Abstract:Abstrak: The development of educational technology requires schools to carry out digital transformation to support hybrid learning that integrates face-to-face and online learning. This research aims to analyze the digital…
al transformation management process in schools through a descriptive qualitative approach. The research focus includes digital planning, implementation of technology infrastructure, developing teacher competencies, as well as school leadership strategies in managing change. Data was obtained through literature study, document observation, and interviews from previous relevant research. The study results show that effective digital transformation requires digital strategy planning, infrastructure readiness, digital literacy of educators, adaptive school culture, and visionary leadership. Digital transformation is not just the provision of devices, but also a change in school management paradigm. This research provides implications for policy makers and school leaders in managing digital transformation sustainably in the hybrid learning era.
Â
Keywords: digital transformation, education management, hybrid learning, digital leadership, educational technology.
Â
Abstract : Perkembangan teknologi pendidikan menuntut sekolah melakukan transformasi digital untuk menunjang pembelajaran hybrid yang mengintegrasikan tatap muka dan pembelajaran daring. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses manajemen transformasi digital di sekolah melalui pendekatan kualitatif deskriptif. Fokus penelitian meliputi perencanaan digital, implementasi infrastruktur teknologi, pengembangan kompetensi guru, serta strategi kepemimpinan sekolah dalam mengelola perubahan. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi dokumen, dan wawancara dari penelitian-penelitian relevan sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa transformasi digital yang efektif memerlukan perencanaan strategi digital, kesiapan infrastruktur, literasi digital pendidik, budaya sekolah adaptif, serta kepemimpinan visioner. Transformasi digital bukan hanya penyediaan perangkat, melainkan perubahan paradigma manajemen sekolah. Penelitian ini memberi implikasi bagi pengambil kebijakan dan pimpinan sekolah dalam mengelola transformasi digital secara berkelanjutan pada era pembelajaran hybrid.
Â
Kata kunci: transformasi digital, manajemen pendidikan, pembelajaran hybrid, kepemimpinan digital, teknologi pendidikan.
Abstract:Abstract: This study aims to analyze the influence of digital platform optimization on increasing global interaction and spirituality of young men and women through a social, cultural, and technological approach in the era…
ra of transmodernity. The research method uses a mixed methods approach, including a survey of 70 respondents to obtain quantitative data, in-depth interviews with 10 respondents from the survey sample to explore deeper perspectives, and Focus Group Discussions (FGDs) with 17 cross-disciplinary experts (Christianity, Islam, culture, sociology, and digital technology) to obtain interdisciplinary validation and insights. The study also found that the era of transmodernity allows digital technology to function not only as a means of production or consumption, but as an ethical and spiritual space that brings together local and global values equally. Digital platforms can strengthen social cohesion across groups, support inclusive spiritual and cultural practices, and reduce social and cultural inequality. Based on these findings, the study recommends the development of digital platform optimization strategies, such as the design of spiritual community applications, forums for reflection on human values, and social meditation, so that they can become spaces for socially and spiritually meaningful interactions. The research output is in the form of scientific publications in Accredited National Journals, as well as being a reference for the development of digital interaction models that effectively combine technology, culture, and spirituality in the transmodern era.
Keyword: culture; global interaction; digital platform; spirituality; transmodernity
Abstrak: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh optimalisasi platform digital terhadap peningkatan interaksi global dan spiritualitas pemuda/i melalui pendekatan sosial, budaya, dan teknologi di era transmodernitas. Metode penelitian menggunakan pendekatan mixed methods, meliputi survei terhadap 70 responden untuk memperoleh data kuantitatif, wawancara mendalam terhadap 10 responden dari sampel survei untuk menggali perspektif lebih mendalam, serta Focus Group Discussion (FGD) dengan 17 ahli lintas disiplin (Kristen, Islam, budaya, sosiologi, dan teknologi digital) untuk memperoleh validasi dan wawasan interdisipliner. Penelitian juga menemukan bahwa era transmodernitas memungkinkan teknologi digital berfungsi bukan hanya sebagai alat produksi atau konsumsi, tetapi sebagai ruang etis dan spiritual yang mempertemukan nilai-nilai lokal dan global secara setara. Platform digital dapat memperkuat kohesi sosial lintas kelompok, mendukung praktik spiritual dan budaya yang inklusif, serta mengurangi ketimpangan sosial dan budaya. Berdasarkan temuan ini, penelitian merekomendasikan pengembangan strategi optimalisasi platform digital, seperti desain aplikasi komunitas spiritual, forum refleksi nilai kemanusiaan, dan meditasi sosial, agar dapat menjadi ruang interaksi yang bermakna secara sosial dan spiritual. Luaran penelitian ini berupa platform digital berbasis web, sekaligus menjadi referensi bagi pengembangan model interaksi digital yang memadukan teknologi, budaya, dan spiritualitas secara efektif di era transmodern.
Kata kunci: budaya; interaksi global; platform digital; spiritualitas; transmodernitas.
Abstract:Abstract: Swiftlet nests have a high market value because the saliva used to make them has many benefits, including treating illnesses. They can also promote a healthy reproductive system and strengthen the lungs. Therefore,…
ore, a system is needed to simplify swiftlet farming. This involves designing a microcontroller-based fuzzy control system for temperature, humidity, and light in swiftlet houses as a solution for swiftlet breeders. The device will utilize two sensors: a DHT11 sensor and an LDR sensor. The DHT11 sensor maintains the stability of the room's temperature and humidity, while the LDR sensor maintains the light intensity of the swiftlet house. The conditions that have been determined based on 12 fuzzy logic rules, from the DHT11 sensor conditions, namely cold temperatures with a range of 0 - 15, moderate temperatures with a range of 15-30, and hot temperatures with a range of 30 - 45, in humidity conditions with a dry range of 0-50 and humid 0 - 95 while in the LDR sensor conditions, namely bright with an ADC value range on the LDR of 0 - 500 and dark conditions in the range of 500 - 1024. The defuzzification output value obtained is [0 10] where 0 is OFF and 10 is on for 10 minutes.
Keyword: Swiftlet, Fuzzy Logic, DHT11, LDR
Abstrak: Sarang burung walet mempunyai nilai jual yang tinggi karena air liur yang digunakan untuk membuat sarang memiliki banyak manfaat salah satunya adalah mengobati penyakit. Selain itu bisa juga untuk menyehatkan sistem reproduksi dan memperkuat paru-paru. Sehingga di butuhkan suatu sistem agar peternakan burung walet semakin lebih mudah dengan membuat perancangan suatu sistem kontrol suhu kelembaban dan cahaya pada rumah walet menggunakan fuzzy berbasis mikrokontroler sebagai solusi bagi para peternak burung walet. Dimana alat yang akan dibuat menggunakan dua sensor yaitu sensor DHT11 dan sensor LDR. Sensor DHT11 berfungsi untuk menjaga kestabilan suhu dan kelembaban ruangan sedangkan sensor LDR berfungsi unutuk menjaga intensitas cahaya dari rumah walet tersebut. Kondisi yang telah di tentukan berdasarkan 12 rule logika fuzzy, dari kondisi sensor DHT11 yaitu suhu dingin dengan range 0 – 15, suhu sedang dengan range 15-30, dan suhu panas dengan range 30 – 45, pada kondisi kelembaban dengan range kering 0 50 dan lembab 0 - 95 sedangkan pada kondisi Sensor LDR yaitu terang dengan range nilai ADC pada LDR sebesar 0 - 500 dan kondisi gelap pada range 500 – 1024. Nilai ouput defuzzifikasi yang didapat adalah [0 10] dimana 0 dengan kondisi OFF dan 10 dengan kondisi output hitup selama 10 menit.
Kata kunci: Burung Walet, Fuzzy , DHT 11, LDR
Abstract:Abstract: This study aims to determine the effect of the guided inquiry model on metacognitive skills and student learning outcomes on electrolyte and non-electrolyte solution materials. Data analysis used the N-Gain test,…
t, hypothesis prerequisite tests (homogeneity test and normality test), and hypothesis tests (independent t-test and correlation test). N-Gain learning outcomes in the experimental class were 0.785 higher than the control class of 0.587. The results of the t-test for the first hypothesis showed a calculated t value of 4.695 while for the t-table it was 1.999, because the calculated t value> t-table then there was an influence of the learning model on metacognitive skills, then on the learning outcomes the calculated t value was 6.939, while the t-table value was 1.999, because the calculated t value> t-table then there was an influence of the learning model on learning outcomes, this means that H0 was rejected and Ha was accepted. The correlation test of the calculated r value (Pearsen correlation) is 0.586 while for the table r it is 0.349 because, calculated r > table r then there is a relationship between the two variables. It can be concluded that the Guided Inquiry model has a significant effect on metacognitive skills and student learning outcomes, and there is a correlation between the two in class X of Budi Satrya Private High School.
Â
Keyword: Guided Inquiry Model, Metacognitive Skills, Learning Outcomes
Â
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model guided inquiry terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Analisis data menggunakan uji N-Gain, uji prasyarat hipotesis (uji homogenitas dan uji normalitas), dan uji hipotesis (uji t independen dan uji korelasi). N-Gain hasil belajar pada kelas eksperimen 0,785 lebih tinggi dibanding kontrol 0,587. Hasil uji t untuk hipotesis pertama menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,695 sedangkan untuk t tabelnya adalah 1,999, karena t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap keterampilan metakognitif, kemudian pada hasil belajar nilai t hitung sebesar 6,939, sedangkan nilai t tabelnya sebesar 1,999, karena t hitung > t tabel maka terdapat pengaruh model pembelajaran terhadap hasil belajar, hal tersebut berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Uji korelasi nilai r hitung (pearsen correlation) sebesar 0,586 sedangkan untuk r tabelnya sebesar 0,349 karena, r hitung > r tabel maka terdapat hubungan antar dua variabel. Dapat disimpulkan bahwa model Guided Inquiry berpengaruh signifikan terhadap keterampilan metakognitif dan hasil belajar siswa, serta terdapat korelasi antara keduanya di kelas X SMA Swasta Budi Satrya.
Â
Kata kunci: Model Guided Induiry, Keterampilan Metakognif, Hasil Belajar
Abstract:Abstract Oil palms are a leading plantation commodity in Indonesia. Fresh Fruit Bunches (FFB) are one of the world's best-selling palm oil products. Fresh fruit bunches (FFB) are a popular processed palm oil product used…
as a raw material. Producing high-quality, superior palm oil requires careful care from an early age, starting with selecting the best seeds and continuing through the planting and care of the seedlings. One way to care for oil palm seedlings is to maintain soil moisture. Maintaining soil moisture requires regular daily watering. The current watering process is considered highly ineffective and inefficient, requiring extensive labor and time to water all the seedlings on a large scale. Therefore, a system is needed that can automatically water and control the soil moisture of oil palm seedlings. Using IoT technology, the NodeMCU ESP8266 controller module integrated with a soil moisture sensor can automatically water plants and control the soil moisture of oil palm seedlings directly or online. This system certainly simplifies oil palm seedling care.
Â
Keywords: IOT, NodeMCU ESP8266, Soil Moisture, Soil Moisture, Palm Oil Seedlings
Abstrak: Tanaman kelapa sawit merupakan komoditas perkebunan primadona di Indonesia. Salah satu produk tanaman kelapa sawit yang memiliki kualitas mutu terbaik di dunia adalah TBS (Tandan Buah Segar). TBS merupakan salah satu produk kelapa sawit olahan populer yang digunakan sebagai bahan baku. Untuk mendapatkan kualitas buah sawit yang baik dan unggul diperlukan perawatan sejak dini. Mulai dari pemilihan biji bibit kelapa sawit yang terbaik hingga proses penanaman dan perawatan bibit. Salah satu bentuk perawatan bibit kelapa sawit adalah menjaga kelembaban tanah pada bibit kepala sawit. Untuk menjaga kelembaban tanah bibit kelapa sawit, diperlukan penyiraman yang rutin setiap harinya. Proses penyiraman yang ada saat ini dikategorikan sangat tidak efektif dan efisian. Karena membutuhkan banyak pekerja dan waktu yang lama untuk dapat menyiram seluruh bibit kelapa sawit dalam skala jumlah yang banyak. Maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat menyiram secara otomatis serta mengontrol kelembaban tanah bibit kelapa sawit. Dengan teknologi IOT menggunakan modul kontroler NodeMCU ESP8266 yang diintegrasikan dengan sensor Soil Moisture dapat menyiram tanaman secara otomatis dan mengontrol kelembaban tanah bibit kelapa sawit secara langsung maupun online. Tentunya sistem ini memberikan kemudahan dalam perawatan bibit kelapa sawit.
Â
Kata kunci: IOT, NodeMCU ESP8266, Soil Moisture, Kelembaban Tanah, Bibit Kelapa Sawit
Abstract:Abstract: This study aims to analyze the effect of the use of artificial intelligence (AI) in digital entrepreneurship learning on increasing student innovation. The background of this study is based on the rapid development…
ment of AI technology and its application in higher education, particularly in supporting student creativity and business idea development. This study uses a quantitative approach with the independent variable of AI Utilization and the dependent variable of Student Innovation. The research sample consisted of 60 students of Mahkota Tricom Unggul University selected through a purposive sampling technique. Data collection was conducted through a questionnaire and analyzed using SPSS version 25 with validity and reliability tests, as well as simple linear regression. The results showed that the research instrument was valid and reliable (Cronbach's Alpha X = 0.907; Y = 0.906). The regression results showed that the use of AI had a significant effect on student innovation with an R² value of 0.158 and a significance of p = 0.002. In conclusion, the use of AI has a positive contribution in encouraging student innovation, although some aspects still require a deeper practical approach. These findings can be the basis for the development of an adaptive and innovative technology-based entrepreneurship curriculum.
Â
Keywords: AI; entrepreneurship; digital; innovation; learning
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan artificial intelligence (AI) dalam pembelajaran kewirausahaan digital terhadap peningkatan inovasi mahasiswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada perkembangan pesat teknologi AI dan penerapannya dalam pendidikan tinggi, khususnya dalam mendukung kreativitas dan pengembangan ide bisnis mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan variabel independen Pemanfaatan AI dan variabel dependen Inovasi Mahasiswa. Sampel penelitian terdiri dari 60 mahasiswa Universitas Mahkota Tricom Unggul yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan SPSS versi 25 dengan uji validitas, reliabilitas, serta regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen penelitian valid dan reliabel (Cronbach's Alpha X=0.907; Y=0.906). Hasil regresi menunjukkan bahwa pemanfaatan AI berpengaruh signifikan terhadap inovasi mahasiswa dengan nilai R² sebesar 0.158 dan signifikansi p=0.002. Kesimpulannya, pemanfaatan AI memberikan kontribusi positif dalam mendorong inovasi mahasiswa, meskipun sebagian aspek masih memerlukan pendekatan praktis yang lebih dalam. Temuan ini dapat menjadi landasan bagi pengembangan kurikulum kewirausahaan berbasis teknologi yang adaptif dan inovatif.
Â
Kata kunci: AI; kewirausahaan; digital; inovasi; pembelajaran
Abstract:Abstract: Air pollution has become a serious problem in densely populated urban areas such as DKI Jakarta. To mitigate its negative impacts, an accurate air pollution prediction system is necessary. This study compares the…
he performance of two deep learning models, Long Short-Term Memory (LSTM) and Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM), in predicting PM10 concentration using air quality data from DKI Jakarta between 2016 and 2019. The research process includes data collection and preprocessing, model training, and model evaluation. Both models were tested with various parameters such as the number of hidden neurons, dropout rate, epochs, and batch size. The results consistently show that BiLSTM outperforms LSTM, achieving lower Root Mean Square Error (RMSE) values across 54 testing scenarios. The best BiLSTM configuration, with 64 hidden neurons, 0.2 dropout rate, 50 epochs, and batch size 16, yielded an RMSE of 9.311401. Meanwhile, the best LSTM configuration, with 128 hidden neurons, 0.1 dropout rate, 100 epochs, and batch size 16, produced an RMSE of 9.330554. The advantage of BiLSTM lies in its ability to process data bidirectionally, making it more effective in capturing temporal patterns for air pollution prediction compared to LSTM.
Â
Keywords: air pollution prediction, pollutant, deep learning, LSTM, BiLSTM
Â
Abstrak: Pencemaran udara menjadi masalah serius di wilayah perkotaan padat seperti DKI Jakarta. Untuk mengurangi dampak negatifnya, diperlukan sistem prediksi polusi udara yang akurat. Penelitian ini membandingkan performa dua model deep learning, Long Short-Term Memory (LSTM) dan Bidirectional Long Short-Term Memory (BiLSTM), dalam memprediksi konsentrasi PM10 menggunakan data kualitas udara DKI Jakarta tahun 2016-2019. Proses penelitian mencakup pengumpulan dan praproses data, pelatihan model, serta evaluasi model. Kedua model diuji dengan berbagai parameter seperti jumlah hidden neuron, dropout rate, epoch, dan batch size. Hasil menunjukkan BiLSTM lebih unggul secara konsisten dengan nilai Root Mean Square Error (RMSE) lebih rendah melalui 54 skenario pengujian. Konfigurasi terbaik BiLSTM menggunakan 64 hidden neuron, dropout rate 0.2, 50 epoch, dan batch size 16 menghasilkan RMSE 9.311401. Sedangkan konfigurasi LSTM terbaik pada 128 hidden neuron, dropout rate 0.1, 100 epoch, dan batch size 16 menghasilkan RMSE 9.330554. Keunggulan BiLSTM terletak pada kemampuannya memproses data dua arah, sehingga lebih efektif dalam menangkap pola temporal untuk prediksi polusi udara dibandingkan LSTM.Â
Â
Kata kunci: prediksi polusi udara, polutan, deep learning, LSTM, BiLSTM
Abstract:Abstract: Teeth are part of the chewing apparatus in the digestive system in the human body, so they indirectly play a role in the health status of individuals. The mouth is an ideal place for bacteria to multiply due to…
temperature and humidity. There are several tooth fissures in the mouth so that food residues are easily left behind. Teeth and mouth are very important organs of the body because all diseases will start from diseases in this organ will cause several dangerous diseases that attack other organs of the body. This system was built with the aim of making it easier to identify Dental and Oral Cavity Diseases and producing the highest accuracy in diagnosing these diseases. The expert system was built using the Bayesian theorem method which is the main technique in the process of detecting dental and oral cavity diseases based on the knowledge of an expert. Diagnostic test results with an accuracy level of 61%, Therefore, the research conducted can be said to be successful in diagnosing dental and oral cavity diseases.
Â
Keywords: Expert Systems, Identification, Teeth and Oral Cavity, Bayes Theorem.
Abstrak: Gigi merupakan bagian dari alat pengunyahan pada sistem pencernaan dalam tubuh manusia, sehingga secara tidak langsung berperan dalam status kesehatan perorangan. Mulut merupakan suatu tempat yang sangat ideal bagi perkembangbiakan bakteri karena temperatur dan kelembaban. Terdapat beberapa fisur gigi di mulut sehingga sisa makanan mudah tertinggal. Gigi dan mulut adalah organ-organ tubuh yang sangat penting karena semua penyakit akan berawal dari penyakit pada organ ini akan menimbulkan beberapa penyakit-penyakit membahayakan yang menyerang organ tubuh lainnya. Sistem ini dibangun dengan tujuan untuk mempermudah mengidentifikasi Penyakit Gigi dan Rongga Mulut serta menghasilkan keakuratan tertinggi dalam diagnosis penyakit tersebut. Sistem pakar yang dibangun menggunakan metode teorema bayes yang merupakan teknik utama dalam proses mendeteksi penyakit Gigi dan Rongga Mulut berdasarkan pengetahuan dari seorang pakar. Hasil pengujian diagnosis dengan tingkat akurasi sebesar 61%, maka dari itu penelitian yang dilakukan ini dapat dikatakan berhasil dalam mendiagnosa penyakit Gigi dan Rongga Mulut.
Â
Kata kunci: Sistem Pakar, Identifikasi, Gigi dan Rongga Mulut, Teorema Bayes.
Abstract:Abstract: Weather pattern analysis is crucial for enhancing disaster preparedness and mitigation in Indonesia, particularly in the face of climate change and extreme weather conditions. This study applies the K-Means algorithm…
orithm to cluster daily weather data obtained from the Meteorology, Climatology, and Geophysical Agency (BMKG). Using average temperature (Tavg) and average humidity (RH_avg) as variables, the data were analyzed to identify two primary weather patterns: "rainy weather" and "cool humid weather." The clustering results are visualized in a web-based application designed to facilitate interpretation for the general public. The implementation of the K-Means algorithm in this application provides clearer insights into daily weather variations and has the potential to support planning and disaster mitigation in Indonesia.
Â
Keywords: Weather, K-Means, weather patterns, disaster mitigation, web-based
               application.
Abstrak: Analisis pola cuaca sangat penting untuk mendukung kesiapsiagaan dan mitigasi bencana di Indonesia, terutama dalam menghadapi perubahan iklim dan cuaca ekstrem. Penelitian ini menerapkan algoritma K- means untuk mengelompokkan data cuaca harian yang diperoleh dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Dengan menggunakan variabel suhu rata-rata (Tavg) dan kelembapan rata-rata (RH_avg), data dianalisis untuk mengidentifikasi dua pola cuaca utama: ‘cuaca hujan’ dan ‘cuaca dingin lembab’. Hasil pengelompokan ini divisualisasikan dalam aplikasi berbasis web yang dirancang untuk mempermudah interpretasi bagi masyarakat umum. Implementasi algoritma K-means dalam aplikasi ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai cuaca harian, serta berpotensi mendukung perencanaan dan mitigasi bencana di Indonesia.
Â
Kata kunci: Cuaca, K-means, pola cuaca, mitigasi bencana, aplikasi berbasis web.
Abstract:Kelainan refraksi atau gangguan rabun mata ini terjadi ketika mata tidak dapat melihat atau fokus dengan jelas pada suatu area terbuka   sehingga   pendangan   menjadi kabur  …
�   pendangan   menjadi kabur  dan  untuk  kasus  yang  parah, gangguan  ini  dapat  menjadikan visual impairmentatau melemahkan penglihatan. Namun Sebagian besar orang yang menderita kalainan refraksi masih kesulitan   mengetahui   ukuran   normal penglihatan tanpa dokter atau ahlimata. Bahkan Sebagian masih kesulitan untuk memeriksa gangguan rabun mata yang terus bertambah parah. Oleh sebab itu diperlukan sebuah sistem pakar berbasis komputer yang dapat membantu penderita kelainan refraksi yang dapat diakses secara online untuk membantu pasien atau masyarakat agar dapat bekonsultasi secara mandiri. System pakar ini dirancang menggunakan Bahasa Pemrograman PHP dan Database MySQL dengan metode Ripple Down Rule. Sistem pakar yang dihasilkan dapat membantu para pengguna dalam berkonsultasi mengenai penyakit refraksi.