Search Articles & Publications

Showing 1179 articles found for "Pengguna"

PENGGUNAAN APLIKASI CAKE UNTUK MENINGKATKAN PENGUCAPAN BAHASA INGGRIS SISWA

Neng Wafa Nurmayesti, Handi Pabriana, Anisa Septya Megawati
Abstract: Studi ini menyelidiki efektivitas aplikasi Cake dalam meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa dan mengidentifikasi aspek kefasihan pengucapan mana yang menunjukkan peningkatan terbesar. Dengan menggunakan… an pendekatan kuantitatif, penelitian menggunakan desain pre-test dan post-test dengan 60 siswa kelas 11 di SMAI Nurul Huda, dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Pengumpulan data melibatkan tes pengucapan dan kuesioner, dianalisis melalui statistik deskriptif, N-Gain, dan Wilcoxon Signed-Rank Test. Temuan ini mengungkapkan keuntungan yang signifikan dalam kelompok eksperimen, dengan skor meningkat dari 46,67 menjadi 81,73, dibandingkan dengan kelompok kontrol, yang hanya meningkat dari 50,93 menjadi 57,70. Siswa juga mengungkapkan persepsi positif tentang aplikasi Cake, mencatat peningkatan kefasihan dan kepercayaan diri mereka selama latihan pengucapan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa aplikasi Cake secara efektif meningkatkan keterampilan pengucapan bahasa Inggris siswa.

PERAN KEPALA UNIT DAN MANTRI DALAM IMPLEMENTASI QUICK RESPONSE INDONESIAN STANDARD (QRIS) KEPADA NASABAH UMKM : STUDI KASUS DI WILAYAH KANTOR UNIT BANK BRI SADANG SERANG

Novia Febrianty, Ifa Shahrash
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kepala Unit dan Mantri dalam implementasi Quick Response Indonesian Standard (QRIS) kepada nasabah UMKM di Bank BRI Unit Sadang Serang. Pendekatan kualitatif digunakan dengan… ngan metode studi kasus untuk memahami secara mendalam fenomena implementasi QRIS di lapangan. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi dengan Kepala Unit, Mantri, dan UMKM pengguna QRIS. Analisis data dilakukan menggunakan NVivo, dengan triangulasi untuk memastikan keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Unit berperan dalam perencanaan strategis, pengawasan, dan koordinasi implementasi QRIS, sedangkan Mantri berperan dalam sosialisasi, edukasi, dan pendampingan lapangan. Meskipun implementasi QRIS berjalan baik secara sistemik, terdapat kesenjangan dalam pemanfaatan oleh UMKM, khususnya pada aspek produktivitas dan literasi digital. Penelitian ini memberikan implikasi bagi penguatan pendampingan, strategi manajemen sumber daya manusia, dan literasi digital bagi UMKM.

PENGARUH KLAIM PRODUK, KESADARAN MEREK DAN SELEBRITI TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN PRODUK KECANTIKAN SKINTIFIC

Putri Aulia Sani, Somadi
Abstract: Pesatnya perkembangan industri kecantikan di Indonesia mendorong meningkatnya persaingan produk impor, khususnya produk skincare asal Tiongkok seperti Skintific. Keberhasilan merek ini tidak terlepas dari strategi pemasaran… ran yang menekankan klaim produk, kesadaran merek, serta dukungan selebriti dalam memengaruhi keputusan pembelian konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh klaim produk, kesadaran merek, dan selebriti terhadap keputusan pembelian produk kecantikan Skintific pada Generasi Z pengguna Shopee di Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling, dengan kriteria responden berusia 15–29 tahun dan pernah membeli produk Skintific minimal satu kali. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial klaim produk, kesadaran merek, dan selebriti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Variabel selebriti memiliki pengaruh paling dominan, diikuti oleh kesadaran merek dan klaim produk. Selain itu, hasil uji simultan menunjukkan bahwa ketiga variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa strategi pemasaran Skintific yang mengombinasikan klaim produk yang jelas, kesadaran merek yang kuat, serta penggunaan selebriti yang kredibel efektif dalam mendorong keputusan pembelian Generasi Z di Kota Bogor.

PENGARUH POSITIF DAN NEGATIF MEDIA SOSIAL TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL, PSIKOLOGIS, DAN PERILAKU REMAJA YANG TIDAK TERBIASA DENGAN TEKNOLOGI SOSIAL MEDIA

Nathasya Manafe, Ongki Bani, Novantri Kelendonu, Relis Roku Wag, Okma Feoh, Yenry Anastasia Pelondou
Abstract: Dampak positif dan negatif dari media sosial terhadap perkembangan sosial, psikologis, dan perilaku remaja yang belum terbiasa dengan teknologi media sosial. Di era digital ini, cara berinteraksi sosial telah berubah, terutama… rutama bagi remaja yang dibesarkan di tengah kemajuan teknologi yang cepat. Namun, tidak semua remaja beradaptasi dengan cara yang sama terhadap teknologi ini. Remaja yang masih asing dengan media sosial mungkin mengalami tantangan tersendiri saat menjelajahi dunia digital. Di sisi positif, media sosial dapat berfungsi sebagai alat untuk memperluas jaringan sosial, mendorong pembelajaran, dan membantu dalam pengembangan jati diri. Mereka dapat menemukan komunitas yang memiliki minat serupa, bertukar informasi, dan mengekspresikan kreativitas mereka. Namun, ada juga sisi negatif yang signifikan. Terpapar konten yang tidak pantas, mengalami cyberbullying, membandingkan diri secara sosial yang merugikan, dan risiko kecanduan bisa berdampak buruk pada kesehatan mental dan perilaku remaja. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap sekelompok remaja yang diidentifikasi kurang akrab dengan media sosial. Temuan studi ini menunjukkan bahwa remaja dalam kelompok ini lebih rentan terhadap dampak negatif dari media sosial, seperti kecemasan sosial dan penurunan rasa percaya diri, disebabkan oleh kurangnya keterampilan digital dan strategi menghadapinya yang efektif. Di sisi lain, beberapa remaja berhasil memanfaatkan media sosial secara positif untuk keperluan pendidikan atau pengembangan keterampilan, meskipun dengan pengawasan yang lebih ketat. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya pendidikan literasi digital yang menyeluruh dan dukungan psikososial bagi remaja, terutama bagi mereka yang kurang familiar dengan teknologi, untuk memaksimalkan keuntungan dan meminimalkan risiko dari penggunaan media sosial.

PENGARUH PEMASARAN DIGITAL DAN KEPERCAYAAN KONSUMEN TERHADAP MINAT BELI KERUDUNG BERGO HAMIDAH DI SHOPEE

Octaryani, Salsabila Putri, Ruswandi, Wawan
Abstract: Perkembangan e-commerce mendorong pelaku usaha untuk memanfaatkan strategi pemasaran digital guna meningkatkan daya saing produk. Dalam konteks fashion muslim, minat beli konsumen dipengaruhi oleh kualitas pemasaran digital… tal dan tingkat kepercayaan terhadap penjual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemasaran digital dan kepercayaan konsumen terhadap minat beli Kerudung Bergo Hamidah di platform Shopee. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner terhadap 92 responden pengguna Shopee yang mengetahui produk Bergo Hamidah, dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda disertai uji asumsi klasik, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial digital marketing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat beli, demikian pula kepercayaan konsumen yang memiliki pengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, digital marketing dan kepercayaan konsumen berpengaruh signifikan terhadap minat beli dengan nilai kontribusi sebesar 65,9%. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan meningkatkan minat beli tidak hanya bergantung pada strategi pemasaran digital yang menarik, tetapi juga pada kemampuan penjual dalam membangun dan menjaga kepercayaan konsumen.

PENGARUH PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLIGENCE (AI) DAN LITERASI DIGITAL TERHADAP LOYALITAS PELANGGAN PADA E-COMMERCE TOKOPEDIA

Meidita, Ranti, Sarah, Siti, Rizal, Iwan
Abstract: Pertumbuhan pesat teknologi digital telah meningkatkan persaingan antarplatform e-commerce, sehingga kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan literasi digital menjadi faktor penting dalam membentuk loyalitas pelanggan.… langgan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh AI dan literasi digital terhadap loyalitas pelanggan pengguna Tokopedia di Sukabumi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif kausal. Data dikumpulkan dari 97 pengguna aktif Tokopedia melalui teknik purposive sampling dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dan literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan, dengan literasi digital memiliki pengaruh yang lebih dominan. Penerapan AI mampu meningkatkan pengalaman pelanggan melalui personalisasi dan layanan otomatis, sedangkan tingkat literasi digital yang lebih tinggi meningkatkan kepercayaan diri dan rasa aman pengguna dalam bertransaksi secara daring. Secara simultan, AI dan literasi digital berpengaruh signifikan terhadap loyalitas pelanggan, yang menunjukkan bahwa platform e-commerce perlu menyeimbangkan inovasi teknologi dengan upaya peningkatan literasi digital pengguna agar tetap kompetitif.

PENGARUH TESTIMONI DAN ULASAN PRODUK TERHADAP KEPERCAYAAN CALON PEMBELI PADA MARKETPLACE SHOPEE

Sultan, Nadifa, Al Fauzi, Muhammad Zaki, Nugraha, Derry
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh testimoni dan ulasan produk terhadap kepercayaan calon pembeli pada marketplace Shopee. Kepercayaan konsumen merupakan faktor penting dalam transaksi daring karena berhubungan… hubungan langsung dengan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah pengguna Shopee yang pernah membaca testimoni dan ulasan produk sebelum melakukan pembelian, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner online yang diukur menggunakan skala Likert lima poin. Analisis data dilakukan dengan bantuan SPSS melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial testimoni berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan calon pembeli, demikian pula ulasan produk yang juga berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, testimoni dan ulasan produk terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan calon pembeli di marketplace Shopee. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel independen mampu menjelaskan sebesar 38,9% variasi kepercayaan calon pembeli, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Penelitian ini memberikan implikasi praktis bagi penjual dan pihak marketplace untuk meningkatkan kualitas testimoni dan ulasan produk guna memperkuat kepercayaan konsumen.

DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP ETIKA BERKOMUNIKASI MAHASISWA

Amabel Kalika Sachi Nubatonis, agnes30@, Agnes Dince Lahal, Aprinike Kamengmau, Abraham Bessi, Aprido Leba, Alexandro Tanau, Yenry Anastasia pelendou
Abstract: Di era digital seperti sekarang ini, media sosial sudah menjadi bagian kehidupan manusia yang paling penting terutama bagi kalangan mahasiswa yang aktif menggunakan platform seperti whatsApp yang dikenal sebagai media komunikasi,… munikasi, Tik-Tok, Instagram, Twitter dan lain sebagainya. Dengan adanya media sosial dapat memudahkan kita dalam berkomunikasi tampa ada batasan waktu dan tempat, akan tetapi disisi lain juga menimbulkan berbagai masalah yaitu etika seseorang dalam berkomunikasi. Sehinggah penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak media sosial terhadap etika komunikasi mahasiswa dengan menggunakan metode studi literatur yang menggumpulkan dan menganalisis berbagai hasil penelitian terdahulu. dengan demikian hasil pembahasan menunjukan bahwah media sosial memberikan pengaruh ganda terhadap etika komunikasi mahasiswa: di satu sisi mempermudah akses informasi dan meningkatkan ketrampilan komunikasi, namun disisi lain memberikan dampak negatif Berupa penggunaan bahasa yang kasar, penyebaran berita palsu atau biasa di sebut hoaks, perilaku yang tidak sopan yang dimana menyebar luas dimedia sosial dan di abaikan maupun dinormalisasikan perilaku buruk  tersebut dan pengabaian norma kesopanan yang sering terjadi. Dan kelebihan media sosial adalah kemampuannya memperluas jaringan komunikasi dan mempercepat pertukaran informasi, sementara kekurangannya terletak pada potensi penyala gunaan yang menimbulkan konflik dan ketidak nyamanan antar pengguna. sehinggan kita dapat memberikan solusi berupa edukasi dan peningkatan kesadaan etika bemedia sosial bagi mahasiswa agar mereka dapat bekomunikasi lebih bertanggung jawab dan menghormati orang lain. Dengan demikian penelitian ini bisa memberikan kontribusi penting dengan cara memberikan wawasan bagi pendidik dan pembuat kebijakan agar dapat merancang program komunikasi digital yang lebih efektif dan merancang program edukasi , sehinggah program tersebut dapat menaikan etika berkomunikasi di kalangan mahasiswa  dengan begitu dapat di tingkatkan dimasa depan.

DAMPAK MEDIA SOSIAL TERHADAP ETIKA SOSIAL GENERASI Z

Virgo, Virgodiman Sine, Tiwi Mita Marliana Penu, Wendi Musa Robo, Vebriance Dima, Yanuarius Bria, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Perkembangan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, khususnya melalui media sosial, telah mengubahcara individu melakukan interaksi dan komunikasi satu samalain. Media sosial mempercepat dan memperluas interaksi,… i, tetapi juga membawa berbagai tantangan yang berkaitandengan etika dan moralitas di dunia digital. Generasi Z,yangtumbuh di era digital,memiliki kemampuan teknologi yang tinggi, tetapi ada risiko kehilangan nilai-nilai sosial dan etika. Situasi ini memerlukan sebuah pendekatan mendalam untukmenilai dampak jangka panjangnya. Penelitian inimenggunakan metode kualitatif dengan menganalisis literaturdari berbagai jurnal dan artikel akademis guna memahamifenomena sosial, norma komunikasi, serta nilai moral yang berkaitan dengan penggunaan media sosial di kalanganGenerasi Z.   Media sosial memberikan peluang untuk terlibat dalaminteraksi sosial, namun juga menciptakan masalah sepertiperubahan identitas online, tekanan mental, perasaan takutketinggalan (FOMO), perundungan daring, dan informasiyang salah. Berbagai persona di dunia maya dan pengelolaancitra diri menantang pengembangan karakter individu. Selainitu, media sosial juga menciptakan norma komunikasi baruyang perlu diteliti secara mendalam. Oleh karena itu, pengaruhnya terhadap etika sosial bagi Generasi Z menjadisangat kompleks. Dengan demikian, penting untukmenanamkan nilai-nilai moral melalui pendidikan yang menggabungkan prinsip etika universal dan keterampilandigital, serta membangun ekosistem pembelajaran yang terstruktur untuk membentuk karakter dengan tanggung jawabsosial. Masa depan Generasi Z sebagai agen perubahan yang beretika akan sangat bergantung pada sistem pendidikan dan strategi yang efektif.

SOCIAL ETHICS IN SOCIAL MEDIA USE: CHALLENGES AND SOLUTIONS IN THE DIGITAL ERA

Dian, Dian Enjeli Taneo, Aptist Yantia Kartini Teresia Sole, Betryani Rabeka Penna, Dina Yanti Lassa, Charles Marten Luter Tallan, Demest Seo, Yenry Anastasia Pellondou
Abstract: Kemajuan yang cepat di bidang teknologi digital telah menjadikan jaringan sosial sebagai alat utama bagi orang-orang untuk berbicara, berbagi informasi, dan membangun hubungan tanpa batasan waktu atau tempat. Jaringan sosial… sial menawarkan berbagai keuntungan, seperti mempercepat penyebaran informasi, mempermudah hubungan antar individu, serta mendukung berbagai aktivitas dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan hiburan. Namun, di balik kemudahan ini terdapat tantangan etika sosial yang kompleks akibat penggunaan media sosial, yang perlu ditangani dengan serius. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki berbagai tantangan etika sosial yang muncul terkait dengan pemakaian media sosial dan merumuskan solusi yang dapat dilaksanakan oleh individu, masyarakat, institusi pendidikan, pemerintah, serta penyedia platform media sosial. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan pustaka, mengacu pada cara yang diterapkan untuk menggali informasi dan pengetahuan yang bersumber dari referensi buku, jurnal dan artikel yang relevan dengan etika komunikasi serta pemanfaatan media sosial pada era digital. Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya tantangan dalam etika sosial yang paling penting dalam media sosial meliputi penyebaran informasi yang tidak benar serta hoaks, anonimitas yang mengurangi rasa tanggung jawab, meningkatnya ujaran kebencian dan perundungan siber, serta hilangnya rasa empati dalam komunikasi digital. Banyak pengguna media sosial yang tidak menyadari bahwa tindakan mereka, serta unggahan dan komentar yang dibuat, dapat berdampak pada orang lain dan masyarakat secara umum. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini memberikan beberapa rekomendasi, termasuk meningkatkan literasi digital melalui pendidikan media sejak usia dini, menerapkan kebijakan ketat terhadap perilaku tidak etis di media sosial, dan meneguhkan nilai empati serta tanggung jawab dalam dunia digital.