Abstract:Abstract: A research institute explains that with 83.7 million people using the Internet, Indonesia is among the top 20 internet users globally. Various individual or group activities require an internet network, one of…
which is playing games, for developments in the gaming sector, especially the MOBA (Massive Online Battle Arena) genre game, is being hotly discussed. There are various kinds of MOBA genre games, one of which is the Mobile Legends game. Many E-Sport Mobile Legends teams, especially in Asia, make this phenomenon a business space to generate large profits. In this study, the researcher recommends a good machine learning algorithm to predict the outcome of Mobile Legends matches. Of the 600 match history data analyzed, this study recommends the Artificial Neural Network (ANN) and Random Forest (RF) algorithms as the right algorithms to predict the outcome of the match. Prediction results from each algorithm can reach 82% and 80% accuracy. These findings can help the E-sports analysis team build their match strategy.
Keywords: artificial neural networ; machine learning; mobile legend; prediction; random forest
Abstrak: Sebuah lembaga penelitian menjelaskan bahwa dengan 83,7 juta penduduk yang menggunakan Internet, Indonesia termasuk di dalam 20 besar pengguna internet secara global. Berbagai aktivitas individu atau kelompok membutuhkan jaringan internet, salah satunya adalah bermain game, untuk perkembangan pada sektor game khususnya game bergenre MOBA (Massive Online Battle Arena) sedang hangat diperbincangkan. Ada berbagai macam game bergenre MOBA, salah satunya game Mobile Legends. Banyak tim E-Sport Mobile Legends khususnya di asia menjadikan fenomena ini sebagai ruang bisnis untuk menghasilkan keuntungnya yang besar. Dalam penelitian ini, peneliti merekomendasikan algoritma pembelajaran mesin yang baik untuk memprediksi hasil pertandingan Mobile Legends. Dari 600 data riwayat pertandingan yang dianalisis, penelitian ini merekomendasikan algoritma Artificial Neural Network (ANN) dan Random Forest (RF) sebagai algoritma yang tepat untuk memprediksi hasil pertandingan. Hasil prediksi dari masing-masing algoritma dapat mencapai 82% dan akurasi 80%. Temuan ini dapat membantu tim analisis E-sports membangun strategi pertandingan mereka.
Kata kunci: artificial neural network; machine learning; mobile legend; prediksi; random forest
Abstract:Abstract: This research is a development of previous research, where the results of previous studies have only arrived at the application design stage. Jimmy Fish UMKM is a business that sells fish seeds, while the fish…
seeds that are sold are: catfish, tilapia, goldfish, mujaer fish, catfish, and carp. Jimmy Fish UMKM has several activities to support its business, one of which is determining how much stock of fish fry is needed for each period. Jimmy Fish SMEs have problems in determining the amount of fish seed stock, Jimmy Fish SMEs still use estimates without definite calculations to determine the number of fish seed stocks. As a result of this problem, when someone wants to buy fish seeds, the number of stocks is not fulfilled (less), the number of fish seeds is depleted, and there is even an excess stock of fish seeds (only a few sold), so that activities at Jimmy Fish SMEs become less effective. The solution to the existing problems is to build an e-forecasing application using the wieghted moving average (WMA) method. The e-forecasting application is very important because it can predict the number of fish seed stocks for the next period using calculations from previous data. The e-forecasting application also provides convenience, speed and as a support system for making decisions on how many fish seed stocks must be fulfilled for the next period.
Keywords: applications; e-forecasting; WMA
Abstrak: Penelitian ini merupakan pengembangan dari penelitian sebelumnya, dimana hasil dari penelitian sebelumnya baru sampai pada tahap desain aplikasi. UMKM Jimmy Fish merupakan usaha yang menjual bibit ikan adapun bibit ikan yang dijual yaitu: ikan lele, ikan nila, ikan emas, ikan mujaer, ikan patin, dan ikan gurame. UMKM Jimmy Fish mempunyai beberapa aktifitas untuk mendukung usahanya salah satunya penentuan berapa jumlah stok bibik ikan yang diperlukan untuk setiap periodenya. UMKM Jimmy fish mempunyai permasalahan dalam menentukan jumlah stok bibit ikan, UMKM Jimmy Fish masih menggunakan perkiraan tanpa perhitungan yang pasti untuk menentukan jumlah stok bibit ikan. Akibat yang ditimbulkan dari permasalah tersebut, ketika ada yang ingin membeli bibit ikan jumlah stok tidak terpenuhi (kurang), jumlah stok bibit ikan habis, dan bahkan ada jumlah stok bibit ikan yang berlebih (hanya terjual sedikit), sehingga aktifitas pada UMKM Jimmy Fish menjadi kurang efektif. Solusi dari permasalah yang ada, dengan membangun aplikasi e-forecasing menggunakan metode wieghted moving average (WMA). Aplikasi e-forecasting sangat penting karena dapat prediksikan jumlah stok bibit ikan untuk periode selanjutnya menggunakan perhitungan dari data-data sebelumnya. Aplikasi e-forecasting juga memberikan kemudahan, kecepatan dan sebagai support system pengambilan keputusan berapa jumlah stok bibit ikan yang harus terpenuhi untuk periode selanjutnya.
Kata kunci: aplikasi; e-forecasting; WMA
Abstract:Abstract: l -The field of computer vision is research in development technology to obtain information from images and replicate or imitate human visual processes, so that they can understand the objects around them. Deep…
learning is a term used to describe a new era in learning that supports computer learning from big data machines. Convolutional Neural Networks (CNN) algorithms have made significant progress in the fields of object detection, image classification, and semantic segmentation. ;Object detection is a technique used to identify the type of object in a given image and the location of the object in the image. The field of computer vision is research in development technology to obtain information from images and replicate or imitate human visual processes, so that computers can know objects around them. Deep learning is the buzzword as a new era in machine learning that trains computers to find patterns from large amounts of data. Convolutional Neural Networks (CNN) algorithms have made significant progress in the fields of object detection, image classification, and semantic segmentation. Object detection is a technique used to identify the type of object in a particular image as well as the location of the object in the image.
Keywords: CNN, Computer Vision, Deep Learning, Face Detection;
Abstrak: 1 Bidang computer vision merupakan penelitian dalam teknologi pembangunan untuk memperoleh informasi dari citra dan mereplikasi atau meniru proses visual manusia, sehingga dapat memahami objek - objek disekelilingnya. Pembelajaran mendalam adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan era baru dalam pembelajaran mesin yang memungkinkan komputer belajar dari sejumlah besar data. [Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) telah membuat kemajuan yang signifikan di bidang deteksi objek, klasifikasi gambar, dan segmentasi semantik. Deteksi objek adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis objek dalam citra yang diberikan serta lokasi objek di dalam citra. Bidang computer vision merupakan penelitian dalam teknologi pembangunan untuk memperoleh informasi dari citra dan mereplikasi atau meniru proses visual manusia, sehingga komputer dapat mengetahui objek - objek disekelilingnya. Deep learning adalah kata kunci sebagai era baru dalam machine learning yang melatih komputer dalam menemukan pola dari jumlah besar data. Algoritma Convolutional Neural Networks (CNN) telah membuat kemajuan yang signifikan di bidang deteksi objek, klasifikasi gambar, dan segmentasi semantik. /Deteksi objek adalah teknik yang digunakan untuk mengidentifikasi jenis objek dalam citra tertentu serta lokasi objek di dalam citra.
Kata kunci: CNN, Computer Vision, Deep Learning, Deteksi Wajah
Abstract:Abstract: Clustering data has always been a fascinating subject to research numerous perspectives. A variety of knowledge is produced by the calculating process utilizing various algorithms. The genesis of cluster optimization…
ization is based on differences of opinion about the cluster's results. In general, cluster and optimization findings are generated using software such as Matlab, RapidMiner, and programming languages like Python. Users, however, have not been satisfied with the results so far. The various outcomes are the primary motivations for continuing to create and develop applications. The goal of this research is to create an application that can evaluate cluster data using the K-Medoids method, which can then be further optimized using the Davies Bouldin Index (DBI). Because the target application is students and lecturers who use it in learning and observers of the cluster field, the application can indeed be accessible through a browser to make it easier to use. For ease of using it, the program is available on both desktop and mobile platforms. Through separately created applications, it is intended that this research will give an alternative to clustering and optimization.
Keywords: application, cluster, dbi, k-medoids, optimization
Abstrak: Clusterisasi data selalu menjadi topik yang menarik untuk dikembangkan dari berbagai sisi. Proses perhitungannya yang menggunakan berbagai algoritma menghasilkan knowledge yang beragam. Perbedaan pendapat terhasil hasil cluster menjadi dasar munculnya optimalisasi cluster. Umumnya hasil cluster dan optimalisasi diperoleh dari pengolahan menggunakan aplikasi yakni Matlab, RapidMiner, dan bahasa pemrograman seperti Pyhton. Namun demikian hasil yang muncul belum mampu memuaskan pengguna. Hasil yang berbeda menjadi alasan utama pembuatan maupun pengembangan aplikasi masih terus dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membangun sebuah aplikasi yang dapat memproses data cluster menggunakan algoritma K-Medoids untuk selanjutnya dioptimalisasi dengan Davies Bouldin Index (DBI). Untuk memudahkan penggunaan, aplikasi dapat diakses pada browser karena target aplikasi adalah mahasiswa dan dosen yang menggunakan pada pembelajaran serta pemerhati bidang cluster. Aplikasi dirancang pada platform desktop dan mobile demi memudahkan pengaksesan. Diharapkan, penelitian ini memberikan alternatif dalam proses clusterisasi dan optimalisasi melalui aplikasi yang dirancang mandiri.
Kata kunci: aplikasi; cluster; dbi; k-medoids; optimalisasi
Abstract:Abstract: The role of information technology and information systems are two parts that cannot be separated. Both of them developed on the response of human urgency, which then has quite crucial influence and implications…
s in this era. The development of both is fast and varied, following the aspect of increasing human need for information quickly and accurately. One example of its development in this millennial era is the development of data processing tools in the form of a repository system. The repository is a storage-based service that offers digital materials in various formats managed by certain parties to its users. UPT.PTPH North Sumatra Province is a government agency engaged in the plant and horticulture sector that does not yet have a computerized information system. To obtain related information, workers or staff must manually search for the desired data. The prototyping model used in the design proved to be adaptive in dealing with change. The results of the study reveal that a multi-platform-based financial statement repository system in the form of websites and Android applications can speed up the report processing process, provide valid financial data and a more transparent and structured data management process.
Keywords: data management; information system; information technology; prototyping model; repository.
Abstrak: Peran teknologi informasi dan sistem informasi merupakan dua bagian yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya berkembang atas respon urgensi manusia, yang kemudian memiliki pengaruh dan implikasi yang cukup krusial pada zaman ini. Perkembangan keduanya yang cepat dan variatif, mengikuti dari aspek peningkatan kebutuhan manusia terhadap informasi secara cepat dan akurat. Salah satu contoh dari perkembangannya pada zaman millenial ini adalah berkembangnya alat bantu pengolahan data berupa sistem repository. Repository adalah sebuah fasilitas storage-based service yang menawarkan bahan digital dalam berbagai format yang dikelola oleh pihak tertentu kepada kalangan penggunanya. UPT.PTPH Provinsi Sumatera Utara adalah instansi pemerintah yang bergerak di sektor tanaman dan hortikultura yang belum memiliki sistem informasi terkomputerisasi. Untuk mendapatkan informasi terkait, para pekerja ataupun staff harus secara manual mencari data yang diinginkan. Prototyping model yang digunakan dalam perancangan terbukti adaptif dalam menangani perubahan. Hasil penelitian mengungkap bahwa sistem repository financial statement berbasis multi platform berupa website dan aplikasi andoid dapat mempercepat proses pengerjaan laporan, memberikan data keuangan yang valid serta proses pengelolaan data yang lebih transparan dan terstruktur.
Kata Kunci: model prototyping; pengelolaan data; repository; sistem informasi; teknologi informasi.
Abstract:Abstract: Choosing the right foods for babies to eat is easy. Age 0 to 5 years is a golden period for babies in their growth and development, both physically and intellectually. Incorrectly choosing foods that do not meet…
t the needs can lead to the risk of obesity, while foods that do not meet the nutritional adequacy of infants can also cause stunting. An intelligent system taken from the knowledge of baby nutrition experts can be used as a solution to accompany parents in choosing the right food menu for babies during their growth and development. Fuzzy Tsukamoto can be used to group babies by age and weight, to decide which foods are suitable for consumption by the baby, based on the evaluation Images table compiled by the ministry of health as a guide for appropriate nutrition. This research resulted in a system that is able to assist parents in choosing the appropriate food menu for babies so as to prevent stunting.
Keywords: fuzzy tsukamoto; stunting; nutrition
Abstrak: Memilih makanan yang tepat untuk dikonsumsi oleh bayi bukanlah hal yang mudah. Usia 0 sampai 5 tahun merupakan masa-masa emas bagi bayi dalam tumbuh kembangnya, baik fisik maupun kecerdasan. Salah memilih makanan yang tidak sesuai kebutuhan dapat menyebabkan resiko obesitas, sedangkan makanan yang tidak memenuhi angka kecukupan gizi bayi juga dapat menyebabkan stunting. Sistem cerdas yang diambil dari pengetahuan para pakar gizi bayi dapat dijadikan solusi pendamping orang tua dalam memilih menu makanan yang tepat bagi bayi di masa tumbuh kembangnya. Fuzzy Tsukamoto dapat digunakan untuk mengelompokkan bayi berdasarkan usia dan berat badan, untuk memutuskan makanan mana yang cocok dikonsumsi oleh bayi tersebut, berdasarkan tabel angka kecukupan gizi yang telah disusun oleh kementrian kesehatan sebagai panduan pemberian nutrisi yang sesuai. Dari penelitian ini dihasilkan sistem yang mampu membantu orang tua dalam memilih menu makanan yang sesuai bagi bayi sehingga dapat mencegah terjadinya stunting.
Kata kunci: Fuzzy Tsukamoto; stunting; nutrisi
Abstract:Abstract: This study examines how promethee can be a suitable method to be used in the decision-making system of prospective student association members as an organization under the auspices of the university. In this study,…
udy, it is explained that the decision-making system for the acceptance of prospective student associations as an organization within the university environment experiences several problems in the process, namely, most of the associations still use the manual method. This of course not only has an impact on the effectiveness of the time and energy used but also affects the decisions taken. Promethee is one of the methods in the decision-making system that can be used by students considering that promethee is more efficient in time, effort, and objectivity in making better decisions. Researchers in this study also analyze and describe the scheme or flow of the promethee method that can be used by students as well as basic criteria such as academic, activeness, nature, and confidence possessed. This basic criterion can be one of the reference guidelines used in the selection and decision-making stages.
Keywords: decision making system; promethee; student association
Abstrak: Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana promethee bisa menjadi salah satu metode yang cocok untuk digunakan dalam sistem pengambilan keputusan calon anggota himpunan mahasiswa sebagai organisasi yang berada di naungan universitas. Penelitian ini menjelaskan bahwasanya sistem pengambilan keputusan penerimaan calon himpunan mahasiswa sebagai organisasi yang berada di lingkungan universitas mengalami beberapa masalah dalam prosesnya yakni Sebagian besar himpunan masih menggunakan metode yang manual. Hal ini tentu tidak hanya berdampak pada efektivitas waktu dan tenaga yang digunakan melainkan juga mempengaruhi keputusan yang diambil. Promethee menjadi salah satu metode dalam sistem pengambilan keputusan yang bisa digunakan oleh mahasiswa mengingat promethee lebih efisien dalam waktu, tenaga hingga tingkat objektivitas dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Peneliti dalam kajian ini juga menganalisis dan menjabarkan tentang skema atau alur yang metode promethee yang bisa digunakan oleh mahasiswa serta kriteria dasar seperti akademik, keaktifan, sikap dan kepercayaan diri yang dimiliki. Kriteria dasar ini bisa menjadi salah satu referensi pedoman yang digunakan dalam tahap penyeleksian dan pengambilan keputusan.
Kata kunci: himpunan mahasiswa; promethee; sistem pengambilan keputusan,
Abstract:Abstract: Since the Covid-19 virus, there has been a decrease in the mobility of citizens in traditional markets, and many are affected by the termination of employment. In Batam, especially the Tiban area, most of the people…
eople are workers, with their busyness from morning to evening and often even late at night, giving people little time to shop for their daily needs in the market. E-groceries are starting to become more popular now, allowing people to shop online for their daily needs. E-grocery provides a variety of services, delivery services, and ease of use of applications to users. The design of the E-Grocery system significantly provides several operational advantages such as making data processing easier to trace and building personal relationships with customers and couriers so that they become closer. This is the company's competitiveness in selling their daily needs. This research aims to provide benefits to the community, sellers, and couriers to make it easier to shop for daily necessities such as fruits, vegetables, and other necessities, and also to help reduce the unemployment rate of the community by becoming a courier for delivery orders. The design of the E-Grocery system uses the agile method, with the software modeling language using UML. The result of this research is the E-grocery application, an android-based mobile application. With the e-grocery application, sales have been digitized to facilitate the distribution of daily goods to busy working people.
Keywords: delivery services; e-grocery; mobile application; system information; uml
Abstrak : Sejak Virus Covid-19 melanda telah terjadi penurunan mobilitas masyarakat di pasar tradisional Kota Batam, banyak yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (Phk). Kota Batam sendiri, khususnya daerah Tiban, mayoritas masyarakatnya adalah pekerja, dengan kesibukan dari pagi sampai sore bahkan tak jarang hingga malam hari, membuat masyarakat memiliki sedikit waktu untuk berbelanja kebutuhan sehari – hari ke pasar. Saat ini, E-grocery mulai banyak bermunculan memungkinkan orang-orang untuk berbelanja kebutuhan sehari-sehari secara online. E-grocery menyediakan berbagai macam pelayanan, layanan pesan antar, kemudahan penggunaan aplikasi kepada pengguna. Perancangan sistem E-Grocery secara signifikan memberikan sejumlah kelebihan operasional seperti pemrosesan data menjadi lebih mudah ditelusuri, dapat membangun hubungan personal dengan pelanggan dan kurir sehingga menjadi lebih dekat. Hal ini merupakan daya saing perusahaan dalam menjual kebutuhan sehari – hari mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah memberi kemanfaatan kepada masyarakat, penjual dan kurir untuk mempermudah dalam berbelanja kebutuhan sehari - hari seperti buah - buahan, sayur mayur, serta kebutuhan lainnya, juga membantu mengurangi tingkat pengangguran masyarakat dengan menjadi kurir pengantaran pesanan. Perancangan sistem E-Grocery menggunakan metode agile, dengan bahasa pemodelan perangkat lunak menggunakan UML. Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi E-grocery yang merupakan Aplikasi mobile berbasis android. Dengan adanya aplikasi E-grocery maka penjualan sudah digitalisasi sehingga memperlancar pendistribusian produk harian kepada masyarakat yang sibuk bekerja.
Kata kunci: aplikasi mobile; delivery services; e-grocery; sistem informasi; uml
Abstract:Abstract: Blind is a condition of a person who has a problem or obstacle using his sense of sight, usually with a special stick, which is white with a horizontal red line.The problem that is often faced by the visually impaired…
mpaired is inefficient assistive devices, such as a special stick for the blind which has many weaknesses such as not being able to indicate the size of the distance around the blind person, the blind cannot know the distance of objects and if one touches an object with a stick it will endanger themselves. the blind person and also the people around him. People with visual impairments or visual impairments are one part of society that need special attention, many obstacles occur to the blind when carrying out daily activities, one of which is knowing the objects around them, to be able to solve these problems, a microcontroller is needed. The purpose of this research is to design a tool to detect objects for the blind by using sensor technology to assist the alertness and mobility of the blind. The method used in this study uses the method of data collection and system development (prototype). The results of the study resulted in a device that can detect objects around blind people with the help of a microcontroller and ultrasonic sensor equipped with an alarm buzzer as a distance indicator. by directing the palms in various directions.
Keywords: arduino; blind detector; indicator system; prototype
Abstrak: Tunanetra adalah kondisi seseorang yang mengalami gangguan atau hambatan dalam indra penglihatannya biasanya dengan menggunakan tongkat khusus, yaitu berwarna putih dengan ada garis merah horisontal. Masalah yang sering dihadapi oleh tunanetra adalah alat bantu yang tidak efisien, seperti tongkat khusus tunanetra yang mempunyai banyak kelemahan seperti tidak dapat mengindikasikan ukuran jarak yang ada disekeliling tunanetra tersebut, tunanetra tidak dapat mengetahui jarak benda dan jika salah menyentuh benda dengan tongkat maka akan membahayakan diri si penyandang tunantetra dan juga orang-orang disekelilingnya. Penyandang cacat mata atau tunanetra adalah salah satu bagian dari masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus, banyak kendala yang terjadi pada tunanetra disaat melakukan aktifitas sehari-hari yang salah satunya adalah mengetahui benda yang ada disekelilingnya, untuk dapat menyelesaikan kendala tersebut dibutuhkan microcontroller. Tujuan penelitian ini menghasilkan rancangan alat mendeteksi benda bagi tuna netra dengan menggunakan teknologi sensor untuk membantu kewaspadaan dan mobilitas tuna netra. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode pengumpulan data dan pengembangan sistem (prototype). Hasil penelitian menghasilkan suatu alat yang dapat mendeteksi benda di sekeliling penyandang tunanetra dengan bantuan mikrokontroler dan sensor ultrasonic yang dilengkapi dengan alarm buzzer sebagai indikator jarak, alat pendeteksi bagi tunanetra ini dipasangkan di sekitar sarung tangan agar penyandang tunanetra dapat dengan leluasa mendeteksi benda-benda disekeliling hanya dengan mengarahkan telapak tangan ke berbagai arah.
Kata kunci: arduino; alat pendeteksi tunanetra; prototype; sistem indikator
Abstract:Abstract: Distribution is an important the business sector, the agricultural sector for distributing seeds to ensure the location of customers selling seeds. Problems that are often encountered seed distribution process…
are the efficiency of the time and distance distribution. Re search will build software entering initial location data and several dynamically added consumer agents. The distance parameter uses latitude-longitude integrated on google maps and detects varying store locations, the generation of chromosomes or the best distribution path with the minimum distance route. The heuristic approach using the Genetic Algorithm imitates the concept of biological evolution of random exchange structure series. This study is to distribute 3 types of seeds with a choice of weights that have been divided into 3 areas located on the map of Indonesia using land routes. The results of the test of the population of the average fitness value tend to remain from the previous value of 1-10 the fitness value and the optimum iteration with 9-12 with an average fitness value of 44.2. Optimal results are obtained when Mr is higher than the Cr values. Thus, the Genetic Algorithm can be used for TSP seed distribution paths. 1:2 fitness evaluation compared with the usual estimates used .
Keywords: Genetic Algorithm; Route Optimization; Seed Distribution; TSP
Abstrak: Distribusi menjadi hal penting berwirausaha, salah satunya pada bidang pertanian untuk pendistribusian benih sampai lokasi tujuan. Permasalahan sering ditemui dalam proses pendistribusian adalah efektifan, efisiensi waktu dan jarak tempuh. Sehingga penelitian akan membangun perangkat lunak dengan memasukan data titik lokasi awal dan beberapa lokasi tujuan agen konsumen ditambahkan secara dinamis. Parameter jarak menggunakan latitude-longitude terintegrasi pada google maps yang mendeteksi keberadaan lokasi, selanjutnya diketahui generasi kromosom atau jalur distribusi terbaik dengan rute minimum. Pendekatan Heuristic menggunakan Algoritma Genetika meniru konsep evolusi biologis deretan struktur pertukaran informasi secara acak. Tujuan dalam penelitian ini dapat mendistribusikan jenis benih dengan pilihan bobot yang telah terbagi dalam wilayah lokasi. Satu wilayah lokasi terdapat beberapa lokasi toko ditambahkan secara dinamis, dengan proses yang sudah ditentukan titik awal keberangkatan. Penelitian ini menekankan pada proses penentuan rute lokasi saja. Hasil pengujian jumlah populasi rata-rata nilai fitness cenderung bersifat tetap dari nilai sebelumnya selisih 1-10 nilai fitness dan iterasi optimum dengan 9-12 dengan rata-rata nilai fitness 44,2. Hasil optimum didapatkan ketika Mutation rate (Mr) lebih tinggi dibanding nilai Crossover rate (Cr). Maka, Algoritma Genetika bisa digunakan untuk TSP jalur distribusi benih pengujian menghasilkan evaluasi fitnes 1:2 untuk Algoritma Genetika dibandingkan dengan estimasi jarak biasa digunakan.
Kata kunci: Algoritma Genetika; Distribusi Benih; Optimalisasi Rute; TSP