Search Articles & Publications

Showing 787 articles found for "Kali"

PENGARUH SANITASI LINGKUNGAN TERHADAP INSIDEN DIARE PADA BALITA

Sacharum, Nofilia
Abstract: Penyakit diare tetap menjadi masalah kesehatan global, terutama di negara-negara berkembang. Diare merupakan penyakit endemis di Indonesia dan sering kali berpotensi menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) yang sering disertai… kematian. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode survei yang fokus pada pengaruh sanitasi lingkungan keluarga (WC) dan kebersihan pribadi terhadap morbiditas diare pada anak di TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi. Penelitian dilaksanakan pada bulan April 2024 dengan subjek anak TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi yang berusia 5-6 tahun, berjumlah 47 anak. Uji bivariat dilakukan dengan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanitasi lingkungan memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian diare pada balita di TK Dharma Wanita Cluring Banyuwangi. Dari 47 responden, 21 balita (44,7%) mengalami diare. Anak-anak yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik lebih sedikit mengalami diare (36,6%) dibandingkan dengan yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik (7,4%). Sebanyak 56% balita yang tidak mengalami diare tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik, sedangkan semua balita yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik mengalami diare. Uji statistik menunjukkan nilai P sebesar 0,023 dan OR sebesar 9,316, yang mengindikasikan bahwa balita yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi kurang baik memiliki risiko 9,316 kali lebih besar untuk mengalami diare dibandingkan dengan yang tinggal di lingkungan dengan sanitasi baik. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan sanitasi lingkungan untuk mencegah diare pada balita.

INOVASI MESIN PENGOLAHAN PAVING BLOCK DARI SAMPAH PLASTIK GUNA MEWUJUDKAN GREEN ECONOMY DALAM SDGs 2030

Wulida, Siti Nursipa, Khosyiati, Nur Evirda, Yusuf, Arya, Biworo, Muhamad, Andrian, Sultan Hulio
Abstract: Indonesia merupakan negara kepulauan dengan populasi penduduk mencapai lebih dari 270 juta jiwa. Peningkatan jumlah penduduk berdampak pada meningkatnya produksi sampah setiap tahun. Masalah sampah plastik, terutama dari… barang sekali pakai yang menjadi isu krusial selama 15 tahun terakhir. Provinsi Nusa Tenggara Barat tepatnya di Lombok, bergantung pada sektor pariwisata terutama pantai. Namun perkembangan pariwisata ini memicu masalah sampah di kawasan pantai khususnya sampah plastik. Sampah plastik yang sulit terurai mengancam ekosistem laut dan menurunkan daya tarik wisatawan. Penulis mengusulkan inovasi mesin Macoving sebagai solusi untuk mengatasi masalah sampah plastik di kawasan pantai Lombok. Mesin ini mampu mengolah sampah plastik menjadi paving block bernilai ekonomis, menawarkan solusi ramah lingkungan, dan membuka peluang pekerjaan baru bagi masyarakat. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan studi pustaka relevan. Paving block ini dijual lebih murah dan memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk bisa mengelola sampah. Inovasi ini diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah, mencegah kerusakan lingkungan, dan mendukung ekonomi hijau. Hal ini sejalan dengan fokus Indonesia pada transisi energi baru terbarukan dan pembangunan berkelanjutan guna mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) 2030.

HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN DUKUNGAN SUAMI DENGAN INTENSITAS KUNJUNGAN ANTENATAL CARE (ANC) DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN (PMB) IRMA SURYANI KOTA PRABUMULIH TAHUN 2024

Juniarty, Eka, Astuti, Desti Widya, Pramanda, Andini Eka
Abstract: Pemeriksaan antenatal (Antenatal Care/ANC) merupakan salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk  mencegah penyebab morbiditas dan mortalitas pada ibu hamil dan anak. Kunjungan ibu hamil ke pelayanan kesehatan dianjurkan… anjurkan sebagai berikut 1 kali pada trimester I, 1 kali pada trimester II dan Minimal 2 kali pada trimester III. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan dukungan suami dengan intensitas kunjungan antenatal care. Penelitian dilakukan di Praktik Mandiri Bidan Irma Suryani Kota Prabumulih Tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bersalin, penentuan sampel menggunakan tehnik accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 43 orang. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji chi–square. Hasil penelitian diperoleh bahwa terdapat hubungan pengetahuan dengan intensitas kunjungan ANC (Pvalue:0,001) terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan dengan  intensitas kunjungan ANC (Pvalue : 0,000) dan terdapat hubungan antara dukungan suami dengan intensitas kunjungan ANC

KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) HOLISTIK PADA BIDANG KESEHATAN DI DESA SUKA MERINDU OGAN ILIR SUMATERA SELATAN

Fatimah, Mustika, Diana Sartika, Nova Mabela, Dinda Rahma, Rapi Dzaki Almugni, Devina Liya, Dita Rahmalia, Muslimah Putri Utami, Anisah, Harry Wahyudhy Utama, Devi Marlina, Bunga Anggreini Sari
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di bidang kesehatan di desa berkaitan kebutuhan akan peningkatan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat setempat. Beberapa masalah bidang kesehatan di desa… esa antara lain fasilitas kesehatan sering kali jauh dan tidak memadai, ada kekurangan tenaga kesehatan yang bersedia bekerja di daerah pedesaan, pendidikan kesehatan yang kurang memadai berakibat pada kesalahpahaman mengenai praktik kesehatan yang baik, dan desa-desa sering menghadapi beban penyakit yang tinggi. Desa Suka Merindu merupakan salah satu desa di Ogan Ilir dengan jumlah penduduk sebanyak 1111 jiwa dan luas wilayah 850 ha/m2. Fasilitas layanan kesehatan berupa puskesmas dan posyandu terletak menyebar di dekat beberapa desa di sekitarnya. Masalah kesehatan di Desa Suka Merindu bervariasi mulai dari masalah penyakit tidak menular, penyakit menular hingga penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Pengabdian ini dilakukan di Desa Suka Merindu pada bulan Januari 2024. Ada empat kegiatan PKM holistik yang dilakukan adalah pemeriksaan dan edukasi gratis kepada warga, penyuluhan kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia di kalangan remaja dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri Sekolah Menengah Atas (SMA), sosialisasi mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Hipertensi di Puskesmas, dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA di balai desa. Tahapan masing-masing kegiatan terdiri dari perencanaan, analisis situasi, studi literatur, survei awal, koordinasi perizinan dan kesediaan sasaran, persiapan materi, alat dan bahan, pelaksanaan yang terdiri dari tanya jawab awal, penyampaian materi, diskusi, dan penyerahan poster serta evaluasi. Sesuai dengan tujuan kegiatan, hasil kegiatan tercapai berupa penyampaian materi dan terwujudnya diskusi. Melalui PKM di bidang kesehatan, ada peluang untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam layanan kesehatan dan memperbaiki kualitas hidup penduduk desa. Ini juga membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan kesehatan yang spesifik dari komunitas yang mungkin tidak tercakup dalam kebijakan kesehatan yang lebih luas.

KEEFEKTIVAN PENGAJARAN KELAS INTERAKTIF DALAM PENINGKATAN KEMAMPUAN SISWA DALAM MEMAHAMI KALIMAT DI KELAS 4 SDN 6 TAMBUN

Hamna, Hamna, Ummah BK, Muh. Khaerul, Handayani, Marshanda Intan, J. Ali, Zulkivli, Araroh, Winda
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektivan pengajaran kelas interaktif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 4 SDN 6 Tambun dalam memahami kalimat. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan… an pendekatan deskriptif analisis. Survei pra-penelitian dilakukan untuk mengumpulkan data tentang pengalaman, persepsi, dan keyakinan siswa terkait metode pembelajaran sebelum implementasi pengajaran kelas interaktif. Setelah itu, pengajaran kelas interaktif dilaksanakan dengan melibatkan berbagai aktivitas interaktif seperti diskusi kelompok, tanya jawab, dan penerapan langsung konsep kalimat dalam konteks nyata. Survei pasca-penelitian dilakukan untuk mengevaluasi dampak pengajaran kelas interaktif terhadap pemahaman kalimat siswa. Data survei pasca-penelitian dianalisis secara deskriptif dan menggunakan analisis statistik sederhana untuk mengukur keberhasilan pengajaran kelas interaktif. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa merasa bahwa pengajaran kelas interaktif telah membantu mereka memahami kalimat dengan lebih baik, meningkatkan kepercayaan diri dalam menggunakan kalimat, dan meningkatkan motivasi mereka untuk belajar bahasa Indonesia. Kesimpulannya, pengajaran kelas interaktif efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 4 SDN 6 Tambun dalam memahami kalimat.

GAMBARAN GOAL SETTING - PERENCANAAN AKADEMIK MAHASISWA PSIKOLOGI

Verasari , Metty, Dian Sartika Sari, Budisantoso, Kezia Natalia
Abstract: Perencanaan karir mahasiswa menjadi sesuatu yang penting bagi  keputusan akademik mahasiswa. Adanya perubahan kebijakan akan memberikan pengaruh terhadap perencanaan karir mahasiswa. Kebijakan mengenai jenjang dan untuk… mendapatkan gelar psikolog yang semula magister profesi menjadi profesi psikologi memberikan perubahan sendiri bagi perencanan karir mahasiswa. Penelitian ini membahas pokok persoalan mengenai bagaimana gambaran perencanaan karir mahasiswa psikologi  terlebih setelah adanya perubahan kebijakan mengenai program psikolog. Penelitian dilakukan dengan metode wawancara pada 10 mahasiswa berdasarkan aspek perencanaan kerja. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa perencanaan goal setting dari mahasiswa psikologi mengalami kebingungan sejak adanya perubahan kebijakan profesi psikologi. Sebelumnya profesi psikologi ditempuh dengan jalur magister profesi dan saat ini ditempuh dengan s1 profesi psikologi dimana saat ini S1 profesi bersifat umum dan tidak lagi ada peminatan seperti magister profesi. Mahasiswa mengalami kebingungan terkait keputusan mereka apakah harus melanjutkan s1 profesi umum atau magister science agar bisa bergerak dibidang akademik, sebelumnya profesi psikologi diraih dengan gelar magister profesi dimana secara jenjang Pendidikan psikolog menduduki s2 dan dapat bekerja dibidang akademisi sekaligus berpraktek sebagai psikolog.  

HUBUNGAN PERNIKAHAN DINI DENGAN TIMBULNYA DAMPAK BIOLOGIS PADA REMAJA PUTRI DI POSKESDES DESA DALAM

Sri Gusniyati, Tahun, Omega DR.
Abstract: Remaja merupakan suatu kondisi peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang usianya terbagi menjadi 3 kelompok yaitu remaja awal (Early Adoloscence) usia 10-12 tahun, remaja madya (Middle Adoloscence) usia 13-15 tahun dan… remaja akhir (Late Adoloscence) usia 16-19 tahun Fase ini merupakan masa penentuan seseorang sebelum menginjak ke usia dewasa, pada masa ini individu akan mengalami banyak perubahan pada aspek perkembangan dan pertumbuhan, serta membutuhkan segala sesuatu untuk melewati masa perkembangannya .Tujuan Penelitian Mengetahui adanya hubungan pernikahan dini dengan dampak biologis bagi remaja putri di Poskesdes Desa Dalam. Metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan dan kegunaan tertentu. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan secara kuantitatif yaitu suatu desain yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif / statistik, dengan tujuan untuk menguji hipotetsis yang telah ditetapkan. Hasil Analisis univarian dalam penelitian ini menyajikan usia saat responden pertama kali menikah, kejadian anemia dan perdarahan saat persalinan. distribusi frekuensi berdasarkan usia remaja saat pertama kali menikah didapatkan bahwa dari 25 responden yang diteliti, persentase tertinggi adalah usia 16-19 tahun yaitu 20 responden (80%) sedangkan usia 10-15 tahun sebanyak 5 responden (20%). Kesimpulan  Sebagian besar pernikahan dini dilakukan pada usia 16-19 tahun yaitu sebanyak 20 jiwa dan 10-15 tahun sebanyak 5 jiwa, Sebagian besar ibu yang melakukan pernikahan dini mengalami anemia sebanyak 8 jiwa (16-19 tahun) dan 5 jiwa (10-15 tahun). Sedangkan ibu yang melakukan pernikahan dini melewati proses persalinan dengan perdarahan sebanyak 15 jiwa (16-19 tahun) dan 1 jiwa (10-15 tahun)

SOSIALISASI PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR MATEMATIKA GASING MELALUI MODEL PEMBELAJARAN QUANTUM TEACHING PADA SISWA KELAS V SDN.100206 PINTU PADANG

Ilahi, Afdhal, Nurbaiti, Nurbaiti, Zulfadli, Zulfadli, Siregar, Mira Yanti, Pulungan, Nurmaisyah, Amliansyah, Amliansyah
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berupa pengenalan model pembelajaran untuk materi matematika perkalian bagi peserta didik tingkat Sekolah Dasar. Tujuan dari penggunaan metode pembelajaran ini adalah untuk membantu… ntu Peserta didik memahami dan meningkatkan prestasi peserta didik pada materi matematika perkalian dengan menggunakan matode gasing dan membuat Peserta didik lebih partisipatif dalam pembelajaran. Khalayak sasaran dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Peserta didik sekolah dasar negeri 100206 Pintu Padang kelas V yang berjumlah 30 Peserta didik. Pelaksanaan  pembelajaran dilakukan dengan model Quantum Teaching, yakni guru dan siswa melakukan pembelajaran dengan cara bermain sambil belajar. Metode yang digunakan dalam penyampaian pembelajaran adalah dengan metode Gasing, yaitu  dengan melibatkan peserta didik secara aktif dalam pembelajaran. Dalam pembelajaran ini, Pengajar menyampaikan sekilas tentang materi perkalian. Selain untuk mereview kembali ingatan Peserta didik, hal ini juga dimaksudkan untuk mengetahui seberapa dalam pengetahuan Peserta didik pada materi ini. Metode Gasing yaitu pelibatan Peserta didik dalam , dimulai dari membangun pertanyaan yang mengarahkan Peserta didik mendefinisikan sendiri konsep pangkat dua, melibatkan Peserta didik secara aktif dalam pengoperasian media pembelajaran, hingga menilai sendiri jawaban Peserta didik dalam pemberian soal dan menyimpulkan hasil pembelajaran Peserta didik. Manfaat yang dapat diperoleh oleh peserta didik dari kegiatan PKM ini antara lain dapat menciptakan suasana belajar yang berbeda, karena biasanya pembelajaran matematika di sekolah dasar disampaikan dengan ceramah saja, sementara pada pembelajaran ini digunakan media pembelajaran yang mendukung Peserta didik untuk menyentuh, merasakan sendiri dan mencari solusi secara mandiri. Proses pembelajaran yang melibatkan Peserta didik secara langsung dan menyenangkan diharapkan dapat meningkatkan pemahaman Peserta didik dan secara otomatis hasil belajar Peserta didik juga akan meningkat.

Pendampingan Strategi Live Commerce Melalui Tiktok Live Untuk Meningkatkan Conversion Rate Dan Omzet Penjualan Cakar Ayam UMKM Pasar Bengkel

Edwin Sugesti Nasution, Novica Irawati, Brilian Moktar, Ngiw Aman Harja, Johnny Chandra
Abstract: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efektivitas pemasaran digital UMKM Pasar Bengkel yang memproduksi ceker ayam siap konsumsi melalui pemanfaatan fitur TikTok Live. Permasalahan yang dihadapi… i mitra meliputi sistem pemasaran yang masih konvensional, rendahnya jangkauan promosi, terbatasnya interaksi dengan konsumen, serta penurunan penjualan akibat perubahan pola pasar. Metode pelaksanaan menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi selama 30 hari yang dibagi menjadi enam periode. Evaluasi dilakukan menggunakan analisis Growth Rate, Sales Growth Ratio (SGR), dan Conversion Rate (CR). Hasil kegiatan menunjukkan rata-rata jumlah penonton TikTok Live meningkat dari 18 menjadi 166 orang atau sebesar 822,2%. Jumlah transaksi meningkat dari 4 menjadi 28 transaksi (600,0%), sedangkan omzet meningkat dari Rp520.000 menjadi Rp3.960.000 (661,5%). Nilai SGR menunjukkan penjualan meningkat 3 kali lipat, transaksi 7 kali lipat, dan omzet 7,62 kali lipat, sedangkan CR mencapai 16,87% yang termasuk kategori sangat baik. Hasil tersebut membuktikan bahwa TikTok Live efektif memperluas jangkauan promosi, meningkatkan interaksi dengan konsumen, serta mendorong peningkatan penjualan dan pendapatan UMKM secara berkelanjutan.

Pelestarian Nilai Keramat Kanemoton sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Wambon di Kabupaten Boven Digoel

David Laiyan, Welhelmina Jeujanan, Antonius Nggewaka, Syahrabudin Husein Enala, Nikolaus Aneyap
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelestarian nilai keramat Kanemoton pada masyarakat adat Suku Wambon di Kampung Tinggam, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Kanemoton merupakan warisan… isan budaya yang memiliki makna sakral sebagai pedoman kehidupan masyarakat adat dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia, leluhur, alam, dan Tuhan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat adat Suku Wambon. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Kanemoton masih dilakukan melalui pewarisan nilai secara lisan, pelaksanaan ritual adat, penghormatan terhadap kawasan keramat, penerapan hukum adat, serta pembinaan oleh tokoh adat kepada generasi muda. Tokoh adat memiliki peran sentral sebagai penjaga nilai budaya sekaligus penyelesai konflik adat. Namun demikian, pelestarian Kanemoton menghadapi berbagai tantangan berupa modernisasi, globalisasi, masuknya budaya luar, berkurangnya regenerasi pemangku adat, serta minimnya dokumentasi budaya. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya menjadi peluang untuk menjaga keberlangsungan nilai Kanemoton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian Kanemoton memerlukan sinergi antara masyarakat adat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan generasi muda melalui dokumentasi budaya, pendidikan berbasis kearifan lokal, serta penguatan kelembagaan adat agar nilai budaya tersebut tetap lestari sebagai identitas masyarakat Suku Wambon di tengah dinamika perubahan sosial