Search Articles & Publications

Showing 330 articles found for "Lapangan"

Manajemen Kepengurusan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Santri Di Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining Bogor

Fernanda Al Welery, Mustofa, Nur Rochmat
Abstract: Lembaga yang sudah ada sejak dahulu, bahkan sebelum kemerdekaan adalah pondok pesantren. Di Pondok Pesantren Darunnajah 02 Cipining sendiri menerapkan sistem Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC), dalam penerapannya… ya peneliti menemukan masalah yang terjadi dalam  kedisiplinan santri, seperti banyaknya santri yang telat jama’ah shalat fardu, banyaknya pelanggaran bahasa, dan melanggar tata tertib bagian keamanan. Penelitian ini akan dilaksanakan di Pondok Pesantren Darunnajah 2 cipining yang akan membahas tentang manajemen kepengurusan (OSDC) dalam meningkatkan kedisiplinan santri. Instrumen penelitian ini adalah peneliti dapat terlibat langsung dengan Pondok Pesantren Darunnajah 2 Cipining dalam proses pengumpulan data dan sumber informasi yang sesuai dengan fokus penelitian manajemen kepengurusan Organisasi Santri Darunnajah Cipining (OSDC) dalam meningkatkan kedisiplinan santri di Pondok Pesantren Darunnajah Cipining 2 Bogor. Dalam penerapannya OSDC dibagi menjadi beberapa bagian atau divisi dengan perencanaan mengawas kedisiplinan santri dalam kegiatan sehari-hari. dalam pengorganisasian Kepengurusan OSDC dibagi menjadi beberapa divisi yaitu Divisi Keamanan, Divisi Ibadah, Divisi Pengajaran, dan Divis Bahasa, dan Divisi-divisi tersebut bekerja sama untuk mendisiplinkan santri selama 24 jam, dan dalam pengontrolannya setiap divisi terjun langsung kelapangan untuk mengontrol keseharian santri. Mereka telah diberiakan wewenang oleh pimpinan pesantren dan di bawah naungan Departemen Pengasuhan Santri langsung untuk menjalankan amanah ini. Adapun faktor penghambatnya diantaranya kurangnya tanggung jawab pengurus OSDC dan kesadaran santri.

Peran Dosen Dalam Meningkatkan Motivasi Pembelajar Dalam Diri Mahasisiwa

Irham Rohib Gibran
Abstract: Salah satu faktor penting dalam mencapai keberhasilan proses pembelajaran adalah motivasi siswa. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi peran yang dimiliki oleh mata pelajaran dalam meningkatkan motivasi… i siswa untuk belajar melalui strategi pengajaran yang tepat. Sebagai tenaga pengajar yang profesional, kita harus terus berusaha untuk meningkatkan profesionalisme dan inovasi dalam metode pengajaran sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan data dari observasi primer dan juga data sekunder dari penelitian lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang memiliki guru yang dapat secara akurat menggambarkan kebutuhan, tujuan, dan perilaku mereka akan dapat mentransmisikan pengetahuan dengan lebih efektif. Strategi pengajaran yang berbeda, kompetisi yang sehat, kerja keras, dan aturan yang dibangun dengan baik dapat meningkatkan motivasi siswa. Hasil belajar yang optimal dan pemahaman materi yang mendalam juga memiliki dampak yang signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Pentingnya penelitian.

Pengembangan Dan Implementasi Kurikulum Ismuba Di SMP Muhmammadiyah 2 Curup

Mustajada, Nafaisul, Hafizah, Tamama, Selviani, Rani, Nelson, Nelson, Ngadri, Ngadri, Muhammad Idris
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menelaah tentang penerapan kurikulum ISMUBA pada lembaga pendidikan Islam berbasis Muhammadiyah. Metode penelitian menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan… atan kualitatif. Pendekatan ini digunakan untuk mengkaji dan memperoleh makna secara mendalam tentang pengembangan dan implementasi kurikulum PAI di SMP Muhammadiyah 2 Curup. Hasil dari penelitian bahwa pengembangan yang dilakukan di SMP Muhammadiyah Curup dilakukan dalam dua aspek, yaitu pengembangan di dalam kelas dan pengembangan di luar kelas. Pengembangan kurikulum di dalam kelas dilakukan oleh guru ISMUBA dengan mengembangkan proses belajar mengajar yang meliputi strategi pembelajaran, metode, dan media pembelajaran. Sementara itu, pengembangan kurikulum ISMUBA di luar kelas dikembangkan dengan menciptakan suasana religius untuk lebih memaksimalkan proses internalisasi nilai-nilai karakter dan agama kepada peserta didik. Implementasi kurikulum ISMUBA di SMP Muhammadiyah Curup, salah satu guru masih menggunakan kurikulum KTSP 2013 meski kurikulum sekolah secara umum menggunakan kurikulum Merdeka. Dalam implementasi di kelas, guru PAI tidak begitu maksimal menyiapkan perangkat pembelajaran. Akan tetapi hal tersebut dapat diatasi dengan tetap profesionalnya guru dalam mengajar.

Peran Manajemen Perkantoran Dalam Meningkatkan Kinerja Guru di Madrasah Ikhwanul Muslimin

Tengku Darmansah, Inda Lestari, Nadiah Nazah, Sri Solehatun
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam peran manajemen perkantoran dalam meningkatkan kinerja guru di madrasah Ihwanul Muslimin. Manajemen perkantoran yang efektif dianggap salah satu faktor kunci dalam… lam menciptakan lingkungan kerja yang mendukung dan kondusif, yang pada giliranya dapat meningkatkan kinerja dan produktivitas guru.  Penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode studi kasus, yang memungkinkan analisis mendalam terhadap dinamika manajmen perkantoran dan dampaknya terhadap kinerja guru. Data penelitian diperoleh berdasarkan dari observasi dan jawaban dari pertanyaan pertanyaan yang penulis ajukan kepada pihak yang terkait dengan proses wawancara langsung dilapangan, dengan responden 30 guru dan 10 pegawai administrasi di Madrasa Ihwanul Muslimin II Tembung. Selain itu, analisis dokumen terkait manajemen dan kinerja guru juga dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen perkantoran yang baik, yang mencakup pengelolaan administrasi yang efesiensi, penyediaan fasilitas yang memadai, dan optimalisasi sumber daya sangat berpengaruh terhadap peningkatan motivasi dan produktivitas guru. Penelitian ini menemukan bahwa penerapan sistem manajemen yang terstruktur dan efisien membantu mengurangi beban administratif yang dihadapi oleh guru, sehingga mereka lebih fokus pada tugas tugas pengajaran dan pengembangan profesional. Selain itu, dukungan manajemen dalam bentuk pelatihan dan pengembangan bagi guru juga terbukti meningkatkan kompetensi dan kualitas pengajaran. Secara keseluruhan, perbaikan dalam manajemen perkangtoran di madrasah Ihwatul Muslimin tidak hanya berdampak positif pada kinerja guru, tetapi juga berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan kualitas Pendidikan di madrasah tersebut.

Manajemen Persuratan Tata Usaha Dalam Meningkatkan Pelayanan Administrasi Di Sekolah

Fauzan Azhima Sirait, Mulia Ardiansah Harahap, Nur Dahyanti, Sylvi Marsella Diastami, Tengku Darmansyah
Abstract: Tata usaha sekolah mempunyai peranan penting bagi kelancaran administrasi sekolah, tata usaha sekolah perlu diperhatikan karena memiliki peranan dan fungsi yang strategis. Oleh karena itu adanya manajemen tata usaha dapat… t meningkatkan pelayanan administrasi agar berjalan secara maksimal. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini. Untuk mengetahui perencanaan tata usaha dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian studi lapangan. Hasil penelitian ini adalah (1) Perencanaan tata usaha dalam meningkatkan pelaksanaan administrasi sekolah yaitu mencakup; a). Melakukan perekrutan pegawai tata usaha, b). Merumuskan pembagian tugas dan kewajiban, c). Adanya pelibatan dari berbagai warga sekolah, d). Merumuskan strategi yang akan dilaksanakan pada proses pelaksanaan nantinya, e). Memperhatikan keperluan yang dibutuhkan dalam proses pelaksanaan. (2) Pelaksanaan tata usaha dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah; a). Dilaksanakan sesuai dengan bentuk pelayanan administrasi, b). Adanya peran dan strategi pemimpin dalam hal menggerakkan anggotanya, c). Memenuhi dan melaksanakan apa saja yang diperlukan dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah, d). Strategi yang digunakan untuk meningkatkan pelayanan administrasi sekolah, e). Mengidentifikasi adanya faktor pendukung dalam meningkatkan pelayanan administrasi sekolah. Adanya solusi dalam mengatasi hambatan pada pelaksanaan pelayanan administrasi sekolah. Hasil dari proses evaluasi yang diperoleh bahwa bentuk-bentuk pelayanan yang diberikan sudah dilaksanakan dengan baik, adanya bentuk tindak lanjut yaitu mengidentifikasi peluang serta meminimalisir kelemahan dan kekurangan.

Perencanaan Sistem Informasi Pelayanan Surat Menyurat Pada MTS Al-Jihad

Fitra Amalia Harahap, Anggi Anggrain, T. Darmansah, Nur Khotima, Amaluddin Tanjung
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perancangan sistem informasi pelayanan surat menyurat yang ada di Mts Al-Jihad. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan pada artikel ini… yaitu secara observasi dan dokumentasi ke lapangan serta kepustakaan yang mencakup rujukan jurnal, buku, dan artikel lainnya. Dapat diketahui bahwa di era digital seperti saat ini, perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasisangat berpengaruh dan berperan penting terhadap proses kegiatan yang dilakukan oleh suatu lembaga instansi pendidikan,terutama untuk mempermudah dalam proses pelayanan surat-menyurat. Kecepatan pengolahan data sertapenyampaian informasi memiliki peran yang penting untuk memudahkan kinerja yang ada di suatu lembaga pendidikan. Dengan menggunakan proses kinerja pelayanan surat-menyurat yang sudah dilakukan dengan cara melalui sistem aplikasi yang lebih modern akan dapat menunjang proses kinerja lebih baik lagi.

Analisis Pengelolaan Sumber Daya Alam Perairan di Indonesia (Studi Kasus pada Kabupaten Konawe)

Nartin, Eliyanti Agus Mokodompit
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan sumber daya alam perairan di Indonesia dengan menggunakan studi kasus pada Kabupaten Konawe. Penelitian ini melibatkan survei lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan… pentingan terkait, dan analisis data sekunder untuk memahami tantangan dan potensi dalam pengelolaan sumber daya alam perairan di wilayah ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang praktik pengelolaan yang efektif dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan dan tindakan pengelolaan di masa depan. Penelitian ini untuk menganalisis pengelolaan sumber daya alam perairan di Indonesia dengan menggunakan studi kasus pada Kabupaten Konawe. Penelitian ini melibatkan survei lapangan, wawancara dengan pemangku kepentingan terkait, dan analisis data sekunder untuk memahami tantangan dan potensi dalam pengelolaan sumber daya alam perairan di wilayah ini. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih baik tentang praktik pengelolaan yang efektif dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan kebijakan dan tindakan pengelolaan di masa depan.

Potensi Sumber Daya Perikanan Tangkap di Kabupaten KonaweSulawesi Tenggara

Misnawati, Eliyanti Agus Mokodompit
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi sumber daya perikanan tangkap di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara. Kabupaten Konawe memiliki potensi kelautan yang besar dan beragam, namun penelitian tentang sumber… daya perikanan tangkap di daerah ini masih terbatas. Dalam penelitian ini, dilakukan survei lapangan dan pengumpulan data melalui wawancara dengan nelayan setempat serta analisis data sekunder yang terkait dengan produksi perikanan tangkap. Metode pengumpulan data meliputi survei lapangan dan wawancara dengan nelayan yang aktif di Kabupaten Konawe. Data yang dikumpulkan meliputi informasi tentang spesies ikan yang ditangkap, alat tangkap yang digunakan, musim penangkapan, dan hasil tangkapan per unit upaya (CPUE). Selain itu, data sekunder tentang produksi perikanan tangkap di daerah ini juga dikumpulkan dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Ditemukan berbagai spesies ikan yang ditangkap, termasuk ikan pelagis dan ikan karang yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Alat tangkap yang umum digunakan oleh nelayan lokal meliputi jaring, pancing, dan bubu. Musim penangkapan yang paling produktif adalah pada saat musim kemarau. Produksi perikanan tangkap di Kabupaten Konawe cenderung bervariasi dari tahun ke tahun. Faktor-faktor seperti fluktuasi iklim, perubahan suhu air laut, dan aktivitas manusia dapat mempengaruhi hasil tangkapan. Upaya-upaya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan perlu diterapkan untuk memastikan keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap di daerah ini. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Kabupaten Konawe memiliki potensi sumber daya perikanan tangkap yang signifikan. Namun, upaya pengelolaan yang berkelanjutan harus dilakukan untuk menjaga keberlanjutan sumber daya perikanan tangkap ini. Penelitian lebih lanjut juga diperlukan untuk memahami secara lebih mendalam tentang potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Kabupaten Konawe.

Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan Di Pesantren Darunnajah 2 Cipining

Ahmad Hasan Rosadhi
Abstract: Penelitian ini membahas tentang strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining, Rumusan masalah pada penelitian ini adalah Bagaimana strategi pemasaran jasa pendidikan, Faktor Pendukung dan Faktor… Penghambat dalam Pelaksanaan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi pemasaran jasa pendidikan di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan analisis kualitatif dan mengambil lokasi di Pesantren Darunnajah 2 Cipining. Sumber data dalam penelitian ini adalah Wakil Pengasuh Pesantren, Ketua Panitia Penerimaan Santri Baru 2022 (PPSB), dan guru Pengajar.  Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi serta teknik mengecek keabsahan data, peneliti menggunakan Triangulasi Sumber. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data dan penyajian data. Teknik penjaminan keabsahan data yang digunakan dalam penelian ini adalah trianggulasi dan menggunakan bahan referensi.  Hasil penelitian diketahui bahwa: (1) pelaksanaan manajemen pemasaran jasa pendidikan, yaitu: meningkatkan kualitas mutu layanan pendidikan, membuat berbagaimacam kegiatan sesuai dengan minat dan bakat siswa, meminimalisir biaya pendidikan yang ada, dan membuat kegiatan-kegiatan kemasyarakatan. (2) media yang digunakan untuk pemasaran jasa pendidikan adalah media cetak dan media elektronik antara lain: brosur, wardan (majalah), website, chanel youtube, instagram, tiktok. (3) factor pendukung dan penghambat strategi pemasaran jasa pendidikan antara lain, faktor pendukung: mudahnya pemasaran di era digital, mudahnya akses komunikasi, lokasi di kawasan asri, harga yang terjangkau, factor penghambat: akses jalan yang sulit dan jauh, belum adanya jurusan ipa dan informatika. Setelah dilalukan observasi lapangan, penulis menyimpukan bahwa pentingnya pemasaran jasa pendidikan mempengaruhi banyak sedikitnya siswa yang mendaftar ke Pesantren Darunnajah 2 Cipining.

Metode dan Instrumen Pengumpulan Data (Kualitatif dan Kuantitatif)

Muhammad Yasin, Sabaruddin Garancang, Andi Abdul Hamzah
Abstract: Penelitian ini tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana metode dan instrument pengumpulan data yang benar untuk kualtitatif dan kuantitatif. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) yang bersifat… ifat deskriptif kualitatif, dengan pendekatan komparatif yaitu melibatkan perbandinagan antara dua atau lebih elemen atau temuan. Maka permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah pertama: Bagaiamana Metode Pengumpulan Data Pada Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif?, kedua: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kualitatif?, ketiga: Bagaimana Instrumen Pengumpulan Data Penelitian Kuantitatif?, Keempat: Bagaimana Kriteria Instrumen Penelitian Yang Baik?. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pengumpulan data merupakan salah satu tahapan sangat penting dalam penelitian. Teknik pengumpulan data yang benar akan menghasilkan data yang memiliki kredibilitas tinggi, dan sebaliknya. Oleh karena itu, tahap ini tidak boleh salah dan harus dilakukan dengan cermat sesuai prosedur dan ciri-ciri penelitian baik kualitatif maupun kuantitatif. (2) Proses pengumpulan data dalam penelitian kualitatif dapat dilakukan dengan berbagai cara dengan terjun langsung ke lapangan. Hal ini dapat dilakukan melalui observasi atau kuesioner, wawancara mendalam dengan subjek survei, survei dokumenter, dan diskusi kelompok terfokus. Dalam metode pengumpulan data kuantitatif, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh peneliti, yakni survei kuisioner atau angket, wawancara, dan dokumentasi. (3) Penelitian Kualitatif dalam pengumpulan datanya, instrument yang dapat digunakan anatara lain; Instrument wawancara, instrument Observasi atau pengamatan, Fokus Group Discussion (FGD), Instrumen dokumen. Penelitian kuantitatif dalam mengambil data menggunakan instrumen yang berupa: Instrumen Tes dan Investori, Instrumen Angket atau Kuisioner, Instrumen Lembar Observasi, Instrumen Dokumen dan Data Sekunder. (4) Kriteria pokok yang harus dipenuhi oleh suatu instrumen penelitian agar dapat dinyatakan memiliki kualitas yang baik yaitu validitas, reliabilitas, dan praktikabilitas.