Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Pasaman"

Revitalisasi Pertanian Berkelanjutan Melalui Jagung Komposit Dan Pengolahan Sampah Organik di Nagari Simpang Pasaman

Ekawati, Fitri, Suliansyah, Irfan, Yulistriani, Nurhasanah, Siti, Antika Sari, Yana, Syahputra, Risky, Syarafina, Zhafira
Abstract: Abstract: Nagari Simpang, Pasaman Regency, is an agrarian area where maize is the main commodity, cultivated using conventional practices that rely heavily on hybrid seeds and inorganic fertilizers. In the long term, this… s pattern leads to increased production costs, declining soil fertility, and low added value of agricultural products. In addition, suboptimal household waste management contributes to environmental pollution. This community service program aimed to revitalize a sustainable maize farming system through the integration of composite maize seeds and organic waste processing technology. The program was conducted from July to November 2025, involving approximately 30 farmers. The methods included an initial survey, program socialization, training on organic fertilizer production, establishment of a composite maize demonstration plot, and evaluation using pre-test and post-test. Data were analyzed using descriptive quantitative methods. The results showed an increase in participants’ understanding of composite maize seeds and improved skills in producing organic fertilizer. Higher post-test scores (3-4,2) compared to pre-test (1-2) indicate the effectiveness of the training and mentoring approaches. Additionally, there was an increase in community awareness regarding the utilization of organic waste. This program contributed to enhancing farmers’ capacity and independence and serves as an initial step toward developing a sustainable agriculture system based on local resources. Keywords: composite maize; household waste; community empowerment; sustainable agriculture; organic fertilizer   Abstrak: Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman merupakan wilayah agraris dengan komoditas utama jagung yang dikelola secara konvensional dan bergantung pada benih hibrida serta pupuk anorganik. Pola ini dalam jangka panjang menyebabkan peningkatan biaya produksi, penurunan kesuburan tanah, serta rendahnya nilai tambah hasil pertanian. Selain itu, pengelolaan limbah rumah tangga yang belum optimal berdampak pada pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan merevitalisasi sistem pertanian jagung berkelanjutan melalui integrasi benih jagung komposit dan teknologi pengolahan sampah organik. Kegiatan dilaksanakan selama Juli–November 2025 dengan melibatkan ±30 petani. Metode meliputi survei awal, sosialisasi, pelatihan pembuatan pupuk organik, pembuatan demplot jagung komposit, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mitra terkait benih jagung komposit serta peningkatan keterampilan dalam memproduksi pupuk organik. Skor post-test yang lebih tinggi (3-4,2) dibandingkan pre-test (1-2) menunjukkan efektivitas metode pelatihan dan pendampingan. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran lingkungan masyarakat terhadap pemanfaatan sampah organik. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas dan kemandirian petani serta menjadi langkah awal pengembangan sistem pertanian berkelanjutan berbasis sumber daya lokal. Kata kunci: jagung komposit; limbah rumah tangga; pemberdayaan masyarakat; pertanian berkelanjutan; pupuk organik  

Menentukan Jenis Pisang Terbaik Menggunakan Metode Moora Pada Perkebunan Pisang Cik Batubara

Dahriansah Dahriansah, Nofriadi, Nofriadi
Abstract: Perkebunan pisang cik Batubara  mengalami  perubahan  penjualan  dikarenakan adanya persaingan dalam dunia bisnis dengan  kompetitor  sejenis  sehingga  harus  melakukan  upaya  dengan  menambahkan  jenis pisang yang akan… sang yang akan dijual dipasaran seperti pisang raja bulu kuning, pisang  kapok tanjung, pisang ameh pasaman, pisang abaca, pisang roti solsel, pisang  cavendish dan pisang barangan merah. Dalam pemilihan jenis pisang unggul, perkebunan pisang Cik biasanya melakukan cara  sederhana   serangkaian proses   manual.   Hal   ini  menyebabkan karyawan yang bekerja di perkebunan merasakan  kesulitan Sehingga dibuat   suatu  sistem pendukung  keputusan   yang  akan  memudahkan pimpinan  perkebunan  dalam  proses  pemilihan  jenis pisang terbaik. Sistem Pendukung  Keputusan  (SPK)  Pemilihan  jenis pisang terbaik menggunakan  metode  MOORA  ini  memberikan  hasil  yaitu  metode  dengan perhitungan yang diawali pemberian bobot pada tiap-tiap kriteria yang  sudah  ditentukan  dengan  menggunakan  metode MOORA untuk mendapatkan hasil perangkingan

Sistem Pendukung Keputusan Seleksi Penempatan Pegawai Menggunakan Metode AHP

Suci Andriyani
Abstract: Pegawai merupakan salah satu aspek terpenting didalam sebuah organisasi dan perusahaan, pegawai memiliki peran untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat maupun meningkatkan pemasukan oleh karena itu diharapkan perusahaan… usahaan dapat menempatkan pegawai sesuai skill dan juga kemampuannya. Walaupun terkadang merasa sukar untuk melakukan penempatan dan mengevaluasi hasil data secara langsung sehingga dibutuhkan sebuah sistem pendukung keputusan yang sudah terkomputerisasi dan nantinya mampu memecahkan permasalah yang dialami oleh pihak rumah sakit umum daerah pasaman barat