Search Articles & Publications

Showing 64 articles found for "Baba"

UTILIZATION OF ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) AS A SOURCE OF TEACHING MATERIALS FOR TEACHERS: ANALYSIS OF POTENTIAL, CHALLENGES, AND CONTENT ACCURACY

Qodri, Rifki, Setiawan, Daniel Duta, Putra, Ardiansyah, Nababan, Parningotan
Abstract: The development of Artificial Intelligence (AI) technology is currently progressing very rapidly and has had a major influence on various sectors, including the education sector, offering great potential in compiling engaging… aging and relevant teaching materials. However, teachers still face challenges related to limitations in time, energy, technological understanding, and the accuracy of AI-generated content. Findings from the analysis show that AI has a significant capability to support teachers in designing learning materials relevant to student needs, as well as testing the accuracy of AI-generated content related to the learning material. Using a non-participant observation method, data was collected through social media, unstructured interviews with lecturers, teachers, and the general public, as well as testing the content of AI platforms such as ChatGPT, Gemini, and Meta AI. This research uses a descriptive qualitative approach to analyze the data. The study's findings reveal that artificial intelligence has a significant capacity to support educators in designing learning materials, while also optimizing time productivity and teaching innovation. However, the accuracy of AI content, although quite high for basic concepts, often does not include specific sources or references, thus requiring manual verification by teachers. The main challenges include a lack of training and technological understanding. It is recommended that teachers undergo AI training and always verify AI content with trusted sources.

GAMBARAN PERAWATAN ULKUS DIABETIKUM GRADE II MENGGUNAKAN METODE MOIST WOUND HEALING (METCOVAZINE REGULER) PADA Tn. M DI DESA KUTAWULUH KECAMATAN PURWANEGARA KABUPATEN BANJARNEGARA

Rizka Hidayati, Sudiarto, Dwi Astuti
Abstract: Latar belakang: Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi diabetes melitus. Setiap tahun penderita ulkus diabetikum mencapai 2% dan 5-7.5 % lainnya mengalami neuropati perifer. Kondisi ini perlu diperhatikan untuk… mengurangi terjadinya kejadian amputasi. Salah satu penatalaksanaan yang efektif yaitu dengan perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler). Tujuan: Untuk mengetahui gambaran dari penerapan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) pada proses penyembuhan ulkus diabetikum grade II. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil: Setelah melakukan perawatan luka 3 hari sekali selama 2 minggu menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) didapatkan bahwa kondisi luka semakin membaik dengan penurunan skor dari 25 menjadi 18. Hal ini didukung oleh pemilihan dressing tersier serta terjaganya kelembaban luka. Kesimpulan: Perawatan luka menggunakan metode moist wound healing (Metcovazine Reguler) efektif untuk penyembuhan ulkus diabetikum grade II.

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN ULKUS DIABETIK DENGAN MODERN DRESSING : SALEP MINYAK BUAH MERAH DI DESA TOYAREJA

Gina Rafela Arliagustiani, Eko Julianto, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Pencegahan ulkus diabetik menggunakan perawatan luka modern dressing dapat meminimalisir infeksi dan terjaganya kelembaban. Salep minyak buah merah dapat menjaga lingkungan luka lembab membuat cairan luka alami dan enzim… endogen memudahkan pengelupasan/nekrosis. Kandungan anti oksidan dapat mengurangi peradangan dan merangsang granulasi jaringan, asam linoleat dan asam linolenat sebagai anti inflamasi serta anti oksidan juga makronutrien dalam pembentukan kolagen. Penelitian ini bertujuan untuj mengidentifikasi asuhan keperawatan pada pasien ulkus diabetik dengan modern dressing salep minyak buah merah. Metode penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Selama 2 minggu dengan 7 kali perawatan didapatkan hasil yaitu perubahan ukuran luka yang awalnya 12,25 cm menjadi 7,5 cm. Kesimpulan yang dapat diambil perawatan luka dengan modern dressing salep minyak buah merah terbukti efektif dalam proses penyembuhan luka ulkus diabetik karena dapat mempercepat granulasi dan epitelisasi sehingga luka mengecil. Kata kunci : Ulkus Diabetik, Modern Dressing, Salep Minyak Buah Merah, Perawatan Luka.

APLIKASI MODERN DRESSING: HYDROGEL PADA PASIEN DENGAN ULKUS DIABETIK

Dwi Astuti, Khoirun Henny Hidayah, Fida Dyah Puspasari
Abstract: Latar belakang: Kabupaten Purbalingga mencatat pada tahun 2022 jumlah penderita DM mencapai 13.114. Dari banyaknya penderita diabetes, tidak sedikit yang mengalami komplikasi seperti adanya luka pada kaki. Ulkus diabetik… ini memerlukan perawatan secara khusus, yang bertujuan agar luka cepat sembuh dan tidak infeksi. Jenis perawatan yang sering digunakan yaitu modern dressing , yang menggunakan prinsip “ moisture balance ”. Salah satu jenis modern dressing yang sering digunakan adalah hydrogel . Sifat dari hydrogel yang tetap menjadi gel selama 72 jam ini dapat mempercepat proses granulasi karena kelembaban luka tetap terjaga. Tujuan: Untuk menggambarkan aplikasi modern dressing:hydrogel terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode: Metode pengumpulan data menggunakan analisa deskriptif dan tabel. Dengan menggunakan lembar wawancara, lembar observasi bates Jensen dan studi dokumentasi.  Hasil: Hasil studi kasus yaitu skoring pada luka mengalami penurunan sebanyak 9 poin yaitu hari 32 menjadi 23, dengan perawatan 3 hari sekali selama 12 hari. Kesimpulan: Perawatan luka pada pasien ulkus diabetik menggunakan modern dressing:hydrogel dapat mempercepat granulasi jaringan.     Kata Kunci : Hidrogel , Modern Dressing, Perawatan Luka, Ulkus Diabetik

GAMBARAN PENYEMBUHAN ULKUS DIABETIKUM GRADE 2 DENGAN PEMBERIAN SALEP VCO (VIRGIN COCONUT OIL)

Palupi, Anggit, Julianto, Eko, Puspasari, Fida Dyah
Abstract: Latar Belakang : Diabetes Mellitus (DM) adalah kondisi jangka panjang yang disebabkan oleh tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik atau pankreas tidak memproduksi cukup. Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu… komplikasi dari diabetes mellitus, ulkus kaki diabetik adalah luka pada jaringan akibat infeksi yang lebih dalam yang terkait dengan gangguan neurologis dan vaskuler pada tungkai. VCO merupakan bahan alami yang dapat digunakan sebagai alternatif terapi topikal untuk perawatan kulit. Sediaan salep VCO dapat menjaga kelembaban luka dan mengurangi peradangan sehingga mempercepat penyembuhan luka diabetik. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penyembuhan ulkus diabetikum pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil). Metode: Karya tulis ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan studi kasus. Strategi penelitian kasus ini dengan melakukan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada satu pasien penderita ulkus diabetikum. Hasil: hasil studi kasus menunjukkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) pada pasien ulkus diabetikum mengalami perubahan dilihat dari hasil perkembangan perawatan luka pada responden dari skor 39 menjadi 23. Diharapkan penerapan perawatan luka dengan pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) dapat diaplikasikan dalam implementasi keperawatan dengan baik. Kesimpulan: Berdasarkan hasil pemberian salep VCO (Virgin Coconut Oil) efektif untuk penyembuhan luka diabetes mellitus.

Media Audio Visual sebagai Alat Peraga pada Penyampaian Firman bagi Anak Usia 4-6 Tahun di Sekolah Minggu GKKK Bandung

Albert Stefanus, Basana Nababan
Abstract: Pandemic conditions have caused several elements in society, including the economy, health and especially education to change. So that shifts and innovations are needed, one of which is teaching techniques in Sunday school… ol to help teachers convey the Word of God in class. Such as the use of props that can help teachers convey stories to children in class. The use of props that involve IT or audio visual media-based technology such as videos, televisions, slides is expected to attract children’s attention so that they can understand the essence of the story. The teaching of audio-visual media is inspired by the teaching method that the Lord Jesus applied when teaching the crowds and His disciples, “Look at the birds of the sky who neither plant nor reap nor gather into barns” (Matthew 6:34). In teaching, the Lord Jesus often used natural media as a way for Him to convey His Word. This research discusses the role of audio visual media used by teachers in delivering various topics. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. Based on this research, it is concluded that the role of audio-visual media is so great in helping Sunday school teachers in teaching to be easily accepted and understood by children and recorded more easily in children’s memory.

Peran Kepala Desa dalam Pemberdayaan Kelompok Budidaya Ikan “Mina Karya” di Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran

Rusti Oktavian, Regi Refian Garis, Asep Nurdin Rosihan Anwar
Abstract: Strengthening Village communities improves living standards, produces sustainable benefits for the community, encourages community independence and initiative, develops the Village economy, improves the environment, and… forms community financial institutions, are efforts to create activities that make this possible. Increasing the creativity and productivity of the people of Babakan Village who face several obstacles in strengthening the fish cultivation population, including the dry season causing drought, this has an impact on the development of fish cultivation, the outreach and training by the Babakan Village Government for fish cultivation groups regarding their potential, the cultivator community has not been maximized. Fish lack insight and knowledge so that fish farming management is carried out by autodidacts. The conclusions obtained show that the role of the village government in strengthening the "Mina Kariya" fisheries cultivation group in Babakan Village, Pangandaran District, Pangandaran Province is basically functioning and very good. However, it still faces several obstacles, such as the lack of consensus among all breeders and it is still not optimal. So far we have not found an alternative to making our own food, so fish food still needs to be purchased. Farmers' skills and knowledge are still low and there are no alternative aquaculture techniques that can help farmers run their operations effectively. There is no research that focuses on the role of the Village Head in empowering community business groups, especially in Pangandaran Regency, so it is urgent in this research to find solutions to solve the problems that occur.

PERANCANGAN FIELD MONITORING SISTEM IRIGASI SAWAH MENGGUNAKAN TEKNOLOGI IOT BERBASIS ESP32

Reihan Luthfi Zul Hafizh, Suci Fitriayu, M Yopie Rafly, Yogi Abimanyu Permana, Junaidi Junaidi
Abstract: Pertanian modern menghadapi tantangan dalam efisiensi penggunaan air untuk irigasi. Penelitian ini mengembangkan sistem Field Monitoring System (FMS) berbasis Internet of Things (IoT) yang menggunakan ESP32 sebagai mikrokontroler… kontroler utama untuk mengontrol irigasi sawah secara otomatis. Sistem ini dilengkapi dengan sensor kelembaban tanah dan sensor ketinggian air yang memungkinkan pemantauan kondisi lahan secara real-time. Data yang diperoleh dikirim ke Firebase Realtime Database untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan air dari jarak jauh. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat mengontrol gerbang irigasi dan pompa air secara otomatis berdasarkan kondisi kelembaban tanah dan ketinggian air, sehingga mengurangi ketergantungan pada pemantauan manual. Implementasi sistem ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dalam pertanian, namun masih bergantung pada koneksi internet yang stabil. Penelitian lebih lanjut dapat mengembangkan integrasi dengan prediksi cuaca untuk optimasi irigasi.

Implementasi Sistem Hidroponik Berbasis IoT untuk Mendeteksi Kondisi Cuaca dan Mengontrol Pompa Air

M Hafiz Habibillah, Muhammad Rafly Syahbana, Risky zulfikar, Rizky Aidil Fitriansyah
Abstract: Sistem hidroponik merupakan solusi modern untuk pertanian berkelanjutan, terutama di lahan terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem hidroponik berbasis Internet of Things (IoT) yang mampu mendeteksi… kondisi cuaca dan mengontrol pompa air secara otomatis. Sistem ini menggunakan sensor suhu, kelembapan, dan intensitas cahaya untuk memantau kondisi lingkungan. Data yang diperoleh dikirim ke platform IoT untuk analisis dan pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem dapat meningkatkan efisiensi penggunaan air dan nutrisi, serta meminimalkan intervensi manual. Sistem tersebut menggunakan sistem kontrol logika fuzzy untuk mengendalikan pH media tanam hidroponik dan terdapat pengembangan cloud server guna mempermudah petani dalam mengontrol media tanam serta lingkungan tanaman hidroponik. Salah satu faktor kunci dalam pertanian adalah pertumbuhan tanaman yang optimal, yang dipengaruhi oleh aspek-aspek seperti kelembaban tanah dan intensitas cahaya. Pertumbuhan tanaman dapat terhambat karena proses fotosintesis tidak berjalan optimal akibat kurangnya paparan sinar matahari.Penggunaan sistem ini diharapkan bermanfaat bagi masyarakat awam untuk berkebun tanpa mencemaskan kebutuhan lahan luas dan kerumitan perawatan. Hal tersebut berdampak pada kemandirian pangan pada level rumah tangga dapat diwujudkan melalui penyediaan tanaman panggan untuk konsumsi keluarga.

Pemanfaatan Sensor Kelembaban Tanah Untuk Mengendalikan Gerbang Otomatis Pada Sistem Irigasi Cerdas

Surya Fadillah, Candra Pratama Siagian, Ridha Afifah, Aldi Yaul Haq Sani, Junaidi Junaidi
Abstract: Irigasi sistem yang efisien dengan sistem cerdas adalah kebutuhan pada sektor pertanian modern. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengembangkan sistem irigasi cerdas yang menggunakan sensor kelembapan tanah untuk… tuk mengendalikan gerbang irigasi secara otomatis. Sistem otomatis ini dibuat dengan desain yang bertujuan untuk lebih optimal dalam pemanfaatan air yakni dengan mendeteksi tingkat kelembaban tanah di setiap saat. Sistem ini menggunakan modul mikrokontroler yang terhubung ke aktuator servo sebagai penggerak gerbang. Berdasarkan hasil pengujian, diperoleh sistem dengan tingkat akurasi pendeteksian kelembapan hingga 95% dan waktu respon rata-rata 3 detik. Selain itu, diketahui bahwa sistem dapat mengurangi penggunaan air hingga 30% dibandingkan metode manual. Dari sisi kinerja, penerapan sistem terbukti dapat memperbaiki efisiensi irigasi, menghemat penggunaan sumber daya air, dan mengurangi dampak negatif bagi lingkungan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi sensor dan otomatisasi dalam sistem irigasi adalah solusi yang efektif untuk mendukung pertanian berkelanjutan.