Abstract:Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan konservasi; 2 mengidentifikasi pendekatan pembelajaran yang digunakan dalam pengajaran materi konservasi di SAL;…
AL; dan 3) menilai dampak pendidikan konservasi terhadap perilaku dan kesaran siswa terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan observasi, wawancara dan dokumentasi sebagai metode pengumpulan data. Kesesuaian materi pelajaran konservasi dengan tujuan pendidikan yang relevan baik dalam konteks lokal maupun global, serta kemampuan materi tersebut untuk membangkitkan kesadaran dan keterlibatan siswa. Pendekatan pembelajaran yang sangat partisipatif, memungkinkan siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan konservasi praktis seperti penghijauan, pembersihan sekolah, dan jelajah alam. Dampak positif terhadap sikap peduli siswa terhadap lingkungan yang terlihat dalam peningkatan kesadaran dan keterampilan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan. Namun, ada beberapa kendala yang diidentifikasi, seperti keterbatasan sumber belajar dan kurangnya pengaturan materi yang lebih terperinci, terutama untuk siswa kelas 7, 8, dan 9. Pendidikan konservasi di SMP Alam Leuser dapat dijadikan model yang baik untuk diterapkan di sekolah-sekolah lain, dengan memperhatikan pentingnya keterlibatan langsung siswa dalam tindakan konservasi serta pembelajaran berbasis kontekstual dan praktis.
Abstract:Pembelajaran Bahasa Inggris di SDN 15 Padang Genting masih menghadapi permasalahan utama berupa rendahnya pemahaman guru terhadap penerapan Project-Based Learning (PjBL), keterbatasan variasi metode pembelajaran, serta minimnya…
inimnya penggunaan aktivitas kontekstual yang melibatkan siswa secara aktif. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya motivasi dan keterampilan berbahasa Inggris siswa. Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk melakukan pendampingan guru dalam merancang dan mengimplementasikan model Project-Based Learning pada pembelajaran Bahasa Inggris tingkat sekolah dasar. Solusi yang dilakukan meliputi pelatihan penyusunan modul PjBL, pendampingan penyusunan perangkat ajar, praktik pembelajaran berbasis proyek, serta evaluasi berkelanjutan. Hasil sementara PKM menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap konsep PjBL sebesar 85%, peningkatan kemampuan penyusunan perangkat pembelajaran sebesar 80%, serta peningkatan keaktifan siswa dalam pembelajaran mencapai 78%. Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Inggris secara berkelanjutan di SDN 15 Padang Genting.
Abstract:Generasi Z merupakan generasi yang tumbuh dan berkembang di tengah pesatnya arus teknologi dan media sosial. Media sosial menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari mereka, termasuk bagi para siswa di Madrasah…
rasah Aliyah Alwasliyah Kisaran. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana sikap dan perilaku bijak bermedia sosial di kalangan siswa serta sejauh mana pemahaman mereka terhadap dampak positif dan negatif media sosial. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan cara penyebaran angket. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa sebagian besar siswa aktif menggunakan media sosial, namun belum semuanya memiliki kesadaran akan pentingnya etika digital, privasi, dan kemampuan memilah informasi. Oleh karena itu, diperlukan edukasi literasi digital yang menyeluruh dan kontekstual, agar siswa mampu menjadi pengguna media sosial yang bijak, bertanggung jawab, serta mencerminkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan digital mereka.
Abstract:Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara mahasiswa berkomunikasi, terutama melalui media sosial seperti WhatsApp. Dalam konteks ini, penggunaan akronim menjadi fenomena yang menarik karena mencerminkan kreativitas,…
tas, efisiensi, dan dinamika bahasa di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi akronim yang digunakan dalam komunikasi grup WhatsApp mahasiswa PBI (Pendidikan Bahasa Indonesia) FKIP (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan) UHKBPNP (Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar) angkatan 2023 PB A1. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik simak dan catat, di mana peneliti mengamati percakapan grup dan mencatat penggunaan akronim yang muncul. Data berupa 83 bentuk akronim diklasifikasikan berdasarkan fungsi komunikatifnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa akronim digunakan mahasiswa untuk empat fungsi utama, yaitu fungsi efisiensi komunikasi, fungsi identitas sosial dan kelompok, fungsi ekspresif dan emosional, serta fungsi akademik dan kontekstual. Penggunaan akronim membantu mahasiswa berkomunikasi secara cepat, santai, dan akrab, tetapi juga mulai memengaruhi kemampuan berbahasa formal mereka. Temuan ini menegaskan bahwa akronim tidak hanya menjadi alat komunikasi praktis, melainkan juga simbol identitas sosial mahasiswa di era digital.