Search Articles & Publications

Showing 250 articles found for "Developed"

Penyuluhan Penerapan Aplikasi E-Voting Pada SMP Negeri 1 Pulobandring Asahan

Efendi, Zulfan, Christy, Tika, Latiffani, Chitra, Hakim, Lukman Nul
Abstract: In an information system organization it is urgently needed to get information that is fast, precise in its presentation, the data displayed can be real and accurate. In a voting is generally done manually, both in the smallest… mallest and largest scope. Based on these conditions, with the use of technology that has developed rapidly at this time, the process of selecting the Student Council Chairperson which is usually done manually can now be done online using electronic voting, with e-voting it is hoped that students can access and elect candidates for Student Council President anywhere without having to come. directly to the polling place where students are usually gathered in a place like before. In developing a website-based e-voting system using the waterfall method with a needs analysis process, system design, design and testing of the e-voting system will simplify the voting process and e-voting can maintain data security from manipulation by other parties. The method in counseling is in the form of science and technology diffusion, with the stages of socialization and training in the use of the e-voting application. The purpose of this activity is to implement a more effective and transparent system for selecting the student council president. Keywords: application; electronic voting; election of chairman   Abstrak: Dalam sebuah organisasi sistem informasi sangat dibutuhkan   untuk mendapatkan  informasi  yang  cepat, tepat dalam penyajiannya, data  yang  ditampilkan dapat  real  dan  akurat.  Dalam  sebuah  pemungutan  suara  umumnya  dilakukan  secara manual,  baik  dalam  ruang  lingkup  terkecil  maupun  terbesar.  Berdasarkan  kondisi tersebut  dengan  pemanfaatan  teknologi  yang  sudah  berkembang  pesat  saat  ini,  proses pemilihan Ketua OSIS  yang  biasanya dilakukan  secara  manual  kini  bisa dilakukan secara  daring  dengan  menggunakan electronic   voting,  dengan  adanya  e-voting diharapkan  siswa  dapat  mengakses dan  memilih  calon  ketua  OSIS  dimanapun  tanpa harus datang langsung ke tempat  pemungutan suara  yang  biasanya para siswa dikumpulkan dalam  suatu tempat seperti sebelumnya. Dalam pemgembangan  sistem e-voting berbasis website dengan menggunakan metode waterfall dengan proses analisa kebutuhan, perancangan sistem, design dan testing sistem e-voting akan mempermudah  proses  pemungutan  suara  dan  e-voting  dapat  menjaga  keamanan  data dari manipulasi pihak lain. Metode dalam penyuluhan berupa dipusi iptek, dengan tahapan sisialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi e-voting. Tujuan dari kegiatan ini, menerapkan sistem pemilihan ketua osis yang lebih efektif dan transfaran. Kata kunci: aplikasi; electronic voting; pemilihan ketua osis

Pembuatan Signage Kawasan Di Kampung Romantis Kota Malang Sebagai Desa Tematik

Susanti, Wiwik Dwi, Sunarya, Wendy, Masnuna, Masnuna
Abstract: Abstract: Kampung Romantic is one of the urban villages in Malang City which currently transforms to be a village with special interest. One of the potentials in Kampung Romantis is the decorative-plant tour and business… developed by its residents. This potential can be utilized to strengthen the character of the village that upholds good relations between neighbors and families. Reviewing the standard of a tourism village, Kampung Romantis is still far from the existing standard due to a lack of adequate facilities and infrastructure. However, its location is strategic as located in the middle of the city and near shopping centers, educational and heritage areas. Considering its strategic location and the high interest of the residents in developing their village, it is important to brand the area of this village visually. An effort was made through this service program through the signage design for a logo of Kampung Romantis which can strengthen the image of that area. The stages of the service program started from observation and communication with the residents, then planning and construction for the signage design. This program had successfully produced a signage design that was constructed to brand the area of Kampung Romantis by involving the residents. Keywords: regional signage; romantic village; thematic village Abstrak: Kampung romantis merupakan salah satu kampung kota di Kota Malang yang saat ini berupaya untuk menjadi kampung minat khusus. Wisata belanja tanaman hias yang merupakan potensi yang sekarang dapat dikembangkan oleh warganya sendiri. Potensi tersebut dapat dimanfaatkan sebagai untuk memperkuat identitas kawasan sebagai kampung kota yang tetap mengedepankan hubungan yang baik dengan tetangga dan juga keluarga. Apabila dikaji berdasarkan standar kampung wisata, maka kampung romantis masih jauh dari standar yang ada karena sarana dan prasarananya masih minim.  Lokasi kampung romantis sangat strategis karena terletak ditengah Kota Malang dan juga dekat dengan pusat perbelanjaan, area pendidikan dan juga kawa-san heritage (warisan) yang ada di Kota Malang. Melihat lokasinya yang strategis serta    tingginya minat warganya untuk mengembangkan menjadi kampung wisata, maka diperlukan upaya untuk dapat membranding kawasan tersebut dan juga mempercantik secara visual kawasan tersebut. Upaya yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian ini melalui desain signage berupa logo dari kampung romatis untuk dapat memperkuat branding kawasan tersebut. Tahapan kegiatan pengabdian dimulai dari observasi dan komunikasi dengan warga hingga perencanaan dan konstruksi signage. Kegiatan pengabdian ini berhasil membuat rancangan signage yang akhirnya dapat dibangun untuk branding di Kawasan kampung romantis dengan keterlibatan   warganya. Kata kunci: desa tematik; kampung romantis; signage

Pelatihan Remaja “Peduli” Sebagai Upaya Preventif Terjadinya Perilaku Bullying Pada Remaja

Rina, Amherstia Pasca, Kusumandari, Rahma, Martin, Ricky Alejandro, Imron, Mohammad Fais
Abstract: Abstract: The large number of bullying cases involving teenagers both as perpetrators and victims shows that intervention is needed to prevent the increasing number of cases. The education process for adolescents will be&#8230; effective if it is carried out by their peers. Therefore, a module is needed to provide education for adolescents so that they can act as counselors for their peers in order to prevent bullying from occurring. The purpose of the community service activities carried out is to implement the Remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) program to increase participants' knowledge of bullying and the skills needed as peer counselors.This training was conducted online for 2 meetings and post training assignments. The Remaja “PEDULI” module was developed using the ADDIE approach which consist of analisys, design, develop, implement, and evaluate. The impact of the module implementation was tested using a quasi-experimental method used a single group with a pretest and postest design. Result of data analysis showed that there was differences between mean test scores of participants before and after the training with value of t = -2.921 and value of p = 0.005 (p <0.01). It can be concluded that the Remaja “PEDULI” program is effective in increasing adolescents' knowledge about bullying and skills required as peer counselors.   Keywords: adolescents; bullying; online training             Abstrak: Banyaknya kasus bullying yang banyak melibatkan remaja baik sebagai pelaku maupun korban menunjukkan bahwa dibutuhkan intervensi untuk mencegah meningkatnya jumlah kasus tersebut. Proses edukasi bagi remaja akan efektif apabila dilakukan oleh sebayanya, oleh karena itu diperlukan modul untuk memberikan edukasi berupa pelatihan kepada remaja agar dapat berperan sebagai konselor bagi sebayanya agar dapat mencegah terjadinya bullying.  Tujuan dari kegiatan pengabdian yang dilakukan adalah untuk mengimplementasikan program remaja “PEDULI” (Peka, Dukung, Lindungi) untuk meningkatkan pengetahuan peserta tentang bullying dan ketrampilan yang dibutuhkan sebagai konselor sebaya. Program pelatihan ini dilakukan secara daring selama 2 kali pertemuan dan penugasan pasca pelatihan. Modul pelatihan remaja PEDULI ini disusun menggunakan pendekatan ADDIE, yang terdiri dari 5 tahap, yaitu: analisis, desain, develop, implement, dan evaluate. Media yang digunakan dalam pelatihan ini adalah presentasi, video, dan komik. Dampak dari implementasi modul diuji menggunakan metode eksperimen quasi dengan desain single group with pretest and postest design. Hasil uji beda skor tes pengetahuan pada peserta sebelum dan sesudah pelatihan menghasilkan nilai t = -2,921 dengan nilai p = 0,005 (p<0,01). Dapat disimpulkan bahwa program remaja “PEDULI” efektif untuk meningkatkan pengetahuan remaja rentang bullying dan ketrampilan yang diperlukan sebagai konselor sebaya.   Kata kunci: bullying; pelatihan daring; remaja

Pelatihan Pembuatan Produk Teh Berbahan Dasar Jagung Sebagai Antioksidan Kepada Masyarakat

Pasisingi, Nuralim, Kadim, Miftahul Khair, Nento, Wila Rumina
Abstract: Abstract: North Gorontalo has considerable potential, especially in the agricultural sector. One of the excellent agricultural sectors is the corn crop. Although corn is a popular commodity in North Gorontalo District, the&#8230; he utilization and diversification of its processed products is still low. Corn hair contains antioxidants, one of which can be developed into tea products. This activity aims to improve the skills of local communities in processing corn into antioxidant tea products. The community service activities were carried out in Bualo Village, Biau District, North Gorontalo for 45 days, starting from September 3 to October 18, 2020. The training was carried out by providing education about the use of corn as a basic ingredient for processing and continued with practical activities for making ready-to-brew antioxidant tea. The result of this training activity was an increase in the knowledge of the local community in Bualo Village about the use of corn as a basic material for processing antioxidant tea products along with attractive packaging.           Keywords: antioxidant; bualo; tea   Abstrak: Gorontalo Utara memiliki potensi yang cukup besar terutama pada sektor pertanian. Salah satu sektor pertanian yang menjadi primadona adalah tanaman jagung Meskipun jagung merupakan komoditi populer di kabupaten Gorontalo Utara, pemanfaatan dan diversifikasi produk olahnnya masih tergolong rendah. Rambut jagung mengandung antioksidan yang salah satunya dapat dikembangkan menjadi produk teh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat lokal dalam mengolah jagung menjadi produk teh antioksidan. Kegiatan pengabdian dilaksanakan di desa Bualo, Kecamatan Biau, Gorontalo Utara selama 45 hari, mulai dari tanggal 3 September hingga 18 Oktober 2020. Pelatihan dilakukan dengan memberikan edukasi tentang pemanfaatan jagung sebagai bahan dasar pengolahan dan dilanjutkan dengan kegiatan praktik pembuatan teh antioksidan siap seduh. Masyarakat Desa Bualo telah memiliki keterampilan tambahan dalam membuat produk teh antioksidan dengan kemasan yang menarik sebagai produk inovasi dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Kata kunci: antioksidan; bualo; teh 

PELATIHAN PENYUSUNAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILLS (HOTS) DI SMK PEMBANGUNAN DENPASAR

Ayuningsih, Ni Putu Meina, Dwijayani, Ni Made, Ciptahadi, Ketut Gus Oka
Abstract: Abstract: The low HOTS (Higher Order Thinking Skills) students based on the results of PISA 2015 in mathematics shows the characteristics of mathematics learning are still familiar with Lower Order Thinking Skills (LOTS)&#8230; questions. Based on this, HOTS math problems need to be developed at the Vocational high school education level. The difficulty of the teacher in applying HOTS questions is due to the lack of information obtained by the teacher and the lack of sharing activities to compile HOTS questions. The purpose of this community service activity is to provide training for vocational mathematics teachers in making HOTS questions. This community service activity is in the form of training for Mathematics Teachers of Denpasar Development Vocational School and involving all teachers of mathematics subjects. The partner in this dedication activity named I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd is one of the mathematics teachers at the Denpasar Development Vocational School. The implementation of community service activities is carried out through three stages, namely planning, implementation, and reflection. Based on the results of the questionnaire given to the partners and to the school, the results of the service have been able to run well.             Keywords: Dedication, Mathematics, Training, Hots     Abstrak: Rendahnya HOTS (Higher Order Thinking Skills) siswa berdasarkan hasil PISA 2015 dalam matematika  menunjukkan karakteristik pembelajaran matematika masih terbiasa dengan soal-soal Lower Order Thinking Skills (LOTS). Berdasarkan hal tersebut, perlu dikembangkan soal matematika HOTS di jenjang pendidikan sekolah menengah Kejuruan. Kesulitan guru dalam menerapkan soal-soal HOTS dikarenakan kurangnya informasi yang diperoleh guru serta minimnya kegiatan sharing untuk menyusun soal HOTS. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini untuk memberikan pelatihan bagi guru matematika SMK dalam membuat soal-soal HOTS. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berupa pelatihan kepada guru matematika SMK Pembangunan Denpasar dan melibatkan semua guru mata pelajaran matematika. Mitra pada kegiatan pengabdian ini bernama I Made Surya Mega Widiastha, S.Pd merupakan salah satu guru matematika di SMK Pembangunan Denpasar. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu perencanaan, implementasi, dan refleksi. Berdasarkan hasil kuisioner yang diberikan kepada pihak mitra maupun ke pihak sekolah diperoleh hasil pengabdian sudah dapat berjalan dengan baik.   Kata kunci: Pengabdian, Matematika, Pelatihan, Hots

DEVELOPMENT OF AN ARTIFICIAL INTELLIGENCE BASED VERTICAL HYDROPONIC CULTIVATION SYSTEM

Efendi, Bachtiar, Syahputra, Abdul Karim, Tarigan, Lola Zeramenda br
Abstract: Abstract: The advancement of smart agriculture has become a promising solution to increase food productivity and land use efficiency in urban environments. This research aims to develop an Artificial Intelligence (AI)-based&#8230; sed vertical hydroponic farming system integrated with LED grow light technology and catfish aquaponics. The proposed system combines vertical hydroponics and aquaponics to optimize plant growth and water utilization. Internet of Things technology enables real-time environmental monitoring through an Arduino Uno microcontroller integrated with LDR, soil moisture, pH, and NPK sensors. The obtained sensor data is processed using the Mamdani Fuzzy Logic algorithm, which performs fuzzification, rule inference, aggregation, and defuzzification to generate adaptive control decisions for irrigation, nutrient circulation, and LED grow light intensity. This research uses the Research and Development (R&D) method through prototype development and performance evaluation for 30 days using spinach (Amaranthus spp.) and mustard greens (Brassica juncea) as test plants. Experimental results showed that the developed system successfully maintained stable environmental conditions, with soil moisture ranging between 69–72%, a pH value between 6.4 and 6.6, and optimal nutrient availability. Plant growth increased significantly. The integration of IoT, AI and aquaponics improves cultivation efficiency, enabling environmental control as a smart and sustainable solution for urban agriculture. Keywords: artificial intelligence; aquaponic; hydroponic; LED grow light; vertical farming   Abstract: Kemajuan pertanian cerdas telah menjadi solusi yang menjanjikan untuk meningkatkan produktivitas pangan dan efisiensi penggunaan lahan di lingkungan perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pertanian hidroponik vertikal berbasis Kecerdasan Buatan (AI) yang terintegrasi dengan teknologi lampu tumbuh LED dan aquaponik ikan lele. Sistem yang diusulkan menggabungkan hidroponik vertikal dan aquaponik untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman dan pemanfaatan air. Teknologi Internet of Things memungkinkan pemantauan lingkungan secara real-time melalui mikrokontroler arduino uno yang terintegrasi dengan sensor LDR, kelembaban tanah, pH, dan NPK. Data sensor yang diperoleh diproses menggunakan algoritma Logika Fuzzy Mamdani, yang melakukan fuzzifikasi, inferensi aturan, agregasi, dan defuzzifikasi untuk menghasilkan keputusan kontrol adaptif untuk irigasi, sirkulasi nutrisi, dan intensitas lampu tumbuh LED. Penelitian ini menggunakan metode Pengembangan (R&D) melalui pengembangan prototipe dan evaluasi kinerja selama 30 hari menggunakan bayam (Amaranthus spp.) dan sawi hijau (Brassica juncea) sebagai tanaman uji. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan berhasil mempertahankan kondisi lingkungan yang stabil, dengan kelembaban tanah berkisar antara 69–72%, nilai pH antara 6,4 dan 6,6, dan ketersediaan nutrisi yang optimal. Pertumbuhan tanaman meningkat secara signifikan. Integrasi IoT, AI dan aquaponik meningkatkan efisiensi budidaya, untuk pengendalian lingkungan sebagai solusi cerdas dan berkelanjutan untuk pertanian perkotaan. Keywords: aquaponik; kecerdasan buatan; hidroponik; lampu tumbuh LED; pertanian vertikal

KNOWLEDGE MANAGEMENT SYSTEM USING KNOWLEDGE SHARING FOR SUSTAINABLE BATAM TOURISM

Noviardi, Refli, Mahmudah Burhan, Rifa’atul, Dwiakila Ramadhan, Achiles, Adias Fahli, Ryadi, Raynold, Raynold
Abstract: Abstract: The development of sustainable tourism in Batam City faces several challenges. Knowledge and information related to tourism remain scattered among various stakeholders, resulting in suboptimal coordination. Knowledge&#8230; wledge sharing and collaboration among stakeholders remain limited, so best practices and experiences have not been fully leveraged. A Knowledge Management System (KMS) based on knowledge sharing is needed to support information exchange and the development of sustainable tourism. The methodology used in this study is the Knowledge Management System Life Cycle (KMSLC) approach combined with Design Thinking. The research steps included an evaluation of the existing infrastructure, the formation of a knowledge management team, knowledge collection, the design of a KMS prototype, and the development of that prototype. The results of the study indicate that a knowledge-sharing-based Knowledge Management System (KMS) prototype was successfully developed to meet the needs of tourists and tourism stakeholders in Batam City. The system built is capable of facilitating the management, storage, and exchange of knowledge among stakeholders in a more integrated manner. The implementation of the KMS also enhances collaboration and supports the decision-making process in the development of tourism products and services. These findings indicate that a KMS can serve as an effective solution in supporting sustainable tourism development in Batam City.             Keywords: tourism, KMLC, Batam City, design thinking, knowledge management.   Abstrak: Pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kota Batam menghadapi beberapa tantangan. Pengetahuan dan informasi terkait pariwisata masih tersebar di berbagai pemangku kepentingan sehingga koordinasi belum berjalan secara optimal. Berbagi pengetahuan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan masih terbatas, sehingga pengalaman dan praktik terbaik belum dimanfaatkan secara maksimal. Diperlukan Sistem Manajemen Pengetahuan (KMS) berbasis knowledge sharing untuk mendukung pertukaran informasi dan pengembangan pariwisata berkelanjutan. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Siklus Hidup Sistem Manajemen Pengetahuan (KMSLC) yang dikombinasikan dengan Design Thinking. Langkah-langkah penelitian mencakup evaluasi infrastruktur yang sudah ada, pembentukan tim manajemen pengetahuan, pengumpulan pengetahuan, perancangan prototipe KMS, serta pengembangan prototipe KMS tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prototipe Knowledge Management System (KMS) berbasis knowledge sharing berhasil dikembangkan sesuai dengan kebutuhan wisatawan dan pemangku kepentingan pariwisata di Kota Batam. Sistem yang dibangun mampu memfasilitasi pengelolaan, penyimpanan, dan pertukaran pengetahuan antar pemangku kepentingan secara lebih terintegrasi. Implementasi KMS juga meningkatkan kolaborasi dan mendukung proses pengambilan keputusan dalam pengembangan produk dan layanan pariwisata. Temuan ini menunjukkan bahwa KMS dapat menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pengembangan pariwisata yang berkelanjutan di Kota Batam.   Kata kunci: pariwisata,  KMLC,  Kota Batam, desain thinking, manajemen pengetahuan.

TOPSIS-BASED SYSTEM FOR THE SELECTION OF TRAINING PARTICIPANT CANDIDATES AT THE ASAHAN MANPOWER OFFICE

Maha Putra, Guntur, Wan Mariatul Kifti, Putri Amanda Nurhayati
Abstract: Abstract: Job training is one of the government’s efforts to improve the quality of human resources so that they possess competencies that meet labor market demands. The process of selecting training participants at the&#8230; e Department of Manpower of Asahan Regency is still carried out manually, which can lead to subjectivity and inefficiency in determining the most eligible candidates. This study aims to develop a decision support system using the Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) method to assist the selection process objectively and systematically. The study applies four evaluation criteria, namely education level, age, work experience, and interview, with a dataset consisting of 31 training candidates. The system is developed as a web-based application using PHP programming language and MySQL database. The TOPSIS method is applied through decision matrix normalization, weighting, determination of positive and negative ideal solutions, and preference value calculation to produce a ranking of candidates. The results show that the proposed system can provide objective recommendations for selecting training participants, improve the efficiency of the selection process, and support decision makers in producing more accurate and reliable decisions. Keywords: decision support system; selection; training; TOPSIS.   Abstrak: Pelatihan tenaga kerja merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Proses pemilihan calon peserta pelatihan di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Asahan selama ini masih dilakukan secara manual sehingga berpotensi menimbulkan subjektivitas dan kurang efektif dalam menentukan peserta yang paling layak. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem pendukung keputusan menggunakan metode Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) untuk membantu proses seleksi peserta pelatihan secara objektif dan sistematis. Penelitian ini menggunakan empat kriteria penilaian yaitu pendidikan, usia, pengalaman kerja, dan wawancara dengan jumlah data sebanyak 31 calon peserta pelatihan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Metode TOPSIS digunakan untuk melakukan normalisasi matriks keputusan, pembobotan, penentuan solusi ideal positif dan negatif, serta perhitungan nilai preferensi untuk menghasilkan perankingan peserta pelatihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan rekomendasi peserta pelatihan secara objektif, meningkatkan efisiensi proses seleksi, serta membantu pihak dinas dalam pengambilan keputusan yang lebih akurat. Kata kunci: pelatihan; seleksi; sistem pendukung keputusan; TOPSIS.

IMPLEMENTATION OF DESIGN THINKING SIAKAD MOBILE DESIGN WITH ADVANCED SUS ANALYSIS

Elydiya Yahya, Diva, Muqtadir, Asfan, Nurlifa, Alfian
Abstract: Abstract: The development of information technology has begun to enter the world of education, especially universities, one of which is the academic information system because with this system it greatly influences the learning&#8230; earning process and also in the delivery of information. A web-based academic information system is very adequate, but there are several obstacles such as in learning that does not require a laptop device, it will be very disruptive if the implementation of attendance and others is done on a mobile phone but with a web view. So this research aims to design a mobile-based UI/UX academic information system application with the hope that it can be an alternative in accessing the use of academic information systems for lecturers and students can also be accessed anytime and anywhere through mobile phones with a comfortable display. This study also tested the UI/UX design prototype to assess its feasibility. This test uses the system usability scale (SUS) method with  a convident interval validation of 95% to determine the lower and upper limits of the SUS value. For the final score of SUS obtained was 78.75, and in the 95% CI test a Lower CI of 66.27 was produced, and for the Upper CI of 91.23 so that it was given a grade of B. It can be concluded that the design developed in this study is worthy of further development. Keywords: academic information systems; design thinking; system usability scale   Abstrak: Perkembangan teknologi informasi sudah mulai masuk kedalam dunia pendidikan terutama perguruan tinggi, salah satunya sistem informasi akademik karena dengan adanya sistem ini sangat mempengarusi proses pembelajaran dan juga dalam penyampaian informasi. Sistem informasi akademik berbasis web sudah sangat memadai namun ada beberapa kendala seperti dalam pembelajaran yang tidak memerlukan perangkat laptop akan sangat menganggu jika pelaksanaan absensi dan lainya dilakukan pada ponsel tapi dengan tampilan web. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX aplikasi sistem informasi akademik berbasis mobile dengan harapan dapat menjadi alternatif dalam akses penggunaan sistem informasi akademik bagi dosen dan mahasiswa juga dapat diakses kapan saja dan dimana saja melalui ponsel dengan tampilan yang nyaman. Penelitian ini juga melakukan pengujian terhadap prototype desain UI/UX untuk menilai kelayakannya. Pengujian ini menggunaka metode system usability scale (SUS) dengan validasi convident interval 95% untuk mengetahui batas bawah dan batas atas nilai SUS. Untuk nilai akhir SUS yang didapatkan adalah 78,75, dan dalam pengujian CI 95 % dihasilkan CI Lower 66,27, dan untuk CI Upper 91,23 Sehingga mendapat grade B. Dapat disumpulkan bahwa desain yang dikembangkan dalam penelitian ini layak untuk dikembangkan lebih lanjut.   Kata kunci: sistem informasi akademik; desain thinking; system usability scale

OPTIMIZATION OF FAST-MOVING DRUG INVENTORY USING THE WEIGHTED PRODUCT METHOD AT ANNISA DRUGSTORE

Dayanti, Rafika, Mulyani, Neni, Muhazir, Ahmad
Abstract: Abstract: Managing fast-moving drug inventory requires accurate supplier selection to ensure product availability and minimize the risk of overstock and out-of-stock conditions. At Annisa Pharmacy, the supplier selection&#8230; process has traditionally relied on experience and subjective judgment, which may lead to less optimal decisions. This study aims to design and implement a Decision Support System (DSS) for selecting fast-moving drug suppliers using the Weighted Product (WP) method. The WP method is applied because it is capable of processing multiple criteria simultaneously through structured weighting, including demand frequency, delivery lead time, remaining shelf life, purchase price, and profit margin. The system is developed as a web-based application using PHP and MySQL. The results show that the implementation of the Weighted Product method successfully produces preference values and accurate supplier rankings, enabling the system to correctly determine the most optimal fast-moving drug supplier based on the defined criteria. Therefore, the developed system can assist the owner of Annisa Pharmacy in making more precise, objective, and structured inventory procurement decisions. Keywords: decision support system; drug inventory; supplier selection; weighted product.   Abstrak: Pengelolaan stok obat fast moving di Toko Obat Annisa memerlukan ketepatan dalam menentukan supplier agar ketersediaan obat tetap terjaga dan risiko overstock maupun out of stock dapat diminimalkan. Selama ini, proses pemilihan supplier masih dilakukan secara konvensional berdasarkan pengalaman, sehingga berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) pemilihan supplier obat fast moving menggunakan metode Weighted Product (WP). Metode WP digunakan karena mampu mengolah beberapa kriteria secara simultan melalui pembobotan yang terstruktur, meliputi frekuensi permintaan, lead time, sisa masa kedaluwarsa, harga beli, dan margin keuntungan. Sistem dikembangkan berbasis web menggunakan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode Weighted Product mampu menghasilkan nilai preferensi dan perankingan supplier secara objektif, sehingga sistem berhasil menentukan supplier obat fast moving yang paling optimal sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan. Dengan demikian, sistem yang dibangun dapat membantu pemilik Toko Obat Annisa dalam mengambil keputusan pengadaan stok obat secara lebih tepat, objektif, dan terstruktur. Kata kunci: sistem pendukung keputusan; toko obat; pemilihan pemasok; weighted product