Search Articles & Publications

Showing 386 articles found for "Sebelum"

IMPLEMENTATION OF E-FORECASTING ON JIMMY FISH USING THE WIEGHTED MOVING AVERAGE METHOD

Gunarti, Triana Sri, Tujni, Baibul, Solikin, Imam
Abstract: Abstract: This research is a development of previous research, where the results of previous studies have only arrived at the application design stage. Jimmy Fish UMKM is a business that sells fish seeds, while the fish… seeds that are sold are: catfish, tilapia, goldfish, mujaer fish, catfish, and carp. Jimmy Fish UMKM has several activities to support its business, one of which is determining how much stock of fish fry is needed for each period. Jimmy Fish SMEs have problems in determining the amount of fish seed stock, Jimmy Fish SMEs still use estimates without definite calculations to determine the number of fish seed stocks. As a result of this problem, when someone wants to buy fish seeds, the number of stocks is not fulfilled (less), the number of fish seeds is depleted, and there is even an excess stock of fish seeds (only a few sold), so that activities at Jimmy Fish SMEs become less effective. The solution to the existing problems is to build an e-forecasing application using the wieghted moving average (WMA) method. The e-forecasting application is very important because it can predict the number of fish seed stocks for the next period using calculations from previous data. The e-forecasting application also provides convenience, speed and as a support system for making decisions on how many fish seed stocks must be fulfilled for the next period. Keywords: applications; e-forecasting; WMA     Abstrak: Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya, dimana hasil dari penelitian sebelumnya baru sampai pada tahap desain aplikasi. UMKM Jimmy Fish merupakan usaha yang menjual bibit ikan adapun bibit ikan yang dijual yaitu: ikan lele, ikan nila, ikan emas, ikan mujaer, ikan patin, dan ikan gurame. UMKM Jimmy Fish mempunyai beberapa aktifitas untuk mendukung usahanya salah satunya penentuan berapa jumlah stok bibik ikan yang diperlukan untuk setiap periodenya. UMKM Jimmy fish mempunyai permasalahan dalam menentukan jumlah stok bibit ikan, UMKM Jimmy Fish masih menggunakan perkiraan tanpa perhitungan yang pasti untuk menentukan jumlah stok bibit ikan. Akibat yang ditimbulkan dari permasalah tersebut, ketika ada yang ingin membeli bibit ikan jumlah stok tidak terpenuhi (kurang), jumlah stok bibit ikan habis, dan bahkan ada jumlah stok bibit ikan yang berlebih (hanya terjual sedikit), sehingga aktifitas pada UMKM Jimmy Fish menjadi kurang efektif. Solusi dari permasalah yang ada, dengan membangun aplikasi e-forecasing menggunakan metode wieghted moving average (WMA). Aplikasi e-forecasting sangat penting karena dapat prediksikan jumlah stok bibit ikan untuk periode selanjutnya menggunakan perhitungan dari data-data sebelumnya. Aplikasi e-forecasting juga memberikan kemudahan, kecepatan dan sebagai support system pengambilan keputusan berapa jumlah stok bibit ikan yang harus terpenuhi untuk periode selanjutnya. Kata kunci: aplikasi; e-forecasting; WMA

TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) OPTIMIZATION SEED DIS-TRIBUTION USING GENETIC ALGORITHM

Wati, Vera, Yuliana, Yuliana, Paradise, Paradise, Kusrini, Kusrini
Abstract: Abstract: Distribution is an important the business sector, the agricultural sector for distributing seeds to ensure the location of customers selling seeds. Problems that are often encountered seed distribution process… are the efficiency of the time and distance distribution. Re search will build software entering initial location data and several dynamically added consumer agents. The distance parameter uses latitude-longitude integrated on google maps and detects varying store locations, the generation of chromosomes or the best distribution path with the minimum distance route. The heuristic approach using the Genetic Algorithm imitates the concept of biological evolution of random exchange structure series. This study is to distribute 3 types of seeds with a choice of weights that have been divided into 3 areas located on the map of Indonesia using land routes. The results of the test of the population of the average fitness value tend to remain from the previous value of 1-10 the fitness value and the optimum iteration with 9-12 with an average fitness value of 44.2. Optimal results are obtained when Mr is higher than the Cr values. Thus, the Genetic Algorithm can be used for TSP seed distribution paths. 1:2 fitness evaluation compared with the usual estimates used .            Keywords: Genetic Algorithm; Route Optimization; Seed Distribution; TSP   Abstrak: Distribusi menjadi hal penting berwirausaha, salah satunya pada bidang pertanian untuk pendistribusian benih sampai lokasi tujuan. Permasalahan sering ditemui dalam proses pendistribusian adalah efektifan, efisiensi waktu dan jarak tempuh. Sehingga penelitian akan membangun perangkat lunak dengan memasukan data titik lokasi awal dan beberapa lokasi tujuan agen konsumen ditambahkan secara dinamis. Parameter jarak menggunakan latitude-longitude terintegrasi pada google maps yang mendeteksi keberadaan lokasi, selanjutnya diketahui generasi kromosom atau jalur distribusi terbaik dengan rute minimum. Pendekatan Heuristic menggunakan Algoritma Genetika meniru konsep evolusi biologis deretan struktur pertukaran informasi secara acak. Tujuan dalam penelitian ini dapat mendistribusikan jenis benih dengan pilihan bobot yang telah terbagi dalam wilayah lokasi. Satu wilayah lokasi terdapat beberapa lokasi toko ditambahkan secara dinamis, dengan proses yang sudah ditentukan titik awal keberangkatan. Penelitian ini menekankan pada proses penentuan rute lokasi saja. Hasil pengujian jumlah populasi rata-rata nilai fitness cenderung bersifat tetap dari nilai sebelumnya selisih 1-10 nilai fitness dan iterasi optimum dengan 9-12 dengan rata-rata nilai fitness 44,2. Hasil optimum didapatkan ketika Mutation rate (Mr) lebih tinggi dibanding nilai Crossover rate (Cr). Maka, Algoritma Genetika bisa digunakan untuk TSP jalur distribusi benih pengujian menghasilkan evaluasi fitnes 1:2 untuk Algoritma Genetika dibandingkan dengan estimasi jarak biasa digunakan. Kata kunci: Algoritma Genetika; Distribusi Benih; Optimalisasi Rute; TSP

ANALYSIS OF SVM AND NAIVE BAYES ALGORITHM IN CLASSIFICATION OF NAD LOANS IN SAVE AND LOAN COOPERATIVES

Riyadi, Sugeng, Siregar, Muhammad Mizan, Margolang, Khairul fadhli Fadhli, Andriani, Karina
Abstract: Abstract: Non-performing loan (NPL) is a risk that credit unions must face and to avoid that, prospective debtors need to be surveyed. With previous loan data, support vector machine and naïve bayes can be used as classification… ssification methods to give a decision about NPL. We use a data set with 61 data and process the data with orange 3.30 application to see the difference between SVM using linear (SVM-L), polynomial (SVM-P), RBF (SVM-R) and sigmoid (SVM-S) kernel with naïve bayes. We use a cross validation technique with various folds to measure the classification results and a convusion matrix to measure the data training classification results. Naïve bayes scores the highest in terms of accuracy and SVM-R scores the highest in terms of F1, precision and recall. SVM-P scores the lowest in terms of accuracy, F1, precision and recall. Naïve bayes scores the highest in terms of proportion of predicted for true negative class and proportion of actual for true positive class. SVM-S scores the highest in terms of proportion of predicted for true positive class and proportion of actual for true negative class. SVM-P scores the lowest in both proportion of predicted and proportion of actual.              Keywords: classification; naïve bayes; non-performing loan; support vector machine     Abstrak: Kredit macet merupakan resiko yang sering dialami koperasi simpan pinjam, sehingga perlu dilakukan survei terhadap calon debitur agar kredit menjadi sehat. Dengan menggunakan data pemberian kredit sebelumnya, support vector machine dan naïve bayes digunakan sebagai metode klasifikasi untuk memberikan keputusan macet atau tidaknya kredit anggota koperasi Mutiara Sejahtera. Data set yang berjumlah 61 data diolah menggunakan aplikasi Orange 3.30 dan dilihat perbandingan antara metode SVM dengan kernel linear, polynomial, RBF dan sigomoid dengan metode naïve bayes. Cross validation dengan jumlah fold bervariasi digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi dan convusion matrix digunakan sebagai nilai ukur klasifikasi data training. Hasil yang diperoleh adalah naïve bayes memiliki nilai accuracy tertinggi dan SVM kernel RBF memiliki nilai F1, precision dan recall tertinggi. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah untuk accuracy, F1, precision dan recall. Naïve bayes memiliki nilai tertinggi untuk proportion of predicted (PoP) kelas true negative dan proportion of actual (PoA) kelas true positive. SVM kernel sigmoid memiliki nilai tertinggi untuk PoP kelas true positive dan PoA kelas true negative. SVM kernel polynomial memiliki nilai terendah baik untuk PoP maupun PoA true negative dan kelas true positive.   Kata kunci: klasifikasi; kredit macet; naive bayes;  SVM

E-MSMEs (SMALL AND MEDIUM MICRO ENTERPRISES) BASED ON ANDROID TO INCREASE SALES OF BENI SCROLL ART

Gunarti, Triana Sri, Tujni, Baibul, Solikin, Imam
Abstract: Abstract: Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are business entities or individuals that have productive activities and fulfill the criteria for micro-enterprises. The development of the economic sector in Indonesia… ia is also influenced by MSME businesses. Beni Scroll Art is an MSME engaged in the sale of handicrafts such as making miniature amperes, trophies made of wood, bird statues made of wood and so on. This research is a development of research that previously discussed the use of website-based information technology which was developed into android-based information technology. Android-based sales applica-tion development is more effectively used for the community in the buying and selling process because it is more familiar in the community. Therefore, the system development carried out by researchers is an Android-based application in the sales process and to in-crease sales. The method used in developing this android application is a prototype with several stages of Communication, Quick Plan, Modeling and Quick Design, Quick Design, Construction of Prototype, and Deployment Delivery and Feedback. The purpose of this research is to simplify sales, increase sales, and make the sales process more effective and efficient.             Keywords: applications; android; sales; SMEs     Abstrak: Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan badan usaha atau perseorangan yang mempunyai kegiatan produktif serta memenuhi kreteria dalam usaha mikro. Perkembangan bidang ekonomi di Indonesia juga diperngaruhi oleh usaha UMKM. Beni Scroll Art merupakan UMKM yang bergerak dibidang penjualan keterampilan tangan seperti pembuatan miniature ampere, piala dengan bahan dasar kayu, patung burung dengan bahan dasar kayu dan sebagainya. Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian yang sebelumnya membahas pemanfaatan teknologi informatika berbasis website dikembangkan menjadi teknologi informasi berbasis android. Pengembangan aplikasi penjualan berbasis android lebih efesien digunakan untuk masyarakat dalam melakukan proses jual-beli karena lebih familiar dimasyarakat. Maka dari itu pengem-bangan sistem yang dilakukan peneliti adalah aplikasi berbasis android dalam proses penjualan serta untuk meningkatkan penjualan. Metode yang digunakan dalam pengambangan aplikasi android ini adalah prototype dengan beberapa tahapan komunikasi, rencana cepat, pemodelan dan desain cepat, desain cepat, konstruksi prototipe, dan pengiriman dan umpan balik penyebaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mempermudah penjualan, meningkatkan penjualan, serta agar proses penjualan lebih efektif, dan efesien.   Kata kunci: aplikasi; android; penjualan; UMKM

PERBANDINGAN ALGORITMA KLASIFIKASI SUPPORT VECTOR MACHINE DAN NAIVE BAYES PADA IMBALANCE DATA

Puspita, Chika Enggar, Pratiwi, Oktariani Nurul, Sutoyo, Edi
Abstract: Abstract: Question classification is a computer science system, which aims to analyze questions and can label each question based on existing categories. Questions can be collected from several materials or topics that are… re many and different. Therefore, the researcher intends to create a classification system for quiz questions Data Warehouse and Business Intelligence which can be grouped into topics Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analytics, and Performance Measurement. One way to solve this problem is by approach machine learning. In this study, researchers used a comparison of machine learning algorithms, namely the algorithm NaïveBayes and SupportVectorMachine using SMOTE and methods Cross-Validation The results of this study show the best accuracy results and are very helpful. The results obtained in the method cross-validation before SMOTE resulted in an accuracy rate of 82.02% for the results after going through the SMOTE stage of 94.79% on the algorithm Naïve Bayes, while the algorithm SupportVectorMachine get accuracy of 81.39% in the process before SMOTE for the results after going through SMOTE of 96.52%.  Keywords: Cross-Validation; Machine Learning; Naive Bayes; Support Vector Machine; Question Classification     Abstrak: Klasifikasi pertanyaan merupakan sebuah sistem ilmu komputer, yang bertujuan untuk menganalisis pertanyaan serta dapat memberi label pada setiap pertanyaan berdasarkan kategori yang ada. Pertanyaan soal dapat dikumpulkan dari beberapa materi atau topik yang banyak dan berbeda. Oleh karena itu, bermaksud untuk membuat sistem klasifikasi pertanyaan soal kuis Data Warehouse dan Business Intelligence yang dapat dikelompokkan menjadi topik Data Warehouse, Business Intelligence, Data Analitik, dan Pengukuran Kinerja. Cara  yang dapat dilakukan untuk permasalahan ini dengan menggunakan pendekatan MachineLearning. Pada penelitian kali ini menggunakan perbandingan algoritma MachineLearning yaitu algoritma NaïveBayes dan SupportVectorMachine menggunakan metode SMOTE dan Cross-Validation. Hasil penelitian ini menunjukkan hasil akurasi yang terbaik dan sangat membantu. Hasil yang diperoleh pada metode cross-validation sebelum SMOTE menghasilkan tingkat akurasi sebesar 82.02% untuk hasil sesudah melalui tahap SMOTE sebesar 94.79 %  pada algoritma Naïve Bayes, sedangkan pada algoritma Support Vector Machine menghasilkan akurasi sebesar pada proses sebelum SMOTE 81.39% untuk hasil sesudah melalui SMOTE sebesar 96.52%.   Kata kunci: Klasifikasi Pertanyaan; Pembelajaran Mesin; Naive Bayes; Support Vector Machine; Cross-Validation

ANALISIS TINGKAT OBJEKTIFITAS PENGISIAN EDOM UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PEMBELAJARAN DOSEN

Erlinda, Susi, Anam, M. Khairul, Nasution, Torkis, Ambiyar, Ambiyar, Irfan, Dedy
Abstract: Abstract: Student objectivity in filling out E-EDOM is very necessary, the results of data analysis become the basis for the leadership in making decisions for learning strategies. Previous research has proven that the E-EDOM… -EDOM filling done by students is not objective. Efforts should be made so that students can fill it in seriously. This study aims to determine strategies that can be applied so that students can fill out the E-EDOM very objectively. Starting with analyzing and collecting data through a questionnaire. The Delon and Mclean model is used as a basis for creating questions in the questionnaire and processing the questionnaire data. The data collection technique used a simple random sampling method, with a population of 121 students from Amik Riau STMIK who were active in the 2019-2020 school year. Before processing, the data is tested for validity and reliability. After testing the validity and reliability, then testing the hypothesis to determine the relationship between variables in the Delon and Mc Lean success model. The results showed that each variable showed the effect of a positive relationship that was fully accepted with a value of 0.000. This means that all the variables used in this study are related to one another. Even so, it is necessary to implement several strategies that must be done in an effort to fill out E-EDOM which is very objective by students.   Keywords: e-edom, delon and mclean models, objectivity, students.   Abstrak: Objektifitas mahasiswa dalam mengisi E-EDOM sangat diperlukan, karena hasilnya akan dijadikan dasar oleh pimpinan dalam mengambil keputusan untuk masalah pembelajaran. Berdasarkan penelitian sebelumnya pengisian E-EDOM yang dilakukan mahasiswa masih banyak yang belum mengisinya dengan sangat objektif. Perlu dilakukan upaya agar mahasiswa dapat mengisinya dengan sunggun-sungguh.  Penelitian ini bertujuan untuk menentukan strategi yang dapat diterapkan supaya mahasiswa dapat mengisi E-EDOM dengan sangat objektif. Diawali dengan melakukan analisa dan pengumpulan data melalui kuisioner. Model Delon and Mclean digunakan sebagai dasar untuk membuat pertanyaan dalam kuisioner dan melakukan pengolahan data kuesioner tersebut. Teknik pengumpulan data menggunakan metoda sampling simple random, dengan populasi mahasiswa STMIK Amik Riau yang  aktif pada tahun ajaran 2019-2020 sejumlah 121 orang mahasiswa. Sebelum dilakukan pengolahan, terlebih dahulu data-data tersebut dilakukan uji validitas dan reability. Setelah dilakukan uji validitas dan reability, selanjutnya melakukan uji hipotesis untuk mengetahui hubungan antar variable yang ada pada model Delon and Mc Lean success. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa setiap variable menunjukkan pengaruh hubungan positif dapat diterima seluruhnya dengan nilai 0.000. Artinya semua variable yang digunakan pada penelitian ini memiliki keterkaitan antara satu dengan lainnya. Walaupun demikian perlu diterapkan beberapa strategi yang harus dilakukan dalam upaya pengisian E-EDOM yang sangat objektif oleh mahasiswa.   Kata kunci: e-edom, delon and mclean model, mahasiswa, objektifitas.

KLASTERISASI DATA JAMAAH UMROH PADA AULIYA TOUR & TRAVEL MENGGUNAKAN METODE K-MEANS CLUSTERING

Iqbal, Muhammad
Abstract: Abstract: Religious tourism especeeially for Hajj and Umroh is increasingly in demand by the public. Auliya Tour & Travel, which is engaged in the travel agency, has diverse pilgrimage data so that the data collection is… used to find new knowledge as a marketing strategy using Data Mining techniques. Data Mining is one of the KDD processes that has the function for grouping. K-Means Clustering is a data mining technique that aims to group data into a data subset. The grouping of data on Umroh pilgrims is conducted to find out the interest groups of pilgrims based on age. This study categorizes pilgrim data into three clusters, which are very popular, in high demand and less desirable. Attributes used in processing data include gender, age, and congregation package. Before the data calculation process is carried out, the data transformation process is carried out before data calculation process. Based on data calculations that have been done through the RapidMiner software, the members of the group were very interested, ranging in age from 56 to 83 years, interested groups ranging in age from 29 to 55 years and the group was less interested with an age range 2 to 22 years from 170 records.   Keywords: Clustering, Data Mining, K-Means, RapidMiner, Umroh.                 Abstrak: Perjalanan wisata religi khususnya untuk ibadah haji dan umroh semakin diminati masyarakat. Auliya Tour & Travel yang bergerak pada bidang biro perjalanan memiliki data jamaah yang beragam sehingga kumpulan data tersebut dimanfaatkan untuk menemukan pengetahuan yang baru sebagai strategi pemasaran dengan menggunakan teknik Data Mining. Data Mining merupakan salah satu proses dari KDD yang fungsi salah satunya untuk pengelompokan. K-Means Clustering merupakan salah satu teknik Data Mining yang bertujuan untuk mengelompokkan data ke dalam subset data. Pengelompokan data jamaah umroh dilakukan bertujuan untuk mengetahui kelompok minat jamaah berdasarkan usia. Penelitian ini mengelompokkan data jamaah menjadi tiga cluster yaitu sangat diminati, diminati dan kurang diminati. Atribut yang digunakan dalam pengolahan data meliputi jenis kelamin, usia, dan paket jamaah. Sebelum proses perhitungan data dilakukan terlebih dahulu dilakukan proses transformasi data. Berdasarkan perhitungan data yang telah dilakukan melalui software RapidMiner diperoleh anggota kelompok sangat diminati dari rentang usia mulai 56 sampai 83 tahun, kelompok diminati dengan rentang usia mulai 29 sampai 55 tahun dan kelompok kurang diminati mulai usia 2 sampai 22 tahun dari 170 record.   Kata Kunci: Clustering, Data Mining, K-Means, RapidMiner, Umroh

SISTEM INFORMASI TATA KELOLA PENDAFTARAN KONTRAK CAFETARIA DAN RESTORAN PT. ANGKASA PURA II BANDARA MINANG KABAU

Anggraeni, Dewi
Abstract: Abstract: Information systems for processing data on registration of contracts for cafeterias and restaurants regulate all the needs of system users, as well as presenting needed and effective reports. The information system… stem for processing data on registration of contracts for cafeterias and restaurants has data entry for tenants, places, cafeteria and restaurant management, and contract registration, tenant data search process, and cafeteria and restaurant contract data search process and produces list of tenant names, cafe per contract report month, cafeteria and restaurant contract report per year where all the processes were done manually beforehand. Keywords: Information System, Cafeteria and Restaurant Contract Registration, PT. Angkasa Pura II   Abstrak: Sistem informasi pengolahan data tata kelola pendaftaran kontrak Cafetaria dan Restoran mengatur semua kebutuhan pengguna sistem, serta menyajikan laporan-laporan yang dibutuhkan dengan efektif dan efesien. Sistem informasi pengolahan data tata kelola pendaftaran kontrak Cafetaria dan Restoran memiliki entri data penyewa, tempat, manajemen cafetaria dan restoran, dan pendaftaran kontrak, proses pencarian data penyewa, dan proses pencarian data kontrak cafeteria dan restoran serta menghasilkan daftar nama penyewa, laporan kontrak cafe per bulan, laporan kontrak cafetaria dan restoran per tahun yang dimana semua proses tersebut dikerjakan secara manual sebelumnya. Kata kunci: Sistem Informasi, Pendaftaran Kontrak Cafetaria dan Restoran, PT. Angkasa Pura II

Analisis Konten Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS) Dalam Buku Matematika Kelas VII Kurikulum Merdeka

Juwita, Nazwa Alyanda Putri, Luri Nursucita, Nita Kurnia Sari, Hera Azhari Bangun, Maisahara Dalimunthe, Elfira Ramhadani
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten latihan dan soal yang merepresentasikan kemampuan berpikir tingkat tinggi (HOTS) pada buku teks Matematika kelas VII SMP terbitan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset,… et, dan Teknologi sebagai bahan ajar Kurikulum Merdeka. Anifarka & Rosnawati (2023) menyatakan bahwa buku teks yang berkualitas seyogianya mampu memfasilitasi perkembangan kognitif peserta didik selaras dengan capaian pembelajaran yang ditetapkan. Metode yang diterapkan dalam kajian ini adalah analisis isi dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Instrumen analisis merujuk pada dimensi kognitif C4 (Menganalisis), C5 (Mengevaluasi), dan C6 (Menciptakan) berdasarkan revisi taksonomi Bloom oleh Anderson & Krathwohl (2001). Temuan penelitian mengindikasikan bahwa dari total 485 butir soal dan aktivitas yang tersebar pada enam bab, sebanyak 147 butir (30,31%) tergolong dalam kategori HOTS. Distribusi HOTS tertinggi ditemukan pada Bab 5 tentang Persamaan dan Pertidaksamaan Linear Satu Variabel (38,46%), sedangkan terendah pada Bab 1 tentang Bilangan (22,80%). Level kognitif yang paling dominan adalah C4-Menganalisis (58,50%), diikuti C5-Mengevaluasi (28,57%), dan C6-Mencipta (12,93%). Temuan ini mengindikasikan bahwa buku teks Kurikulum Merdeka telah mengintegrasikan HOTS secara lebih sistematis dibandingkan kurikulum sebelumnya (Fanani, 2018)meskipun proporsinya perlu ditingkatkan untuk memenuhi tuntutan pembelajaran abad ke-21. This study aims to analyze the content of exercises and questions representing higher-order thinking skills (HOTS) in the Mathematics textbook for grade VII junior high school published by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology as teaching materials for the Independent Curriculum. Anifarka & Rosnawati (2023) stated that a quality textbook should be able to facilitate students' cognitive development in line with the established learning outcomes. The method applied in this study is content analysis with a qualitative descriptive approach. The analysis instrument refers to the cognitive dimensions C4 (Analyzing), C5 (Evaluating), and C6 (Creating) based on the revised Bloom's taxonomy by Anderson & Krathwohl (2001). The research findings indicate that of a total of 485 questions and activities spread across six chapters, 147 items (30.31%) are classified as HOTS. The highest HOTS distribution was found in Chapter 5 on Linear Equations and Inequalities with One Variable (38.46%), while the lowest was in Chapter 1 on Numbers (22.80%). The most dominant cognitive level is C4-Analyzing (58.50%), followed by C5-Evaluating (28.57%), and C6-Creating (12.93%). This finding indicates that the Independent Curriculum textbooks have integrated HOTS more systematically than the previous curriculum (Fanani, 2018), although the proportion needs to be increased to meet the demands of 21st-century learning. 

Wawasan Al-Qur'an Tentang Lingkungan Hidup

Nana Nur Zulaikha, Hasyim Haddade, Hamka Ilyas
Abstract: Artikel ini mengkaji wawasan Al-Qur'an tentang lingkungan hidup melalui pendekatan tafsir tematik (tafsir maudhu'i). Penelitian ini berangkat dari keprihatinan mendalam terhadap krisis lingkungan global yang semakin mengancam… ancam keberlangsungan kehidupan di bumi. Al-Qur'an sebagai kitab suci yang bersifat universal dan komprehensif telah memberikan perhatian yang sangat serius terhadap persoalan lingkungan jauh sebelum isu ini menjadi perhatian dunia modern. Melalui telaah sejumlah ayat kunci, artikel ini membuktikan bahwa Al-Qur'an mengandung wawasan ekologis yang kaya, meliputi: prinsip penciptaan alam sebagai tanda-tanda kebesaran Allah (ayat kawniyyah), konsep manusia sebagai khalifah beserta tanggung jawab ekologisnya, larangan tegas terhadap kerusakan lingkungan (fasad fi al-ardh), perintah menjaga keseimbangan ekosistem (mizan), serta panduan etis dalam memanfaatkan sumber daya alam.