Search Articles & Publications

Showing 2093 articles found for "Part"

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menentukan Sisi, Rusuk, Dan Titik Sudut Kubus Di SMP Kelas VIII

Suci Ramayanti Sugeng, Aidilla Fitria Sari Siregar, Annisa Jalwa Br Panjaitan, Cindy Syaharani, Amanda Raina Sartika, Elfira Rahmadani
Abstract: Penelitian ini mengkaji bentuk-bentuk kesalahan beserta faktor penyebabnya yang dialami siswa kelas VIII SMP ketika mengidentifikasi sisi, rusuk, dan titik sudut pada bangun kubus. Desain kualitatif deskriptif dipilih agar… ar respons siswa dapat ditelaah secara mendalam tanpa adanya perlakuan atau manipulasi terhadap variabel penelitian. Sebanyak 30 siswa kelas VIII dijadikan subjek melalui teknik purposive sampling, dan 6 di antaranya dipilih untuk sesi wawancara semi terstruktur yang mewakili tiga tingkat kemampuan akademik, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Pengumpulan data dilakukan melalui tes diagnostik tertulis, wawancara yang direkam, dan dokumentasi. Analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri atas reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi metode untuk menjaga keterpercayaan temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67% siswa melakukan setidaknya satu kesalahan dalam mengidentifikasi sisi kubus, 63,33% siswa melakukan kesalahan terkait rusuk, dan 36,67% siswa mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi titik sudut secara tepat. Tiga kategori kesalahan yang dominan teridentifikasi, yaitu kesalahan konsep berupa kekeliruan mengidentifikasi unsur geometris, kesalahan visualisasi yang berkaitan dengan kesalahan membaca representasi tiga dimensi, dan kesalahan prosedural dalam menghitung komponen geometris secara sistematis. Faktor penyebab meliputi dimensi internal, terutama lemahnya pemahaman konsep dan rendahnya kemampuan penalaran spasial, serta dimensi eksternal seperti minimnya media pembelajaran dan dominasi strategi mengajar berbasis ceramah. Temuan ini menegaskan perlunya pendekatan pembelajaran geometri bangun ruang yang lebih eksploratif, konstruktivis, dan berbasis media di jenjang SMP. This study investigates the types and underlying causes of errors made by eighth-grade junior high school students when identifying the faces, edges, and vertices of a cube. A qualitative descriptive research design was employed to examine students' responses in depth without manipulating any research variables. Thirty students from the eighth grade were selected through purposive sampling, and six of them participated in semi-structured interview sessions representing three levels of academic ability: high, moderate, and low. Data were gathered using written diagnostic tests, audio-recorded interviews, and documentation. Analysis followed the interactive model proposed by Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing, with methodological triangulation applied to ensure the trustworthiness of findings. Results indicated that 46.67% of students committed at least one error in identifying cube faces, 63.33% made errors related to edges, and 36.67% had difficulty identifying vertices correctly. Three dominant error categories were identified: conceptual errors, visualization errors, and procedural errors. Causal factors encompassed internal dimensions, particularly weak conceptual understanding and limited spatial reasoning ability, and external dimensions, including insufficient instructional media and lecture-based teaching strategies.

Implementasi Metode Moora Pada Dss Penentuan Stok Optimal Paket Data Cmc Cell

Sahputra, Waldi, Nofriadi, Nofriadi, Amalia, Amalia
Abstract: Abstract: The development of information and communication technology has increased public demand for digital services, particularly data packages as the primary means of internet access. This high demand requires data package… ackage retailers to manage inventory optimally to ensure product availability meets customer needs. At CMC Cell, the determination of data package stock is still based on intuition without systematic data analysis, resulting in stock accumulation for certain products and stock shortages for others when demand increases. This study aims to design and implement a web-based Decision Support System (DSS) using the Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) method to determine the optimal stock of data packages. The MOORA method is applied to rank data package alternatives based on several criteria, including data package demand, sales history, remaining stock, selling price, and validity period. Sales data are analyzed using the calculation stages of the MOORA method. The results show that the Telkomsel V 3 GB data package achieves the highest preference value of 0.1498 and is therefore recommended as the top-priority data package, with an optimal stock quantity of 200 units. With the implementation of this system, the recommendations for determining data package stock become more measurable, objective, and data-driven.             Keywords: MOORA; PHP; decision support system; optimal stock; stock priority Abstrak: Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah meningkatkan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital, khususnya paket data sebagai sarana utama akses internet. Tingginya permintaan tersebut menuntut pelaku usaha penjualan paket data untuk mampu mengelola stok secara optimal agar ketersediaan produk sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Pada Toko CMC Cell, penentuan stok paket data masih dilakukan berdasarkan intuisi tanpa analisis data yang sistematis, sehingga sering terjadi penumpukan stok pada beberapa produk dan kekosongan stok pada produk lain saat permintaan meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Multi-Objective Optimization on the Basis of Ratio Analysis (MOORA) dalam menentukan stok optimal paket data. Metode MOORA digunakan untuk melakukan perangkingan alternatif paket data berdasarkan beberapa kriteria, yaitu permintaan paket data, riwayat penjualan, jumlah stok tersisa, harga jual, dan masa aktif. Data penjualan paket data dianalisis menggunakan tahapan perhitungan metode MOORA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa paket data Telkomsel V 3 GB memperoleh nilai preferensi tertinggi sebesar 0,1498 sehingga direkomendasikan sebagai paket data dengan prioritas stok tertinggi, dengan jumlah stok optimal sebanyak 200 pcs. Dengan adanya sistem ini, rekomendasi penentuan stok paket data yang dihasilkan menjadi lebih terukur, objektif, dan berbasis data. Kata kunci: MOORA; PHP; sistem pendukung keputusan; stok optimal; prioritas stok

Penerapan Computer Vision Menggunakan Model Yolov8 Untuk Monitoring Kepadatan Pengunjung Ruang Rawat Inap Di Rumah Sakit

Junaidi, Junaidi, Madonna Yuma, Febby, Ramadhani, Andrew
Abstract: Abstract: Hospitals, as healthcare facilities, have a high level of visitor mobility, particularly in inpatient wards. Therefore, visitor control is necessary to maintain patient comfort, safety, and service quality. Manual… ual visitor monitoring is considered ineffective and prone to errors. Therefore, this study aims to design and implement an artificial intelligence-based visitor monitoring system for hospital inpatient wards using computer vision technology. The developed system utilizes the YOLOv8 model as an object detection algorithm to automatically detect and count visitors through a camera. Visitor information is displayed through a desktop-based monitoring interface and is equipped with warning notifications via the Telegram application and an automatic alarm if the number of visitors exceeds the limit set by hospital policy. Test results show that the system is capable of performing well in detecting and counting visitors in real time, as well as sending information and warnings responsively. Thus, this system is considered effective as a technology-based hospital management support solution in controlling inpatient ward density and making decisions more quickly and accurately.        Keywords: hospital; inpatient ward; computer vision; yolov8; visitor monitoring Abstrak: Rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan memiliki tingkat mobilitas pengunjung yang tinggi, khususnya pada ruang rawat inap, sehingga diperlukan pengendalian jumlah pengunjung untuk menjaga kenyamanan, keselamatan pasien, dan kualitas pelayanan. Pemantauan jumlah pengunjung secara manual dinilai kurang efektif dan rentan terhadap kesalahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem pemantauan jumlah pengunjung ruang rawat inap rumah sakit berbasis kecerdasan buatan menggunakan teknologi computer vision. Sistem yang dikembangkan memanfaatkan model YOLOv8 sebagai algoritma object detection untuk mendeteksi dan menghitung jumlah pengunjung secara otomatis melalui kamera. Informasi jumlah pengunjung ditampilkan melalui antarmuka pemantauan berbasis desktop dan dilengkapi dengan notifikasi peringatan melalui aplikasi Telegram serta alarm otomatis apabila jumlah pengunjung melebihi batas yang ditetapkan sesuai kebijakan rumah sakit. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu bekerja dengan baik dalam mendeteksi dan menghitung jumlah pengunjung secara real-time, serta mengirimkan informasi dan peringatan secara responsif. Dengan demikian, sistem ini dinilai efektif sebagai solusi pendukung manajemen rumah sakit berbasis teknologi dalam pengendalian kepadatan ruang rawat inap dan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan akurat. Kata kunci: rumah sakit; ruang rawat inap; computer vision; yolov8; monitoring pengunjung

Penerapan Metode Promethee Dalam Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Kampus Terbaik Di Kabupaten Asahan

Maylani, Finki, Salsabila, Revina, Mangunsong, Siti Nuraida, Azzahra, Rani Kharisma
Abstract: Abstract: The development of information technology has brought significant transformation in the field of education, particularly in academic decision-making. This study aims to develop a Decision Support System (DSS) based… ased on the PROMETHEE method (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) to assist prospective students in objectively and systematically selecting the best university in Asahan Regency. The main issue addressed is the lack of integrated information regarding the strengths of each educational institution, as well as the absence of a recommendation system that considers various important criteria such as accreditation, facilities, tuition fees, achievements, and study programs. This research uses a quantitative approach with data collection techniques including observation, interviews, questionnaires, and documentation. The implementation results of the PROMETHEE method show that Royal University achieved the highest ranking, followed by Asahan University and STIKES As Syifa Kisaran. This method has proven effective in producing rational and transparent campus rankings based on multi-criteria preferences. The findings are expected to serve as a reference for prospective students and educational institutions in improving the quality and competitiveness of higher education in the Asahan region.       Keywords: decision support system promethea; campus selection; multi-criteria; asahan. Abstrak: Perkembangan teknologi informasi telah membawa transformasi signifikan dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pengambilan keputusan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan (SPK) berbasis metode PROMETHEE (Preference Ranking Organization Method for Enrichment Evaluation) guna membantu calon mahasiswa dalam memilih kampus terbaik di Kabupaten Asahan secara objektif dan terstruktur. Permasalahan yang diangkat adalah kurangnya informasi terintegrasi mengenai keunggulan masing-masing institusi pendidikan serta belum tersedianya sistem rekomendasi yang mempertimbangkan berbagai kriteria penting seperti akreditasi, fasilitas, biaya pendidikan, prestasi, dan program studi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil implementasi metode PROMETHEE menunjukkan bahwa Universitas Royal memperoleh peringkat tertinggi diikuti oleh Universitas Asahan dan STIKES As Syifa Kisaran. Metode ini terbukti mampu menghasilkan peringkat kampus secara rasional dan transparan berdasarkan preferensi multikriteria. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi calon mahasiswa dan pihak institusi dalam meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi di wilayah Asahan. Kata kunci: sistem pendukung keputusa; promethee; pemilihan kampus; multi kriteria; asahan

Mengukur Kinerja Juru Parkir Di Asahan Dengan Bantuan Machine Learning Method K-Nearest Neighbor

Ningsih, Septia, Nasution, Akmal, Santoso
Abstract: Abstract: Information Technology (IT) has played a crucial role in various sectors, including the transportation sector, as seen in the Department of Transportation of Asahan Regency, North Sumatra. One of the challenges… in this area is the performance of parking attendants, which affects the effectiveness of parking management and traffic safety. Poor performance of parking attendants can cause various issues, including traffic congestion, rule violations, and user discomfort. Therefore, evaluating the performance of parking attendants is essential to improve service quality and parking safety. In this context, the implementation of a technology-based information system is an appropriate solution to enhance the effectiveness of the performance evaluation process for parking attendants. Classification methods, such as k-nearest neighbor (KNN), are used to evaluate the performance of parking attendants more accurately and efficiently. This method allows early detection of poor performance, such as fraud or traffic rule violations, and provides feedback for improvements. The primary goal is to measure effectiveness, identify areas for improvement, and recognize parking attendants with good performance. Keywords: Information Technology, Parking Attendants, Performance Evaluation, KNN, Asahan Regency.   Abstrak: Teknologi Informasi (TI) telah memainkan peran penting dalam berbagai sektor, termasuk sektor transportasi, seperti yang terlihat pada Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Salah satu tantangan di wilayah ini adalah kinerja juru parkir yang mempengaruhi efektivitas pengelolaan parkir dan keselamatan lalu lintas. Kinerja juru parkir yang kurang optimal dapat menimbulkan berbagai masalah, termasuk kemacetan, pelanggaran aturan, dan ketidaknyamanan pengguna parkir. Oleh karena itu, penilaian kinerja juru parkir menjadi sangat penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan keamanan parkir. Dalam konteks ini, penerapan sistem informasi berbasis teknologi menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan efektivitas proses penilaian kinerja juru parkir. Metode klasifikasi, seperti k-nearest neighbor (KNN), digunakan untuk mengevaluasi kinerja juru parkir dengan lebih akurat dan efisien. Metode ini memungkinkan deteksi dini terhadap kinerja buruk, seperti penipuan atau pelanggaran aturan lalu lintas, serta memberikan umpan balik untuk perbaikan. Tujuan utamanya adalah mengukur efektivitas, mengidentifikasi area perbaikan, dan memberikan apresiasi bagi juru parkir yang memiliki kinerja baik. Kata Kunci: Teknologi Informasi, Juru Parkir, Penilaian Kinerja, KNN, Kabupaten Asahan.

Penerapan Multi Criteria Decision Untuk Rekomendasi Program Ekstrakulikuler Di Sekolah Menengah Atas

Hutauruk, Tascha Adela, Siregar, Iqbal Kamil, Rohminatin, Rohminatin
Abstract: Abstract: Education is only one area that has felt the effects of the exponential growth in computing power. Data processing and decision-making have grown more dependent on the use of information technology systems. Manually… ually selecting extracurricular activities at Panti Budaya Private High School causes kids to lose sight of what interests them and what they're good at. Because of this, kids may stop participating in extracurricular activities and never discover their true passions. Hence, it is necessary to have a decision-support system that can appropriately suggest extracurricular activities to kids according to their abilities. The purpose of this study is to develop and construct a recommendation system that makes use of the MCDM technique, more especially the ELCTRE method, which stands for the Elimination and Choice Translation Reality. By applying predefined criteria to a set of alternatives, this approach can choose the optimal one. The goal of this approach is to help students reach their full potential by recommending extracurricular activities that are both relevant and accurate. Keywords: decision support system; extracurricular activities; student potential; MCDM; ELECTRE Abstrak: Pendidikan merupakan salah satu bidang yang merasakan dampak dari pertumbuhan eksponensial dalam daya komputasi. Pemrosesan data dan pengambilan keputusan semakin bergantung pada penggunaan sistem teknologi informasi. Memilih kegiatan ekstrakurikuler secara manual di SMA Swasta Panti Budaya menyebabkan anak-anak kehilangan minat pada apa yang mereka sukai dan apa yang mereka kuasai. Karena hal ini, anak-anak mungkin berhenti berpartisipasi dalam kegiatan ekstrakurikuler dan tidak pernah menemukan gairah sejati mereka. Oleh karena itu, diperlukan sistem pendukung keputusan yang dapat secara tepat menyarankan kegiatan ekstrakurikuler kepada anak-anak sesuai dengan kemampuan mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan dan membangun sistem rekomendasi yang memanfaatkan teknik MCDM, khususnya metode ELCTRE, yang merupakan singkatan dari Elimination and Choice Translation Reality. Dengan menerapkan kriteria yang telah ditentukan sebelumnya pada serangkaian alternatif, pendekatan ini dapat memilih yang optimal. Tujuan dari pendekatan ini adalah untuk membantu siswa mencapai potensi penuh mereka dengan merekomendasikan kegiatan ekstrakurikuler yang relevan dan akurat. Kata kunci: sistem pendukung keputusan; kegiatan ekstrakurikuler; potensi siswa; MCDM; metode ELECTRE

Sistem Pendukung Keputusan Peserta Program Pkk Kecantikan Rambut Menggunakan Metode Aras Pada Lkp Lady

Nia Syafrila, Wirfa, Nurwati, Nurwati, Santoso, Santoso
Abstract: Abstract: The development of information technology has significantly influenced various aspects of life, including the way participants are selected for training programs. One example of its application can be seen in the… he Vocational Skills Education Program (PKK) in the hair beauty sector at LKP LADY in Asahan Regency. The previous manual participant selection process was considered inefficient and prone to errors. Therefore, this study aims to design a Decision Support System (DSS) based on the Additive Ratio Assessment (ARAS) method to support a more objective, transparent, and structured participant selection processThe implementation results show that the system is capable of generating participant rankings. Of the total 25 registered participants, the system successfully displayed 16 participants with the highest scores. The participant with the highest ranking was Kholina Zuhro who obtained a utility value of 0.7688. By implementing this system, the selection process at LKP LADY becomes faster, more efficient, and fairer because decisions are based on systematically determined criteria, thereby improving the quality of training results and confidence in the selection process. Keywords: : information technology; decision support systems; ARAS; PKK; selection of participants Abstrak: Perkembangan teknologi informasi sangat memengaruhi berbagai aspek kehidupan, termasuk cara dalam menyeleksi peserta pelatihan. Salah satu penerapannya dapat dilihat pada Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK) bidang kecantikan rambut di LKP LADY Kabupaten Asahan. Proses seleksi peserta yang sebelumnya dilakukan secara manual dinilai kurang efisien dan rawan kesalahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis metode Additive Ratio Assessment (ARAS) guna mendukung proses seleksi peserta secara lebih objektif, transparan, dan terstruktur. Sistem ini dirancang untuk memproses data peserta berdasarkan sejumlah kriteria seperti usia, tingkat pendidikan terakhir, pengalaman kerja, status pekerjaan, riwayat penyakit, dan jarak tempat tinggal dari lokasi pelatihan. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu menghasilkan perangkingan peserta. Dari total 25 peserta yang didaftarkan, sistem berhasil menampilkan 16 peserta dengan nilai tertinggi. Peserta dengan peringkat tertinggi adalah Kholina Zuhro yang memperoleh nilai utility sebesar 0,7688. Dengan diterapkannya sistem ini, proses seleksi di LKP LADY menjadi lebih cepat, efisien, dan adil karena keputusan didasarkan pada kriteria yang telah ditentukan secara sistematis, sehingga dapat meningkatkan kualitas hasil pelatihan dan kepercayaan terhadap proses seleksi. Kata kunci: teknologi informasi; sistem pendukung keputusan; ARAS; PKK; seleksi peserta

Pemanfaatan Teknologi Web Gis Untuk Monitoring Kasus Stunting Di Kabupaten Asahan

ABDILLAH RAMADHAN, Nurwati, Nurwati, Fitri Larasati, Mustika
Abstract: Abstract: The issue of stunting represents a significant obstacle in public health development efforts, particularly in the Asahan Regency area. Stunting not only affects children’s physical growth but also has implications… tions for intellectual capacity and productivity in the future. This study aims to develop an information system based on a Web Geographic Information System (Web GIS) to monitor the geographic distribution of stunting cases and assist the Asahan Regency Health Office in making data-driven policy decisions. The method applied in this research is a quantitative descriptive approach, encompassing the stages of problem identification, data collection, system requirements analysis, design, implementation, and system evaluation. The research findings show that the developed Web GIS platform successfully displays stunting data by district through interactive digital map representation, facilitates data input and updates by healthcare workers, and provides information accessible to the general public. The system is considered capable of improving the effectiveness and efficiency of stunting case monitoring, while also supporting information transparency and the planning of more targeted intervention programs. With the implementation of this Web GIS, stunting prevention efforts in Asahan Regency can be carried out in a more structured manner and based on accurate spatial data.             Keywords: stunting; geographic information system; monitoring; mapping; asahan regency Abstrak: Permasalahan stunting merupakan hambatan signifikan dalam upaya pengembangan kesehatan publik, terutama di wilayah Kabupaten Asahan. Stunting tidak hanya mempengaruhi aspek pertumbuhan jasmani anak, namun juga berimplikasi pada kemampuan intelektual dan daya produktif di masa mendatang. Studi ini memiliki tujuan untuk membangun sistem informasi yang berbasiskan Web Geographic Information System (Web GIS) dengan maksud memantau distribusi kasus stunting secara geografis dan memfasilitasi Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan dalam proses pengambilan kebijakan yang berdasarkan data. Metode yang diterapkan dalam riset ini adalah pendekatan deskriptif kuantitatif, meliputi fase identifikasi permasalahan, koleksi data, kajian kebutuhan sistem, perancangan, penerapan, dan penilaian sistem. Temuan penelitian menunjukkan bahwa platform Web GIS yang dikembangkan berhasil menampilkan data stunting per kecamatan melalui representasi peta digital yang interaktif, memfasilitasi proses input dan pemutakhiran data oleh tenaga kesehatan, serta menyediakan informasi yang dapat diakses oleh khalayak umum. Sistem tersebut dianggap mampu meningkatkan keefektifan dan keefisienan dalam monitoring kasus stunting, sekaligus mendukung keterbukaan informasi dan perencanaan program intervensi yang lebih tepat sasaran. Dengan adanya implementasi Web GIS ini, langkah-langkah penanggulangan stunting di Kabupaten Asahan dapat dilaksanakan dengan pendekatan yang lebih terstruktur dan berdasarkan data spasial yang tepat. Kata Kunci: stunting; sistem informasi geografis; monitoring; pemetaan; kabupaten asahan

Penerapan Lean Software Development Method Dalam Merancang E-Scm Bahan Baku Banana Chips

Sa'adah, Nur, Kurniawan, Edi, M, Yori Apridonal
Abstract: Abstract: In an increasingly competitive business era, information technology is key to managing data and information. E-SCM emerges as a strategic solution to integrate partners and manage inventory efficiently. This study… udy focuses on the application of the Lean Software Development method to design an E-SCM system in the Banana Chips industry, which faces challenges in managing inventory and production processes. The main problems faced include the inability to manage raw material inventory and non-computerized records, resulting in inefficient use of time and costs. By applying Lean principles, such as eliminating unnecessary features, fast delivery, and team collaboration, the E-SCM Website is designed to be responsive to market needs and easy to understand by users. Before the E-SCM system is applied by users, developers test the system by measuring how well the system is understood by users. Before being implemented, the system was tested using the Usability Scale System (SUS) and prototype testing. The results of the questionnaire filled out by 5 respondents showed an average SUS score of 78, which was categorized as "Acceptable" and "Good".             Keywords: lean software development method; e-scm; banana chips; inventory management; usability testing Abstrak: Dalam era bisnis yang semakin kompetitif, teknologi informasi menjadi kunci dalam pengelolaan data dan informasi. E-SCM muncul sebagai solusi strategis untuk mengintegrasikan mitra kerja dan mengelola stok barang secara efisien. Penelitian ini fokus pada penerapan metode Lean Software Development untuk merancang sistem E-SCM di industri Banana Chips, yang menghadapi tantangan dalam pengelolaan persediaan dan proses produksi. Masalah utama yang dihadapi mencakup ketidakmampuan dalam mengatur persediaan bahan baku dan pencatatan yang belum terkomputerisasi, mengakibatkan inefisiensi penggunaan waktu dan biaya. Dengan menerapkan prinsip-prinsip Lean, seperti menghilangkan fitur-fitur yang tidak perlu, pengiriman cepat, dan kolaborasi tim, Website E-SCM dirancang agar responsif terhadap kebutuhan pasar dan mudah dipahami oleh pengguna. Sebelum sistem E-SCM diaplikasikan oleh pengguna, pengembang melakukan pengujian terhadap sistem tersebut dengan mengukur seberapa baik sistem dimengeri oleh pengguna. Sebelum diterapkan, sistem diuji menggunakan Sistem Usability Scale (SUS) dan pengujian prototype. Hasil dari kuesioner yang diisi oleh 5 responden menunjukkan skor rata-rata SUS sebesar 78, yang dikategorikan sebagai “Acceptable” dan “Good”. Kata kunci: metode lean software development; e-scm; banana chips; pengelolaan persediaan; usability testing

TEKNIK COPRAS UNTUK EVALUASI KEPUASAN SISWA TERHADAP KINERJA GURU DI MAS ALWASHLIYAH PETATAL

Lestari, Eva, Rahmadani, Nurul, Lubis, Iin Almeina
Abstract: Abstract: Student satisfaction with teacher performance plays a crucial role in improving the quality of education. Teacher performance evaluation is necessary to understand how well teaching meets student expectations.… This study evaluates student satisfaction with teacher performance at MAS Alwashliyah Petatal using the COmplex PRoportional ASsessment (COPRAS) method, which effectively handles multi-criteria comparisons objectively. Data were collected through questionnaires completed by 66 out of 209 students (31.58% response rate), assessing 16 teachers based on four competency aspects: pedagogical, personality, social, and professional, with 12 sub-criteria. Despite the low participation rate, the data remained representative based on response distribution analysis. The results indicate that the COPRAS method accurately ranks teacher performance, with teacher Lia Novia, S.Pd achieving the highest satisfaction score (100%). These findings can be integrated into school policies, such as annual teacher evaluations and teacher development programs. The implementation of this evaluation system can also serve as a basis for designing teacher training that better aligns with student needs. Thus, the COPRAS method not only helps schools assess teacher performance more objectively but also supports more effective decision-making to enhance teaching quality and overall student satisfaction.             Keywords: COPRAS; evaluation; decision support system, student satisfaction; teacher performance  Abstrak: Kepuasan siswa terhadap kinerja guru berperan penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Evaluasi kinerja guru diperlukan untuk memahami sejauh mana pengajaran memenuhi harapan siswa. Penelitian ini mengevaluasi tingkat kepuasan siswa terhadap kinerja guru di MAS Alwashliyah Petatal menggunakan metode COmplex PRoportional ASsessment (COPRAS), yang mampu menangani perbandingan multi-kriteria secara objektif. Data diperoleh dari kuesioner yang diisi oleh 66 dari 209 siswa (tingkat respons 31,58%), menilai 16 guru berdasarkan empat aspek kompetensi, yaitu pedagogik, kepribadian, sosial, dan profesional, dengan 12 sub-kriteria. Meskipun partisipasi rendah, data tetap representatif berdasarkan analisis distribusi jawaban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode COPRAS memberikan pemeringkatan kinerja guru secara akurat, di mana guru Lia Novia, S.Pd memperoleh nilai kepuasan tertinggi (100%). Hasil ini dapat diintegrasikan dalam kebijakan sekolah, seperti evaluasi tahunan guru dan program pengembangan tenaga pendidik. Implementasi sistem evaluasi ini juga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan pelatihan guru yang lebih sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan demikian, metode COPRAS tidak hanya membantu sekolah dalam menilai kinerja guru secara lebih objektif tetapi juga mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat untuk meningkatkan mutu pengajaran dan kepuasan siswa. Kata kunci: COPRAS; evaluasi; kepuasan siswa; kinerja guru; sistem pendukung keputusan