Search Articles & Publications

Showing 31 articles found for "Manufaktur"

PENGARUH MANAJEMEN LABA, KOMPENSASI MANAJEMEN, DAN PERTUMBUHAN PENJUALAN TERHADAP PENGHINDARAN PAJAK (STUDI PADA PERUSAHAAN SEKTOR MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA 2018 – 2021

Saprianto, Reko, Anggraini, Yulia
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh manajemen laba, kompensasi manajemen, dan pertumbuhan penjualan terhadap penghindaran pajak pada perusahaan manufaktur yang terdaftar pada Bursa Efek Indonesia… onesia periode 2018 – 2021. Populasi pada penelitian ini sebanyak 200 perusahaan. Metode pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 312 sampel dari 78 perusahaan. Teknik dari analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda yang dikelola melalui SPSS 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa manajemen laba dan kompensasi manajemen berpengaruh terhadap penghindaran pajak, sedangkan pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh terhadap penghindaran pajak.

Pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Tahun 2017-2020

Lestari, Wari
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Kinerja Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 191 perusahaan… erusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017 sampai dengan 2020. Setelah menggunakan teknik purposive sampling maka didapatkan sampel sebanyak 59 perusahaan tetapi terdapat 9 perusahaan yang tidak masuk dalam pengujian SPSS sehingga sampel penelitian ini menjadi 50 perusahaan dengan total pengamatan penelitian sebanyak 200. Sumber data pada penelitian ini adalah data sekunder, dengan mengunakan teknik pengelolahan data mengunakan aplikasi program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel Current Ratio (CR), Debt to Asset (DAR), dan Total Asset Turnover (TAT) secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba, Return On Asset (ROA) secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan laba, dan hasil penelitian secara simultan menunjukkan bahwa Current Ratio (CR), Debt to Asset (DAR), Return On Assets (ROA), dan Total Asset Turnover (TAT) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan laba.

Pengaruh Biaya Lingkungan Terhadap Kinerja Keuangan Dengan Pengungkapan Corporate Social Responsibility Sebagai Variabel Intervening

Lestari, Riska Dwi
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Biaya Lingkungan terhadap Kinerja Keuangan dengan pengungkapan CSR sebagai mediator pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian… elitian ini sebanyak 181 perusahaan manufaktur yang telah go public dan sahamnya terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2017 sampai dengan 2019. Setelah dilakukan seleksi menggunakan metode purposive sampling maka didapatkan sampel sebanyak 39 perusahaan sehingga total pengamatan penelitian ini adalah sebanyak 117. Data yang digunakan merupakan data sekunder dan metode analisis yang digunakan yaitu analisis linier sederhana dengan bantuan program Statistical Product and Service Solution (SPSS) Ver.25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa : (1) Biaya Lingkungan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan. (2) Biaya Lingkungan tidak memiliki pengaruh terhadap pengungkapan CSR. (3) Pengungkapan CSR berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. (4) Pengungkapan CSR tidak mampu memediasi hubungan biaya lingkungan terhadap kinerja keuangan. 

Optimalisasi Penggunaan Dan Kelebihan Mesin CNC Untuk Meningkatkan Efisiensi Di Pt. Wonojati Wijoyo Kediri

Teddy Dimas Subaktian
Abstract: Industri furniture kayu mengalami pertumbuhan pesat seiring meningkatnya permintaan pasar global terhadap produk yang berkualitas tinggi dan diproduksi dalam waktu yang lebih singkat. Salah satu solusi untuk mengatasi tantangan… ntangan tersebut adalah penerapan mesin CNC (Computer Numerical Control), untuk menggantikan sebagian proses manual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan mesin CNC terhadap efisiensi produksi, penghematan bahan baku, serta kualitas hasil akhir, keunggulannya dibanding metode konvensional, sekaligus mengidentifikasi keuntungan dan tantangan selama proses analisis. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode observasi, wawancara, dan studi literatur, ditemukan bahwa penerapan mesin CNC meningkatkan presisi, kecepatan produksi, efisiensi biaya, serta fleksibilitas desain. Selain itu, teknologi ini berkontribusi dalam pengurangan limbah produksi dan peningkatan keselamatan kerja, yang secara keseluruhan memperkuat daya saing perusahaan di pasar global. Dengan perencanaan matang dan pengelolaan sumber daya yang baik, penerapan mesin CNC di PT. Wonojati Wijoyo berpotensi memberikan dampak positif secara berkelanjutan dan menjadi contoh penerapan teknologi manufaktur modern dalam industri furniture di Indonesia.

Analisis Perawatan Dan Pengoprasian Mesin Bandsaw Di PT. Wonojati Wijoyo Agar Kinerja Mesin Tetap Optimal

Dikhi Dwi Prasetyo
Abstract: Wonojati Wijoyo adalah sebuah perusahaan manufaktur furnitur yang mengandalkan kayu jati sebagai bahan baku pokok. Tahap pemotongan awal kayu jati dalam proses produksi memiliki peran krusial dalam menentukan kualitas dan… n efisiensi produk akhir. Mesin bandsaw berfungsi sebagai perangkat utama pada tahap ini karena kemampuannya dalam melakukan pemotongan kayu secara akurat, cepat, dan adaptif. Namun, temuan observasi mengindikasikan bahwa kinerja mesin belum mencapai standar optimal akibat minimnya pemeliharaan rutin, penyetelan yang kurang akurat, serta teknik operasional yang belum memenuhi standar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor yang berdampak pada kinerja mesin bandsaw serta melakukan optimalisasi melalui pendekatan teknis dan manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif, mencakup observasi lapangan, wawancara dengan operator, dan analisis komparatif data sebelum dan sesudah optimalisasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan efisiensi pemotongan kayu, pengurangan limbah kayu hingga lima puluh persen, serta perbaikan kualitas permukaan potongan setelah penerapan pemeliharaan berkala, peningkatan kompetensi operator sesuai standar mesin, dan penyetelan mesin secara teratur. Pemanfaatan sumber daya ini terbukti meningkatkan daya produksi dan memperpanjang masa pemakaian mesin. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi petunjuk dalam penerapan manajemen perawatan dan pengoperasian mesin yang lebih efektif di industri pengolahan kayu jati.

IMPLEMENTATION OF FUZZY MODEL TAHANI IN DECISION SUPPORT SYSTEM FOR OPTIMAL PRODUCTION SCHEDULING

Rizaldi, Rizaldi, Syah, Arridha Zikra, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: In the manufacturing industry, production scheduling become an important aspect that affects operational efficiency and customer satisfaction. The main challenge in scheduling is optimizing the use of resources… to meet demand by minimizing production costs and time. Suboptimal scheduling can lead to problems such as delays in stocking, stock buildup, and increased operational costs. Thus, a method can to handle the complexity and uncertainty in the production process is needed. The Fuzzy Tahani Model is an approach in decision support systems. this can be used to help companies achieve more efficient and adaptive production scheduling, to consider various variables such as demand, production capacity, and inventory levels. This research aims to develop and implement the model in the context of production scheduling, with the hope of improving operational performance and customer satisfaction. At this time, the proposed Fuzzy Model Tahani technology is in TKT 4, which is the validation stage of technology components in a laboratory environment. The system creates an optimal production schedule based on fuzzy rules and defuzzification results, making it a useful tool for production decisions. Keywords:  fuzzy model tahini; decision support system; production optimization; production scheduling.    Abstrak: Dalam industri manufaktur, penjadwalan produksi adalah aspek penting yang mempengaruhi efisiensi operasional dan kepuasan pelanggan. Tantangan utama dalam penjadwalan adalah mengoptimalkan penggunaan sumber daya untuk memenuhi permintaan dengan meminimalkan biaya dan waktu produksi. Penjadwalan yang tidak optimal dapat menyebabkan masalah seperti keterlambatan pengiriman, penumpukan stok, dan peningkatan biaya operasional. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang mampu menangani kompleksitas dan ketidakpastian dalam proses produksi. Fuzzy Model Tahani adalah salah satu pendekatan yang dapat digunakan dalam sistem pendukung keputusan untuk membantu perusahaan mencapai penjadwalan produksi yang lebih efisien dan adaptif, dengan mempertimbangkan berbagai variabel seperti permintaan, kapasitas produksi, dan tingkat persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan model tersebut dalam konteks penjadwalan produksi, dengan harapan dapat meningkatkan performa operasional dan kepuasan pelanggan. Pada saat ini, teknologi Fuzzy Model Tahani yang diusulkan berada pada TKT 4, yaitu tahap validasi komponen teknologi dalam lingkungan laboratorium. Sistem ini menciptakan jadwal produksi yang optimal berdasarkan aturan fuzzy dan hasil defuzzifikasi, menjadikannya alat yang berguna untuk pengambilan keputusan produksi. Kata kunci: fuzzy model tahani; optimasi produksi; penjadwalan produksi; sistem pendukung keputusan.

VALIDASI BISNIS ARSITEKTUR MODEL MENGGUNAKAN METODE FORMAL (STUDI KASUS: MANUFAKTURING)

Annastasia, Syifa, Nur Fajrilah, Asti Amalia, Izzati, Berlian Maulidya
Abstract: Abstract: Roeleven and Broer reveal that more than 66% of EA programs do not live up to expectations due to a failure to demonstrate sufficient value for the business. Business architecture has an important role to help… companies achieve the desired business values. An organization also depends on how well the information provided on each artifact especially in the architectural business phase. That way, failure in business modeling can also have an impact on EA implementationw. Modeling artifacts in a good architectural business phase can help to avoid mistakes from the start, because the quality of the business modeling model will have an impact on the quality of information system design. Therefore, it need to test the quality of the model on every artifact in the architectural business, because many business models are not always of high quality. To have a high quality EA, one of them is by identifying a conceptual quality framework approach. There are six principles that must be considered when assessing the quality of a company model, in this study using the quality of the business architecture validity model with six attributes using the formal Petri net method.             Keywords: Enterprise Architecture; Business Architecture; Business Process; Validity, Attribute Quality     Abstrak: Roeleven dan Broer mengungkapkan bahwa lebih dari 66% program EA tidak memenuhi harapan karena kegagalan untuk menunjukkan nilai yang cukup untuk bisnis. Arsitektur bisnis memiliki peran penting untuk membantu perusahaan mencapai nilai bisnis yang diinginkan. Sebuah organisasi juga bergantung pada seberapa baiknya informasi yang diberikan pada setiap artefak terutama pada fase bisnis arsitektur. Dengan begitu kegagalan pemodelan bisnis juga dapat berdampak pada implementasi EA. Memodelkan artefak pada fase bisnis arsitektur yang baik dapat membantu untuk menghindari kesalahan sejak awal karena kualitas model pemodelan bisnis akan berdampak pada kualitas desain sistem informasi. Maka dari itu, kualitas dari pemodelan bisnis model telah diakui sebagai faktor penting untuk pemodelan sukses di perusahaan, serta perlunya untuk melakukan pengujian kualitas model pada setiap artefak pada bisnis arsitektur, karena banyak model bisnis yang tidak selalu berkualitas tinggi. Untuk memiliki EA yang berkualitas tinggi salah satunya dengan mengidentifikasi pendekatan kerangka kualitas konseptual. Terdapat enam prinsip yang harus dipertimbangkan ketika menilai kualitas model perusahaan, dalam kajian ini menggunakan kualitas model validity arsitektur bisnis dengan enam atribut menggunakan metode formal Petri net.   Kata kunci: Arsitektur Perusahaan; Bisnis Arsitektur; Proses Bisnis; Validitas; Kualitas Atribut    

Pengaruh Kinerja dan Biaya Lingkungan terhadap Tingkat Profitabilitas Perusahaan Manufaktur di Bursa Efek Indonesia Tahun 2022-2023

Wa Ode Umi Kalsum Nurhalimah, Mulyati Akib
Abstract: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengkaji pengaruh kinerja lingkungan dan biaya lingkungan terhadap profitabilitas. Sampel yang digunakan adalah 52 perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada periode… iode 2022-2023, dengan metode purposive sampling. Variabel kinerja lingkungan diukur menggunakan data PROPER, sementara biaya lingkungan dihitung berdasarkan biaya CSR yang dibagi dengan laba bersih, dan profitabilitas diukur melalui rasio ROA. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif dengan teknik analisis berupa regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap profitabilitas pada rentang waktu 2022-2023. Selain itu, biaya lingkungan juga tidak berpengaruh secara signifikan terhadap profitabilitas selama periode tersebut.

Pengaruh Profitabilitas, Leverage, Likuiditas, Dan Ukuran Perusahaan Terhadap Kebijakan Dividen  Periode Tahun 2017-2021

Wa Ode Fadilla Wahid, Mulyati Akib
Abstract: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengaruh profitabilitas, leverage, likuiditas, dan ukuran perusahaan terhadap kebijakan dividen. Profitabilitas diukur dengan menggunakan Return On Assets (ROA), leverage… age diwakili oleh Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas dihitung melalui Current Ratio (CR), dan ukuran perusahaan berdasarkan skala total aset. Dalam penelitian ini, kebijakan dividen diukur menggunakan Dividend Payout Ratio (DPR). Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan data sekunder, seperti laporan tahunan perusahaan dan dokumen sekuritas. Sampel penelitian dipilih dengan teknik purposive sampling, yaitu pemilihan sampel berdasarkan kriteria tertentu. Penelitian ini menghasilkan 110 data sampel yang diperoleh dari 22 perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2017-2021. Metode analisis yang diterapkan adalah regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa profitabilitas (ROA) dan leverage (DER) berpengaruh terhadap kebijakan dividen, sedangkan likuiditas (CR) dan ukuran perusahaan (Size) tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen.

Model Kinerja Karyawan Melalui Kepuasan Kerja, Beban Kerja, dan Kompensasi di Perusahaan Manufacture (Studi Pada Karyawan Industri Tekstil dan Pakaian Jadi di Kabupaten Majalengka)

Andri Priatna, Suryana Suryana, Askolani Askolani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh beban kerja, kompensasi, kinerja karyawan, dan kepuasan kerja di perusahaan manufaktur yang berlokasi di Kabupaten Majalengka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah… dalah deskriptif statistik. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa secara umum, beban kerja karyawan berada pada kategori rendah, kompensasi tergolong tinggi, kinerja karyawan dinilai baik, dan kepuasan kerja karyawan berada dalam kategori puas. Hasil analisis statistik lebih lanjut mengungkapkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kepuasan kerja, serta berdampak negatif signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, kompensasi terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap kepuasan kerja dan kinerja karyawan. Secara simultan, beban kerja dan kompensasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, serta keduanya bersama-sama memengaruhi kinerja karyawan secara signifikan. Selain itu, kepuasan kerja karyawan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja mereka. Temuan ini memberikan gambaran penting mengenai bagaimana pengelolaan beban kerja dan kompensasi dapat mempengaruhi kepuasan dan kinerja karyawan di sektor manufaktur.