Search Articles & Publications

Showing 2720 articles found for "Meningkatkan"

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN AKHLAQUL KARIMAH PESERTA DIDIK DI SDN 1 IDUMUN KABUPATEN BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Mokoginta, Agustrisno, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru Pendidikan Agama Islam dalam meningkatkan akhlaqul karimah peserta didik, mendeskripsikan strategi yang digunakan guru Pendidikan Agama Islam, serta mengetahui faktor… ktor pendukung dan penghambat pembinaan akhlaqul karimah peserta didik di SDN 1 Idumun Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam, kepala sekolah, guru kelas, peserta didik, dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Pendidikan Agama Islam memiliki peran penting sebagai pendidik, pembimbing, teladan, motivator, dan pembina akhlak. Strategi yang digunakan meliputi pembiasaan berdoa, mengucapkan salam, membaca Al-Qur’an, shalat berjamaah, pemberian nasihat, keteladanan, pengawasan perilaku, serta kerja sama dengan kepala sekolah, guru kelas, dan orang tua. Pembinaan tersebut berdampak positif terhadap perilaku peserta didik, seperti meningkatnya sopan santun, kedisiplinan, kejujuran, tanggung jawab, dan kebiasaan religius. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, kerja sama guru, orang tua, serta lingkungan sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh teman sebaya, lingkungan luar sekolah, media, dan perbedaan latar belakang keluarga.

STRATEGI KEPALA MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PEMBELAJARAN PADA SANTRI DI MADRASAH NURUL HIDAYAH KEDAWUNG BOJONG KABUPATEN TEGAL

Mustofa, Muhammad, Anwar, Khoirul, Makhshun, Toha
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran pada santri, mengetahui faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis hasil dari strategi yang diterapkan… di Madrasah Nurul Hidayah Kedawung Bojong Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan informan utama kepala madrasah dan guru. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepala madrasah dalam meningkatkan mutu pembelajaran dilakukan melalui perencanaan berbasis kebutuhan santri, pelaksanaan pembelajaran berbasis rutinitas harian, supervisi kolaboratif, pembinaan guru berkelanjutan, serta integrasi kurikulum formal dan diniyah. Program pembelajaran seperti pembiasaan membaca Al-Qur’an, metode pembelajaran aktif, dan kegiatan murojaah menjadi bagian penting dalam peningkatan mutu. Faktor pendukung meliputi kompetensi dan komitmen guru, kepemimpinan kepala madrasah, budaya belajar santri, serta sistem manajemen internal. Adapun hambatan yang dihadapi adalah perbedaan kemampuan santri, keterbatasan sarana, serta tantangan integrasi kurikulum. Hasil penelitian juga menunjukkan adanya peningkatan kedisiplinan santri, motivasi belajar, kinerja guru, serta hasil belajar santri yang lebih baik.

STRATEGI PEMBELAJARAN PARTISIPATIF UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BACA ALQURAN SESUAI KAEDAH TAJWID

Firdaus, Rano, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan mengembangkan model strategi pembelajaran partisipatif untuk meningkatkan pemahaman bacaan Al-Qur’an pada jamaah Majelis Ta’lim Desa Ujungbatu Timur, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu. Penelitian… . Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan penelitian meliputi pengajar atau pembina, pengurus majelis ta’lim, dan jamaah aktif yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan bacaan Al-Qur’an jamaah masih beragam. Sebagian jamaah sudah cukup lancar, tetapi masih memerlukan perbaikan pada tajwid, makhraj, mad, waqaf, ibtida’, dan kelancaran. Sebagian lainnya masih membaca terbata-bata karena faktor usia, kebiasaan belajar, rasa malu, dan keterbatasan fasilitas. Model yang dikembangkan menekankan kegiatan membaca bersama, membaca bergilir, menyimak, bertanya, diskusi sederhana, koreksi langsung, muraja’ah, takrar, dan evaluasi lisan. Penerapan model ini meningkatkan keaktifan, keberanian, dan pemahaman jamaah terhadap bacaan Al-Qur’an secara bertahap. Temuan ini menunjukkan bahwa pembelajaran yang melibatkan jamaah secara aktif lebih sesuai dengan karakter majelis ta’lim karena mampu membangun suasana belajar yang ramah, kolaboratif, dan berkelanjutan. Dengan demikian, strategi pembelajaran partisipatif relevan digunakan sebagai alternatif pembelajaran Al-Qur’an di majelis ta’lim berbasis komunitas serta dapat menjadi rujukan bagi pengembangan pembelajaran keagamaan nonformal di masyarakat desa.

SINERGI BUDAYA HUMANIS DAN PENDIDIKAN AKHLAK DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS VI SD TZU CHI JAKARTA UTARA

Triwidodo, Puji, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk sinergi budaya humanis Tzu Chi dan pendidikan akhlak dalam pembelajaran matematika, mengidentifikasi strategi guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai humanis dan akhlak melalui… i pendekatan Realistic Mathematics Education (RME), serta mendeskripsikan tantangan implementasi beserta strategi penyelesaiannya pada konteks sekolah dasar multikultural. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif yang dilaksanakan di SD Tzu Chi Jakarta Utara. Informan penelitian terdiri atas guru matematika kelas VI, Kepala Departemen Matematika, dan peserta didik kelas VI yang dipilih secara purposif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber, triangulasi metode, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi budaya humanis dan pendidikan akhlak terwujud melalui konvergensi nilai Gan En dengan syukur, Zun Zhong dengan tasamuh, serta Ai Xin dengan mahabbah yang diimplementasikan secara inklusif dalam pembelajaran matematika berbasis RME. Strategi guru meliputi penyajian masalah kontekstual, proses matematisasi bertahap, diskusi kolaboratif, dan refleksi nilai sehingga pembelajaran tidak hanya meningkatkan pemahaman matematis, tetapi juga membentuk karakter humanis dan tanggung jawab sosial peserta didik. Tantangan implementasi meliputi keterbatasan waktu pembelajaran dan kompleksitas materi matematika, yang diatasi melalui perencanaan pembelajaran kolaboratif dan pengembangan activity sheet berbasis konteks nyata. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan model integrasi budaya humanis, pendidikan akhlak, dan pembelajaran matematika berbasis RME pada sekolah dasar multikultural.

IMPLEMENTASI PROGRAM ANTI BULLYING DALAM UPAYA MENCIPTAKAN SEKOLAH RAMAH ANAK DI SMPIT CITRA AZ ZAHRA JAKARTA

Yanti, Dewi
Abstract: Perundungan masih menjadi tantangan dalam mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan ramah anak sehingga diperlukan implementasi program pencegahan yang dikelola secara sistematis. Penelitian ini bertujuan… mendeskripsikan dan menganalisis implementasi program anti-perundungan dalam mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak di SMPIT Citra Az Zahra Jakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas Kepala Sekolah, Kepala Unit Self Empowerment Citraz (SEC), dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi terstruktur, observasi, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program anti-perundungan dilaksanakan secara sistematis melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan yang terintegrasi dalam Self Development Class berbasis pembinaan karakter dan nilai-nilai keislaman. Program ini meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai perundungan, menumbuhkan empati, toleransi, dan tanggung jawab sosial, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan ramah anak. Keberhasilan program didukung oleh komitmen pimpinan, kolaborasi seluruh warga sekolah, serta dukungan orang tua dan pihak eksternal, meskipun masih menghadapi kendala berupa keterbatasan pengawasan perilaku peserta didik di luar sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan program anti-perundungan secara terpadu untuk mendukung terwujudnya Sekolah Ramah Anak.

PERAN TAHSIN AL-QUR’AN DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QUR’AN DENGAN BENAR

Nasution, Wildan Habibi, Nasution, Tongku Hasonangan, Elviani, Elviani
Abstract: Kemampuan membaca Al-Qur'an dengan benar sesuai kaidah tajwid dan makharijul huruf merupakan kompetensi mendasar yang wajib dimiliki oleh setiap muslim, namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak peserta didik… idik yang mengalami kesulitan dalam pelafalan huruf hijaiyah, penerapan hukum tajwid, serta kelancaran membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran program tahsin Al-Qur'an dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur'an secara benar, mengidentifikasi metode-metode tahsin yang efektif, serta mengungkap faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik studi kepustakaan (library research) yang didukung oleh data dari berbagai hasil penelitian terdahulu. Data dikumpulkan melalui telaah dokumen, jurnal ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan dengan tema tahsin Al-Qur'an pada kurun lima tahun terakhir, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa program tahsin Al-Qur'an yang dilaksanakan secara terstruktur, konsisten, dan menggunakan metode yang tepat seperti talaqqi, tikrar, dan pendekatan berbasis makharijul huruf, terbukti efektif meningkatkan kefasihan, ketepatan bacaan, dan kepercayaan diri peserta didik dalam membaca Al-Qur'an. Faktor pendukung utama meliputi kompetensi pengajar, intensitas latihan, dan motivasi peserta didik, sedangkan faktor penghambat mencakup keterbatasan waktu, latar belakang kemampuan peserta didik yang heterogen, dan minimnya tenaga pengajar yang berkompeten. Penelitian ini merekomendasikan agar lembaga pendidikan formal maupun nonformal mengintegrasikan program tahsin secara berkelanjutan dengan evaluasi berkala guna menjamin mutu bacaan Al-Qur'an generasi muslim.

PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENINGKATKAN KESADARAN MENUTUP AURAT STUDI KASUS SMA AL-MUJTAHIDIN PURWADADI CIAMIS

Kamalludin, Kamalludin, Samsudin, Samsudin, Choeroni, Choeroni
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam meningkatkan kesadaran menutup aurat peserta didik di SMA Al-Mujtahidin Purwadadi Ciamis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif… atif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap guru PAI, peserta didik, serta pihak sekolah. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI berperan sebagai edukator, motivator, pembimbing, teladan, dan pengawas dalam membentuk kesadaran menutup aurat peserta didik. Strategi yang digunakan meliputi keteladanan, pembiasaan, pendekatan personal, serta kegiatan keagamaan yang dilakukan secara berkelanjutan. Faktor pendukung meliputi dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang religius, teman sebaya yang positif, dan kesadaran diri peserta didik. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh media sosial, lingkungan pergaulan, kurangnya pengawasan keluarga, dan budaya populer yang kurang sejalan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kesadaran menutup aurat memerlukan peran aktif guru PAI yang didukung oleh sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat dalam membentuk karakter religius peserta didik.

RELEVANSI NILAI TASAWUF DALAM MEMBANGUN KESADARAN LINGKUNGAN MAHASISWA MUSLIM CHINA DI ERA MODERN

Analisa, Suci, Fianingtyas, Mawarda Alistina, Chamami, M. Rikza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis relevansi nilai-nilai tasawuf dalam membangun kesadaran lingkungan mahasiswa Muslim China di UIN Walisongo Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode… wawancara mendalam terhadap mahasiswa Muslim China. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memahami tasawuf sebagai ajaran yang membentuk ketenangan batin, kesederhanaan, rasa syukur, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran lingkungan melalui perilaku hemat sumber daya, mengurangi pemborosan, serta mengendalikan sikap konsumtif. Penelitian juga menemukan bahwa gaya hidup modern memiliki pengaruh ganda terhadap kepedulian lingkungan. Di satu sisi, perkembangan teknologi dan informasi dapat meningkatkan pengetahuan lingkungan, namun di sisi lain budaya konsumtif berpotensi mendorong perilaku yang kurang ramah lingkungan. Oleh karena itu, tasawuf memiliki relevansi sebagai landasan moral dan spiritual dalam membangun kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di kalangan mahasiswa Muslim China.

PERAN AJARAN TASAWUF DALAM PRAKTIK AKTIVISME LEMBAGA ZAKAT DI JAWA TENGAH

Ulinnuha, M. Azka, Fardhani, M. Azril, Chamami, M. Rikza
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ajaran tasawuf dalam praktik aktivisme lembaga zakat di Jawa Tengah. Tasawuf mengajarkan nilai-nilai seperti keikhlasan, amanah, kesederhanaan, dan kepedulian sosial yang menjadi… jadi landasan penting dalam aktivitas pengelolaan zakat. Di tengah tuntutan profesionalisme dan pelayanan masyarakat, nilai-nilai tersebut membantu para aktivis lembaga zakat menjalankan tugasnya dengan orientasi ibadah dan pengabdian kepada Allah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk memahami pengalaman para aktivis lembaga zakat dalam menerapkan ajaran tasawuf dalam aktivitas sehari-hari. Wawancara di lakukan dengan 3 pengurus lazisnu PC kabupaten Kendal. Dari pengalaman mereka terlihat bahwa ajaran tasawuf berperan dalam membentuk sikap ikhlas dalam bekerja, meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap amanah pengelolaan dana zakat, serta menumbuhkan kepedulian yang lebih besar terhadap kebutuhan masyarakat penerima manfaat. Selain itu, nilai-nilai tasawuf juga mendorong para aktivis untuk mengutamakan pelayanan, menjaga transparansi, dan menghindari orientasi materialistik dalam menjalankan tugasnya.

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Peningkatan Kesejahteraan Penerima Program Keluarga Harapan Di Desa Wunduongohi Kecamatan Anggaberi Kabupaten Konawe

Aljunar, Rola Pola Anto, Jabal Arfah
Abstract: Pemberdayaan masyarakat Desa  Wunduongohi dalam meningkatkan kesejahteraan penerima Program Keluarga Harapan belum optimal sehingga keluarga yang masuk kategori miskin ini sulit untuk mandiri dan berdaya. Pemerintah Desa… a Wunduongohi perlu melakukan upaya pembinaan dalam berbagai program kegiatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  dan menganalisis Pemberdayaan Masyarakat dalam Peningkatan Kesejahteraan Penerima program Keluarga Harapan di Desa Wunduongohi Kecamatan Anggaberi  Kabupaten Konawe). Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Informan penelitian ditentukan dengan cara purposive sampling penerima Program Keluarga Harapan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan analisis deskripsi kualitatif dengan model analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan masyarakat dalam mendorong kesejahteraan penerima manfaat Program Keluarga harapan di Desa Wunduongohi dapat terlaksana melalui (a) kegiatan yang terencana dan kolektif, (b) memperbaiki kehidupan masyarakat, dan (c) prioritas bagi kelompok yang lemah atau kurang beruntung, dan (d) dilakukan melalui program peningkatan kapasitas.