Abstract:Pasar Bawah merupakan salah satu aset kultural dan ekonomi penting di Kota Pekanbaru, Riau, yang dikenal sebagai sentra penjualan barang-barang antik, kerajinan, dan berbagai produk impor unik. Namun, potensi Pasar Bawah…
sebagai destinasi wisata belanja belum sepenuhnya tergarap optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Pasar Bawah agar dapat meningkatkan daya tariknya sebagai tujuan wisata belanja, sekaligus berkontribusi pada peningkatan ekonomi lokal dan pelestarian nilai historisnya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam dengan pedagang, pengelola pasar, dinas pariwisata, serta analisis dokumen terkait. Fokus analisis mencakup aspek Aksesibilitas, Atraksi (produk dan pengalaman), Amenitas (fasilitas pendukung), dan Ancillary (kelembagaan dan promosi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan Pasar Bawah meliputi: (1) Tata kelola lingkungan yang kurang teratur, terutama masalah kebersihan dan penataan pedagang; (2) Kurangnya integrasi antara pasar dengan paket wisata kota; dan (3) Keterbatasan fasilitas pendukung pariwisata seperti area parkir yang memadai dan pusat informasi. Strategi pengembangan yang diusulkan mencakup: (1) Revitalisasi fisik pasar dengan mempertahankan arsitektur historisnya, perbaikan sanitasi, dan penataan zona belanja; (2) Peningkatan experience value melalui festival belanja tematik, pertunjukan seni budaya lokal, dan promosi produk unggulan khas Riau; (3) Penguatan kelembagaan melalui pembentukan Badan Pengelola Pasar Bawah yang kolaboratif antara pemerintah, pedagang, dan pelaku pariwisata; dan (4) Promosi digital terintegrasi yang menargetkan wisatawan domestik dan mancanegara.
Abstract:Pertumbuhan pesat industri transportasi maritim menyebabkan peningkatan volume data transaksi yang signifikan, sehingga menimbulkan tantangan bagi perusahaan dalam mengelola dan memanfaatkan informasi untuk pengambilan keputusan…
eputusan eksekutif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Informasi Eksekutif (EIS) pada SeaPass guna mengevaluasi kinerja penjualan tiket kapal. Sistem ini memanfaatkan teknik visualisasi data yang dikombinasikan dengan mekanisme penelusuran dua tingkat, sehingga memungkinkan analisis data secara hierarkis dari ringkasan eksekutif hingga detail operasional. Pengembangan sistem dilakukan melalui siklus hidup terstruktur, diawali dengan analisis kebutuhan eksekutif dan dilanjutkan dengan perancangan prototipe UI/UX menggunakan Figma. Implementasi sistem menggunakan HTML, CSS, dan JavaScript pada sisi front-end, serta MySQL sebagai basis data. Pengujian fungsional dilakukan menggunakan metode Black Box Testing untuk memastikan keandalan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EIS mampu mengintegrasikan data jadwal, informasi kapal, dan data penumpang ke dalam dasbor interaktif. Fitur penelusuran dua tingkat membantu eksekutif mengidentifikasi tren penjualan, anomali operasional, dan perubahan pasar secara real-time, sehingga mendukung pengambilan keputusan yang lebih akurat dan strategis.
Abstract:Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu sektor yang berperan penting dalam menopang perekonomian nasional, baik melalui penciptaan lapangan kerja maupun peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat. Di tengah…
engah perkembangan teknologi digital, pelaku UMKM dituntut mampu menyesuaikan strategi pemasaran agar produk yang ditawarkan dapat dikenal dan diminati konsumen. Dalam konteks ini, mahasiswa sebagai generasi muda memiliki peluang besar untuk mengembangkan UMKM inovatif melalui pemanfaatan media digital, kreativitas promosi, serta penguatan identitas merek. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan mahasiswa dalam pengembangan UMKM inovatif pada UMKM Nanasaurus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran Nanasaurus dilakukan melalui branding produk, pemanfaatan media sosial, promosi penjualan seperti diskon dan bundling, pemasaran dari mulut ke mulut, serta partisipasi dalam bazar. Strategi tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran merek, memperluas jangkauan pasar, dan memperkuat hubungan dengan konsumen. Temuan penelitian menegaskan bahwa kemampuan mahasiswa dalam mengelola komunikasi pemasaran menjadi faktor penting dalam pengembangan UMKM inovatif yang berdaya saing.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi marketing mix yang digunakan Toko Beras Felisha dalam meningkatkan volume penjualan di Desa Padang Tepong Kecamatan Ulu Musi Kabupaten Empat Lawang. Penelitian menggunakan…
akan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data primer diperoleh dari pemilik toko, karyawan, dan konsumen, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumentasi serta literatur pendukung. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara tidak terstruktur, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Beras Felisha menerapkan strategi marketing mix 4P yang meliputi produk, harga, tempat, dan promosi. Strategi produk menekankan jaminan kualitas, kebersihan, dan penyediaan beberapa jenis beras sesuai kebutuhan konsumen. Strategi harga dilakukan secara kompetitif dengan mempertimbangkan biaya produksi, harga pasar, dan kualitas produk. Strategi tempat didukung oleh lokasi yang strategis di jalan lintas, mudah dijangkau, memiliki lahan parkir, serta tata letak produk yang rapi. Strategi promosi masih dilakukan secara konvensional melalui personal selling dan word of mouth. Volume penjualan meningkat dari 5 ton pada tahun 2023 menjadi 8 ton pada tahun 2024 dan 10 ton pada tahun 2025. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa penerapan marketing mix 4P berkontribusi terhadap peningkatan volume penjualan. Strategi yang paling efektif adalah produk dan tempat, kemudian harga, sedangkan promosi merupakan strategi yang paling rendah efektivitasnya sehingga masih perlu dikembangkan.
Abstract:Pengelolaan adminsitrasi dan pencatatan transaksi operasional pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor kuliner sering menghadapi kendala akibat kebiasaan sistem manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang,…
, mengimplementasikan, dan mengevaluasi pengembangan aplikasi sistem informasi administrasi dan e-kasir berbasis desktop pada UMKM Warung Nasi Bu Dedah yang berlokasi di Kadungora, Kabupaten Garut. Aplikasi ini dikembangkan menggunakan Microsoft Visual FoxPro 9.0 dengan menerapkan metode pengembangan sistem Prototype. Metode ini mencakup lima tahapan utama: komunikasi perancangan cepat, perancangan awal, pembuatan prototypr, serta evaluasi dan perbaikan. Sistem dirancang untuk mengelola 63 variasi menu kuliner, mengakomodasi pilihan layanan Dine In dan Take Away, metode pembayaran Tunai dan QRIS, serta mengintegrasikan manajemen stok, pencatatan riwayat transaksi, laporan penjualan periodik otomatis, hingga backup basis data. Pepngujian aplikasi dilakukan dengan metode Black Box Testing dan menunjukan hasil bahwa seluruh fitur fungsional berjalan sesuai spesifikasi (100% valid). Penerapan aplikasi ini berhasil meningkatkan efisiensi operasional secara signifikan, mengeliminiasi kesalahan perhitungan manual, mempercepat penyusunan laporan penjualan harian, serta menyediakan kualitas informasi manajemen yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan pengelola usaha.
Abstract:Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Kutakembaran, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan pada umumnya masih memasarkan produk secara konvensional dan belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal,…
l, ditandai dengan belum adanya identitas merek yang jelas, kualitas foto produk yang kurang menarik, minimnya pemahaman konten promosi, serta belum dimanfaatkannya WhatsApp Business dan marketplace sebagai kanal pemasaran. Kegiatan pengabdian ini merupakan kolaborasi antara Himpunan Mahasiswa Bisnis Digital (HMBD) Universitas Kuningan dengan tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Desa Kutakembaran yang bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam membangun branding, menghasilkan foto produk dan konten promosi yang menarik, memanfaatkan WhatsApp Business, serta mengenal dan mempraktikkan penjualan melalui marketplace Shopee. Kegiatan dilaksanakan pada 2 Agustus 2026 di Balai Desa Kutakembaran melalui metode pemaparan materi yang dipadukan dengan praktik langsung, meliputi tujuh pokok bahasan yaitu branding, foto produk, desain konten dan copywriting, WhatsApp Business, marketplace Shopee, promosi media sosial, dan simulasi perjalanan konsumen. Kegiatan diikuti oleh sekitar 25 pelaku UMKM yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa materi WhatsApp Business paling diminati peserta karena kedekatannya dengan kebiasaan komunikasi sehari-hari, sementara sesi pembuatan toko Shopee menghadapi kendala karena sebagian besar peserta belum memiliki akun sehingga membutuhkan pendampingan lebih intensif. Melalui kegiatan ini, peserta berhasil menghasilkan aset digital dasar berupa identitas merek, foto produk, desain konten promosi, dan akun WhatsApp Business yang siap digunakan untuk mendukung pemasaran produk lokal ke pasar digital.
Abstract:Perkembangan industri coffee shop di Indonesia meningkat pesat dengan konsep yang semakin beragam. Fenomena ini tidak terlepas dari meningkatnya daya beli masyarakat kelas menengah dan ketertarikan generasi muda terhadap…
gaya hidup kekinian, Persaingan yang semakin ketat membuat pelaku usaha coffee shop dituntut untuk memiliki strategi pemasaran yang efektif agar dapat bertahan dan berkemabang. Namun, coffee shop ini masih menghadapi tantangan berupa kurang optimalnya strategi pemasaran sehingga berdampak pada volume penjualan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemasaran yang saat ini diterapkan, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan volume penjualan guna mendukung kewirausahaan berbasis gender. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, karyawan, pelanggan, dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data menggunakan kerangka kerja bauran pemasaran (7P) dan analisis SWOT, sedangkan validitas data diverifikasi melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Halsean Coffee dan Resto telah menerapkan strategi pemasaran berdasarkan elemen 7P: produk, harga, tempat, promosi, orang, proses, dan bukti fisik. Faktor pendukung meliputi kualitas produk, harga yang kompetitif, lokasi strategis, pelayanan yang baik, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap coffee shop. Faktor penghambat meliputi promosi digital yang belum optimal, inovasi produk yang terbatas, kendala sumber daya manusia, dan persaingan bisnis yang ketat. Strategi yang direkomendasikan mencakup penguatan promosi digital, peningkatan inovasi produk, pengembangan kualitas sumber daya manusia, serta pemanfaatan temuan analisis SWOT untuk meningkatkan volume penjualan secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pemanfaatan limbah daur ulang, sistem tata kelola limbah daur ulang, serta implikasi pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang dalam meningkatkan kesejahteraan…
ibu rumah tangga pada Bank Sampah Saring Seroja RW 13 Kelurahan Rancaekek Kencana, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung. Penelitian dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan limbah berbasis masyarakat sebagai upaya mengurangi pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penentuan informan dilakukan menggunakan teknik purposive sampling, yang terdiri atas pengurus Bank Sampah Saring Seroja dan ibu rumah tangga yang menjadi anggota aktif bank sampah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pemanfaatan limbah daur ulang telah berjalan dengan baik melalui kegiatan pemilahan sampah, penimbangan, pencatatan tabungan sampah, penjualan sampah anorganik, serta pemanfaatan sampah organik menggunakan budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) dan pembuatan kompos. Tata kelola Bank Sampah Saring Seroja telah menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, responsivitas, partisipasi, dan efektivitas, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana, fluktuasi harga jual sampah, dan keterbatasan sumber daya manusia. Pemanfaatan dan tata kelola limbah daur ulang memberikan implikasi positif terhadap kesejahteraan ibu rumah tangga melalui peningkatan pendapatan tambahan, meningkatnya pengetahuan mengenai pengelolaan lingkungan, bertambahnya hubungan sosial antaranggota, serta meningkatnya partisipasi dan pemberdayaan perempuan dalam kegiatan ekonomi dan sosial masyarakat.
Abstract:Koperasi Pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Barat (KPPP Jabar) menghadapi masalah stockout berulang pada unit usaha niaga barang, meskipun sistem informasi SmartCoop telah tersedia sejak tahun 2024. Pengendalian persediaan…
yang berjalan masih bersifat intuitif dan reaktif, sehingga data historis penjualan pada SmartCoop belum pernah dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan pemesanan ulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi sistem pengendalian persediaan yang berjalan, mengidentifikasi kendala dalam menjaga ketersediaan barang dagang, serta merumuskan penerapan metode Reorder Point (ROP) dan Safety Stock. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, melalui wawancara semi terstruktur, observasi non partisipan, dan studi dokumentasi, yang dianalisis dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana, serta diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 17 barang yang mengalami stockout selama periode Januari sampai Maret 2026, perhitungan ROP dan Safety Stock berhasil dirumuskan untuk enam barang prioritas, dengan nilai ROP berkisar 10 sampai 36 unit dan total Safety Stock 65 unit. Penelitian menyimpulkan bahwa penerapan ROP dan Safety Stock berbasis data SmartCoop yang sudah ada layak diadopsi tanpa memerlukan investasi teknologi tambahan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan peramalan (forecasting) penjualan pada Toko Sembako Alaudin yang berlokasi di Pasar Rumah Tiga, Teluk Ambon, serta bagaimana hasil peramalan tersebut digunakan dalam…
menentukan strategi bisnis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi data penjualan toko selama periode Januari hingga Desember 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Toko Sembako Alaudin belum menerapkan metode peramalan secara sistematis dan masih mengandalkan pengalaman serta intuisi pemilik dalam menentukan jumlah stok barang. Pola penjualan menunjukkan tren peningkatan menjelang hari besar keagamaan dan akhir tahun, namun belum dimanfaatkan secara optimal untuk perencanaan strategi pengadaan barang. Penelitian ini merekomendasikan penerapan metode peramalan sederhana berbasis data historis penjualan guna mendukung pengambilan keputusan bisnis yang lebih akurat dan efisien.