Abstract:Abstract: The Poor Student Assistance Program is a government program aimed at removing barriers to poor students from participating in school to support the Nine-Year Compulsory Basic Education Program. According to TNP2K,…
2K, the target of BSM recipients is based on the criteria of students' economic conditions and not on the achievements of students. The problem so far is not a few are found that BSM recipients are those who are classified as capable so that this program is not well-targeted. The purpose of applying the combination of 2 AHP and MFEP methods is to apply Decision Support System (SPK) technology in determining students who receive poor student assistance at Tamansiswa Sukadamai SMPS so that it helps decision-makers to get objective decisions. The combination is based on the superiority of each method in analyzing each criterion and alternatives related to the selection of BSM recipients. AHP is used to analyze criteria to produce criteria that have a good consistency. Then an alternative ranking process is carried out using the MFEP method. Based on the results of the analysis of the combination of the AHP and MFEP methods that have been carried out that the AHP method can help schools in determining the main factors that are very priority in receiving poor student assistance, while the MFEP method can determine the best alternative for eligible students as recipients of poor student assistance in the form of ranking the highest value is A9 with 1,097.
Keywords: AHP Method; MFEP Method; Poor Student Assistance; SPK.
Abstrak: Program Bantuan Siswa Miskin (BSM) merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk menghilangkan halangan siswa miskin berpartisipasi untuk bersekolah mendukung program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun. Menurut TNP2K adapun yang menjadi sasaran penerima BSM yaitu berdasarkan kriteria kondisi ekonomi siswa dan bukan berdasarkan prestasi siswa. Permasalahan selama ini justru tidak sedikit dijumpai bahwa penerima BSM merupakan mereka yang tergolong mampu, sehingga program ini menjadi kurang tepat sasaran. Adapun tujuan dari penerapan kombinasi 2 metode AHP dan MFEP ini adalah untuk menerapkan teknologi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) dalam penentuan siswa penerima bantuan siswa miskin di SMPS Tamansiswa Sukadamai sehingga membantu pengambil keputusan untuk mendapatkan keputusan yang objektif. Kombinasi dilakukan berdasarkan keunggulan dari masing-masing metode dalam menganalisis setiap kriteria dan alternative terkait pemilihan penerima BSM. AHP digunakan untuk menganilis kriteria sehingga menghasilkan kriteria yang memiliki konsistensi yang baik. Selajutnya dilakukan proses perangkingan alternatif menggunakan metode MFEP. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi metode AHP dan MFEP yang telah dilakukan bahwa metode AHP dapat membantu sekolah dalam menentukan faktor utama yang sangat prioritas dalam penerima bantuan siswa miskin, sedangkan metode MFEP dapat menentukan alternatif terbaik siswa yang layak sebagai penerima bantuan siswa miskin dalam bentuk perangkingan dengan nilai tertinggi yaitu A9 dengan 1,097.
Kata Kunci : Bantuan Siswa Miskin; Metode AHP; Metode MFEP; SPK.
Abstract:Abstract: Chili consumption in Indonesia continues to increase. Imports are carried out by the government to meet domestic needs such as those from Malaysia and Vietnam. To overcome this chili import problem, it is necessary…
sary to maximize the efforts made by local farmers to produce chili yields with optimal quantity and quality. Efforts that can be made besides increasing unproductive agricultural land are applying technology to determine the best / superior chili seeds. So far, local farmers use hereditary concepts such as trial and error in determining the chili seeds to be planted. As a result of which occurs that the harvest is unstable and tends to fall even the possibility of crop failure. The purpose of the analysis of this research is to apply technology that can improve chili crop yields through the application of a Decision Support System. To get more optimal results, the application of technology is carried out using the concept of a combination of 2 methods based on the superiority of each method. The method used is the Analytical Hierarchy Process (AHP) because it has accurate criteria analysis. Furthermore, the Weighted Product (WP) method is applied because it can find alternative preference values that are quick and easy. Based on the process and results of the analysis that has been done, the application of the AHP method can produce priority factors for selecting superior chili seeds that are weighted for ranking WP method. Whereas the WP method can produce an alternative ranking quickly with the highest alternative being A5 with a value of 0.153.
Keywords: Chili Seeds; AHP; Weighted Product; SPK.
Abstrak: Konsumsi cabai di Indonesia terus mengalami peningkatan. Impor dilakukan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri seperti dari negara Malaysia dan Vietnam. Untuk mengatasi masalah impor cabai ini, perlu upaya maksimal yang dilakukan oleh petani lokal untuk menghasilkan hasil panen cabai dengan kuantitas dan kualitas yang optimal. Upaya yang dapat dilakukan selain memperbanyak lahan pertanian yang belum produktif yaitu menerapkan teknologi teknologi untuk menentukan benih cabai yang terbaik/unggul. Selama ini petani lokal menggunakan konsep turun temurun seperti coba-coba dalam menentukan benih cabai yang akan ditanam. Akibat yang terjadi yaitu hasil panen yang tidak stabil dan cendrung turun bahkan kemungkinan gagal panen. Adapun tujuan dari analisis penelitian ini adalah untuk menerapkan teknologi yang dapat meningkatkan hasil panen tanaman cabai melalui penerapan Sistem Pendukung Keputusan. Untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal, penerapan teknologi dilakukkan menggunakan konsep kombinasi 2 metode yang didasarkan pada keunggulan dari masing-masing metode. Metode yang digunakan Analitical Hierarchy Process (AHP) karena memilki analisis kriteria yang akurat. Selanjutnya diterapkan metode Weighted Product (WP) karena memiliki kemampuan penemuan nilai preferensi alternatif yang cepat dan mudah. Berdasarkan proses dan hasil analisis yang telah dilakukan, penerapan metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas pemilihan benih cabai unggul yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Sedangkan metode WP mampu menghasilkan perankingan alternatif dengan cepat dengan alternatif tertinggi yaitu A5 dengan nilai 0,153.
Kata Kunci: AHP; Benih Cabai; SPK; Weighted Product.
Abstract: Abstract: Information technology produces innovation, which can be the initial stage of the success of any business. Many businesses use the sales information system in daily sales. Using a sales information system can…
can improve the effective and efficient procedure of working, as well as system easy to generate sales data, price information, inventory data, and invoice. Business process in CV Mitra Tani still manual, where is price information writes on paper and there is no sales data, inventory data, and invoice. Problems using manual business processes faced by CV Mitra Tani are needed a long time to serve customers, there is no data used to know profit loss, and there is no data used to decide between stocking. To solve this problem, CV Mitra Tani will develop a sales information system based on the web. The features of the build system generate sales data, inventory data, price information, and print invoice. The system will be developed by using prototype methodology dan built-in PHP language, while the database will use MySQL. Based on the research, using a sales information system can be useful to improve the efficiency and effectiveness of the procedure sales business processes, by easily know information price, generate sales data, inventory data, and print invoice.
Keywords: MySQL; PHP; Prototype; Sales Information System;
Abstrak: Teknologi informasi mendorong inovasi dan inovasi adalah jalan menuju kesuksesan sebuah bisnis. Banyak bisnis yang menggunakan sistem informasi penjualan dalam penjualan sehari-harinya. Penggunaan sistem informasi penjualan akan meningkatkan efektivitas dan effesiensi dalam proses kerja, seperti kemudahan dalam menghasilkan laporan penjualan, data inventaris, informasi harga dan cetak faktur. CV Mitra Tani adalah salah satu mini market yang menjual kebutuhan sehari-hari masyarakat. Bisnis proses yang ada di CV Mitra Tani masih manual, dimana informasi harga masih dicatat di buku, tidak ada data penjualan, inventaris dan tidak ada faktur. Masalah yang dihadapi oleh CV Mitra Tani dengan bisnis proses yang masih manual adalah waktu yang dibutuhkan untuk melayani pelanggan lama, tidak ada data yang dapat digunakan untuk mengetahui untung atau rugi, dan ketika melakukan stok barang tidak ada. Permasalahan tersebut akan diatasi oleh CV Mitra Tani dengan membangun sistem informasi penjualan berbasis web. fitur dari sistem yang akan dibangun adalah menghasilkan data penjualan, inventaris barang, informasi harga, dan cetak faktur. Sistem akan dikembangkan menggunakan metode prototype dan bahasa pemograman PHP, sedangkan databasenya akan menggunakan MyQL. Berdasarkan penelitian, penggunaan sistem informasi penjualan dapat meningkatkan efektitivitas dan efesiensi Cara kerja bisnis proses, seperti kemudahan dalam mengetahui harga, kemudahan menghasilkan laporan penjualan, inventasi dan kemudahan dalam mencetak faktur.
Kata kunci: MySQL; PHP; Prototype; Sistem Informasi Penjualan;
Abstract:Abstract: Photo Copy Machine is a machine which used for duplicating data on paper for many purpose. So this Machine is very important for many people. Cause of it. This machine can be damage quickly. And photo copy’ s…
™ s machine is not a simple machine, becase all spare part in this machine is connecting one another. This condition can be worst because the comparison between machine and technicians not balance and this condition make user need more time to fix that machine. Expert System is Computer Based system which adopting the expert skill to solve the problem base on the expert. This system is very suitable to solve the problem because with expert system, the user can know the machine damage and know how to fix this machine. And this sistem can be useful for user.with forward Chaining method. And the purpose from this research to make an expert system to analize the problem which can be realize from the machine’s operational dan fix it.
Keyword: Expert System; Damage analysis; Forward Chaining; Photocopy Machine
Abstrak:Mesin fotokopi merupakan mesin yang digunakan untuk menggandakan dokumen dalam bentuk kertas yang akan digunakan untuk berbagai keperluan, tingginya kebutuhan akan mesin fotokopi ini membuat pengoperasionalan mesin sangat tinggi dalam waktu yang lama. Keadaan ini membuat kondisi mesin menjadi turun dan mudah mengalami kerusakan. Mesin fotokopi merupakan salah satu mesin yang kompleks yang saling berhubungan satu sama lain, sehingga perlu penanganan ahli dalam memperbaikinya. Keterbatasan jumlah teknisi membuat mesin yang rusak lama untuk diperbaiki, sehingga diperlukan sebuah sistem yang dapat menggantikan posisi pakar dalam memperbaiki mesin fotokopi. Sistem pakar merupakan sistem yang berbasis komputer yang mengadopsi cara kerja pakar dalam menganalisa suatu masalah dengan metode yang telah disesuaikan dengan masalah yang ada, berdasarkan masalah yang telah dijabarkan diatas. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana menciptakan sebuah aplikasi sistem pakar dengan metode forward chaining untuk menganalisa kerusakan mesin dan memberikan solusi untuk memperbaiki mesin fotokopi tersebut.
Kata Kunci: Analisa Kerusakan; Forward Chaining; Fotokopi; Sistem Pakar.
Abstract:Abstrack: The ability of computers to remember and store information properly can be utilized without having to depend on deficiencies that humans have, such as hunger, thirst and emotions that can be felt at any time as…
as humans. Except for electrical energy, all human weaknesses in remembering something can be done by a computer without obstacles. This forward tracking is a data-driven approach. In this approach tracking starts with input information, and then tries to draw conclusions. The basic concept of an expert system where the user submits information or facts to the expert system then the user receives a solution or answer from the expert system. Expert System Application to Detect Heavy Equipment Damage at PT.Tamako Raya Perdana was made so that it can help Heavy Equipment Operators (Excavators) or Companies, and may be able to help Mechanics if they forget the mechanism of action on Heavy Equipment (Excavators). So they no longer need to bother to get the information they need in handling problems in the Excavator.
Keyword: expert system, forward chaining, heavy equipment
Abstrak: Kemampuan Komputer untuk mengingat dan menyimpan informasi dengan baik dapat dimanfaatkan tanpa harus bergantung kepada kekurangan-kekurangan yang dimiliki manusia, seperti lapar, haus dan emosi yang sewaktu-waktu bisa dirasakan seperti pada manusia. Kecuali karena energy listrik, semua kelemahan manusia dalam mengingat sesuatu bisa dilakukan oleh komputer tanpa kendala. Pelacakan kedepan atau runut maju ini adalah pendekatan yang dimotori data (data-driven). Dalam pendekatan ini pelacakan dimulai dari informasi masukan, dan selanjutnya mencoba menggambarkan kesimpulan. Konsep dasar sistem pakar dimana pengguna menyampaikan informasi atau fakta untuk sistem pakar kemudian pengguna menerima solusi atau jawaban dari sistem pakar. Aplikasi Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Kerusakan Alat Berat Pada PT.Tamako Raya Perdana ini dibuat agar dapat membantu para Operator Alat Berat (Excavator) atau Perusahaan, dan mungkin dapat membantu Mekanik bila lupa akan mekanisme kerja pada Alat Berat (Excavator). Sehingga mereka tidak perlu lagi bersusah payah untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan dalam menangani masalah-masalah pada Excavator tersebut.
Kata kunci : sistem pakar, runut maju, alat berat
Abstract:Abstract: Most farmers are do’nt know what plants are suitable for planting on their land. This is due to the lack of knowledge of farmers regarding the suitability of land with the growing requirements of a crop. The…
The lack of knowledge of farmers and the community about the evaluation of land suitability causes the cultivated plants do not produce optimally, because the conditions required by these plants are not in accordance with the conditions of the land that supports the growth of these plants. Seeing the importance of the process of selecting plants based on land suitability, while determining the selection of plants is still done only by looking at the experience of farmers who have not been tested. So the authors feel the need to make research to determine plants on land based on land suitability and plant growth requirements. The Analytical Hierarchy Process method is very suitable to be used to calculate the priority weight of each criterion because it is objective, which will later be used as a reference ranking by the TOPSIS method. With this research, it can determine the estate crops that will be planted on a land based on the level of land suitability and the requirements for growing plants that are alternative precisely, accurately and dynamically.
Keywords: DSS, AHP, TOPSIS
Abstrak: Kebanyakan Petani masih banyak yang belum mengetahui tanaman apa yang cocok ditanaman di lahannya. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan petani mengenai kesesuaian lahan dengan persyaratan tumbuh suatu tanaman. Lemahnya tingkat pengetahuan petani dan masyarakat tentang evaluasi kesesuaian lahan menyebabkan tanaman yang dibudidayakan tidak berproduksi optimal, karena syarat yang dibutuhkan tanaman tersebut belum sesuai dengan kondisi lahan yang mendukung pertumbuhan tanaman tersebut. Melihat pentingnya proses pemilihan tanaman berdasarkan kesesuain lahan, sedangkan penentuan pemilihan tanaman masih dilakukan hanya berdasarkan dengan melihat pengalaman petani yang belum teruji. Maka penulis merasa perlu membuat penelitian untuk menentukan tanaman pada lahan berdasarkan kesesuain lahan dan persyaratan tumbuh tanaman. Metode Analytical Hierarchy Process sangat cocok digunakan untuk menghitung bobot prioritas dari tiap kriteria karena bersifat obyektif, yang nantinya menjadi acuan perangkingan yang dilakukan dengan metode TOPSIS. Dengan adanya penelitian ini, maka dapat menentukan tanaman perkebunan yang akan ditanam pada suatu lahan berdasarkan tingkat kesesuaian lahan dan persyaratan tumbuh tanaman yang menjadi alternatif secara tepat, akurat dan dinamis.
Kata kunci: SPK, AHP, TOPSIS
Abstract:Abstarct: Typhoid fever is an acute infectious disease that occurs in the human digestive tract (especially the small intestine) caused by salmonella tyhpi, in different phases the bacteria can spread to the bloodstream…
and even to the human bones. So with this disease detection needs to be done since. This research builds an expert system to diagnose typhoid fever with a backward chaining method with an inference process so that it can be used to produce disease diagnoses based on perceived symptoms and provide appropriate solutions.
Keywords : Expert System, Backward Chaining, Thypoid Fever
Abstrak: Demam Tifoid adalah penyakit infeksi akut yang terjadi pada saluran perncernaan manusia (terutama usus halus) yang disebabkan oleh bakteri salmonella tyhpi, pada fase berbeda bakteri dapat menyebar ke aliran darah bahkan ke tulang manusia. Maka dengan ini perlu pendeteksian penyakit sejak ini. Penelitian ini membangun sistem pakar untuk mendiagnosis penyakit demam tifoid dengan metode backward chaining dengan proses inferensi agar dapat digunakan untuk menghasilkan diagnosa penyakit berdasarkan gejala yang dirasakan serta memberikan solusi yang tepat.
Kata kunci: Sistem Pakar, Backward Chaining, Demam Tifoid..
Abstract:Abstract: The development of Information Technology in the field of education, a survey on the Use and Utilization of Information and Communication Technology was carried out on 4,014 schools in 34 provinces. Based on the…
e level of education, elementary and equivalent as much as 64.55 percent, junior high school and equivalent as much as 19.22 percent and high school and equivalent as much as 16.23 percent. While the use of applications in the field of education is still felt to be lacking especially in rural schools so that there is a gap between urban schools and rural schools. This condition occurs in SMP PGRI Malangbong where the use of applications is still lacking. One example is in the recording of books in schools that are still manual which complicates operations in the school. The solution offered is to create an online book recapitulation system which is expected to be very useful for school operations. The online book recapitulation system was built using the waterfall method starting from the analysis, design, implementation, testing to maintenance stages.
Keywords: Book Information system; Books; Schools
Abstrak: Perkembangan Teknologi Informasi di bidang pendidikan, survei Penggunaan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi dilakukan terhadap 4.014 sekolah yang tersebar di 34 provinsi. Berdasarkan jenjang pendidikan, SD dan sederajat sebanyak 64,55 persen, SMP dan sederajat sebanyak 19,22 persen dan SMA dan sederajat sebanyak 16,23 persen. Sedangkan penggunaan aplikasi dibidang pendidikan masih dirasa kurang terutama di sekolah-sekolah pedesaan sehingga terjadinya kesenjangan antara sekolah diperkotaan dan sekolah pedesaan. Kondisi tersebut terjadi pada SMP PGRI Malangbong dimana penggunaan aplikasi masih sangat kurang. Salah satu contohnya adalah dalam perekapan buku di sekolah yang masih bersifat manual yang menyulitkan operasional di sekolah tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat sistem rekap buku online yang diharapkan sangat berguna bagi operasional sekolah. Sistem rekap buku online ini dibangun menggunakan metode waterfall mulai dari tahap analisis, desain, implementasi, pengujian sampai dengan pemeliharaan.
Kata Kunci : Buku Sekolah; Sistem Informasi Rekap Buku
Abstract:Keuntungan menjadi target utama di sebuah perusahaan. Setiap perusahaan menginginkan keuntungan yang dicapai sesuai dengan target yang diinginkan. Akan tetapi perusahaan beranggapan target yang dicapai tersebut didapat karena…
arena hasil penjualan yang besar. Perusahaan tidak melihat faktor lainnya yang mempengaruhi hasil keuntungan seperti biaya, stok, pembelian dan faktor-faktor lain dalam menyusun laporan akhir perusahaan. Selain itu, pengelolaan data yang dilakukan selama ini pun tidak menyeluruh, dikarenakan banyak nya data yang harus dianalisis sehingga memerlukan alat bantu dalam pengelolaannya. Penelitian ini bermaksud untuk menganalisa faktor yang mempengaruhi hasil keuntungan berdasarkan data hasil keuntungan. Dengan melakukan integrasi menggunakan metode naive bayes dan alat bantu software rapidminer, teknik ini akan menghasilkan informasi berupa pola hubungan atau keterkaitan antar factor satu dengan lainnya dalam mempengaruhi tercapainya laba. Sedangkan software rapidminer untuk mempermudah dalam menganalisis data hasil keuntungan.Hasil dari penelitian ini diharapkan menjadi landasan untuk memprediksi hasil keuntungan perusahaan dagang.
Abstract:Beras menjadi kebutuhan utama dalam mengolah berbagai macam makanan terutama nasi. Kebutuhan beras dari tahun ke tahun pun semakin tinggi. Hal demikian membuat para petani harus meningkatkan produktifitas padi yang akan…
ditanam. Akan tetapi petani masih menggunakan cara coba-coba dan mengandalkan kebiasaan turun temurun dalam menentukan benih padi yang ditanam. Sebagai contoh masih ada petani memilih benih padi berdasarkan harga benih yang murah dan yang memiliki masa panen lebih cepat. Dampaknya mengurangi harga jual hasil panen.Adapun tujuan penelitian ini adalah menerapkan teknologi informasi untuk mengetahui dan menentukan jenis padi yangunggul yang dapat meningkatkan hasil panen dan kualitas padi. Metode yang peneliti pilih adalah metode AHP yang dikombinasikan dengan metode WP. Alasan metode AHP dipilih karena mampu menganalisis kriteria yang memiliki nilai konsistensi yang baik. Sedangkan WP dipilih karena memiliki kemampuan menganalisis alternative menjadi bentuk perangkingan dengan proses yang cepat dan mudah. Berdasarkan hasil analisis dari kombinasi AHP dan WP yang telah dilakukan, metode AHP mampu menghasilkan faktor prioritas yang menjadi nilai bobot untuk perankingan metode WP. Dan metode WP menghasilkan perankingan tertinggi benih padi unggul dengan nilai 0,204.