Abstract:This research aims to develop an interactive learning media based on the Canva Magic application to improve the short story writing skills of grade IX students of SMP Negeri 2 Barombong. The media development process follows…
ollows the 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) model, starting with an analysis of the needs of students and teachers that shows students' tendency towards visual and interactive learning media. This media is designed to present short story writing material in an interesting and easy-to-understand way. The research methods used in this study are research and development or Research and Development (R&D) with descriptive quantitative analysis methods, data collection techniques include media validation questionnaires, practical observations, and short story writing skills tests before (pretest) and after the use of media (posttest). This media prototype is designed with excellent features such as storyline templates, character illustrations, and interactive and visual step-by-step guides. The results of expert validation show a very high level of validity in the material and media aspects. The practicality test showed that the score increased from 0.73 (practical) to 0.97 (very practical). The results of the effectiveness test showed a significant increase in the short story writing skill score, with an average pretest score of 65 and the posttest increased to 90-98. So, it can be concluded that Canva Magic learning media with the AI-based Magic Write feature is effective and practical to improve short story writing skills in a creative, systematic, and meaningful way for students.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis minat belajar siswa menggunakan Articulate Storyline. Masalah yang dihadapi adalah rendahnya minat belajar siswa yang disebabkan oleh terbatasnya…
rbatasnya media pembelajaran dan kurangnya kompetensi guru dalam memanfaatkan teknologi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan analisis berdasarkan model Borg & Gall. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan berhasil meningkatkan minat belajar siswa, membuat mereka lebih aktif dan bersemangat dalam proses pembelajaran. Selain itu, penggunaan media interaktif dapat mengurangi kecemasan belajar dan memudahkan pemahaman materi. Kesimpulannya, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis minat merupakan pendekatan efektif untuk memberdayakan siswa dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline pada materi komponen elektronika aktif dan pasif untuk peserta didik kelas X Teknik Audio Video di SMK Negeri 1 Padang.…
ang. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D, yang meliputi tahap pendefinisian, perancangan, pengembangan, dan penyebaran. Subjek penelitian terdiri atas ahli materi, ahli media, dan peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket validasi dan angket praktikalitas. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran yang dikembangkan memiliki tingkat validitas yang sangat baik. Validasi oleh ahli materi memperoleh rata-rata persentase sebesar 86,3% dengan kategori sangat valid, sedangkan validasi oleh ahli media memperoleh rata-rata persentase sebesar 88,75% dengan kategori sangat valid. Hasil uji praktikalitas oleh peserta didik menunjukkan rata-rata persentase sebesar 92,93% dengan kategori sangat praktis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran interaktif berbasis Articulate Storyline layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung pembelajaran komponen elektronika aktif dan pasif di Sekolah Menengah Kejuruan.