Search Articles & Publications

Showing 4909 articles found for "Ikan"

HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS, RIWAYAT SEKSIO SESAREA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2022

Imam Subangi, Rikaastria, Sari , Erma Puspita, Anggraini, Arie
Abstract: Retensio Plasenta yaitu plasenta tidak lahir setengah jam setelah lahirnya janin, perlekatan yang kuat antara plasenta dengan uterus merupakan penyebab terjadinya retensio plasenta. Retensio plasenta yang berpotensi mengancam… ancam jiwa dan penyebab umum kematian ibu dari perdarahan post partum (Prawirohardjo, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadapkejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat  survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independen  dan variabel dependen diambil pada waktu yang bersamaan menggunakan data primer dengan populasi 1.705 orang dan jumlah sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 94 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dari 94 responden diketahui ibu yang mengalami retensio plasenta (6,4%), riwayat abortus (43,6%), riwayat  Sectio Caesarea (48,9%), dan paritas tinggi (47.9%), sedangkan hasil analisis bivariat  ada hubungan riwayat abortus (ρ value= 0,006), ada hubungan signifikan Riwayat Sectio Caesarea (ρ value= 0.012) dan paritas  (ρ value= 0,010), dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin. Kesimpulan ada hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadap kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Saran untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dengan mengadakan penyuluhan mengenai faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya retensio plasenta pada ibu bersalin sehingga bisa mengurangi angka kejadian retensio plasenta

PENGARUH KOMPETENSI GURU, FASILITAS BELAJAR DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA GURU PADA SDN SUKAHENING KEC. SUKAHENING TASIKMALAYA

Dewi, Astri Riani, Karliha, Lili
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh kompetensi guru, fasilitas belajar dan motivasi kerja terhadap kinerja guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan metoda quantitatif… f dengan sample sebanyak 13. Pengolahan data  menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel X1 diperoleh skor 1.175 berada pada interval 1092-1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya variabel X2 diperoleh skor 944 berada pada interval 876–1.040 dengan klasifikasi sangat baik. Lalu variabel X3 diperoleh skor 486 berada pada interval 437–520 dengan klasifikasi sangat baik. Selanjutnya analisis variabel Y diperoleh skor 1.193 berada pada interval 1092–1.300 dengan klasifikasi sangat baik. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa fhitung sebesar 88.578 sedangkan ftabel sebesar 398 berarti fhitung > ftabel. Dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini menunjukkan bahwa variabel Kompetensi Guru (X1), Fasilitas Belajar (X2) dan Motivasi Kerja (X3) berpengaruh signifikan terhadap Kinerja Guru pada SDN Sukahening Tasikmalaya.

ANALISIS RASIO KEMANDIRIAN, RASIO EFEKTIVITAS, DAN RASIO PERTUMBUHAN KEUANGAN DAERAH DALAM MENILAI PENGUKURAN KINERJA KEUANGAN TAHUN 2017-2021 PADA KANTOR BADAN PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN DELI SERDANG

Hasugian, Diana Syahfitri S., Sagala, Indah Cahya, Dalimunthe, Hasbiana
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menilai Analisis Rasio Kemandirian, Rasio Efektivitas, Dan Rasio Pertumbuhan Keuangan Daerah Dalam Menilai pengukuran Kinerja Keuangan Tahun  2017-2021 Pada Kantor Badan Pendapatan Daerah Kabupaten… Kabupaten Deli Serdang. Sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling, yaitu  laporan keuangan pada realisasi anggaran dan penerimaan pajak daerah Kabupaten Deli Serdang. Populasi dalam penelitian ini adalah  laporan keuangan. Jenis Data yang digunakan berbentuk Deskriptif Kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan. Hasil penelitian menunjukkan rasio kemandirian keuangan daerah dikategorikan mampu karena daerah tersebut sudah mandiri dalam urusan otonomi daerah. Sedangkan untuk rasio efektivitas PAD pada tahun 2017 tergolong cukup efektif dan tahun 2018 tergolong kurang efektif yaitu sebesar 95,79% dan 78,50%, pada tahun 2019,2020, dan 2021 mengalami penurunan yaitu sebesar 69,56%, 68,05%, dan 54,76%, memiliki rata-rata rasio efektivitas sebesar 73,33% yang termasuk golongan tidak efektif. Untuk rasio pertumbuhan menggambarkan bahwa pemerintah daerah tidak dapat mempertahankan dan  meningkatkan keberhasilan dari periode ke periode berikutnya

GAMBARAN GOAL SETTING - PERENCANAAN AKADEMIK MAHASISWA PSIKOLOGI

Verasari , Metty, Dian Sartika Sari, Budisantoso, Kezia Natalia
Abstract: Perencanaan karir mahasiswa menjadi sesuatu yang penting bagi  keputusan akademik mahasiswa. Adanya perubahan kebijakan akan memberikan pengaruh terhadap perencanaan karir mahasiswa. Kebijakan mengenai jenjang dan untuk… mendapatkan gelar psikolog yang semula magister profesi menjadi profesi psikologi memberikan perubahan sendiri bagi perencanan karir mahasiswa. Penelitian ini membahas pokok persoalan mengenai bagaimana gambaran perencanaan karir mahasiswa psikologi  terlebih setelah adanya perubahan kebijakan mengenai program psikolog. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara pada 10 mahasiswa berdasarkan aspek perencanaan kerja. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa perencanaan goal setting dari mahasiswa psikologi mengalami kebingungan sejak adanya perubahan kebijakan profesi psikologi. Sebelumnya profesi psikologi ditempuh dengan jalur magister profesi dan saat ini ditempuh dengan s1 profesi psikologi dimana saat ini S1 profesi bersifat umum dan tidak lagi ada peminatan seperti magister profesi. Mahasiswa mengalami kebingungan terkait keputusan mereka apakah harus melanjutkan s1 profesi umum atau magister science agar bisa bergerak dibidang akademik, sebelumnya profesi psikologi diraih dengan gelar magister profesi dimana secara jenjang Pendidikan psikolog menduduki s2 dan dapat bekerja dibidang akademisi sekaligus berpraktek sebagai psikolog.  

PENGARUH BUDAYA ORGANISASI “AKHLAK” DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PADA PENGATUR PERJALANAN KERETA API (PPKA) DI DAERAH OPERASI 2 BANDUNG WILAYAH 2. C TASIKMALAYA

Cahyono, Nikotiyanto Dwi, Sandra, Eri
Abstract: Hampir setiap hari karyawan dikelilingi oleh budaya organisasi yang mempengaruhi pembentukan sikap terhadap lingkungan sekitar yang akan mempengaruhi kinerja karyawan di perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui&#8230; hui pengaruh Budaya Organisasi “Akhlak terhadap kinerja pegawai Operator Kereta Api di Area Operasi 2.C di Bandung, Wilayah Tasikmalaya. Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi “Akhlak”, dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai digunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Untuk mengumpulkan data, kuesioner dan observasi digunakan. Sampel penelitian ini berjumlah 45 karyawan dengan teknik random sampling. Analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heteroskedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” diperoleh nilai thitung 6,768 > ttabel 2,018 dengan sig 0,000 < 0,005 yang secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Hasil hipotesis Disiplin Kerja diperoleh nilai thitung 3,511 > ttabel 2,018 dengan sig 0,001 < 0,05 yang menunjukkan secara parsial mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Hasil hipotesis Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja diperoleh dengan nilai Fhitung 51,105 > Ftabel 3,219 dengan sig 0,000 < 0,05 yang menunjukkan secara simultan mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Besarnya pengaruh determinasi Budaya Organisasi “Akhlak” dan Disiplin Kerja sebesar 70,9% sedangkan sisanya sebesar 29,1% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti oleh penulis.

PENGARUH SARANA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN PEMERINTAHAN DESA (STUDI EKSPLANATORY PADA PEMERINTAH DESA SE-KECAMATAN SUKARESIK)

Saputra, Iwan, Sopyan, Iyan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Sarana secara parsial terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, untuk mengetahui pengaruh Tingkat Pendidikan secara parsial&#8230; al terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya, dan untuk mengetahui pengaruh Sarana dan Tingkat Pendidikan terhadap Kualitas Pelayanan Pemerintah Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten tasikmalaya. Metode penelitian ini menggunakan metode mix deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner, observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik penarikan sampel menggunakan total sampling yaitu seluruh Perangkat Desa Se-Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya yang berjumlah 104 orang. Analisis data yang digunakan yaitu uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji multikolinearitas, uji heterokedastisitas, regresi linier berganda, koefisien korelasi, koefisien determinasi, dan uji hipotesis. Berdasarkan Hasil Penelitian membuktikan adanya pengaruh signifikan antara sarrana terhadap kualitas pelayanan di pemerintah desa se-kecamatan sukaresik kabupaten tasikmalaya dengan nilai koefisien regresi variabel sarana dan tingkat Pendidikan terhadap kualitas pelayanan secara simultan sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh signifikan terhadap kualitas pelayanan dengan diperoleh angka R, maka dapat disimulkan bahwa sarana dan tingkat Pendidikan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan terdapat hubungan yang sedang atau positif. menunjukan presentase variabel independent (sarana dan tingkat Pendidikan) terhadap variabel dependen (kualitas pelayanan) berpengaruh terhadap kualitas pelayanan, sehingga disarankan agar perangkat memfokuskan kepada dua hal tersebut sebagai strateginya untuk kualitas pelayanan.

PELATIHAN MERANGKAI RANGKAIAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN TEKNIK DIGITAL SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN KASIMO

Kaleka, Yohanis Umbu, Garung, Etheldreda Rosari, Suluh, Melkianus, Engge, Yohanes, Anggraeni, Desak Made, Deke, Oktavianus, Lika, Rusniati Rambu, Lero, Oni Ringgu, Dangga, Petrus, Ina, Murniati, Bora, Alfred
Abstract: Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kasimo adalah salah satu sekolah yang memiliki tujuan untuk membentuk keterampilan siswa dalam tuntutan dunia kerja di Sumba Barat Daya. Salah satu jurusan yang dimiliki oleh sekolah tersebut&#8230; but adalah jurusan computer dan jaringan yang membutuhakan keterampilan teknik digital. Hasil observasi diperoleh bahwa siswa/i masih memiliki kesulitan dalam memahami rangkaian logika digital baik yang sederhana maupun kombinasi serta sulit dalam menentukan output setiap rangkaian dalam bentuk table kebenaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan teknik digital siswa. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah (a) metode ceramah, diskusi, dan melakukan praktik langsung dalam perangkaian rangkaian digital dasar. Adapun hasil yang diperoleh adalah siswa memiliki pemahaman tentang komponen elektronika dalam gerbang logika dasar serta mampu merangkai dan membuktikan nilai tabel kebenaran gerbang logika dasar And, Or, dan Not.

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH DAERAH DALAM PENGEMBANGAN PARIWISATA KABUPATEN PULAU MOROTAI PROVINSI MALUKU UTARA

Kanaha, Ibnu
Abstract: Penelitian ini adalah untuk mengetahui implementasi kebijakan pemerintah daerah faktor-faktor yang menghambat serta merumuskan model implementasi kebijakan pemerintah daerah pengembangan pariwisata di Kabupaten Pulau Morotai.&#8230; otai. Metode pengumpulan data, observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Intrumen peneliti, Kepala Dinas Pariwisata, Sekretas Dinas Pariwisata dan kepala bagian selaku pejabat berwewenang/terkait dan Masyarakat, pelaku Obyek Wisata Lokal di lingkungan Kabupaten Pulau Morotai. Hasil penelitian menemukan bahwa, untuk mencapai implementasi kebijakan pengembangan pariwisata, pemerintada daerah perlu langka-langka teknis, praktis, dan strategi dengan berpedoman peraturan yang berlaku: (1). Peraturan No. 09/2014 tentang (RIPPDA); (2). Pengembangan SDM; (3) Kebijakan prioritas mengalokasikan anggaran untuk program pengembangan pariwisata; (4) Menyiapkan sarana dan prasarana aksebilitas, infrastur, akomodasi pariwisata: (5) Merevisi RIPPDA. Dengan dirumuskan berdasarkan teori Donald Van Meter dan Carl Van Horn yaitu. standar sasaran, sumber daya, karakteristik organisasi, komonikasi, sikap, lingkungan sosial ekonomi politik, dari 6 faktor sehingga membentuk dukungan model pengendalian kebijakan sehingga implementasi kebijakan dapat berhasil dengan baik. mendorong peningkatan APBN, APBD dan peningkatan ekonomi masyarakat.

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA (Studi Eksperimen Kuasi Siswa Kelas V SD IT Milatul Khoir Pekanbaru)

Mardiah, Naimatul, Alpusari , Mahmud, Guslinda, Guslinda
Abstract: Dalam penelitian ini terdapat masalah yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian yaitu kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dimana dalam pembelajaran konvensional guru lebih menjadi pusat perhatian&#8230; hatian atau tokoh utama dalam proses pembelajaran sehingga siswa cenderung hanya menunggu penjelasan dan jawaban dari guru hal ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti berharap dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas V IPA dan mata pelajaran terkait di SD IT Milatul Khoir Pekanbaru dengan menerapkan pendekatan pembelajaran card sort. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen kuantitatif. Kelas eksperimen menerima pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran card sort, sedangkan kelas kontrol digunakan sebagai kelas komparatif dengan pembelajaran tradisional. Untuk mengetahui hasil akhir pembelajaran siswa, peneliti dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian dengan soal tes pilihan ganda, yang disebut dengan pretest dan posttest. Soal pretest diberikan sebelum proses pembelajaran dimulai, dan soal posttest diberikan setelah proses pembelajaran selesai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan menggunakan strategi pembelajaran card sort sedangkan skor N-Gain yang diperoleh pada kelas kontrol menunjukkan nilai rata-rata (mean) skor N-Gain sebesar 54,93% termasuk dalam kategori kurang efektif. kategori sedangkan pada kelas eksperimen nilai rata-rata (mean) skor N-Gain yang diperoleh sebesar 75,43% termasuk dalam kategori cukup efektif. Rata-rata peningkatan (mean) kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 19,5% berdasarkan nilai rata-rata kedua kelas.

ANALISIS SENTIMEN TERHADAP PUTUSAN MAHKAMAH KONSTITUSI TENTANG BATASAN UMUR CAPRES DAN CAWAPRES MENGGUNAKAN METODE NAÏVE BAYES

Hariyanti, Yenny, Kacung, Slamet, Santoso, Budi
Abstract: Penelitian ini mengkaji reaksi publik terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) Indonesia yang mempertahankan batasan umur minimal 35 tahun untuk calon presiden dan wakil presiden. Dengan menggunakan metode Naïve Bayes&#8230; s untuk menganalisis sentimen dari data Twitter, penelitian ini bertujuan untuk mengungkap persepsi publik terhadap regulasi ini. Analisis menunjukkan mayoritas sentimen negatif (90.9%), dengan hanya 6.6% sentimen positif dan 2.5% sentimen netral, menandakan ketidakpuasan yang dominan di kalangan publik. Akurasi analisis sentimen yang dihasilkan mencapai 67.98%, menegaskan efektivitas Naïve Bayes dalam konteks ini. Penelitian menghasilkann  betapa pentingnya akan pembahasan lebih mendalam mengenai syarat pencalonan yang dapat mencerminkan aspirasi masyarakat agar mempertimbangkan aspek pengalaman dan kedewasaan. Dalam konteks yang lebih luas, temuan ini memberikan wawasan berharga tentang dinamika opini publik dan potensi revisi peraturan terkait, merekomendasikan kajian lebih lanjut untuk memahami dampak kebijakan tersebut terhadap struktur demokrasi Indonesia