Search Articles & Publications

Showing 1401 articles found for "Besar"

HUBUNGAN ANTARA INTERAKSI SOSIAL DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR

Nikmah Fitrotul Khasanah, Nadia Salma Rosyida, Julaikha Noor Hasanah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara interaksi sosial dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada gejala rendahnya motivasi belajar siswa yang… diduga berkaitan dengan kurang optimalnya kualitas interaksi sosial di lingkungan sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Sampel berjumlah 36 siswa kelas V SDN Palem 2 Ngawi yang diambil secara total sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket skala Likert 4 poin sebanyak 10 item untuk masing-masing variabel. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson, dengan syarat uji normalitas dan linearitas terlebih dahulu dipenuhi. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang sangat kuat dan signifikan antara interaksi sosial dan motivasi belajar siswa dengan nilai r = 0,856, p = 0,000, dan r² = 0,733. Artinya, interaksi sosial memberikan kontribusi sebesar 73,3% terhadap variasi motivasi belajar siswa. Temuan ini menegaskan bahwa interaksi sosial berperan penting dalam membentuk semangat dan keterlibatan belajar siswa sekolah dasar.

HUBUNGAN ANTARA MOTIVASI GURU DENGAN HASIL BELAJAR SISWA

Desi Nur Hidayati, Rahmatika Ilham Fauziyah, Samiati
Abstract: Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara motivasi guru dan hasil belajar siswa kelas IV di MI Fathul Ulum Slumbung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Data diperoleh&#8230; eh melalui angket skala Likert sebanyak 20 butir pernyataan untuk mengukur motivasi guru sebagai variabel X, serta dokumentasi nilai asesmen sumatif siswa sebagai indikator hasil belajar sebagai variabel Y. Sampel berjumlah 16 siswa yang dipilih dengan teknik total sampling. Hasil uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan memiliki hubungan linear, sehingga uji korelasi Pearson digunakan karena sesuai untuk menganalisis hubungan dua variabel berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai r sebesar 0,602 dengan signifikansi 0,014 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif dan signifikan antara motivasi guru dan hasil belajar siswa. Nilai koefisien determinasi sebesar 36,24% menunjukkan bahwa motivasi guru berkontribusi terhadap lebih dari sepertiga variasi dalam hasil belajar. Temuan ini menegaskan pentingnya peran guru sebagai penggerak utama dalam menciptakan suasana pembelajaran yang produktif dan inspiratif, sehingga peningkatan motivasi guru direkomendasikan sebagai strategi kunci dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dasar.

PENGEMBANGAN EKONOMI KREATIF BERBASIS POTENSI LOKAL MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ROTI BAGI IBU RUMAH TANGGA DI DESA BAKARAN BATU

Siregar, Dahrul, Nasution, Nur Aisyah, Siregar, Retnawati
Abstract: Pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi pemberdayaan masyarakat yang mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga. Di Desa Bakaran Batu, sebagian besar&#8230; ibu rumah tangga memiliki waktu luang dan potensi untuk mengembangkan  usaha  rumahan,  namun  masih  menghadapi  keterbatasan  pengetahuan  dan keterampilan dalam mengolah produk pangan yang bernilai ekonomi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan ibu rumah tangga melalui pelatihan pembuatan roti sebagai salah satu bentuk pengembangan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi, identifikasi kebutuhan mitra, penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup teknik pembuatan roti, pemilihan bahan baku, pengemasan produk, penentuan harga jual, penyusunan merek (branding), serta strategi pemasaran digital menggunakan media sosial. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memproduksi roti yang berkualitas, mengemas produk secara menarik, serta memasarkan produk melalui platform digital. Selain itu, pelatihan berhasil meningkatkan motivasi peserta untuk memulai dan mengembangkan usaha rumahan sebagai sumber pendapatan tambahan keluarga. Program ini diharapkan dapat mendorong tumbuhnya usaha mikro berbasis potensi lokal, meningkatkan nilai tambah produk olahan pangan, memperluas peluang pasar, serta mendukung terwujudnya kemandirian ekonomi masyarakat Desa Bakaran Batu secara berkelanjutan.

PEMBERDAYAAN GURU PAUD MELALUI KEMITRAAN LITERASI DAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DEEP LEARNING

Kurnia Rahayu, Mega Endang Sari, Dian Nur Rachmawati, Indri Ristiani, Anisya Fitria Sari, Erna Budiarti, Debie Susanti
Abstract: Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui penguatan literasi dan pengembangan media pembelajaran berbasis deep learning. Program&#8230; dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, pendampingan, dan praktik pembuatan media pembelajaran berupa buku cerita anak yang kreatif dan edukatif. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya kreativitas guru dalam mengembangkan media pembelajaran literasi serta minimnya kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua dalam mendukung pembelajaran anak usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan andragogi melalui model Project Based Learning (PBL) dan pendampingan intensif (coaching clinic). Tahapan kegiatan meliputi In-Service Training, On-the-Job Learning, implementasi pembelajaran di kelas, serta evaluasi hasil kegiatan melalui pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 38 guru PAUD dengan 32 responden yang mengisi instrumen evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah mengikuti pelatihan. Nilai rata-rata pre-test sebesar 10,3 meningkat menjadi 11,8 pada post-test. Selain itu, peserta mampu menghasilkan produk media pembelajaran berupa buku cerita anak yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini dan mengintegrasikan unsur kreativitas, kolaborasi, serta nilai edukatif dalam pembelajaran. Kegiatan ini juga meningkatkan pemahaman guru mengenai penerapan deep learning, pemanfaatan media pembelajaran inovatif, serta penggunaan teknologi dan AI secara bijak dalam pendidikan. Dengan demikian, kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi guru PAUD dalam pengembangan literasi dan media pembelajaran berbasis deep learning. Program ini diharapkan dapat mendukung terciptanya ekosistem pembelajaran yang kreatif, kolaboratif, dan bermakna bagi anak usia dini.

KULIAH KERJA NYATA: IMPLEMENTASI SOSIALISASI ANTI BULLYING SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN DI SMP NEGERI 2 LISABATA KECAMATAN TANIWEL KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Rolobessy, Mike J., Miru, Rikha, Christina, Susanto, Liau Kevin, Kelarat, Moh Yusran, Lesilawang, Robo, Ulath, Abd Majid, Jamrud, Rifai A, Bantam, Abdil Maulana, Mohammad, Faruq Ali, Gaspersz, Juan Alberth, Attamimi, Unarya, Umaha, Afdalin, Upuy, Doni
Abstract: Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini dilaksanakan dengan judul “Implementasi Sosialisasi Anti-Bullying sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan di SMP Negeri 2 Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat”. Kegiatan ini bertujuan untuk&#8230; an untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai bahaya bullying serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari kekerasan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah sosialisasi interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta permainan edukatif yang melibatkan partisipasi aktif siswa dari kelas VII hingga kelas IX. Materi yang disampaikan mencakup pengertian bullying, bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah dan menghadapi tindakan perundungan di lingkungan sekolah.Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memiliki antusiasme yang tinggi selama proses sosialisasi berlangsung. Meskipun sebagian besar siswa telah mengenal istilah bullying, pemahaman mereka masih terbatas pada bentuk-bentuk tertentu saja dan belum sepenuhnya menyadari bahwa tindakan sehari-hari seperti mengejek, memberi julukan negatif, dan pengucilan juga termasuk dalam kategori bullying. Setelah kegiatan dilaksanakan, terjadi peningkatan kesadaran siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai dan menghindari segala bentuk kekerasan, baik verbal maupun non-verbal. Dengan demikian, kegiatan sosialisasi anti-bullying ini dinilai efektif dalam memberikan edukasi serta mendorong perubahan sikap siswa ke arah yang lebih positif. Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang bebas dari bullying serta mendukung terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan harmonisess.

PENGENALAN BAHASA ASING SEJAK DINI UNTUK MENDUKUNG PEMBANGUNAN EKONOMI DI MASA DEPAN

Elvina Safitri, Hera Hartati, Alfiatun Oktafia Pertiwi
Abstract: Zaman industri, globalissasi dan digitalisasi membuka peluang yang cukup besar bagi setiap warga negara mendatangi bahkan bermukim di negara lain. Hal ini dapat memberi dampak positif, yaitu adanya pertukran wawasan, pengetahuan&#8230; getahuan dan teknologi yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berdampak dengan kemajuan pembangunan ekonomi. Namu, hal ini tentu membutuhkan pemahaman komunikasi yaitu bahasa. Bahasa asing yang telah dibakukan menjadi bahasa internasional salah satunya adalah bahasa Inggris. Di dunia Internasional bahasa Inggris sering digunakan. Bahasa asing menjadi yang sangat penting untuk berinteraksi di ruang lingkup internasional. Pemahaman bahasa asing dapat membuka akses peluang yang lebih banyak untuk kemajuan pembangunan, karena hubungan internasional tidak hanya politik, akan tetapi juga ekonomi dan bidang lainnya. Berdasarkan hal tersebut maka dibuat pengabdian kepada masyarakat berjudul “Pengenalan bahasa asing sejak dini guna mendukung pembangunan ekonomi di masa depan”. Pengabdian ini mendapat respon positif diberbagai pihak dan berharap dapat membantu program pemerintah dalam mengenalkan bahasa asing ke masyarakat terkhusus anak-anak.

SOSIALISASI SUNAT SEALER UNTUK MENINGKATKAN KENYAMANAN DAN KEAMANAN SIRKUMSISI ANAK DI KLINIK YS

Yadi Putra, Mansuriza, Irma Andriani, Zalfanabira, Rahmi Tsania
Abstract: Sunat atau sirkumsisi merupakan prosedur medis yang umum dilakukan pada anak laki-laki di Aceh dan umumnya di Indonesia atas dasar religious, budaya dan kesehatan. Seiring perkembangan teknologi medis, metode sunat semakin&#8230; in berkembang kearah yang lebih canggih atau modern untuk memberikan kenyamanan dan keamanan, salah satu metode modern yang menjadi pilihan adalah penggunaan sunat sealer (lem medis) sebagai peganti metode jahitan. Namun, pemahaman masyarakat mengenai metode ini masih terbatas sehingga dilakukan pengabdian masyarakat mengenai metode ini di klinik YS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan sosialiasi dan penerapan sunat sealer sebagai alternative sunat modern guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan sirkumsisi anak di Klinik YS Aceh Besar. Metode yang digunakan meliputi edukasi kesehatan pada orang tua, pelaksanaan sunat sealer, kejadian komplikasi dan kepuasan orang tua. Hasil pengabdian menunjukan pengetahuan meningkatan dan kenyamanan anak sangat nyaman. Kesimpulan sunat sealer dapat direkomendasikan sebagai alternative sunat modern yang aman dan nyaman bagi anak.

SOSIALISASI CARA SEDERHANA MEMBACA DAN MEMAHAMI MAKNA KITAB SUCI

Bonar Simarmata, Rugun T Pakpahan, Tumpal Sagurung, Hadi I Tasilepet
Abstract: Menemukan pesan teks telah menjadi pekerjaan banyak orang di banyak aspek kehidupan. Sebab tulisan-tulisan yang dibaca selalu membutuhkan pemahaman dari pesan yang hendak disampaikan penulisnya. Upaya memahami atau menafsir&#8230; sir dalam keilmuan secara umum disebut dengan hermeneutika. Pemuda-pemudi di Sikakap membutuhkan penalaran dan panduan dalam memahami teks dari Kitab Suci, yaitu Alkitab. Para pemuda ini membutuhkan metode yang sederhana agar mudah dipahami dan dilaksanakan dalam kehidupan keagamaan untuk menumbuhkan keimanan. Dengan demikian terwujudlah pemuda yang pandai dan beriman. Karena itu kegiatan yang sangat perlu dirancang dan dilakukan bagi komunitas pemuda di desa Nemnemleleu, kecamatan Sikakap, kabupaten Mentawai, Sumatera Barat. Setelah kegiatan semua pemuda merasakan perbedaan yang besar dan kemudian menjadi pemuda yang bertumbuh dalam iman, sebab kian rutin dan setia membaca dan menggali Alkitab setiap hari.

MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS MELALUI COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING DI KECAMATAN PADANGRATU

Hartono, Masduki, Sri Hartiningsih
Abstract: Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga&#8230; ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.

LAPORAN PROGRAM PENGABDIAN MASYARAKAT MENINGKATKAN KOMPETENSI BAHASA INGGRIS MELALUI COMMUNICATIVE LANGUAGE TEACHING DI KECAMATAN PADANGRATU

Hartono
Abstract: Globalisasi dan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) menuntut penguasaan Bahasa Inggris sebagai kompetensi dasar. Namun, masalah utama di Kecamatan Padangratu adalah rendahnya tingkat literasi Bahasa Inggris pada siswa SD hingga&#8230; ga SMA, yang berada jauh di bawah standar kompetensi minimum. Kondisi ini diperparah oleh terbatasnya akses terhadap lembaga pendidikan non-formal yang berkualitas, metode pengajaran yang konvensional, serta kurangnya lingkungan yang mendukung untuk praktik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendirikan Excellent Learning Center (ELC) sebagai lembaga kursus Bahasa Inggris yang terjangkau dan berkualitas, meningkatkan kemampuan literasi Bahasa Inggris peserta secara signifikan, serta menerapkan metode pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan menyenangkan. Melalui metode pelaksanaan tiga tahap—persiapan, implementasi, dan evaluasi—program berhasil meningkatkan skor rata-rata tes Bahasa Inggris peserta sebesar 37,8%. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan pembelajaran komunikatif dan interaktif yang diterapkan di ELC efektif dalam meningkatkan motivasi dan kompetensi peserta, terutama pada keterampilan membaca dan mendengarkan.