Abstract:Kepemimpinan dan sumber daya manusia merupakan dua faktor kunci yang memainkan peran vital dalam menentukan arah dan pertumbuhan suatu perusahaan. Dalam era globalisasi dan persaingan bisnis yang semakin ketat, kemampuan…
perusahaan untuk mengelola dan memanfaatkan sumber daya manusianya secara efektif, serta memiliki pemimpin yang visioner dan inspiratif, menjadi semakin penting. Kepemimpinan yang efektif tidak hanya mengarahkan dan memotivasi karyawan, tetapi juga membentuk budaya organisasi yang inovatif dan adaptif terhadap perubahan. Di sisi lain, sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten merupakan aset utama yang dapat meningkatkan produktivitas dan daya saing perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan sumber daya manusia terhadap perkembangan perusahaan pada PT Pratama Abadi Industri (JX) di Jl. Raya Sukabumi, Kec. Sukalarang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 22 responden yang merupakan karyawan perusahaan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik kepemimpinan maupun pengelolaan sumber daya manusia berpengaruh signifikan terhadap perkembangan perusahaan. Kepemimpinan yang efektif dan manajemen sumber daya manusia yang baik terbukti meningkatkan kinerja karyawan dan mendorong pertumbuhan perusahaan. Temuan ini menyarankan bahwa PT Pratama Abadi Industri perlu terus memperkuat kualitas kepemimpinan dan manajemen sumber daya manusianya untuk mencapai perkembangan yang berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan teknologi mendorong pemasar untuk berevolusi, terutama jika ingin terus bertahan dalam pemasaran di dunia digital. Dari sekian banyak strategi pemasaran, salah satu strategi yang cukup populer sekarang ini adalah…
dalah Influencer Marketing. Dalam era digital saat ini, strategi pemasaran terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan perilaku konsumen. Salah satu tren yang semakin populer adalah penggunaan influencer marketing dan video marketing. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer merupakan data yang dikumpulkan sendiri oleh peneliti secara langsung dari sumber pertama atau tempat objek penelitian dilakukan (Siregar, 2013). Sumber data pada penelitian ini berasal dari mahasiswa/I Universitas Nusa Putra dan Masyarakat Umum yang memutuskan pembelian setelah melihat Review produk yang dilakukkan oleh Influencer di social media.Hasil analisis menunjukkan bahwa Influencer Marketing (X1) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap Perilaku Pembelian Konsumen (p-value 0,247). Meskipun demikian, koefisien regresi positif sebesar 0,251 menunjukkan adanya hubungan positif antara Influencer Marketing dan Periaku Pembelian Konsumen, namun pengaruhnya tidak cukup kuat dalam konteks penelitian ini. Kesimpulan penelitian ini mengungkap bahwa influencer marketing dan video marketingl secara signifikan mempengaruhi perilaku pembelian konsumen untuk menggunakan prodak Ms GLOW . Analisis menunjukkan bahwa ku, Kualitan prodak, kepercayaan masyarakat terhadap influencer dan video marketing. Meskipun influencer marketing seperti testi moni dan video maarketingl juga memberikan kontribusi positif, pengaruhnya tidak sebesar influencer marketing. Hasil ini menekankan pentingnya prodak MS GLOW untuk terus meningkatkan kepercayaan masyarakat
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh beberapa variabel prediktor (Q11, Q12, Q13, Q14, Q15, Q21, Q22, Q23, Q24, dan Q25) terhadap enam variabel dependen (Y1, Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6) menggunakan analisis…
regresi. Data dikumpulkan dan dianalisis menggunakan metode statistik yang tepat, termasuk analisis ANOVA untuk menguji signifikansi model serta koefisien regresi untuk mengevaluasi pengaruh individu dari masing-masing variabel prediktor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi untuk Y1 sangat signifikan, dengan nilai F yang tinggi (20.703, p < 0.001) dan koefisien determinasi yang tinggi (R Square = 0.912), menunjukkan bahwa sebagian besar variasi dalam Y1 dapat dijelaskan oleh variabel prediktor yang digunakan. Variabel-variabel Q24 dan Q25 secara khusus memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Y1. Namun, untuk variabel Y2, Y3, Y4, Y5, dan Y6, hasilnya bervariasi. Y2 menunjukkan model yang signifikan secara keseluruhan tetapi tanpa variabel prediktor yang signifikan secara individual. Y3 menunjukkan signifikansi model yang lebih rendah dibandingkan Y1 dan Y2, sementara Y4 dan Y5 tidak menunjukkan signifikansi sama sekali. Y6 menunjukkan model yang signifikan, dengan Q24 dan Q25 memiliki pengaruh yang berlawanan terhadap variabel dependen. Penelitian ini memberikan pemahaman yang lebih baik tentang variabilitas prediktabilitas berbagai variabel dependen berdasarkan variabel prediktor yang digunakan. Implikasi dari temuan ini adalah pentingnya melihat lebih dalam pada interaksi antara variabel-variabel independen serta mengeksplorasi faktor-faktor tambahan yang mungkin mempengaruhi hasil dari model regresi.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui isi program percikan iman pada Radio Insania 100,8 FM Makassar sebagai model pengembangan siaran keagamaan, kemudian untuk mengetahui model pengembangan dan penyampaian program siaran…
iaran keagamaan yang digunakan pada program percikan iman serta mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam mengembangkan siaran keagamaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif, yaitu bertujuan untuk Menganalilis Isi Siaran Radio Pada Program Percikan Iman Sebagai Model Pengembangan Siaran Keagamaan Di Radio Insania 100,8 FM Makassar. Penelitian ini berlokasi di Jalan Sultan Alauddin No. 259, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Radio Insani FM Makassar. Penelitian berlangsung selama kurang lebih 3 bulan mulai dari bulan September hingga November 2023. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa program siaran percikan iman menjadi salah satu model pengembangan siaran keagamaan dengan penyampaian pada pukul 05.00-06.00 dalam bentuk ceramah, musik religi dan kajian. Kajian yang dihadirkan sangat menarik dengan menghadirkan narasumber yang sangat berkompeten dibidangya dan dikenal luas dengan beragam tema, seperti Tazkiyatun Nafs, As Shirah An Nabawiyah, Fikih Ibadah, Riyadhus Shalihin, Akhlak dan Fikih Wanita. Selain itu, terdapat satu sesi khusus untuk berinteraksi dengan pendengar melalui telepon baik itu tanya jawab maupun mencurahkan isi hati pendengar. Hal demikian dilakukan sebagai pencerahan dan sebuah pendekatan, adapun Kota Makassar sebagai pendengar utamanya. Faktor pendukungnya dari program ini adalah penyiar radio, peralatan, narasumber, pendengar dan finansial. Adapun faktor penghambatnya adalah tantangan teknis, keterbatasan sumber daya, cuaca ekstrem, persaingan media digital dan kurangnya narasumber.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil data dari pengaruh motivasi dan stres kerja tethadap kepuasa kerja karyawan. Variabel penelitiaan ini yaitu pengaruh Motivasi(X1) dan stres kerja (X2)terhadap kepuasan kerja…
rja karyawan(Y) penelitian ini mengunakan metode kuantitatif dengan sampel 35 orang pegawai PT.Karyawan Indonesia Sejahtra teknik analisis data mengunakan kuesoner yang telah di uji Validitasnya.teknik analisis data mengunakan regresi linier berganda dan normalitas.hasil penelitian menunjukan bahwa motivasi dan stress kerja berpengaruh secara signifikan terhadap produktivitas pegawai Motivasi dan stress kerja memiliki peran yang lebih dominan dalam meningkatkan produktivitas pegawai Hasil ini menunjukkan bahwa motivasi ekstrinsik dan disiplin kerja pegawai harus meningkat untuk meningkatkan produktivitas pegawai. Model regresi yang melibatkan motivasi ekstrinsik dan pengaruh motivasi dan Stress kerja terhadap kinerja karyawan menunjukkan signifikansi yang sangat tinggi (nilai F yang besar dan nilai Sig. Motivasi ekstrinsik memiliki efek signifikan terhadap produktivitas pegawai, dengan koefisien regresi sebesar dan tingkat signifikansi. Begitupun motivasi kerja yang pengaruhnya juga signifikan, meskipun berdampak lebih lemah (koefisien regresi , dan tingkat signifikansi . Datanya tidak memenuhi asumsi normalitas, dan perlu melakukan pengolahan lebih lanjut agar memenuhi asumsi tersebut.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kerjasama tim dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan melalui survei terhadap 30 karyawan di sebuah perusahaan…
an manufaktur. Uji normalitas dilakukan menggunakan metode Kolmogorov-Smirnov dan Shapiro-Wilk, yang menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal. Analisis regresi digunakan untuk mengevaluasi hubungan antara variabel-variabel penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa kerjasama tim memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai koefisien regresi yang signifikan. Demikian pula, disiplin kerja juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa baik kerjasama tim maupun disiplin kerja merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi kinerja karyawan. Penelitian ini juga menyarankan bahwa perusahaan harus terus mendorong kerjasama tim yang efektif dan memperkuat disiplin kerja melalui kebijakan yang jelas dan sistem penghargaan yang adil. Dengan demikian, lingkungan kerja yang kondusif dapat tercipta, yang pada akhirnya akan meningkatkan kinerja karyawan secara keseluruhan
Abstract:Tujuan dari pada penelitian ini untuk mengetahui dan mengalisis Kompensasi dan Motivasi kerja terhadap Kinerja karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta serta mecari variabel mana yang berpengaruh. Variabel yang…
ng ada di penelitian ini adalah pengaruh Kompensasi ( X1 ), Motivasi kerja (X2), KinerJa Karyawan (X3). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan melakukan teknik sampel sebanyak 25 orang karyawan pada Pt. Unilever Indonesia Tbk Jakarta. Teknik Pengumpulan data yang di ialah kuesioner yang telah di uji realibilitas dan validitasnya. Teknik pengolahan data menggunakan teknik linear berganda dan teknik Normalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi dan motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Nilai R Square sebesar 0.908 menunjukkan bahwa 90.8% variabel independen (kompensasi dan motivasi kerja) mempengaruhi variabel dependen (kinerja karyawan). Uji F menunjukkan bahwa model regresi yang melibatkan pengaruh kompensasi dan motivasi kerja terhadap kinerja karyawan sangat signifikan. Uji t menunjukkan bahwa kompensasi memiliki efek yang signifikan terhadap kinerja karyawan dengan koefisien regresi sebesar 0.041 dan tingkat signifikasi sebesar 0.000. Data penelitian tidak terdistribusi secara normal. Kompensasi
Abstract:Manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan salah satu faktor kunci dalam memperoleh kinerja terbaik dari karyawan. Tidak hanya berfokus pada keterampilan dan keahlian, manajemen SDM juga berkewajiban membangun perilaku…
u kondusif yang mendorong karyawan untuk mencapai kinerja optimal. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui pengaruh kualitas kehidupan kerja terhadap kinerja karyawan dan kepuasan kerja sebagai intervening variabel dengan sampel karyawan PT.Candra Mega Sejahtera. Sebannyak 18 kuesioner dibagikan kepada responden terpilih dan digunakan sebagai analisis statistik. Pengukuran kualitas kehidupan kerja terdiri dari pertumbuhan dan pengembangan serta upah dan keuntungan. Kepuasan kerja terdiri dari lima factor yaitu pekerjaan itu sendiri,upah, promosi,hubungan dengan atasan dan rekan kerja (Kednall dan Hulin 1969).Sedangkan kinerja karyawan terdiri dari enam factor, kualitas, kuantitas, keahlian, pengetahuan, ketepatan waktu dan komunikasi. Penelitian ini membuktikan bahwa sangatlah penting untuk kita dapat menganalisis kebijakan dan fasilitas yang disediakan perusahaan terlebih dahulu. Dua hal tersebut menjadi pebting karena mampu mendukung kesehatan dan kehadiran karyawan secara umum.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pengaruh lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan kerja karyawan di PT Astra Group. Lingkungan kerja merupakan salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kinerja,…
kesejahteraan, dan kepuasan kerja para karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 28 karyawan PT Astra Group sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi beberapa item yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Proses analisis data dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan uji normalitas untuk memastikan data yang diperoleh berdistribusi normal. Kedua, uji validitas diterapkan untuk mengevaluasi keabsahan setiap item dalam kuesioner. Ketiga, analisis statistik deskriptif digunakan untuk menghitung nilai rata-rata, median, dan modus dari data yang dikumpulkan. Setelah itu, analisis regresi ganda digunakan untuk menilai pengaruh variabel lingkungan kerja terhadap kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Terakhir, analisis korelasi ganda dilakukan untuk mengukur kekuatan dan arah hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kerja yang baik dan kondusif dapat meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan. Oleh karena itu, PT Astra Group harus terus memperbaiki dan meningkatkan kualitas lingkungan kerjanya untuk meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan para karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori dan praktik manajemen sumber daya manusia, terutama dalam konteks meningkatkan kesejahteraan dan kepuasan karyawan melalui perbaikan lingkungan kerja.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat kepuasan pelanggan terhadap produk keripik kentang dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Aleza di Medan. Dalam konteks bisnis UMKM, pemahaman faktor-faktor yang memengaruhi…
ngaruhi kepuasan pelanggan menjadi krusial untuk meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat hubungan dengan pelanggan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan responden yang merupakan pelanggan tetap UMKM Aleza. Wawancara dilakukan untuk mengeksplorasi aspek-aspek seperti kualitas produk, harga, pelayanan, dan pengalaman keseluruhan yang mempengaruhi kepuasan pelanggan. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti kualitas produk, variasi rasa, kemasan, pelayanan pelanggan, harga, dan kemudahan akses melalui layanan online sangat memengaruhi kepuasan pelanggan. Mayoritas responden menyatakan kepuasan dengan kualitas dan variasi produk yang ditawarkan oleh Aleza, meskipun beberapa mencatat adanya area yang memerlukan perbaikan, seperti kapasitas produksi, waktu pengiriman, dan konsistensi kualitas pelayanan. Penelitian ini menyoroti pentingnya UMKM dalam memahami preferensi dan ekspektasi pelanggan untuk meningkatkan kepuasan dan loyalitas pelanggan. Dengan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pelanggan dan area yang memerlukan perbaikan, UMKM Aleza dapat meningkatkan layanannya dan memenuhi ekspektasi pelanggan secara lebih efektif. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa UMKM perlu terus berinovasi dan beradaptasi untuk mempertahankan posisinya dalam pasar yang kompetitif.