Abstract:Kewirausahaan merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan yang memiliki potensi sumber daya alam dan budaya…
lokal. Daerah Malino, Kecamatan Tinggi Moncong, Kabupaten Gowa merupakan kawasan yang dikenal memiliki potensi pertanian, pariwisata alam, serta produk-produk lokal yang berpeluang besar untuk dikembangkan melalui kegiatan kewirausahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif kondisi kewirausahaan di Malino, meliputi jenis usaha yang berkembang, karakteristik pelaku usaha, peluang dan tantangan yang dihadapi, serta dampaknya terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kewirausahaan di Malino berkembang terutama pada sektor pertanian hortikultura, usaha kuliner, dan usaha berbasis pariwisata. Namun demikian, pelaku usaha masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan modal, rendahnya kapasitas manajerial, serta akses pasar yang belum optimal. Penelitian ini merekomendasikan penguatan peran pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Malino.
Abstract:Kualitas tenaga pendidik merupakan faktor kunci dalam menjamin mutu proses pembelajaran di sekolah menengah kejuruan. Oleh karena itu, sekolah perlu memiliki mekanisme evaluasi yang objektif dan terukur dalam menentukan…
guru berkinerja terbaik. Permasalahan yang sering muncul dalam proses penilaian adalah dominasi unsur subjektivitas serta keterbatasan pengolahan data secara manual. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pendukung keputusan (SPK) dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk membantu proses seleksi guru terbaik. Metode SAW dipilih karena mampu mengolah multi-kriteria dengan pembobotan yang jelas dan menghasilkan peringkat alternatif secara rasional. Kriteria yang digunakan meliputi tingkat pendidikan, sertifikasi, kehadiran, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Hasil pengujian menunjukkan bahwa metode SAW mampu memberikan rekomendasi guru terbaik secara objektif dan konsisten berdasarkan nilai preferensi tertinggi.
Abstract:Pendidikan karakter merupakan isu strategis dalam pendidikan Islam kontemporer, khususnya dalam merespons krisis moral dan sosial generasi muda. Pondok pesantren dipandang sebagai institusi pendidikan yang memiliki kekhasan…
san dalam pembentukan karakter santri melalui peran kyai dan kultur pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara sistematis peran kyai dan kultur pesantren dalam pembentukan karakter santri berdasarkan temuan literatur ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR) dengan pedoman PRISMA. Penelusuran literatur dilakukan pada beberapa basis data nasional dan internasional dengan rentang publikasi 2014–2024. Dari hasil seleksi, diperoleh 89 artikel jurnal yang dianalisis menggunakan pendekatan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kyai berperan sebagai aktor sentral dalam pembentukan karakter santri melalui keteladanan moral, otoritas spiritual, dan kepemimpinan nilai. Sementara itu, kultur pesantren berfungsi sebagai hidden curriculum yang menginternalisasi nilai-nilai karakter melalui tradisi keilmuan, kehidupan komunal, dan sistem disiplin. Nilai karakter yang dominan dibentuk meliputi religiusitas, disiplin, tanggung jawab, kemandirian, dan kepedulian sosial. Penelitian ini menegaskan bahwa pembentukan karakter santri di pesantren merupakan proses kultural yang holistik dan berkelanjutan, serta relevan sebagai model alternatif pendidikan karakter di Indonesia.
Abstract:Pendidikan karakter menjadi fokus utama dalam sistem pendidikan, khususnya di pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter santri. Berbagai penelitian telah membahas manajemen pesantren dan pendidikan…
karakter, namun kajian tersebut masih bersifat parsial dan belum disintesis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil-hasil penelitian terdahulu terkait implementasi manajemen berbasis pesantren dalam pembentukan karakter santri. Penelitian ini menggunakan pendekatan Systematic Literature Review dengan protokol PRISMA. Sumber data diperoleh dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang publikasi tahun 2015–2024. Sebanyak 15 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif melalui sintesis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi manajemen berbasis pesantren dilakukan melalui manajemen kurikulum berbasis nilai keislaman, keteladanan kiai dan ustaz, sistem disiplin dan pembiasaan melalui asrama, serta penguatan budaya pesantren. Nilai karakter santri yang dominan meliputi religiusitas, disiplin, kemandirian, tanggung jawab, kepedulian sosial, dan kepemimpinan. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa manajemen berbasis pesantren berperan penting dalam pembentukan karakter santri secara holistik dan berkelanjutan.
Abstract:Perkembangan teknologi dalam industri manufaktur menuntut perusahaan untuk terus menyesuaikan kemampuan sumber daya manusia dengan kebutuhan proses produksi yang semakin modern. Penelitian ini membahas bagaimana peningkatan…
tan keterampilan pekerja dan pemahaman terhadap sistem digital dapat mendukung kelancaran operasional pabrik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pelatihan yang tepat, kesiapan karyawan dalam menghadapi perubahan, serta kemampuan memahami alur kerja berbasis teknologi memiliki peran penting dalam menjaga kualitas dan efisiensi produksi. Integrasi antara pengembangan SDM dan proses manufaktur membantu perusahaan mengurangi kesalahan, mempercepat penyelesaian pekerjaan, dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Temuan ini menegaskan bahwa teknologi dan manusia harus berkembang sejalan agar industri mampu bertahan dalam persaingan yang terus berubah.
Abstract:Fotografi dalam perspektif komunikasi ialah media untuk penyampaian pesan melalui gambar yang mengandung banyak makna. Laki-laki serta perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi fotografer. Dari era dulu hingga…
a kini, perempuan selalu berada pada posisi inferior dalam masyarakat. Perempuan kerap kali dianggap sebagai "orang lain", dan di dalam status menjalani hubungan selalu menanti untuk didefinisikan dan dijelaskan. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk memahami fenomena apa yang dialami oleh subjek penelitian, sedangkan sumber data penelitian yang digunakan adalah metode observasi, dan wawancara. Dari hasil analisa setiap individu memiliki pandangan terhadap perempuan yang bekerja sebagai fotografer tentunya memiliki pendapat yang berbeda-beda setiap individu. Namun justru semakin membuktikan bahwa perempuan dapat bekerja sama seperti laki-laki, bahkan mereka dapat bersaing
Abstract:Penelitian ini membahas pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam smart manufacturing serta perubahan peran Human Resource Development (HRD) di era Industri 4.0. Melalui studi pustaka dari berbagai jurnal nasional,…
penelitian ini menemukan bahwa AI memiliki pengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi produksi, mulai dari predictive maintenance yang mampu mengurangi gangguan mesin hingga sistem quality inspection berbasis computer vision yang membuat proses pengecekan lebih cepat dan akurat. Di sisi lain, perkembangan teknologi ini membuat HRD harus menyesuaikan cara kerja mereka, terutama dalam hal rekrutmen, pelatihan, dan pengembangan kompetensi karyawan. HRD kini dituntut lebih memahami teknologi digital agar mampu menyiapkan tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri modern. Hasil kajian menunjukkan bahwa peran teknologi dan HRD saling melengkapi karena penerapan AI tidak akan berjalan optimal tanpa kesiapan karyawan. Dengan demikian, perusahaan perlu mengatur strategi yang seimbang antara pemanfaatan teknologi dan penguatan kemampuan SDM.
Abstract:Human Resource Development (HRD) memiliki peran strategis sebagai penggerak inovasi proses pada industri manufaktur modern. HRD tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis karyawan, tetapi juga membangun kemampuan adaptasi…
i terhadap perubahan teknologi, alur kerja baru, dan dinamika pasar. Strategi HRD yang mencakup pelatihan berbasis digital, workplace learning, mentoring, serta pengembangan kreativitas karyawan mampu menciptakan tenaga kerja yang adaptif, kompeten, dan proaktif dalam meningkatkan efisiensi serta kualitas proses produksi. Kajian literatur ini menunjukkan bahwa HRD berkontribusi pada penciptaan budaya kerja yang mendukung kolaborasi, kreativitas, dan pembelajaran berkelanjutan, sehingga inovasi proses dapat terwujud secara efektif.
Abstract:Artikel ini membahas bagaimana pendidikan keluarga merupakan bagian terpenting dari pertumbuhan anak. Keluarga adalah tempat pertama yang memiliki pengaruh besar terhadap perasaan, interaksi, perilaku moral, dan cara berpikir…
pikir anak. Cara orang tua berinteraksi dengan anak-anak mereka, pola asuh yang mereka terapkan, teladan yang mereka berikan, dan nilai-nilai yang mereka anut, semuanya membantu membentuk karakter dan kepribadian anak sejak usia dini. Keluarga yang peduli, suportif, dan memiliki aturan yang jelas membantu anak-anak tumbuh menjadi disiplin, mandiri, percaya diri, dan memiliki nilai-nilai yang baik. Tulisan ini memberikan gambaran tentang bagaimana pendidikan keluarga menjadi dasar bagi perkembangan masa depan anak.
Abstract:Revolusi Industri 5.0 menekankan kolaborasi antara manusia dan teknologi untuk mencapai keberlanjutan serta ketahanan organisasi. Fokus utama terletak pada inovasi proses dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) agar organisasi…
rganisasi mampu beradaptasi dengan perubahan yang cepat. Penelitian ini menganalisis pengaruh inovasi proses dan pengembangan SDM terhadap kinerja organisasi dengan pendekatan kuantitatif melalui survei dan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi proses memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja organisasi. Hal ini memperlihatkan bahwa penerapan teknologi dan perbaikan proses kerja dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas operasional. Selain itu, pengembangan SDM juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kinerja, karena peningkatan kompetensi dan kemampuan adaptif karyawan mendorong produktivitas dan inovasi. Secara keseluruhan, sinergi antara inovasi proses dan pengembangan SDM menjadi faktor kunci bagi organisasi untuk mempertahankan daya saing dan mencapai keberlanjutan kinerja di era Revolusi Industri 5.0.