Search Articles & Publications

Showing 548 articles found for "Post"

SOSIALISASI TES KEBUGARAN SISWA INDONESIA (TKSI) di MGMP PJOK SMA KOTA BANJARBARU

Habibie, Muhammad, Fitrianto , Ari Tri, Apriani , Herlina
Abstract: Pada pembelajaran pendidikan jasmani banyak guru yang sudah menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan apa yang diharapkan. Pada aspek kognitif guru sudah memiliki acuan yang ada pada buku Pendidikan Jasmani dan LKS siswa,… a, Pada aspek Psikomotor dan Afektif sudah diterapakan hal-hal yang sesuai dengan tingkat pembelajaran siswa. Tetapi dalam pembelajaran pendidikan jasmani sering ada hal yang sering terlupakan, yaitu kebugaran siswa. Kenyataan nya kebugaran siswa adalah salah satu dari tujuan pendidikan jasmani itu sendiri. Tahun 2023 kemendikbud Indonesia telah mengeluarkan Tes Kebugaran Siswa Indonesia, yang mana tes ini sesuai dengan kondisi sarana prasarana yang ada di daerah-daerah Indonesia. Tes Kebugaran Siswa Indonesia. (TKSI) merupakan satu paket rangkaian tes kebugaran siswa Indonesia yang harus dilakukan secara keseluruhan tanpa mengurangi dan menambahkan item tes lain. Tujuan dari pelaksanaan pengabdian terhadap masyarakat ini adalah untuk menjadi panduan bagi guru-guru tingkat SMA di kota Banjarbaru dalam pelaksanaan tes dan latihan, serta sebagai alat pengolahan dan penyimpanan data, bahkan sebagai prediktor dalam pengembangan bakat peserta didik di bidang olahraga. TKSI adalah sebuah web untuk mengukur Tingkat kebugaran jasmani dan mengukur serta indeks massa tubuh (BMI) yang bertujuan untuk mengukur berat dan tinggi ideal siswa. Sosialisasi ini dilaksanakan, terlebih dahulu diadakan pretes kemampuan tentang pengetahuan tentang tes kebugaran siswa Indonesia. Begitu pula setelah selesai rangkaian sosialisasi, Para guru diberikan 18 soal tentang (TKSI) post tes tentang pengetahuan tentang tes dan kebugaran siswa. Ada peningkatan sekitar 80% pengetahuan tentang tes kebugaran siswa indonesia yang terlihat dari post test dari kegiatan yang meningkat.

KEGIATAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM) HOLISTIK PADA BIDANG KESEHATAN DI DESA SUKA MERINDU OGAN ILIR SUMATERA SELATAN

Fatimah, Mustika, Diana Sartika, Nova Mabela, Dinda Rahma, Rapi Dzaki Almugni, Devina Liya, Dita Rahmalia, Muslimah Putri Utami, Anisah, Harry Wahyudhy Utama, Devi Marlina, Bunga Anggreini Sari
Abstract: Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di bidang kesehatan di desa berkaitan kebutuhan akan peningkatan akses ke layanan kesehatan yang berkualitas dan pemberdayaan masyarakat setempat. Beberapa masalah bidang kesehatan di desa… esa antara lain fasilitas kesehatan sering kali jauh dan tidak memadai, ada kekurangan tenaga kesehatan yang bersedia bekerja di daerah pedesaan, pendidikan kesehatan yang kurang memadai berakibat pada kesalahpahaman mengenai praktik kesehatan yang baik, dan desa-desa sering menghadapi beban penyakit yang tinggi. Desa Suka Merindu merupakan salah satu desa di Ogan Ilir dengan jumlah penduduk sebanyak 1111 jiwa dan luas wilayah 850 ha/m2. Fasilitas layanan kesehatan berupa puskesmas dan posyandu terletak menyebar di dekat beberapa desa di sekitarnya. Masalah kesehatan di Desa Suka Merindu bervariasi mulai dari masalah penyakit tidak menular, penyakit menular hingga penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA). Pengabdian ini dilakukan di Desa Suka Merindu pada bulan Januari 2024. Ada empat kegiatan PKM holistik yang dilakukan adalah pemeriksaan dan edukasi gratis kepada warga, penyuluhan kesehatan reproduksi dan pencegahan anemia di kalangan remaja dengan pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) kepada remaja putri Sekolah Menengah Atas (SMA), sosialisasi mengenai Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan Hipertensi di Puskesmas, dan penyuluhan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA di balai desa. Tahapan masing-masing kegiatan terdiri dari perencanaan, analisis situasi, studi literatur, survei awal, koordinasi perizinan dan kesediaan sasaran, persiapan materi, alat dan bahan, pelaksanaan yang terdiri dari tanya jawab awal, penyampaian materi, diskusi, dan penyerahan poster serta evaluasi. Sesuai dengan tujuan kegiatan, hasil kegiatan tercapai berupa penyampaian materi dan terwujudnya diskusi. Melalui PKM di bidang kesehatan, ada peluang untuk mengatasi ketidaksetaraan dalam layanan kesehatan dan memperbaiki kualitas hidup penduduk desa. Ini juga membantu dalam mengidentifikasi dan mengatasi kebutuhan kesehatan yang spesifik dari komunitas yang mungkin tidak tercakup dalam kebijakan kesehatan yang lebih luas.

HUBUNGAN RIWAYAT ABORTUS, RIWAYAT SEKSIO SESAREA DAN PARITAS TERHADAP KEJADIAN RETENSIO PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI RUMAH SAKIT MUHAMMADIYAH PALEMBANG TAHUN 2022

Imam Subangi, Rikaastria, Sari , Erma Puspita, Anggraini, Arie
Abstract: Retensio Plasenta yaitu plasenta tidak lahir setengah jam setelah lahirnya janin, perlekatan yang kuat antara plasenta dengan uterus merupakan penyebab terjadinya retensio plasenta. Retensio plasenta yang berpotensi mengancam… ancam jiwa dan penyebab umum kematian ibu dari perdarahan post partum (Prawirohardjo, 2013). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadapkejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif bersifat  survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional dimana variabel independen  dan variabel dependen diambil pada waktu yang bersamaan menggunakan data primer dengan populasi 1.705 orang dan jumlah sampel diambil menggunakan teknik simple random sampling yaitu sebanyak 94 responden. Hasil penelitian analisis univariat dan bivariat dari 94 responden diketahui ibu yang mengalami retensio plasenta (6,4%), riwayat abortus (43,6%), riwayat  Sectio Caesarea (48,9%), dan paritas tinggi (47.9%), sedangkan hasil analisis bivariat  ada hubungan riwayat abortus (ρ value= 0,006), ada hubungan signifikan Riwayat Sectio Caesarea (ρ value= 0.012) dan paritas  (ρ value= 0,010), dengan kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin. Kesimpulan ada hubungan riwayat abortus, riwayat sectio caesarea dan paritas terhadap kejadian retensio plasenta pada ibu bersalin di Rumah sakit Muhammadiyah Palembanng tahun 2022. Saran untuk lebih meningkatkan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit dengan mengadakan penyuluhan mengenai faktor apa saja yang bisa menyebabkan terjadinya retensio plasenta pada ibu bersalin sehingga bisa mengurangi angka kejadian retensio plasenta

PENGARUH STRATEGI PEMBELAJARAN CARD SORT TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS SISWA (Studi Eksperimen Kuasi Siswa Kelas V SD IT Milatul Khoir Pekanbaru)

Mardiah, Naimatul, Alpusari , Mahmud, Guslinda, Guslinda
Abstract: Dalam penelitian ini terdapat masalah yang melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian yaitu kurangnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dimana dalam pembelajaran konvensional guru lebih menjadi pusat perhatian… hatian atau tokoh utama dalam proses pembelajaran sehingga siswa cenderung hanya menunggu penjelasan dan jawaban dari guru hal ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa yang rendah. Berdasarkan permasalahan di atas, peneliti berharap dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada kelas V IPA dan mata pelajaran terkait di SD IT Milatul Khoir Pekanbaru dengan menerapkan pendekatan pembelajaran card sort. Penelitian ini menggunakan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi-eksperimen kuantitatif. Kelas eksperimen menerima pembelajaran dengan pendekatan pembelajaran card sort, sedangkan kelas kontrol digunakan sebagai kelas komparatif dengan pembelajaran tradisional. Untuk mengetahui hasil akhir pembelajaran siswa, peneliti dalam penelitian ini menggunakan instrumen penelitian dengan soal tes pilihan ganda, yang disebut dengan pretest dan posttest. Soal pretest diberikan sebelum proses pembelajaran dimulai, dan soal posttest diberikan setelah proses pembelajaran selesai. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan menggunakan strategi pembelajaran card sort sedangkan skor N-Gain yang diperoleh pada kelas kontrol menunjukkan nilai rata-rata (mean) skor N-Gain sebesar 54,93% termasuk dalam kategori kurang efektif. kategori sedangkan pada kelas eksperimen nilai rata-rata (mean) skor N-Gain yang diperoleh sebesar 75,43% termasuk dalam kategori cukup efektif. Rata-rata peningkatan (mean) kelas kontrol dan kelas eksperimen sebesar 19,5% berdasarkan nilai rata-rata kedua kelas.

IMPLEMENTASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE FUZZY AHP DALAM MENENTUKAN KUALITAS TANAMAN KOPI DI DESA DELO

Beka, Mariana Veni, Trisno, Trisno, Momo , Lidia Lali
Abstract: Pendukung keputusan dengan menggunakan metode Fuzzy AHP dalam menentukan kualitas tanaman. Kualitas tanaman dipengaruhi oleh dua faktor yaitu faktor internal seperti gen, hormon, dan faktor ekternal nutrisi, cahaya matahari,… ari, tingkat kelembapan, suhu, dan tanah. Seperti yang terjadi pada Desa Delo Khususnya Tanaman Kopi. Berdasarkan hasil penelitian dengan menggunakan metode Fuzzy Analytical Hierarchy Process (AHP) dapat diambil kesimpulan, jenis tanah menjadi prioritas utama dengan bobot prioritas 0.934, kemudian tinggi dengan bobot prioritas 0.065, dan jenis pupuk dengan bobot prioritas 0. Dengan adanya Sitem Pendukung Keputusan ini berpengaruh postif terhadap Pemilihan tanaman kopi terbaik tidak lagi secara Subjektif melainkan penilaian secara Objektif karena berdasarkan kriteria yang sudah di tentukan dan Implementasi sistem pendukung keputusan telah berhasil dibagun untuk menciptakan suatu keputusan yang memungkinkan untuk menghasilkan keputusan yang lebih objektif, termanifestasikan dalam bentuk daftar peringkat alternatif penilaian kualitas tanaman kopi.

SONIC LANGUAGE ENRICHMENT: ENHANCING STUDENTS' ENGLISH VOCABULARY THROUGH WESTERN MUSIC

Ali, Muhammad Ilham, Lestari, Frimy Anisa
Abstract: Acquiring vocabulary is a crucial component of English language acquisition for kids. Students require innovative instructional approaches to derive pleasure from the continuous learning process. The teacher should be able… le to communicate the subject matter and suitably utilize media effectively. This study aimed to ascertain whether the utilization of Music media may yield a noteworthy disparity in enhancing students' English vocabulary and to discover whether the efficacy of music media surpasses that of conventional media. The sample size for this study consisted of 60 students. The system has two classrooms, with each class including a total of 30 students. The pre-test results yielded a t-value of t0 = 1.517, indicating that both classes are worth studying as there is no significant difference in the increase of students' English vocabulary based on the t-test. However, after treatment and the post-test, the t-value obtained was t0 = 3.201, higher than the critical t-value (tt = 2.001) at a significance level of α = 0.05 and degrees of freedom (df) = 58. This indicates a significant difference in students' English vocabulary increase between the experimental class (taught using Music media) and the control class (introduced using conventional press) after the pre-test was administered.

Optimalisasi Pemberdayaan Desa melalui Program Unggulan dan Kemitraan Persyarikatan KKN MAs 68 Desa Buatan I

Berlian, Raisa
Abstract: The Community Service Program (KKN) MAS 68 at Buatan I Village, conducted from July 31 to September 10, 2025, was initiated in response to several challenges faced by the community, including limited educational and healthcare… thcare facilities, inadequate public amenities, environmental conditions requiring improvement, low socio-cultural activities, and limited local MSME development. The students implemented six main programs: establishing a reading corner; collaborating with the integrated health post (Posyandu) through elderly exercise, nutrition education, and supplementary feeding; renovating and organizing the village maternity post (Polindes); conducting greening and community clean-up activities at schools and the village; organizing the 17th August 2025 Independence Day celebration; and developing MSMEs based on egg-laying ducks into salted eggs and salted egg crackers. Methods employed included participatory observation, socialization, mentoring, hands-on practice, and active participation in socio-cultural activities. Evaluation was conducted through discussions with partners, field notes, and visual documentation. The results showed an improvement in literacy, the establishment of healthy habits among children and the elderly, a greener environment, successful organization of the Independence Day celebration, and increased economic value of local MSMEs. The program also enhanced students’ soft skills and strengthened synergy among students, villagers, and village officials, thus providing a positive impact on the community capacity of Buatan I Village.

Pemanfaatan Sampah Organik menjadi Kompos di Perumahan Bukit Permata Sumbari II Pekanbaru

Ratnaningsih, Ambar Tri, Ikhsani, Hanifah, Ikhwan, Muhammad, Suwarno, Eno
Abstract: Households, as the smallest environment in society, contribute to the generation of waste. To reduce the occurrence of soil, water and air pollution in the environment due to household waste, organic waste can be processed… ed into compost.  The purpose of this activity is to increase the knowledge of partners through awareness and demonstration and invite the community to manage organic waste in their environment to be composted. The service was conducted in Bukit Permata Sumbari II Housing located in Pekanbaru. The partners are housewives who live in the housing with a total of 15 people. Activity methods include awareness raising, counseling, demonstration and evaluation. The knowledge and understanding of housewives in Bukit Permata Sumbari II Housing towards processing household waste into compost increased by 23.70%. Participants had basic knowledge about the utilization of household waste into compost by 69.63%, while after counseling it increased to 93.33%.  Housewives have the skills and are able to make compost, although the results are not optimal because the organic waste is still large, so the composting process takes a long time.

Pengaruh Model Group Investigation Terhadap Kemampuan Menulis Resensi Buku pada Siswa Kelas XI SMK

Syahfitri, Indah
Abstract: The purpose of this research is to determine the effect of using the Group Investigation model on the ability to write book reviews at XIth Class of SMK Taman Siswa Suka Damai. The population in this study are all XIth class… lass students, totaling 127 students. The sample in this research is XIth class Accounting which are taken using a simple random sampling technique totaling 22 students. The data collection technique uses a performance test in writing a book review. Based on the research results, at the pretest the average score obtained was 66.1 and at the posttest 90.31. The significant value obtained is greater than ttable, namely tcount > ttable, namely 80.7>1.68 and 80.7>2.41. This proves that Ho is rejected and Ha is accepted, namely that there is a significant influence from the use of the Group Investigation model on the ability to write book reviews in class.

Pengaruh Three Step Interview pada Kemampuan Menulis Teks Laporan Hasil Observasi pada Siswa MA

Nasution, Muhammad Iqbal
Abstract: The aim of this study is to assess whether the application of the three-step interview method affects the ability to write observation report texts among 10th-grade students at Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Binjai… Serbangan. This research is an experimental study using a posttest-only design. The population consists of three 10th-grade classes, with two classes selected as samples: X IPA 1 and X Agama, chosen randomly using simple random sampling. The X Agama class was taught using the three-step interview method, while the X IPA 1 class served as the control group with conventional teaching methods. After the completion of the instruction, the post-test results showed an average score of 87.5 for the experimental class and 61.29 for the control class. The t-test results revealed a Thitung value of 79.15, exceeding the Ttabel value of 2.00, which means the null hypothesis (H0) can be rejected and the alternative hypothesis (Ha) accepted. This indicates that the three-step interview method has a significant effect on the ability to write observation report texts among 10th-grade students at Madrasah Aliyah Swasta Al-Washliyah Binjai Serbangan.