Search Articles & Publications

Showing 1568 articles found for "Based"

PELATIHAN PENERAPAN SIMULAH 1.0 BERBASIS WEB BAGI GURU SMK NEGERI 1 KISARAN

Handoko, Wiwin, Iqbal, Muhammad, Efendi, Zulfan
Abstract: Abstract: the Daily Exam is an Assessment to carried out each time for this learning. The Implementation of Daily exam in SMK is still done manually and used the question and answer papers, so that the process couldn’t… �™t be received and not efficient for this time, as the procedure of the students' exams. This way, that was very difficult for teachers. The program of  SIMULAH 1.0 is a web-based information system that we used to manage the exam. Management includes the question management for a teacher, subject, and assessment. This training was conducted to help teachers of SMK Negeri 1 Kisaran to implement this program and more efficient as the daily exam by using the information system.             Keywords: daily exam; training; simulah 1.0    Abstrak: Ulangan Harian adalah Penilaian yang dilakukan setiap menyelesaikan satu muatan pembelajaran. Pelaksanaan Ulangan Harian di SMK Negeri 1 kisaran masih dilakukan dilakukan secara manual menggunakan kertas soal dan jawaban sehingga dalam proses pelaksanaannya belum efisien baik dalam waktu maupun pemeriksaan hasil ujian peserta didik tersebut. Hal ini tentunya sangat menyulitkan bagi guru. SIMULAH 1.0 merupakan sistem informasi berbasis web yang digunakan mengelola ujian tersebut. Pengelolaannya meliputi manajemen soal, guru, mata pelajaran dan penilaian. Pelatihan ini dilakukan untuk membantu guru SMK Negeri 1 Kisaran dalam pelaksanaan ujian ulangan harian yang lebih efisien dengan memanfaatkan sebuah sistem informasi. Kata kunci: ulangan harian; pelatihan; simulah 1.0

PENGEMBANGAN USAHA MIKRO JAMUR TIRAM PUTIH (STUDI KASUS : PEMBUATAN ALAT KONTROL SUHU, KELEMBABAN DAN PEMBUATAN WEBSITE PEMASARAN BENTENG HILIR-DELI SERDANG)

Parinduri, ikhsan, Iskandar, Iskandar
Abstract: Abstract: Has been Community Service for Micro-Business White Oyster Mushroom "Temperature control and humidity, Lower Fortress, Deli Serdang. Temperature control and humidity of white oyster mushrooms using Ardurino Uno&#8230; R-3-based DHT 11 temperature sensor with 16x2 LCD display and HP Android. Controlling the temperature and humidity of white oyster mushrooms work automatically to help the mushroom farmers in controlling the temperature and humidity of white oyster mushroom kumbung .. If temperature> 300C and humidity <650C sensors will read the temperature and humidity in the kumbung and regulate the movement of the water pump in automatic and turn the water nozzle in water spraying onto the kumbung section and baglog mushrooms. This tool works to help white oyster mushroom farmers in increasing their harvest production.   Keywords: Temperature Control and Humidity, Website     Abstrak: Telah dilakukan Pengabdian Masyarakat bagi Usaha Mikro Jamur Tiram Putih”Pengendalian suhu dan kelembaban, Benteng Hilir, Deli Serdang. Pengendalian suhu dan kelembaban jamur tiram putih menggunakan sensor suhu DHT 11 berbasis Ardurino Uno R-3 dengan tampilan LCD 16x2 dan HP Android. Pengontrolan suhu dan kelembaban kumbung jamur tiram putih bekerja secara otomatis membantu para petani jamur dalam mengendalikan suhu dan kelembaban kumbung jamur tiram putih.. Jika suhu > 300C dan kelembaban <650C sensor akan membaca suhu dan kelembaban yang berada di kumbung dan mengatur pergerakkan pompa air secara otomatis dan menghidupkan nozzle air dalam penyemprotan air ke bahagian kumbung dan baglog jamur. Alat ini bekerja untuk membantu petani jamur tiram putih dalam peningkatan produksi panennya.   Kata Kunci : Pengendalian Suhu dan kelembaban, Website

PEMBUATAN MATERI BAHAN AJAR MENGGUNAKAN ANIMASI FLASH BERBASIS MULTIMEDIA UNTUK GURU SMK KARYA UTAMA TANJUNGBALAI

Firmasyah, Ada udi, Lubis, Adi Prijuna, Agus, Raja Tama Andri, Nofitri, Rika
Abstract:   Abstract: Teaching media can ease the burden of the teachers, so that the learning process can run well and students can capture and digest the material taught by Master. Therefore, multimedia-based teaching media has&#8230; s an important role in this case, which can help overcome the problems and weaknesses that exist. The software that supports for making this interactive material that is adobe flash is easy to use because of its ability to produce media such as vidio, sound, motion animation, text and images are packaged in a wada that is interactive, keratif and more practical also fun .. the vocational teacher should be able to improve its ability, especially in making the learning media more interactive for students. SMK Karya Utama Tanjung Balai is an education at middle level which prioritizes the development of student skill.   Keywords: media teaching, multi media based, adobe flash   Abstrak: Media pembelajaran dapat meringankan beban para pengajar, sehingga proses pembelajaran dapat berjalan dengan baik serta siswa dapat menangkap dan mencerna materi yang diajarkan oleh Guru. Oleh karena itu, media ajar berbasis multimedia memiliki peranan penting dalam hal ini, yaitu dapat membantu mengatasi permasalahan dan kelemahan yang ada. Adapun software yang mendukung untuk pembuatan bahan ajar interaktif ini yaitu adobe flash yang mudah digunakan karena kemampuannya menghasilkan mediaseperti vidio, suara, animasi gerak, teks dan gambar yang dikemas dalam satu wada yang bersifat interaktif, keratif dan lebih praktis juga menyenangkan..Oleh karena itu guru SMK harus mampu meningkatkan kemampuannya terutama dalam pembuatan media pembelajaran yang lebih interaktif bagi siswa.SMK Karya Utama Tanjung Balai merupakan pendidikan pada jenjang menengah yang mengutamakan perkembangan keterampilan siswa   Kata kunci : media ajar, berbasis multi media, adobe flash

WORKSHOP MEMBANGUN SISTEM JARINGAN KOMPUTER BERBASIS PEER TO PEER DAN CLIENT SERVER DI SMK NEGERI 1 SETIA JANJI

Maha Putra, Guntur, Syafinur, Afdhal, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract: SMK Negeri 1 Setia Janji is a vocational high school that is engaged in technology that has three departments namely RPL (Software Engineering), TSM (Motorcycle Engineering) and TKR (Light Vehicle Engineering).&#8230; Department of RPL is focused into mastery of programming, for example in making dynamic web application, but after finished making web application needed a computer network so that application can be run and can be arranged through computer network system either peer to peer or client server, it needs to be done collaboration between mastery in the field of programming with mastery in the field of computer network systems, especially based on peer to peer and client server.   Keywords :Networking, peer to peer, client server     Abstrak: SMK Negeri 1 Setia Janji adalah Sekolah Menengah Kejuruan yang bergerak di bidang teknologi yang memiliki tiga jurusan yaitu RPL (Rekayasa Perangkat Lunak), TSM (Teknik Sepeda Motor) dan TKR (Teknik Kendaraan Ringan). Jurusan RPL difokuskan ke dalam penguasaan pemrograman, misalnya dalam membuat aplikasi web dinamis, tetapi setelah selesai membuat aplikasi web tersebut maka diperlukan sarana jaringan komputer agar aplikasi tersebut dapat dijalankan dan dapat diatur melalui sistem jaringan komputer tersebut baik secara peer to peer maupun client server, oleh sebab itu perlu dilakukan kolaborasi antara penguasaan dibidang pemrograman dengan penguasaan di bidang sistem jaringan komputer khususnya berbasis peer to peer dan client server.   Kata kunci : Jaringan, peer to peer, client server

PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI

Zikra Syah, Arridha, Rizaldi, Rizaldi, Siagian, Yessica, Sitohang, Norenta, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: Community service activities in the form of training of multimedia-based interactive learning media for teachers of SMAN 02 Tanjung BALAI aims to provide knowledge, skills, which are expected to result in changes&#8230; es in knowledge, skills and attitudes of teachers. So that learning and teaching process can run smoothly and easy. The target audience in community service activities are SMA N 02 TanjungBalai. Activity of multimedia-based interactive learning media is presented with the method of preaching, demonstration and question and answer. The availability of adequate lecturers, the enthusiasm of  participants, and the support of  headmaster is a supporter of the terrestrial activity of the PKM. The obstacles faced is the ability of participants to use the application is still low and computer resources owned by some participants do not meet the multimedia processing specifications should be. Benefits derived from this activity, among others, participants can know about the importance of interactive multimedia media and abractive media to improve motivation and achievement of students who are educated participants. With the creation of learning media, the learning process will be more interesting, the students will be more motivated and passionate in learning, so that teachers can explain the subject matter more easily and attractively.   Keyword: Multimedia, Instructional Media, Interactive learning     Abstrak: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia bagi guru-guru SMAN 02 Tanjung Balai ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan, keterampilan, yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap dari guru sehingga proses belajar dan mengajar dapat berjalan dengna lancar dan mudah.  Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah guru-guru SMA N 02 TanjungBalai. Kegiatan pembuatan media pembelajaran interaktif berbasis multimedia ini disajikan dengan metodeceramah, demonstrasi dan tanya jawab. Ketersediaan dosen yang memadai, antusiasme peserta, dan dukungan kepala sekolah merupakan pendukung teralksananya kegiatan PKM ini.Adapun kendala yang dihadapi adalah kemampuan peserta menggunakan porgram aplikasi masih rendah serta sumberdaya komputer yang dimiliki sebagian peserta tidak memenuhi spefikasi pengolahan multimedia yang seharusnya. Manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini antara lain peserta dapat mengetahui tentang arti pentingnya media pembelajaran multimedia yang interaktif dan abraktif untuk meningkatkan motivasi dan prestasi siswa yang dididik peserta. Dengan terciptanya media pembelajaran maka proses belajar mengajar akan lebih menarik, siswa akan lebih termotivasi dan bergairah dalam belajar, sehingga guru dapat menjelaskan materi pelajaran lebih mudah dan atraktif.   Kata Kunci: Multimedia, Media Pembelajaran, Pembelajaran interaktif PELATIHAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS MULTIMEDIA BAGI GURU-GURU SMAN 02 TANJUNGBALAI

PELATIHAN BLOG SEBAGAI SARANA PUBLIKASI PEMBELAJARAN GURU SMA NEGERI 2 KISARAN

Maha Putra, Guntur, Irawati, Novica, Prijuna, Adi
Abstract: Abstract: As a formal education institution, acculturation of techniques in Teaching and Learning Activities (KBM) is required by each lesson teacher to be able to transfer knowledge to students maximal and optimally. So&#8230; far the teaching carried out by the teachers of SMA 2 Kisaran is more dominant in learning done face-to-face in the classroom, so that learning requires the mind and energy that is extra because it is done repeatedly in the classroom and the hours that different. Starting from the above, the dedication team sought solutions so that teaching can be acculturated by online learning using blog media to publish teachers' teaching materials to the internet. It is expected that online-based teaching techniques, one of which is outlined in the making and utilization of blogs can stimulate interest from students to access teaching materials that have been published online, both in the form of text, images, audio and learning videos that have been recorded and uploaded by the teacher into his blog whenever and wherever it is, so that it will create student centered learning and learning objectives can be achieved.  Keywords: blogs, teaching materials, online publications, videos, student center learning.     Abstrak: Sebagai institusi pendidikan formal maka diperlukan akulturasi teknik dalam Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) yang dilakukan oleh masing-masing guru pelajaran untuk dapat mentransfer ilmu pengetahuan kepada peserta didik secara maksimal dan optimal. Selama ini pengajaran yang dilakukan oleh guru-guru SMA Negeri 2 Kisaran lebih dominan ke-pembelajaran yang dilakukan secara tatap muka di dalam kelas, sehingga pembelajaran membutuhkan pikiran dan tenaga yang ekstra karena dilakukan secara berulang-ulang pada kelas dan jam yang berbeda. Berawal dari hal diatas maka tim pengabdian mencari solusi agar pengajaran dapat diakulturasi dengan pembelajaran secara online menggunakan media blog untuk mempublikasikan bahar ajar para guru ke internet. Diharapkan dengan teknik  pengajaran berbasis online salah satunya yang dituangkan dalam pembuatan dan pemanfaatan blog dapat merangsang minat dari para siswa untuk mengakses bahan ajar yang telah dipublikasikan secara online baik informasi berupa text, gambar, audio maupun video pembelajaran yang telah direkam dan diupload oleh guru ke dalam blognya kapan dan dimanapun berada, sehingga akan tercipta pembelajaran berpusat pada siswa (Student Centred Learning) dan tujuan pembelajaran dapat tercapai.   Kata kunci: blog, bahan ajar, publikasi online, video, Student Center Learning.

PELATIHAN PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS POWER POINT PADA LEMBAGA KURSUS PENDIDIKAN (LKP) MANDIRI COMPUTER

Zikra Syah, Arridha, Ramdhan, William, Hasanah, Uswatun, Yesputra, Rolly
Abstract: Abstract: Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) is an educational institution engaged in office application training. They has good modules. But the modules dont consit the real aplication. Exspecially, the module of the power&#8230; point has not include the real world practice yet. The method are used in this activity in the form of description of the material and practice. The speaker made explanations about the application of Microsoft Power Point 2010, then utilizing the results of Microsoft Power Point 2010 applications, so that they are interesting as well as examples of their application in business applications. after that practice directly using the application. Some important points are explained and practiced in this activity, namely the design of interactive learning media, how to arrange the display to be interesting, and the addition of tools integrated in power points, conversion to videos. Community service activities at the Lembaga Kursus Pendidikan (LKP)  completed on 5-6 October 2018 and attended by twenty students, two tutors and three administrative staff. The material delivered to participants reached 90% of all multimedian concepts and learning media. Based on the results of the discussion and testing of the participants through questions and discussion, that ± 95% had mastered and understood the material presented.   Keywords: Interactive Learning Media, Microsoft Power Point, Video Tutorial   Abstrak: Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri merupakan lembaga pendidikan yang bergerak dalam pelatihan aplikasi perkantoran. Lembaga Kursus Pendidikan memiliki sudah modul yang bagus. Namun dalam penerapan aplikasi perkantoran di dunia nyata belum dibahas khususnya untuk Microsoft Power. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah deskripsi materi dan praktek. Pemateri melakukan penjelasan-penjelasan tentang aplikasi Microsoft Power Point 2010, pemanfaatan hasil aplikasi Microsoft Power Point 2010 sehingga menarik serta contoh-contoh penerapannya dalam aplikasi bisnis, setelah itu praktek langsung menggunakan aplikasi tersebut. Beberapa point penting yang dijelaskan serta dipraktekkan dalam kegiatan ini, yaitu perancangan media pembelajaran interaktif, cara merangkai tampilan agar menarik, dan penambahan tool terintegrasi pada power poin, konversi ke vidio. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat pada Lembaga Kursus Pendidikan (LKP) Mandiri Computer Telah selesai dilaksanakan tanggal 5-6 Oktober 2018 dan dihadiri oleh peserta didik sebanyak dua puluh orang, tutor sebanyak dua orang serta bagian administrasi sebanyak tiga orang. Materi yang disampaikan kepada peserta mencapai 90% dari semua konsep multimedian dan media pembelajaran. Berdasarkan hasil pembahasan dan dilakukannya pengujian terhadap peserta dengan melalui pertanyaan-pertanyaan dan diskusi, bahwa ±95% telah menguasai dan memahami materi yang disampaikan.   Kata kunci: Media Pembelajaran Interaktif, Microsoft Power Point, Vidio Tutorial

WORKSHOP PELATIHAN PERANCANGAN INTERNET OF THINGS BERBASIS ARDUINO UNO JENIS R3/R3 SMD DI SMK SWASTA KARYA UTAMA KOTA TANJUNGBALAI

Ananda, Ricki, Amin, Muhammad
Abstract: Abstract: Current technological developments are no stranger among students, almost all students now have an Android that is enabled to share information and be used to help with daily activities. Based on the usefulness&#8230; of android which is only enabled to share information or as a communication tool, the service team creates training or workshops which later aims to develop students' interest in reviewing or developing technology in the field of android or in the controller field. In order for the training not to start from the ground up, the training participants were taken from the main works of private vocational schools, majoring in computers, class XI of the Department of Software Engineering (RPL), with a total number of participants of 53 people. The implementation of a two-day workshop found results, on the first day with the theme of training on IOT-based automatic switch hardware design, it was found that 46 students managed to assemble automatic hardware switches, and 7 students failed to assemble the hardware automatically perfectly. On the second day, 53 students succeeded in making an automatic software switch on Android, and during the trial, all students also managed to do it. From the two days of the workshop activities, and seen from the students' activeness and curiosity about the development of Android and the controller, many students still want to know, other developments from Android besides being used as automatic switches are based on IoT. Keyword: Royer Oscillator circuit, Power wireless transfer, Booster converter circuit   Abstrak: Perkembangan teknologi saat ini sudah tidak asing dikalangan pelajar, hampir semua pelajar kini memiliki android yang difungsikan untuk berbagi informasi serta difungsikan untuk membantu kegiatan sehari hari. Berdasarkan kegunaan android yang hanya difungsikan untuk berbagi informasi atau sebagai alat komunikasi, maka tim pengabdian membuat pelatihan atau workshop yang nantinya bertujuan untuk menumbuh kembangkan minat siswa siswi dalam mengulas atau mengembangkan teknologi dibidang android dibidang controller. Agar pelatihan tidak dimulai dari dasar, maka peserta pelatihan diambil dari SMK Swasta karya utama, jurusan komputer, kelas XI Jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), dengan total peserta 53 orang. Terselenggaranya workshop selama dua hari,mendapati hasil, pada hari pertama dengan tema pelatihan perancangan hardware switch otomatis berbasis iot, didapati 46 siswa berhasil merangkai hardwarei switch otomatis, dan 7 siswa tidak berhasil merangkai hardware otomatis secara sempurna. Dihari kedua, 53 siswa berhasil membuat software switch otomatis di android, dan pada saat uji coba, seluruh siswa juga berhasil melakukannya. Dari dua hari kegiatan workshop yang dilakukan,dan dilihat dari keaktifan dan rasa ingin tahu siswa tentang pengembangan dari android dan controller, banyak siswa yang masih ingin tahu, pengembangan lain dari android selain digunakan sebagai switch otomatis berbasis iot.   Kata Kunci: Royer Oscillator circuit, Power wireless transfer, Booster converter circuit  

PELATIHAN PENULISAN DAN PUBLIKASI ARTIKEL ILMIAH HASIL PENELITIAN TINDAKAN KELAS BAGI GURU DI KOTA MAGELANG

Fidian, Athia, Aji Pradana, Agrissto Bintang
Abstract: Abstract: Based on data from Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang in July 2018, the highest number of teachers is in group of  IV / a. One of the influencing factors is their reluctance to make scientific publications&#8230; cations for the promotion. They do not have enough information about the journal to be addressed, do not yet understand what must be stated in a scientific article, systematics of writing, and how to make a bibliography. The online process is also one of the things they find difficult. The purpose of community service is to improve the ability of teachers to write scientific articles. Partners in this activity were 12 elementary and junior high school teachers in Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. The implementation time is 4 months consisting of 3 training sessions and following assistance. The material presented during the training included (1) scientific articles in the ranks of teachers, (2) reference managers, and (3) article submissions. The results of the training showed that all participants increasingly understood how to use scientific articles for promotion. In addition, 58% of participants are more aware and able to use the reference manager in Ms Office Word. In the third material, 67% of participants understood and were able to register and submit articles in the Paedagogie Journal.   Keywords: scientific articles, training, scientific publications, classroom action research   Abstrak: Berdasarkan data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang pada bulan Juli 2018, jumlah terbanyak guru berada pada golongan IV/a. Salah satu faktor yang mempengaruhi adalah keengganan mereka dalam membuat publikasi ilmiah untuk kenaikan pangkat. Mereka tidak memiliki informasi yang cukup mengenai jurnal yang akan dituju, belum memahami apa yang harus dituangkan dalam sebuah artikel ilmiah, sistematika penulisan, serta cara membuat daftar pustaka. Proses online juga menjadi salah satu hal yang mereka anggap sulit. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan kemampuan guru dalam menulis artikel ilmiah. Mitra dalam kegiatan ini adalah 12 orang guru SD dan SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayan di Kota Magelang. Waktu pelaksanaan yakni 4 bulan terdiri dari 3 kali pelatihan dan ikuti pendampingan. Materi yang disampaikan pada saat pelatihan antara lain (1) artikel ilmiah dalam kepangkatan guru, (2) reference manager, dan (3) article submission. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa seluruh peserta semakin memahami bagaimana memanfaatkan artikel ilmiah bagi pengajuan kenaikan pangkat. Selain itu, 58% peserta semakin paham dan mampu cara menggunakan reference manager pada Ms Office Word. Pada materi ke-3, sebanyak 67% peserta memahami dan mampu untuk registrasi dan submit artikel pada Jurnal Paedagogie.   Kata kunci: artikel ilmiah, pelatihan, publikasi ilmiah, penelitian tindakan kelas  

PELATIHAN GURU SEKOLAH DASAR DALAM PENGGUNAAN APLIKASI PERSENTASI POWTOON DAN SPARACOL

Fathoni, Achmad, Rosyadi, Ajib, Gunawan, Indra, Hidayat, Muhamad Taufik
Abstract: Abstract: The purpose of this social service is to provide learning media training based on the presentation application, Sparcol and Powtoon. This activity was given to teachers in Elementary School 9 Purwodadi. The social&#8230; ial service session consists of installing an application, creating an account, adding images and text, changing the background, and saving the results that have been made. The model used is a workshop model with lectures, demonstrations, question and answer and direct practice methods. Evaluation is done by distributing information and motivation questionnaires to participants and product checklists. In general, participants claimed that the training schedule was right, the time sharing (lectures, demonstrations, question-answer and direct practice) was also felt positively by the participants. Participants are satisfied with the topic presented and feel that most of the expectations and objectives of the social service are fulfilled. Evaluation results indicate that the material delivered can be followed well. Keyword: Powtoon Training, Sparcol Training, Elementary School    Abstrak: Tujuan dari pengabdian ini adalah memberikan pelatihan media pembelajaran berbasis aplikasi presentasi Sparcol dan Powtoon. Kegiatan pengabdian ini diberikan kepada guru-guru SD Negeri 9 Purwodadi. Sesi pengabdian terdiri dari instal aplikasi, membuat akun, menambah gambar dan teks, merubah background, dan menyimpan hasil yang telah dibuat. Model yang digunakan adalah model lokakarya dengan ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan metode praktik langsung. Evaluasi dilakukan dengan menyebarkan angket informasi dan motivasi kepada peserta dan daftar periksa produk. Secara umum, peserta mengklaim bahwa jadwal pelatihan sudah tepat, pembagian waktu (ceramah, demonstrasi, tanya jawab dan praktik langsung) juga dirasakan positif oleh peserta. Peserta puas dengan topik yang disajikan dan merasa bahwa sebagian besar harapan dan tujuan pengabdian terpenuhi. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dapat diikuti dengan baik.  Kata Kunci: Pelatihan Powtoon, Pelatihan Sparcol, Sekolah Dasar