Search Articles & Publications

Showing 26 articles found for "Theft"

IMPLEMENTASI TWO-FACTOR AUTHENTICATION PADA SISTEM INFORMASI KEUANGAN KAMPUNG BERBASIS WEB

Ambui, Irvandi Reinal, Tuwohingide, Desmin, Papuas, Alfrianus, Silangen, Miske
Abstract: Information security plays a crucial role in protecting the village (kampung) financial information system that manages budgeting, funding sources, planning, and reporting. Authentication mechanisms relying solely on usernames… rnames and passwords remain vulnerable to credential theft and unauthorized access. This study aims to implement Two-Factor Authentication (2FA) using Google Authenticator in a web-based Kampung Financial Information System. The system was developed using the Waterfall software development methodology. The system is integrated with a two-step verification procedure, specifically requiring that any financial data to be published to the public must first be verified by the kampung authority, namely the Head of the Kampung (Kepala Kampung). Functional testing was conducted using the Black Box Testing method to evaluate authentication and authorization features. The results indicate that the application of 2FA significantly minimizes the risk of unauthorized access and ensures data integrity before publication without reducing system usability.

PERLINDUNGAN DATA ANAK TERHADAP PENYALAHGUNAAN DI PLATFORM DIGITAL: ANALISIS HUKUM DAN KEBIJAKAN

Mhd. Sanip Heri Sinaga, Rahmayanti
Abstract: The protection of children's data on social media is an issue that requires serious attention from various parties in order to prevent various negative impacts on users, especially children. This research uses a normative… e legal research method. The results of the study indicate that forms of misuse of children's data on digital platforms, such as excessive data collection, data mining and profiling, sale of data to third parties, targeted advertising, and identity theft, demonstrate that children's digital activities can pose serious threats to their privacy rights and security. Legal regulations and prevention of misuse of children's data have been regulated under Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection. However, the regulation still has several weaknesses, such as the absence of detailed provisions regarding the special processing of children's data. Effective legal policies to protect children's personal data require specific regulations or implementing rules that comprehensively regulate the collection, use, and storage of children's personal data. The processing of children's personal data must also involve verified consent from parents or legal guardians, along with active government supervision to prevent data misuse. In addition, every digital platform is required to implement strong cybersecurity standards to protect children's personal data from data breaches and illegal access.

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SISTEM KEAMANAN DATA MENGGUNAKAN ALGORITMA KRIPTOGRAFI SIMETRI IDEA (INTERNATIONAL DATA ENCRYPTION ALGORITHM)

Ahmad Rasyid Ridho, Yusuf Ramadhan Nasution, Suhardi, Muniruddin
Abstract: Abstract: Data security is a crucial and urgent issue to address, especially with the increasing number of cyber threats such as hacking attacks, data theft, and malware that can cause material and non-material losses to… individuals and organizations. This study aims to implement the International Data Encryption Algorithm (IDEA) symmetric cryptography algorithm to secure text data in .xls format files that are often used to store important and confidential documents. More specifically, this study was conducted to secure .xls file data using the IDEA algorithm and to design and develop a web-based data security application that utilizes the International Data Encryption Algorithm (IDEA) algorithm. The IDEA algorithm is implemented in a web application built using the PHP programming language, where the encryption process is carried out by converting text data from .xls files into ciphertext that cannot be read by humans or machines without the right key, while the decryption process is carried out to return the data to its original form. The results of the study show that the IDEA algorithm is able to encrypt and decrypt .xls files effectively and efficiently with a relatively fast processing time and a very high level of security against various attacks, including brute force attacks.   Keywords: Data Security, Cryptography, IDEA Algorithm, Symmetric Encryption, Web Application Abstrak: Keamanan data menjadi salah satu isu yang sangat krusial dan mendesak untuk diatasi, terutama dengan semakin meningkatnya berbagai jenis ancaman siber seperti serangan hacking, pencurian data, dan malware yang dapat menyebabkan kerugian material maupun non-material bagi individu maupun organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan algoritma kriptografi simetri International Data Encryption Algorithm (IDEA) guna mengamankan data teks pada file berformat .xls yang sering digunakan untuk menyimpan dokumen penting dan rahasia. Secara lebih spesifik, penelitian ini dilakukan untuk mengamankan data file .xls menggunakan algoritma IDEA dan  merancang serta mengembangkan aplikasi pengamanan data berbasis web yang memanfaatkan algoritma International Data Encryption Algorithm (IDEA). Algoritma IDEA diimplementasikan pada aplikasi web yang dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP, di mana proses enkripsi dilakukan dengan mengonversi data teks dari file .xls menjadi ciphertext yang tidak dapat dibaca oleh manusia maupun mesin tanpa kunci yang tepat, sedangkan proses dekripsi dilakukan untuk mengembalikan data ke bentuk aslinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa algoritma IDEA mampu mengenkripsi dan mendekripsi file .xls secara efektif dan efisien dengan waktu proses yang relatif cepat serta tingkat keamanan yang sangat tinggi terhadap berbagai serangan, termasuk brute force attack.   Kata Kunci: Keamanan Data, Kriptografi, Algoritma IDEA, Enkripsi Simetri, Aplikasi Web

PERANCANGAN SISTEM KEAMANAN ANTI-PENCURIAN BERBASIS NODEMCU ESP8266

Putra, Eka, Sidik, Abu Bakar
Abstract: Abstract: This NodeMCU-based Anti-Theft Security System ESP8266 is designed to increase protection in rooms that have the potential to become intruders' entry points. Once activated through the Android app, the sensor array… ray on the system will start monitoring the condition of the room automatically. When suspicious movements are detected, the system immediately alerts users through notifications and sending photos of room conditions. In addition, the buzzer will sound as an alarm to provide a direct danger signal. By utilizing IoT technology, this system is able to provide fast response and remote monitoring, so that it can assist users in preventing theft and effectively improving the security of the room.   Keyword:Planning, Systems, Security, NodeMCU ESP8266   Abstrak:Sistem Keamanan Anti-Pencurian berbasis NodeMCU ESP8266 ini dirancang untuk meningkatkan perlindungan pada ruangan yang berpotensi menjadi titik masuk penyusup. Setelah diaktifkan melalui aplikasi Android, rangkaian sensor pada sistem akan mulai memantau kondisi ruangan secara otomatis. Ketika terdeteksi adanya pergerakan yang mencurigakan, sistem segera memberikan peringatan kepada pengguna melalui notifikasi dan pengiriman foto kondisi ruangan. Selain itu, buzzer akan berbunyi sebagai alarm untuk memberikan sinyal bahaya secara langsung. Dengan memanfaatkan teknologi IoT, sistem ini mampu memberikan respons cepat dan pemantauan jarak jauh, sehingga dapat membantu pengguna dalam mencegah tindakan pencurian dan meningkatkan keamanan ruangan secara efektif.   Kata kunci:Perancangan, Sistem, Keamanan, NodeMCU ESP8266

PENERAPAN METODE MONTE CARLO DALAM MEMPREDIKSI JUMLAH PENGANGGURAN DI SUMATERA UTARA

dewi, mutia hatina, Lubis, Riri Syafitri, Cipta, Hendra
Abstract: Abstract: Unemployment is still a problem that often occurs in every region, including in every area in North Sumatra. Unemployment rates can inevitably lead to an increase in poverty. And this can continuously trigger other… ther losses such as rampant robbery, theft, fraud and even crimes that will harm the general public. The purpose of this study, among others, is to predict the number of unemployed in each district/city of North Sumatra from 2021 to 2025 using the Monte Carlo method and find out whether this method can be used to predict population such as unemployment. The advantage of this method lies in strong numerical calculations in simulating data by producing accurate values and the results of predicting the number of unemployed in 2021, 2023 and 2024 have decreased with the number of unemployed each year ranging from 426383, 426383 and 399403 people. Meanwhile, for 2022 and 2025 it will be an increase of 43260 and 41605 people.   Keyword: Predicting, Number of Unemployed, Monte Carlo   Abstrak: Pengangguran masih menjadi permasalahan yang kerap terjadi di setiap daerah termasuk di setiap daerah yang ada di Sumatera Utara. Tingkat pengangguran yang tidak terelakan dapat memicu terjadinya peningkatan kemiskinan, kriminalitas. seperti maraknya perampokan, pencurian, penipuan bahkan kejahatan yang akan merugikan khalayak ramai maupun kesenjangan sosial dan dampak negatif lainnya. Tujuan dari penelitian ini antara lain untuk memprediksi jumlah pengangguran di setiap daerah Sumatera Utara perkabupaten/ kota tahun 2021 sampai dengan 2025 dengan menggunakan metode Monte Carlo serta mengetahui apakah metode tersebut dapat digunakan dalam memprediksi kependudukan seperti pengangguran. Keunggulan metode ini terletak pada perhitungan numerik yang kuat dalam mensimulasikan data dengan menghasilkan nilai yang akurat dan hasil dari memprediksi jumlah pengangguran di tahun 2021, 2023 dan 2024 mengalami penurunan dengan jumlah pengangguran disetiap tahunnya berkisar 426383, 426383 dan 399403 jiwa. Sedangkan untuk tahun 2022 dan 2025 mengalami kenaikan sebesar 43260 dan 41605 jiwa.   Kata kunci: Prediksi, Jumlah Pengangguran, Monte Carlo  

PERTANGGUNGJAWABAN PENERIMA GADAI ATAS RUSAK ATAU HILANGNYA OBJEK GADAI (STUDI PADA PT. BUDI GADAI INDONESIA JALAN SETIA BUDI KOTA MEDAN

Isnaeny, Nurul, Harianto, Dedi, Lubis, Tri Murti
Abstract: Abstract:Privatepawnshops are growingrapidly in severalareasof Medan city, pawningis a formofcollateralagreement in whichthepawnbrokersubmitsgoods as collateralfordebttothepawnbroker. In theimplementationofpawningat PT.… Budi Gadai Indonesia, sometimesduringthestorageofthecollateralobjectthere are thingsthatcausethecollateraltobedamagedorevenlost, forexampleduetonegligenceonthepartofthepawnbrokerorthecollateralisstoredfortoo long whichcausesthecollateraltobedamaged, orduetotheftor natural disasterswhichresult in thecollateralbeinglost. This study aimstoanalyzethe legal certaintyforthepawnbroker in theeventoflossordamagetothepawnobject, as well as toexaminetheformof legal protectionand legal responsibilityprovidedby PT. Budi Gadai Indonesia. This study is a qualitativenormative legal research. Data issourcedfromprimary, secondaryandtertiary legal materialscollectedusingliterature study anddocument study techniques.    Keyword:Liability, Pledged Object, Damage or Loss    Abstrak: Usahapegadaianswastaberkembangpesat di beberapakawasan kota Medan, gadaimerupakan salah satubentukperjanjianjaminankebendaan di mana pihakpemberigadaimenyerahkanbarangsebagaijaminanatas utang kepadapenerimagadai.Dalampelaksanaangadai di PT. BudiGadai Indonesia adakalanyaselamapenyimpananobjekjaminantersebutada hal-hal yang menyebabkanbarangjaminanrusakataubahkanbarangjaminanhilang, misalnya yang disebabkankelalaian dari pihakpegadaianataubarangjaminandisimpanterlalu lama yang menyebabkanbarangjaminanrusak, ataudisebabkankarenapencurianataubencanaalam yang mengakibatkanbarangjaminanhilang.Penelitianinibertujuanuntukmenganalisiskepastianhukumbagipemberigadaiapabilaterjadikehilanganataukerusakan pada objekgadai, sertamenelaahbentukperlindunganhukum dan tanggungjawabhukum yang di berikan oleh PT. Budi Gadai Indonesia. Penelitianinimerupakanpenelitianhukumyuridisnormatif yang bersifatkualitatif. Data bersumberdaribahanhukum primer, sekunder dan tertier yang dikumpulkandengantehnikstudipustaka dan studidokumen.     Kata kunci: Pertanggungjawaban, Objek Gadai, Kerusakan Atau Kehilangan 

PEMETAAN KRIMINOLOGI TERHADAP PENCURIAN SEPEDA MOTOR MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS CLUSTERING

Budiarti, Dinda, Nasution, Yusuf Ramadhan, Putri, Raissa Amanda
Abstract: Abstract: This study aims to map the crime rate of motorcycle theft in Aek Batu Village, Torgamba District, Labuhanbatu Selatan Regency, using the K-Means Clustering algorithm. This mapping system was developed to classify… fy areas based on crime-prone levels, facilitating preventive actions and security improvements in the region. The data used includes motorcycle theft reports processed into numerical datasets as input for the algorithm. The clustering results classify areas into three categories: high, medium, and low crime levels. The implementation of this system is expected to provide clear information to the public to increase awareness and minimize crime risks. Keyword: K-Means Clustering, Crime Mapping, Motorcycle Theft, Data Mining, Regional Security Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kriminalitas pencurian sepeda motor di Desa Aek Batu, Kec. Torgamba, Kab. Labuhanbatu Selatan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Sistem pemetaan ini dibangun untuk mengklasifikasikan wilayah berdasarkan tingkat rawan kejahatan, sehingga mempermudah pengambilan langkah preventif dan peningkatan keamanan di daerah tersebut. Data yang digunakan mencakup laporan pencurian sepeda motor yang diolah menjadi dataset numerik sebagai input algoritma. Hasil clustering menunjukkan pengelompokan wilayah ke dalam tiga kategori: tinggi, sedang, dan rendah tingkat kriminalitas. Implementasi sistem ini diharapkan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan meminimalkan risiko kejahatan.   Kata kunci: K-Means Clustering, Pemetaan Kriminalitas, Pencurian Sepeda Motor, Data Mining, Keamanan Wilayah.

KERENTANAN PETANI TAMBAK TERHADAP PERUBAHAN IKLIM DAN MASALAH SOSIAL YANG DITIMBULKAN DI KECAMATAN LANRISANG KABUPATEN PINRANG

Sarifuddin, Andri, Tubangsa, Ian, Simanjuntak, Asnika Putri, Damayanti, Elia, Kobesi, Petrus Suse, Anjasmara, Aang Setyawan
Abstract: Abstract: Climate change is a global challenge that has created vulnerabilities for coastal communities, not least for eco-farming pond farmers in Pinrang Regency who are highly dependent on environmental conditions. This… s research aims to explain the forms of vulnerability experienced by the community of pond farmers in Lanrisang District. Through participant observation research in three villages in Lanrisang, we conducted in-depth interviews with a number of pond farming households which we present ethnographically by looking at three components of vulnerability: exposure, sensitivity and resilience. We found that climate change has led to a 0.5C-1C increase in average annual temperature as well as irregular rainfall patterns. These conditions have resulted in declining pond water quality, which is characterized by changes in salinity, pH, and DO that are not ideal for shrimp and milkfish growth so that posing a risk of failed harvest. In addition, we also found that there are emerging social issues such as competition and theft practices that could pose a security risk. This can reduce income and threaten the productivity of aquaculture. Pond farmers respond to these challenges by finding side jobs or opening businesses, leasing ponds, and converting ponds into agricultural land. We recommend community empowerment policies that focus more on climate resilience and pond farmers' welfare.   Keywords: vulnerability;pond;climate change;social problems. Abstrak: Perubahan iklim merupakan tantangan global yang telah menimbulkan kerentanan bagi komunitas pesisir, tidak terkecuali bagi petani tambak eco-farming di Kabupaten Pinrang yang sangat bergantung pada kondisi alam. Penelitian untuk bertujuan untuk menjelaskan bentuk kerentanan yang dialami oleh komunitas petani tambak di Kecamatan Lanrisang. Melalui penelitian observasi partisipan di tiga desa/ kelurahan di Lanrisang, kami melakukan wawancara mendalam terhadap sejumlah rumah tangga petani tambak yang kami sajikan secara etnografis dengan melihat tiga komponen kerentanan yaitu paparan (exposure), sensitivitas (sensitivity), dan ketahanan (resilience). Kami menemukan bahwa perubahan iklim telah menyebabkan peningkatan suhu rata-rata tahunan sebesar 0,5ï‚°C-1ï‚°C serta pola curah hujan yang tidak teratur. Kondisi ini mengakibatkan kualitas perairan tambak menurun yang ditandai dengan perubahan salinitas, pH, dan DO yang tidak ideal bagi pertumbuhan udang dan bandeng sehingga menimbulkan risiko gagal panen. Selain itu, kami juga menemukan adanya masalah sosial yang muncul seperti persaingan dan praktik pencurian yang dapat menimbulkan risiko keamanan. Hal ini dapat menurunkan pendapatan dan mengancam produktivitas budidaya tambak. Para petani tambak merespon untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut dengan mencari pekerjaan sampingan atau membuka usaha, melakukan sistem sewa tambak, dan melakukan alih fungsi lahan tambak menjadi lahan pertanian. Kami merekomendasikan kebijakan pemberdayaan masyarakat yang lebih berfokus pada ketahanan iklim dan kesejahteraan petani tambak. Kata kunci: kerentanan;tambak;perubahan iklim; masalah sosial.

PENEGAKAN HUKUM TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN MODUS PROSTITUSI MELALUI APLIKASI MICHAT OLEH KEPOLISIAN (STUDI PADA POLSEK MEDAN KOTA)

Anwar, Sher Muhammad, Trisna, Wessy, Alsa, Abdul Aziz
Abstract: Abstract: This study aims to analyze law enforcement against the crime of theft with the mode of prostitution carried out through the MiChat application, focusing on the Medan City Police. This crime utilizes digital technology,… hnology, where the perpetrator uses the "People Near" feature on the MiChat application to find victims by offering sexual services with the lure of money. After the victim agrees, the perpetrator directs the victim to a quiet location, then commits theft by separating the victim from their valuables, and running away. This study also identifies various obstacles faced by the Medan City Police in law enforcement. These obstacles include difficulty in tracking the whereabouts of the perpetrator, low cooperation from the surrounding community, and difficulty in finding evidence. In addition, social and economic factors that include the victim's position are often exploited by the perpetrator to support the success of this crime. Despite facing these obstacles, the Medan City Police have made various efforts to overcome the existing difficulties. These efforts include increasing supervision at the scene, working with the community to gather information, and exploring the perpetrator's network to find evidence. Effective law enforcement requires good coordination between law enforcement officers and the community. Based on the results of this study, it is recommended that supervision of the use of the MiChat application be tightened, by strengthening cooperation between the authorities and application service providers. In addition, it is important to increase the capacity of human resources and more sophisticated investigation equipment to accelerate the spread of similar cases. Increasing public legal awareness and education about the dangers of the application are also key to preventing similar crimes in the future. Keyword: Law Enforcement, Theft Crime, Prostitution Mode, Michat Application  Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penegakan hukum terhadap tindak pidana pencurian dengan modus prostitusi yang dilakukan melalui aplikasi MiChat, dengan fokus pada Polsek Medan Kota. Kejahatan ini memanfaatkan teknologi digital, di mana pelaku menggunakan fitur "People Nearby" pada aplikasi MiChat untuk mencari korban dengan menawarkan layanan seksual dengan iming-iming uang. Setelah korban setuju, pelaku mengarahkan korban ke lokasi yang sepi, kemudian melakukan pencurian dengan memisahkan korban dari barang berharga mereka, dan melarikan diri. Penelitian ini juga mengidentifikasi berbagai hambatan yang dihadapi Polsek Medan Kota dalam penegakan hukum. Hambatan tersebut meliputi kesulitan dalam melacak keberadaan pelaku, rendahnya kerjasama dari masyarakat sekitar, dan kesulitan dalam menemukan barang bukti. Selain itu, faktor sosial dan ekonomi yang melemahkan posisi korban sering dimanfaatkan oleh pelaku untuk mendukung keberhasilan tindak pidana ini. Meskipun menghadapi hambatan-hambatan tersebut, Polsek Medan Kota telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi kesulitan yang ada. Upaya-upaya tersebut antara lain dengan meningkatkan pengawasan di lokasi kejadian, bekerja sama dengan masyarakat untuk menggali informasi, serta mendalami jaringan pelaku untuk menemukan barang bukti. Penegakan hukum yang efektif memerlukan koordinasi yang baik antara aparat penegak hukum dan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar pengawasan terhadap penggunaan aplikasi MiChat diperketat, dengan memperkuat kerjasama antara pihak berwenang dan penyedia layanan aplikasi. Selain itu, penting untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan peralatan penyelidikan yang lebih canggih untuk mempercepat pengungkapan kasus-kasus serupa. Peningkatan kesadaran hukum masyarakat dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan aplikasi juga menjadi kunci untuk mencegah terjadinya kejahatan serupa di masa depan.   Kata kunci: Penegakan Hukum, Tindak Pidana Pencurian, Modus Prostitusi, Aplikasi                     Michat

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DATA PRIBADI KONSUMEN DALAM TRANSAKSI E-COMMERCE SHOPEE

Chaniago, Alfajri Muhammad, Siregar, Mahmul, Arifiyanto, Joiverdia
Abstract: Abstract: Paylater has become popular because it is inclusive, flexible, and offers a simple registration process and various attractive promos. However, the increasing use of Paylater, such as SPayLater from Shopee, poses… es a risk of bad debt and personal data theft. Several cases, such as billing that does not comply with regulations and hacking of ShopeePay balances, show weaknesses in data security and management on the E-commerce platform. Therefore, research is needed to strengthen legal protection of consumer personal data in Shopee E-commerce transactions. The research uses a juridical-normative method with a legislative and literature approach. The results of this study are summarized in several conclusions, namely that legal protection of consumer personal data in e-commerce in Indonesia has developed, especially with the enactment of Law No. 27 of 2022. Although e-commerce service providers are obliged to maintain data confidentiality and security, challenges in implementing the law and consumer understanding of their rights still need to be overcome. From this conclusion, it is recommended that the government needs to strengthen supervision and enforcement of Law No. 27 of 2022 concerning Personal Data Protection by tightening security requirements and conducting periodic audits on e-commerce platforms. Keyword: Personal Data, Consumer, E-Commerce   Abstrak: Paylater menjadi populer karena inklusif, fleksibel, dan menawarkan proses pendaftaran yang sederhana serta berbagai promo menarik. Namun, meningkatnya penggunaan Paylater, seperti SPayLater dari Shopee, menimbulkan risiko kredit macet dan pencurian data pribadi. Beberapa kasus, seperti penagihan yang tidak sesuai aturan dan peretasan saldo ShopeePay, menunjukkan kelemahan dalam keamanan dan manajemen data di platform E-commerce. Oleh karena itu, diperlukan penelitian untuk memperkuat perlindungan hukum terhadap data pribadi konsumen dalam transaksi E-commerce Shopee. Penelitian menggunakan metode yuridis-normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan literatur. Hasil penelitian ini dirangkum dalam beberapa kesimpulan yakni bahwa perlindungan hukum terhadap data pribadi konsumen dalam e-commerce di Indonesia telah mengalami perkembangan, terutama dengan adanya UU No. 27 Tahun 2022. Meskipun penyedia layanan e-commerce berkewajiban menjaga kerahasiaan dan keamanan data, tantangan dalam penerapan hukum dan pemahaman konsumen tentang hak-hak mereka masih perlu diatasi. Dari kesimpulan ini, disarankan pemerintah perlu memperkuat pengawasan dan penegakan UU No. 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dengan memperketat persyaratan keamanan dan melakukan audit berkala pada platform e-commerce. Kata kunci: Data Pribadi, Konsumen, E-Commerce