Abstract:Berbagai tuntutan yang dihadapi oleh pegawai menimbulkan dampak kurangnya kemampuan dalam mengontrol emosi. Emosi sendiri merupakan salah satu aspek yang memiliki pengaruh besar dalam kehidupan manusia. Manajemen emosi yang…
ang baik dapat membantu individu dalam meningkatkan efektivitas kerja pada individu. Pelatihan manajemen emosi bertujuan untuk meningkatkan pemahaman 17 pegawai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Penilaian Potensi dan Kompetensi (PPK) Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah One Sample Pre-Post Test Design dengan instrumen pre-test dan post-test yang mengukur pemahaman mengenai manajemen emosi dalam bentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon signed-rank test, diperoleh nilai signifikansi p = 0,002 (p < 0,05) yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara pre-test dan post-test. Maka, dapat disimpulkan bahwa kegiatan pelatihan manajemen emosi efektif dalam meningkatkan pemahaman manajemen emosi pada 17 pegawai UPT-PPK BKD Provinsi Sulawesi Selatan.
Abstract:Penelitian ini menganalisis tentang bagaimana strategi bank muamalat dalam mempertahankan loyalitas nasabah. Penelitian dilatarbelakangi dengan Studi yang dilakukan oleh MRI (Market Research Indonesia) pada akhir tahun 2021…
021 yang diumumkan dalam ajang 5th Infobank Satisfaction, Loyalty & Engagment (SLE) Award 2022, bank muamalat berada diposisi pertama pada Loyalty Index, Engagement Index, dan Marketing Engagment. Dalam perolehan ini tak terlepas dari usaha bank muamalat KC Banjarmasin yang menjadi salah satu pionir yang bergerak di dalam pencapaian tersebut. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan data primer dan sekunder. Subjek dalam penelitian ini adalah Branch Manager dan Realitionship Manager di Bank Muamalat Indonesia Kantor Cabang Banjarmasin. Dengan objek penelitian dalam penelitian ini adalah strategi yang digunakan Bank Muamalat Kantor Cabang Banjarmasin. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Kemudian Teknik analisis datanya dengan Induksi dan Grounded. Hasil dalam penelitian pada analisis strategi bank dalam mempertahankan loyalitas nasabah yaitu sebelumnya pihak bank akan melakukan pemilihan beberapa segmen pasar yang berpotensi menjadi nasabah loyal seperti nasabah muslim, tingkat religiusitas yang tinggi serta tingkat Pendidikan yang baik. Selanjutnya pihak bank akan selalu menjaga kepercayaan nasabah, memberikan pelayanan yang terbaik serta komunikasi yang intens. Serta dilakukannya evaluasi monitoring sebagai penunjangnya dalam menjaga tingkat loyalitas nasabah dengan melihat seberapa banyak produk yang digunakan nasabah, survey kepuasan nasabah dan survey yang dilakukan oleh Lembaga independen.
Abstract:Diklat dan profesionalisme guru di era Society 5.0 menjadi topik penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Era Society 5.0 memerlukan profesionalisme guru yang handal dalam menyiapkan generasi unggul masa kini dan…
masa yang akan datang. Guru harus memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, inovatif, kolaboratif, dan literasi digital untuk menghadapi tantangan era teknologi yang semakin kompleks. Di era Society 5.0, guru harus mampu mengintegrasikan teknologi dan ilmu sosial ke dalam proses pembelajaran. Mereka harus memiliki kemampuan memecahkan masalah, berpikir kritis, dan berkomunikasi secara efektif. Guru juga harus memiliki kemampuan hidup abad ke-21 dan ketrampilan digital untuk memenuhi tugas dan tanggung jawabnya secara maksimal. Diklat dan profesionalisme guru di era Society 5.0 dapat meningkatkan kemampuan pendidik dalam mengajar. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi untuk meningkatkan kualitas pengajaran. Mereka harus memiliki kemampuan untuk mengembangkan diri sendiri dalam meningkatkan kemampuan sesuai perkembangan zaman.
Abstract:Artikel ini bertujuan untuk Menjelaskan bahwa dalam pendidikan dan pelatihan sangat diperlukan dalam mengembangkan kemampuan terhadap pelaksanaan kinerja seorang, karena pendidikan sangat tergantung pada mutu pendidikan,…
jika guru tidak mendapatkan pelatihan dengan baik maka mutu pendidikan tidak akan berkembang. Guru merupakan aset pendidikan bila dapat dikelola secara optimal. Sebaliknya, menjadi “beban pendidikan” jika pengelolaan tidak dibarengi dengan kompetensi yang memadai. Guru yang berkualitas akan mampu bersaing dan mereka perlu mendapat pengembangan sehingga memiliki kompetensi. Masih banyak sekolah di daerah-daerah yang mengalami kekurangan mutu, sedangkan guru yang saat ini kualifikasinya masih banyak yang tidak layak mengajar. Maka dari itu diperlukan pelatihan untuk menambah kemampuan dan wawasan secara berkelanjutan. Profesi guru dalam mengajar membutuhkan pengembangan. Oleh karena itu, seorang pengajar perlu menguasai berbagai kemampuan baik kemampuan dibidang ilmu maupun dibidang teknologi dalam mengajar.
Abstract:Dengan tujuan penelitian untuk mendeskripsikan nilai-nilai dakwah dalam tayangan sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 episode 30. Para Pencari Tuhan merupakan salah satu sintreon yang diproduksi oleh PT. Gisellah Citra Sinema…
inema dan tayang di SCTV sejak tahun 2007 hingga sekarang. Sinetron dengan judul Para Pencari Tuhan ini merupakan salah satu sinetron yang banyak menampilkan berbagai nilai-nilai ajaran Islam dengan gaya masa kini. Berdasarkan latar belakang tersebut maka peneliti ingin membahasnya dalam skripsi dan mengambil judul “Analisis Nilai-Nilai Dakwah Dalam Sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 Episode 30 Di SCTV.” Menggunakan metode Analisis Isi (content analysis) dan menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan bahan yang dianalisis berupa dialog, perilaku, maupun syair lagu dalam sinetron. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu suatu cara yang digunakan untuk membahas objek penelitian secara apa adanya berdasarkan data yang diperoleh. Dari hasil penelitian yang didapatkan peneliti, dapat disimpulkan bahwa nilai dakwah yang terdapat dalam tayangan sinetron Para Pencari Tuhan Jilid 16 episode 30 dikelompokkan menjadi tiga aspek materi dakwah seperti aqidah, ibadah, dan akhlak. Nilai yang disampaikan tentang wajib mengingat Allah Swt., dan mencintai Allah dan Rasul-Nya dengan sepenuh hati, tidak berputus asa, mengenai mahar pernikahan, menjaga amanah, dan lain sebagainya.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendekatan psikologi komunikasi dakwah dalam membina akhlak, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam melakukan pendekatan psikologi komunikasi dakwah dalam membina…
akhlak mahasantri Markaz Tahfidz Al-Birr. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif, yaitu penelitian dengan cara mengumpulkan sumber data secara primer dan sekunder melalui observasi, wawancara, dokumen dan jurnal. Observasi dilakukan secara langsung ke lokasi yang menjadi objek penelitian, dengan hasil penelitian yang menggambarkan sesuai fakta yang ada di lapangan, wawancara dengan melibatkan koordinator tahfidz, para pembina, dan beberapa mahasantri sebagai informan, dokumentasi dari beberapa tabel di markaz tahfidz yang berkaitan dengan pokok pembahasan.Adapun hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pendekatan Psikologi Komunikasi Dakwah dalam Membina Akhlak Mahasantri, dengan menggunakan pendekatan struktural (mempelajari pengalaman dengan kategori tertentu), fungsional (mempelajari tentang bagaimana agama membawa pengaruh dalam kehidupan), dan psiko-analisis (yang membahas tentang perkembangan bentuk kepribadian manusia). Beberapa faktor pendukung yang dapat dilihat dalam membina akhlak mahasantri seperti motivasi dari pembina, kesadaran atau faktor internal mahasantri, dukungan orang tua dan pengaruh lingkungan. Juga dapat dilihat beberapa faktor yang menghambat dalam membina akhlak mahasantri seperti mahasantri yang mulai futur, pengaruh orang tua, faktor kesehatan, dan metode menghafal. Meskipun masih ditemui beberapa hambatan dalam membina akhlak mahasantri, akan tetapi pembina tetap berusaha semaksimal mungkin agar para mahasantri memiliki akhlatul karimah.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis efektivitas manajemen pendidikan dan pelatihan dalam meningkatkan kompetensi bagi guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan dan pelatihan yang…
g efektif dapat meningkatkan kompetensi guru melalui delapan kriteria, termasuk kemampuan guru dalam menangkap materi dan melakukan unjuk kerja kompetensi yang dimiliki setelah mengikuti pelatihan. Strategi penyelenggaraan pelatihan yang digunakan meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengendalian, dan evaluasi. Analisis kebutuhan peserta pelatihan telah dilakukan dengan mengacu kepada RKAKL dan kompetensi guru yang disusun secara berjenjang menyesuaikan dengan perkembangan teknologi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen pendidikan dan pelatihan yang efektif dapat meningkatkan kinerja guru dan profesionalisme guru, serta membantu guru dalam meningkatkan kompetensi pedagogik, kepribadian, profesional, dan sosial. Dengan demikian, lembaga pendidikan harus menjembatani keterbatasan guru dengan menyediakan pelatihan dan sarana prasarana yang memadai untuk meningkatkan kinerja guru.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis strategi efektif dalam pengelolaan program pendidikan dan pelatihan (diklat) guna meningkatkan kinerja tenaga pendidik. Pengelolaan program diklat yang baik…
k merupakan kunci untuk menghasilkan tenaga pendidik yang kompeten dan profesional. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus pada beberapa institusi pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi efektif dalam pengelolaan program diklat meliputi: (1) Perencanaan yang matang dengan kebutuhan analisis yang jelas untuk menyesuaikan program dengan kebutuhan peserta diklat; (2) Pengembangan kurikulum yang relevan dan berbasis kompetensi; (3) Pemilihan dan pelatihan instruktur yang berkualitas; (4) Metode pembelajaran yang interaktif dan praktis; (5) Evaluasi berkelanjutan untuk mengukur efektivitas program dan kinerja peserta; serta (6) Dukungan manajemen dan fasilitas yang memadai. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan strategi-strategi tersebut dapat secara signifikan meningkatkan kinerja tenaga pendidik, yang pada akhirnya berdampak positif terhadap kualitas pendidikan. Penelitian ini menyarankan adanya kebijakan yang mendukung pengelolaan program diklat secara berkelanjutan dan peningkatan kapasitas tenaga pendidik melalui program-program yang lebih inovatif dan adaptif terhadap perubahan kebutuhan pendidikan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektifitas Pendidikan dan Pelatihan dalam hal meningkatkan kinerja tenaga pendidik di sekolah SMA IT AL HIJRAH 2 Deli Serdang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian…
tian kualitatif. Subjek penelitian ini adalah guru di sekolah SMA IT AL HIJRAH 2 Deli Serdang. Penelitian ini berlangsung selama satu hari yaitu pada hari Rabu, 22 Mei 2024. Hasil analisis data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa ; (1) di sekolah SMA IT AL HIJRAH 2 menerapkan program diklat untuk para guru, yang bertujuan supaya para guru dapat meningkatkan kualitas pengajaran. (2) program pendidikan dan pelatihan (diklat) dapat berpengaruh besar terhadap perubahan dalam metode pengajaran yang diterapkan oleh guru di sekolah IT AL HIJRAH 2. (3) terdapat perubahan yang signifikan dalam metode pengajaran guru setelah mengikuti program pendidikan dan pelatihan yang ada di sekolah IT AL HIJRAH 2. (4) terdapat beberapa hambatan yang sering muncul saat akan dilakukan diklat untuk para guru di sekolah IT AL HIJRAH 2. (5) terdapat perbedaan kinerja antara guru yang telah mengikuti pelatihan dengan yang belum mengikuti pelatihan di sekolah IT AL HIJRAH 2. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa efektivitas Pendidikan dan pelatihan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja tenaga pendidik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam mengelola program diklat guru untuk meningkatkan kinerja pengajar. Penelitian ini mengeksplorasi peranan kepala sekolah dalam mengelola program Diklat…
t guru sebagai upaya untuk meningkatkan kinerja pengajar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memiliki peranan yang krusial dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program Diklat guru. Kepemimpinan yang efektif, komunikasi yang jelas, dukungan terhadap pengembangan profesional, serta pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan pengajar merupakan faktor kunci yang mempengaruhi keberhasilan program tersebut. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya peran kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung pengembangan kinerja pengajar melalui program Diklat guru.