Abstract:Abstract: This study aims to determine the effect of e-Wom on customer loyalty with customer satisfaction as an intervening variable (Case Study on Baba Alfatih's Tour and Travel). The research method used is a quantitative…
ive method using the help of SPSS version 25.00. which was collected from the results of distributing questionnaires to Baba Alfatih Tour And Travel customers as many as 90 respondents. The analytical method used in this study is using instrument tests, namely validity and reliability tests. The classic assumption test is the normality test, multicolonearity test, heteroscedasticity test, multiple linear regression analysis, analysis of the coefficient of determination (R2), hypothesis testing, namely the T test and path analysis (Path analysis). The results of SPSS in this study are that electronic word of mouth variables have an effect on customer satisfaction, electronic word of mouth variables have no effect on customer loyalty, customer satisfaction variables have an effect on customer loyalty, Customer Satisfaction Variables mediate the effect of E-WOM on customer loyalty.
Keywords: Electronic Word Of Mouth, Customer Loyalty, Satisfaction Customers
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Electronic Word Of Mouth Terhadap Loyalitas Pelanggan Dengan Kepuasan Pelanggan Sebagai Variabel Intervening (Studi Kasus Pada Tour And Travel Baba Alfatih). Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan menggunakan bantuan SPSS versi 25.00.yang dikumpulkan dari hasil penyebaran kuisioner kepada pelanggan Tour And Travel Baba Alfatih sebanyak 90 responden. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji instrumen yaitu uji validitas dan reliabilitas. Uji asumsi klasik yaitu uji normalitas , uji multikolonearitas, uji heteroskedasitas, analisis regresi linier berganda, analisis koefisien determinasi (R2), uji hipotesis yaitu uji T dan analisis jalur (Path analysis). Hasil dari SPSS dalam penelitian ini yaitu variabel electronic word of mouth bepengaruh terhadap kepuasan pelanggan, variabel electronic word of mouth tidak berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, Variabel kepuasan pelanggan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, Variabel Kepuasan Costumer memediasi pengaruh Electronic Word Of Mouth terhadap loyalitas pelanggan.
Kata Kunci: Electronic Word Of Mouth, Loyalitas Pelanggan, Kepuasan Pelanggan
Abstract:Abstract: The decision to choose a school, as a form of consumer behavior related to purchasing decisions, can be influenced by various factors, including school location, education costs, school facilities, school image,…
, and the quality of education provided. This study aims to analyze the partial influence of school location, education costs, and school image on parents' decisions to choose Bethel Elementary School Balikpapan. These three factors were selected because previous studies revealed a research gap, indicating that school location was not consistently identified as a factor influencing parents' school selection decisions. This study employed a quantitative research approach using questionnaires distributed to 124 respondents. The collected data were analyzed using multiple linear regression analysis to determine the influence of each independent variable on parents' school selection decisions.The results of the study indicate that (1) school location does not have a significant influence on parents' decisions, (2) education costs have a significant influence on parents' decisions, and (3) school image has a significant influence on parents' decisions to choose Bethel Elementary School Balikpapan. Among these three variables, school image is the most dominant factor, followed by education costs. These findings suggest that the school's image, along with education costs that are perceived to be commensurate with the benefits received, are the primary considerations for parents when choosing Bethel Elementary School Balikpapan.
Keyword: school location, education costs, school image, parents' decision.
Abstrak: Keputusan memilih sekolah yang merupakan salah satu bentuk perilaku konsumen terkait dengan keputusan pembelian dapat dipengaruhi oleh banyak faktor termasuk lokasi sekolah, biaya pendidikan, fasilitas, citra sekolah maupun kualitas pendidikan yang diberikan oleh sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh parsial faktor lokasi sekolah, biaya pendidikan, dan citra sekolah terhadap keputusan orang tua dalam memilih SD Bethel Balikpapan. Ketiga faktor tersebut dipilih karena ditemukan gap research pada penelitian-penelitian sebelumnya bahwa lokasi sekolah bukan menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan memilih sekolah. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui kuesioner yang disebarkan kepada 124 responden. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel terhadap keputusan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) lokasi sekolah tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan orang tua, (2) biaya pendidikan berpengaruh signifikan terhadap keputusan orang tua, dan (3) citra sekolah memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan orang tua memilih SD Bethel Balikpapan. Dari ketiga variabel tersebut, citra sekolah menjadi faktor yang paling dominan, diikuti oleh biaya pendidikan. Hal ini mengindikasikan bahwa citra yang dimiliki oleh sekolah serta biaya pendidikan yang sesuai dengan manfaat yang diterima, menjadi pertimbangan utama bagi orang tua dalam memilih SD Bethel Balikpapan.
Kata kunci: lokasi sekolah, biaya pendidikan, citra sekolah, keputusan orang tua.
Abstract:Abstract: This study aims to analyze the influence of content marketing and electronic word of mouth on purchase decisions through TikTok among students of the 2023 cohort of the Bachelor of Management Study Program, Faculty…
ulty of Economics, Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli. This research employed a quantitative approach with a descriptive-causal design. The entire population of 76 students was used as the sample through a total sampling technique. Data were collected using a Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26. The results show that content marketing has a positive and significant effect on purchase decisions, with a t-value of 4.870 and a significance level of 0.000. Electronic word of mouth also has a positive and significant effect, with a t-value of 6.186 and a significance level of 0.000. Simultaneously, both variables have a significant effect on purchase decisions, with an F-value of 47.498 and a significance level of 0.000. The coefficient of determination of 0.565 indicates that 56.5% of the variation in purchase decisions is explained by content marketing and electronic word of mouth, while the remaining 43.5% is influenced by other factors. These findings confirm the importance of relevant content strategies and credible user reviews in encouraging student purchase decisions through TikTok.
Keywords: content marketing; electronic word of mouth; purchase decision; TikTok; students; digital marketing.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh content marketing dan electronic word of mouth terhadap keputusan pembelian melalui TikTok pada mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli angkatan 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-kausalitas. Seluruh populasi sebanyak 76 mahasiswa dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa content marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai t-hitung 4,870 dan signifikansi 0,000. Electronic word of mouth juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai t-hitung 6,186 dan signifikansi 0,000. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai F-hitung 47,498 dan signifikansi 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 0,565 menunjukkan bahwa 56,5% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh content marketing dan electronic word of mouth, sedangkan 43,5% dipengaruhi faktor lain. Temuan ini menegaskan pentingnya strategi konten yang relevan dan ulasan pengguna yang kredibel dalam mendorong keputusan pembelian mahasiswa melalui TikTok.
Kata Kunci: content marketing, electronic word of mouth, keputusan pembelian, TikTok, mahasiswa, pemasaran digital.
Abstract:Abstract: Air quality is a critical environmental issue that directly affects public health and urban sustainability. This study aims to develop an air quality classification model using the Decision Tree algorithm based…
on key pollutant parameters such as PM₁₀, PM₂.₅, SO₂, CO, NO₂, and O₃, and to evaluate its contribution to the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs). The dataset was obtained from air quality monitoring in Jakarta during 2021 and underwent preprocessing stages including data cleaning and feature selection. The model was tested across various training-testing ratios, with the highest accuracy of 97.50% achieved at a 60:40 ratio. Performance evaluation showed precision, recall, and F1-score values above 97%, with PM₂.₅ and PM₁₀ identified as the most influential attributes in classification. The Decision Tree model was chosen for its ability to produce accurate results while remaining interpretable. The classification outcomes can be utilized in early warning systems, public education, and data-driven policymaking. These findings support the achievement of SDG 3 (Good Health and Well-Being), SDG 11 (Sustainable Cities and Communities), and SDG 13 (Climate Action).
Keywords: Air Quality; Decision Tree; pollution; SDG; Classification.
Abstrak: Kualitas udara merupakan isu lingkungan krusial yang berdampak langsung pada kesehatan masyarakat dan keberlanjutan kota. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model klasifikasi kualitas udara menggunakan algoritma Decision Tree berdasarkan parameter polutan utama seperti PM₁₀, PM₂.₅, SO₂, CO, NO₂, dan O₃, serta menganalisis kontribusinya terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Data yang digunakan berasal dari pemantauan kualitas udara di Jakarta tahun 2021 dan telah melalui tahap pra-pemrosesan, termasuk pembersihan data dan seleksi fitur. Model diuji pada berbagai rasio data latih dan uji, dengan akurasi tertinggi sebesar 97,50% pada rasio 60:40. Evaluasi performa menunjukkan nilai presisi, recall, dan F1-score di atas 97%, dengan PM₂.₅ dan PM₁₀ sebagai atribut paling berpengaruh dalam klasifikasi. Model Decision Tree dipilih karena kemampuannya dalam menghasilkan output yang akurat sekaligus mudah diinterpretasikan. Hasil klasifikasi ini berpotensi digunakan dalam sistem peringatan dini, edukasi masyarakat, dan pengambilan kebijakan berbasis data. Temuan ini mendukung pencapaian SDG 3 (kehidupan sehat dan sejahtera), SDG 11 (kota dan permukiman yang berkelanjutan), serta SDG 13 (penanganan perubahan iklim).
Kata kunci: Kualitas Udara; Decision Tree; Polutan; SDGs; Klasifikasi.
Abstract:Abstract: This study aims to analyze the legal provisions governing force majeure in lease agreements and legal protection for tenants and lessors. The research uses a normative-empirical legal method with literature studies…
dies and legal analysis. The results show that force majeure is regulated in Articles 1244 and 1245 of the Indonesian Civil Code and specifically related to leases in Article 1553. Force majeure may release parties from liability for damages when obligations cannot be fulfilled due to unforeseeable events beyond their control. Legal protection is provided through the principles of contractual balance, good faith, and risk allocation.
Keywords: Force Majeure; Lease Agreement; Legal Protection; Tenant; Civil Law.
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis ketentuan hukum mengenai force majeure dalam perjanjian sewa menyewa serta perlindungan hukum bagi penyewa dan pihak yang menyewakan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa force majeure diatur dalam Pasal 1244 dan 1245 KUHPerdata serta secara khusus berkaitan dengan sewa menyewa dalam Pasal 1553 KUHPerdata. Keadaan force majeure dapat membebaskan para pihak dari kewajiban ganti rugi apabila ketidakmampuan memenuhi prestasi terjadi karena peristiwa di luar kendali para pihak. Perlindungan hukum diberikan melalui asas itikad baik, keseimbangan hak dan kewajiban, serta pengaturan risiko dalam perjanjian.
Kata kunci: Force Majeure; Sewa Menyewa; Perlindungan Hukum; Penyewa; Hukum Perdata.
Abstract:Abstract: This study aims to develop an educational supervision model called “JUANDI,” which is based on quality assurance and continuous innovation to improve the quality of learning in schools. The background of this research…
is research is rooted in the fact that supervision practices are still often administrative in nature and less oriented toward enhancing teacher professionalism and learning quality. The JUANDI model is designed as an integrative solution that combines six main components: Quality Assurance in Education, Excellence in Competence, Accountability in Management, Values and Character Development, Digitalization of Learning, and Continuous Innovation. This research employs a Research and Development (R&D) approach consisting of several stages, including needs analysis, model design, expert validation, revision, and limited trials. The research subjects include school principals and teachers within an educational institution. Data collection techniques involve observation, interviews, and questionnaires, while data analysis is conducted using both qualitative descriptive and quantitative approaches. The results indicate that the JUANDI supervision model has a high level of validity based on expert judgment, covering aspects of construct, content, and practicality. The limited implementation of the model shows improvements in the quality of learning, particularly in lesson planning, the teaching and learning process, and learning evaluation. In addition, the model contributes to enhancing teacher competence, encouraging the integration of digital technology in instruction, and strengthening students’ character values.In conclusion, the JUANDI supervision model is considered effective and relevant as an innovative alternative in educational supervision that aligns with the demands of 21st-century education. It is expected to contribute to sustainable educational quality improvement through a systematic, collaborative, and data-driven supervision approach.
Keywords: Educational Supervision, JUANDI Model, Quality Assurance, Continuous Innovation, Learning Quality
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model supervisi pendidikan yang disebut “JUANDI,” yang berbasis pada penjaminan mutu dan inovasi berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah. Latar belakang penelitian ini berakar pada kenyataan bahwa praktik supervisi masih sering bersifat administratif dan kurang berorientasi pada peningkatan profesionalisme guru dan kualitas pembelajaran. Model JUANDI dirancang sebagai solusi integratif yang menggabungkan enam komponen utama: Penjaminan Mutu dalam Pendidikan, Keunggulan dalam Kompetensi, Akuntabilitas dalam Manajemen, Pengembangan Nilai dan Karakter, Digitalisasi Pembelajaran, dan Inovasi Berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian dan Pengembangan (R&D) yang terdiri dari beberapa tahapan, termasuk analisis kebutuhan, desain model, validasi ahli, revisi, dan uji coba terbatas. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah dan guru di suatu lembaga pendidikan. Teknik pengumpulan data melibatkan observasi, wawancara, dan kuesioner, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model supervisi JUANDI memiliki tingkat validitas yang tinggi berdasarkan penilaian ahli, meliputi aspek konstruksi, isi, dan kepraktisan. Penerapan model yang terbatas menunjukkan peningkatan kualitas pembelajaran, khususnya dalam perencanaan pembelajaran, proses pengajaran dan pembelajaran, serta evaluasi pembelajaran. Selain itu, model ini berkontribusi pada peningkatan kompetensi guru, mendorong integrasi teknologi digital dalam pengajaran, dan memperkuat nilai-nilai karakter siswa. Kesimpulannya, model supervisi JUANDI dianggap efektif dan relevan sebagai alternatif inovatif dalam supervisi pendidikan yang selaras dengan tuntutan pendidikan abad ke-21. Diharapkan dapat berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan yang berkelanjutan melalui pendekatan supervisi yang sistematis, kolaboratif, dan berbasis data.
Kata Kunci: Supervisi Pendidikan, Model JUANDI, Penjaminan Mutu, Inovasi Berkelanjutan, Kualitas Pembelajaran.
Abstract:Abstract: Education is a crucial factor in improving the quality of human resources, which is highly influenced by the quality of the learning process in schools. In this context, teachers act as implementers of learning,…
, while principals function as leaders and academic supervisors. Academic supervision is a systematic guidance process aimed at enhancing teacher professionalism through planning, implementation, and evaluation of learning activities. This study aims to analyze the effectiveness of the principal’s academic supervision in improving the quality of the learning process at SMP Negeri 3 Lintongnihuta, Humbang Hasundutan Regency. The research method used is a descriptive qualitative approach, with data collected through observation, interviews, and documentation. The results show that academic supervision has been implemented according to procedures, but it has not been optimal. The obstacles faced include limited time, the principal’s workload, and the lack of follow-up on supervision results. Nevertheless, academic supervision still contributes positively to improving the quality of learning and teacher professionalism. Therefore, efforts are needed to enhance the effectiveness of supervision through better planning and continuous follow-up.
Keywords: Academic Supervision, Principal, Learning Quality, Teacher Professionalism, Supervision Effectiveness
Abstrak: Pendidikan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, yang sangat dipengaruhi oleh kualitas proses pembelajaran di sekolah. Dalam hal ini, guru berperan sebagai pelaksana pembelajaran, sedangkan kepala sekolah berfungsi sebagai pemimpin dan supervisor akademik. Supervisi akademik merupakan proses pembinaan yang sistematis untuk meningkatkan profesionalisme guru melalui kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas supervisi akademik kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran di SMP Negeri 3 Lintongnihuta, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan supervisi akademik telah dilakukan sesuai prosedur, namun belum optimal. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan waktu, beban kerja kepala sekolah, serta kurangnya tindak lanjut hasil supervisi. Meskipun demikian, supervisi akademik tetap memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan profesionalisme guru. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan efektivitas supervisi melalui perencanaan yang lebih matang dan tindak lanjut yang berkelanjutan.
Kata Kunci: Supervisi Akademik, Kepala Sekolah, Kualitas Pembelajaran, Profesionalisme Guru, Efektivitas Supervisi
Abstract:Abstract: This study aims to quantitatively analyze the effect of the number of foreign tourist visits on the Regional Original Income (PAD) of the tourism sector in Batam City using 2025 data. This study uses a quantitative…
tive approach with an explanatory research method, namely research that aims to explain the causal relationship between independent and dependent variables through statistical hypothesis testing. The number of foreign tourist visits has a positive and significant effect on Regional Original Income (PAD) in the tourism sector in Batam City in 2025. Regression test results indicate that an increase in the number of foreign tourist visits statistically increases PAD revenue, particularly from hotel taxes, restaurant taxes, and tourism levies. The high coefficient of determination indicates that most of the variation in PAD in the tourism sector can be explained by changes in the number of foreign tourist visits, thus emphasizing the strategic role of the international tourism sector as a key pillar of regional revenue in Batam City. These findings support the economic theory of tourism and the tourism-led growth hypothesis, which states that increased tourist flows stimulate local economic activity and broaden the regional fiscal revenue base.
Keywords: tourism sector, foreign countries, PAD, regional fiscal
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara kuantitatif pengaruh jumlah kunjungan wisman terhadap PAD sektor pariwisata di Kota Batam dengan menggunakan data tahun 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori, yaitu penelitian yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab–akibat (causal relationship) antara variabel independen dan variabel dependen melalui pengujian hipotesis secara statistik. jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berpengaruh positif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor pariwisata di Kota Batam pada tahun 2025. Hasil uji regresi menunjukkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan wisman secara statistik mampu meningkatkan penerimaan PAD, khususnya yang bersumber dari pajak hotel, pajak restoran, dan retribusi pariwisata. Nilai koefisien determinasi yang tinggi mengindikasikan bahwa sebagian besar variasi PAD sektor pariwisata dapat dijelaskan oleh perubahan jumlah kunjungan wisman, sehingga mempertegas peran strategis sektor pariwisata internasional sebagai salah satu pilar utama pendapatan daerah Kota Batam. Temuan ini memperkuat teori ekonomi pariwisata dan hipotesis pertumbuhan berbasis pariwisata (tourism-led growth), yang menyatakan bahwa peningkatan arus wisatawan mendorong aktivitas ekonomi lokal dan memperluas basis penerimaan fiskal daerah.
Kata kunci: sektor pariwisata, mancanegara, PAD, fiskal daerah
Abstract:Abstract: Batik is a valuable cultural heritage of Indonesia, combining artistic and historical significance. In the digital era, integrating Batik into an online catalog website can enhance cultural promotion and product…
t sales. This study focuses on designing a Batik catalog website that merges traditional cultural values with modern digital technology to create an engaging, user-friendly experience. Using a comparative qualitative approach, several existing Batik catalog websites were analyzed to identify design strengths, weaknesses, and opportunities. Thematic and SWOT analysis were applied to examine visual design, navigation, and interactive features. Findings suggest that an optimal Batik catalog website should balance Batik’s visual aesthetics with functional e-commerce features, provide interactive elements, and ensure responsive purchasing processes. This approach improves user experience while promoting Batik as a cultural product.
Keywords: Batik; website catalog; digital design; user experience; cultural heritage
Abstrak: Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai seni dan sejarah yang tinggi. Di era digital, integrasi Batik ke dalam website katalog online dapat meningkatkan promosi budaya sekaligus penjualan produk. Penelitian ini bertujuan untuk merancang website katalog Batik yang menggabungkan nilai budaya tradisional dengan teknologi digital modern guna menciptakan pengalaman pengguna yang menarik dan mudah digunakan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif komparatif, beberapa website katalog Batik yang ada dianalisis untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, dan peluang desain. Analisis tematik dan SWOT digunakan untuk menilai desain visual, navigasi, serta fitur interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website katalog Batik yang optimal harus mampu menyeimbangkan estetika visual Batik dengan fitur e-commerce yang fungsional, menyediakan elemen interaktif, serta memastikan proses pembelian yang responsif. Pendekatan ini meningkatkan pengalaman pengguna sekaligus mempromosikan Batik sebagai produk budaya.
Kata kunci: Batik; katalog website; desain digital; pengalaman pengguna; warisan budaya
Abstract:Abstract: The Free Nutritional Meal Program (PMBG) is a government initiative to improve students' nutrition and school attendance. This study evaluates and compares the performance of Random Forest (RF) and K-Nearest Neighbors…
ighbors (KNN) algorithms in classifying students most eligible for PMBG based on socio-economic criteria. The dataset comprises 205 public elementary school students in Medan City, collected via questionnaires. Features include parental income, number of dependents, housing status, asset ownership, and participation in other social aid programs. The data was clustered into three priority groups using K-Means. To address class imbalance, the Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE) was applied. Modeling used three data split scenarios (70:30, 80:20, 90:10) and was evaluated with accuracy, precision, recall, F1-score, and cross-validation. Results show that RF consistently outperformed KNN across all scenarios. After SMOTE, both models improved, with Balanced-RF achieving the highest accuracy and F1-score (94%) in the 70:30 split. The combination of RF and SMOTE proves effective for building an objective and accurate priority classification system for PMBG beneficiaries.
Keyword: Free Nutritious Meal Program; Random Forest; K-Nearest Neighbors; SMOTE.
Abstrak: Program Makan Bergizi Gratis (PMBG) merupakan inisiatif pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi dan mendorong kehadiran siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan kinerja dua algoritma machine learning, yaitu Random Forest dan K-Nearest Neighbors, dalam mengklasifikasikan siswa yang paling berhak menerima manfaat PMBG berdasarkan kriteria sosial-ekonomi. Dataset yang digunakan terdiri dari 205 siswa Sekolah Dasar Negeri di Kota Medan yang dikumpulkan melalui kuesioner. Fitur yang digunakan meliputi pendapatan orang tua, jumlah tanggungan, status tempat tinggal, kepemilikan aset, dan partisipasi dalam program bantuan sosial lainnya. Dataset yang telah dikumpulkan kemudian dikelompokkan menggunakan algoritma K-Means menjadi tiga klaster prioritas. Untuk mengatasi ketidakseimbangan distribusi data, digunakan metode Synthetic Minority Over-sampling Technique (SMOTE). Pemodelan dilakukan dalam tiga skenario pembagian data (70:30, 80:20, 90:10) dan dievaluasi menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, f1-score, dan cross-validation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma Random Forest secara konsisten memberikan kinerja yang lebih unggul dibandingkan KNN pada semua skenario. Setelah penerapan SMOTE, kedua algoritma mengalami peningkatan performa, dengan Random Forest-Balanced mencatat akurasi dan f1-score tertinggi sebesar 94% pada skenario 70:30. Temuan ini menunjukkan bahwa kombinasi Random Forest dan SMOTE merupakan pendekatan yang efektif dan efisien untuk membangun sistem klasifikasi prioritas penerima manfaat PMBG yang objektif dan akurat.
Kata kunci: Program Makan Bergizi Gratis; Random Forest; K-Nearest Neighbors; SMOTE