Search Articles & Publications

Showing 2720 articles found for "Meningkatkan"

Hubungan Pola Makan Dan Kepatuhan Minum Obat Dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025

Azharia Lathifah, Hidayatul Rahmi, Willady Rasyid
Abstract:   Diabetes Mellitus (DM) tipe 2 merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan sekresi insulin, resistensi insulin, atau keduanya. Kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat… pat dipengaruhi oleh berbagai faktor, di antaranya pola makan yang kurang baik dan rendahnya kepatuhan minum obat. Berdasarkan survei awal di Puskesmas Belimbing Padang, sebagian besar pasien masih mengonsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan, memiliki jadwal makan yang tidak teratur, serta belum patuh dalam mengonsumsi obat antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola makan dan kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 197 pasien Diabetes Mellitus tipe 2 yang berkunjung ke Puskesmas Belimbing Padang pada Desember 2024–Januari 2025, dengan sampel sebanyak 66 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pola makan, kuesioner Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8), dan lembar observasi kadar gula darah puasa. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 66 responden, sebanyak 41 orang (62,1%) memiliki pola makan kurang baik, 45 orang (68,2%) memiliki kepatuhan minum obat yang rendah, dan 42 orang (63,6%) memiliki kadar gula darah yang tidak terkontrol. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value = 0,000, yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pola makan dan kepatuhan minum obat dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2 di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025. Disimpulkan bahwa pola makan dan kepatuhan minum obat berhubungan secara signifikan dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Mellitus tipe 2. Oleh karena itu, Puskesmas Belimbing Padang diharapkan dapat meningkatkan edukasi mengenai pengaturan pola makan, kepatuhan minum obat, melibatkan keluarga dalam pengelolaan penyakit, serta menyediakan media edukasi yang efektif untuk membantu pasien mengontrol kadar gula darah.  

Hubungan Kepatuhan Minum Obat Dengan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi Di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025

Riska Amelia Putri, Vania Aresti Yendrizal, Rebbi Permata Sari
Abstract: Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas di dunia. Ketidakpatuhan dalam mengonsumsi obat antihipertensi menjadi salah satu penyebab tekanan darah tidak&#8230; terkontrol sehingga meningkatkan risiko terjadinya komplikasi seperti stroke, penyakit jantung, dan gagal ginjal. Puskesmas Belimbing Padang merupakan puskesmas dengan jumlah kasus hipertensi tertinggi di Kota Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Belimbing Padang pada tanggal 25 Agustus sampai 1 September 2025. Populasi penelitian berjumlah 308 pasien hipertensi dengan sampel sebanyak 75 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Kepatuhan minum obat diukur menggunakan kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8), sedangkan tekanan darah diukur menggunakan tensimeter dan stetoskop. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 57,3% responden memiliki tekanan darah meningkat, sedangkan 42,7% responden memiliki tingkat kepatuhan minum obat yang rendah. Hasil uji Chi-Square diperoleh nilai p-value = 0,001 (p < 0,05) yang menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara kepatuhan minum obat dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Belimbing Padang Tahun 2025. Disimpulkan bahwa semakin baik kepatuhan pasien dalam mengonsumsi obat antihipertensi, maka semakin baik pula pengendalian tekanan darah. Oleh karena itu, tenaga kesehatan diharapkan dapat meningkatkan edukasi, konseling, dan pemantauan kepatuhan minum obat secara berkelanjutan kepada pasien hipertensi dan keluarganya guna mencapai pengendalian tekanan darah yang optimal.

ANALISIS NILAI KARAKTER DALAM BACAAN PESERTA DIDIK PADA BUKU PPKn KELAS 4 SD

Muwahhida, Muziya Ananda Fitri
Abstract: Artikel ini menganalisis nilai-nilai karakter dalam bahan bacaan PPKN (Pendidikan Kewarganegaraan) kelas IV, dengan tujuan mengidentifikasi dan mengevaluasi kontribusinya terhadap pengembangan karakter siswa. Nilai-nilai&#8230; utama meliputi keagamaan, kejujuran, kedisiplinan, demokrasi, kerja keras, kreativitas, kemandirian, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan, cinta tanah air, penghargaan terhadap prestasi, keramahan, cinta damai, kebiasaan membaca, kepedulian terhadap lingkungan, kepedulian sosial, dan tanggung jawab. Temuan menekankan kejujuran dan ketaatan dalam nilai-nilai keagamaan dan kejujuran, toleransi dan kedisiplinan melalui sikap sosial, serta kerja keras dan kreativitas melalui etos kerja yang kuat. Kemandirian dan demokrasi terwujud dalam kemandirian diri dan penghormatan terhadap hak-hak. Rasa ingin tahu dan semangat kebangsaan terlihat melalui prioritas terhadap kepentingan nasional. Cinta tanah air dan penghargaan terhadap prestasi ditanamkan melalui loyalitas dan apresiasi. Keramahan dan cinta perdamaian tercermin dalam hubungan yang positif. Semangat membaca dan tanggung jawab terlihat dalam antusiasme membaca serta akuntabilitas. Kepedulian terhadap lingkungan dan tanggung jawab sosial terlihat dalam menjaga kebersihan dan membantu masyarakat. Analisis ini menyimpulkan bahwa materi PPKN secara efektif menanamkan nilai-nilai karakter, sekaligus menunjukkan adanya ruang untuk penyempurnaan lebih lanjut guna meningkatkan dampaknya dalam program pendidikan karakter di sekolah yang sedang berlangsung.

STUNTING DAN PENTINGNYA PENIMBANGAN BALITA SETIAP BULAN: EDUKASI DAN PENDAMPINGAN POSYANDU DI DESA LEUBOK SUKON, KECAMATAN INGIN JAYA, KABUPATEN ACEH BESAR

Fauziah, Fauziah, Yusrika, Yusrika, Sakdah, Nurul, Mansuriza, Mansuriza, Andriani, Irma, Auliansyah, M.Ogi
Abstract: Stunting merupakan salah satu masalah gizi kronis pada balita yang masih menjadi prioritas kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Aceh yang tercatat memiliki prevalensi stunting di atas angka nasional. Salah&#8230; alah satu strategi penting dalam pencegahan dan deteksi dini stunting adalah kegiatan penimbangan dan pengukuran balita secara rutin setiap bulan di Posyandu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita dan kader Posyandu mengenai stunting serta pentingnya penimbangan balita setiap bulan di Desa Leubok Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Kabupaten Aceh Besar. Metode pelaksanaan meliputi survei pendahuluan, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pengukuran antropometri, pendampingan pengisian Kartu Menuju Sehat (KMS), serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Sasaran kegiatan adalah ibu yang memiliki balita dan kader Posyandu setempat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta tentang pengertian, penyebab, dampak, dan cara pencegahan stunting, serta peningkatan pemahaman mengenai manfaat penimbangan balita setiap bulan sebagai sarana pemantauan tumbuh kembang secara dini. Partisipasi ibu balita dalam kegiatan Posyandu juga menunjukkan peningkatan setelah kegiatan edukasi dilaksanakan. Kegiatan ini diharapkan dapat mendukung upaya percepatan penurunan stunting di tingkat desa melalui penguatan peran keluarga dan kader kesehatan.

PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMANFAATAN ENERGI SURYA SEBAGAI SUMBER ENERGI TERBARUKAN BAGI MASYARAKAT KELURAHAN TANJUNG LAUT KOTA BONTANG

Turahyo, Turahyo, Abadi, Abadi Nugroho, Rahim, Abd
Abstract: Pemanfaatan energi terbarukan merupakan salah satu strategi penting dalam memenuhi kebutuhan energi listrik sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan&#8230; eningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Kelurahan Tanjung Laut, Kota Bontang, dalam memanfaatkan energi surya melalui pelatihan dan pendampingan pemasangan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sederhana. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif partisipatif yang meliputi observasi awal, koordinasi dengan pemerintah kelurahan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik perakitan PLTS, diskusi, serta pendampingan teknis. Peserta memperoleh pemahaman mengenai prinsip kerja PLTS, fungsi setiap komponen, teknik instalasi, pengoperasian, pemeliharaan, dan aspek keselamatan penggunaan sistem. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam merancang, merakit, serta mengoperasikan sistem PLTS sederhana yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi listrik alternatif untuk kebutuhan rumah tangga. Selain memberikan transfer pengetahuan dan teknologi, kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemanfaatan energi bersih, mendukung program Energi Baru Terbarukan (EBT), serta mendorong terbentuknya kemandirian energi dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.

PERAN MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI SMA NEGERI 14 LUWU TIMUR

Sultani, Muh. Iqra, Alimuddin, Alimuddin, Patawari, Firman, Pirol, Abdul, Firmansyah, Firmansyah
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran manajerial kepala sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 14 Luwu Timur dan mendeskripsikan faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kepala sekolah&#8230; olah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 14 Luwu Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data yang digunakan terdiri atas data primer yang diperoleh secara langsung dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik, serta data sekunder yang berasal dari dokumen sekolah, laporan kegiatan, buku, jurnal ilmiah, artikel, dan data dari instansi terkait. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan konfirmasi kepada informan, triangulasi sumber, dan triangulasi teknik. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran manajerial kepala sekolah di SMA Negeri 14 Luwu Timur telah berjalan secara sistematis dan terintegrasi. Peran tersebut diwujudkan melalui fungsi kepala sekolah sebagai edukator dalam mengembangkan kompetensi guru dan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sebagai manajer dalam melaksanakan perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi program sekolah, sebagai supervisor dalam melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap proses pembelajaran, serta sebagai pemimpin yang menerapkan kepemimpinan demokratis dalam mengarahkan, memotivasi, dan melibatkan seluruh warga sekolah. Faktor pendukung peningkatan kualitas pendidikan meliputi kerja sama warga sekolah, komitmen dan kedisiplinan guru, lingkungan sekolah yang kondusif, kepemimpinan kepala sekolah, serta budaya kerja yang positif. Adapun faktor penghambatnya meliputi keterbatasan sarana dan prasarana, kemampuan teknologi guru yang belum merata, keterbatasan sumber daya pendidikan, serta perbedaan kesiapan guru dalam menghadapi perubahan.

Analisis Strategi Pemasaran Digital Melalui Whatsapp Business Dalam Meningkatkan Daya Saing UMKM Kripik Gadung Di Desa Arjasa Kecamatan Sukowono Jember

Muhammad Hamdi, Denok Mugi Hidayanti, Neviyani
Abstract: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) keripik gadung di Desa Arjasa menghadapi tantangan serius dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pemasaran produk. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam strategi&#8230; tegi pemasaran digital melalui WhatsApp Business yang diterapkan oleh pelaku UMKM keripik gadung serta mengidentifikasi secara komprehensif faktor-faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus instrumental digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam terhadap 12 informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap lima UMKM keripik gadung di Desa Arjasa selama periode Maret hingga Mei 2026. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran digital yang diterapkan masih bersifat dasar dan belum terstruktur secara sistematis, dengan pemanfaatan fitur WhatsApp Business yang belum optimal. Hanya dua dari lima UMKM yang menggunakan WhatsApp Business, itupun dengan pemanfaatan fitur yang terbatas pada katalog produk. Faktor pendukung utama adalah kemudahan penggunaan aplikasi, biaya yang terjangkau, dan dukungan keluarga serta komunitas. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan literasi digital, kekhawatiran akan penipuan, kendala infrastruktur internet, dan rendahnya tingkat pendidikan formal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pendampingan dan pelatihan berkelanjutan yang disesuaikan dengan kapasitas dan karakteristik pelaku UMKM untuk mengoptimalkan penggunaan WhatsApp Business dalam meningkatkan daya saing UMKM keripik gadung. Gadung chips Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Arjasa Village face serious challenges in utilizing digital technology for product marketing. This study aims to describe in depth the digital marketing strategies through WhatsApp Business implemented by gadung chips MSMEs and to comprehensively identify the supporting and inhibiting factors of its implementation. A qualitative approach with an instrumental case study type was used in this research. Data collection was conducted through in-depth interviews with 12 informants, participant observation, and documentation of five gadung chips MSMEs in Arjasa Village during the period March to May 2026. Data analysis used the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana which includes data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the digital marketing strategies implemented were still basic and not systematically structured, with the utilization of WhatsApp Business features not yet optimal. Only two out of five MSMEs used WhatsApp Business, even then with limited utilization of features to product catalogs. The main supporting factors are the ease of use of the application, affordable costs, and support from family and community. Meanwhile, inhibiting factors include limited digital literacy, concerns about fraud, internet infrastructure constraints, and low levels of formal education. This study concludes that continuous assistance and training tailored to the capacity and characteristics of MSME actors are needed to optimize the use of WhatsApp Business in increasing the competitiveness of gadung chips MSMEs. 

Rancang Bangun Sistem Informasi Surat Tugas (SITUGAS) Berbasis Web Pada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Provinsi Jambi

Ahmad Nasukha, Figo Pratama Melko, Deliya, Hayatun Nufus, Meliza Pitri, Zalma Nabilla Putri
Abstract: Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Provinsi Jambi masih melakukan pengelolaan surat tugas dan monitoring tugas pegawai secara manual sehingga menghambat pengelolaan data, pemantauan progres pekerjaan, dan penyampaian&#8230; yampaian informasi. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi Surat Tugas (SITUGAS) berbasis web untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan surat tugas. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Pengembangan sistem menggunakan metode Prototype, sedangkan pengujian dilakukan dengan Black Box Testing menggunakan teknik Equivalence Partitioning (EP). Sistem dikembangkan menggunakan PHP dan MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SITUGAS mampu mempermudah pengelolaan data surat tugas, monitoring pekerjaan, pencarian data, dan penyajian informasi secara lebih cepat, akurat, efektif, dan terintegrasi. Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai dengan kebutuhan pengguna. The Regional Office of the National Land Agency (BPN) of Jambi Province still manages task assignments manually, making it difficult to manage data, monitor work progress, and deliver information. This study aims to design and develop a web-based Task Assignment Information System (SITUGAS) to improve the effectiveness and efficiency of task assignment management. Data were collected through observation, interviews, documentation, and literature studies. The system was developed using the Prototype method and tested using Black Box Testing with the Equivalence Partitioning (EP) technique. The application was developed using PHP and MySQL. The results show that SITUGAS facilitates task assignment management, work monitoring, data retrieval, and information delivery in a faster, more accurate, effective, and integrated manner. The testing results also indicate that all main system functions operate according to user requirements.

Membangun Kepercayaan Publik: Analisis Komunikasi Interpersonal Pegawai Kantor Pertanahan Kota Serang

Mohammad Fauzan Hafidz, Siti Muhibah, Arga Satrio Prabowo
Abstract: Kepercayaan publik merupakan faktor penting dalam keberhasilan penyelenggaraan pelayanan publik, termasuk pada sektor pertanahan yang memiliki kompleksitas administrasi dan koordinasi kerja yang tinggi. Penelitian ini bertujuan&#8230; rtujuan menganalisis kemampuan komunikasi interpersonal pegawai Kantor Pertanahan Kota Serang sebagai upaya membangun kepercayaan publik terhadap kualitas layanan yang diberikan. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian berjumlah 102 pegawai, dengan sampel sebanyak populasi. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disusun berdasarkan indikator komunikasi interpersonal menurut DeVito, yaitu keterbukaan, empati, sikap mendukung, sikap positif, dan kesetaraan. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh item pernyataan valid dengan nilai corrected item-total correlation di atas 0,349 serta reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,969. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal pegawai berperan penting dalam memperkuat koordinasi internal, meningkatkan kejelasan informasi, serta mengurangi potensi miskomunikasi yang dapat memengaruhi persepsi masyarakat terhadap pelayanan pertanahan. Komunikasi interpersonal yang efektif mendorong terciptanya pelayanan yang lebih transparan, responsif, dan akuntabel sehingga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan publik terhadap Kantor Pertanahan Kota Serang. Public trust is a crucial factor in the successful implementation of public services, including the land administration sector, which is characterized by complex administrative processes and extensive work coordination. This study aims to analyze the interpersonal communication competence of employees at the Serang City Land Office as an effort to build public trust in the quality of public services provided. This research employed a quantitative method with a survey approach. The study population consisted of 102 employees, all of whom were included as the research sample using a total sampling technique. Data were collected through a questionnaire developed based on DeVito’s interpersonal communication indicators, namely openness, empathy, supportiveness, positiveness, and equality. The instrument testing results indicated that all questionnaire items were valid, with corrected item-total correlation values exceeding 0.349, and reliable, with a Cronbach’s Alpha coefficient of 0.969. The findings reveal that employees’ interpersonal communication plays a significant role in strengthening internal coordination, improving information clarity, and minimizing the potential for miscommunication that may influence public perceptions of land services. Effective interpersonal communication contributes to more transparent, responsive, and accountable public services, thereby enhancing public trust in the Serang City Land Office.

Perancangan Sistem Informasi Buku Tamu Berbasis Website Di Sekretariat DPRD Provinsi Jambi

Heru Kurniawan, Dela Natasya, Rahmat Afrozi, Rifaldo, Sonia Pulkada
Abstract: Sekretariat DPRD Provinsi Jambi masih menggunakan sistem pencatatan tamu secara manual sehingga menimbulkan kesulitan dalam pencarian data, risiko kehilangan data, serta lambatnya penyusunan laporan kunjungan. Penelitian&#8230; ini bertujuan merancang Sistem Informasi Buku Tamu Berbasis Website untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses pencatatan serta pengelolaan data tamu. Metode pengembangan yang digunakan adalah Waterfall yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian sistem. Sistem dirancang menggunakan PHP, MySQL, dan pemodelan Unified Modeling Language (UML). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu mempermudah proses registrasi tamu, pengelolaan data tamu, survei kepuasan pelayanan, pengelolaan data pegawai dan unit kerja, serta penyusunan laporan kunjungan secara lebih efektif, efisien, dan terintegrasi. The Secretariat of the Regional House of Representatives (DPRD) of Jambi Province still relies on a manual guest registration process, resulting in difficulties in data retrieval, the risk of data loss, and delays in generating visitor reports. This study aims to design a web-based guest book information system to improve the effectiveness and efficiency of guest registration and data management. The system was developed using the Waterfall method, which consists of requirements analysis, system design, implementation, and testing. The application was designed using PHP, MySQL, and Unified Modeling Language (UML). The results indicate that the system simplifies guest registration, guest data management, service satisfaction surveys, employee and work unit management, and visitor report generation in a more effective, efficient, and integrated manner.