Search Articles & Publications

Showing 4 articles found for "Leuser"

A MODEL OF CROSS-BORDER UNIVERSITY COLLABORATION IN THE DISTRIBUTION OF HUMANITARIAN AID TO FLOOD VICTIMS IN KETAMBE SUBDISTRICT (SOUTHEAST ACEH)

Assauwab, Muhammad Husaini, Kartono, Kartono, Ramud, Anuar, Sukriadi, Sukriadi, Alsi, Ilham, Apandi, Irfan, Marzuki, Mohd, Harith, Mohd
Abstract: The flood disaster that occurred in Ketambe District, Southeast Aceh Regency, at the end of 2025 caused significant impacts on local communities, including damage to housing, disruption of economic activities, and increased… sed demand for basic necessities. These conditions required a rapid, targeted, and well-coordinated humanitarian response. This community service program aimed to provide clothing and food assistance to flood victims while developing a cross-border university collaboration model for disaster response. The program was implemented through a partnership involving Universitas Gunung Leuser (UGL), Universiti Poly-Tech Malaysia (UPTM), and Insan Cakna. The implementation stages included needs assessment, institutional coordination, aid procurement, aid distribution, and program evaluation. UGL was responsible for needs assessment, local coordination, and aid distribution, while UPTM served as the primary donor providing financial assistance, clothing, and food supplies. Insan Cakna acted as the liaison and coordination facilitator between both institutions. The results demonstrated that the collaboration model improved the effectiveness and accuracy of aid distribution while strengthening institutional synergy in disaster response efforts. Beyond providing direct benefits to affected communities, the program generated a cross-border university collaboration model that can be replicated in future humanitarian and disaster management initiatives. The findings highlight that the success of humanitarian programs depends not only on the availability of aid but also on effective coordination, clear division of responsibilities, and sustainable institutional partnerships.

Jejak Daun Menjadi Karya: Pelatihan Ecoprint Founding Sebagai Media Pembelajaran Berbasis Lingkungan

Tarigan, Lola Zeramenda, Sri Dewi, Sisca, Mulyani, Neni
Abstract: Abstract: Ecoprinting is an environmentally friendly fabric dyeing technique that utilizes natural pigments from plants. However, the use of this technique as an environmentally-based learning medium in schools is still… limited, particularly in optimizing the potential of local plants available around students. This community service activity aims to implement the ecoprint pounding technique with students at Alam Leuser Middle School. The approach used included counseling, simulation, training, and evaluation. The counseling provided basic knowledge of the ecoprint method. The results showed that participants successfully implemented the pounding technique using local leaves and plants. The resulting ecoprints have the potential to become superior products. Local plants that produce the sharpest patterns include Centrosema pubescens, Carica papaya leaves, Ricinus communis L., Cosmos sulphureus, and Pinus. However, further training and intensive mentoring are still needed to improve product quality. This activity is expected to increase students' creativity in using environmental resources as learning tools. This activity introduces simple and easily marketable creative economic ideas. In addition, this activity raises students' awareness of the use of natural materials in textile arts, thereby supporting environmental conservation. Keywords: ecoprint; leaf footprint; environment; learning media; pounding technique   Abstrak: Ecoprint merupakan teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yang memanfaatkan pigmen alami dari tumbuhan. Namun, pemanfaatan teknik ini sebagai media pembelajaran berbasis lingkungan di sekolah masih terbatas, khususnya dalam mengoptimalkan potensi tumbuhan lokal yang tersedia di sekitar peserta didik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan teknik menumbuk ecoprint dengan siswa di SMP Alam Leuser. Pendekatan yang digunakan meliputi penyuluhan, simulasi, pelatihan, dan evaluasi. Penyuluhan memberikan pengetahuan dasar tentang metode ecoprint. Hasilnya menunjukkan bahwa peserta berhasil melakukan teknik menumbuk menggunakan daun dan tumbuhan lokal. Ecoprint yang dihasilkan berpotensi menjadi produk unggulan. Tumbuhan lokal yang menghasilkan pola paling tajam antara lain Centrosema pubescens,  daun Carica papaya, Ricinus communis L, Cosmos sulphureus dan Pinus. Namun, pelatihan lebih lanjut dan pendampingan intensif masih diperlukan untuk meningkatkan kualitas produk. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kreativitas siswa dalam menggunakan sumber daya lingkungan sebagai alat pembelajaran. Kegiatan ini memperkenalkan ide-ide ekonomi kreatif yang sederhana dan mudah dipasarkan. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kesadaran siswa tentang penggunaan bahan alami dalam seni tekstil, sehingga mendukung konservasi lingkungan. Kata kunci: ecoprint; jejak daun; lingkungan; media pembelajaran; tehnik pounding

Analisis Pendidikan Konservasi Di SMP Swasta Alam Leuser: Pendekatan, Materi, dan Dampak Kesadaran Lingkungan Siswa

Lola Zeramenda Tarigan, Sariyani Kudadiri
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan konservasi; 2 mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran materi konservasi di SAL;… AL; dan 3) menilai dampak pendidikan konservasi terhadap perilaku dan kesaran siswa terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan yang relevan baik dalam konteks lokal maupun global, serta kemampuan materi tersebut untuk membangkitkan kesadaran dan keterlibatan siswa. Pendekatan pembelajaran yang sangat partisipatif, memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan konservasi praktis seperti penghijauan, pembersihan sekolah, dan jelajah alam. Dampak positif terhadap sikap peduli siswa terhadap lingkungan yang terlihat dalam peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Namun, ada beberapa kendala yang diidentifikasi, seperti keterbatasan sumber belajar dan kurangnya pengaturan materi yang lebih terperinci, terutama untuk siswa kelas 7, 8, dan 9. Pendidikan konservasi di SMP Alam Leuser dapat dijadikan model yang baik untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain, dengan memperhatikan pentingnya keterlibatan langsung siswa dalam tindakan konservasi serta pembelajaran berbasis kontekstual dan praktis.

Pendampingan Penyusunan Modul Ajar Kurikulum Merdeka Di SMP Swasta Alam Leuser

Lola Zeramenda Br Tarigan, Anggi Wulansari, Zizni Ilma
Abstract: Implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah berbasis alam menghadirkan tantangan unik dalam pengembangan modul pembelajaran yang selaras dengan karakteristik sekolah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan… an efektif dalam penyusunan modul ajar Kurikulum Merdeka di SMP Swasta Alam Leuser melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan spesifik guru dalam mengintegrasikan pendekatan pembelajaran berbasis alam dengan framework Kurikulum Merdeka. Model pendampingan yang dikembangkan mencakup pelatihan intensif, mentoring berkelanjutan, dan pembentukan komunitas praktik, menghasilkan peningkatan kompetensi guru sebesar 72% dalam pengembangan modul ajar. Integrasi nilai-nilai pembelajaran berbasis alam mencapai tingkat keselarasan 80% dengan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka, berdampak pada peningkatan motivasi belajar siswa (68%) dan pemahaman konsep (75%). Program pendampingan berhasil memampukan 85% guru mengembangkan modul ajar secara mandiri, menunjukkan efektivitas dan keberlanjutan program. Model ini dapat menjadi referensi bagi sekolah alam lainnya dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka.