Abstract:Pendidikan memiliki peran yang strategis dan tak tergantikan dalam membentuk individu yang toleran, berpikiran terbuka, dan mampu hidup secara harmonis dalam masyarakat yang majemuk. Dalam konteks bangsa yang pluralistik…
seperti Indonesia — yang menaungi ratusan kelompok etnis, lebih dari 700 bahasa daerah, dan enam agama yang diakui secara resmi oleh negara — menumbuhkan toleransi antar umat beragama bukan sekadar tujuan pendidikan, melainkan sebuah keharusan nasional. Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PKn) merupakan dua pilar penting yang saling melengkapi dalam upaya tersebut. Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi untuk memperkuat keimanan dan praktik ibadah, tetapi juga untuk menanamkan nilai-nilai universal seperti kasih sayang (rahmah), saling menghormati (ihtiram), keadilan ('adalah), dan etika hidup berdampingan secara damai (tasamuh) di antara berbagai komunitas agama. Fondasi ini berpijak pada konsep Islam rahmatan lil 'alamin — rahmat bagi seluruh alam — yang memberikan landasan teologis yang kuat bagi pembentukan karakter toleran dan inklusif. Bersamaan dengan itu, Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) menekankan nilai-nilai kebangsaan, prinsip demokrasi, hak asasi manusia, dan penghormatan mendalam terhadap keberagaman sebagai unsur konstitutif dari identitas kewarganegaraan dan konstitusional Indonesia. Melalui integrasi sistematis nilai-nilai tersebut dalam proses pembelajaran — khususnya melalui pedagogik yang dialogis, reflektif, berbasis proyek, dan pengalaman nyata — peserta didik diharapkan dapat mengembangkan sikap inklusif yang autentik, menghargai dan merayakan perbedaan, serta secara aktif menolak segala bentuk diskriminasi, prasangka, dan intoleransi. Penelitian ini, dengan menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis, mengidentifikasi tiga model integrasi PAI-PKn yang efektif: (1) Pembelajaran Tematik Lintas Pelajaran, (2) Proyek Sosial Kolaboratif, dan (3) Refleksi Teologis-Kewarganegaraan. Temuan penelitian menegaskan bahwa sinergi antara pendidikan agama dan Pendidikan Kewarganegaraan bersifat fundamental dalam membangun kesadaran toleransi yang berkelanjutan dalam masyarakat Indonesia yang pluralistik.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan intensitas media sosial terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Ekonomi Pembangunan di Universitas Muhammadiyah Makassar. Metode yang digunakan adalah…
lah kuantitatif dengan teknik stratified random sampling pada 61 responden, dan data dikumpulkan melalui kuesioner skala likert. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS 25. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi keuangan memiliki pengaruh negatif namun tidak signifikan, dengan nilai t hitung -0,545 dan signifikansi 0,588 > 0,05, serta koefisien regresi -0,141. Sebaliknya, intensitas media sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif, dengan nilai t hitung 5,687 dan signifikansi 0,000 < 0,05, serta koefisien regresi 1,231. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan, dengan R square sebesar 37,6%. Temuan ini menunjukkan bahwa dalam meningkatkan keterampilan pengelolaan keuangan, mahasiswa harus memiliki kontrol diri yang kuat terhadap pengaruh media sosial agar tidak terjadi kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh jumlah penduduk dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Bulukumba. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data…
ta kuantitatif yang diperoleh dari data time series 2015-2024. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Data yang dikumpulkan diolah dengan metode analisis regresi linear berganda menggunakan bantuan SPSS (Statistical Product and Service Solutions) versi 31 untuk mengidentifikasi pengaruh jumlah penduduk dan Indeks Pembangunan Manusia terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Bulukumba. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah penduduk berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Bulukumba, sedangkan Indeks Pembangunan Manusia berpengaruh positif dan signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Bulukumba. Temuan ini menegaskan bahwa dalam meningkatkan Produk Domestik Regional Bruto di Kabupaten Bulukumba pemerintah daerah sebaiknya lebih berfokus pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia yang terbukti menjadi instrumen yang lebih efektif dalam mendorong pertumbuhan nilai ekonomi daerah secara signifikan
Abstract:Kehidupan manusia modern sering ditandai oleh tekanan psikologis, kelelahan batin, dan pencarian makna hidup. Spiritualitas menjadi salah satu dimensi penting untuk membangun kesadaran diri dan meningkatkan kualitas hidup.…
p. Penelitian ini bertujuan mengkaji peran spiritualitas Hendrikus Leven dalam membangun kesadaran manusia menuju kehidupan yang berkualitas. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-interpretatif. Data primer diperoleh dari gagasan dan refleksi praktik spiritual Hendrikus Leven, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur ilmiah mengenai spiritualitas, kesadaran, dan kualitas hidup. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas Hendrikus Leven menekankan kesadaran diri yang berkembang melalui refleksi pengalaman hidup, termasuk pengalaman sulit, sehingga individu dapat menemukan makna hidup, menghadapi tantangan, dan membangun relasi yang sehat dengan sesama. Temuan ini konsisten dengan studi empiris yang menunjukkan hubungan positif antara spiritualitas dan kualitas hidup. Dengan demikian, spiritualitas bukan hanya dimensi religius, tetapi juga variabel multidimensi yang berkontribusi pada kesejahteraan batin dan kualitas hidup secara menyeluruh.
Abstract:Penelitian ini menganalisis landasan kehidupan berdasarkan pemikiran Mgr. Henricus Leven, SVD, seorang tokoh penting dalam sejarah gereja dan pendidikan di Indonesia, khususnya Flores Timur. Fokus kajian ini terletak pada…
a bagaimana prinsip-prinsip spiritualitas dan visi serta misi kemanusiaan Leven dapat menjadi landasan etis dan moral dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Melalui pendekatan kuantitatif dengan analisis tekstual terhadap tulisan dan biografi terkait pemikiran Leven, penelitian ini mengidentifikasi nilai-nilai fundamental seperti pelayanan, dan ketaatan kreatif sebagai pilar utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leven menekankan pentingnya pengembangan diri yang utuh, tidak hanya secara intelektual, tetapi juga secara afektif dan psikomotorik, yang terwujud dalam tindakan nyata yang bertanggung jawab dan melayani sesama. Pemikiran ini relevan dalam konteks kehidupan modern yang sering kali dihadapkan pada krisis makna dan etika, dengan menawarkan kerangka kerja kehidupan yang berakar pada nilai-nilai kemanusiaan yang luas dan spiritualitas yang mendalam. Artikel ini juga menyoroti relevansi pemikiran Leven bagi pendidikan, kehidupan sosial, dan pengembangan pribadi pada era modern yang ditandai oleh fragmentasi nilai, tekanan psikologis, dan krisis eksistensial. Dengan mengintegrasikan refleksi diri, pengolahan pengalaman hidup, serta keterbukaan terhadap transendensi, spiritualitas menurut Leven dapat menjadi dasar yang kuat bagi pembentukan karakter, keseimbangan batin, dan kualitas hidup yang lebih bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya membangun landasan spiritualitas kehidupan sebagai bagian integral dari perkembangan manusia secara holistik.
Abstract:Penelitian ini membahas tentang makna spiritualitas yang tercermin dalam kemampuan kepemimpinan dan pelayanan misioner Mgr. Henricus Leven, SVD, seorang tokoh penting dalam sejarah misi Katolik di Flores Timur, Nusa Tenggara…
gara Timur. Fokus utama tulisan ini adalah bagaimana nilai-nilai spiritual seperti kesederhanaan, kasih terhadap sesama, dan semangat pelayanan kepada kaum kecil menjadi dasar kemampuan dan karya-karya beliau. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan analisis isi terhadap berbagai sumber sekunder berupa berita daring, tulisan biografis, dan refleksi sejarah karya Leven. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spiritualitas bukan hanya menjadi unsur batin, tetapi menjadi fondasi yang mengarahkan kemampuan seseorang dalam pelayanan dan kepemimpinan. Melalui integrasi iman dan tindakan nyata, Henricus Leven menunjukkan bahwa spiritualitas sejati selalu menuntun manusia untuk melayani, membangun, dan mengasihi tanpa batas.
Abstract:Spiritualitas kehidupan merupakan kebutuhan mendasar yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan manusia dalam menemukan ketenangan dan makna hidup sejati. Di tengah dinamika kehidupan modern yang serba cepat, penuh tekanan,…
nan, dan dipenuhi tuntutan yang semakin kompleks, manusia sering kali terjebak dalam rutinitas tanpa sempat memahami dirinya secara mendalam. Kondisi ini menyebabkan banyak individu merasa hampa, kehilangan arah, dan tidak mampu menemukan kebahagiaan yang hakiki meskipun telah meraih kesuksesan secara materi. Spiritualitas hadir sebagai aspek yang memberikan ruang bagi manusia untuk kembali pada kesadaran terdalamnya, membangun hubungan dengan Tuhan, alam, sesama, dan dirinya sendiri. Melalui spiritualitas, individu dapat memahami bahwa hidup bukan sekadar proses mengejar target duniawi, tetapi juga perjalanan batin untuk mencapai kedamaian dan pemaknaan hidup yang lebih luhur. Dengan menumbuhkan spiritualitas, seseorang dapat menjalani hidup dengan penuh kesadaran, keikhlasan, dan pemahaman mendalam tentang tujuan keberadaannya. Spiritualitas menjadi jembatan yang menghubungkan manusia dengan nilai-nilai universal yang membawa pada ketenangan dan kebahagiaan hakiki. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan komprehensif tentang pentingnya spiritualitas dalam kehidupan modern dan bagaimana spiritualitas dapat diintegrasikan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber kekuatan batin dan pedoman hidup.
Abstract:Spiritualitas merupakan dimensi penting dalam kehidupan manusia yang membentuk cara berpikir, bersikap, dan bertindak dalam relasi dengan sesama dan Tuhan. Hendricus Leven menekankan spiritualitas sebagai suatu proses hidup…
dup yang berakar pada kasih dan diwujudkan melalui pengorbanan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep spiritualitas menurut Hendricus Leven serta relevansinya dalam mewujudkan nilai kasih dan pengorbanan dalam konteks kehidupan manusia. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai sumber literatur yang berkaitan dengan pemikiran Hendricus Leven dan konsep spiritualitas Kristen. Hasil kajian menunjukkan bahwa spiritualitas Hendricus Leven menempatkan kasih sebagai inti kehidupan rohani yang tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi diwujudkan dalam tindakan konkret berupa pengorbanan, pelayanan, solidaritas, dan kepedulian terhadap sesama, khususnya mereka yang lemah dan menderita. Dengan demikian, spiritualitas ini mengajak manusia untuk hidup secara autentik dengan menjadikan kasih dan pengorbanan sebagai landasan utama dalam membangun relasi yang harmonis dengan Tuhan dan sesama.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis refleksi spiritualitas dalam hidup Hendrikus Leven dengan fokus pada pemaknaan salib dan relevansinya terhadap kehidupan rohani sehari-hari. Pendekatan kualitatif digunakan untuk…
uk menggali pengalaman spiritual dan interpretasi personal Hendrikus mengenai salib sebagai simbol pengorbanan, harapan, dan transformasi hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna salib dalam hidup Hendrikus tidak hanya dipahami sebagai simbol religius, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang menuntunnya dalam menghadapi penderitaan, membangun relasi dengan Tuhan, serta menghayati panggilan pelayanan. Penelitian ini menegaskan pentingnya spiritualitas salib dalam membentuk karakter Kristiani yang autentik, tangguh, dan penuh pengharapan. Lebih jauh, penelitian ini menemukan bahwa penghayatan spiritualitas salib mendorong Hendrikus untuk mengembangkan sikap kerendahan hati, kepekaan terhadap sesama, serta keteguhan hati dalam menjalani pergumulan batin maupun tantangan hidup. Spiritualitas salib baginya menjadi sumber kekuatan moral dan motivasi untuk terus memperbarui diri dalam terang kasih Kristus. Temuan ini menegaskan bahwa spiritualitas salib memiliki peran penting dalam membentuk karakter Kristiani yang autentik, tangguh, penuh pengharapan, serta mampu memaknai penderitaan bukan sebagai beban, tetapi sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam kasih dan pelayanan. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi bagi pemahaman teologis tentang peran salib dalam proses pendewasaan iman dan pembentukan spiritualitas personal.
Abstract:Studi ini bertujuan untuk menganalisis signifikansi etikasosial dalam relasi antara dosen dan mahasiswa di lingkungan pendidikan tinggi. Kajian ini mengkaji bagaimana prinsip-prinsip seperti saling menghargai, keadilan,…
tanggung jawab, dan integritas membentukdinamika interaksi akademik di antara mereka.Pendekatan yang diterapkan adalah kualitatif deskriptif, dengan data diperoleh melalui observasi langsung dan analisis dokumen tertulis. Hasil penelitianmengungkapkan bahwa etika sosial memiliki peran krusial dalam membangun saling pengertian, menjaga kejujuran akademik, serta mewujudkan atmosfer pembelajaran yang kondusif dan bermartabat. Temuan ini menekankan perlunya baik dosen maupun mahasiswa konsisten menerapkan prinsip- prinsip etika gunamenciptakan interaksi yang konstruktif serta mendukungterwujudnya pendidikan yang holistik.