Search Articles & Publications

Showing 3587 articles found for "Serta"

TOPSIS METHOD IMPLEMENTATION FOR STUDENT VIOLATION SANCTIONS AT SMAN 1 KISARAN

Abidi, Mhd Ihsan, Maharani, Dewi, Nasution, Akmal
Abstract: Abstract: Secondary education plays an important role in shaping students' academic, social, and emotional skills and preparing them for further education or entering the workforce. One important aspect of education is the… he application of discipline through sanctions for violations of school rules. SMA Negeri 1 Kisaran currently still uses a manual system in recording and imposing sanctions, which is prone to errors, data loss, and is less efficient in decision making. This study aims to propose the implementation of a decision support system based on the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to determine more objective and transparent sanctions. The results of the application of the TOPSIS method in the process of determining objective sanctions for students at SMA Negeri 1 Kisaran are based on factors such as attendance, neatness, diligence, and student behavior, resulting in more accurate and systematic decisions. This study shows that the application of the TOPSIS method increases efficiency in determining sanctions for students and supports a fairer and data-based coaching process in schools.            Keywords: decision support system; discipline; sanctions; TOPSIS.   Abstrak: Pendidikan menengah  memiliki peran penting dalam membentuk keterampilan akademik, sosial, dan emosional peserta didik serta mempersiapkan mereka untuk pendidikan lebih lanjut atau masuk ke dunia kerja. Salah satu aspek penting dalam pendidikan adalah penerapan disiplin melalui sanksi terhadap pelanggaran aturan sekolah. SMA Negeri 1 Kisaran saat ini masih menggunakan sistem manual dalam pencatatan dan pemberian sanksi, yang rentan terhadap kesalahan, kehilangan data, serta kurang efisien dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan mengusulkan penerapan sistem pendukung keputusan berbasis metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk menentukan sanksi yang lebih objektif dan transparan. Hasil dari penerapan metode TOPSIS dalam proses penentuan sanksi objektif pada peserta didik di SMA Negeri 1 Kisaran didasarkan pada faktor-faktor seperti kehadiran, kerapian, kerajinan, serta kelakuan siswa, sehingga menghasilkan keputusan yang lebih akurat dan sistematis. Studi ini menunjukkan bahwa penerapan metode TOPSIS meningkatkan efisiensi dalam menentukan sanksi bagi siswa serta mendukung proses pembinaan yang lebih adil dan berbasis data di sekolah. Kata kunci: kedisiplinan; sanksi; sistem pendukung keputusan; TOPSIS.

CUSTOMER MAPPING SYSTEM WITH WEB TECHNOLOGY ON THE SIDEAK MOTOR TO IMPROVE EFFICIENCY AND ACCURACY

Nababan, Pesta Cici Dubliana, Saputra, Herman, Syahputra, Abdul Karim
Abstract: Abstract: The implementation of Geographic Information Systems (GIS) within organizations has become essential in accomplishing work activities in the modern era. Sideak Motor is a financing company in Kisaran City, Asahan… an Regency, that provides loans using motorcycle registration certificates (BPKB) as collateral, with a customer base reaching 6,052. Sideak Motor faces difficulties in data management. During meetings concerning customer locations, data communication with owners and office staff is often problematic. Additionally, when duties are transferred, new field officers struggle to locate customers because the previous officers could only provide textual information. As a result, office staff have no precise knowledge of customer locations—only the field officers do. This study aims to design a web-based customer mapping system to facilitate information storage, reduce costs, save time, and produce an information system that enhances the efficiency and accuracy of customer data management. The resulting system presents the distribution of customer locations and provides accessible information such as personal data, addresses, route details, and photos of customers’ homes, thereby simplifying the operations of Sideak Motor. Keywords: customer distribution mapping; geographic information system (GIS); sideak motor.   Abstrak: Penerapan sistem informasi geografis dalam organisasi menjadi hal utama untuk menyelesaikan suatu aktivitas pekerjaan pada era sekarang ini. Sideak Motor merupakan salah satu perusahaan pembiayaan dengan agunan BPKB sepeda motor di Kota Kisaran Kabupaten Asahan yang memiliki nasabah mencapai 6.052, Sideak Motor kesulitan dalam pengelolaan data, saat melakukan rapat mengenai lokasi nasabah sulit dilakukan komunikasi data dengan pemilik dan petugas kantor lainnya, serta pada saat pergantian tugas, petugas lainnya kesulitan mencari lokasi nasabah, karena petugas lapangan hanya bisa memberikan informasi berupa teks, dengan begitu petugas kantor tidak mengetahui lokasi pasti nasabah Sideak Motor, jadi yang mengetahui lokasi mengenai tempat tinggal nasabah hanya petugas lapangan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk merancang sebuah sistem pemetaan nasabah berbasis web yang dapat mempermudah dalam penyimpanan informasi, mengurangi biaya, menghemat waktu serta menghasilkan sistem informasi yang dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data nasabah. Hasil sistem ini menyajikan sebaran pemetaan lokasi nasabah menyediakan informasi berupa biodata, alamat, rincian rute, dan gambar rumah nasabah yang dapat diakses secara cepat dan akurat sehingga dapat mempermudah pihak sideak motor. Kata Kunci: pemetaan sebaran nasabah; sistem informasi geografis (SIG); sideak motor

K-MEANS CLUSTERING METHOD FEASIBILITY OF SCHOOL BUILDING REHABILITATION IN KABUPATEN ASAHAN

Nurhani, Irma, Manurung, Nuriadi, Rahayu, Elly
Abstract: Abstract: School building construction is an important part of educational facilities and infrastructure. Many elementary school buildings in Asahan Regency are damaged, unfit for use or lack facilities including classrooms… oms and other supporting infrastructure. The results of the selection that are not transparent in deciding the feasibility of rehabilitation and construction of elementary school buildings are often subjective and time-consuming. This causes decisions to be taken that cannot be made as quickly as possible and inequality, where schools that actually need rehabilitation more do not get priority for rehabilitation. The purpose of this study is to implement data mining in the selection of school building construction projects with the K-Means clustering algorithm in clustering the feasibility of rehabilitation of elementary school building construction. The results of this study found 31 elementary schools that are eligible for school building construction rehabilitation and 4 are not eligible for school building construction rehabilitation. This study is expected to provide a significant contribution in increasing the efficiency of school building construction selection and more transparency towards elementary school buildings to be rehabilitated.        Keywords: education authorities; k-means; rehabilitation and construction of school buildings.    Abstrak: Pembangunan gedung sekolah ialah bagian penting dalam sarana dan prasarana pendidikan.  Banyak gedung Sekolah Dasar di Kabupaten Asahan menderita kerusakan, tidak layak pakai atau kekurangan fasilitas meliputi ruang kelas dan infrastruktur pendukung lainnya. Hasil penyeleksian yang bersifat tidak transparan dalam memutuskan kelayakan rehabilitasi dan pembangunan gedung Sekolah Dasar sering kali bersifat subjektif dan memakan waktu lama.Hal tersebut menyebabkan keputusan yang diambil tidak dapat dilakukan secepat mungkin serta ketimpangan, dimana sekolah yang sebenarnya lebih membutuhkan rehabilitasi justru tidak mendapatkan prioritas untuk direhabilitasi. Tujuan penelitian ini ialah mengimplementasi data mining pada pemilihan proyek pembangunan gedung sekolah dengan algoritma K-Means clustering dalam mengcluster kelayakan rehabilitasi pembangunan gedung sekolah dasar. Hasil Penelitian ini terdapat 31 sekolah dasar layak untuk direhabilitasi pembangunan gedung sekolah dan 4 tidak layak untuk direhabalitasi pembangunan gedung sekolah. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam menaikkan efisiensi penyeleksian pembangunan gedung sekolah dan lebih transparansi terhadap gedung sekolah dasar yang akan direhabilitasi. Kata kunci: dinas pendidikan; k-means; rehabilitasi dan pembangunan gedung sekolah.

OPTIMIZATION OF INCENTIVE GIVING THROUGH MULTI-CRITERIA DECISION ANALYSIS APPROACH

Helmiah, Fauriatun, Siregar, Iqbal Kamil
Abstract: Abstract: This research aims to optimize the provision of incentives to employees (sales team) in a company using a multi-criteria approach. Many companies face challenges in determining criteria and mechanisms for providing… ding incentives that are effective and fair to improve work performance and motivation. The multi-criteria approach used is Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) which can assess various aspects of employee performance comprehensively and objectively. Factors considered include productivity, quality of work, attendance, innovation and overall turnover. The research results show that the multi-criteria approach provides a more comprehensive and accurate assessment, so that companies can develop a more transparent and effective incentive system. Implementation of this approach is expected to increase employee motivation and productivity, help companies achieve their business goals more efficiently, and provide long-term benefits in the form of increased employee loyalty and competitiveness in the field. Keywords: optimization; incentives; multi criteria; maut method          Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pemberian insentif kepada karyawan (tim sales) di sebuah perusahaan dengan menggunakan pendekatan multikriteria. Banyak perusahaan menghadapi tantangan dalam menentukan kriteria dan mekanisme pemberian insentif yang efektif dan adil untuk meningkatkan kinerja dan motivasi kerja. Pendekatan multikriteria yang digunakan adalah  Multi-Attribute Utility Theory (MAUT) dapat mengevaluasi berbagai aspek kinerja karyawan secara menyeluruh dan objektif. Faktor-faktor yang dipertimbangkan meliputi produktivitas, kualitas kerja, kehadiran, inovasi dan omset keseluruhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan multikriteria memberikan penilaian yang lebih komprehensif dan akurat, sehingga perusahaan dapat mengembangkan sistem insentif yang lebih transparan dan efektif. Implementasi pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi dan produktivitas karyawan, membantu perusahaan mencapai tujuan bisnisnya dengan lebih efisien, serta memberikan manfaat jangka panjang berupa peningkatan loyalitas karyawan dan daya saing di lapangan. Kata kunci: optimalisasi; insentif; multi kriteria; metode maut

DESIGN OF AN INTERNET OF THINGS-BASED WATER LEVEL MONITORING SYSTEM

Rienandie, Naufal Fakhrie, Pramudita, Resa
Abstract: Abstract: Conventional water reservoir filling systems often cause inefficiencies due to delays in monitoring or failure of the float system which results in overflowing water from the reservoir. this research aims to develop… velop an ESP32-based water level monitoring and control system by utilising IoT technology and ultrasonic sensors, this system can facilitate users in monitoring water levels and automating pump control. this research uses the experimental method, starting from system design to system testing and analysis, as well as testing which includes sensor accuracy, system response, and communication stability with the IoT server. based on the results obtained. The test results show that the system has an average accuracy rate of 98.4% with an average response time of 1.8 seconds. based on the results obtained, this system shows a positive accuracy value and response time in its application.   Keywords: blynk; internet of things; monitoring; water level     Abstrak: Sistem pengisian tandon air secara konvensional sering kali menimbulkan ketidakefisienan karena keterlambatan dalam pemantauan atau kegagalan sistem pelampung yang mengakibatkan meluapnya air dari tandon. penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem monitoring dan kontrol ketinggian air berbasis ESP32 dengan memanfaatkan teknologi IoT dan sensor ultrasonik, sistem ini dapat memudahkan pengguna dalam memonitoring ketinggian air dan mengotomatisasi kontrol pompa. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen, mulai dari perancangan sistem hingga pengujian dan analisis sistem, serta pengujian yang meliputi akurasi sensor, respon sistem, dan kestabilan komunikasi dengan server IoT. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem memiliki tingkat akurasi rata-rata sebesar 98,4% dengan waktu respon rata-rata 1,8 detik. berdasarkan hasil yang diperoleh, sistem ini menunjukkan nilai akurasi dan waktu respon yang positif dalam pengaplikasiannya.   Kata kunci: blynk; internet of things; pemantauan; tingkat air  

AI-BASED ALGORITHMS FOR NETWORK SECURITY: TRENDS, PER-FORMANCE, AND CHALLENGES

Marison, Sihol, Silvanus, Silvanus, Rusdiah, Rudi
Abstract: Abstract: The advancement of network security faces growing challenges as cyberattacks become more sophisticated. Traditional rule-based systems struggle with zero-day attacks and obfuscation techniques. This study examines… nes the development trends of AI-based algo-rithms, particularly machine learning and deep learning, in threat detection. A literature review evaluates AI-driven approaches, including support vector machines, random for-est, deep neural networks, convolutional neural networks, and reinforcement learning. Findings show that AI enhances detection accuracy, adaptability, and reduces false posi-tives. Machine learning efficiently classifies known attacks, while deep learning excels in identifying complex patterns such as distributed denial-of-service and advanced persis-tent threats. Unsupervised learning improves anomaly detection without labeled data. However, AI models require high-quality data, substantial computational resources, and remain vulnerable to adversarial attacks. Despite these challenges, AI provides a dynam-ic and adaptive security solution, surpassing traditional systems. Future research should enhance AI scalability and resilience for evolving cybersecurity threats.   Keywords: anomaly detection; artificial intelligence; deep learning; machine learning; network security   Abstrak: Perkembangan keamanan jaringan menghadapi tantangan yang semakin besar seiring meningkatnya kompleksitas serangan siber. Sistem berbasis aturan tradisional kesulitan mendeteksi zero-day attack dan teknik penyamaran. Penelitian ini mengkaji tren pengembangan algoritma berbasis AI, khususnya machine learning dan deep learning, dalam deteksi ancaman. Literature review mengevaluasi pendekatan berbasis AI, termasuk support vector machines, random forest, deep neural networks, convolutional neural networks, dan reinforcement learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI meningkatkan akurasi deteksi, adaptabilitas terhadap ancaman baru, serta mengurangi false positive. Machine learning efektif mengklasifikasikan serangan yang telah diketahui, sementara deep learning unggul dalam mengenali pola kompleks seperti distributed denial-of-service dan advanced persistent threats. Unsupervised learning meningkatkan deteksi anomali tanpa memerlukan data berlabel. Namun, AI masih bergantung pada data berkualitas tinggi, sumber daya komputasi besar, dan rentan terhadap adversarial attack. Meskipun demikian, AI menawarkan solusi keamanan yang lebih dinamis dan adaptif dibandingkan sistem tradisional. Penelitian selanjutnya perlu difokuskan pada peningkatan skalabilitas dan ketahanan AI dalam menghadapi ancaman siber yang terus berkembang.   Kata kunci: deteksi anomali; jaringan keamanan; kecerdasan buatan; pembelajaran dalam; pembelajaran mesin

AHP-TOPSIS AND ANOVA METHOD APPROACH IN SOFTWARE DEVELOPMENT CRITERIA SELECTION ACCORDING TO ISO 12207:2017

Fadilla, Rizqi Mirza, Ariatmanto, Dhani
Abstract: Abstract: The rapid development of information technology has increased the demand for high-quality software, necessitating a structured development process. ISO/IEC/IEEE 12207:2017 serves as an international standard encompassing… compassing organizational, technical, and project support processes, differing from ISO 9001, which focuses more generally on quality management. This study employs a Multi-Criteria Decision Making (MCDM) approach by integrating the Analytic Hierarchy Process (AHP) and the Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP determines the weight of ISO 12207:2017 criteria through pairwise comparisons, while TOPSIS ranks software development activities based on these weights. To validate the results, Analysis of Variance (ANOVA) is applied. The findings indicate that the Software Requirements Definition Process has the highest priority weight (0.169), followed by Implementation (0.101) and Operation (0.095). Software Configuration Management is identified as the most critical activity with the highest TOPSIS score (0.221). ANOVA confirms the reliability of expert evaluations, showing no significant differences. This study provides a structured decision-making framework based on ISO 12207:2017, helping optimize software project management while ensuring alignment with international standards and industry best practices.             Keywords: AHP; TOPSIS; ANOVA; ISO 12207:2017     Abstrak: Perkembangan teknologi informasi meningkatkan permintaan perangkat lunak berkualitas tinggi, sehingga diperlukan proses terstruktur dalam pengembangannya. ISO/IEC/IEEE 12207:2017 menjadi standar internasional yang mencakup proses organisasi, teknis, dan pendukung proyek, berbeda dengan ISO 9001 yang lebih umum pada manajemen kualitas. Penelitian ini menggunakan Multi-Criteria Decision Making (MCDM) dengan mengintegrasikan Analytic Hierarchy Process (AHP) dan Technique for Order of Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS). AHP menentukan bobot kriteria ISO 12207:2017 melalui perbandingan berpasangan, sementara TOPSIS memeringkat aktivitas pengembangan berdasarkan bobot tersebut. Untuk validasi, Analysis of Variance (ANOVA) diterapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Definisi Kebutuhan Perangkat Lunak memiliki bobot tertinggi (0,169), diikuti Implementasi (0,101), dan Operasi (0,095). Manajemen Konfigurasi Perangkat Lunak menjadi aktivitas paling kritis dengan skor TOPSIS tertinggi (0,221). ANOVA mengonfirmasi keandalan penilaian para ahli tanpa perbedaan signifikan. Penelitian ini memberikan kerangka kerja pengambilan keputusan berbasis ISO 12207:2017, membantu optimalisasi manajemen proyek perangkat lunak, serta memastikan keselarasan dengan standar internasional dan praktek terbaik industri.   Kata kunci: AHP; TOPSIS; ANOVA; ISO 12207:2017

DIAGNOSING ANDROID-BASED VIRUS INFECTIONS IN CHILDREN USING NAIVE BAYES

KH, Musliadi, Kaharuddin, Kaharuddin, Syafrinal, Ilwan
Abstract: Abstract: Infectious diseases are one of the most common health problems in children because they have immature immune systems. Children are more susceptible to infections caused by bacteria, viruses, fungi, and protozoa.… . Some common infectious diseases in children include fever, acute respiratory infections (ARI), pneumonia, acute gastroenteritis (GAE), measles, chickenpox, and diphtheria. The limited number of pediatricians and the difficulty of accessing health facilities in remote areas hinder children's health services. To overcome this, an Android-based expert system is needed using the Naïve Bayes method to help diagnose infectious diseases in children earlier. The research method used is the Software Development Life Cycle (SDLC), where Black Box is used for internal testing, and PSSUQ is used to measure user satisfaction. The data set used was 1320 taken from a local hospital. The test results show that all the main features work as expected without any errors. The implementation of the system in diagnosing diseases went well and based on end-user feedback from 74 respondents, the system obtained a user satisfaction score of 6.40, where users felt that the system was easy to use, efficient, and provided clear and useful information.   Keywords: expert system; infectious disease; naïve bayes; PSSUQ; SDLC     Abstrak: Penyakit menular merupakan salah satu masalah kesehatan yang paling umum terjadi pada anak-anak karena mereka memiliki sistem kekebalan tubuh yang belum matang. Anak-anak lebih rentan terhadap infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, dan protozoa. Beberapa penyakit infeksi yang umum terjadi pada anak-anak antara lain demam, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, gastroenteritis akut (GEA), campak, cacar air, dan difteri. Keterbatasan jumlah dokter spesialis anak dan sulitnya akses ke fasilitas kesehatan di daerah terpencil, menjadi kendala pada pelayanan kesehatan anak. Untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan sistem pakar berbasis Android menggunakan metode Naïve Bayes untuk membantu mendiagnosis penyakit infeksi pada anak-anak lebih dini. Metode penelitian yang digunakan adalah Software Development Life Cycle (SDLC), di mana Black Box untuk pengujian internal, dan PSSUQ untuk mengukur kepuasan pengguna. Data set yang digunakan adalah 1320 yang diambil dari rumah sakit setempat. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh fitur utama berjalan sesuai harapan tanpa kesalahan. Implementasi sistem dalam mendiagnosa penyakit berjalan dengan baik dan berdasarkan umpan balik pengguna akhir dari 74 responden, sistem memperoleh skor kepuasan pengguna sebesar 6,40, di mana pengguna merasa sistem ini mudah digunakan, efisien, serta menyediakan informasi yang jelas dan bermanfaat.   Kata kunci: naïve bayes; penyakit menular; PSSUQ; SDLC; sistem pakar

PLANTATION COMMODITY SELECTION IN CENTRAL JAVA USING MABAC METHOD AND PSI WEIGHTING

Nurhaliza, Andini Ayu, Cholil, Saifur Rohman
Abstract: Abstract: Central Java has significant potential in the plantation sector with various commodities such as pepper, cloves, tobacco, tea, sugarcane, coffee, nutmeg, and patchouli. However, the abundance of commodities does… s not guarantee that all of them provide maximum benefits. This study aims to recommend the most potential plantation commodities for development. The research utilizes plantation data from Central Java over the past few years, obtained from Satu Data Indonesia, covering land area, production, productivity, and the number of farmers. The evaluation criteria include land area, production, productivity, and the number of farmers. In the decision-making process, a Decision Support System (DSS) approach is applied using the Multi-Attributive Border Approximation Area Comparison (MABAC) method and the Preference Selection Index (PSI). The MABAC method is used to determine rankings, while PSI is used for criteria weighting. The results indicate that sugarcane, tobacco, and robusta coffee are the best commodities, with final scores of 0.419, 0.237, and 0.020, respectively. Therefore, it can be concluded that the most potential commodities for development in Central Java are sugarcane, tobacco, and robusta coffee.   Keywords: central java; MABAC;  plantation; PSI     Abstrak: Jawa Tengah memiliki potensi besar di sektor perkebunan dengan berbagai komoditas seperti lada, cengkeh, tembakau, teh, tebu, kopi, pala, dan nilam. Tetapi dengan banyaknya komoditas, tidak memastikan bahwa semua komoditas memberikan manfaat yang maksimal. Penilitian ini bertujuan membuat rekomendasi komoditas perkebunan yang paling potensial untuk dikembangkan. Penelitian ini menggunakan data perkebunan di Jawa Tengah dalam beberapa tahun terakhir yang diperoleh dari Satu Data Indonesia, mencakup luas lahan, produksi, produktivitas, jumlah petani. Kriteria evaluasi yang digunakan meliputi luas lahan, produksi, produktivitas, jumlah petani. Dalam proses pengambilan keputusan, digunakan metode SPK dengan pendekatan (MABAC) serta (PSI). Metode MABAC digunakan untuk menentukan peringkat, sementara PSI digunakan untuk pembobotan kriteria. Hasil yang diperoleh dari penilitian ini yaitu Tebu, Tembakau, Robusta merupakan tanaman terbaik dengan hasil akhir 0,419, 0,237, 0,020. Oleh karena itu, dapat disimpulkan tanaman yang dapat dikembangkan dengan potensial di wilayah Jawa Tengah dengan berbagai macam komoditas yaitu komoditas Tebu, Tembakau, dan Robusta.   Kata kunci: jawa tengah; MABAC; perkebunan ; PSI

INTEGRATION IOT AND BIM FOR TECHNOLOGY AND IOT ENVIRONMENT

Firmansyah, Arrio, Ilham, Ilham
Abstract: Abstract: This research focuses on technology and integration tools for IoT environments, with an emphasis on three main aspects: the integration of Building Information Modeling (BIM) and IoT, the utilization of real-time… me data, and the urban IoT framework. The integration of BIM and IoT enables a smarter and more efficient building management system by utilizing IoT data to monitor real-time building conditions and improve maintenance and operational processes. This research seeks to identify challenges and solutions for technology integration in increasingly complex IoT environments, while also offering guidance for practical implementation in the urban and building sectors. In this research, we use a literature analysis approach, the main process is to identify relevant sources, including articles, journals, conferences, books, and industry reports published in the last five years. The results of this study are an implication that the application of IoT device integration with BIM can help improve operational and maintenance efficiency, optimize construction management, improve safety and mitigate risks in a company. Keywords: building informations modelling(BIM); environment; internet of things(IoT)     Abstrak: Penelitian ini berfokus pada teknologi dan alat integrasi untuk lingkungan IoT, dengan penekanan pada tiga aspek utama: integrasi Building Information Modeling (BIM) dan IoT, pemanfaatan data real-time, dan kerangka kerja IoT perkotaan. Integrasi antara BIM dan IoT memungkinkan sistem manajemen bangunan yang lebih cerdas dan efisien dengan memanfaatkan data IoT untuk memantau kondisi real-time bangunan serta memperbaiki proses pemeliharaan dan operasional. Penelitian ini berupaya mengidentifikasi tantangan dan solusi integrasi teknologi dalam lingkungan IoT yang semakin kompleks, sekaligus menawarkan panduan untuk penerapan praktis di sektor perkotaan dan bangunan. Pada penelitian ini kami menggunakan metode pendekatan analisis literatur, proses utamanya adalah dengan mengidentifikasi sumber sumber relevan, meliputi artikel, jurnal, konferensi, buku, dan laporan industri yang dipublikasikan dalam lima tahun terakhir. Hasil dari penelitian ini yaitu didapatkan sebuah implikasi bahwa penerapan pengintegrasian perangkat IoT denan BIM dapat membantu meningkatkan efisiensi operasional dan pemeliharaan, optimasi manajemen kontruksi, peningkatan keselamatan dan mitigasi resiko pada sebuah perusahaan.   Kata kunci: building informations modelling(BIM); environment; internet of things(IoT)