Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi belajar matematika melalui penerapan model Cooperative Learning tipe Teams Games Tournament (TGT) berbantuan Intelligent Feedback Board (IFB) pada siswa kelas…
s V SDN 04 Sungai Aro. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuasi-eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa yang dibagi secara acak ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah angket motivasi belajar dan tes matematika. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan motivasi belajar matematika pada kelompok eksperimen setelah perlakuan TGT berbantuan IFB. Penerapan model ini terbukti efektif untuk meningkatkan motivasi belajar matematika siswa kelas V SD.
Kata kunci: motivasi belajar matematika, Cooperative Learning, Teams Games Tournament, Intelligent Feedback Board.
Abstract:Pemahaman konsep jarak, waktu, dan kecepatan merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Namun, berbagai penelitian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kesulitan dalam melihat hubungan…
ubungan fungsional antarbesaran tersebut, sehingga pemahaman yang terbentuk bersifat parsial dan cenderung berbasis hafalan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pemahaman siswa serta miskonsepsi yang muncul terkait hubungan jarak dan waktu dalam pengukuran kecepatan. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah berbagai artikel ilmiah yang relevan mengenai konsep dasar kecepatan, representasi matematis, dan kesalahan umum siswa dalam menyelesaikan soal berbasis hubungan jarak–waktu. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelemahan utama siswa terletak pada kemampuan translasi informasi, interpretasi grafik, dan pemahaman rasio, yang berdampak pada munculnya miskonsepsi seperti membaca grafik sebagai lintasan atau menganggap kecepatan sebagai angka terbesar tanpa mempertimbangkan waktu. Penelitian ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang mengintegrasikan representasi multipel dan pengalaman konkret agar siswa mampu membangun pemahaman konseptual yang utuh. Temuan ini diharapkan menjadi dasar bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam materi pengukuran kecepatan di sekolah dasar.
Abstract:Daerah yang menjadi binaan PKM kami adalah siswa sekolah SD Muhammadiyah 100117 Simatorkis, pada umumnya anak-anak diwilayah SD Muhammadiyah 100117 ini memiliki kecenderungan malas belajar pelajaran matematika. Maka dari…
itu tim kami melaksanakan program untuk menumbuhkan rasa minat siswa terhadap pelajaran matematika dengan model tipe team games tournament. Program ini akan dilaksanakan dengan metode games yang diantaranya : pertama, Bundaran hitung angka misalnya siswa itu dibuat dalam satu lingkaran kemudian satu per satu mulai berhitung. Kedua, Pelangi matematika misalnya dibuat terlebih dahulu kertas warna warni yang di isi sama angka untuk mempermudah anak mengingat angka. Melihat permasalahan yang terjadi dalam dunia anak yang terkait dengan kurangnya minat dalam pelajaran matematika. Maka melalui program yang telah dilaksanakan mampu merubah pola belajar anak sedikit demi sedikit menjadi berminat untuk belajar matematika.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pola asuh, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas dalam membentuk resiliensi akademik santri di pondok pesantren. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research)…
esearch) dengan analisis isi dan analisis tematik terhadap berbagai artikel ilmiah relevan dalam sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa resiliensi akademik santri merupakan konstruk multidimensional yang dipengaruhi oleh interaksi keluarga secara sistemik. Pola asuh, khususnya tipe otoritatif, berperan dalam membentuk regulasi emosi, kemandirian, dan motivasi belajar santri. Keterlibatan orang tua melalui komunikasi intensif, dukungan emosional, informasional, dan instrumental berfungsi sebagai faktor protektif yang meningkatkan rasa aman psikologis, motivasi intrinsik, serta kemampuan adaptasi terhadap tekanan akademik. Selain itu, spiritualitas keluarga yang diinternalisasi melalui nilai-nilai religius seperti sabar, tawakal, dan ikhlas berperan sebagai mekanisme coping adaptif yang membantu santri memaknai tekanan akademik secara positif. Ketiga variabel tersebut saling berinteraksi dan membentuk ketahanan psikologis yang lebih kuat dalam menghadapi tuntutan kehidupan pesantren. Kesimpulannya, resiliensi akademik santri tidak hanya ditentukan oleh faktor individual, tetapi merupakan hasil konstruksi ekologis yang melibatkan kualitas pengasuhan, keterlibatan orang tua, dan spiritualitas keluarga secara simultan.
Abstract:Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah mengubahcara individu melakukan interaksi dan komunikasi satu samalain. Media sosial mempercepat dan memperluas interaksi,…
i, tetapi juga membawa berbagai tantangan yang berkaitandengan etika dan moralitas di dunia digital. Generasi Z,yangtumbuh di era digital,memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, tetapi ada risiko kehilangan nilai-nilai sosial dan etika. Situasi ini memerlukan sebuah pendekatan mendalam untukmenilai dampak jangka panjangnya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menganalisis literaturdari berbagai jurnal dan artikel akademis guna memahamifenomena sosial, norma komunikasi, serta nilai moral yang berkaitan dengan penggunaan media sosial di kalanganGenerasi Z.
Media sosial memberikan peluang untuk terlibat dalaminteraksi sosial, namun juga menciptakan masalah sepertiperubahan identitas online, tekanan mental, perasaan takutketinggalan (FOMO), perundungan daring, dan informasiyang salah. Berbagai persona di dunia maya dan pengelolaancitra diri menantang pengembangan karakter individu. Selainitu, media sosial juga menciptakan norma komunikasi baruyang perlu diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap etika sosial bagi Generasi Z menjadisangat kompleks. Dengan demikian, penting untukmenanamkan nilai-nilai moral melalui pendidikan yang menggabungkan prinsip etika universal dan keterampilandigital, serta membangun ekosistem pembelajaran yang terstruktur untuk membentuk karakter dengan tanggung jawabsosial. Masa depan Generasi Z sebagai agen perubahan yang beretika akan sangat bergantung pada sistem pendidikan dan strategi yang efektif.
Abstract:The purpose of this study is to determine and analyze the indicators of motivational deterioration in marine officers of PT PELNI (Persero) Jakarta related to their preferences in ship type placement (2000 pax, 1000 pax,…
and 500 pax), identify the main indicators that cause the decline in motivation of marine officers of PT PELNI (Persero) Jakarta, and analyze the relationship between indicators of motivational deterioration with marine officers' preferences for different types of ships. In this study, researchers used a qualitative method with a descriptive form and emphasized the use of motivation theory and the concept of motivational deterioration to analyze indicators of motivational deterioration of marine officers of PT PELNI (Persero) Jakarta in ship type placement. From the results of the study it is known that there is a salary gap that has not been adjusted to the applicable career pattern for the promotion path, which is one of the main factors triggering the decline in motivation of marine officers of PT PELNI (Persero) Jakarta in ship type placement, as well as other factors that contribute to motivational deterioration, namely the absence of a clear career pattern system and a promotion path that is not running optimally, this condition affects the preferences and performance of marine officers in assignments on various types of ships. The data was obtained from books, scientific journals, official company and government websites, company directors' decrees, and valid online media articles.
Abstract:“Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana tugas-tugas terorganisir dari model pembelajaran kooperatif Numbered Heads Together (NHT) berdampak pada hasil belajar siswa kelas X di SMA Negeri 5 Seram…
ram Bagian Barat pada tahun ajaran 2024–2025. Penelitian ini bersifat eksperimental dan hanya menggunakan kelompok kontrol untuk posttest. Penelitian ini melibatkan 75 siswa dari tiga kelas di SMA Negeri 5 Seram Bagian Barat. Kelas X2 (kelas eksperimen), yang terdiri dari 25 siswa, dan kelas X3 (kelas kontrol) dimasukkan dalam sampel yang dipilih secara acak. Menurut analisis statistik data, kelas kontrol mendapat skor 65,60 dengan deviasi standar 13,25, sedangkan kelas eksperimen mendapat skor 75,00 dengan deviasi standar 10,40. Ketuntasan kelas eksperimen adalah 84,00%, sedangkan kelas kontrol adalah 44,00%. Berdasarkan hasil penelitian, pendekatan tugas terstruktur memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas X SMA Negeri 5 Seram Bagian Barat pada materi ikatan kimia.”
Abstract:Latar Belakang: Diabetes melitus merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak menular dan menjadi penyebab kematian nomor 1 di dunia sebanyak 63,5%. Dalam proses penyembuhan luka ini terdapat 2 faktor yaitu faktor internal…
ernal dan eksternal. Adapun faktor dari luar yang dapat digunakan sebagai penyembuhan luka yaitu dengan irigasi luka digunakan larutan fisiologis dan menggunakan obat alami. Dalam hal ini, masyarakat banyak menggunakan obat alami guna menyembuhkan luka yaitu kunyit (Curcuma longa). Kunyit memiliki kandungan senyawa yang utama yaitu minyak atsiri dan kurkuminoid. Tujuan: untuk menggambarkan Penggunaan Ekstrak Bubuk Kunyit Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan studi kasus. Hasil: Bahwa perawatan luka menggunakan bubuk kunyit efektif dalam penyembuhan luka Diabetes Melitus Tipe II. Dalam hal ini dapat dibuktikan dengan skor awal perawatan ke-1 23 kemudian perawatan luka ke-7 dengan skor 13. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan Bubuk Kunyit efektif dalam penyembuhan luka Diabes Melitus.
Abstract:Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik atau pankreas tidak memproduksi cukup. Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu…
komplikasi dari diabetes mellitus, ulkus kaki diabetik adalah luka pada jaringan akibat infeksi yang lebih dalam yang terkait dengan gangguan neurologis dan vaskuler pada tungkai. VCO merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi topikal untuk perawatan kulit. Sediaan salep VCO dapat menjaga kelembaban luka dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan luka diabetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyembuhan ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil). Metode: Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Strategi penelitian kasus ini dengan melakukan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada satu pasien penderita ulkus diabetikum. Hasil: hasil studi kasus menunjukkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien ulkus diabetikum mengalami perubahan dilihat dari hasil perkembangan perawatan luka pada responden dari skor 39 menjadi 23. Diharapkan penerapan perawatan luka dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) dapat diaplikasikan dalam implementasi keperawatan dengan baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk penyembuhan luka diabetes mellitus.
Abstract:Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini secara umum untuk membangun sinergitas kemitraan sebagai perwujudan visi dan misi Universitas Telkom dengan masyarakat sekitar. Secara khusus, tujuan pengabdian masyarakat ini untuk…
tuk penguatan fasilitas air bersih melalui pengembangan sistem pipa air PDAM di lingkungan wisma mahasiswa Latimodjong, Bandung. Artikel ini membahas tentang upaya pengadaan fasilitas air bersih sebagai bagian dari proyek pengabdian masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan aksesibilitas dan kualitas air bersih bagi penghuni di wisma tersebut. Metode yang digunakan meliputi survei kebutuhan, desain teknis, serta implementasi infrastruktur yang sesuai dengan kondisi lokal dan keberlanjutan lingkungan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam ketersediaan air bersih dan kesadaran masyarakat akan pentingnya sanitasi yang baik. Dengan demikian, artikel ini memberikan kontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan infrastruktur dasar yang vital. Output dari kegiatan ini antara lain berupa pelatihan/bimbingan teknis (bimtek), pembuatan prototipe sistem/proses, dokumen standar operasi, dan pembentukan/penguatan rekomendasi kepada pemerintah daerah.
Kata kunci: fasilitas air bersih, pengabdian Masyarakat, BIMTEK