar terbaik di kecamatan Sei Dadap berdasarkan kriteria yang diinginkan oleh calon siswa dengan menerapkan metode Simple Addictive Weighting (SAW) pada suatu sistem. Metode SAW membantu dalam menyelesaikan masalah sederhana yang tidak terstruktur sehingga dengan menerapkan metode SAW dapat dilakukan proses pengambilan keputusan yang lebih efektif. Data yang digunakan sebagai data alternatif adalah sekolah dasar yang ada di kecamatan Sei Dadap. Kriteria yang digunakan dalam pengambilan keputusan meliputi akreditasi, fasilitas, kegiatan ekstrakurikuler, jumlah ruang kelas, jumlah siswa, dan jarak antar sekolah.
Kata kunci: Sistem Pendukung Keputusan; Simple Addictive Weighting; Sekolah Dasar