Search Articles & Publications

Showing 3 articles found for "Keramat"

Pelestarian Nilai Keramat Kanemoton sebagai Kearifan Lokal Masyarakat Adat Suku Wambon di Kabupaten Boven Digoel

David Laiyan, Welhelmina Jeujanan, Antonius Nggewaka, Syahrabudin Husein Enala, Nikolaus Aneyap
Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis pelestarian nilai keramat Kanemoton pada masyarakat adat Suku Wambon di Kampung Tinggam, Distrik Mindiptana, Kabupaten Boven Digoel. Kanemoton merupakan warisan… isan budaya yang memiliki makna sakral sebagai pedoman kehidupan masyarakat adat dalam menjaga hubungan harmonis antara manusia, leluhur, alam, dan Tuhan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Informan dipilih secara purposive yang terdiri atas kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan masyarakat adat Suku Wambon. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelestarian Kanemoton masih dilakukan melalui pewarisan nilai secara lisan, pelaksanaan ritual adat, penghormatan terhadap kawasan keramat, penerapan hukum adat, serta pembinaan oleh tokoh adat kepada generasi muda. Tokoh adat memiliki peran sentral sebagai penjaga nilai budaya sekaligus penyelesai konflik adat. Namun demikian, pelestarian Kanemoton menghadapi berbagai tantangan berupa modernisasi, globalisasi, masuknya budaya luar, berkurangnya regenerasi pemangku adat, serta minimnya dokumentasi budaya. Di sisi lain, meningkatnya kesadaran masyarakat dan dukungan pemerintah daerah terhadap pelestarian budaya menjadi peluang untuk menjaga keberlangsungan nilai Kanemoton. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelestarian Kanemoton memerlukan sinergi antara masyarakat adat, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan generasi muda melalui dokumentasi budaya, pendidikan berbasis kearifan lokal, serta penguatan kelembagaan adat agar nilai budaya tersebut tetap lestari sebagai identitas masyarakat Suku Wambon di tengah dinamika perubahan sosial

Situs Sejarah Penyebaran Islam: Makam Datuk Kota Bangun

Ika Purnama Sari, Lorenti Br Nenggolan, Mawaddah, Suci Larasati, Rizky C Manullang
Abstract: Makam Keramat Datok Kota Bangun merupakan salah satu situs budaya yang memiliki nilai sejarah dan spiritual yang tinggi bagi masyarakat Deli Serdang, Sumatera Utara. ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan nilai budaya… yang terkandung dalam Makam Keramat Datok Kota Bangun. Syekh Datuk Kota Bangun, ulama besar Sumatera Utara, kunci penyebaran Islam, kontribusi meliputi pendirian masjid dan lembaga pendidikan Islam. Pengaruhnya terhadap Kota Medan, khususnya dalam pembentukan oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi, terungkap. Makamnya dianggap keramat, dengan kisah mistis dan keajaiban, memperkuat legenda sebagai pendiri kampung. tujuan dari penelitan ini adalah untuk mengetahui bagaimana sejarah dari Datuk Kota Bangun dan makamnya hingga sekarang ini.Manfaat dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan pengetahuan dan pemahaman tentang sejarah,  dan pengembangan cerita sejarah dari zaman dahulu hingga masa kini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan instrument wawancara dan observasi.

GROWTH ENHANCEMENT SWEET CORN

Surta Darma
Abstract: Study This aims to find out and deepen Improvement Growth Results Sweet Corn Plants ( Zea Mays) With Utilization Blotong and POC Seprint. This research was conducted on the land of the Department of Environmental Protection… ion Food, Agriculture and Fisheries Department of Medan City, Jl. Keramat Indah No. 4, Medan Southeast, Medan Denai District, North Sumatra. The experimental design that The design used in this study was a Randomized Block Design (RAK) with 3x3 factorial pattern with 3 replications with total treatment combinations as many as 9 treatments. Treatment factor of Blotong dose with symbol B consisting of 3 level that is : (B1) 0.50 kg/plot (B2) 1.00 kg/plot (B3) 1.50 kg/plot. Factor POC Seprint concentration with the symbol S which consists of 3 levels, namely: (S1) 4 ml/1 L water (S2) 8 ml/1 L water and (S3) 12 ml/1 L water. Observation data was carried out analysis of variance with F test at 5% level, if the difference is significant then the test followed by Duncan's test at 5% level. 1). The effect of the Blotong dose has an effect very real on plant height, number of leaves, flag leaf length, leaf width flag, weight of cob, diameter of cob, length of cob, but it has an effect real on production per plot And amount line per cob, whereas had no significant effect on the stem diameter of sweet corn plants ( Zea Mays ). 2). Based on the results and discussion, it can be concluded that the treatment POC Seprint does not have a very significant impact on all parameters Which observed. Addition fertilizer Seprint with concentration 12 ml/1 L water show results Which best compared to treatment other. 3). Interaction between treatment influences Blotong and POC Seprint no real effect on all observation parameters observed on sweet corn plants ( Zea Mays ).