Search Articles & Publications

Showing 2720 articles found for "Meningkatkan"

PENGARUH MOTIVASI DAN KONTEN KEWIRAUSAHAAN DI TIKTOK TERHADAP KEPUTUSAN BERWIRAUSAHA MAHASISWA PROGRAM STUDI ADMINISTRASI BISNIS ANGKATAN 2022 INTERNATIONAL WOMEN UNIVERSITY

Ardillah, Lisni, Nuratri, Bangkit
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh Motivasi dan Konten Kewirausahaan di TikTok terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women… n University. Penelitian dilakukan terhadap 100 responden menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa variabel Motivasi (X1) memiliki nilai rata-rata sebesar 17,61 dari skor maksimum 20, yang mengindikasikan bahwa tingkat motivasi berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University tergolong tinggi. Variabel Konten Kewirausahaan di TikTok (X2) memiliki nilai rata-rata sebesar 19,87 dari skor maksimum 25, menunjukkan bahwa paparan konten kewirausahaan yang diterima mahasiswa melalui TikTok berada pada kategori baik. Sementara itu, variabel Keputusan Berwirausaha (Y) memiliki nilai rata-rata sebesar 20,22 dari skor maksimum 25, yang menggambarkan bahwa keputusan berwirausaha mahasiswa berada pada kategori cukup tinggi, meskipun hasil pra-survei sebelumnya mengungkap masih adanya kesenjangan antara keinginan dan keberanian untuk mengeksekusi keputusan berwirausaha secara nyata. Motivasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 3,250 yang lebih besar dari t tabel 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,002 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,523 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Motivasi akan meningkatkan Keputusan Berwirausaha sebesar 0,523 satuan. Artinya, semakin tinggi motivasi yang dimiliki mahasiswa baik dalam bentuk kebutuhan berprestasi, keinginan sukses, dorongan mandiri, maupun semangat mencoba usaha maka semakin besar pula keputusan mahasiswa untuk berwirausaha. Konten Kewirausahaan di TikTok berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai t hitung sebesar 4,168 yang lebih besar dari t tabel 1,985 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien regresi sebesar 0,399 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu satuan pada variabel Konten Kewirausahaan di TikTok akan meningkatkan Keputusan Berwirausaha sebesar 0,399 satuan. Nilai t hitung variabel ini (4,168) merupakan yang tertinggi dibandingkan variabel Motivasi (3,250), yang mengindikasikan bahwa Konten Kewirausahaan di TikTok memiliki pengaruh yang lebih dominan terhadap Keputusan Berwirausaha dalam penelitian ini. Motivasi dan Konten Kewirausahaan di TikTok secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berwirausaha mahasiswa Program Studi Administrasi Bisnis Angkatan 2022 International Women University. Hal ini dibuktikan dengan nilai F hitung sebesar 23,180 yang lebih besar dari F tabel 3,09 dan nilai signifikansi sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,323 menunjukkan bahwa kedua variabel independen tersebut secara bersama-sama mampu menjelaskan variasi Keputusan Berwirausaha sebesar 32,3%, sedangkan 67,7% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian ini seperti pendidikan kewirausahaan, self-efficacy, akses permodalan, dan faktor lingkungan.

PENGARUH PENGEMBANGAN UMKM BERBASIS MARKETPLACE DAN PEMBAGIAN PERAN GENDER TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN PADA TOKO MIF17.OFFICIAL DI PLATFORM SHOPEE

Agnia, Khoirul, Merdiani, Wentri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengembangan UMKM berbasis marketplace dan pembagian peran gender terhadap keputusan pembelian konsumen pada Toko MIF17.Official di platform Shopee. Penelitian menggunakan… akan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan verifikatif. Sampel penelitian berjumlah 96 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, uji parsial (t), uji simultan (uji F), dan koefisien determinasi menggunakan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan UMKM berbasis marketplace dan pembagian peran gender berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian konsumen, sedangkan 44,5% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan pentingnya optimalisasi pengelolaan marketplace dan pembagian peran yang efektif untuk meningkatkan keputusan pembelian konsumen.

INOVASI PELAYANAN PUBLIK BERBASIS E-GOVERNMENT PADA APLIKASI IARPUSGORONTALO DI DINAS KEARSIPAN DAN PERPUSTAKAAN PROVINSI GORONTALO

Daimun, Faisal, Abdussamad, Juriko, Nani, Yacob Noho
Abstract: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian berjumlah 7 orang… ang yang terdiri dari Kepala Dinas, Kepala Bidang Perpustakaan, Pustakawan Ahli Madya, Admin/Staf IT, dan Pemustaka/Pengguna Masyarakat. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji melalui uji kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan aplikasi iArPusGorontalo sebagai inovasi layanan publik berbasis e-government secara keseluruhan belum berjalan secara optimal. Dari sisi persepsi kegunaan, fitur-fitur aplikasi dinilai memadai secara fungsional, namun kesenjangan besar antara koleksi digital yang tersedia sekitar 2.000 judul dengan kebutuhan ideal 40.000 judul menyebabkan manfaat aplikasi belum dirasakan secara penuh oleh pemustaka, yang tercermin dari penurunan jumlah pengguna aktif dari 215 pengguna pada tahun 2024 menjadi 172 pengguna pada tahun 2025. Dari sisi persepsi kemudahan penggunaan, pustakawan menilai aplikasi mudah dipelajari, namun pemustaka masih menghadapi hambatan pada proses login, pendaftaran akun, pemuatan konten, serta keterbatasan infrastruktur jaringan internet dengan kapasitas bandwidth hanya sekitar 50 Mbps dari kebutuhan ideal 100 Mbps dan hanya tersedianya 6 unit komputer untuk pemustaka. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Gorontalo segera memprioritaskan penambahan koleksi digital secara terencana, meningkatkan kapasitas bandwidth minimal hingga 100 Mbps, menambah perangkat komputer bagi pemustaka, mengembangkan media pembelajaran seperti tutorial video, memperluas jangkauan sosialisasi hingga ke sekolah-sekolah dan komunitas masyarakat, serta mengintegrasikan fitur bantuan teknis langsung ke dalam aplikasi agar seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan layanan perpustakaan digital secara optimal dan inklusif.

PENERAPAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE DALAM MENINGKATKAN ETIKA BISNIS PERUSAHAAN

Nirda, Neta, Pariama, Paoloa., Dana, Suristiawati, Tjotjona, Zavhiscka
Abstract: Maraknya kasus pelanggaran etika bisnis seperti korupsi, manipulasi laporan keuangan, dan penyalahgunaan jabatan saat ini mengancam keberlangsungan usaha jangka panjang dan merusak kepercayaan publik. Penerapan Good Corporate… orate Governance (GCG) umumnya diadopsi oleh perusahaan sebagai sistem untuk menciptakan tata kelola yang transparan dan bertanggung jawab. Namun, implementasi GCG di lapangan sering kali menghadapi kendala seperti lemahnya komitmen manajemen dan benturan kepentingan, sehingga diperlukan analisis komprehensif mengenai strategi internalisasi etika yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan prinsip GCG—yakni transparansi, akuntabilitas, pertanggungjawaban, kemandirian, dan kewajaran—dalam meminimalisir praktik menyimpang serta merumuskan solusi atas kendala penerapannya. Studi ini menggunakan metode literatur kualitatif dengan pendekatan deskriptif (library research). Hasil analisis menyimpulkan bahwa penguatan instrumen GCG yang diimbangi dengan keteladanan pimpinan dan budaya kerja etis terbukti secara signifikan mampu menekan angka kecurangan, menjaga keandalan operasional, serta mengamankan reputasi perusahaan dalam jangka panjang.

PENERAPAN STANDAR JAM KERJA DALAM PENGENDALIAN TENAGA KERJA LANGSUNG PADA USAHA MIKRO PISANG KEMBUNG NONA ACHA

Atarwaman, Rita J D, Hehahunssa, Ivara Sefry Claudya, Riring, Nur Safina, Nasela, Eka Putri Aulia, Siahaya, Junita, Pessy, Gabriela Ayudia Dwiyanti, Wenno, Audrey Saraswati
Abstract: Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian Indonesia, khususnya melalui penciptaan lapangan kerja dan pengembangan ekonomi lokal. Namun, banyak UMKM masih menghadapi tantangan… tangan dalam mengelola tenaga kerja langsung secara efektif akibat belum adanya standar jam kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan standar jam kerja dalam pengendalian tenaga kerja langsung pada Usaha Mikro Keripik Pisang Nona Acha di Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode observasi langsung, wawancara mendalam dengan pemilik usaha dan karyawan, dokumentasi, serta studi pustaka. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tersebut belum menerapkan standar jam kerja formal, jadwal kerja terstruktur, maupun sistem evaluasi kinerja. Karyawan bekerja sekitar 66 jam per minggu melebihi standar jam kerja yang diatur sementara pengawasan tenaga kerja hanya mengandalkan pemantauan langsung oleh pemilik usaha. Ketiadaan standar jam kerja telah menurunkan efisiensi operasional dan menyulitkan pengukuran produktivitas tenaga kerja secara objektif. Oleh karena itu, penetapan standar jam kerja yang terstruktur, pembagian tugas yang jelas, serta evaluasi kinerja secara berkala diharapkan dapat meningkatkan efektivitas tenaga kerja, efisiensi produksi, dan produktivitas usaha secara keseluruhan.

PENGARUH KODE ETIK AKUNTAN PUBLIK PADA PROFESI AKUNTANSI DI INDONESIA

Renjaan, Sven Pedro Juaquin, Pomantow, Reva Amelia, Lambiombir, Silvester, Mony, Jainal, Rumeon, Alfian
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kode etik akuntan terhadap kepercayaan publik pada profesi akuntansi di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah literature review dengan mengkaji… berbagai jurnal, buku, dan sumber ilmiah yang berkaitan dengan kode etik akuntan dan kepercayaan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kode etik yang meliputi integritas, objektivitas, kompetensi profesional, kerahasiaan, dan perilakPu profesional memiliki peran penting dalam meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap profesi akuntansi. Kode etik tidak hanya menjadi pedoman dalam menjalankan tugas profesional, tetapi juga menjadi dasar dalam menjaga kredibilitas dan kualitas pekerjaan akuntan. Sebaliknya, pelanggaran kode etik dapat menurunkan reputasi profesi serta mengurangi tingkat kepercayaan publik. Oleh karena itu, penerapan kode etik secara konsisten sangat diperlukan untuk mempertahankan profesionalisme dan kepercayaan masyarakat terhadap profesi akuntansi di Indonesia.

ANALISIS PENERAPAN KODE ETIK PROFESI AKUNTAN DALAM KASUS KORUPSI PT PERTAMINA DI ERA GLOBALISASI

Tapilaha, Jenevia Indri, Tan, Riski A. Dewantara, Erika, Nikita Putri, Fakhry, Muhammad Farsya, Samal, Sahri Ramadan, Wairoy, Wulan
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kode etik profesi akuntan dalam kasus korupsi PT Pertamina di era globalisasi serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi terjadinya pelanggaran etika profesi.… si. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data melalui studi kepustakaan yang bersumber dari jurnal ilmiah, buku, peraturan profesi, laporan resmi, serta berbagai literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelanggaran terhadap prinsip integritas, objektivitas, kompetensi dan kehati-hatian profesional, kerahasiaan, serta perilaku profesional. Pelanggaran tersebut tercermin melalui manipulasi transaksi, penyajian informasi keuangan yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, serta kurangnya transparansi dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan. Selain itu, kompleksitas transaksi bisnis, tekanan persaingan global, lemahnya sistem pengendalian internal, dan kurang optimalnya pengawasan menjadi faktor yang meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan kode etik profesi akuntan memiliki peran penting dalam mencegah praktik korupsi dan menjaga kualitas informasi keuangan perusahaan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan etika profesi, peningkatan sistem pengawasan dan pengendalian internal, perbaikan tata kelola perusahaan, serta penegakan sanksi yang tegas dan konsisten guna menjaga integritas profesi akuntan dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap dunia bisnis.

EFEKTIFITAS PEMBERIAN DANA TUNJANGAN PROFESI GURU DALAM PENINGKATAN KOMPETENSI GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI KAB. BOLAANG MONGONDOW TIMUR

Andaria, Ronald
Abstract: Peningkatan kompetensi guru merupakan faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan, salah satunya melalui pemberian Dana Tunjangan Profesi Guru (TPG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pemberian TPG… PG dalam meningkatkan kompetensi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam kepada lima kepala sekolah dan lima belas guru PAI jenjang SD dan SMP. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TPG cukup efektif dalam meningkatkan kompetensi sosial dan kepribadian guru, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap keteladanan. Faktor pendukung antara lain motivasi internal guru dan dukungan kepala sekolah, sementara faktor penghambat meliputi kurangnya pengawasan dan keterbatasan akses pelatihan. Penelitian ini menyarankan perlunya strategi manajerial dalam pengelolaan TPG yang lebih terencana, terorganisir, dan akuntabel guna mendorong peningkatan profesionalitas guru secara berkelanjutan.

ANALISIS PENERAPAN SISTEM REWARD DAN PUNISHMENT DALAM MEMBENTUK KARAKTER ANAK USIA DINI DI TK NEGERI 10 KENDARI KELURAHAN PURIRANO KOTA KENDARI

Serlina, Nur, Saranani, Muhamad Safiuddin, D, Damsir
Abstract: Pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yang bertujuan untuk membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter. Pada dunia Pendidikan, salah satu upayah untuk manajemen karakter… arakter agar berjalan sesuai tujuan yakni dengan menerapkan Reward dan punishment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sistem reward dan punishment diterapkan dalam membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab anak usia dini di TK Negeri 10 Kendari. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek 6 anak berusia 5–6 tahun. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan penerapan reward dan punishment dalam membentuk karakter disiplin anak usia dini di TK Negeri 10 Kendari, reward verbal dan non-verbal berupa pujian seperti kata “keren, dan hebat”, pemberian jempol, dan stempel bintang efektif untuk meningkatkan kedisplinan anak dalam selalu datang tepat waktu, melaksanakan kegiatan rutin, menggunakan benda sesuai dengan fungsinya, mengambil dan mengembalikan benda pada tempatnya, berusaha manaati aturan yang telah disepakati, tertib menunnggu giliran. Sedangkan punishment represif berupa teguran lisan dan konsekuensi ringan membantu anak memahami batas perilaku dan menimbulkan efek jera sehingga mereka lebih berhati-hati dalam bersikap. Penerapan reward dan punishment dalam membentuk karakter tanggung jawab anak usia dini di TK Negeri 10 Kendari, reward diberikan saat anak menunjukan sikap tanggung jawab seperti anak dengan mengerjakan tugas dan pekerjaan rumah, bertanggung jawab kepada setiap perbuatan, melakukan tugas dengan standar terbaik, mengerjakan kegiatan berkelompok secara bersama-sama, selalu memajukann diri sendiri, melakukan piket sesuai dengan jadwal. Bentuk reward ini meningkatkan motivasi anak untuk melaksanakan kewajibannya dengan baik. Punishment berupa teguran diberikan ketika anak lalai mengerjakan tugas atau melanggar aturan dan kesepakatan, dengan tujuan membangun kesadaran tanggung jawab mereka atas tugas dan perilaku sehari-hari. Kesimpulannya penerapan reward dan punishment yang konsisten dan sesuai di TK Negeri 10 Kendari terbukti efektif membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab anak usia dini. Reward menumbuhkan semangat dan perilaku positif, sedangkan punishment membantu anak memahami konsekuensi dari tindakan mereka sehingga menumbuhkan kontrol diri, rasa tanggung jawab dan disiplin.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGEMBANGAN TAMAN APOTEK HIDUP BERBASIS TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) SEBAGAI SARANA EDUKASI KESEHATAN DI DESA KUBU I, KECAMATAN PEKAITAN, KABUPATEN ROKAN HILIR

Khoiri, M. Amrul, Aldiza, Dafa, Anggraini, Diva, Usmayanti, Kamelia Ayu, Zahra, Jihan habibatus, Syani, Bekti Rahayu, Lestari, Putri Syachhilda, Safitri, Amelia, Rahma, Siti, Nabihah, Nisrina Medri, Khatimah, Khusnul, Fayadh, M. Farhan
Abstract: Keterbatasan pemanfaatan lahan pekarangan di Desa Kubu I yang didominasi kawasan kelapa sawit mendorong dilaksanakannya program pengabdian masyarakat berbasis Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Program ini bertujuan mengoptimalkan… alkan potensi pekarangan produktif sebagai sarana edukasi kesehatan dan pemenuhan kebutuhan obat tradisional keluarga. Metode pelaksanaan menerapkan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD) melalui survei potensi, konsolidasi bibit warga secara swadaya, gotong royong pembersihan lahan, hingga sosialisasi interaktif berbasis experiential learning di SDN 004 Desa Kubu I. Hasil kegiatan menunjukkan keberhasilan pembangunan Taman Apotek Hidup Percontohan sebagai laboratorium hidup yang dimanfaatkan sebagai media pembelajaran dan praktik langsung. Keberadaan kebun contoh ini terbukti meningkatkan pengetahuan siswa dan warga sekolah mengenai pemanfaatan tanaman herbal, sekaligus memicu antusiasme masyarakat untuk mereplikasi gerakan penanaman TOGA di pekarangan rumah masing-masing. Kesimpulannya, sinergi partisipatif ini secara efektif mewujudkan kemandirian kesehatan berbasis kearifan lokal serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 3, 15, dan 17 secara berkelanjutan.