Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perilaku konsumen dan minat beli terhadap keputusan pembelian pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage Kota Bandung. Fenomena meningkatnya tren thrifting di kalangan masyarakat,…
akat, khususnya generasi muda, menjadi dasar penting dalam mengkaji pola konsumsi terhadap pakaian bekas sebagai alternatif ekonomi dan gaya hidup. Variabel independen dalam penelitian ini adalah perilaku konsumen yang diukur melalui indikator individu konsumen, lingkungan, dan strategi pemasar; serta minat beli yang diukur melalui minat transaksional, referensial, preferensial, dan eksploratif. Variabel dependen adalah keputusan pembelian dengan indikator pencarian informasi, evaluasi alternatif, pembelian, dan perilaku pasca pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, serta teknik analisis regresi linier berganda untuk menguji pengaruh simultan dan parsial antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepada 100 responden yang merupakan konsumen pakaian bekas di Pasar Cimol Gedebage, dengan penentuan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik perilaku konsumen maupun minat beli memiliki pengaruh signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap keputusan pembelian pakaian bekas. Temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman terhadap karakteristik konsumen dan minat mereka menjadi faktor kunci dalam membentuk keputusan pembelian. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pelaku usaha dalam merancang strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran di pasar pakaian bekas.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan dan potongan harga terhadap keputusan pembelian konsumen di Supermarket Plaza Asia Kota Tasikmalaya. Latar belakang penelitian didasari oleh semakin…
ketatnya persaingan bisnis ritel, sehingga perusahaan perlu mengembangkan strategi yang tepat dalam meningkatkan daya tarik konsumen, salah satunya melalui pelayanan yang baik dan pemberian potongan harga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif untuk mengetahui hubungan antar variabel. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada konsumen yang berbelanja di Plaza Asia. Proses analisis meliputi uji instrumen, analisis deskriptif, serta pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen. Pelayanan yang cepat, ramah, serta mampu memberikan kenyamanan saat berbelanja terbukti meningkatkan kecenderungan konsumen untuk membeli produk. Potongan harga juga memberikan pengaruh positif terhadap keputusan pembelian, di mana konsumen merasa lebih terdorong untuk berbelanja ketika harga yang ditawarkan lebih rendah atau terdapat promosi tertentu.
Secara simultan, kualitas pelayanan dan potongan harga bersama-sama memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Namun, kualitas pelayanan terbukti memiliki pengaruh yang lebih dominan dibandingkan potongan harga. Hal ini mengindikasikan bahwa konsumen lebih menekankan pengalaman berbelanja yang nyaman dan memuaskan daripada sekadar memperoleh harga murah.
Dengan demikian, penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan sebagai strategi utama dalam membangun loyalitas konsumen, dengan tetap didukung oleh program potongan harga yang relevan untuk memperkuat keputusan pembelian.
Abstract:Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh harga dan promosi terhadap keputusan pembelian Bihun 3Q pada distributor PT. Mahesa Wijaya Pratama di Kota Bandung. Latar belakang penelitian didasari oleh persaingan ketat…
industri FMCG di pasar tradisional serta kebutuhan strategi pemasaran yang tepat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif-verifikatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 90 distributor aktif, dan dianalisis dengan regresi linier berganda, uji t, dan uji F menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (t-hitung = 4,089; sig. = 0,000), sedangkan promosi tidak berpengaruh signifikan secara parsial (t-hitung = -0,486; sig. = 0,629). Namun, secara simultan harga dan promosi berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F-hitung = 8,361; sig. = 0,000). Koefisien determinasi (R²) sebesar 0,274, yang berarti 27,4% variasi keputusan pembelian dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa harga merupakan faktor dominan dalam memengaruhi keputusan pembelian, sementara promosi perlu ditingkatkan dalam kualitas dan penyampaiannya. Implikasi praktis dari penelitian ini ialah perusahaan perlu mengoptimalkan strategi harga berbasis nilai serta mengembangkan promosi yang sesuai dengan karakteristik pasar tradisional. Kata Kunci: Harga, Promosi, Keputusan Pembelian, Bihun 3Q, Pasar Tradisional.
Abstract:Masalah sampah organik di Kota Bandung yang mencapai 1.946 ton per hari, dengan lebih dari 60% berupa sampah organik, menimbulkan tantangan serius dalam pengelolaan lingkungan. Budidaya magot larva Black Soldier Fly dipandang…
ndang sebagai solusi alternatif untuk mengurai sampah menjadi pakan dan pupuk organik. Namun, praktik budidaya pada unit usaha seperti Rumah Magot Bedas 03 Babakan Penghulu masih menghadapi kendala, antara lain ketidakstabilan pasokan bahan baku, fluktuasi hasil produksi, serta belum adanya sistem evaluasi kinerja rantai pasok yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja rantai pasok pada Rumah Magot Bedas 03 dengan menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR) Model yang mencakup lima proses inti Plan, Source, Make, Deliver, dan Return. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi langsung dan wawancara. Setiap proses dianalisis berdasarkan Key Performance Indicators (KPI), kemudian dievaluasi menggunakan Traffic Light System (TLS) sebagai alat visualisasi kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua indikator rantai pasok mencapai target optimal. Beberapa aspek seperti efisiensi produksi, ketersediaan pasokan bahan baku, dan ketepatan pengiriman berada pada kategori kuning (cukup) hingga merah (buruk), menandakan perlunya perbaikan segera pada proses-proses tersebut. TLS terbukti membantu dalam memetakan prioritas perbaikan secara lebih jelas. Penerapan SCOR model efektif dalam memberikan gambaran objektif mengenai kinerja rantai pasok budidaya magot. Evaluasi ini mengidentifikasi titik-titik kritis yang harus ditingkatkan agar proses produksi dan distribusi lebih efisien, berkelanjutan, serta mendukung pengembangan usaha berbasis ekonomi sirkular.
Abstract:Perkembangan teknologi digital dan pesatnya pertumbuhan e-commerce di Indonesia telah mengubah pola konsumsi masyarakat, termasuk dalam pembelian produk kosmetik. Marketplace seperti Lazada menjadi alternatif utama bagi…
konsumen untuk memenuhi kebutuhan tanpa harus berbelanja langsung di toko fisik. Dalam proses menentukan keputusan pembelian, konsumen cenderung memberi perhatian utama pada dua faktor penting, yaitu harga dan kualitas produk. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan untuk mengukur sejauh mana pengaruh kedua faktor tersebut terhadap minat beli produk kosmetik secara online di platform Lazada, khususnya di kalangan mahasiswa.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan populasi mahasiswa International Women University yang pernah melakukan pembelian produk kosmetik melalui Lazada. Sampel penelitian terdiri atas 94 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda melalui aplikasi IBM SPSS Statistics 25. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel harga (X1) dan kualitas produk (X2) berpengaruh positif serta signifikan terhadap minat beli (Y), baik secara parsial maupun simultan. Koefisien regresi harga sebesar 0,484, sementara kualitas produk sebesar 0,443, yang mengindikasikan bahwa harga memiliki pengaruh lebih dominan dibandingkan kualitas produk. Secara simultan, kedua variabel tersebut mampu menjelaskan 78,5% variasi minat beli konsumen terhadap produk kosmetik di marketplace Lazada.
Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan strategi harga yang kompetitif serta penyediaan produk berkualitas tinggi merupakan elemen kunci untuk mendorong minat beli konsumen di pasar digital. Secara teoritis, penelitian ini memperkaya literatur mengenai perilaku konsumen digital, sementara secara praktis, memberikan masukan bagi pelaku usaha untuk mengoptimalkan strategi pemasaran online dengan memperhatikan kedua faktor tersebut. Untuk penelitian selanjutnya, disarankan penambahan variabel lain seperti promosi digital, tingkat kepercayaan terhadap platform, dan ulasan pelanggan, serta memperluas jangkauan sampel agar hasil penelitian memiliki daya generalisasi yang lebih tinggi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran digital yang diterapkan oleh PT Indiga Nusa Digitama dalam upaya meningkatkan loyalitas pelanggan di era media sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif…
alitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi digital perusahaan meliputi pemanfaatan media sosial seperti Instagram dan TikTok, penggunaan Google Ads dan artikel SEO, serta penerapan pendekatan content marketing dan engagement yang terstruktur. Strategi tersebut terbukti efektif meningkatkan loyalitas pelanggan melalui tiga tahapan: kognitif, afektif, dan perilaku. Pengelolaan sumber daya manusia yang fleksibel, sistematis, serta budaya kerja kolaboratif menjadi faktor pendukung utama. Evaluasi menggunakan bauran pemasaran 7P menunjukkan bahwa setiap elemen strategi berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan loyalitas pelanggan, sementara analisis SWOT membantu mengidentifikasi faktor kunci keberhasilan dan kendala yang mempengaruhi implementasi strategi. Penelitian ini juga menyoroti bahwa pendekatan pemasaran yang adaptif dan edukatif dapat membuka peluang pemberdayaan pelaku UMKM, termasuk perempuan, dalam ekosistem digital yang inklusif.
Abstract:Triwulan III-2024 mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 3,57%. Kondisi ini membuat persaingan usaha semakin ketat, termasuk bagi Restoran Bumi Kayu di Kabupaten Garut. Penulisan ini bertujuan untuk menganalisis penerapan…
strategi pemasaran digital melalui media sosial, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan strategi yang tepat untuk meningkatkan daya tarik dan retensi konsumen. Metode penulisan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis SWOT. Data penulisan diperoleh melalui wawancara dengan tujuh informan serta sumber pendukung lainnya.Hasil penulisan menunjukkan bahwa Restoran Bumi Kayu memiliki kekuatan berupa konsep bernuansa alam, menu yang selalu diperbarui, serta pelayanan yang ramah, sementara kelemahan utama terletak pada pengelolaan media sosial dan keterbatasan promosi digital.
Dari sisi eksternal, terdapat peluang berupa tren pertumbuhan industri makanan dan meningkatnya pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi, namun juga terdapat ancaman berupa persaingan usaha yang semakin ketat dan perubahan tren konsumen yang cepat. Berdasarkan hasil analisis, strategi yang paling sesuai adalah strategi S-O, yaitu penguatan branding melalui media sosial dengan menonjolkan konsep alam dan inovasi menu, disertai inovasi konten digital serta peningkatan kapasitas pengelola dalam literasi digital. Penerapan strategi ini diharapkan mampu meningkatkan brand awareness, menarik konsumen baru terutama kalangan muda, membangun interaksi yang lebih kuat dengan pelanggan, serta memperkuat daya saing Restoran Bumi Kayu di tengah kompetisi industri kuliner yang semakin dinamis.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Customer Relationship Management (CRM) dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan loyalitas pelanggan di Tokoweb.co, sebuah perusahaan digital yang menyediakan jasa…
pembuatan website dan layanan digital lainnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari satu staf CRM Tokoweb.co dan satu klien yang telah menggunakan layanan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CRM di Tokoweb.co diimplementasikan melalui komunikasi intensif menggunakan WhatsApp Business, personalisasi layanan, dan tindak lanjut berkala kepada klien. Strategi pelayanan yang diterapkan berfokus pada kecepatan, ketepatan, dan keramahan. Tokoweb.co juga menerapkan bauran pemasaran 4C (Consumer, Cost, Convenience, Communication) untuk memperkuat hubungan dengan klien. Temuan ini memperlihatkan bahwa CRM tidak hanya berperan dalam menjaga hubungan pelanggan, tetapi juga mampu meningkatkan kepuasan dan loyalitas klien secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi CRM di sektor jasa digital dan menjadi rujukan bagi perusahaan lain dalam mengoptimalkan layanan pelanggan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian pada Kopi Janji Jiwa Cabang Ujung Berung Kota Bandung. Keluhan konsumen menunjukkan adanya ketidakpuasan terhadap…
p kualitas produk yang dianggap belum sebanding dengan harga, serta persepsi kurang transparan terhadap harga yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Populasi penelitian adalah konsumen Kopi Janji Jiwa Ujung Berung, dengan sampel 100 responden yang ditentukan dengan rumus Slovin dan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, regresi linier berganda, serta uji hipotesis dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Harga juga berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian dengan nilai R² sebesar 69,4%. Artinya, kualitas produk dan harga secara bersama-sama mampu menjelaskan 69,4% variasi keputusan pembelian. Temuan ini menegaskan pentingnya bagi perusahaan untuk menjaga kualitas produk dan menetapkan harga yang kompetitif guna meningkatkan kepuasan dan loyalitas konsumen.
Abstract:Peran strategis UMKM sebagai penggerak ekonomi lokal yang rentan terhadap perubahan kebijakan fiskal, khususnya kenaikan PPN 11% yang berpotensi meningkatkan biaya produksi dan menekan daya beli masyarakat sehingga memengaruhi…
garuhi pendapatan usaha mikro di Desa Cibodas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 11% terhadap penetapan harga jual produk dan pendapatan pelaku usaha mikro di Desa Cibodas, Kecamatan Lembang kabupaten Bandung Barat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan verifikatif, teknik survei melalui kuesioner skala Likert, serta analisis regresi linier untuk menguji pengaruh variabel secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kenaikan PPN 11% berpengaruh signifikan terhadap penetapan harga jual, di mana pelaku usaha cenderung menaikkan harga sebagai respons terhadap meningkatnya biaya bahan baku. Selain itu, kenaikan PPN 11% juga berpengaruh signifikan terhadap penurunan pendapatan bersih akibat menurunnya volume penjualan dan margin keuntungan. Kesimpulan menyatakan kebijakan kenaikan PPN 11% memiliki implikasi langsung terhadap keberlangsungan usaha mikro, sehingga diperlukan strategi adaptasi harga dan dukungan kebijakan yang berpihak pada UMKM agar tetap kompetitif dan berkelanjutan di tengah perubahan fiskal.