Search Articles & Publications

Showing 846 articles found for "Gula"

KREDIBILITAS DATA PADA PENGGUNAAN INSTRUMEN PENGUMPULAN GOOGLE FORM DALAM PENELITIAN PENDIDIKAN SEKOLAH DASAR

Maritasari, Donna Boedi, Khan, Rifki Alif, Ningsih, Hikmah Mutiara, Dwilestari, Juita
Abstract: Perkembangan teknologi digital telah mendorong penggunaan Google Form sebagai instrumen pengumpulan data dalam penelitian pendidikan, termasuk pada jenjang sekolah dasar. Namun, penggunaan instrumen digital memerlukan perhatian… rhatian terhadap kredibilitas data yang dihasilkan agar hasil penelitian tetap valid dan dapat dipercaya. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis kredibilitas data pada penggunaan Google Form dalam penelitian pendidikan sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka (literature review) dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber yang relevan, seperti artikel jurnal, buku, dan hasil penelitian terdahulu. Hasil kajian menunjukkan bahwa Google Form memiliki berbagai keunggulan, antara lain mudah digunakan, efisien, hemat biaya, serta mampu mengolah data secara otomatis dan real-time. Meskipun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang dapat memengaruhi kredibilitas data, seperti keterbatasan akses internet, kemampuan teknologi peserta didik yang masih berkembang, potensi kecurangan dalam pengisian respons, serta keterbatasan fitur pada beberapa jenis pertanyaan. Untuk meningkatkan kredibilitas data, diperlukan validasi ahli, uji validitas dan reliabilitas instrumen, triangulasi data, pelatihan pengguna, penyesuaian desain instrumen dengan karakteristik siswa sekolah dasar, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Dengan penerapan strategi tersebut, Google Form dapat menjadi instrumen pengumpulan data yang kredibel dan efektif dalam penelitian pendidikan sekolah dasar.

UNRAVELING ORGANIZATIONAL DECLINE IN ELEMENTARY SCHOOLS: SYSTEMIC ANALYSIS AND BOTG GRAPHS ON STUDENT CRISES IN SD NEGERI 039/IX TANTAN

Lisa Rahmania Dewi, Rinita Istiqomah, Tara Rasha Audhiya, Dedek Rahmi Suci, Dwi Tiarmasari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai faktor internal dan eksternal penyebab penurunan jumlah peserta didik di SD Negeri 039/IX Tantan, menentukan faktor yang paling dominan, serta mengevaluasi langkah… penanggulangan yang telah dilakukan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi lapangan, studi dokumentasi data Dapodik, dan wawancara mendalam terhadap empat informan kunci yang terdiri dari kepala sekolah dan jajaran guru senior. Analisis data kuantitatif populasi siswa secara longitudinal disajikan menggunakan metode grafik perilaku sepanjang waktu atau Behaviour Overtime Graphs (BOTG). Hasil penelitian menunjukkan adanya tren penurunan populasi siswa yang bersifat linier berkelanjutan selama periode enam tahun ajaran terakhir (2019/2020 hingga 2025/2026), dengan jumlah akhir hanya tersisa 24 siswa aktif. Faktor internal yang menjadi pelemah utama adalah keterbatasan sarana prasarana pembelajaran yang masih tradisional. Sementara itu, faktor eksternal dominan meliputi hambatan aksesibilitas geografis, pergeseran demografi akibat penurunan angka kelahiran, ketatnya kompetisi antarlembaga, serta minimnya dukungan kebijakan tata pamong desa. Krisis jumlah siswa ini berdampak pada pasifnya dinamika psikososial kelas kecil dan peningkatan beban kerja emosional guru. Strategi insentif jangka pendek berupa pembagian paket seragam gratis terbukti belum efektif memulihkan volume input siswa. Kesimpulannya, penurunan siswa di sekolah ini merupakan kegagalan adaptasi struktural dalam perspektif teori pendekatan sistem akibat ketidakselarasan antara instrumen internal dengan tekanan lingkungan makro.

TRANSFORMASI NILAI AKHLAK DALAM PENGEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL ANAK USIA DINI MELALUI BUDAYA SEKOLAH ISLAMI

Gina Kania, Ade Ismail Fahmi, Kurniasih, Abdul Fatah, Deden Deni Mahendra
Abstract: Transformasi nilai akhlak pada anak usia dini menjadi fondasi penting dalam pembentukan karakter dan pengembangan sosial emosional yang berkelanjutan. Pada fase perkembangan awal, anak belajar mengelola emosi, membangun… empati, serta membentuk kebiasaan sosial melalui interaksi yang bermakna di lingkungan pendidikan. Budaya sekolah Islami berperan sebagai sistem nilai yang menghadirkan pembiasaan, keteladanan, dan penguatan moral dalam aktivitas sehari-hari. Studi ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi nilai akhlak dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini melalui budaya sekolah Islami di Pos PAUD Merpati Kecamatan Kutawaluya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa transformasi nilai akhlak berlangsung melalui integrasi pembiasaan rutin, keteladanan guru, serta penguatan regulasi emosi berbasis praktik religius seperti doa dan istighfar. Nilai akhlak terinternalisasi dalam aktivitas konkret seperti berbagi, antre, meminta maaf, dan mengendalikan emosi dalam situasi konflik. Budaya sekolah berfungsi sebagai sistem yang menjaga konsistensi antara perencanaan program dan praktik pembelajaran. Implikasinya, budaya sekolah Islami dapat menjadi model integratif dalam pengembangan karakter dan sosial emosional anak usia dini secara kontekstual dan aplikatif.

STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WANASUKA SEBAGAI DESTINASI WISATA BERBASIS POTENSI LOKAL

Pradita, Raka Kresna, Merdiani, Wentri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pengembangan Desa Wanasuka sebagai destinasi wisata berbasis potensi lokal dengan mengintegrasikan perspektif resource-based view (RBV), modal sosial, dan pariwisata berkelanjutan.… kelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap berbagai pemangku kepentingan desa. Analisis data dilakukan secara tematik dan diperkuat dengan pendekatan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan desa wisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Wanasuka memiliki potensi yang signifikan berupa sumber daya alam, budaya, dan modal sosial yang dapat menjadi dasar keunggulan kompetitif destinasi. Namun demikian, potensi tersebut belum sepenuhnya teroptimalkan akibat keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, lemahnya tata kelola kelembagaan, serta rendahnya inovasi dan pemanfaatan teknologi digital. Dari hasil analisis, dirumuskan strategi pengembangan yang mencakup optimalisasi potensi lokal, penguatan kapasitas masyarakat, peningkatan tata kelola, serta integrasi teknologi digital dalam pengelolaan dan promosi destinasi. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis melalui pengembangan model strategi yang integratif dalam konteks desa wisata berbasis potensi lokal, serta kontribusi praktis sebagai dasar perumusan kebijakan dan pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, pengembangan Desa Wanasuka diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing destinasi, tetapi juga mendorong pembangunan ekonomi lokal yang inklusif dan berkelanjutan.

PERAN DIGITAL MARKETING DALAM MENINGKATKAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESTINASI WISATA GUNUNG PUNTANG DI KABUPATEN BANDUNG

Koswara, Reza, Munandar, Dadang
Abstract: Penelitian ini bertujuan menganalisis peran digital marketing dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke destinasi Gunung Puntang, Kabupaten Bandung, melalui penerapan RACE Framework (Reach, Act, Convert, Engage). Latar belakang… elakang penelitian didasarkan pada adanya kesenjangan tingkat kunjungan dibandingkan destinasi unggulan lain di Bandung Selatan, meskipun Gunung Puntang memiliki potensi alam dan nilai historis yang signifikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Validitas data dijamin melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta diperkaya dengan analisis SWOT berbasis RACE Framework. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap Reach efektif dalam memperluas jangkauan promosi melalui optimalisasi media sosial, meskipun masih terkendala pada konsistensi konten dan pemanfaatan SEO. Tahap Act mampu meningkatkan ketertarikan calon wisatawan melalui konten visual dan narasi destinasi, namun belum sepenuhnya mengoptimalkan strategi storytelling. Tahap Convert berkontribusi terhadap peningkatan keputusan kunjungan melalui promosi musiman dan kolaborasi influencer, tetapi belum didukung sistem reservasi digital yang terintegrasi. Tahap Engage menunjukkan potensi dalam membangun loyalitas dan promosi organik, meskipun masih terbatas pada komunitas lokal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan pada keunikan lanskap dan sejarah, kelemahan pada keterbatasan SDM digital, peluang dari tren wisata digital, serta ancaman dari kompetitor. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi digital marketing terintegrasi untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan destinasi.

PENGUATAN PENGETAHUAN PEMBUDIDAYA TENTANG POTENSI USAHA BUDIDAYA IKAN DI DESA SEBAKUNG JAYA KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA

Syafril, Muhammad, Juliani, Juliani, Haqiqiansyah, Gusti, Pratama, Andri
Abstract: Keberhasilan usaha budidaya ikan tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis produksi, tetapi juga oleh kemampuan pembudidaya dalam memahami potensi sumber daya alam, lingkungan, dan sosial ekonomi yang mendukung pengembangan… an usaha secara berkelanjutan. Desa Sebakung Jaya, Kabupaten Penajam Paser Utara, sebagai Kampung Perikanan Budidaya Air Tawar, masih menghadapi keterbatasan pengetahuan pembudidaya mengenai potensi wilayah yang dapat dioptimalkan dalam sistem agribisnis perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pembudidaya tentang potensi wilayah yang mendukung usaha budidaya ikan air tawar yang produktif, berdaya saing, dan berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Desa Sebakung Jaya dengan melibatkan 20 orang anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (POKDAKAN). Metode yang digunakan berupa penyuluhan dan difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) melalui pendekatan pedagogi yang dipadukan dengan presentasi, diskusi interaktif, dan tanya jawab. Materi penyuluhan mencakup potensi sumber daya alam dan lingkungan, serta potensi sosial ekonomi, yang mendukung pengembangan komoditas unggulan ikan air tawar melalui upaya budidaya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode penyuluhan mampu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai potensi wilayah sebagai modal pengembangan usaha budidaya. Peningkatan tersebut tercermin dari tingginya partisipasi peserta dalam diskusi, kemampuan mengidentifikasi potensi wilayah, serta munculnya berbagai gagasan terkait penguatan kelembagaan dan strategi pemasaran hasil perikanan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penyuluhan berbasis potensi wilayah merupakan pendekatan yang efektif dalam memperkuat kapasitas pembudidaya menuju usaha budidaya ikan yang lebih produktif, menguntungkan, dan berkelanjutan.

SEKOLAH ORANG TUA QUR’ANI: PENGUATAN POLA ASUH ISLAMI DALAM MENDUKUNG PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Devi Sulaeman, Kurniasih, Abdul Fatah, Saniyya Putri Hendrayana, Deden Deni Mahendra
Abstract: Social and digital transformations have impacted early childhood parenting patterns, necessitating the strengthening of the family's role as the foundation for Islamic-based character education. This community service activity… tivity aims to improve literacy and practice of Islamic parenting through the Quranic Parent School program at the Merpati Early Childhood Education Post in Kutawaluya District. The program is designed to build synergy between schools and families in supporting the social-emotional and spiritual development of early childhood. The method used is a community-based participatory approach with stages of needs identification, joint action planning, parenting class implementation, and periodic reflection and evaluation. Activities are implemented through workshops, reflective discussions, simulations of Islamic parenting practices, and the establishment of a parent forum as a forum for program sustainability. The results of the activity indicate an increase in parents' understanding of the concepts of fitrah (natural nature) and adab (good manners), changes in communication patterns to be more empathetic, and consistent habits of worship and restrictions on gadgets at home. Further impacts are seen in increased discipline and emotional regulation of children at school and the formation of a Quranic family learning community. The implications of this activity confirm that strengthening Islamic parenting through the Quranic Parent School model is effective in encouraging family-based social transformation and has the potential to be replicated in other PIAUD institutions with similar characteristics.

PENGABDIAN MASYARAKAT BERBASIS AL-QUR’AN: PENERAPAN GAYA HIDUP NOL SAMPAH DI KELURAHAN PONDOK CABE UDIK, KOTA TANGERANG SELATAN

Ulhaq, Ziyad, Ariyadi, Samsul
Abstract: Penelitian ini mengulas pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada pengajaran Al-Qur'an dan penerapan gaya hidup nol sampah di Kelurahan Pondok Cabe Udik, Tangerang Selatan. Tujuan utama kegiatan ini adalah… lah meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur'an serta mengintegrasikan prinsip-prinsip keislaman dengan manajemen sampah organik di lingkungan sekitar Majelis Taklim. Penelitian ini menggunakan pendekatan partisipatif, observasional, dan evaluatif dalam rangka melihat efektivitas pengajaran serta dampak penerapan gaya hidup berkelanjutan pada masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman keagamaan, kesadaran lingkungan, dan kemandirian dalam pengelolaan sampah setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian. Pembahasan difokuskan pada relevansi antara nilai-nilai Al-Qur'an dengan prinsip gaya hidup nol sampah, yang memberikan landasan konseptual untuk pembangunan karakter dan lingkungan hidup yang lestari. Rekomendasi praktis disampaikan guna mendukung pengembangan model pengabdian masyarakat yang integratif. Artikel ini diharapkan dapat berkontribusi bagi akademisi dan praktisi pengabdian masyarakat dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan upaya pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Pemahaman mendalam mengenai keterkaitan antara ajaran Al-Qur'an dan prinsip gaya hidup nol sampah memberikan dasar konseptual yang kokoh dalam menyusun program-program pengabdian masyarakat ke depan di tengah tantangan urbanisasi dan krisis lingkungan, sinergi antara pendidikan agama dan keberlanjutan lingkungan menjadi relevan untuk membangun komunitas yang lebih tangguh dan peduli. Hasil penelitian ini tidak hanya menjadi bahan evaluasi, tetapi juga sebagai acuan praktis bagi penyelenggara pengabdian masyarakat untuk terus mengembangkan model-model inovatif dalam mendidik dan memberdayakan masyarakat.

OPTIMALISASI PENDIDIKAN KEAGAMAAN MELALUI PROGRAM PEMBIASAAN DOA HARIAN DI TPQ NURUL HIDAYAH DESA JETIS, LOANO, PURWOREJO

Laila Maida Karima, Salamah Churiyatul Jannah, Fatichatun Najichah, Melati Ayu Febriana, Navida Latifa Naja, Nilna Fauziyah, Agus Santoso, Ikmam Fakhrudin, Ferlia Devi Rahma Cahyani, Fatiatun
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengoptimalkan pendidikan keagamaan anak melalui program pembiasaan doa harian di TPQ Nurul Hidayah Desa Jetis, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. Pendidikan keagamaan… eagamaan sejak usia dini memiliki peran penting dalam pembentukan karakter religius, namun pembiasaan doa harian di TPQ belum dilaksanakan secara terstruktur. Program dilaksanakan selama lima minggu dengan sasaran 20 anak TPQ melalui tahapan observasi, pengenalan doa harian, penghafalan dengan metode pengulangan, praktik penerapan doa dalam aktivitas sehari-hari, serta evaluasi. Metode pembelajaran menggunakan pendekatan klasikal dan kelompok kecil dengan media modul doa harian dan buku prestasi hafalan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan anak dalam menghafal doa, ketepatan pelafalan, serta pembiasaan sikap religius dalam kegiatan sehari-hari. Program ini efektif mendukung pembentukan karakter religius anak dan berpotensi diterapkan secara berkelanjutan di TPQ.

EDUKASI PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA PRA SEKOLAH DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS PALEMBANG

Indra Frana Jaya KK, Sasono Mardiono
Abstract: Stunting remains a chronic nutritional problem of major concern in Indonesia. Preschool-aged children are particularly vulnerable to the ongoing impacts of stunting. The nutritional process involves the intake of nutrients… ts that are digested and absorbed by the digestive tract, then used for energy, the formation and repair of body tissues, and the regulation of biochemical and hormonal functions. The MMD was attended by 25 people, consisting of community members, health workers, lecturers, and students. Participants provided input on efforts to prevent infectious diseases, particularly stunting, which has been experienced by several residents. The educational activity took place on Saturday at 11:30 a.m. WIB, involving families with a history of stunting. This activity aimed to improve families' health care skills related to stunting prevention. Programs or interventions implemented to prevent stunting must carefully consider both input and process aspects to achieve optimal output and must involve all parties, from mothers of toddlers to cross-sectoral stakeholders