Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Islam dan sains dalam pembelajaran guna meningkatkan pemahaman konseptual siswa. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya kemampuan siswa…
iswa dalam memahami konsep secara mendalam serta adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sains dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi experiment) yang melibatkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pemahaman konseptual, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai Islam dan sains memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pemahaman konseptual siswa. Hal ini dibuktikan dengan adanya perbedaan signifikan antara hasil belajar siswa pada kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol. Integrasi ini juga mampu meningkatkan motivasi belajar, sikap religius, serta kemampuan berpikir kritis siswa. Selain itu, pembelajaran menjadi lebih kontekstual dan bermakna karena siswa dapat mengaitkan konsep sains dengan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan integratif dapat menjadi alternatif solusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan demikian, guru diharapkan mampu merancang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai spiritual siswa. Implikasi penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan model pembelajaran yang holistik dan integratif di lingkungan pendidikan.
Abstract:This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education teachers in the formation of Islamic character values in students at SMPN 2 Nuangan, identify supporting and inhibiting factors, and analyze the…
the impact of these strategies on student behavior. The study used a descriptive qualitative approach with a case study design. The research subjects consisted of the principal, three Islamic Religious Education teachers, and Muslim students at SMPN 2 Nuangan. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through the stages of data reduction, data presentation, and conclusion drawing, while data validity was tested through source and technique triangulation, observation persistence, extended participation, and member checks. The results showed that the strategies of Islamic Religious Education teachers in the formation of Islamic character values were carried out through role models, habituation, advice, integration of character values in learning, and supervision of student behavior. Supporting factors included teacher commitment, a conducive school culture, cooperation among school members, and parental support. Inhibiting factors included differences in student backgrounds, lack of family attention, the influence of the social environment, and limited learning time. This strategy has a positive impact on improving students' religious attitudes, discipline, responsibility and good manners.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam pembentukan nilai-nilai karakter Islami siswa di SDN 8 Nagrikaker Purwakarta, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat,…
at, serta menganalisis hasil pembentukan karakter Islami siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dua guru PAI yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dilakukan melalui pembiasaan religius, keteladanan, integrasi nilai-nilai Islami dalam pembelajaran, serta pemberian tanggung jawab kepada siswa. Kegiatan pembiasaan seperti salat dhuha, tadarus Al-Qur’an, membaca doa sebelum dan sesudah pembelajaran, serta budaya sopan santun diterapkan secara konsisten di sekolah. Faktor pendukung keberhasilan strategi meliputi dukungan kepala sekolah, kerja sama antar guru, keterlibatan orang tua, dan budaya sekolah yang religius. Adapun faktor penghambat meliputi latar belakang keluarga siswa yang beragam, kurangnya pengawasan orang tua, serta pengaruh penggunaan gadget dan lingkungan sosial. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan karakter Islami siswa, seperti disiplin, kejujuran, tanggung jawab, sopan santun, dan kesadaran beribadah. Dengan demikian, strategi guru PAI dinilai efektif dalam membentuk karakter Islami siswa secara berkelanjutan.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman nilai-nilai digital Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI), mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta menganalisis dampaknya terhadap…
ap sikap dan perilaku digital siswa di SMP Islam Sumber Gundang Bangkalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian terdiri atas guru Pendidikan Agama Islam dan siswa yang dipilih secara purposif karena terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai digital Islami dilakukan melalui integrasi nilai kejujuran, amanah, tanggung jawab, dan etika bermedia dalam pembelajaran PAI melalui diskusi, video edukasi Islami, pembiasaan, serta keteladanan guru. Faktor pendukung meliputi dukungan sekolah, lingkungan religius, peran guru, dan media pembelajaran digital. Faktor penghambat berasal dari pengaruh negatif media sosial, kurangnya pengawasan orang tua, rendahnya kesadaran siswa, dan keterbatasan fasilitas teknologi. Pembelajaran PAI memberikan dampak positif terhadap peningkatan sikap dan perilaku digital Islami siswa, seperti penggunaan media sosial secara sopan, bijak, dan bertanggung jawab.
Abstract:This study aims to describe the strategies of Islamic Religious Education (PAI) teachers in increasing student learning interest and achievement at MIN 3 Palangka raya City. The study used a qualitative descriptive approach…
ach with research subjects being PAI teachers, madrasah principals, and sixth-grade students. Data collection techniques were carried out through observation, interviews, and documentation. Data analysis used the Miles and Huberman model which includes data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that PAI teachers' strategies in increasing student learning interest were carried out through the use of varied learning methods such as discussions, questions and answers, demonstrations, direct practice, educational games, and storytelling methods. Teachers also used learning media such as videos, images, posters, and presentation slides to attract students' attention. These strategies were proven to be able to increase student interest, activeness, and motivation in learning. In addition, PAI learning strategies also improved student learning achievement in the cognitive, affective, and psychomotor aspects. Students became more understanding of the material, demonstrated better behavior, and were able to practice worship correctly. Supporting factors for the research include a religious school environment, support for learning facilities, and parental cooperation, while the obstacles faced include differences in student abilities, lack of learning motivation, and limited learning media.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengimplementasikan nilai-nilai toleransi di SDN 1 Liberia Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, mengidentifikasi faktor pendukung dan…
an penghambat implementasi nilai toleransi, serta menganalisis peran guru PAI dalam membentuk sikap toleran peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari guru PAI dan beberapa peserta didik di SDN 1 Liberia. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAI menerapkan strategi pembelajaran berbasis toleransi melalui integrasi nilai-nilai toleransi dalam RPP dan materi pembelajaran, penggunaan metode cerita, diskusi, cooperative learning, serta pembiasaan sikap saling menghargai dalam kehidupan sehari-hari. Faktor pendukung implementasi toleransi meliputi dukungan warga sekolah, lingkungan yang harmonis, dan kurikulum pendidikan karakter. Adapun faktor penghambat berasal dari latar belakang keluarga dan pengaruh lingkungan luar. Guru PAI berperan sebagai pendidik, teladan, fasilitator, dan pembimbing dalam membentuk sikap toleran peserta didik sehingga tercipta lingkungan sekolah yang inklusif, harmonis, dan menghargai keberagaman.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran edutainment terhadap motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMKN Negeri 2 Nuangan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.…
r. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada siswa sebagai responden penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji asumsi klasik, serta uji hipotesis yang meliputi uji t dan uji F dengan bantuan program SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh item pernyataan dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal serta tidak ditemukan gejala multikolinearitas maupun heteroskedastisitas, sehingga model regresi layak digunakan. Berdasarkan hasil uji t, diperoleh nilai signifikansi sebesar 0,001 (< 0,05), yang menunjukkan bahwa model pembelajaran edutainment berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Selain itu, hasil uji F menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang berarti model pembelajaran edutainment secara simultan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran edutainment mampu menciptakan suasana belajar yang menarik, menyenangkan, serta meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI).
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter siswa di SMPN 2 Tutuyan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, menganalisis nilai-nilai karakter yang ditanamkan,…
serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan utama dalam penelitian ini adalah guru Pendidikan Agama Islam yang terlibat langsung dalam proses pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru PAI dalam pembentukan karakter dilakukan secara terencana, sistematis, dan berkelanjutan melalui perencanaan pembelajaran, pembiasaan, keteladanan, pemberian nasihat, penerapan aturan kelas, konsekuensi logis, kegiatan keagamaan, serta kerja sama dengan kepala sekolah, wali kelas, dan orang tua. Nilai-nilai karakter yang ditanamkan meliputi religius, jujur, disiplin, tanggung jawab, hormat, peduli sosial, empati, kerja sama, dan gotong royong. Faktor pendukung pembentukan karakter meliputi budaya sekolah yang positif, kegiatan keagamaan, keteladanan guru, dan dukungan pihak sekolah. Sementara itu, faktor penghambatnya adalah rendahnya motivasi siswa, pengaruh pergaulan, penggunaan media sosial, serta kurangnya keterlibatan orang tua.
Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan karakter Islami siswa SMA Trisula Kendal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional.…
sional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa SMA Trisula Kendal, sedangkan sampel penelitian berjumlah 40 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan program SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, heteroskedastisitas, dan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian dinyatakan valid dan reliabel. Hasil uji korelasi memperoleh nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05, sehingga menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kebiasaan membaca Al-Qur’an dengan karakter Islami siswa. Nilai koefisien korelasi sebesar 0,743 menunjukkan hubungan yang kuat dan positif. Artinya, semakin baik kebiasaan membaca Al-Qur’an siswa, maka semakin baik pula karakter Islami yang dimiliki siswa. Dengan demikian, pembiasaan membaca Al-Qur’an dapat menjadi salah satu strategi efektif dalam membentuk karakter Islami siswa di lingkungan sekolah.
Abstract:This study aims to describe the implementation of value-based Islamic Religious Education (PAI) learning strategies in building student nationalism at SMKN 1 Modayag, East Bolaang Mongondow Regency, identify supporting and…
nd inhibiting factors, and analyze their impact on students' nationalistic attitudes and behavior. This study uses a qualitative approach with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. The results show that value-based PAI learning is implemented through the planning, implementation, and evaluation stages. Teachers integrate the values of faith, morals, worship, honesty, responsibility, tolerance, cooperation, social concern, and love of the homeland in the learning process. The strategies used include storytelling, discussions, history learning, religious activities, social activities, and student involvement in school activities such as ceremonies, Scouts, and Paskibraka. Supporting factors include the principal's commitment, teacher quality, curriculum, facilities and infrastructure, the school environment, and parental and community support. Obstacles include low student motivation, limited time, lack of participation, and limited learning methods. The implementation of this strategy has a positive impact on increasing love for the homeland, tolerance, discipline, honesty, cooperation, and responsibility among students.