Search Articles & Publications

Showing 2093 articles found for "Part"

ANIMASI DAMPAK DAN PENCEGAHAN CYBERBULLYING PADA TINGKAT REMAJA DI KOTA BATAM

song, Meidianto, Pernando, Yonky
Abstract: Abstract: In today’s digital age, social media has become a primary medium for social interactions, particularly among teenagers. While digital advancements bring various advantages, they also introduce challenges, such… , such as the growing issue of cyberbullying, a harmful online behavior impacting teens' mental health and social relationships. This study focuses on developing an educational animation aimed at raising awareness about the effects and prevention of cyberbullying by employing the Multimedia Development Life Cycle (MDLC) approach. The MDLC method provides a structured, step-by-step process for creating multimedia-based animations, involving concept, design, material collection, assembly, testing, and distribution stages. Assets were created in Adobe Illustrator, while animation development used Adobe Animate to effectively communicate cyberbullying risks and preventive strategies to teenagers. Distributed through social media to assess audience feedback, the animation received initial positive responses, indicating an increased understanding of cyberbullying prevention. This study serves as a useful basis for further research into digital media’s role as a preventive tool against cyberbullying among youth. Keywords: cyberbullying; animation; multimedia development life cycle  Abstrak: Di era digital saat ini, media sosial telah menjadi media utama untuk interaksi sosial, terutama di kalangan remaja. Sementara kemajuan digital membawa berbagai keuntungan, mereka juga menimbulkan tantangan, seperti masalah cyberbullying yang berkembang, perilaku online berbahaya yang memengaruhi kesehatan mental dan hubungan sosial remaja. Penelitian ini berfokus pada pengembangan animasi edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang efek dan pencegahan cyberbullying dengan menggunakan pendekatan Multimedia Development Life Cycle (MDLC). Metode MDLC menyediakan proses langkah demi langkah yang terstruktur untuk membuat animasi berbasis multimedia, yang melibatkan konsep, desain, pengumpulan material, perakitan, pengujian, dan tahap distribusi. Aset dibuat di Adobe Illustrator, sedangkan pengembangan animasi menggunakan Adobe Animate untuk mengomunikasikan risiko cyberbullying dan strategi pencegahan secara efektif kepada remaja. Didistribusikan melalui media sosial untuk menilai umpan balik audiens, animasi tersebut menerima tanggapan positif awal, yang menunjukkan peningkatan pemahaman tentang pencegahan cyberbullying. Penelitian ini menjadi dasar yang berguna untuk penelitian lebih lanjut tentang peran media digital sebagai alat pencegahan terhadap cyberbullying di kalangan remaja. Kata kunci: cyberbullying; animasi; multimedia developmet life cycle

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PENYELEKSIAN OLIMPIADE OLAHRAGA SISWA NASIONAL (O2SN) MENGGUNAKAN METODE MOORA

Widyanti, Maya, Rahmadani, Nurul, Syafnur, Afdhal
Abstract: Abstract: The selection process for students of the National Student Sports Olympiad (O2SN) in the field of Pencak Silat at SMA Negeri 1 Air Joman is often faced with various challenges that affect objectivity and fairness… ss in decision making. Assessments carried out directly by coaches tend to be non-objective, so that students who are sent to participate in the National Student Sports Olympiad (O2SN) are not alternately. Inaccuracy in selecting eligible students not only harms potential students, but can also reduce the school's chances of achieving success in the O2SN event. Therefore, a Decision Support System (DSS) is needed that can help improve objectivity, accuracy, and efficiency in the selection process, so that it can produce more precise and fair decisions. The decision support system used is the MOORA method. This system is designed to assist schools in determining students who are eligible to represent the school in the O2SN competition based on several criteria such as age, weight, strength, technique (moves) and student attendance. These criteria are analyzed and weighted according to their level of importance. Furthermore, the MOORA method is applied to calculate and rank students. The results of this study indicate that the students selected to participate in O2SN Pencak Silat are Joko Satrio and Wisnu Ramadan with optimization values of 0.339 and 0.281. Keywords: moora; o2sn;  student selection; decision support system Abstrak: Proses seleksi siswa Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) di bidang Pencak Silat di SMA Negeri 1 Air Joman sering kali dihadapkan pada berbagai tantangan yang mempengaruhi objektivitas dan keadilan dalam pengambilan keputusan. Penilaian yang dilakukan secara langsung oleh pelatih cenderung bersifat tidak objektif, sehingga siswa yang dikirimkan untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tidak secara bergantian. Ketidaktepatan dalam pemilihan siswa yang layak tidak hanya merugikan siswa yang berpotensi, tetapi juga dapat mengurangi peluang sekolah untuk meraih prestasi di ajang O2SN. Oleh karena itu, diperlukan suatu Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu meningkatkan objektivitas, akurasi, dan efisiensi dalam proses seleksi, sehingga mampu menghasilkan keputusan yang lebih tepat dan adil. Sistem pendukung keputusan yang digunakan adalah dengan metode MOORA. Sistem ini dirancang untuk membantu pihak sekolah dalam menentukan siswa-siswa yang layak mewakili sekolah pada kompetisi O2SN berdasarkan beberapa kriteria seperti usia, berat badan, kekuatan, teknik (jurus) dan kehadiran siswa. Kriteria-kriteria tersebut dianalisis dan diberikan bobot sesuai dengan tingkat kepentingannya. Selanjutnya, metode MOORA diterapkan untuk melakukan perhitungan dan pemeringkatan siswa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa siswa yang terpilih mengikuti O2SN Pencak Silat adalah Joko Satrio dan Wisnu Ramadan dengan nilai optimasi sebesar 0,339 dan 0,281. Kata Kunci: moora; o2sn; seleksi siswa; sistem pendukung keputusan

K-NEAREST NEIGHBOR UNTUK KLASIFIKASI MUTU PRODUKSI FRESH FRUIT BUNCHES (FFB) DI PT. PADASA ENAM UTAMA KEBUN TELUK DALAM

panjaitan, widia fahwana br, Sembiring, Muhammad Ardiansyah, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: PT. Padasa Enam Utama, a palm oil plantation company, currently assesses the quality of Fresh Fruit Bunches (FFB) based solely on physical aspects. They use Microsoft Excel without a specialized application system,… tem, which can lead to subjective assessments and the risk of fraud. This research aims to develop a predictive system for the quality of Fresh Fruit Bunches. Data collection was conducted using quantitative methods through direct observation and interviews with relevant parties. The study shows that the use of the K-Nearest Neighbor method provides the best accuracy with a more efficient calculation process. With this system, the company’s performance in making decisions regarding FFB quality is expected to improve. The system helps reduce human errors in quality assessments and offers visualizations that make it easier for users to understand the classification of production quality. Although the results are reliable, there is still room for further development, such as improving accuracy through more advanced data preprocessing techniques or using more complex machine learning models. Keywords: Data Mining; K-Nearest Neighbor algorithm; Fresh Fruit Bunches (FFB); Python;  Streamlit.                                                            Abstrak: PT. Padasa Enam Utama, sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, saat ini menilai kualitas produksi Tandan Buah Segar (TBS) berdasarkan aspek fisik saja. Mereka menggunakan Microsoft Excel tanpa sistem aplikasi khusus, yang dapat menyebabkan penilaian tidak objektif dan risiko kecurangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem prediksi mutu kualitas Tandan Buah Segar. Dalam pengumpulan data, digunakan metode kuantitatif melalui observasi langsung dan wawancara dengan pihak terkait. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode K-Nearest Neighbor memberikan akurasi terbaik dengan proses perhitungan yang lebih efisien. Dengan adanya sistem ini, diharapkan kinerja perusahaan dalam membuat keputusan terkait mutu produksi TBS dapat meningkat. Sistem ini membantu mengurangi kesalahan manusia dalam penilaian mutu TBS dan memberikan visualisasi yang memudahkan pengguna memahami klasifikasi mutu produksi. Meskipun telah memberikan hasil yang dapat diandalkan, masih ada ruang untuk pengembangan lebih lanjut, seperti peningkatan akurasi melalui teknik preprocessing data yang lebih canggih atau penggunaan model-machine learning yang lebih kompleks. Kata kunci: Data Mining; Algoritma K-Nearest Neighbor; Tandan Buah Segar (TBS); Python;  Streamlit

SCM DALAM MANAJEMEN STOK PADA TOKO BUDI SPAREPART AIR JOMAN BERBASIS WEB

Safitri, Ayu, Ramdhan, William, santoso, Santoso
Abstract: Abstract: Kedai Budi Sparepart is a shop that sells motorcycle spare parts. Kedai Budi Sparepart is located on Tanjungbalai Air Joman Street, Air Joman District, Asahan Regency. Kedai Budi Sparepart faces a problem if the… e supplier still enters the goods manually and records them in the ledger. This can cause errors. Errors in entry, calculation, and recording are common problems in manual bookkeeping. It can lead to inaccurate inventory information, which can affect customer satisfaction and operational efficiency. SCM is a set of applied and integrated methods for suppliers, stores, and other storage areas. This is done effectively and efficiently due to the complex business processes and the many parties involved. This system will be built using the PHP programming language and MySQL database. the researc method used is qualitative research. The results of this study found that the use of a web-based supply chain management system can help overcome the slow response of suppliers to Kedai Budi's spare parts if they are out of stock or in minimal stock conditions. Furthermore, this method can be used to overcome suppliers who do not know the stock of spare parts in real-time, so as not to disrupt the sales process to suppliers.     Keywords: Supply Chain Management; Stock Management; Budi Spareparts Store.    Abstrak: Kedai Budi Sparepart adalah Kedai yang menjual suku cadang sepeda motor. Kedai Budi Sparepart terletak di jalan Tanjungbalai Air Joman, Kecamatan Air Joman, Kabupaten Asahan. Kedai Budi Sparepart menghadapi masalah jika supplier masih memasukkan barang secara manual dan mencatatnya di buku besar. Ini Bisa menyebabkan kesalahan. Kesalahan dalam pemasukan, perhitungan, dan pencatatan adalah masalah umum dalam pembukuan manual. Karena Bisa menyebabkan informasi persediaan yang tidak akurat, yang Bisa memengaruhi kepuasan pelanggan dan efisiensi operasional. SCM adalah sekumpulan metode yang diterapkan dan terintegrasi untuk pemasok, kedai, dan area penyimpanan lainnya. Ini dilakukan secara efektif dan efisien karena proses bisnis yang kompleks dan banyaknya pihak yang terlibat. Sistem ini akan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif. Adapun hasil penelitian ini menemukan bahwa penggunaan sistem manajemen rantai pasokan berbasis web Bisa membantu mengatasi lambatnya respons supplier terhadap sparepart Kedai Budi jika ada stok yang sudah habis atau dalam kondisi stok minimal. Selanjutnya, metode ini Bisa digunakan untuk mengatasi supplier yang tidak mengetahui stok sparepart secara real-time, sehingga tidak mengganggu proses penjualan kepada supplier Kata kunci: Supply Chain Management; Manajemen Stok; Kedai Budi Sparepart

KLASTERISASI DAERAH PESERTA KB AKTIF DI KABUPATEN ASAHAN MENGGUNAKAN METODE K-MEANS

Munawar, Fajar, Utami, Aftari Swastika Dyah, Manurung, Sari Bunga Tiara
Abstract: Abstract: Active Family Planning (FP) participants are one of the indicators of the success of the FP program. This study aims to cluster the level of activity of active FP participants in Asahan Regency using the K-Means… s method. The data used is data on active FP participants in Asahan Regency in 2021. The results of the study showed that there are three groups of active FP participants based on their level of activity, namely the group with a low level of activity, the group with a medium level of activity, and the group with a high level of activity. The group with a low level of activity consists of 7 districts, namely B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, and Kisaran Barat. The impact of low active FP participants in a district is an increase in the number of unwanted births, an increase in the number of maternal and child deaths, and an increase in population density. The group with a medium level of activity consists of 15 districts, namely Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, and Silau Laut. The group with a high level of activity consists of 3 districts, namely Simpang Empat, Air Joman, and Kisaran Timur. The impact of the high number of active FP participants in a district is an increase in maternal and child health, an increase in family economy, and an increase in family welfare. The results of this clustering analysis can be used by the National Population and Family Planning Agency (BKKBN) of Asahan Regency to improve public understanding of the importance of birth control. This can be done through socialization throughout the regency, especially in districts where the results of the analysis show that the number of active FP participants is quite large. Keywords: Family Planning, K-Means, Cluster Abstrak: Peserta Keluarga Berencana (KB) aktif merupakan salah satu indikator keberhasilan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan klasterisasi tingkat keaktifan peserta KB aktif di Kabupaten Asahan menggunakan metode K-Means. Data yang digunakan adalah data peserta KB aktif di Kabupaten Asahan tahun 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga kelompok peserta KB aktif berdasarkan tingkat keaktifannya, yaitu kelompok dengan tingkat keaktifan rendah, kelompok dengan tingkat keaktifan sedang, dan kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi. Kelompok dengan tingkat keaktifan rendah terdiri dari 7 Kecamatan, yaitu B.P Mandoge, Pulau Rakyat, Tanjung Balai, Air Batu, Sei Dadap, Pulo Bandring, dan Kisaran Barat. Dampak dari rendahnya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya angka kelahiran tidak diinginkan, meningkatnya angka kematian ibu dan bayi, dan meningkatnya kepadatan penduduk. Kelompok dengan tingkat keaktifan sedang terdiri dari 15 Kecamatan, yaitu Bandar Pulau, Aek Songsongan, Rahuning, Aek Kuasan, Aek Ledong, S. Kepayang, S. Kepayang Barat, S. Kepayang Timur, Teluk Dalam, Buntu Pane, Tinggi Raja, Setia Janji, Meranti, R. Panca Arga, dan Silau Laut. Kelompok dengan tingkat keaktifan tinggi terdiri dari 3 Kecamatan, yaitu Simpang Empat, Air Joman, dan Kisaran Timur. Dampak dari tingginya peserta aktif KB di suatu Kecamatan yaitu meningkatnya kesehatan ibu dan anak, meningkatnya ekonomi keluarga, dan meningkatnya kesejahteraan keluarga. Hasil analisis klasterisasi ini dapat dimanfaatkan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kabupaten Asahan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pengendalian kelahiran. Hal ini dapat dilakukan melalui sosialisasi di seluruh wilayah kabupaten, khususnya di kecamatan-kecamatan yang hasil analisisnya menunjukkan jumlah peserta KB aktif cukup banyak. Kata kunci: Keluarga Berencana, K-Means, Klaster  

EFEKTIFITAS APLIKASI INSPEKTA DALAM PENINGKATAN BUDAYA K3 DI PLN ULP KISARAN

Sukoco, Duwi Irpan, Puariesthaufani, Achmad
Abstract: Abstract: Enhancing Occupational Health and Safety (OHS) culture is of paramount importance in industrial settings, especially in energy sectors like PLN. Inspekta, an information technology-based application, has emerged… d as a potential solution to boost awareness and compliance with OHS practices at PLN ULP Kisaran. However, a comprehensive evaluation of this application's effectiveness is still necessary. This research aims to assess the effectiveness of the Inspekta Application in fostering an OHS culture at PLN ULP Kisaran. Utilizing a combined approach of literature review, questionnaire surveys, and statistical analysis, the study collected and analyzed relevant data.The research findings reveal that the implementation of the Inspekta Application has had a positive impact on elevating the OHS culture at PLN ULP Kisaran. Improved employee awareness regarding OHS aspects and more efficient incident reporting stand out as significant outcomes. Statistical analysis also indicates a positive correlation between the utilization of the Inspekta Application and the enhancement of the OHS culture. Based on the research insights, it can be concluded that the Inspekta Application is effective in enhancing the OHS culture at PLN ULP Kisaran. The integration of information technology through such applications holds the potential to mitigate workplace accident risks and foster a safer and healthier working environment.   Keywords: inspekta; ohs culture; workplace safety     Abstrak: Peningkatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memiliki peran yang sangat penting dalam lingkungan industri, terutama di sektor energi seperti PT. Perusahaan Listrik Negara (PLN). Inspekta, sebuah aplikasi berbasis teknologi informasi, telah muncul sebagai solusi potensial untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan terhadap budaya K3 di PT. PLN (Persero). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Aplikasi Inspekta dalam meningkatkan budaya K3 di PLN ULP Kisaran. Dengan pendekatan kombinasi studi literatur, survei kuesioner, dan analisis statistik, penelitian ini mengumpulkan dan menganalisis data yang relevan. Hasil penelitian baik dari kajian literature, observasi dan wawancara partisipatif menunjukkan bahwa Aplikasi Inspekta mendapat tanggapan positif yang signifikan dengan rata-rata indikator tanggapan diatas 50%, sehingga berdampak dalam memperkuat pemahaman budaya K3 di lingkungan kerja PLN. Penerapan Aplikasi Inspekta juga terbukti membantu dalam mengidentifikasi potensi bahaya K3, mendorong pelaporan bahaya, serta memungkinkan tindakan cepat setelah pelaporan melalui integrasi teknologi informasi guna mengurangi risiko kecelakaan kerja dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan sehat.   Kata Kunci: inspekta; budaya k3; keselamatan kerja

EFEKTIFITAS PENGGUNAAN APLIKASI GUDANG ONLINE DALAM PERSEDIAAN MATERIAL DI PLN ULP KISARAN

Suhada, Rida Fahari, Yustanto, Rizky, Puariesthaufani, Achmad
Abstract: Abstract: State Electricity Company (PLN) is an Indonesian state-owned company operating in the electricity sector which is required to adapt to the times, one of which is the use of information technology. PLN's Kisaran… Customer Service Unit (ULP) currently uses various applications to support various information activities, one of which is the Online Warehouse Application (AGO). This AGO information system is used for material management such as requesting, using, receiving and returning materials. However, the effectiveness of using the material is still unknown. This research aims to see the effectiveness of AGO in supporting material supplies using qualitative methods, through literature review, observation and participatory interviews of AGO users. This aims to find out the extent of AGO users' understanding and perception of the application. From the questionnaire results, it can be seen that 85.7% answered that AGO was effective in meeting material requests.   Keywords: effectiveness of online warehouse application; information systems; material inventory     Abstrak: PT Perusahaan  Listrik Negara (PLN) adalah sebuah badan usaha milik negara Indonesia yang bergerak di bidang ketenagalistrikan yang dituntut agar menyesuaikan zaman, dimana salah satunya adalah penggunaan teknologi informasi. PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Kisaran saat ini banyak menggunakan berbagai aplikasi untuk menunjang berbagai aktivitas informasi, dimana salah satunya adalah Aplikasi Gudang Online (AGO). Sistem yang informasi AGO ini digunakan untuk pengelolaan material seperti permintaan, pemakaian, penerimaan, dan pengembalian material. Namun keefektifan penggunaan material masih belum dapat diketahui. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektfvitas AGO dalam menunjang persediaan material dengan menggunakan metode kualitatif, melalui kajian literature, observasi dan wawancara partipatif pengguna AGO. Ini bertujuan untuk mengetahu sejauh mana pemahaman dan presepsi pengguna AGO tentang aplikasi. Hasil kuesioner dapat dilihat bahwa 85,7% menjawab bahwa AGO sudah efektif dalam memenuhi permintaan material.   Kata kunci: efektifitas aplikasi gudang online; sistem informasi; persediaan material  

PEMETAAN LOKASI RAWAN KRIMINALITAS PADA SATRESKRIM POLRES ASAHAN

Agustina, Yuli, Syafwan, Havid, Handayani, Masitah
Abstract: Abstract: One of the very dangerous and unacceptable crimes is called criminality, which is related to the morals of society, is detrimental to society, and violates the law. In this case, the law enforcers, namely the police,… olice, play an essential role in dealing with crimes in society. The crimes that often occur are cases of theft which can be divided into three forms, namely motor vehicle theft (Curanmor), Theft with Weighting (Curat), and Theft with Violence (Curas). As for the Satreskrim Polres Asahan sub-section of Crime and Violence, in this case, they want to provide information to the public about places or locations prone to crime, so an application is made that will help the people in obtaining information about crime-prone areas which can later be used to prevent and monitor these crimes. This study uses a Geographic Information System (GIS), which is part of knowledge based on computer software that is utilized to present information in digital form and analyze the earth's geography to form spatial information. This study aims to apply web-based geographic information in providing information on crime-prone locations in Kisaran City and later to assist the public in obtaining information on crime-prone sites in Kisaran City. The results of this web-based GIS can help and facilitate the community and users in knowing crime-prone locations in the City of Kisaran in knowing crime-prone places or locations at the Asahan Police Criminal Investigation Unit.       Keywords: GIS; criminality; polres asahan; kisaran city  Abstrak: Salah satu tindak kejahatan yang sangat membahayakan dan tidak bisa diterima disebut dengan kriminalitas yang berhubungan dengan moral masyarakat, merugikan masyarakat, dan melanggar hukum. Adapun tindak kejahatan yang sering terjadi berupa kasus pencurian yang dapat dibagi dalam 3 bentuk yaitu pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), Pencurian dengan Pemberatan (Curat), dan Pencurian dengan Kekerasan (Curas). Adapun pihak Satreskrim Polres Asahan sub bagian Jatanras dalam hal ini ingin memberikan informasi kepada masyarakat mengenai tempat atau lokasi rawan kriminalitas,  sehingga dibuatlah sebuah aplikasi yang nantinya akan membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi mengenai lokasi rawan kriminalitas yang nantinya dapat digunakan dalam mencegah dan memantau tindak kriminalitas tersebut. Penelitian ini menggunakan Sistem Informasi Geografi (SIG) yang merupakan bagian dari pengetahuan berdasarkan pada perangkat lunak komputer yang dimanfaatkan dalam menyajikan informasi dalam bentuk digital dan analisa terhadap geografis bumi sehingga membentuk suatu informasi keruangan. Tujuan penelitian ini menerapkan informasi geografis berbasis web dalam memberikan informasi lokasi-lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran dan nantinya membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran. Hasil dari SIG berbasis web ini dapat membantu dan memudahkan masyarakat dan user dalam mengetahui titik lokasi rawan kriminalitas di Kota Kisaran dalam mengetahui tempat atau lokasi rawan kriminalitas pada Satreskrim Polres Asahan.   Kata kunci: SIG; kriminalitas; polres kab.asahan; kota kisaran.

KLASIFIKASI JUMLAH KENDARAAN DI SUMATERA UTARA DAN SUMATERA BARAT MENGGUNAKAN ALGORITMA NAIVE BAYES

Saragih, Andy Tessa, Afrida, Dwi, Dinara, R. Fazlun
Abstract: Abstract : The Central Bureau of Statistics (BPS) is a non-departmental government agency established as a provider of data or information based on Law No. 6/1960 on Census and Law No. 7/1997 on Statistics. The Central Statistics… tatistics Agency (BPS) recorded the number of motorized vehicles such as cars, buses, trucks, and motorcycles in the provinces of North Sumatra and West Sumatra in 2020-2021 reaching 3,043,892 million units. The purpose of this study is to classify the number of motorized vehicles in the form of cars, motorcycles, buses and trucks. This research uses quantitative research with Naive Bayes Algorithm analysis model. The data used in this study is data from several regions in North Sumatra Province and West Sumatra Province in 2020-2021. Evaluation of model performance is based on accuracy parameters, precision and total recall of the confusion-matrix. The results of testing the dataset and calculating the model performance parameters have obtained an accuracy value of 100%. With the percentage value of the description of each dataset class, namely a little 70.6%, moderate 21.6%, and a lot 7.8%.   Keywords :classification;confusion-matrix; data; motor vehicles; naive bayes   Abstrak : Badan Pusat Statistik (BPS) adalah lembaga pemerintahan non-departemen yang dibentuk sebagai penyedia data atau informasi berdasarkan UU Nomor 6 Tahun 1960 tentang Sensus dan UU Nomor 7 Tahun 1997 tentang Statistik. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kendaraan bermotor seperti mobil, bus, truk, dan sepeda motor di  Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada tahun 2020-2021 mencapai 3.043.892 juta unit. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengklasifikasikan jumlah kendaraan bermotor berupa mobil, sepeda motor, bus dan, truk. Adapun penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan model analisis Algoritma Naive Bayes. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data dari beberapa daerah di Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat tahun 2020-2021. Evaluasi kinerja model didasarkan pada parameter akurasi, presisi dan recall total dari Confusion-Matrix. Hasil pengujian dataset dan perhitungan parameter performa model telah didapat nilai akurasi 100%. Dengan presentase nilai keterangan setiap kelas dataset yaitu Sedikit 70,6%, Sedang 21,6%, dan Banyak 7,8%.   Kata kunci :confusion-matrix;  data; kendaraan bermotorklasifikasi; naive bayes    

Penerapan CRM Sebagai Upaya Meningkatkan Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan Pada Arya Wedding Decoration

Arya, Nur Ayu Lestari, Irianto, Irianto, Andrinata, Andrinata
Abstract: Abstract: Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village is a work that is engaged in services that lead to organizing an event or event, which can make it easier for customers or clients who order an event package to Arya… Wedding Decoration to be held professionally with maximum results than done by the client. Arya Wedding Decoration in its implementation in organizing events consists of a team in the success of an event. The Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village in its implementation experienced several problems, namely the limited promotional media, namely only using social media applications, as well as the limited efforts to retain clients and find new clients in order to increase the existence of the Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village party. The problems that have been described underlie the need for a very popular technology whose presence has various features to know client opinions, event package promos, package ratings, event package testimonials, package orders and the convenience of contacting the Makeup and Decoration party because it is supported by an application that is directly connected to the Arya Wedding Decoration Sei Alim Ulu Village via live chat.             Keywords: CRM, wedding organizer, PHP and MySQL     Abstrak: Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu merupakan  pekerjaan  yang  bergerak  dibidang  jasa  yang  mengarah  kepada  mengorganisasikan  suatu  kegiatan  acara  atau   event,  yang  dapat  memudahkan  pelanggan  atau  klien  yang  memesan  sebuah  paket   event   ke  pihak   Arya Wedding Decoration guna  diselenggarakan  secara  professional  dengan  hasil  yang  lebih  maksimal  dari  pada  dikerjakan  sendiri  oleh  klien.  Pihak  Arya Wedding Decoration pada  implementasinya  dalam  menyelenggarakan  event  terdiri  dari  sebuah  tim  dalam  menyukseskan  sebuah  event. Pihak Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu dalam  implementasinya  mengalami  beberapa  permasalahan yaitu  terbatasnya  media  promosi  yaitu  hanya  menggunakan  aplikasi  sosial  media,  serta  terbatasnya  usaha mempertahankan  klien  dan   mencari  klien  baru  guna  meningkatkan  eksistensi  dari  pihak  Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu. Permasalahan  yang  telah  diuraikan,  mendasari  perlunya  teknologi  yang   sangat  popular  kehadirannya  yang  memiliki  beragam  fitur  mengetahui pendapat  klien,  promo  paket  event,  rating  paket, testimoni  paket  event, pemesanan  paket  dan  kemudahan   menghubungi  pihak  Tata  Rias  dan Dekorasi  karena  sudah  didukung  dengan  aplikasi  yang  langsung  terhubung  dengan  pihak  Arya Wedding Decoration Desa Sei Alim Ulu  melalui   live  chat.   Kata kunci: CRM, wedding  organizer,  PHP  dan MySQL.