Search Articles & Publications

Showing 1578 articles found for "Telah"

IMPLEMENTASI HADIST DALAM PEMBERDAYAAN EKONOMI DI DESA SENDANGTIRTO: ANALISIS PEMBERDAYAAN UMKM SYARIAH BERDASARKAN PERSPEKTIF MAQASHID SYARIAH

Ziyad Ulhaq, Samsul Ariyadi
Abstract: Penelitian ini mengkaji implementasi hadist, sebagai pedoman spiritual dan etika, dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat Desa Sendangtirto melalui program UMKM syariah. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian… elitian dengan pengumpulan data primer dilakukan melalui wawancara mendalam, Focus Group Discussion (FGD), dan survei terbatas terhadap 15 peserta program pemberdayaan ekonomi pada periode 2023-2024. Analisis data dipadu dengan teori maqashid syariah untuk mengintegrasikan nilai-nilai sejarah hadist shahih sebagai sumber rujukan utama ke dalam praktik ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan prinsip-prinsip hadist dalam pengembangan program UMKM syariah telah memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan optimalisasi potensi ekonomi lokal. Penelitian ini menyimpulkan dengan rekomendasi strategis untuk pengembangan lanjutan pemberdayaan ekonomi dan integrasi nilai-nilai etika Islam sebagai fondasi pengelolaan usaha, guna meningkatkan keadilan sosial dan keberlanjutan ekonomi di tingkat desa.  

PELATIHAN PEMBUATAN LABEL SESUAI SNI DALAM UPAYA PENINGKATAN DAYA SAING PRODUK OLAHAN PERIKANAN

Haqiqiansyah, Gusti, Doni Darmasetiadi, Zul Asman Randika, Wahyu Fahrizal
Abstract: Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) menunjukkan fenomena yang relatif berkembang pada kondisi ekonomi yang kurang stabil.  Keberadaan UMKM perlu didorong dan dipantau secara seksama.  Satu di antara UMKM yang relatif berkembang… berkembang di Desa Saliki adalah usaha pengolahan hasil perikanan, seperti amplang dan kerupuk ikan.  Kegiatan pelatihan yang dilakukan pada pelaku UMKM ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing produk.  Dengan pemberian label yang sesuai SNI, diharapkan mampu meningkatkan minat konsumen dan produk lebih dipercaya.  Hasil kegiatan pelatihan menunjukkan tanggapan yang positif dari peserta, karena masih belum sepenuhnya memahami hal apa saja yang perlu ditampilkan pada label. Melalui kegiatan pelatihan, pelaku UMKM telah mampu memperbaiki desain produk (label) menjadi lebih baik dan sesuai SNI.

DAMPAK PERKEMBANGAN E-COMMERCE TERHADAP INDUSTRI JASA TRANSPORTASI DAN LOGISTIK DI ERA DIGITAL

Yulianto, Eko, Wulandari, Aghnia
Abstract: Perkembangan e-commerce di era digital telah membawa perubahan signifikan pada berbagai sektor industri, terutama pada industri jasa transportasi dan logistik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perkembangan… gan e-commerce terhadap operasional dan model bisnis industri jasa transportasi dan logistik. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif, penelitian ini menemukan bahwa perkembangan e-commerce mendorong peningkatan permintaan layanan pengiriman barang yang cepat dan efisien, mendorong transformasi digital dalam proses logistik, serta memperkenalkan model bisnis baru dalam transportasi. Namun, tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan regulasi yang belum sepenuhnya mendukung masih menjadi hambatan utama. Artikel ini memberikan rekomendasi bagi pelaku industri untuk mengadopsi teknologi digital guna tetap bersaing di pasar global yang semakin berkembang.

PENINGKATAN MOTIVASI SISWA DALAM MENGGAPAI CITA-CITA DI SMP MATHUSA DWI ELANG CIBUNGBULANG KABUPATEN BOGOR

Muhlis, Muhlis, Anggraeni, Novita, Mujito, Mujito
Abstract: Pengabdian masyarakat "Mengapai Cita" bertujuan untuk membantu siswa dalam mengidentifikasi dan mengatasi berbagai hambatan yang mungkin mereka hadapi dalam melanjutkan pendidikan, seperti masalah keuangan, kekhawatiran… tentang beban akademik, tekanan sosial, serta strategi untuk mengatasi tantangan tersebut. Melalui program ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan motivasi untuk merencanakan langkah-langkah konkret dalam mencapai cita-cita mereka, termasuk memahami pendidikan yang perlu dijalani dan keterampilan yang perlu dikembangkan. Manfaat yang diharapkan dari kegiatan ini antara lain adalah membantu siswa membangun rasa percaya diri dengan mendengarkan kisah inspiratif dari para pembicara yang telah berhasil mencapai tujuan hidup mereka. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan arah yang jelas, meningkatkan motivasi, serta membekali siswa dengan pengetahuan dan kepercayaan diri yang diperlukan untuk meraih cita-cita mereka di masa depan.

MENUMBUHKAN MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAM GAMES TOURNAMENT (TGT)

Wilda Aprilia Simbolon, Marzuki Ahmad, Ummi Fadilla, Agave Trium Kristanti
Abstract: Daerah yang menjadi binaan PKM kami adalah siswa sekolah SD Muhammadiyah 100117 Simatorkis, pada umumnya anak-anak diwilayah SD Muhammadiyah 100117 ini memiliki kecenderungan malas belajar pelajaran matematika. Maka dari… itu tim kami melaksanakan program untuk menumbuhkan rasa minat siswa terhadap pelajaran matematika dengan model tipe team games tournament. Program ini akan dilaksanakan dengan metode games yang diantaranya : pertama, Bundaran hitung angka misalnya siswa itu dibuat dalam satu lingkaran kemudian satu per satu mulai berhitung. Kedua, Pelangi matematika misalnya dibuat terlebih dahulu kertas warna warni yang di isi sama angka untuk mempermudah anak mengingat angka. Melihat permasalahan yang terjadi dalam dunia anak yang terkait dengan kurangnya minat dalam pelajaran matematika. Maka melalui program yang telah dilaksanakan mampu merubah pola belajar anak sedikit demi sedikit  menjadi berminat untuk belajar matematika.

PELATIHAN DAN PENINGKATAN KREATIVITAS ANAK DALAM MENDAUR ULANG KARDUS BEKAS MENJADI KERAJINAN TANGAN

Sri Mahrani Harahap, Chantika Indah Harahap, Dara Puspita Siregar, Marito Ade Lina Nasution
Abstract: Daur ulang adalah pengolahan sampah atau limbah menjadi produk baru layak pakai yang bertujuan untuk melestarikan lingkungan.Pengabdian Kepada Masyarakat yang telah dilaksanakan ini memilih obyek limbah rumah tangga dari… kardus bekas.Penelitian ini dilakukan melalui pengamatan langsung di lingkungan perumahan pada saat persiapan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat. Sistem pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan langsung kepada peserta menggunakan bahan limbah yang sudah di siapkan sebagai media pelatihan dan memberikan pemahaman dan pengarahan berbagai aspek pendukung dalam proses daur ulang, seperti; komposisi bentuk, ukuran, fungsi, proporsi,tekniknya. Melalui pengabdian kepada masyarakat ini diperoleh hasil bahwa limbah kardus bekas ini dapat menjadi produk baru yang memiliki nilai estetis, fungsional dan memiliki nilai jual.Tujuan di adakannya Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah untuk meningkatkan kreativitas anak yang dilakukan melalui sosialisai dan pengajaran cara pemanfaatan bahan sisa kardus bekas

PENANAMAN DAN PEMANFATAN TUMBUHAN HERBAL DI LINGKUNGAN MASYARAKAT

Dini Bellinda, Lisma Ritonga, Marsya Salsabila
Abstract: Tanaman herbal adalah tumbuhan yang telah diidentifikasi dan diketahui berdasarkan pengamatan manusia memiliki senyawa yang bermanfaat untuk mencegah, menyembuhkan penyakit, melakukan fungsi biologis tertentu, hingga mencegah… cegah serangan serangga dan jamur. Dengan banyaknya khasiat yang bisa didapatkan dari tanaman herbal, memanfaatkan lahan pekarangan sebagai lahan menumbuhkan tanaman herbal akan membawa banyak manfaat. Tanaman herbal yang tidak membutuhkan lahan luas untukmenanam pun akan sangat memudahkan pembudidayaannya. Sekaligus menyongsong perlombaan Tilik pada 2022, penulis menginisiasi sebuah sosialisasi dan praktik langsung pemanfaatan pekarangan rumah sebagai media tanam tumbuhan herbal. Dengan harapan, akan memberi banyak manfaat bagi warga, Desa Partihaman Saroha, Padangsidimpuan, Sumatra Utara.

STUDI PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PROVINSI GORONTALO

Liko, Widyarti, Tohopi, Rustam, Nani, Yakop Noho
Abstract: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah dilaksanakan, namun belum sepenuhnya optimal. Pada prinsip transparansi, penyampaian… n informasi pelayanan telah dilakukan, tetapi masih terdapat keterbatasan dalam penyebarluasan informasi serta kepastian waktu pelayanan. Pada prinsip akuntabilitas, aparatur telah melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab, meskipun masih ditemukan keterlambatan dalam penyelesaian pelayanan administrasi. Pada prinsip partisipasi, telah tersedia ruang bagi pengguna layanan untuk memberikan saran dan masukan, namun tingkat partisipasi masyarakat masih perlu ditingkatkan. Sementara itu, pada prinsip efektivitas dan efisiensi, pelayanan telah didukung dengan pemanfaatan teknologi informasi, tetapi belum berjalan secara maksimal sehingga masih diperlukan peningkatan kualitas sistem pelayanan dan optimalisasi sumber daya yang tersedia. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan prinsip-prinsip good governance dalam pelayanan publik di BKPSDM Provinsi Gorontalo telah mengarah pada tata kelola pemerintahan yang baik, namun masih memerlukan berbagai upaya perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang lebih transparan, akuntabel, partisipatif, efektif, dan efisien.

KINERJA PELAYANAN PUBLIK DI KELURAHAN TENILO KECAMATAN KOTA BARAT KOTA GORONTALO

Utina, Natasya, Tui, Fenti Prihatini, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo berdasarkan indikator Kebijakan Pelayanan, Profesionalisme Sumber Daya Manusia,… Sarana dan Prasarana, Sistem Informasi Pelayanan Publik, Konsultasi dan Pengaduan, serta Inovasi sesuai dengan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 17 Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo secara umum telah berjalan dengan cukup baik. Pada aspek Kebijakan Pelayanan, pelayanan telah dilaksanakan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) dan ketentuan yang berlaku. Profesionalisme SDM menunjukkan bahwa aparatur memiliki sikap ramah, responsif, serta mampu memberikan pelayanan sesuai tugas dan fungsinya, meskipun pengembangan kompetensi masih perlu ditingkatkan. Pada aspek Sarana dan Prasarana, fasilitas pendukung pelayanan masih belum memadai sehingga memerlukan perhatian pemerintah. Sistem Informasi Pelayanan Publik telah memanfaatkan media informasi dan teknologi, namun implementasinya belum optimal. Konsultasi dan Pengaduan telah berjalan dengan baik melalui mekanisme penyampaian aspirasi dan penyelesaian keluhan masyarakat. Sementara itu, pada aspek Inovasi, Kelurahan Tenilo telah melakukan berbagai upaya pengembangan pelayanan, namun inovasi yang diterapkan masih perlu ditingkatkan melalui optimalisasi teknologi informasi dan penyediaan sarana pendukung. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa kinerja pelayanan publik di Kelurahan Tenilo Kecamatan Kota Barat Kota Gorontalo telah terlaksana dengan cukup baik, namun masih memerlukan peningkatan terutama pada aspek sarana dan prasarana, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan kompetensi aparatur agar pelayanan publik dapat berlangsung lebih efektif, efisien, dan memberikan kepuasan yang lebih tinggi kepada masyarakat.

MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA DALAM PENCAPAIAN AKREDITASI A DI SMAN 8 LUWU UTARA

Rosita, Rosita, Makmur, Makmur, Taqwa, Taqwa, Nursaeni, Nursaeni, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan manajemen sarana dan prasarana, proses pencapaian Akreditasi A, serta penerapan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara. Jenis penelitian yang digunakan oleh… leh peneliti adalah menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini meliputi kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang sarana dan prasarana, guru, dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan manajemen sarana dan prasarana di SMAN 8 Luwu Utara telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahapan perencanaan, pengadaan, pemanfaatan, pemeliharaan, dan pengawasan. Perencanaan dilakukan berdasarkan analisis kebutuhan dan skala prioritas, sedangkan pengadaan disesuaikan dengan kemampuan anggaran sekolah dan kebutuhan pembelajaran. Seluruh sarana dan prasarana dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang proses pembelajaran serta dipelihara dan diawasi secara berkala agar tetap memenuhi standar yang dipersyaratkan. Proses pencapaian Akreditasi A dilakukan melalui pembentukan tim akreditasi, penyusunan dokumen administrasi dan bukti fisik, pemenuhan Standar Nasional Pendidikan, evaluasi berkala, serta kerja sama seluruh warga sekolah. Meskipun terdapat kendala berupa keterbatasan anggaran dan kebutuhan peningkatan beberapa fasilitas, sekolah mampu mengatasinya melalui penetapan skala prioritas, kerja sama seluruh warga sekolah, dan evaluasi berkelanjutan. Penerapan manajemen sarana dan prasarana melibatkan kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik sehingga tercipta pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan. Dengan demikian, manajemen sarana dan prasarana yang efektif memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan SMAN 8 Luwu Utara dalam mempertahankan Akreditasi A dan meningkatkan mutu pendidikan.