Showing 7 articles found for "Kurikulum"

Pengaruh Studi Independent pada Kurikulum MBKM Terhadap Mahasiswa Komputer

Dhany, Hanna Willa, Izzmi Aulia, Shiddiq Akbar Nugraha, Laila Hasanah, Lola Amalia
Abstract: Program MBKM This of course very beneficial for student in era modern and this program should be continued. Everything just goes with Good However still just there is things Which must fixed so that the future can be much… h better. The University establishes a relationship or cooperation with the organization who are outside the campus for the MBKM Independent Study Program because basically MBKM is a means that is realized so that students can develop self in outside environment campus. Besides expected cooperate more, so that students get rights freedom to choose What Which they Want to capable campus give the best. And what needs to be considered is that cooperation is established long before the student's schedule to carry out the MBKM Program If you pay attention again, it will help success in the program will come. The author hopes the parties Panca Budi Development University Medan can provide a better system for program implementation MBKM related to additional information that is clearer, valid and orderly students can carry out activities more efficiently and guide writer in a manner Good so that create results Work Which more quality expected web profile Which made can beneficial can be used by continuing to periodically update the information And made the more interesting. Hopefully the Program Studies Knowledge Philosophy Unpab can take advantage of the Web Profile of this Study Program well, as a medium information to assist candidate of student Which want to look for information about the world of lectures and make it easier for them to find information Where just and anytime only via the internet.

Pemanfaatan Artificial intelligence dalam Pembuatan Presentasi bagi Guru-Guru Brainfor Islamic School Kisaran

Maharani, Dewi, Anggraeni, Dewi, Nofitri, Rika
Abstract: Pengabdian Masyarakat berjudul "Pemanfaatan Artificial Intelligence dalam Pembuatan Slide Presentasi bagi Guru-Guru” ini merupakan upaya mendukung inovasi dalam dunia pendidikan khususnya di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan… dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Sekolah Brainfor Islamic School Kisaran. Permasalahan yang dihadapi guru-guru pada tingkat ini adalah kendala dalam menyusun materi presentasi yang cepat, serta menarik perhatian orangtua siswa maupun siswanya dan mampu efektif dalam menyampaikan informasi. Dalam menyikapi permasalahan ini, kami mengusulkan solusi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dengan fokus pada penggunaan ChatGPT yang dapat memberikan panduan desain, layout, dan konten presentasi secara otomatis, sesuai dengan tujuan yang ingin di sampaikan Narasumber atau Guru. Penggunaan ChatGPT ini bertujuan membantu guru-guru Brainfor dalam menyusun slide presentasi yang sesuai alur ataupun prosedur serta relevan dengan kurikulum yang berlaku. ChatGPT ini akan dapat diakses melalui platform online atau aplikasi, memudahkan akses dan penggunaan oleh para guru. Dalam upaya mendukung pemahaman dan penerapan teknologi ini, proposal ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru mengenai penggunaan alat AI dalam menyusun materi presentasi yang berkualitas. Selain itu, sebagai langkah inovatif tambahan, narasumber melibatkan penggunaan platform desain grafis Canva dalam pembuatan slide presentasi. Canva adalah alat yang user-friendly dan populer dalam pembuatan desain grafis, termasuk pembuatan slide presentasi. Para guru akan diajarkan cara mengintegrasikan output dari Chat GPT yang dikembangkan dengan Canva, sehingga para guru-guru dapat menghasilkan presentasi yang lebih kreatif dan sesuai dengan gaya masing-masing. Langkah ini diambil untuk memberikan variasi dan fleksibilitas lebih kepada guru dalam menciptakan materi yang menarik perhatian siswa atau objek lainnya. Rencana kegiatan diawali dengan identifikasi kebutuhan guru-guru melalui survei dan dialog untuk memastikan bahwa AI yang digunakan dapat menjawab kebutuhan yang sebenarnya. Setelah itu, dilanjutkan dengan penggunaan Canva dalam desain grafis. Pelatihan ini tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga penerapan praktis dalam kegiatan pengetahuan dan pembelajaran sehari-hari. Setelah fase pelatihan, guru-guru akan diberikan kesempatan untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh mereka dalam pembelajaran di kelas. Selama periode ini, mereka juga akan mendapatkan dukungan dan pemantauan penggunaan ChatGPT AI dan Canva untuk memberikan dampak positif atau hasil pembelajaran. Dengan menyatukan kecerdasan buatan, platform desain grafis, dan pelatihan guru, proyek ini bertujuan menciptakan solusi holistik untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di tingkat SD dan PAUD. Melalui pendekatan ini, diharapkan para guru dapat dengan lebih kreatif dan efektif menyampaikan materi kepada siswa, maupun objek lainnya serta menghasilkan dampak positif pada proses pembelajaran dan pemahaman mereka. 

Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Di SMP Swasta Alam Leuser

Lola Zeramenda Br Tarigan, Anggi Wulansari, Zizni Ilma
Abstract: Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah berbasis alam menghadirkan tantangan unik dalam pengembangan modul pembelajaran yang selaras dengan karakteristik sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan… an efektif dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka di SMP Swasta Alam Leuser melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan spesifik guru dalam mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis alam dengan framework Kurikulum Merdeka. Model pendampingan yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif, mentoring berkelanjutan, dan pembentukan komunitas praktik, menghasilkan peningkatan kompetensi guru sebesar 72% dalam pengembangan modul ajar. Integrasi nilai-nilai pembelajaran berbasis alam mencapai tingkat keselarasan 80% dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa (68%) dan pemahaman konsep (75%). Program pendampingan berhasil memampukan 85% guru mengembangkan modul ajar secara mandiri, menunjukkan efektivitas dan keberlanjutan program. Model ini dapat menjadi referensi bagi sekolah alam lainnya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.

Sosialisasi Platform Kampus Merdeka Sebagai Wadah Berkarya Guru

Anggraeni, Dewi, Rizaldi, Rizaldi
Abstract: Platform merdeka mengajar adalah suatu aplikasi yang digunakan untuk membantu guru untuk mendapatkan referensi, inspirasi dan pemahaman untuk menerapkan kurikulum merdeka. SDN 015905 Binjai Serbangan Kecamatan air joman… adalah salah satu sekolah sasaran yang menjadi fokus utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Isi platform merdeka mengajar antara lain adalah edukasi menjadi penggerak untuk guru dalam mewujudkan pelajar pancasila. Menyediakan referensi bagi guru untuk mengembangkan praktik mengajar sesuai kurikulum merdeka, serta mendorong guru untuk terus berkarya dan menyediakan wadah berbagi paktek yang baik. Tujuan pelaksanaan pengabdian ini merupakan memberikan pengetahuan dan pengenalan mengenai aplikasi platform kampus merdeka sebagai wadah berkarya guru.

Pelatihan Moonsonsim Sebagai Media Edukatif Untuk Membangun Jiwa Wirausaha Dan Pemahaman Dasar Akuntansi Siswa SMA Darma Bakti Lubuk Pakam

Ngiw Aman Harja, Brilian Moktar
Abstract: Permasalahan rendahnya minat kewirausahaan dan lemahnya pemahaman akuntansi dasar di kalangan siswa sekolah menengah menjadi tantangan yang signifikan dalam dunia pendidikan. Pelatihan kewirausahaan berbasis simulasi digital… ital seperti MonsoonSIM menawarkan pendekatan pembelajaran partisipatif yang mampu menggabungkan aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara terpadu. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Darma Bakti Lubuk Pakam dengan tujuan membangun jiwa kewirausahaan siswa serta meningkatkan pemahaman mereka terhadap konsep dasar akuntansi melalui pengalaman belajar langsung. Pelatihan dilakukan selama dua hari melalui simulasi bisnis virtual berbasis tim, di mana siswa mengelola perusahaan secara menyeluruh mulai dari pengaturan modal, pengadaan barang, penjualan, hingga peramalan penjualan. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat menjalankan simulasi dengan baik dan menunjukkan pemahaman yang lebih kuat terhadap alur dan pengambilan keputusan bisnis. Kegiatan ini membuktikan bahwa MonsoonSIM dapat menjadi media edukatif yang efektif dan menyenangkan dalam membentuk pola pikir wirausaha sejak usia sekolah. Program ini juga berpotensi direplikasi di sekolah lain sebagai bagian dari penguatan kurikulum berbasis pengalaman (experiential learning).

Pelatihan dan Pemanfaatan Internet of Things (IoT) Berbasis ESP8266 di SMK Negeri 1 Tanjung Raya

Mourend Devegi, Bernediv Nurdin
Abstract: Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru serta siswa SMK dalam memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) melalui proyek robot mobil Wi-Fi berbasis ESP8266. Metode yang digunakan terdiri… rdiri dari empat tahap : pengenalan IoT, pelatihan pemrograman Arduino IDE, praktik perakitan robot, dan evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta dalam memahami konsep IoT, memprogram mikrokontroler, serta merakit dan mengendalikan robot via Wi-Fi. Selain itu, dihasilkan modul pelatihan yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Kegiatan ini berhasil menciptakan sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di era digital.

Fundamental User Interface Dan User Experience (UI/UX) Design Di Lingkungan Sekolah Menengah Kejuruan

Kurniawan, Edi, Syafnur, Afdhal, Rahmadani, Nurul, Nasrun Marpaung
Abstract: Dunia digital yang terus berkembang menyoroti pentingnya desain antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX). Namun, kurikulum di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sering kali tidak memadai dalam menangani masalah… kritis ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk membekali siswa SMK, khususnya di SMK Negeri 1 Air Joman dengan keterampilan desain UI/UX melalui instruksi yang berfokus pada praktik. Kami mulai dengan menentukan kebutuhan siswa, kemudian kami membahas prinsip-prinsip desain UI/UX, diikuti dengan proses pembuatan Mockup UI dan prototype menggunakan Figma, dan diakhiri dengan mereview hasil desain dari proyek mereka. Kami menggunakan pre-test, post-test, observasi praktis, dan kuesioner kepuasan peserta untuk mengukur keberhasilan. Akibatnya, nilai rata-rata peserta meningkat sebesar 70%, dan hasilnya menunjukkan bahwa para siswa puas dengan materi dan metode pengajaran. Pelatihan ini meningkatkan pemahaman konseptual siswa, kecakapan teknis, dan kemampuan untuk menghadapi tantangan di tempat kerja kreatif digital. Ini adalah pernyataan sederhana bahwa pendekatan pembelajaran praktis sangat efektif dalam dalam mengasah kemampuan vokasional di bidang desain digital.